Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Articles
87 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2014): Juli"
:
87 Documents
clear
Model Pembelajaran TGT Berbantuan Media Kartu Angka Bergambar untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Kelompok B TK Kumara Jaya Denpasar
., I Gusti Ayu Mas Siwilatri;
., Drs. Made Putra, M.Pd;
., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.948 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3174
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif anak melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) berbantuan media kartu angka bergambar pada kelompok B semester II TK Kumara Jaya Kecamatan Denpasar Selatan tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B 2 TK Kumara Jaya Kecamatan Denpasar Selatan tahun pelajaran 2013/2014. Data kemampuan kognitif dikumpulkan dengan menggunakan metode non tes (wawancara/percakapan) dengan instrumen lembar wawancara dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II. Pada siklus I diketahui pencapaian kemampuan kognitif sebesar 50,82% dengan kategori sangat rendah. Sedangkan pada siklus II pencapaian kemampuan kognitif sebesar 82,82% dengan kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan media kartu angka bergambar dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok B semester II TK Kumara Jaya Kecamatan Denpasar Selatan. Kata Kunci : Model pembelajaran TGT, media kartu angka bergambar, kemampuan kognitif This study aims to determine the increase in the cognitive abilities of children through the implementation the model type of cooperative learning teams games tournament (TGT) assisted media card numbers picture on the group B second half of TK Kumara Jaya South of Denpasar academic year 2013/2014. This study is an action research or classroom action research. Subjects in this study were children in group B 2 TK Kumara Jaya South of Denpasar academic year 2013/2014. Cognitive abilities of data collected using non-test methods (interviews/conversations) with the questionnaire instruments and methods of observation. Data obtained in the analysis by using descriptive statistical analysis quantitative. Data analysis is done by comparing the results of the first cycle and second cycle. In the first cycle, if can know the achievement of cognitive ability at 50,82% with very low category. While in the second cycle the achievement of cognitive abilities of 82,82% with high category. It can be concluded that by applying the cooperative learning model type TGT and the media card numbers picture can improve cognitive abilities of children group B second half of TK Kumara Jaya South of Denpasar. keyword : TGT learning model, media of card numbers picture, cognitive abilities
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Berbantuan Media Kartu Berpasangan Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak
., Ni Luh Putu Pebri Artayani;
., Drs. Gede Raga, M.Si;
., Didith Pramunditya Ambara, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (82.066 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3250
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif dengan penerapan model pembelajaran kooperatif berbantuan media kartu berpasangan pada anak kelompok B di TK Widia Kumara Padangbulia. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 orang anak TK Widia Kumara Padangbulia pada kelompok B semester II tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang kemampuan kognitif diperoleh dengan menggunakan metode observasi dengan instrument berupa lembar format observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan rata-rata skor kemampuan kognitif pada anak kelompok B setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan berbantuan media kartu berpasangan siklus I sebesar 58,75% yang berada pada kategori rendah. Kemudian pada siklus II menjadi 85,43% yang berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan kognitif setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan berbantuan media kartu berpasangan sebesar 26,68%. Kata Kunci : kemampuan kognitif, model pembelajaran kooperatif, kartu berpasangan. The aim of this research was to know the increase of cognitive ability by applying cooperative model of learning using paired card toward children in group B of TK Widia Kumara Padangbulia. This kind of research was action research which held in two cycles. The subjects of this research were 15 children in group B of TK Widia Kumara Padangbulia in the second semester in the academic year 2013/2014. The data was collected by observation method using observation form instrument. Collected data was analyzed using descriptive statistic and descriptive quantitative analysis. The result of analysis showed that in the first cycle there was increase 58,75% of average score in cognitive ability toward children in group B after cooperative model of learning using paired card applied, which belongs to low category. In the second cycle, became 85,75% which belongs to high category. It can be concluded, that there was an increase point of cognitive ability for 26,68% after cooperative model of learning using paired card applied. keyword : cognitive ability, paired card, cooperative model of learning.
