cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 582 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 582 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD N 1 MUNDEH KANGIN ., Komang Sudamayanto; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament siswa kelas V SD N 1 Mundeh Kangin. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 1Mundeh Kangin sebanyak 30 siswa yang terdiri dari 13 laki – laki dan 17 perempuan. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes yang dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis hasil belajar IPA dengan model kooperatif tipe TGT dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada siklus II.. Hasil belajar IPA mencapai persentase rata – rata siklus I 72,17% ( kriteria sedang ) dan siklus II 79,00 % ( kriteria tinggi). Ketuntasan klasikal pada siklus I 40%, siklus II mencapai ketuntasan 100%. . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD N 1 Mundeh KanginKata Kunci : Model Team Game Tournament, Media Gambar,Hasil Belajar IPA. This research aims to improve learning results of the study Science through the application of cooperative learning model of the type of team games tournament grade V SD N 1 Mundeh Kangin. This research is a research action class is done in two cyles and each cycle is composed of 3 meetings. The subject of this research is the grade V students SD N 1 Mundeh Kangin as many as 30 students comprising 13 male and 17 female. The result of the study data collected using science tests were analyzed by using a quantitative descriptive method. The result of data analysis science with the cooperative model type TGT in this study show that there is an increase in cycle II. The. Learning outcome science percentages average cyle I 72,17 % ( medium criteria ) and siklus II 79,00 (high criteria ). Classical has been completed on cycle I of 40 %, cycle II reach has been completed of 100%. Thus it can be concluded that cooperative learning model type team games tournament can increase learning results science grade V students SD N 1 Mundeh Kanginkeyword : the model team games tournament, media picture,the result of study Science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TADIR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Komang Sri Laksmi Widiastuti; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Kadek Suranata, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TADIR menggunakan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas IV di Gugus IV Kecamatan Banjar Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus IV Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng, yang berjumlah 173 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No.1 Banjar yang berjumlah 21 orang dan siswa kelas IV SD No. 5 Banjar yang berjumlah 23 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan antara hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TADIR menggunakan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas IV di Gugus IV Kecamatan Banjar Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pembelajaran TADIR, hasil belajar matematika, audio visual This research is done in order to know the different result of Mathematics learning between students taught by TADIR teaching model with audio visual and students taught by conventional teaching model in fourth grade elementary school students in Gugus IV District of Banjar Academic Year 2013/2014. The sort of this research is appearance experiment research. The population of this research is all of fourth grade students Academic Year 2013/2014 in Gugus IV District, Buleleng Regency, as much as 173 students. The sample of this research is 21 fourth grade students of SD No. 1 Banjar and 23 fourth grade students of SD No. 5 Banjar. The data as the result of learning is collected by using multiplechoice test. The data obtained is analyzed by using analysis descriptive techniques and inferential statistic that is a t-test. This research found that is a different result of Mathematics learning between the students taught by TADIR teaching model with audio visual and students taught by conventional teaching model to fourth grade students in Gugus IV District of Banjar Academic Year 2013/2014keyword : TADIR teaching model, result of Mathematics learning, audio visual
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARCS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DESA TEJAKULA ., Kadek Wirya Apriana; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction dan kelas yang belajar dengan model konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SD yang berjumlah 163 orang. Sampel diambil dengan simple random sampling. Bentuk tes hasil belajar yang digunakan adalah soal pilihan ganda yang berjumlah 25 butir. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji t independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction dan model pembelajaran Konvensional (thitung = 4,092; ttabel = 2.021) di mana rata-rata skor hasil belajar IPA kelas yang belajar dengan model pembelajaran Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction adalah 15,75 yang berada pada kategori tinggi, sedangkan kelas yang belajar dengan model pembelajaran Konvensional adalah 11,96 yang berada pada kategori sedang.Kata Kunci : Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction, Hasil belajar This study aimed at knowing the differences of science learning achievements between the students who learned with Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction model and science learning achievement of the students who learned with conventional model. This research was a quasi-experimental study and the design used at this study was Post Test Only with Non- Equivalent Control Group Design. The subjects of this study were the fifth grade of elementary school students, and the total numbers of subject in used were 163 Students. The samples of this study were taken by cluster random sampling. The achievement test form in used was multiple choice questions by all means 25 points of multiple choice questions. The data were analyzed in the form of descriptive statistics and independent t-test. The results of this study showed that there were differences of science learning achievement between the students who learned with Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction model and science learning achievement of the students who learned with conventional model. From the collected data, it can be concluded that (t-count = 4.092 ; t-table = 2.021 ) and the average score of science learning achievement of the students who learned with Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction model was 15.75 and categorized as high performances , while the students who learned with conventional learning model was 11.96 and categorized as medium performances.keyword : Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction, Learning achievements
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS III GIANYAR ., Dewa Ayu Laksmi Dewi; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbantuan media lingkungan dengan siswa yang belajar secara konvensional di kelas V SD Gugus III Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus III Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014 sebanyak 232 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dan yang diacak adalah kelas sehingga didapatkan dua kelas yaitu kelas V SD Negeri 1 Bitera berjumlah 31 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD Negeri 1 Bakbakan berjumlah 31 siswa sebagai kelompok kontrol. Data tentang hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Selanjutnya data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbantuan media lingkungan lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional (79,23 > 67,48). Berdasarkan hasil pengujian normalitas dan homogenitas terhadap data yang didapat dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan uji-t dan menunjukkan thit =4,74 dan ttabel =2,000 dengan db = 60 (n1+n2-2 =31+31-2 = 60) dan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, thit > ttabel (4,74 > 2,000), maka Ha diterima dan H0 ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbantuan media lingkungan dengan siswa yang belajar secara konvensional. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) berbantuan media lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus III Gianyar tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share), media lingkungan, hasil belajar IPA This study aims to determine the significant differences of students science learning outcomes who being taught by using Think Pair Share (TPS) cooperative learning model aided by environment media between the students who being taught using conventional learning in fifth in Cluster III Gianyar academic year 2013/2014. This study is a quasi-experimental study, with design Nonequivalent Control Group Design. The population was fifth grade elementary school students in Gugus III Gianyar academic year 2013/2014 as many as 232 students. Determination of the samples was done by random sampling technique, and that randomized were classes, with the result that was got two classes, the fifth grade students of SD Negeri 1 Bitera as the experimental group with 31 students, and the fifth grade students of SD Negeri 1 Bakbakan as the control group with 31 students. Data on science learning outcomes were collected using a regular multiple choice objective test. Furthermore, the data were analyzed by t-test.The results showed that the average science student learning outcomes that learned through Think Pair Share (TPS) cooperative learning model aided by environment media higher than the average science student learning outcomes that learned through conventional learning (79,23 > 67,48). Based on the results of tests of normality and homogeneity of the data obtained from the experimental group and the control group were normally distributed and homogeneous. Hypothesis test is then performed with t-test and showed tarithmetic = 4,74 and ttable = 2, 000 with db = 60 (n1 + n2-2 = 31 +31-2 = 60) and a significance level is 5%. Based on testing criteria, tarithmetic > ttable (4,74>2.000), then Ha is accepted and H0 is rejected. This means that there is a significant differences of students science learning outcomes who being taught by using TPS cooperative learning model aided by environment media between the students who being taught using conventional learning. It can be concluded that the TPS cooperative learning model aided by environment media affects the results of learning science fifth grade student in gugus III Gianyar academic year 2013/2014.keyword : TPS cooperative learning model, environment media, science learning outcomes
