cover
Contact Name
TYAGITA WIDYA SARI
Contact Email
tyagita.ws@univrab.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.cmj@univrab.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Collaborative Medical Journal (CMJ)
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 26150328     EISSN : 26156741     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Collaborative Medical Journal (CMJ) adalah open access journal yang memuat artikel ilmiah di bidang ilmu kedokteran dan kesehatan, yang meliputi ilmu kedokteran dasar, ilmu kedokteran klinis, ilmu kedokteran komunitas, dan ilmu kesehatan masyarakat. Collaborative Medical Journal (CMJ) merupakan wadah bagi para dosen dan peneliti, baik dari lingkup internal Program Studi Pendidikan Dokter - Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan - Universitas Abdurrab, maupun dari lingkup eksternal untuk dapat mempublikasikan hasil penelitian dan hasil review literature yang dilakukan. Collaborative Medical Journal (CMJ) terbit sebanyak 3 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 3 (2021): September" : 6 Documents clear
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIN STUNTING PADA BALITA USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBANG KABUPATEN KAMPAR Yulnefia Yulnefia; Fuja Elfitricya Saragih; Inggrit Anggraini; Supriadi Supriadi; Siska Silviana; Ari Diansyah
Collaborative Medical Journal Vol 4 No 3 (2021): September
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/cmj.v4i3.2726

Abstract

Stunting merupakan suatu masalah utama kesehatan masyarakat global. Negara dengan jumlah tertinggi mengalami stunting adalah Afrika sebesar 33,1% dan urutan kedua tertinggi di Asia Tenggara 31,9%. Stunting dapat menyebabkan keterlambatan pertumbuhan akibat malnutrisi persisten yang berkaitan dengan peningkatan moralitas dan mortalitas, gangguan tumbuh kembang, dan fungsi kognitif. Indonesia merupakan negara ke-enam dengan stunting tertinggi di Asia Tenggara dengan prevalensi stunting 27,67%. Di Provinisi Riau, Kabupaten Kampar merupakan Kabupaten dengan kejadian stunting yang tergolong tinggi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tambang yang merupakan salah satu Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar memiliki prevalensi stunting sebesar 9,8%. Salah satu faktor risiko yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita adalah bayi berat lahir rendah (BBLR). Balita BBLR lebih berisiko untuk terjadi stunting karena balita BBLR lebih rentan terhadap penyakit infeksi, seperti diare dan infeksi saluran pernafasan bawah serta peningkatan risiko komplikasi termasuk sleep apnea, ikterus, anemia, gangguan paru-paru kronis, kelelahan, dan hilangnya nafsu makan dibandingkan dengan anak-anak dengan berat badan lahir yang normal sehingga mempengaruhi pertumbuhan fisik pada balita.
SEBUAH LAPORAN KASUS: TRAUMA KIMIA PADA MATA Dasrinal Dasrinal; Fitri Handayani; Musda Hidayati; Qorry 'Aina Dzulhijri Nadhir; Kahermasari Kahermasari
Collaborative Medical Journal Vol 4 No 3 (2021): September
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/cmj.v4i3.2727

Abstract

ABSTRAK Trauma kimia pada mata merupakan kegawatdaruratan oftalmologi yang disebabkan oleh bahan kimia, dapat berupa perlukaan ringan hingga berat pada struktur bola mata dan menyebabkan kebutaan. Pengenalan dan pengobatan dini memastikan hasil terbaik untuk kondisi yang berpotensi membutakan ini. Kami melaporkan kasus trauma kimia asam grade 1 ODS pada pasien seorang laki-laki berusia 24 tahun di IGD RSUD kota Dumai. Pada pemeriksaan status lokalis ditemukan visus mata kanan dan kiri 6/60, tampak edema pada palpebra superior et inferior ODS, hiperemia konjungtiva dan sklera ODS, serta ulkus kornea OS. Pasien diberikan obat tetes pantokain (OD), irigasi NaCl 0,9% (ODS) dan di rawat jalan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 PADA PEKERJA PABRIK KELAPA SAWIT DI PT. MITRA BUMI KABUPATEN KAMPAR TAHUN 2021 Octariany Octariany; Pusfa Delavia; Risnandar Risnandar; Evy Eryta; Yuharika Pratiwi
Collaborative Medical Journal Vol 4 No 3 (2021): September
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/cmj.v4i3.2728

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh Coronavirus dan menjadi pandemi di seluruh dunia. Kecepatan penyebaran COVID-19 saat ini melalui kontak secara langsung maupun tidak langsung dipengaruhi oleh perilaku seseorang. Perilaku seseorang dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap. Rendahnya pengetahuan serta sikap seseorang dalam melakukan pencegahan sesuai protokol COVID-19 merupakan salah satu penyebab meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia. Berdasarkan survei pendahuluan di PT. Mitra Bumi Kabupaten Kampar, didapatkan 70% pekerja berperilaku buruk dalam penerapan protokol pencegahan COVID-19. Buruknya perilaku pekerja dikarenakan rendahnya pengetahuan serta sikap pekerja mengenai protokol pencegahan COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku dengan pencegahan COVID-19 di PT. Mitra Bumi Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar pada tahun 2021. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 117 orang. Sampel sebanyak 84 responden dipilih menggunakan teknik Total Sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Ditemukan terdapat hubungan pengetahuan (p-value = 0,002) dan sikap (p-value = 0,002) dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada pekerja kelapa sawit dan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,326 yang bermakna kekuatan korelasi lemah dengan arah korelasi positif.
PTYRIASIS VERSICOLOR ATIPIKAL: SEBUAH LAPORAN KASUS Grace Krisdayanti Sinaga; Helga Pasadena; Sarah Putri Aryanda Dewi
Collaborative Medical Journal Vol 4 No 3 (2021): September
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/cmj.v4i3.2729

Abstract

Pityriasis versicolor merupakan infeksi tersering dijumpai didaerah tropis dengan prevalensi kejadian sebesar 50%. Insiden PV di Indonesia menempati peringkat ke dua setelah dermatitis. Salah satu spesies utama yang diisolasi pada pityriasis versicolor Malassezia furfur. PV sulit disembuhkan, tingkat kekambuhan PV pada pasien yang sama sebesar 80%. Masalah psikologis terbesar bagi penderita PV adalah penampilan kosmetik yang tidak menyenangkan, perubahan pigmentasi kulit dapat bertahan setelah perawatan. Keberhasilan terapi dinilai dari mikroskopi negatif dan pengurangan gejala fisik (tidak ada lesi, eritema, pruritus, maupun deskuamasi). Sebuah kasus PV telah dilaporkan dari Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD Kota Dumai, seorang laki-laki, berusia 18 tahun mengeluh timbul bercak-bercak putih oval pada leher, dan lengan sejak 3 bulan yang lalu. Keluhan sudah diobati dengan krim kalpanax (miconazole) dan kunyit. Pemeriksaan status lokalis pada regio servikalis, brachial, antebrachial dextra et sinistra tampak lesi multiple, disktrit, berbentuk bulat, ukuran miliar sampai numular, berbatas tegas, kering dan tidak menimbul yang berupa makula hipopigmentasi dengan skuama halus (pitiriasiformis). Pasien ditatalaksana dengan antifungal dan diedukasi untuk mengendalikan faktor risiko.
HUBUNGAN ISU TERKAIT COVID-19 DENGAN STRES PADA PEKERJA PABRIK KELAPA SAWIT DI PT. MITRA BUMI KABUPATEN KAMPAR TAHUN 2021 Eva Roswati; Tri Handayani; Mohd. Bhukkar Adil Sjam; Amrizal Amri; Yuharika Pratiwi
Collaborative Medical Journal Vol 4 No 3 (2021): September
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/cmj.v4i3.2730

Abstract

COVID-19 merupakan infeksi jenis baru yang menular dengan cepat dan meluas ke seluruh dunia hingga menyebabkan pandemi. Kejadian COVID-19 sampai 19 Juli 2021, terdapat 131 juta kasus yang terkonfirmasi di seluruh dunia dengan angka kematian sekitar 2,8 juta, di Indonesia terdapat sekitar 11,5 juta kasus yang terkonfirmasi dengan angka kematian sekitar 42 ribu kasus, di Riau diketahui sekitar 36 ribu kasus yang terkonfirmasi dengan 883 kasus kematian, sementara itu di Kabupaten Kampar terdapat sekitar 2,5 ribu terkonfirmasi dengan angka kematian sekitar 90 kasus. Banyak media masa yang memberitakan COVID-19, tak jarang berita yang disampaikan tersebut berupa isu yang berakibat stres bagi semua orang termasuk pekerja. Stres pada pekerja juga dapat diartikan sebagai stressor kerja yang menyebabkan reaksi individu berupa reaksi fisiologis, psikologis, dan perilaku, sehingga berdampak pada produktivitas dan penurunan kesehatan pekerja. Berdasarkan hasil survei awal di PT. Mitra Bumi Kabupaten Kampar pada 18 Februari 2021 diperoleh 62,85% pekerja mengalami stres sedang, 28,57% stres ringan, sisanya stres berat.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI COVID-19 MEREK SINOVAC PADA PEMUPUK DIVISI 3 DI PERKEBUNAN PT. ADEI KABUPATEN BENGKALIS Lasmaria Flora Roslinda Silaen; Ananda Muhammad Ilham; Yuharika Pratiwi
Collaborative Medical Journal Vol 4 No 3 (2021): September
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit menular disebabkan oleh Coronavirus SARS- CoV-2. Berbagai cara dilakukan pemerintah salah satunya program vaksinasi COVID-19. Vaksin COVID-19 yang sudah masuk ke Indonesia yaitu jenis Sinovac, Astra Zeneca, moderna, Pfizer, dan Novavax. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya KIPI, yaitu: faktor individu (usia, jenis kelamin, pekerjaan, aktivitas pasca vaksin, riwayat kipi sebelumnya, gizi), faktor vaksin itu sendiri (dosis, jenis vaksin, waktu kadaluarsa), faktor petugas meliputi salah pemberian, tidak legeartis. Survei awal yang dilakukan dengan metode wawancara kepada 20 orang pekerja yang telah memperoleh vaksin Sinovac (diambil secara acak di klinik perusahaan). Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, untuk mencari hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Penelitian ini menggunakan chi-square, dengan teknik total sampling dengan sampel 50 orang. Hasil penelitian ini terdapat hubungan antara faktor jenis kelamin dengan kejadian ikutan pasca imunisasi COVID-19 merek sinovac pada pemupuk divisi 3 di perkebunan PT. ADEI Kabupaten Bengkalis (p-value 0.083) dan faktor komorbid dengan kejadian ikutan pasca imunisasi COVID-19 merek sinovac pada pemupuk divisi 3 di perkebunan PT. ADEI Kabupaten Bengkalis (p- value 0.123). Selain itu terdapat hubungan antara faktor usia dengan kejadian ikutan pasca imunisasi COVID-19 merek sinovac pada pemupuk divisi 3 di perkebunan PT. ADEI Kabupaten Bengkalis (p-value 0.000 ), faktor Indeks Massa Tubuh dengan kejadian ikutan pasca imunisasi COVID-19 merek sinovac pada pemupuk divisi 3 di perkebunan PT. ADEI Kabupaten Bengkalis (p-value 0.000)

Page 1 of 1 | Total Record : 6