Articles
582 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2014):"
:
582 Documents
clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TIPE INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA KELAS V SEMESTER I SD NEGERI 1 SINGAPADU TENGAH TAHUN AJARAN 2013/2014
., Luh Pt Oka Mahayani;
., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd;
., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2600
Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan belajar keterampilan membaca siswa melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek tipe inquiry dan (2) meningkatkan keterampilan membaca siswa melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek tipe inquiry. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V semester I SD Negeri 1 Singapadu Tengah tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 28 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan (1) observasi dan (2) tes. Data-data ini kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan persentase keaktifan belajar keterampilan membaca siswa dari 72% yang tergolong cukup aktif pada siklus 1 menjadi 87,50% yang tergolong aktif pada siklus 2 dan (2) terjadi peningkatan rata-rata keterampilan membaca dari 76,43 dengan ketuntasan 67,86% yang menunjukkan tingkat keterampilan membaca sedang pada siklus 1 menjadi rata-rata 84,57 dengan ketuntasan 82,14% yang menunjukkan tingkat keterampilan membaca tinggi pada siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek tipe inquiry dapat meningkatkan keaktifan dan keterampilan membaca siswa kelas V semester I SD Negeri 1 Singapadu Tengah tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pembelajaran, tipe inquiry, keaktifan, keterampilan membaca The purpose of the research are (1) to improve reading activity for the students based on inquiry type of project and (2) to improve students learning out comes through the application of learning model type of project based inquiry. The research is classroom action research performed in 2 cycles. Research subject are the students of grade V semester I SD Negeri 1 Singapadu Tengah school year 2013/2014 in total 28 persons. Data collection in this research performed with (1) observation and (2) test. The data were analyzed with descriptive quantitative technique. The result of the research show that (1) an increase the presentage of the activity of learning reading skill of students from 72% which is quite active in cycle 1 to 87,50% which is active in cycle 2 and (2) an increase of learning outcomes from 76,43 with the score 67,86% it show that medium level of learning outcomes in cycle 1 to 84,57 with the score 82,14% it show that high level of learning outcomes in cycle 2. Based on the research it can be concluded that the application of learning model type of project based inquiry can be increase the activity of reading skill for the students of grade V semester I SD Negeri 1 Singapadu Tengah school year 2013/2014.keyword : Learning, inquiry type, activity, reading skill
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS MASALAH LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS MAYOR METRA
., Putu Ida Rosmala Dewi;
., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd;
., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2278
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kontekstual berbasis masalah lingkungan dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus Mayor Metra Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Mayor Metra Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2013/2014 yang berjumlah 510 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 90 siswa yang terdiri dari 45 siswa pada masing-masing kelompok. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar IPA. Analisis data menggunakan analisis statistik uji-t. Berdasarkan kriteria pengujian diperoleh thitung = 6,734 > ttabel(α= 0.05:88) = 2,000 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Didukung oleh perolehan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen 65,76 yang lebih dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol 50,91. Hal tersebut membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kontekstual berbasis masalah lingkungan dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis masalah lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus Mayor Metra Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Masalah Lingkungan, Hasil Belajar IPA The present research was undertaken in order to know the significant difference of learning result of Science between group of subject that learned with Contextual learning based environmental problem and that learned with conventional learning on the fifth grade of Mayor Metra Cluster in north districts of Denpasar in academic year 2013/2014. The research design using nonequivalent control group design. The population of this research was all of the fifth grade students of Mayor Metra Cluster in north districts of Denpasar in academic year 2013/2014 with 510 students. The sample of this research were 90 students which consisted of 45 students in each groups. Data collection methods used were evaluation test of Science. Data analyzed using t-test statistic. Based on terting criteria, it was gotten tcount = 6,734 > ttable(α= 0.05:88) = 2,000 therefore Ho was rejected and Ha was accepted. It supported from the average learning result of Science of the experimental group 65,76 more than the average learning result of Science of the control group 50,91. It is proved that there are the significant difference of learning result of Science between group of subject that learned with Contextual learning based environmental problem and that learned with conventional learning. Therefore can be concluded that the application of the Contextual approach learning based envorinmental problem affects to the Science learning result of fifth grade of Mayor Metra Cluster in north districts of Denpasar in academic year 2013/2014.keyword : Contextual approach learning based envorinmental problem, Science Learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GI BERBANTUAN MEDIA TORSO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA
., Luh Gede Krisna Ariestina;
., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd;
., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4091
