cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 63 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2016):" : 63 Documents clear
PENERAPAN METODE BERCERITA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS ANAK KELOMPOK A1 DALAM KEGIATAN EKSTRAKULIKULER ., Kadek Dwi Arinoviani; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa inggris setelah diterapkan metode bercerita pada anak kelompok A1 semeter II di TK Sandhy Putra Singaraja tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitain tindakan kelas yang dilaksanakan menggunakan dua siklus dengan jumlah subjek 25 anak. Data penelitian tentang kemampuan berbahasa inggris dikumpulkan dengan metode observasi berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistic deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berbahasa inggris pada anak kelompok A1 semester II Tk sandhy Putra Singarajasetelah diterapkan metode bercerita. Rata-rata presentase kemampuan berbahasa inggris pada siklus I 68% yang berada pada kategori sedang dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 92.53% yang berada pada kategori sangat tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan berbahasa inggris anak dari kategori sedang menjadi sangat tinggi sebesar 24% pada anak kelompok A1 Tk Sandhy Putra Singaraja. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penerepan metode bercerita dalam pembelajaran bahasa inggris mudah diserap oleh anak. Kata Kunci : kemampuan berbahasa inggris, metode bercerita, anak kelompok A1 This study aimed to improve the ability to speak English after applied storytelling method to children in group A1 in second semester at TK Putra Sandhy Lessons Singaraja in the academic years 2015/2016. This research was a classroom action research which was conducted by two cycles with the number of subjects 25 children. Data in this research was collected by observation method in the form of observation sheets. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The result showed that an increase in English proficiency in the second half of children in group A1 in second semester at TK Putra Sandhy Lessons Singaraja after the students got storytelling method. The average percentage of the ability to speak English in the first cycle 68% which were in the moderate category and the second cycle increased to 92.53% who were at very high category. The conclusion, an increase in English proficiency of children became very high by 24% in children in group A1 in second semester at TK Putra Sandhy Lessons Singaraja. The results of this study indicate that the implementation of storytelling method in learning English was easily absorbed by the children. keyword : the ability to speak English, storytelling, children in group A1
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA KARTU BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN ANAK ., Ida Ayu Ketut Alit Supartini; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif dalam mengenal lambang bilangan anak setelah penerapan metode demonstrasi berbantuan media kartu bergambar pada kelompok B2 semester II TK Ceria Asih Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 10 anak kelompok B2 TK Ceria Asih Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Data tentang hasil belajar dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi berbantuan media kartu bergambar dapat meningkatkan hasil belajar kemampuan kognitif dalam mengenal lambang bilangan anak kelompok B2 TK Ceria Asih Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rerata hasil belajar kemampuan kognitif anak pada siklus I adalah 60,5% yang berada pada kategori rendah. Rerata hasil belajar pada siklus II sebesar 86% dengan kriteria tinggi. Jadi terjadi peningkatan belajar sebesar 25,5%.Kata Kunci : metode demonstrasi, kartu bergambar, kemampuan kognitif, lambang bilangan This study aims to determine the increase cognitive ability in recognizing the emblem after application of the method to the number of media-assisted demonstration picture cards in the second half of the group B2 TK Ceria Asih Singaraja in the academic year 2015/2016. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of a phase of action planning, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were 10 children in group B2 TK Ceria Asih Singaraja in the academic year 2015/2016. Data on learning outcomes in this study were collected by using observation method. The collected data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results showed that the application of media-assisted demonstration method illustrated cards can improve learning outcomes of cognitive ability in recognizing the emblem number of children in group B2 TK Ceria Asih Singaraja in the academic year 2015/2016. It can be seen from the increase in average learning outcomes cognitive abilities of children in the first cycle was 60.5%, which is at the low category. The mean result of learning on the second cycle of 86% with high criteria. So there was an increase of learning by 25.5%keyword : demonstration method, picture cards, cognitive ability, the symbol numbers
PERBEDAAN TINGKAT KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DILIHAT DARI STATUS PEKERJAAN IBU DI KELURAHAN BANYUNING KECAMATAN BULELENG ., Luh Suardani; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7765

