Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9, No 1 (2021): April"
:
12 Documents
clear
Model Daycare Berbasis Attachment di Perkantoran
Lina, Roza;
Mahyuddin, Nenny
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v8i3.31551
Berbagai kondisi orangtua yang mempunyai anak usia dini terutama yang berumur 0-2 tahun yang bekerja di kantor dalam mengasuh, merawat begitu juga dengan pemberian ASI berdampak terhadap attachment (kelekatan). Tujuan dari pengembangan ini menghasilkan buku panduan daycare perkantoran berbasis attachment yang valid, praktis, dan efektif. Adapun partisipan adalah pegawai yang mempunyai anak usia dini (0 - 6 tahun) sebanyak 16 orang dan pejabat di lingkungan perkantoran sebanyak 4 orang. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model 4-D terdiri dari 4 tahap yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran dengan metode pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, menyebarkan instrumen dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data berupa angket untuk uji validitas, praktikalitas, dan efektifitas. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan skala Likert dan rumus persen. Berdasarkan hasil uji validitas buku panduan model daycare di perkantoran berbasis attachment oleh para ahli diperoleh rata-rata 87% berada pada kategori sangat valid, hasil uji praktikalitas respon pejabat dan pegawai yang mempunyai anak usia dini diperoleh rata-rata persentase 88 % pada kategori sangat praktis, dan hasil uji efektifitas respon pejabat (4 orang) dan pegawai yang mempunyai anak usia dini (16 orang) adalah 88 % serta 91 % di tempat penyebaran pada kategori sangat efektif. Dari penilaian hasil buku panduan diketahui dapat meningkatkan attachment orangtua dan anak. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa buku panduan model daycare di perkantoran berbasis attachment valid, praktis dan efektif serta dapat meningkatkan attachment antara orangtua dan anak.
Video Pembelajaran Gerak dan Lagu untuk Menstimulasi Kemampuan Lokomotor Anak Usia 5-6 Tahun
Dewi, Putu Yasri Purnama;
Asril, Nice Maylani;
Handayani, Dewa Ayu Puteri
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v9i1.35570
Permasalahan pada penelitian ini yaitu belum banyaknya media pembelajaran yang mengakibatkan kurang bervariasinya metode pengajaran guru secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pengembangan dan kelayakan video pembelajaran gerak dan lagu untuk anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Subjek penelitian pada penelitian ini yaitu 2 ahli instrumen, 2 ahli materi dan 2 ahli media. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu data kualitatif yang dikoversi menjadi data kuantitatif. Pada penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyisis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), namun pada penelitian ini tahapan yang dilaksanakan hanya sampai tahap development. Adapun hasil analisis data yaitu nilai CVR adalah 1,00 dan CVI adalah 1,00. Hal ini menunjukkan bahwa skala nilai ini berada di rentang skor 0,80-1,00 yang berarti bahwa validasi isi sangat tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan video pembelajaran gerak dan lagu sangat layak digunakan untuk memasuki tahap efektivitas media pada pembelajaran untuk menstimulasi kemampuan lokomotor anak usia 5-6 tahun.
Alat Permainan Edukatif Maze Dua Sisi (MADASI) untuk Menstimulasi Keterampilan Sensori Motorik Anak
Virianingsih, Perima;
Tegeh, I Made;
Ujianti, Putu Rahayu
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v9i2.33864
Keterampilan sensori motorik anak sangat penting untuk di stimulasikan sejak dini, namun orangtua belum memahami perkembangan sensori motorik anak, sehingga kebingungan dalam memberikan media pembelajaran yang tepat untuk menstimulasi keterampilan sensori motorik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat permainan edukatif maze dua sisi (madasi) dan mengetahui hasil validitas alat permainan edukatif Maze Dua Sisi (Madasi) untuk menstimulasi keterampilan sensori motorik anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas Analis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Penelitian ini dilakukan hanya sampai pada tahap pengembangan. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A Taman Kanak-Kanak, sedangkan yang menjadi subjek uji coba dalam penelitian ini adalah ahli materi dan ahli media. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket validasi ahli materi dan validasi ahli media. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan angket. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil uji validitas yang dilakukan oleh ahli materi dan ahli media alat permainan edukatif Maze Dua Sisi (Madasi) mendapatkan nilai CVR dan CVI yaitu 1,00. Alat permainan edukatif Maze Dua Sisi (Madasi) dinyatakan valid dan layak digunakan untuk menstimulasi keterampilan sensori motorik anak. Implikasi penelitian ini diharapkan memberikan dampak pada keterampilan sensori motori anak menjadi lebih baik.
Media Permainan Edukatif Tema Tanaman Sub Tema Sayur dan Buah untuk Anak Usia Dini
Sari, Kompiang;
Sujana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v9i2.35406
Pada pembelajaran tema tanaman sub tema sayur dan buah, anak usia dini tidak dapat menyerap dengan baik materi yang disampaikan guru dikarenakan kurang inovatifnya media yang digunakan, selain itu guru mengalami keterbatasan dalam mengembangkan media permainan edukatif dengan berbantuan teknologi untuk anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan rancang bangun media permainan edukatif dan mendeskripsikan kelayakan media permainan edukatif tema tanaman sub tema sayur dan buah, menurut review para ahli dan uji coba perorangan. Subjek penelitian ini terdiri dari tiga orang anak usia dini. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode non tes dengan instrumen berupa angket/kuesioner. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Model ADDIE dijadikan sebagai acuan dalam pengembangan media ini. Hasil uji validitas media permainan edukatif dari ahli isi pembelajaran, ahli desain pembelajaran, dan ahli media pembelajaran memperoleh rata-rata skor 94,46% termasuk kualifikasi sangat baik dan dari uji coba perorangan yaitu 96,67% dengan kualifikasi sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media permainan edukatif tema tanaman sub tema sayur dan buah layak digunakan untuk anak usia dini. Implikasi hasil penelitian ini yaitu media permainan edukatif dapat memberikan kesempatan pada anak untuk mengenal berbagai macam sayur dan buah dengan cara bermain, sehingga mampu menarik perhatian anak, membantu mengenalkan keaksaraan awal (bahasa), menstimulasi aspek kognitif anak dan meningkatkan minat belajar anak.
Media Video Animasi untuk Meningkatkan Listening Skill Anak Usia Dini
Ariani, Ni Kadek;
Ujianti, Putu Rahayu
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v9i1.35690
Rendahnya kemampuan peserta didik dalam menyimak (listening skill) suatu pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memaparkan proses pengembangan serta mendekripsikan kelayakan media video animasi untuk meningkatkan listening skill anak. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan (research and development/R&D). Subjek dalam penelitian ini menggunakan dosen ahli diantaranya dua dosen ahli materi dan dua dosen ahli media. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data kuantitatif di konversikan menjadi data kualitatif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan media. Analisis data menggunakan rumus CVI dan CVR. Berdasarkan analisis data validasi media video animasi diperoleh penilaian yang sudah dinilai oleh dosen ahli tersebut memperoleh nilai CVR adalah 1,00 dan CVI adalah 1,00, apabila dikonversikan dengan pedoman skala lima berada rentang skor 0,80-1,00 artinya validitas sangat tinggi. Dari hasil tersebut media video animasi layak untuk dilanjutkan uji efektivitas dalam meningkatkan listening skill anak. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa media video animasi ini sangat layak digunakan untuk mendukung pembelajaran dalam meningkatkan listening skill anak usia dini.
Survei Kesiapan Orang Tua Dalam Proses Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Daring
Ariswari, Ni Kadek Rista;
Tirtayani, Luh Ayu
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v9i1.34852
Kondisi pandemi COVID-19 menyebabkan adanya kebijakan belajar dari rumah oleh pemerintah untuk mengurangi penyebaran virus. Sistem pembelajaran secara daring merupakan solusi ditengah pandemi dalam hal belajar mengajar dengan menggunakan aplikasi seperti Whatsapp grup, Google meet dan Zoom yang dapat membantu proses pendidikan dan pembelajaran berlangsung meskipun jaraknya jauh. Persiapan para orang tua memegang peranan penting sebagai bantuan dan sekaligus penyemangat bagi anak-anaknya ketika pulang kerumah. Dilakukannya riset ini guna menganalisa persiapan orang tua pada pembelajaran anak usia dini berbasis online. Jenis penelitian ini merupakan penelitian gambaran umum yang memukau dengan metodologi kuantitatif. Responden dalam penelitian adalah orang tua dalam kegiatan pembelajaran remaja berbasis daring sebanyak 390 responden. Teknik riset yang akan digunakan adalah clear investigation. Hasil dari riset ini diperoleh bahwa persiapan yang sebenarnya menunjukkan bahwa status orang tua dalam ukuran pembelajaran berbasis daring untuk remaja ditanggapi secara empatik oleh semua orang tua. Kesiapan orang tua dalam proses pembelajaran daring untuk remaja sejauh persiapan mental ditanggapi secara empatik. Persiapan orang tua dalam pembelajaran berbasis daring mengukur sejauh status materi ditanggapi secara empatik. Sejalan dengan itu, ditarik kesimpulan persiapan orang tua dalam langkah mendidik anak usia dini berbasis daring/online selama pandemi virus Corona disikapi dengan tegas.
Model Pembelajaran Berbasis Karakter Konservasi untuk Anak Usia Dini
Nisa, Fitriyan;
Gede Agung, Anak Agung;
Tegeh, I Made
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v9i1.33633
Kurangnya pemahaman anak terhadap karakter konservasi yang disebabkan oleh salah satunya adalah kurang tepatnya pendidik dalam memilih model, metode, strategi atau pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis karakter konservasi untuk Anak Usia Dini kelompok B. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, prosedur penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE yaitu: tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini melibatkan siswa kelompok B. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa hasil uji ahli isi diperoleh persentase skor 83,70% dengan kualifikasi baik, persentase skor hasil uji perorangan 85.66% dengan kualifikasi sangat baik. Sehingga, model pembelajaran ini dinilai layak digunakan dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini diharapkan memberikan dampak pada karakter anak menjadi lebih baik.
Mengukur Kemampuan Keaksaraan Anak Usia Dini Melalui Instrumen Penilaian
Mandasari, Novy Dwi;
Gading, I Ketut;
Wirabrata, Dewa Gede Firstia
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v9i1.36223
Guru yang kesulitan membuat instrumen penilaian pada anak usia dini. Selain itu tidak ada instrumen penilaian yang mengukur kemampuan keaksaraan awal pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian keaksaraan awal pada anak usia dini. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model yang digunakan pada penelitian ini yaitu 4D. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Uji validitas instrumen penilaian keaksaran pada penelitian ini dilakukan melalui uji validitas isi (uji ahli/pakar). Instrumen yang dikembangkan akan diuji oleh 2 orang ahli. Subjek uji coba penelitian berjumlah 30 siswa. Uji reliabilitas instrumen pengukuran kemampuan keaksaraan awal menggunakan rumus Alpha Cronbacth. Hasil penelitian yaitu berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh ahli materi pelajaran mendapatkan kategori sangat tinggi. Hasil uji coba instrumen mendapatkan kategori sangat tinggi. Hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen juga mendapatkan kategori sangat tinggi. Jadi dapat disimpulkan abahwa instrumen pengukuran kemampuan keaksaraan awal yang telah dikembangkan valid dan realible. Implikasi penelitian ini yaitu instrumen yang telah dikembangkan dapat digunakan oleh guru dalam mengukur kemampuan keaksaraan pada anak usia dini.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia Dini Melalui Media Busy Book 3D
Karmeliya Firdaus, Mila;
Ayu Puteri Handayani, Dewa
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v9i1.35719
Banyak siswa yang kurang termotivasi dalam belajar. Hal ini disebabkan karena guru menggunakan metode teacher center, sehingga membuat siswa merasa bosan dalam belajar. Selain itu kurangnya media pembelajaran membuat siswa kurang memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Busy Book dalam mendukung pembelajaran mengenal huruf. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan prosedur ADDIE. Adapun subjek dalam penelitian ini berjumlah 4 orang ahli. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan angket. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini yaitu berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh ahli materi pembelajaran, media yang dikembangkan mendapatkan nilai 1,00 sehingga termasuk dalam kategori valid dan hasil penilaian yang dilakukan oleh ahli media pembelajaran mendapatkan nilai 1,00 sehingga mendapatkan kategori valid. Dapat disimpulkan bahwa media Busy Book yang dikembangkan layak untuk diterapkan dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu media yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada siswa usia dini.
Bagaimana Literasi Dini dengan Cerita Sebelum Tidur?
Sufiati, Vivi;
Paramita, Made Vina Arie
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v9i1.32837
Bercerita menjadi tradisi sejak jaman dahulu. Aktivitas bercerita dilakukan sebagai pengantar tidur. Bercerita dipercaya menstimulasi perkembangan literasi anak. Namun, tidak semua ibu memiliki ketrampilan bercerita. Situasi lelah ibu setelah seharian bekerja mengurangi performa dalam bercerita. Hal ini memunculkan pertanyaan bagaimana bercerita sebelum tidur bisa mengembangkan literasi anak dan apa buktinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan pengembangan literasi dini dengan cerita sebelum tidur. Penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian adalah 15 ibu peserta Kuliah Whatsaap Memahami Anak Melalui Cerita yang memiliki anak usia 2-6 tahun dan melakukan pembiasaan bercerita sebelum tidur. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, data display, dan kesimpulan serta verivikasi. Hasil penelitian menemukan rutinitas bercerita dilakukan dengan tahapan pra bercerita dan saat bercerita. Pra bercerita dimulai dari membersihkan diri, berdoa dan memilih media serta tema cerita. Kegiatan bercerita dilakukan dari pengantar cerita, penggunaan media bercerita, penguasaan cerita, komunikasi isi cerita, dan memberi kesempatan anak bercerita. Dari rutinitas bercerita maka akan terdapat stimulasi perkembangan literasi yang diperoleh antara lain literasi informasi, visual, lisan, dan literasi terhadap teks tertulis. kesulitan menyajikan cerita dengan menarik. Kesimpulan menemukan ibu melakukan rutinitas bercerita sebelum tidur dengan persiapan pra bercerita dan bercerita dengan melibatkan anak untuk menstimulasi literasi anak.