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Group Investigation (GI) berbantuan media torso dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 4 Sutomo, sebagai bentuk pengaruh penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) berbantuan media torso. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan Non-equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Gugus 4 Dr. Sutomo berjumlah 264 orang siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 4 Sesetan yang berjumlah 40 orang siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD N 14 Sesetan yang berjumlah 35 siswa sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar IPA. Selanjutnya hasil tes dianalisis menggunakan pengujian statistik adalah uji beda mean (uji-t). Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Group Investigation (GI) berbantuan media torso dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 4 Dr. Sutomo. Hal tersebut dapat dibuktikan dari hasil uji-t, dimana thit = 3,94 > ttabel =1,98. Nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Group Investigation (GI) berbantuan media torso lebih baik dari pada nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional yaitu = 75.92 > = 68.03. Hal ini berarti terdapat pengaruh penerapan dengan model pembelajaran Group Investigation (GI) berbantuan media torso terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus 4 Dr. Sutomo.Kata Kunci : model pembelajaran GI, hasil belajar This study aims to know significant differences in learning outcomes of IPA between students who take the learning model Group Investigation (GI) media aided the torso with the students who following the conventional learning at the fifth grade SD Gugus 4 Dr. Sutomo, as the effect of the application form learning model Group Investigation (GI) media aided the torso. This type of research was a quasi-experimental study with Non-Equivalent Control Group Design. The population in this study were all the fifth grade SD Gugus 4 Dr. Sutomo totalled 264 students. Samples were taken with a random sampling technique. The samples in this research were the fifth grade students of SD N 4 Sesetan totaling 40 students as the experimental group and fifth grade students of SD N 14 Sesetan totaling 35 students as a control group. Data collection techniques used in this research using the test outcomes to learn IPA. Next test outcomes were analyzed using a statistical test is the test of the mean difference (t-test). The results of the analysis showed that there were significant differences in learning outcomes of IPA between students who take the learning model Group Investigation (GI) media aided the torso with the students who follow the conventional learning at the fifth grade SD Gugus 4 Dr. Sutomo. It can be proved from the outcome of t-test, where thit = 3.94 > ttable = 1.98. The average value in learning outcomes of IPA students who take the learning model Group Investigation (GI) media aided the torso is better than the average value in learning outcomes of IPA students who take conventional learning = 75.92 > = 68.03. This means that has affected of the implementation learning model Group Investigation (GI) media aided the torso in learning outcome of IPA at the fifth grade SD Gugus 4 Dr. Sutomo.keyword : learning model GI, learning outcome
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN THE DIRECTED LISTENING THINKING ACTIVITY BERMUATAN TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA SD KELAS V
., I Ketut Rudiangga;
., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd;
., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1978
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran The Directed Listening Thinking Activity (DLTA) bermuatan Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Desa Petandakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Petandakan. Sampel penelitian adalah kelas V SD No. 2 Petandakan sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD No. 1 Petandakan sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah keterampilan berbicara yang dikumpulkan dengan instrumen lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran DLTA bermuatan Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional (thitung = 6,091117; ttabel = 2,021). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik simpulan yaitu terdapat perbedaan keterampilan berbicara antara siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran DLTA bermuatan Tri Kaya Parisudha dan siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Desa Petandakan.Kata Kunci : Keterampilan Berbicara, The Directed Listening Thinking Activity, Tri Kaya Parisudha, dan konvensional. This research aimed to investigate the difference towards students’ speaking skill between a group of students who were taught by using The Directed Listening Thinking Activity (DLTA) Strategy with the base of Tri Kaya Parisudha and a group of students who were taught by using Conventional Strategy of the fifth grade of elementary school students in odd semester in academic year 2013/2014 in Petandakan Village. This study was designed as a quasi-experimental research and the data was analyzed by using post test only non-equivalent control group design. The population of this study were fifth grade students in SD No. 2 Petandakan as the experimental group and fifth grade students in SD No. 1 Petandakan as the control group. The result of the data was students’ speaking skill which collected through observation sheet intrument. The data should be analisys with use analisys descriptif statistics dan inferensial statistics (T-test). The result of the analysis showed that there was significant difference towards students’ speaking skill between students who were taught by using DLTA Strategy with the base of Tri Kaya Parisudha and students who were taught by using Conventional Strategy(tcalculate = 6,091117; ttabel = 2,021). Be based to the result of this study and discusion can pull a conclusion that there was significant difference towards students’ speaking skill between students who were taught by using DLTA Strategy with the base of Tri Kaya Parisudha and students who were taught by using Conventional Strategy.keyword : Speaking Skill, The Directed Listening Thinking Activity, Tri Kaya Parisudha and Conventional
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE WORD SQUARE BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V GUGUS BUDI UTOMO DENPASAR TIMUR TAHUN AJARAN 2013/2014