Abstract

Kemandirian anak perlu dikembangkan karena pada masa pra sekolah anak harus sudah mampu memisahkan diri dengan keluarganya terutama dengan sosok ibu. Banyak anak-anak sudah memiliki tingkat kemandirian sedang, itu merupakan dampak dari status ibu-ibu yang awalnya hanya sebagai ibu rumah tangga sekarang bergeser menjadi wanita karir. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kemandirian anak adalah banyaknya ibu-ibu yang bekerja demi memenuhi kebutuhan sosial, ekonomi keluarga atau sekedar memenuhi tuntutan karier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kemandirian anak usia 5-6 tahun dilihat dari status pekerjaan ibu di kelurahan banyuning kecamatan buleleng. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah bahwa terdapat Perbedaan Tingkat Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun Dilihat Dari Status Pekerjaan Ibu Di Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan jenis penelitian komparatif dengan menggunakan subjek anak usia 5-6 tahun yang diasuh oleh ibu yang bekerja dan ibu rumah tangga di kelurahan banyuning kabupaten buleleng. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, subjek diambil berdasarkan karakteristik yang telah ditentukan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik skala. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan anava satu jalur. Berdasarkan hasil analisis anava satu jalur menunjukkan dapat diketahui bahwa nilai F = 3,022, sedangkan nilai Ftabel dengan taraf signifikansi 5% sebesar 2,84. Dengan demikian nilai F pada perhitungan ANAVA satu jalur lebih besar dari nilai Ftabel ( F = 3,022 >Ftabel = 2,84). Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Jadi terdapat perbedaan tingkat kemandirian anak dilihat dari status pekerjaan ibu.Kata Kunci : Kemandirian Anak, Status Pekerjaan Ibu ????The child's independence needs to be developed for the pre school child should have been able to separate himself with his family, especially the mother figure. Many children already have a moderate level of independence, it is the impact of the status of mothers who initially only as a housewife now shifted into a career woman. One of the factors affecting the level of the child's independence is the number of mothers who work to meet the needs of social, economic, family or just to meet the demands of a career. This study aims to determine differences in the level of independence of children aged 5-6 years seen employment status of mothers in the village Banyuning Buleleng districts. The hypothesis of this study is that there are differences Independence Childhood Level 5-6 Years Seen From Job Status In Sub Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng. This study is a comparative research by using subject of children aged 5-6 years who was raised by a working mother and housewife in the village Banyuning Buleleng regency. The sampling method used in this research is purposive sampling, the subject is taken based on the characteristics that have been determined. Data collection techniques in this study using the technique of scale. While the analysis of the data in this study using ANOVA one lane. Based on the analysis ANOVA showed one path can be seen that the value of F = 3.022, while the value of F table with a 5% significance level of 2.84. Thus the value of F in the ANOVA calculation of the track is greater than the value Ftabel (F = 3.022> Ftabel = 2.84). This suggests that the hypothesis is accepted. So there are differences in the level of the child's independence views from maternal employment status.keyword : The Child's Independence, Maternal Employment Status
PENERAPAN CERITA BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN MORAL ANAK KELOMPOK B DI PAUD WIDYA LAKSMI ., Ni Kadek Eka Jayanti; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman moral untuk anak usia dini di PAUD Widya Laksmi tahun ajaran 2015/2016 setelah diterapkannya cerita kearifan local berbantuan media gambar. Melalui pendidikan kita bisa membentuk karakter bangsa juga mengembangkan minat dan bakat anak sejak usia dini. Penelitian yang dilakukan di PAUD Widhya Laksmi pada kondisi awal, pemahaman moral anak berada pada kategori rendah yang dihitung melalui M% mencapai skor 42,88%. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dengan dua siklus. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi dengan instrumen lembar observasi. Data dianalis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan deskriftif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan cerita berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan pemahaman moral anak pada siklus I sebesar 65-79% yang berada pada kategori sedang. Kemudian dilanjutkan pada siklus II yang mendapatkan hasil 92,8% yang berada pada kategori sangat tinggi. Penerapan Cerita Berbasis Kearifan Lokal Dapat Meningkatkan Pemahaman Moral Anak Usia Dini Kelompok B Semester II Di PAUD Widya Laksmi Tahun Ajaran 2015/2016?. Kata Kunci : kearifan lokal, pemahaman moral AUD, media gambar Through eduction, we could build national character and develop kindergarten?s interest and latent. Kindergarten was one of the educational institution of formal young learner. In line with the research conducted by Widhya Laksmi kinderganten, proved that students? understanding was at low category counted by M% showed that the score of 42,88% indicated that below standart. This research aimed at increasing student? moral know ledge at B grup of kindergarten in the academic year 2015/2016 aided by picture. This research belonged to classroom action research conducted in II circles, the method used were observation mthod and observation sheet. The date analyzed by using descriptive and qualitative statistic analysis. Yhe result of this study showed that implementation of story based on local learning could increase student? moral know ledge at first circle amount of 66,79% categorized at medium level. Then, the result at the second circle showed that the student? moral knowledge was 92,8% categorized as high level. In conclusion, the implementation of story based on local learning could improve kindergarten dtudent? moral knowledge at B group of Widhya Lakmsi kindergarten in the academic 2015/2016. keyword : local learning, moral knowledge, picture media
PENERAPAN KEGIATAN MELIPAT KERTAS ORIGAMI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Ni Kadek Seri Ayu Wiryaningsih
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.8161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak dengan menerapkan metode penugasan melalui melipat kertas origami pada anak kelompok B2 di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan selama dua siklus. Siklus I terdiri dari 6 pertemuan dan siklus II terdiri dari 6 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B2 TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 20 anak. Data yang diambil dalam penelitian ini mencakup data tentang kemampuan motorik halus anak. Data kemampuan motorik halus anak dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen lembar observasi dimana penilaian ini dilaksanakan pada tiap pertemuan. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode penugasan melalui melipat kertas origami berwarna dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak pada anak kelompok B2 TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja. Persentase skor kemampuan motoric halus anak pada siklus I adalah 49,58% dengan kriteria rendah meningkat menjadi 82,91% dengan kriteria tinggi pada siklus II.Kata Kunci : metode penugasan, melipat kertas origami, perkembangan motorik halus This research aims to improve Child soft motoric with assignment method through colored origami paper folding which was conducted at B2 children group in Aisyiyah Bustanul Athfal kindergarten Singaraja. This is a Classroom Action Research which was conducted in 2 cycles. The first cycle were 6 meetings and the second cycle also 6 meetings. Subject of this research was B2 students of TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja in the academic years 2015/2016 which consist of 20 childrens. The main data was about soft motoric skills of the children. Data was collected by observation method, observation sheet instruments. The assessment was done in every meeting. The data collected was analyzed by descriptive statistical analysis. The Research showsed that the implementation of the assignment method through colored origami paper folding state can improve development of soft motoric Children Children at Group B2 in Aisyiyah Bustanul Athfal kindergarten Singaraja. The first cycle showed precentage about 49.58% which was low Criterion. In the second cycle the precentage raised into 82.91% with high criterion.keyword : assignment method, origami paper, and soft motoric development
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EKSPERIMEN TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA ANAK KELOMPOK B DI TK KARTIKA VII-3 SINGARAJA ., Ketut Setia Adi Agustini; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7638