PENGARUH PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS V SD DESA PENGLATAN KECAMATAN BULELENG ., Made Wirama; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Pendekatan Matematika Realistik (PMR) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester ganjil di SD Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan non-equivalent post test only control group design dengan melibatkan sampel sebanyak 57 siswa SD Negeri di Desa Penglatan. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar matematika adalah tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik inferensial menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan Hasil Belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Pendekatan Matematika Realistik (PMR) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 4,906 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, Pendekatan Matematika Realistik (PMR) berpengaruh terhadap hasil belajar matematika kelas V di SD Negeri 1 Penglatan Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng pada tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : PMR, Pembelajaran Konvensional, Hasil Belajar Matematika This study aims to determine the differences in mathematics results between groups of students who taught by Realistic Mathematics Approach ( PMR ) with a group of students who taught with conventional learning models in the first semester of fifth grade students in elementary school in Penglatan village, Buleleng district of Buleleng regency in the academic year 2013/2014. This study was a quasi-experimental study (quasi- experiment) with the design of non-equivalent post -test only on control group design which was involving 57 of elementary students in Penglatan village. The samples were taken by simple random sampling technique. The research instrument used in this research to collect the Mathematics Learning Outcomes data was a multiple choice test. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics which inferential statistics using t-test. The results showed that there is a significant difference between groups of students who taught by Realistic Mathematics Approach (PMR) with a group of students who taught by conventional learning model (tvalue = 4.906 > ttable = 2.000). Thus, Realistic Mathematics Approach (PMR) affect on learning outcomes in mathematics of fifth grade students in SD Negeri 1 Penglatan, Buleleng district of Buleleng regency in the academic year 2013/2014. keyword : PMR, Conventional Learning, Math Learning Outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 3 ABIANTUWUNG KECMATAN KEDIRI KABUPATEN TABANAN ., Ni Gusti Ayu Putu Elida Novi y; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4407

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dan dilaksanakan dalam dua siklus.Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk meningkatkan aktivitas belajar IPA SD Negeri 3 Abiantuwung (2) Untuk meningkatkan hasil belajar IPA di SD Negeri 3 Abiantuwung. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 3 Abiantuwung kecamatan Kediri tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 31 orang. Data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Adapun hasil analisis data siklus I menunjukkan persentase skor rata-rata aktivitas belajar IPA adalah 66,82%,pada siklus II persentase skor rata-rata aktivitas belajar IPA mengalami peningkatan mencapai 17,11%,sehingga menjadi 83,93%.Sedangkan skor rata-rata hasil belajar IPA pra siklus adalah 62,50% dengan ketuntasan klasikal 36,36%, skor rata-rata hasil belajar IPA siklus I mengalami peningkatan mencapai 4,45% dari skor rata-rata hasl belajar IPA pra siklus menjadi 67,04% dengan ketuntasan klasikal 63,63%, pada siklus II skor rata-rata hasil belajar IPA mengalami peningkatan mencapai 18,41% dari skor rata-ratahasil belajar siklus I menjadi 86,36%. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA setelah implementasi pendekatan kontekstual Kata Kunci : Kata-Kata Kunci:pendekatan pembelajaran kontekstual, media lingkungan, aktivitas belajar IPA, hasil belajar IPA.PA. This research is a classroom action research and conducted in two siklus.The objectives of this study were (1) To improve science learning activities Abiantuwung Elementary School 3 (2) To improve science learning outcomes in the Elementary School 3 Abiantuwung. Subjek this study were all students elementary School fourth grade 3 Abiantuwung Kediri districts school year 2014/2015, amounting to 31 student.Adapun date used is the method of quantitative and qualitative descriptive observation. The first cycle of data analysis results show the average percentage score science learning activity is 66.82%, the second cycle of the average percentage score science learning activities increased to reach 17.11%, thus becoming average score of 83.93% .Because science learning outcomes median cycle is 62.50% with 36.36% classical completeness, the average score of science learning outcomes first cycle increased to reach 4.45% of the average score of pre-cycle science learning hasl be 67.04 % with classical completeness 63.63%, the second cycle of the average score increased science learning outcomes reached 18.41% of the average score of the first cycle of learning outcomes be 86.36% . Based analysis it is concluded that an increase in activity and science learning outcomes after the implementation of a contextual approachkeyword : contextual learning approach, the media environment, the activity of science learning, science learning outcomes.