., Luh Putu Sukandheni;
., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd;
., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3211
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Word Square Berbasis Lingkungan dengan pembelajaran konvensional kelas V Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan Quasi experiment design (desain eksperimen semu) dengan jenis Nonequivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling dengan matching yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen yaitu kelas V SD N 1 Kesiman yang berjumlah 35 orang dan kelompok kontrol yaitu kelas V SD N 8 Kesiman yang berjumlah 35 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes jenis objektif bentuk soal pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan, dianalisis dengan teknik analisis uji t. Dari hasil analisis uji t diperoleh thit = 3,03 sedangkan ttabel = 2,00 pada taraf signifikansi 5% dan X Ì…1 = 0,82 sedangkan X Ì…2 = 0,55. Terlihat bahwa thitung > ttabel (3,03 > 2,00) yang berarti dalam penelitian ini terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe word square berbasis lingkungan dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada Kelas V Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Word Square Berbasis Lingkungan berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA pada kelas V Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Word Square Berbasis Lingkungan, Hasil Belajar IPA This study aims to determine the significant differences in Natural Science learning outcomes between students that learned using the Cooperative Type Word Square Model Based on Environment with students that learned using the conventional learning in fifth grade of Budi Utomo Groups Denpasar Timur academic year 2013/2014. This study is used quasi experiment design with type of nonequivalent control group. The population in this study is a fifth grade elementary school students of Budi Utomo Groups Denpasar Timur. The samples in this study conducted by random sampling technique with matching were randomized class to determine the experimental group and the control group. The experimental group is fifth grade students in SD N 1 Kesiman as many as 35 students and a control group is fifth grade students in SD N 8 Kesiman as a many as 35 students. Data collection methods used in this study is an objective type test are multiple choice question form. The collected data were analyzed by t-test analysis techniques. From the analysis results t-test obtained tcount = 3,03 while ttable = 2,00 at a significance level of 5% and X Ì…1 = 0,82 while the X Ì…2 = 0,55. Seen that tcount > ttable (3,03 > 2,00), which means that in this study there were significant differences in Natural Science learning outcomes between students that learned using the Cooperative Type Word Square Model Based on Environment with students that learned using the conventional learning in fifth grade of Budi Utomo Groups Denpasar Timur academic year 2013/2014. Thus it can be concluded that the application of Quantum Learning Model Based Multimedia positive effect on student learning outcomes Natural Science in fifth grade of Budi Utomo Groups Denpasar Timur academic year 2013/2014.keyword : cooperative type word square model based on environment, natural science learning outcomes.
PENGARUH METODE SAS BERBANTUAN MEDIA KARTU HURUF TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS SISWA KELAS II
., I Putu Suarmei Artana;
., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum;
., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2825
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan membaca dan menulis permulaan siswa kelas II SD Negeri di Desa Penglatan yang dibelajarkan dengan metode Struktural Analitik dan Sintetik (SAS) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode abjad tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan penelitian non equivalent post-test only control group desig. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri di Desa Penglatan yang berjumlah 72 orang. Penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol ditentukan dengan tekhnik cluster random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi keterampilan membaca dan menulis permulaan dengan instrumen berupa lembar pengamatan dan penilaian produk. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan membaca dan menulis permulaan yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran metode Struktural Analitik dan Sintetik (SAS) dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode abjad. Hal ini menunjukkan ada pengaruh positif dari metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) terhadap keterampilan siswa menulis dan membaca permulaan dibandingkan dengan metode abjad.Kata Kunci : metode Struktural Sintetik dan Analitik (SAS), keterampilan membaca dan menulis permulaan This reasearch have purposed to know the differances of reading and writting skills for beginner student in public elementary school grade II at Penglatan village, that have been studying by the SAS (Struktural Analitic and Sintetic) method and the student group that have been studying by the alphabet method in 2013/2014 periode. The kind of this research was a quasi experiment, which is formed by non-equivalent post-test only control group design.The population of this research was 72 students from the public school grade II at Panglatan village. The experiment and control classes have taken by cluster random sampling technique. Data on this research have convened by the result of observation on reading and writing skills for beginner with the observed paper and the resulted productinstruments. The founded data was analyzed by t-test descriptive and inference on statistic. The output of this reasearch have showed that there was a significant deference on reading and writting skills for beginner student who abreasted the SAS (Analytic and Sintetic Structure) method than student who abreasted the alphabet method. It had showed there was a positive effect of SAS (Analytic and Sintetic Structure) method on writting and reading skills for beginner than the alphabet one.keyword : SAS (Analytic and Sintetic Structure) method, writting and reading skills for beginner
PENGARUH STRATEGI DLTA BERBANTUAN MEDIA AUDIO TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS VI SD