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan proses sains anak usia 5?6 tahun di TK Kartika VII-3 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh metode pembelajaran eksperimen terhadap keterampilan proses sains anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan ?post test only control group design?. Populasi penelitian ini adalah anak kelompok B di TK Kartika VII-3 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 50 anak. Sampel penelitian ini yaitu seluruh populasi anak kelompok B di TK Kartika VII-3 Singaraja. Data hasil keterampilan proses sains dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan proses sains antara anak yang mendapat treatmen metode pembelajaran eksperimen dengan anak yang tidak mendapat treatmen metode pembelajaran eksperimen. Perbandingan perhitungan rata-rata persentase keterampilan proses sains pada kelompok eksperimen adalah 88,85% lebih besar dari rata-rata persentase keterampilan proses sains kelompok kontrol adalah 64%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran eksperimen berpengaruh terhadap keterampilan proses sains anak kelompok B di TK kartika VII-3 Singaraja.Kata Kunci : anak usia dini, keterampilan proses sains, metode pembelajaran eksperimen The problem in this research of this study was the low science process skills of 5-6 years old children in Kartika Kindergarten school VII-3 Singaraja. This study was examined the influence of experiment learning methods the science process skills of children. This research is a quasi experiment to draft a ?post test only control group design?. The study population was children in group B at Kartika Kindergarten school VII-3 Singaraja 2015/2016 school year total 50 children. The research sample that is the entire population of children in group B at TK Kartika VII-3 Singaraja. Data were collected using science process skills of observation sheet, then, the data was analyzed by using descriptive statistics analysis and inferential statistics, t-test. The results of this study showed that there was difference in science process skills among children who received the treatments experiment learning methods with children who do not receive treatments experiment learning methods. Comparative calculation of the average percentage of science process skills of the experiment group was 88,85% greater than the average percentage of science process skills control group was 64%. Based on this it can be concluded that the experimental teaching methods influence the science process skills children in group B at Kartika Kindergarten school VII-3 Singaraja.keyword : early childhood, experiment learning methods, science process skills
PENERAPAN METODE BERMAIN MELALUI MEDIA PLAYDOUGH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A SEMESTER II DI TK WIDYA KUMARASTHANA TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Ida Ayu Istri Agung Ardyatmika; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7757