PENERAPAN MODEL NUMBER HEAD TOGETHER BERBANTUAN MEDIA KARTU GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DI TK GIRIPUTRA II ANGSERI TABANAN
., Desak Nyoman Ari Astuti;
., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd;
., Drs. Nyoman Wirya
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (82.731 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3080
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif anak kelompok B semester II di TK Giri Putra II Angseri Tabanan tahun pelajaran 2013/2014 setelah diterapkan model Number Head Together berbantuan media kartu gambar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah 16 orang anak, 9 laki-laki dan 7 perempuan pada kelompok B semester II di TK Giri Putra II Angseri Tabanan tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang kemampuan kognitif dalam mengenal lambang bilangan dikumpulkan dengan metode observasi dan instrument berupa lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuatitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan kognitif setelah diterapakan model Number Head Together berbantuan media kartu gambar pada siklus I sebesar 55,50% yang tergolong pada kriteria rendah dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84,38% yang tergolong pada kriteria tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan kognitif dalam mengenal lambang bilangan dari siklus I ke siklus II sebesar 28,88%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa penerapan model Number Head Together berbantuan media kartu gambar dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan.Kata Kunci : model Number Head Together, Peningkatan kemampuan kognitif, media kartu gambar This study aimed to determine the improvement of cognitive ability to the children in group B the second semester in Giri Putra II Angseri kindergarten of the 2013/2014 school year after application of the model number head together aided the media card image. This type of studyis classroomaction research was conductedin two cycles. Subjek in this study were 16 children, 9 men and 7 women in group B in the second semester of kindergarten son Giri Putra II Angseri Tabanan academic year 2013/2014. Research data on cognitive abilities in identying insignia numbers collected by observasi method and instruments such as observation sheets. Data analized using descriptive statistical analysis and quantitative analysis method. Results of the analysis showed that there was an increase in cognitive ability after application of the model Number Head Together picture card media aided the first cycle of 55,50% which was in the low category, and had increased in the second cycle to be 84,38% with a high criteria. So an increase in cognitive ability in identifying insignia numbers from the firs cycle to the second cycle at 28%. Based on the results of these studies concluded that the application of the model Number Head Together aided drawing card media can improve the cognitive ability of children to recognize numbers emblemkeyword : Model Number Head Together, Improving cognitive abilities, the media card image
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA KARTU ANGKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DALAM MENGENAL LAMBANG BILANGAN TK TUNAS HARAPAN
., Ni Putu Ayu Rusdiani;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (333.871 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3141
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif anak setelah diterapkan model pembelajaran Make a Match berbantuan media kartu angka di Kelompok B semester I TK Tunas Harapan Gubug Kecamatan Tabanan tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus.Subjek penelitian adalah anak TK pada kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014 .Data penelitian tentang perkembangan kognitif dikumpulkan dengan metode observasi. Data hasil penelitian selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskritiptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif anak dengan penerapan model pembelajaran Make a Match berbantuan media kartu angka pada siklus I sebesar 55% yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82% tergolong pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan perkembangan kognitif dalam menyebutkan urutan bilangan dan mengenal lambang bilangan sebesar 27%Kata Kunci : model pembelajaran make a match, media kartu angka, kemampuan kognitif. This study aims to determine the increase in cognitive development of children after a applied learning model to Make a Match -assisted media card numbers in Group B first semester of kindergarten Tunas Harapan Gubug Tabanan District of academic year 2013/2014 . This research is an action research conducted in the two studies is siklus.Subjek kindergarten children in group B II Semester Academic Year 2013/2014 . Data collected research on the cognitive development of the method of observation . The data were then analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative analysis methods deskritiptif . The results of the data analysis showed that an increase in the application of cognitive development of children with learning models to Make a Match -assisted media card number on the first cycle of 55 % which is at the low category turns out to have increased in the second cycle to 82 % belonging to the higher category . So an increase in cognitive development in mentioning the order number and know the symbol of numbers by 27 % keyword : learning models make a match, media card numbers, cognitive abilities.
