Articles
582 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2014):"
:
582 Documents
clear
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD di Gugus V Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar
., I Made Edi Andana;
., Drs. Gede Raga, M.Si;
., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2490
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis proyek dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester ganjil di SD Gugus V Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu dengan design non equivalent post test only control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 47 orang, yang berasal dari SDN 1 Pupuan Kecamatan Tegallalang sebagai kelompok eksperimen dan SDN 2 Pupuan Kecamatan Tegallalang sebagai kelompok kontrol. Data tentang hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, hal ini dilihat dari perbedaan rata-rata skor siswa antara kelompok eksperimen (23,77) dengan kelompok kontrol (21,16). Bedasarkan analisis data thitung > ttabel dengan db 45 dan t.s 5%, ini berarti Ha dalam penelitian ini diterima. Dengan demikian model pembelajaran Berbasis Proyek berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus V Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Pembelajaran Berbasis Proyek, hasil belajar IPA This research aimed to knowing the differences of Natural Science learning result between the students that following learning with project based learning model and the students that following learning with used conventional learning model of fourth grade students in the first semester in Elementary School of five Cluster Tegallalang District, Gianyar Regency. This research include in quasi experimental with design non equivalent post test only control group design. The sample in this research amounted 47 people, that came from Elementary School 1 Pupuan, Tegallalang District as the experimental group and Elementary School 2 Pupuan, Tegallalang District as the control group. The data of Natural Science learning result were collected using a multiple choice objective test, and then analyzed using the t test. The results of research showed there are differences of learning result between the experimental group and control group, it is seen from the average difference students scores between experimental group (23,77) with control group (21,16). Based on data analysis tvalue > ttable with db 45 and t.s. 5%, this means Ha in this research is received. So, the project based learning model have influence to the Natural Science learning result of fourth grade students Elementary School in five Cluster Tegallalang District, Gianyar Regency, in the first semester academic year 2013/2014. keyword : Project Based Learning, science learning result.
PENGARUH PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK BERBANTUAN ORIGAMI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD DI DESA LES KECAMATAN TEJAKULA TAHUN PELAJARAN 2013/2014
., Nyoman Tri Anarta Putra;
., Drs. I Made Suarjana, M.Pd;
., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2839
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui deskripsi hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pendidikan matematika realistik berbantuan origami terhadap siswa kelas V SD di Desa Les. (2) Mengetahui deskripsi hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional terhadap siswa kelas V SD di Desa Les. (3) Mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pendidikan matematika realistik berbantuan origami dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvesional pada mata pelajaran Matematika kelas V SD di Desa Les. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Desa Les. Dari 5 kelas yang ada diambil 2 kelas secara acak melalui teknik group random sampling dan diperoleh kelas V SD N 1 Les dan kelas V SD N 2 Les. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) Hasil belajar matematika siswa kelas V SD di Desa Les yang dibelajarkan dengan pendekatan pendidikan matematika realistik berbantuan origami berada pada katagori tinggi dengan rata-rata skor 17,24. (2) Hasil belajar matematika siswa kelas V SD di Desa Les yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional berada pada katagori rendah dengan rata-rata skor 14,47. (3) Terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pendidikan matematika realistik berbantuan origami dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvesional pada mata pelajaran matematika kelas V SD di Desa Les. (thitung>ttabel = 3,049>1,684). Hal ini berarti pendekatan pendidikan matematika realistik berbantuan origami berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di desa Les.Kata Kunci : pendidikan matematika realistik, origami, hasil belajar This research’s goal of: 1) finding out the result description of the students learning in mathematic through the realistic mathematic education aided origami approach to the 5th grade student in Les village. 2) To find out the result description of students learning in mathematic through the conventional learning to the 5th grade students in Les village. 