., I Gede Andri Septiadi;
., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd;
., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2018
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menyimak pada mata pelajaran Bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi the direct listening thinking activity berbantuan media audio dan siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi pembelajaran langsung di kelas VI SD di gugus 6 di Kecamatan Karangasem tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan The Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VI SD di gugus 6 Kecamatan Karangasem tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 142 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas VI SDN 1 Tumbu dengan jumlah 20 siswa dan 18 siswa kelas VI SDN 2 Tumbu. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data keterampilan menyimak siswa. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan uji prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keterampilan menyimak siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi the direct listening thinking activity berbantuan media audio memiliki mean (M) = 25 termasuk dalam kategori sangat tinggi, (2) keterampilan menyimak siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran langsung memiliki mean (M) = 15,33 termasuk dalam kategori sedang, (3) hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung=8,13 > ttabel=2,021. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan keterampilan menyimak secara signifikan antara siswa yang belajar mengikuti strategi the direct listening thinking activity berbantuan media audio dengan siswa yang belajar mengikuti strategi pembelajaran langsung.Kata Kunci : DLTA, audio, pembelajaran langsung, menyimak This research was aimed to determine the difference in listening skill in Indonesian subjects among students that learned by use the strategy of direct listening thinking activity aided audio media and students that learned by use learning strategies directly in the sixth grade in cluster 6 in Karangasem district in academic year 2013/2014. This research is a quasi experiment with The Posttest-Only Control Group Design. The population is taken from six graders in cluster 6 Karangasem district in academic year 2013/2014, amounting to 142 people. Sample were sixth grade students of SD Negeri 1 Tumbu with 20 students and 18 students from sixth grade of SDN 2 Tumbu. The data collection in this study was conducted using a test. Test methods used to collect data on students' listening skill. Data analysis method used is descriptive statistical analysis and test requirements analysis. The results showed that (1) listening skills of students who take lessons with the strategy of direct listening thinking activity aided audio media has a mean (M) = 25 included in the very high category, (2) listening skills of students who take lessons with hands-on learning strategies have mean (M) = 15.33 included in the medium category, (3) the results of testing showed that thitung=8,13> ttable=2,021. This indicates a significant difference between the listening skills of students who are learning by use of the strategy of the direct listening thinking activity aided audio media with students who are learning by use of the strategy of direct learning.keyword : DLTA, audio , direct learning, listening
MODEL PEMBELAJARAN TEAM QUIZ BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V
., Ni Putu Sukma Srijayanti;
., Dr. I Gede Meter,M.Pd;
., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3230
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Team Quiz berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Kuta Utara tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Kuta Utara sebanyak 170 siswa. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes hasil belajar IPS dalam bentuk objektif tipe pilihan ganda biasa dengan empat options. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung > ttabel (4.02 > 2.000), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Team Quiz berbantuan media gambar lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar IPS yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (80,53 > 68,13). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Team Quiz berbantuan media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Kuta Utara tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model pembelajaran Team Quiz, media gambar, dan hasil belajar IPS This study is aims to determining significant differences in the learning performances between Social Science students who learn with Team Quiz media images assisted-learning models and students who learn with conventional learning on the fifth grader of SD Gugus IV North Kuta District in 2013/2014 academic year. This research was a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The population in this study was all 170 students of the fifth grader of SD Gugus IV North Kuta District. Samples were taken with a purposive sampling technique. The data was collected by test method. The test used was the social science test results in the form of regular multiple choices with four options. The data were analyzed using t-test analysis. Based on the t-test analysis result obtained tcount> ttable (4,02 > 2,000), therefore Ho is reject and Ha is accepted. The results showed that the average score result of social science students who learn with Team Quiz media images assisted-learning models is higher than the average results of social science students who learned with conventional learning (80,53 > 68,13). It can be concluded that the Team Quiz media images assisted-learning models was affecting the results of social science learning on the fifth grader of SD Gugus IV North Kuta District in 2013/2014 academic year.keyword : Team Quiz learning model, media images, social science result.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PETA KONSEP BERBANTUAN MEDIA VISUAL NON PROYEKSI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD GUGUS V ABIANSEMAL
., Ni Wayan Pebri Jayanti;
., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd;
., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3006
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui strategi pembelajaran peta konsep berbantuan media visual non proyeksi dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus V Abiansemal Kabupaten Badung tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi exsperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalen control group desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD gugus V Abiansemal kabupaten Badung tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 159 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan non tes. Metode tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar IPA dan non tes berupa lembar obervasi untuk memperoleh data afektif siswa. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar dalam pembelajaran IPA yang merupakan penggabungan nilai kognitif dengan nilai afektif. Data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 6,471 dan ttabel dengan dk = 60 pada taraf signifikansi 5% = 2,000. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (6,471 > 2,000), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas V yang dibelajarkan melalui strategi pembelajaran peta konsep berbantuan media visual non proyeksi lebih besar dari siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (78 > 70,3). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran peta konsep berbantuan media visual non proyeksi berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus V Abiansemal Kabupaten Badung tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Strategi pembelajaran peta konsep, media visual non proyeksi, hasil belajar IPA This study aims to determine significant differences of the science learning results between students that learned through the concept mapping learning strategy by visual media non projections with students who learned through conventional teaching of fifth grade in SD Gugus V Abiansemal Badung Regency of academic year 2013/2014. This study was a quasi exsperiment the study design used was a non-equivalent control group design. The population in this study were all students of fifth grade in SD Gugus V Abiansemal Badung Regency of academic year 2013/2014 as many as 159 students. Samples were taken with a random sampling technique. Data collection methods used in this study is the method of testing and non-test. Test methods used to obtain data on science learning results and non-test observation to obtain the data sheet affective student. The data collected the science learning results which is merging the value cognitive with affective value. Data were analyzed by t-test. Based on the results obtained tcount t-test = 6,471 and ttable with df = 60 at significance level of 5% = 2,000. Based on the testing criteria of tcount> ttable (6,471 > 2.000), then Ho is rejected and Ha accepted. Average science learning results fifth grade students that learned through concept mapping learning strategy by visual media non projections higher than students who learned through conventional learning (78 > 70.3). It can be concluded that the concept mapping learning strategy by visual media non projections take effect the science learning results of fifth grade in SD Gugus V Abiansemal Badung Regency of academic year 2013/2014.keyword : concept mapping learning strategy, visual media non projections, science learning results
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SQ4R BERBASIS KETERAMPILAN PROSES BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS LETKOL WISNU
., Putu Indah Widayadnyani Rahayu;
., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.;
., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2331
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe SQ4R berbasis keterampilan proses dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yaitu non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara. Pengambilan sampel dalam populasi dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD No. 1 Peguyangan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 40 siswa, dan siswa kelas V SD No. 12 Peguyangan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 35 siswa. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes yaitu tes objektif dengan bentuk pilihan ganda biasa. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji statistik yaitu uji-t. Hasil analisis menunjukkan thit = 4,21 sedangkan ttab pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 73 sebesar 2,000, sehingga thit > ttab. Analisis ini menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe SQ4R berbasis keterampilan proses dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe SQ4R berbasis keterampilan proses berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara.Kata Kunci : Pembelajaran kooperatif tipe SQ4R, keterampilan proses, dan hasil belajar IPA This study aims to find out of significant deferences of the learning result of natural science between the student who was learned through cooperative teaching and learning model of type SQ4R based on process skill with the student who was learned with conventional teaching and learning at the student grade V SD Gugus Letkol Wisnu North Denpasar. This study was quasy experiment research with nonequivalent control group design. Population in this study were all the student grade V SD Gugus Letkol Wisnu North Denpasar. Sample taken in population have been taken by random sampling technique. Sample in this study were the students grade V of SD No.1 Peguyangan as experiment group by number of 40 students, and the student grade V of SD No.12 Peguyangan as control group by number of 35 students. Data of natural science learning result was collected by test method that were objective test with multichoice. Then data analyzed with t-test. The result of analysis showed tcalculate= 4,21 and ttable at significancy level of 5% with df=73 is 2,00, so that tcalculate> ttable. This analysis showed that Ha accepted and Ho rejected. It is have meaning there is significant difference of natural science learning result between the student who was learning through cooperative teaching and learning model of type SQ4R based on skill process with the student who was learning with conventional learning. Thus it can be concluded that cooperative teaching and learning model of type SQ4R based on process skill have effect toward natural science learning result at the student grade V of SD Gugus Letkol Wisnu North Denpasar.keyword : Cooperative Teaching and Learning of Type SQ4R, Process Skill, And Learning Result of Natural Science