PENGARUH MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA KARTU GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SD ., I Gusti Ayu Ary Anggarawati; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Make A Match berbantuan media kartu gambar dengan siswa yang belajar secara konvensional pada mata pelajaran IPS. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain the nonequivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 62 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampel jenuh. Metode pengumpulan data hasil belajar IPS menggunakan tes pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Make A Match berbantuan media kartu gambar dan siswa yang belajar secara konvensional pada mata pelajaran IPS (thit = 3,20 > ttab =2,00). Dari rata-rata nilai gain skor ternormalisasi IPS yang belajar dengan model pembelajaran Make A Match berbantuan media kartu gambar lebih tinggi dari siswa yang belajar secara konvensional (0,49 > 0,33). Dengan hasil ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Make A Match berbantuan media kartu gambar berpengaruh terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas VI SD Negeri 26 Dangin Puri Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Make A Match, kartu gambar, hasil belajar IPS. This research aims to determine the significant differences in learning achievement between students that learned by using Make A Match learning models assisted by drawing card media with students that learned by using conventional learning model on IPS subjects. This research is a quasi experimental design with the nonequivalent control group design. The populations of research with the total of 62 students. The sampling technique used is the technique of surferted samples. The data collected to know the students achievement of learning IPS is by multiple choices test. The data were analyzed by using t-test statistical technique. The results of the data analysis showed that there were significant differences in learning achievement between students that learned by using Make A Match learning models assisted by drawing card media with students that learned by using conventional learning model on IPS subjects (tvalue = 3,20 > ttable =2,00). The average result obtained between students that learned by using Make A Match learning models assisted by drawing card media, with students that learned by using conventional learning model (0,49 > 0,33). It means that Make A Match learning models assisted by drawing card media affected in learning achievement on IPS subjects at the sixth grade student of SD Negeri 26 Dangin Puri Academic Year 2013/2014.keyword : Make A Match learning models, drawing card media, achievement of learning IPS.
PENGARUH PEMBELAJARAN TALKING STICK DISERTAI REINFORCEMENT TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS V DI GUGUS VI KECAMATAN ABIANSEMAL BADUNG TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Luh Putu Ary Santini; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran Talking Stick disertai Reinforcement dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Semester 2 SD Gugus VI Abiansemal Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD No. 2 Mambal dan semua siswa kelas V SD No.4 Mambal Tahun Ajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data hasil pembelajaran Talking Stick disertai Reinforcement Bahasa Indonesia dikumpulkan dengan cara observasi berupa rubrik penilaian. Data dianalisis dengan uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran Talking Stick disertai Reinforcement dengan siswa yang mengikuti teknik pembelajaran konvensional (thitung = 2,171> ttabel = 2,000). Rata-rata nilai hasil pembelajaran Talking Stick disertai Reinforcement bahasa Indonesia kelas V, yang menyebutkan hasil menunjukkan bahwa model pembelajaran Talking Stick disertai Reinforcement lebih tinggi dari siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (78,7 > 69,8). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Talking Stick disertai Reinforcement berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas V SD No. 2 Mambal , Abiansemal Badung.Kata Kunci : Pembelajaran Talking Stick disertai Reinforcement dan Hasil Belajar. This study aims to determine significant differences between the outcomes of learning Indonesian students who take the Talking Stick with reinforcement learning with students who take conventional learning in class V Cluster VI Semester 2 SD Abiansemal Academic Year 2013/2014. This study was a quasi-experimental study (quasi experiment) with the design of the study is a non-equivalent control group design. The population in this study were all students of class V SD No.. 2 Mambal and all the fifth grade students of elementary Mambal 4 Academic Year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. Data results Reinforcement learning with Talking Stick Indonesian collected by observation in the form of an assessment rubric. Data were analyzed with t.Hasil test showed that there were significant differences in learning outcomes between students who take the Talking Stick with reinforcement learning with students who take conventional learning techniques (of t = 2.171> t table = 2.000). The average value of the results of reinforcement learning with Talking Stick Indonesian class V, who called the results show that the model of reinforcement learning with Talking Stick higher than students who take conventional learning (78.7> 69.8). It can be concluded that the model of reinforcement learning with Talking Stick positive and significant effect on learning outcomes of students of class V SD No.. 2 Mambal, Abiansemal Badung. keyword : Talking Stick with Reinforcement Learning and Learning Outcomes.