3) To find out the defference of students result in learning mathematic by using the realistic mathematic education aided origami approuch and conventional learning for the 5th grade student in Les village. This research is a quasi experimental reseach. The population of reseach is all of the 5th grade students of an elementary school in Les village. From the 5 classess, the writer only used 2 classess randomly by using group random sampling and the writer got the 5th grade students of SD N 1 Les and 5th grade student of SD N 2 Les the result of the learning process were collected by using objectif tests. The data gotten from the reseach was analyzed by using static analysis of descriptive technigne and static inferential, t-test. The result of this reseach are: 1) The result 5th grade of students learning in mathematic in Les village who used the ralistic mathematic education aided origami approuch in the high category with the mean score of 17,24. 2) The result of the 5th grade students learning in mathematic who used the conventional learning in the low category with the mean score of 14,47. 3) thre is a difference of the students result in learning mathematic by using the realistic mathematic education aided origami approuch the conventional learning.( tcount > ttable =3,049 >1,689). Based on this approach aided origami realistic mathematics education has a positive effect on learning outcomes of students in grade 5 mathematicskeyword : realistic mathematic education, origami, the result of learning
MODEL PEMBELAJARAN TAI BERBANTUAN MEDIA KARTU BILANGAN BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 8 MENGWI
., Ni Luh Putu Deni Purnamayanti;
., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.;
., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1923
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar operasi hitung pada pelajaran matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) berbantuan media kartu bilangan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 8 Mengwi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus 8 Mengwi berjumlah 248 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar operasi hitung matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran TAI berbantuan media kartu bilangan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 4,082 > ttabel = 2,000) di peroleh rata-rata hasil belajar operasi hitung matematika kelas V yang mengikuti model pembelajaran TAI berbantuan media kartu bilangan lebih dari nilai rata-rata operasi hitung siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (71,23>67,27). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TAI berbantuan media kartu bilangan berpengaruh terhadap hasil belajar operasi hitung matematika siswa kelas V SD Gugus 8 Mengwi Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model TAI, media kartu bilangan, hasil belajar operasi hitung matematika This study aims to determine significant differences in learning outcomes in math arithmetic operation between students who take learning model Team Assisted Individualization (TAI) assisted with media card number of students who take conventional learning in the fifth grade elementary school students Force 8 Mengwi. This study was a quasi-experimental study (quasi experiment) with a research design that is used is Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all students of class V SD Force 8 Mengwi numbered 248 people. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is cognitive scores (post-test). Data were analyzed by t-test.The results showed significant differences in learning outcomes between students' math arithmetic operations that follow the media-assisted learning model TAI card with the number of students who take conventional learning (of t = 4.082> t table = 2.000) obtained an average of the results of arithmetic operations learn math class V which followed the TAI-assisted learning model media card number over the average value arithmetic operation of mathematics students who take conventional learning (71.23> 67.27). Thus it can be concluded that the media-assisted learning model TAI card numbers affect learning outcomes arithmetic operations fifth grade students of elementary mathematics Force 8 Mengwi Academic Year 2013/2014. keyword : TAI models, media card numbers, operation count math learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS III KECAMATAN GIANYAR
., Anak Agung Vera Juniantari;
., Drs. I Made Suara, M.Pd;
., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3130
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT (Numbered Head Together) Berbantuan Multimedia dan siswa yang mengikuti dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Gianyar tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Non Equvalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Gianyar tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 232 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelas. Dari hasil pengundian yang diperoleh siswa kelas V SD Negeri 2 Bitera sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 33 orang siswa dan siswa kelas V SDNegeri 3 Babakan sebagai kelas kontrol yang berjumlah 32 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis objekktif bentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 4,17> ttab = 1,671 pada taraf signifikansi 5%. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT (Numbered Head Together) Berbantuan Multimedia dan siswa yang mengikuti dengan pembelajaran konvensional, dan berdasarkan nilai rata-rata kelompok eksperimen = 77,06> = 68,28 pada kelompok kontrol. Maka, disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together berbantuan Multimedia berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Gianyar.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together), Pembelajaran Konvensional, Multimedia, Hasil Belajar IPS. This study aimed to determine the significant differences of social science learning outcomes between students who learned by NHT (Numbered Head Together) cooperative learning model assisted by multimedia with students who learned by the conventional learning at fifth grade elementary school students at SD Gugus III Gianyar District in 2013/2014 academic year. This research was a quasi-experimental study with Non- Equivalent Control Group Design.The population of this research were all students of fifth grade elementary school at SD Gugus III Gianyar District in 2013/2014 academic year with 232 students. The samples of this research were taken by random sampling technique by drew the classes. Based on drawing result obtained the fifth grade students of SD Negeri 2 Bitera as experiment group with 33 students and the fifth grade students of SD Negeri 3 Babakan as control group with 32 students. The collecting data method in this research used test method with regular multiple choice. The collected data was analyzed by descriptive statistical analysis and inferential statistical (t-test). Based on the data analysis results obtained tcount = 4.17 > ttable= 1.671 at the 5% significance level. So, could be interpretative that there was significant differences of social science learning outcomes between students who learned by NHT (Numbered Head Together) cooperative learning model assisted by multimedia with students who learned by the conventional learning, and according to the average values of social studies outcomes at experiment group = 77,06> = 68,28 the average values of social studies outcomes at control group.It can be concluded that the NHT (Numbered Head Together) cooperative learning model assisted by multimedia was significant determined to the social studies outcomes of fifth grade elementary school students at SD Gugus III Gianyar District.keyword : NHT (Numbered Head Together) cooperative learning model, multimedia, learning outcomes, conventional learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VCT BERBANTUAN CERITA MAHABHARATA TERHADAP NILAI KARAKTER SISWA KELAS 5 PADA MATA PELAJARAN PKn SEMESTER I GUGUS 5 MANDARA GIRI TAMBLANG KECAMATAN KUBUTAMBAHAN TAHUN AJARAN 2013/2014
., Ni Luh Gede Paramita Hervinovira;
., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.;
., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2549
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai karakter siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran value clarification technique (VCT) berbantuan cerita Mahabharata dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Langsung pada mata pelajaran PKn kelas V gugus V Mandara Giri Tamblang Semester I Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus V yang berjumlah 87 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No 2 Tamblang yang berjumlah 22 orang dan siswa kelas V SD Negeri 6 Tamblang yang berjumlah 24 orang. Data tentang nilai karakter dikumpulkan dengan menggunakan angket/kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) nilai karakter siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 85,77. (2) nilai karakter siswa kelompok kontrol tergolong cukup dengan rata-rata (M) 72,95. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai karakter siswa kelas V semester I antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model value clarification technique (VCT) berbatuan cerita Mahabharata dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Langsung (thit > ttab, thit = 7,367 dan ttab = 2,000).Kata Kunci : VCT, Cerita Mahabharata, Nilai Karakter This study is aimed at determining the differences of students character score between students who were though through value clarification technique ( VCT) assisted with Mahabrata story and students who were though through direct learning model on Pkn class for the fifth grade students of Gugus V Mandara Giri Tamblang in the first semester of academic years 2013/2014 This research was a quasi experiment. The populations were the entire fifth grade students in Gugus V. the population were 87 students. The samples of the study were the fifth grade student of SD 2 Tamblang ang the fifth grade of the student of SD 6 Tamblang. The sample of the both school were, 22 from SD 2 Tamblang and 24 from SD 6 Tamblang. The data was collected through questionnaire. The data was analyzed through descriptive statistic analysis and inferential statistic t- test. The study found that (1) the character score for experiment group student was high, (M=85,77), (2) the character score for control group student was average (M= 72,99). (3) There was a significant different in student’s character score between student who were tough through value clarification technique assisted with Mahabarata story and student who were tough through direct learning model (to, > tcv. to = 7,367and tcv = 2,000).keyword : VCT, Mahabharata Story, Caracter Value
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RME BERBANTUAN MEDIA SEMI KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 8 KECAMATAN GIANYAR, KABUPATEN GIANYAR TAHUN AJARAN 2013/2014
., I Made Sunari Adi;
., Dr. I Gede Meter,M.Pd;
., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2249
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika pada kelas V SD Gugus 8 Gianyar yang dibelajarkan melalui model pembelajaran RME berbantuan media semi konkret dengan kelas yang dibelajarkan secara konvensional siswa kelas V SD Gugus 8 Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua SD Gugus 8 Gianyar. Sampel diambil dengan teknik Purposive Random Sampling karena hanya ada dua sekolah yang siswanya lebih dari 30 orang, kemudian untuk menentukan kelas yang akan dijadikan kelas eksperimen dan kelas kontrol digunakan teknik Random Sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar Matematika yang meliputi aspek kognitif. Nilai kognitif didapat dari tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang di belajarkan melalui model pembelajran RME berbantuan media semi konkret dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran secara konvensional. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung sebesar 2,29, dengan menggunakan taraf signifikansi 5% (α = 0,05) atau taraf kepercayaan 95% dengan dk = 68 diperoleh ttabel sebesar 2,000. Ini berarti thitung > ttabel (2,29 > 2,00). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran RME berbantuan media semi konkret berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus 8 Gianyar.Kata Kunci : Model Pembelajaran RME Berbantuan Media Semi Konkret, Hasil Belajar Matematika. The purpose of this research is to determine the significant differences of mathematic learning achievement at the V grade students of SD Gugus 8 Gianyar Regency that learned through the RME learning model assisted by semi-concrete media than the class that learned through conventional learning model at the V grade students of SD Gugus 8 Gianyar Regency. This research was a quasi-experimental study with Nonequivalent Control Group Design. Thepopulation of this research is all the students in SD Gugus 8 Gianyar Regency. The sample of this research is implementing the purposive sampling technique because there were only two schools that have more than 30 students, and for choosing the control class and experimental class is using random sampling technique. The data collected is the achievements of learning mathematic includecognitive aspect. The cognitive point was gain from the test of multiple chooses and then analysis by t-test. The result showed that there were significant differences of mathematic learning achievement between the students who learned through RME learning model assisted by semi-concrete than the students who learned through conventional learning model. Based on the analysis abtainthitung was 2.29, with standard significant 5% (α=0.05) or the reliance standard 95% with dk=68obtainttabel about 2.00. It’s means that thitung>ttabel (2.29 > 2.00) So, it can be conclude that RME learning model assisted by semi-concrete media give significant differences toward the student’s mathematic learning achievement at the fifth grade SD Gugus 8 Gianyar Regency.keyword : RME learning model assisted by semi-concrete media, mathematic learning achievement.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS WACANA NARASI SISWA KELAS IV SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI GUGUS VII KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
., Luh Sri Suwastini;
., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd;
., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3841
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perbedaan kemampuan menulis wacana narasi siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picture dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Tahun Pelajaran 2013/2014 Di Gugus VII Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus VII Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SD No. 4 Selat dengan jumlah 25 siswa dan SD No. 2 Selat dengan jumlah 24 siswa. Data yang dikumpulkan adalah keterampilan menulis wacana narasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil peneitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan menulis wacana narasi yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picture dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan nilai thitung sebesar 4,5 dan ttab = 2,021 maka thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picture lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Artinya penggunaan model pembelajaran picture and picture berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan menulis wacana narasi siswa kelas IV semester I Tahun Pelajaran 2013/2014 Di Gugus VII Kecamatan Sukasada. Kata Kunci : Model pembelajaran picture and picture, keterampilan menulis. This study aims to describe differences of students abiity in writing narrative texk between group of students treated with picture and picture learning odelnand group of students treated with conventional learning model which is focused on elementary school students grade IV in academic year 2013/2014 gugus VII Kecamatan sukasada. This study is typically semi Experimental study with non-equivalent pot test only control group design. The population subject of this study is the whole students in grade IV SD Negeri in selat village academic year 2013/2014. The sampling subject of the study is students grade IV SD No.4 selat Consists of totally 25 students and SD No. 2 Selat consists of 24 students. The data collected is students kill in writing narative text. The data Gained is analyzed using descriptive an inferational statistics t-test. The anlysis output shows that there is a significant difference between group of students treated with Picture and picture learning model and group of students treated with conventional one, scorring on T-Count = 4,5 and T-tab= 2,021. It clearly shows that T-count is high her than T-tab. Based on study, it can be concluded that group ofstudents treated with picture and picture learning model is better then group of students treated with conventional learning model. It means that applying picture and picture learning model gives a significant influences to wards the improvement of students ability in writing narrative text for the students in grade IV semester I academic year 2013/2014 gugus VII Kecamatan Sukasadakeyword : Picture and Picture learning model, writing narrative text
MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK BERBASIS MASALAH KONTEKSTUAL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS 1 ABIANSEMAL
., Ni Putu Indra Rusminiati;
., Drs. Made Putra, M.Pd;
., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1952
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran resolusi konflik berbasis masalah kontekstual dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 1 Abiansemal. Desain penelitian ini adalah nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus 1 Abiansemal yang berjumlah 191 orang. Melalui teknik random sampling didapat 2 kelas yang terdiri dari 70 siswa sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran resolusi konflik berbasis masalah kontekstual dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (nilai thit = 7,75 dan ttabel = 2,00) jadi thitung > ttabel. ). Maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara model pembelajaran resolusi konflik berbasis masalah kontekstual dengan model pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran resolusi konflik berbasis masalah kontekstual lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional yaitu 75,16 > 60,44. Hal ini berarti terdapat pengaruh model pembelajaran resolusi konflik berbasis masalah kontekstual terhadap hasil belajar IPS. Kata Kunci : Resolusi Konflik, Hasil Belajar IPS This research study aimed to know the significant differences of students who are learned using conflict resolution learning model based of contextual problem to the students who are learned using conventional learning model by the fifth grade students of elementary school cluster 1 Abiansemal. The design of this research study was a nonequivalent control group design. The populations of this research were all of the fifth grade students of elementary school cluster 1 Abiansemal totaled 191 students. There were two classes totaled 70 students as the sample. They were chosen by random sampling technique. The result of this research study showed that there was a significant differences in students’ social achievement who are learned using conflict resolution learning model based of contextual problem to the students who are learned using conventional learning model (value t count = 7,75 and t table = 2,00), so t count > t table). Therefore, Ho was refused and Ha was accepted. This meant that there were significant differences by students who are learned using conflict resolution learning model based of contextual problem to the students who are learned using conventional learning model. The average result of students’ social achievement using conflict resolution learning model based of contextual problem was higher than the students who are learned using conventional learning model that was 75,16 > 60,44. It meant that conflict resolution learning model based of contextual problem influenced the students’ social achievement. keyword : Conflict resolution, students’ social achievement
PENGARUH MODEL AUDITORY INTELLECTUALY REPETITION BERBANTUAN TAPE RECORDER TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA
., A.A. Pt. Yuni Widiastuti;
., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd;
., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2223
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran auditory intellectualy repetition berbantuan tape recorder dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan desain eksperimen semu yaitu Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VI SD Gugus 1 Kuta Utara tahun ajaran 2013/2014 berjumlah 399 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia. Selanjutnya data ini dianalisis dengan analisis uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran auditory intellectualy repetition berbantuan tape recorder dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Pada taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan (dk = 32 + 32 – 2 = 62) diperoleh harga ttabel = 2,000 dan hasil analisis data diperoleh thitung = 2,50 > ttabel = 2,000. Maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rata-rata keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran auditory intellectualy repetition berbantuan tape recorder lebih dari yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional ( = 75,43 = 69,81). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran auditory intellectually repetition berbantuan tape recorder berpengaruh terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia Siswa kelas VI SD Gugus I Kuta Utara.Kata Kunci : Auditory Intellectualy Repetition, Tape Recorder, Keterampilan Berbicara. The purpose of this research isto know about significant differences about the speaking skill at the subject of Indonesia language between the student group who teached by using auditory intellectualy repetition learning model helped by tape recorder and student the one who taught by using conventional learning. The research type was a quasy experiment that was noneqivalent control group design. The population in this study were all students in grade VI SD Gugus 1 of North Kuta in academic year of 2013/2014 which consist of 399 people. The samples used a random sampling technique. The data were collected is speaking skill at subject of Indonesia language. Then the obtained data were analyzed by t-test. The results shows that there are significant defference abaut the speaking skill at the subject of Indonesia language between the student group who teached by using auditory intellectualy repetition learning model helped by tape recorder and student the one who taught by using conventional learning. At significancy level of 5% with degree of freedom (dk = 32 + 32 – 2 = 62) it was found ttable 2,000 and the result of data analysis obtained tcalculate = 2,50 > ttable = 2,000. Hence Ho rejected nd Ha accepted. The mean of speaking skill at the subject of Indonesia language between the student group who teached by using auditory intellectualy repetition learning model helped by tape recorder higher than the one who applied with conventional teaching and learning ( = 75,43 > =69,81). Thus it can concluded that auditory intellectualy repetition learning model helped by tape recorder have affect to the speaking skill at the student grade VI of SD Gugus I North Kuta.keyword : Auditory Intellectual Repetition, Tape Recorder, Speaking skill.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI DAN ASESMEN KINERJA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA
., Ni Luh Putu Eka Widhi Artini;
., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd;
., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3792
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SAVI dan asesmen kinerja terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus XII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V dan sampel penelitian sebanyak 136 siswa yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan anava dua jalur dilanjutkan dengan uji Scheffe. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran menggunakan SAVI dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (FA = 13,07 > Ftabel = 3,88); (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran (SAVI dan konvensional) dan asesmen kinerja terhadap hasil belajar IPA (FAB = 73,01 > Ftabel = 3,88); (3) pada kelompok siswa yang menggunakan asesmen kinerja, terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SAVI dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (Qhitung=29,05>Qtabel=3,88); dan (4) pada kelompok siswa yang menggunakan asesmen konvensional, terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SAVI dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (Qhitung=4,09>Qtabel=3,88). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI dan asesmen kinerja, berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus XII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : SAVI, asesmen kinerja, hasil belajar IPA This research aims to determine the effect of the SAVI learning model and performance assessment on science achievement. This research is a quasi-experimental research and using non-equivalent post-test only control group design. Population in this study was all 5th grade students of SD Gugus XII Buleleng District in Academic Year 2013/2014 and The sample was 136 students, were selected using simple random sampling technique. . The data of students science achievement collected by the instrument test. The data of science achievement was analysed used statistic descriptive analysis and statistic inferential analysis, that is two way ANOVA. Result shows (1) there is a difference science achievement between students who followed SAVI learning model and students who followed conventional learning model (FA=13.07>F-cv=3.88); (2) there is interactional effect between the learning model and performance assessment of science achievement (FAB=73.01 >F-cv=3.88); (3) the group of students who use performance assessment, there are significant differences in science achievement between groups of students learn science that is learned with SAVI learning model and the group of students who learned with conventional learning models (F=75.45 > F’=5.4); (4) the group of students who use conventional assessment, there are significant differences in science achievement between groups of students learn science that is learned with SAVI learning model and the group of students who learned with conventional learning models (F=10.63 > F’=5.4). So, the application of SAVI and performance assessment has a positive influence to the science achievement in 5th grade students of SD Gugus XII Buleleng District in Academic Year 2013/2014.keyword : Somatic Auditory Visual Intellectual, performance assessment, science achievement