PENERAPAN METODE BERCAKAP-CAKAP BERBANTUAN MEDIA GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA PADA ANAK TK MAHA WIDYA I BATUAN GIANYAR
., Ni Putu Loka Eka Putri;
., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd;
., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3217
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa anak melalui penerapan metode bercakap-cakap berbantuan media grafis pada anak kelompok B semester II TK Maha Widya I Batuan Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah 24 orang anak TK pada kelompok B semester II TK Maha Widya I Batuan Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang kemampuan berbahasa dikumpulkan dengan menggunakan metode non tes (wawancara/percakapan) dengan instrumen lembar wawancara dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II. Pada siklus I diperoleh pencapaian kemampuan berbahasa sebesar 63,5% dengan kategori rendah. Sedangkan pada siklus II pencapaian kemampuan berbahasa sebesar 88,45% dengan kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapkan metode bercakap-cakap berbantuan media grafis dapat meningkatkan kemampuan berbahasa pada anak kelompok B semester II TK Maha Widya I Batuan Gianyar.Kata Kunci : metode bercakap-cakap, media grafis, kemampuan berbahasa. This study aims to determine Increasing language skills children through the implementation of the method conversing aided graphic media in children of group B the second semester of kindergarten Maha Widya I Batuan Gianyar Academic Year 2013/2014.This research is Classroom Action Research implemented in second cycle. Subjects in this study were 24 kindergarten children in group B the second semester of kindergarten Supreme Widya I Batuan Gianyar academic year 2013/2014. Data collected research on language proficiency tests using non like interview/conversation and also with the questionnaires and observation instruments. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis of quantitative techniques. Data analysis is done by comparing the results of the first cycle and second cycle. In the first cycle known achievement of 63,5% proficiency in the low category. While in the second cycle proficiency attainment by 88,45% to a high category. It can be concluded that to apply the method of conversing aided graphic media can improve children's language skills in group B the second semester of kindergarten Maha Widya I Batuan Gianyar.keyword : method of conversing, graphic media, the ability to speak.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA KELOMPOK A TK KECUBUNG PATAS
., Ni Luh Putu Agustini Ari;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3266
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kemampuan berbahasa pada anak kelompok A di TK Kecubung Patas dengan menerapakan metode demonstrasi. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 9 orang anak kelompok A TK Kecubung Patas Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014. Variabel penelitian ini adalah perkembangan kemampuan berbahasa. Untuk mengumpulkan data tentang variabel tersebut digunakan metode observasi dengan menggunakan instrumen lembar observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan berbahasa pada anak kelompok A semester II di TK Kecubung Patas tahuan pelajaran 2013/2014. Hal ini terlihat dari rata-rata persen kemampuan berbahasa pada siklus I sebesar 62,22% yang berada pada kategori rendah. Rata-rata kemampuan berbahasa pada siklus II meningkat menjadi 80,00% yang berada pada kategori tinggi, ini menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 17,78%.Kata Kunci : metode demonstrasi, kemampuan berbahasa. This study aims to determine the increase in the development of language skills in children in the kindergarten group A Kecubung Patas by applying the method of demonstration. The design of this study is action research by using two cycles. The subjects were a group of 9 children Kecubung Patas Kindergarten Second Semester II Academic Year 2013/2014. The variables of this research is the development of language skills. To collect data on the variables used observational methods using instruments observation sheet. Collected data were analyzed with descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results found that the application of the method of demonstration can enhance the ability of religious values in a group of children in the second semester of kindergarten lesson Amethyst knowledge Patas 2013/2014. This is evident from the ability of the average percent of religious values in the first cycle of 62.22% which is at the low category. The average ability of religious values in the second cycle increased to 80.00% which is at the high category, this indicates an increase from cycle I to cycle II of 17.78%.keyword : method of demonstration, the ability to speak
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA PUZZLE DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF
., Ni Komang Evi Yudiasmini;
., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3530