MODEL PEMBELAJARAN NHT BERBANTUAN MEDIA GRAFIS BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS LETDA MADE PUTRA ., Ni Luh Putu Tirta Praba Ningsih; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Togethe) (NHT) dan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Tahun Pelajaran 2013/2014. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra tahun ajaran 2013/2014 dengan sampel penelitian kelas VB SDN 23 Dangin Puri dengan jumlah 41 siswa dan kelas V SDN 1 Tonja dengan jumlah 41 siswa. Jenis penelitian yang dipergunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Data yang dikumpulkan yaitu data hasil belajar IPA pada ranah kognitif yang dianalisis menggunakan uji-t. Dari analisis hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata 77,4 untuk kelas eksperimen dan 68,4 untuk kelas kontrol dengan thitung sebesar 4,56 sedangkan ttabel 2,000 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Tahun Pelajaran 2013/2014. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Kooperatif Tipe NHT terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Numbered Head Together (NHT), hasil belajar IPA, media grafis This study is aimed at identifying the significant difference for the result of learning science using cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) and conventional learning model in class 5 students in SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014. The population of this study used all the students of class V SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014 where the sampel is the the students of class VB SDN 23 Dangin Puri within 41 students and class V SDN 1 Tonja within 41 students. This study used quasi experiment with Nonequivalent Control Group Design. The data collected were the result of cognitive learning of science which alanyzed by using t-test. The result showed that the mean score was 77,4 for experiment group and 68,4 for control group with t-score 4,56 meanwhile the ttable 2,000 which means there is significant difference toward the result of learning science with the students who were treated by using cooperative learning model NHT compared with conventional learning model in class 5 students in SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014. Thus, it can be concluded that there is significant influence toward for the result of learning science by using cooperative learning model (numbered head together) in class 5 students in SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014. keyword : Numbered Head Together (NHT), the result of learning science, graphic media.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN LINGUISTIK DAN KONSEP DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V GUGUS KOMPYANG SUJANA ., Ni Putu Deshi Umareani; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara kecerdasan linguistik dengan prestasi belajar bahasa Indonesia (2) hubungan antara konsep diri dengan prestasi belajar bahasa Indonesia (3) hubungan antara kecerdasan linguistik dan konsep diri dengan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas V Gugus Kompyang Sujana, Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Gugus Kompyang Sujana, Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014 berjumlah 380 orang siswa. Dalam penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 182 siswa dari 380 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah proporsional random sampling. Pengumpulan data kecerdasan linguistik dan konsep diri dikumpulkan dengan metode kuesioner dan metode pencatatan dokumen untuk mencatat prestasi belajar bahasa Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik regresi sederhana, product moment, dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan linguistik terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia sebesar 33,52%. (2) terdapat hubungan yang signifikan antara konsep diri terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia sebesar 23,61% (3) terdapat hubungan yang signifikan secara bersama-sama antara kecerdasan linguistik dan konsep diri dengan prestasi belajar bahasa Indonesia sebesar 37,21%. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa kecerdasan linguistik dan konsep diri sangat mempengaruhi hasil belajar bahasa Indonesia siswa. Kata Kunci : kecerdasan linguistik, konsep diri, prestasi belajar This study aimed to determine the corelation between (1) linguistic intelligence and academic achievement Indonesia language (2) self concept and academic achievement Indonesia language (3) linguistic intelligence and self-concept with learning achievement Indonesia language of fifth grade students in cluster Kompyang Sujana, sub district of North Denpasar, academic year 2013/2014. Type of this research is ex post facto. The study population totaled 380 students and samples used in this study was 182 students. The sampling technique is proportional random sampling. Used data collecting method of linguistic intelligence and self-concept that is method of questionnaire, and method record-keeping of document for learning achievement Indonesia language. Technique analysis data the used is simple regression, product moment, and multiple regression. The result indicate that (1) there is a significant relationship between linguistic on achievement Indonesia language by 33,52% (2) there is a significant relationship between self concept on achievement Indonesia language by 23,61% (3) there is a significant relationship between linguistic intelligences and self concept on achievement Indonesia language by 37,21%. Based on the result of research concluded that linguistic intelligence and self concept is very influencing of result learn Indonesia language. keyword : linguistic intelligence, self concept, learning achievement

Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue