cover
Contact Name
M. Imron
Contact Email
imron@yudharta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jkie@yudharta.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering)
ISSN : 24600113     EISSN : 25414461     DOI : -
JKIE is scientific journal that publishes research in the field of Industrial Engineering such: Industria Management, Optimization, Innovation, Ergonomics/Human Factors Engineering, Supply Chain Management, Operation Research, Statistic, Management Systems, Time & Motion Study, Manufacturing System, Production Planning & Inventory Control, Logictis, Engineering Economy, Modelling Systems, Simulation, Facilities Design & Work Space Design, Quality Engineering (SPC/TQM), Operation Management & Productivity Improvement, Product Design & Development, and Decision Planning & Analysis etc.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 3 (2016): Available online" : 5 Documents clear
ANALISA PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MIDSOLE PADA INDUSTRI SEPATU MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (STUDI KASUS PADA PT. BO KYUNG) Khoirunnisa’, Shihhah; yanto, Nuri
Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol 3 No 3 (2016): Available online
Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jkie.v3i3.869

Abstract

Mengendalikan persediaan dengan tepat bukanlah hal yang mudah. Jumlah persediaan yang terlalu besar akan mengakibatkan timbulnya dana yang dikeluarkan menjadi terlalu besar, selain itu resiko kerusakan bahan baku juga menjadi lebih besar. Namun bila persediaan terlalu sedikit akan mengakibatkan terjadinya kekurangan persediaan yang menghambat proses produksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengendalian persediaan bahan baku midsole pada PT. Bo Kyung yang efektif dan efisien agar tercapai hasil produksi yang optimal menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Metode EOQ adalah metode perhitungan yang mengidentifikasi kuantitas pemesanan atau pembelian optimal dengan tujuan meminimalkan biaya persediaan yang terdiri dari biaya pemesanan dan biaya penyimpanan.Perhitungan data yang digunakan adalah data mulai tahun 2014 hingga Agustus 2016. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa total biaya persediaan bahan baku yang harus dikeluarkan perusahaan lebih besar bila dibandingkan dengan total biaya persediaan yang dihitung menurut metode EOQ. Terjadi penghematan pada tahun 2014 sebesar Rp 148.240.007,-, tahun 2015 sebesar  Rp 711.388.525,- dan tahun 2016 sebesar  Rp 403.231.922,-
IMPLEMENTASI 5R+1S SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EFEKTIVITAS PRODUKSI DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT. COCA-COLA BOTTLING INDONESIA Huda, Samsul; Munir, Misbach
Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol 3 No 3 (2016): Available online
Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jkie.v3i3.870

Abstract

PT.Coca-Cola Bottling Indonesia, Jawa Timur adalah salah satu manufaktur yang bergerak di sektor makanan dan minuman yang ada di Indonesia.Permasalahan yang masih ada di PT. Coca-Cola Bottling Indonesia, Jawa Timur adalah belum tercapainya efektivitas mesin sesuai standard perusahaan kelas dunia.Hal tersebut berpengaruh terhadap jumlah produk yang dihasilkan.Oleh karena itu diperlukan langkah-langkah nyata untuk dapat mengurangi dan menanggulangi permasalahan tersebut.Pada prosesnya, digunakan sumberdaya baik berupa mesin maupun manusia yang menjalankan mesin. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai masukan untuk peningkatan efektivitas mesin dan peralatan produksi dengan metode OEE (Overall Equipment Effectivenes) yang didapat melalui perhitungan availability, performance rate dan quality rate.Penelitian ini menghitung nilai OEE berkisar antara 43,83% - 55,98%. Nilai efektivitas ini termasuk rendah karena standar ideal untuk perusahaan kelas dunia adalah sebesar 85%.Untuk meningkatkan nilai OEE, diimplementasikan 5R+1S yang terdiri dari Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin dan Safety.
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PUPUK GRANULE PHOSPAT P20 DENGAN PENDEKATAN STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) PADA PT. SUWARNI AGRO MANDIRI PLANT MOJOKERTO Elman Syarif, Adin; Pusakaningwati, Ayik
Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol 3 No 3 (2016): Available online
Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jkie.v3i3.871

Abstract

PT. Suwarni Agro Mandiri Mojokerto Plant adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri pupuk. PT. Suwarni Agro Mandiri Mojokerto plat menghasilkan produk berupa pupuk granule, baik organik maupun anorganik. PT. Suwarni Agro Mandiri mengalami masalah kualitas pada kekerasan produk granule. Masalah terjadi karena kompisisi bahan baku yang kurang optimal. Dengan standart kekerasan 0.8 kilogram Force (kgf), banyak komplain dari konsumen, dikarenakan setelah produk di terima konsumen, banyak granule yang hancur dan berupa tepung kembali.Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi penyebab cacat pupuk organik phospat granule dan mencari solusi mengatasi produk cacat pada pupuk organik phospat granule dengan metode Statistical Process Control (SPC), untuk mengurangi cacat produk yang dihasilkan dan menghindari komplain dari konsumen.Penelitian ini menghitung banyak produk cacat selama 1 bulan sebelum perbaikan, kemudian dianalisis menggunakan peta kontrol setelah itu dilakukan perbaikan dengan penambahan perekat (clay), dan menghitung banyak cacat setelah perbaikan.
PENGUKURAN WAKTU BAKU PROSES FINISHING LINE VOLPAK PRODUKSI LANNATE SP 25 GRAM PHILIPINA GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS (PT. DUPONT AGRICULTURAL PRODUCTS INDONESIA) Ghozali, M. Wildan; Hermansyah, Muhammad
Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol 3 No 3 (2016): Available online
Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jkie.v3i3.872

Abstract

Waktu baku merupakan waktu yang di butuhkan secara wajar oleh seorang pekerja normal untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang di jalankan dalam system kerja terbaik. Waktu baku ini adalah waktu normal yang di tambah dengan kelonggaran untuk pekerja, dimana kelonggaran di fungsikan untuk menghilangkan kelelahan, memenuhi kebutuhan pribadi, serta hambatan- hambatan yang tidak bisa terhindarkan. adanya pemborosan pada salah satu stasiun kerja di line volpak. Pemborosan ini terjadi karena belum ada standart waktu dalam proses tiap stasiun kerja yang berpengaruh pada efisiensi waktu dan sumberdaya manusianya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa waktu baku proses finishing line volpak dan menganalisa sumber pemborosan yang paling dominan. Menggunakan waktu hitung langsung, di harapkan bisa langsung mengetahui kondisi di lapangan. Sedangkan sampel di ambil tiap 30 kali pengukuran tiap stasiun kerja proses finishing di line volpak. Setelah selesai melakukan pengukuran tiap stasiun kerja, maka dengan demikian bisa langsung di hitug waktu siklus, waktu normal dan waktu baku tiap stasiun kerja. Hasil penelitian ini menunjukan  bahwa waktu standart proses finishing seblelum penelitian adalah 22.4384 detik dengan jumlah operator 7 orang. Setelah ada penelitian waktu standart proses finishing menjadi 21.3844 detik dengan jumlah operator 6 orang. Jadi waktu baku proses finishing turun sebesar 1.054 detik atau efisiensimya meningkat sebesar 4.6973 %.
PERHITUNGANTOTAL PRODUKTIFITAS MAINTENANCE (TPM) PADA MESIN BOBIN DENGAN PENDEKATAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENES (OEE) DI PT. XY Wahid, Abdul; Agung, Rahmad
Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol 3 No 3 (2016): Available online
Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jkie.v3i3.873

Abstract

Kemajuan teknologi industry di era abad 21 sangat pesat saat ini peningkatan produktivitas juga sangatlah penting bagi perusahaan dalam memperoleh keberhasilan pada proses usahanya. Suatu peningkatan yang signifikan sehingga peningkatan produktivitas dapat tercapai, dengan mengevaluasi kinerja fasilitas produksi pada perusahan yang biasanya menyebabkan produksi terganggu atau berhenti sama sekali. Gangguan tersebut dapat di kategorikan menjadi empat, yaitu dikarenakan oleh faktor manusia, mesin, dan lingkungan, kebijakan. PT. XY merupakan perusahaan yang menganut sistem job order dimana bahan baku yang diolah dan ketentuan-ketentuan produksi lainya berdasarkan pesanan dari pembeli/konsumen sehingga untuk mencapai target 100 % produksi, maka dilakukan maintanance khususnya pada mesin bobin yang mana dengan menggukan TPM milik perusahaan hanya mencapai kisaran 84% tetapi dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectivenes (OEE) mencapai 90%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2025): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 12 No 1 (2025): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 11 No 3 (2024): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 11 No 2 (2024): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 11 No 1 (2024): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 10 No 3 (2023): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 10 No 2 (2023): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 10 No 1 (2023): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 9 No 3 (2022): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 9 No 2 (2022): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 9 No 1 (2022): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 8 No 3 (2021): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 8 No 2 (2021): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 8 No 1 (2021): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 7 No 3 (2020): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 7 No 2 (2020): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 7 No 1 (2020): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 6 No 3 (2019): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 6 No 2 (2019): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 6 No 1 (2019): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 5 No 3 (2018): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 5 No 2 (2018): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 5 No 1 (2018): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 4 No 3 (2017): Available online Vol 4 No 2 (2017): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 4 No 1 (2017): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Vol 3 No 3 (2016): Available online Vol 3 No 2 (2016): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) More Issue