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media puzzlepada kelompok Asemester II di TK Pra Widya Dharma Satra Tahun Pelajaran 2013/2014.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus.Subjek penelitian ini adalah 12 orang anak yang terdiri dari 7 laki – laki dan 5 perempuan.Data penelitian tentang perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan dikumpulkan dengan metode observasi.Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif.Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangansetelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT)pada siklus I sebesar 59,37%yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 83,81% yang tergolong pada kategoritinggi. Jadi, terdapat peningkatan perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilanganpada anak setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) sebesar 24,44%. Kata Kunci : pembelajaran kooperatifTeams Games Tournament (TGT), media puzzle, perkembangan kognitif The aim of this research was to study the improvement within cognitive development in knowing introduction numbers after the application ofTeams Games Tournament (TGT) Cooperative learningto the A group childrenof TK Pra Widya Dharma Satra during the second semester in the academic year 2013/2014. This study is a classroom action-based research which was carried out in two cycles with 12 children as the subjects consisted of 7 males and 5 females. The data on the cognitive development in knowing introduction numbers were collected by observation method. The data in this reasearch were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis methods. The result of the data analysis shows that there was 59.37% improvement for the cognitive development in knowing introduction numbers after the application of Teams Games Tournament (TGT) Cooperative learningin the first cycle, which can be categorized aslow level, then, in fact it was 83.81% in the second cycle as a high category. Therefore, the improvement for the cognitive development in knowing introduction numbers after the treatment was 24.44%.keyword : Teams Games Tournament (TGT), Cooperative learning,puzzle,cognitive development
PENERAPAN METODE DRILL BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA PADA ANAK
., Ni Made Dewi Ratna Sari;
., Drs. I Made Suarjana, M.Pd;
., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.4317
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan bahasa anak pada kelompok B semester II tahun ajaran 2013/2014 di PAUD Santi Kumara Liligundi dengan menerapkan metode Drill berbantuan media gambar.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan dua sikus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, observasi, dan refleksi untuk merencanakan tindakan berikutnya. Pelaksanaan tindakan dalam penelitian adalah penerapan metode drill dengan media gambar. Subjek penelitian adalah 14 orang anak kelompok B semester II tahun ajaran 2013/2014 di PAUD Santi Kumara Liligundi. Variabel penelitian ini adalah peningkatan kemampuan bahasa anak. Untuk mengumpulkan data tentang variable kemampuan bahasa digunakan metode observasi. Data yang telah terkumpul di analisis dengan metode analisis statistic deskritif dan metode analisis statistic kuantitatif.Hasil anaalisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan membaca anak pada siklus I sebesar 71,38% yang berada pada kategori sedang mengalami peningkatan nilai rata-rata pada siklus II sebesar 87,00% menjadi tergolong pada kategori tinggi.Dari hasil penelitian tindakan kelas melalui penerapan metode drill Disertai Media gambar pada siklus I dan siklus II dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan Metode drill berbantuan Media Gambar dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak kelompok B semester II tahun ajaran 2013/2014 di PAUD Santi Kumara Liligundi.Kata Kunci : Metode drill, Media gambar , kemampuan bahasa This study to determine the increase in child language skills in group B the second semester of the academic year 2013/2014 in PAUD Santi Kumara liligundi by applying the drill method with images. This research is a follow-grade with two cycles. Each cycle consists of a planning phase of action, observation, and reflection to plan their next move. implementation of measures in this study is the drill method with images, the subject of this study were 14 children. variables of this study is to increase children's language abilities. to collect data on child language development used observational methods. collected data on quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. Results of data analysis showed that an increase in the child's language ability in the first cycle of 71.38% which is in the medium category and increased the average value of the second cycle of 87.00% which is classified in the category of high.Results of the research through the application of the method of follow-grade by applying the drill method with images on the first cycle and second cycle can be concluded that the application of the drill method of drawing media-assisted can improve language skills of children in group B the second semester of the academic year 2013/2014 in early childhood Santi Kumara Liligundi.keyword : drill method, images, language skills
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS BERBANTUAN MEDIA BOX GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KOGNITIF ANAK MENGENAL LAMBANG BILANGAN
., Gede Arif Ardina;
., Dra. Desak Putu Parmiti,MS;
., Drs. Nyoman Wirya
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3036
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan mengenal konsep huruf anak kelompok BI TK Surapati Singaraja dengan menerapkan metode pemberian tugas berbantuan media box gambar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 TK Ganesa Singaraja Tahun Pelajaran 2011/2012. Data penelitian ini tentang kemampuan mengenal lambang bilangan sebagai tahap awal dalam proses belajar membaca permulaan yang dikumpulkan dengan metode observasi, instrument yang digunakan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 58 tentang kurikulum pendidikan anak usia dini yaitu dengan menggunakan tiga indikator. Data hasil penelitian dianalisis dengan meggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan anak kelompok B1 dengan metode pemberian tugas berbantuan media box gambar, pada siklus I sebesar 70% yang berada pada katagori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 87% tergolong pada katagori tinggi jadi peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan pada kelompok B1 TK Ganesa Singaraja sebesar 17%. Hal ini karena metode pemberian tugas dapat meningkatkan kemandirian anak, meningkatkan tanggung jawab anak dan box gambar dapat menarik anak untuk belajar sehingga lambang bilangan mudah dipahami oleh anak. Kata Kunci : metode pemberian tugas, media box gambar, kemampuan mengenal lambang bilangan This study aims to determine the development of children's ability to recognize the concept of group BI kindergarten letter Soerapatti Singaraja by applying methods of aided the media box image assignments. This research is an action research conducted in two cycles . Subjects in this study were kindergarten children in group B1 Ganesha Singaraja Academic Year 2011/2012 . The research data on the ability to know the symbol of numbers as an early stage in the process of learning to read the collected beginning with the observation method , the instrument is used in accordance with the Regulation of the Minister of National Education No. 58 on early childhood education curriculum by using three indicators . The data were analyzed by quantitative descriptive analysis method receipts. The results of the data analysis showed that an increase in the ability to know the emblem with the number of children in group B1 -assisted method of giving the media box image assignments , in the first cycle by 70 % who are in the category of being turned out on the second cycle increased to 87 % belong to the category of so high an increased ability familiar emblem of numbers in kindergarten Ganesha Singaraja B1 group by 17 % . This is because the method of administration tasks can increase the child's independence , increasing the responsibility of the child and the child can draw a picture box to learn that the symbol of numbers easily understood by children .keyword : method of assignment, media box images, the ability to know the symbol of numbers
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTION) MELALUI PERMAINAN DENGKLENG UNTUK MENINGKATKAN KESEIMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK KELOMPOK A TK WIDYA SHANTI DENPASAR
., Eka Natalia;
., Drs. Gede Raga, M.Si;
., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3072
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Kemampuan Motorik Kasar B anak kelompok B TK Widya Shanti Denpasar, Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014setelah menerapkan model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) dengan permainan dengkleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 anak TK pada kelompok B Semester II Tahun Pelajaran. Data tentang kemampuan motorik kasar dikumpulkan dengan metode observasi. data hasil penelitian selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskritiptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan Kemampuan Motorik Kasar anak kelompok B melalui permainan dengkleng pada siklus I sebesar 63,75% pada kategori rendah dan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 84,37% berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan Kemampuan Motorik Kasar dengan media kartu huruf sebesar 20,62%Kata Kunci : model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) , peningkatan Kemampuan Motorik Kasar, permainan dengkleng This study aims to determine the increase in Gross Motor Ability B Widya kindergarten children in group B Shanti Denpasar, Semester II Academic Year 2013/2014setelah implement learning models Direct (Direct Instruction) with dengkleng game. This research is an action research conducted in two cycles. Subjects were 20 kindergarten children in group B II Semester Academic Year. Data on gross motor skills were collected by the method of observation. research data were then analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative analysis methods deskritiptif. The results of the data analysis showed that an increase in gross motor skills through play children in group B dengkleng the first cycle of 63.75% in the low category and the second cycle increased to 84.37% in the high category. So an increase in the Gross Motor Ability letter card media at 20.62%keyword : direct instructional model, Gross Motor Ability, game dengkleng