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus setelah penerapan metode bermain melalui media playdough pada anak kelompok A semester II di TK Widya Kumarasthana Tahun Ajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok A di TK Widya Kumarasthana yang berjumlah 15 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian di analisis dengan menggunakan metode analisis statistik dan metode analisis deskriptif kuatitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak dengan penerapan metode bermain melalui media playdough. Hasil penelitian menunjukan (1) nilai hasil rata-rata persentase pada siklus I sebesar 73% yang berada pada kategori rendah dan terjadi peningkatan pada siklus II menjadi 98,5% dan berada pada kategori sangat tinggi. (2) terjadi peningkatan yang signifikan pada siklus II yaitu 98,5%. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan oleh peneliti menunjukan bahwa penerapan metode bermain melalui media playdough dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A semester II di TK Widya Kumarasthana Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : Motorik Halus, Metode Bermain, Playdough This classroom action research aims to determine increase in the fine motor skills after the application of a method of playing with playdough media on children in group A in the second semester of kindergarten Widya Kumarasthana Academic Year 2015/2016. The subjects were a group of students in kindergarten Widya Kumarasthana which totaled 15 people. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The data collection is done by using the method of observation and instrument observation sheet form. The data were analyzed using statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results of data analysis showed that an increased fine motor skills of children with the adoption of playing through media playdough. The results showed (1) the value of the average percentage in the first cycle by 73%, which is at the low category and an increase in cycle II to 98.5% and is at a very high category. (2) a significant increase in the second cycle is 98.5%. Based on research conducted by the researchers showed that the application of the method of playing with playdough media can improve fine motor skills of children in group A in the second semester of kindergarten Widya Kumarasthana Academic Year 2015/2016.keyword : Fine Motor Skills, Methods Of Play, Playdough
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENIGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA PADA ANAK KELOMPOK A DI PAUD PRADNYA PARAMITA PENARUNGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Made Nina Putri Agustina; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7799

Abstract

Permasalah yang dialami oleh anak kelompok A yaitu perkembangan kognitif khususnya kemampuan mengenal warna anak masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna anak dengan penerapan metode eksperimen pada anak kelompok A di PAUD Pradnya Paramita Penarungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak PAUD Pradnya Paramita Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 22 anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data yang telah dikumpulkkan dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan mengenal warna pada anak setelah penerapan metode eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari perolehan rata-rata presentase kemampuan mengenal warna pada siklus I sebesar 64,75% yang berada pada kategori sedang dan meningkat menjadi 83,81% pada siklus II yang berada pada kategori tinggi dengan demikian nilai rata-rata presentase kemampuan mengenal warna anak meningkat dari siklus I ke siklus II sebesar 18,43%. Kata Kunci : metode eksperimen, kemampuan mengenal warna , anak usia dini. Problems experienced by children in group A, namely the cognitive development of children, especially the ability to know the color is still relatively low. This study aims to improve children's ability to recognize colors with the application of the experimental method in children in group A in early childhood Penarungan Pradnya Paramita. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Subjects were PAUD Pradnya Paramita in the school year 2015/2016, amounting to 22 children. Collecting data in this study was conducted using observations with the instrument in the form of observation sheet. Dikumpulkkan data have been analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative statistical analysis methods. The result showed that an increase in the ability to know the color of the child after the application of the experimental method. It can be seen from the average percentage gains the ability to know the color of the first cycle of 64.75% which are in the moderate category and increased to 83.81% in the second cycle at high category thus the value of the average percentage of the ability to know color children increased from the first cycle to the second cycle of 18.43%. keyword : experimental methods, the ability to recognize colors, early childhood
PENERAPAN METODE BERCAKAP-CAKAP BERBANTUAN MEDIA DISPLAY PAPAN TIKAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK KELOMPOK B DI TK WIDYA SESANA SANGSIT ., Siti Mahmudah; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan bahasa melalui penerapan metode bercakap-cakap berbantuan media display papan tikar pada anak kelompok B di TK Widya Sesana Sangsit Semester II tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/ evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 12 orang anak TK Widya Sesana Sangsit semester II tahun pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang kemampuan bahasa diperoleh dengan menggunakan metode observasi dengan instrument berupa lembar observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan bahasa anak pada siklus I sebesar 60.00% yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 83.50% tergolong pada katagori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan bahasa anak didik sebesar 23.50%.Kata Kunci : metode bercakap-cakap, media display papan tikar, kemampuan bahasa This study aims to determine the increase in language skills through the application of the method of conversing aided mat board display media on children in group B at TK Widya Sesana Sangsit second semester of the school year 2015/2016. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of a phase of action planning, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were 12 kindergarten children Widya Sesana Sangsit second semester of academic year 2015/2016. Data research on acquired language skills by using the method of observation with the instrument in the form of observation sheet. The collected data were analyzed using descriptive statistics and quantitative descriptive analysis. The results showed that an increase in the child's language ability in the first cycle of 60.00%, which is at the low category had experienced an increase in the second cycle into 83.50% belong to the high category. Thus, there is increased language skills of the students at 23:50%.keyword : methods of conversing, mat board display media, language skills
PENERAPAN METODE BERCERITA MENGGUNAKAN MEDIA WAYANG FLANEL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK ., Cokorda Istri Ratih Komala Dewi; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7618

Abstract

Penelitaian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara setelah penerapan metode bercerita melalui media wayang flanel pada anak kelompok B4 di TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok B4 semester II TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar yang berjumlah 15 orang terdiri dari 3 orang anak perempuan dan 12 orang anak laki-laki. Objek penelitian adalah kemampuan berbicara anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakakukan dengan metode observasi. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata persentase kemampuan berbicara anak kelompok B4 di TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar sebesar 20%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata persentase Kemampuan Berbicara anak pada siklus I 65,00% dengan kriteria sedang menjadi sebesar 85,00% pada siklus II yang ada pada kriteria tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bercerita menggunakan media wayang flanel mampu meningkatkan Kemampuan Berbicara anak kelompok B4 TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : metode bercerita, wayang flanel, berbicara This study aimed to increase the speaking ability after the application of the story telling method through media flannel puppets for the children in group B4 of Kindergarten Kemala Bhayangkari 1 Denpasar. This type of research was a classroom action research (CAR) conducted using two cycles. The subject in this study was the group B4 of Kindergarten Kemala Bhayangkari 1 Denpasar. amounting 15 children, consisting of 3 female children and 12 male children. The object of this research was speaking ability for child. The data collection of this research was conducted observation. The data method analysis used descriptive statistical analysis method and quantitative descriptive analysis method. The results showed that an increase in speaking ability of group B4 of 20%. It can be seen from increase in the average percentage of the speaking ability of children in cycle I was 65,00% with the criteria being amounted to 85,00% in the second cycle II which was on high criteria. It can be concluded that the implementation of the storytelling method using media flannel able to improve speaking ability of children group B4 at Kindergarten Kemala Bhyangkari 1 Denpasar academic year 2015/2016.keyword : storytelling, puppet flannel, the speaking ability

Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol 4, No 2 (2016): Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 1 (2016): Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA Vol 1, No 1 (2013): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli More Issue