cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 582 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 582 Documents clear
PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL YANG BERBASIS TUTOR SEBAYA BERBANTUAN BAHAN AJAR TEHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS 8 ABIANSEMAL BADUNG TAHUN AJARAN 2013 / 2014 ., I Wayan Edy Sumartana; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang melaksanakan pembelajaran kontekstual yang berbasis tutor sebaya dengan siswa yang melaksanakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD gugus 8 Abiansemal Badung tahun ajaran 2013 / 2014. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasy experiment) menggunakan non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua sekolah Gugus 8 Abiansemal Badung tahun ajaran 2013 / 2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang merupakan penggabungan nilai kognitif dan afektif. Nilai kognitif dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam pilihan ganda biasa sedangkan nilai afektif dikumpulkan melalui teknik observasi sesuai dengan karakter yang dikembangkan. Data dianalisis dengan uji t. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kontekstual yang berbasis tutor sebaya lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan konvensional (81,62>76,23). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang melaksanakan pembelajaran kontekstual yang berbasis tutor sebaya dengan siswa yang melaksanakan pembelajaran konvensional dengan thitung = 4,769 ; ttabel = 2,00 ini berarti t hitung > t tabel. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kontekstual yang berbasis tutor sebaya berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD gugus 8 Abiansemal Badung tahun ajaran 2013 /2014. Kata Kunci : Pembelajaran Kontekstual, tutor sebaya, hasil belajar. This research aimed at finding the the diference in Social (IPS) learning achievement between students which were taught by contextual learning based equal tutor with those who were taught by conventional instruction of the fifth grade of elementay students group 8 in Abiansemal – Badung Regency in academic year 2013/2014. This reasearch is a quasy experiment using non equivalent control group design. The population in this group is all the group 8 schools in Abiansemal – Badung regency in academic year 2013/2014. Sample was taken randomly bu using the simple random sampling technique. The data gained is the result of social learaning achievement which is the cognitive and affective scores are put together. Cognitive score is collected by using learning acahievement test in mulltiple choice type test while the affective score is collected by using observation technique based on the developed character. Then, the data was analysed by using T- test. The mean score of the social learning achievement gained by students which were taught by using contextual instruction based equal tutor is higher than those taught by using conventional instruction (81,62>76,23). The research’s esult shows that there is a significant difference of students’ social learning achievement between those who were taught by contextual instruction based equal tutor with those taught by conventional instruction with the T count = 4,769, T table = 2,00 which means that the T count is higher than T table Therefore, it can be concluded that the contextual instruction which based on equal tutorinfluence significantly to the elementary students’ social learning achievement of the fifth grade in group 8 Abiansemal – Badung in acadeamic year 2013/2014 keyword : contextual instruction, equal (age) tutor, learning achievement
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN ., Made Yanthi Sudarmi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2013/2014 di SD no. 1 Seririt Kabupaten Buleleng melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Subjek penelitian ini adalah 42 orang siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2013/2014 di SD no. 1 Seririt. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pemberian tes untuk mengumpulkan data tentang hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) ternyata: (1) nilai rata-rata hasil belajar dari pra siklus sebesar 64,36, siklus I sebesar 74, dan siklus II sebesar 84. Berdasarkan hasil yang diperoleh, terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari pra siklus sampai siklus II sebesar 14,21 poin yang berada pada kategori kurang. (2) nilai KKM pada pra siklus sebesar 59,52%, siklus I sebesar 78,57%, dan siklus II sebesar 100%. Berdasarkan hasil yang diperoleh terjadi peningkatan dari pra siklus sampai siklus II sebesar 32 poin yang berada pada kategori baik. Kata Kunci : Teams Games Tournament, hasil belajar This study aims to improve student learning outcomes Fourth grade second semester of academic year 2013/2014 in SD no. 1 Seririt Buleleng through the implementation of cooperative learning model Teams Games Tournament (TGT). The subjects were 42 fourth grade students of the second semester of academic year 2013/2014 in SD no. 1 Seririt. Data collection methods used in this study is a method of giving tests to collect data about student learning outcomes. The results showed that the application of cooperative learning Teams Games Tournament (TGT) turned out: (1) the average value of the learning outcomes of 64.36 pre-cycle, the first cycle of 74, and a second cycle of 84. Based on the results obtained, there improving student learning outcomes of pre-cycle to the second cycle of 14.21 points in the category of less. (2) the KKM on pre-cycle by 59.52%, 78.57% for the first cycle and second cycle of 100%. Based on the results obtained by an increase of pre-cycle to the second cycle of 32 points that are in either category.keyword : Teams Games Tournament, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V ., I Ketut Ardika; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model ARIAS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas V di SD Negeri Desa Kalibukbuk tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post-Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri di Desa Kalibukbuk tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 134 orang. Sampel penelitian ini diambil dengan Probability Sampling dengan tehnik simple random sampling. Dari hasil undian diperoleh pasangan SD yaitu SD No 4 Kalibukbuk sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 33 orang dan SD No 3 Kalibukbuk sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 34 orang. Untuk mengukur hasil belajar siswa digunakan metode tes. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan tes hasil belajar berupa tes obyektif pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistic deskriftif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa kelas V di SD No 4 Kalibukbuk yang menggunakan model pembelajaran ARIAS dan hasil belajar IPA siswa di SD No 3 Kalibukbuk yang menggunakan model pembelajaran konvensional Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Nilai rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 22,84 sedangkan untuk kelas kontrol sebesar 17,14. Selain itu analisis uji t diperoleh thit lebih besar dibandingkan dengan ttab (thit 27,14 > ttab 1,99) maka H0 ditolak dan H¬1 diterima. Penerapan ARIAS berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa.Kata Kunci : arias, konvensional, hasil belajar This study aimed at knowing the difference of science learning result between students who learned using ARIAS learning model and students who learned using conventional learning model. The type of study was quasi experiment using Post-Test Only Control Group Design. The population of the study was fifth grade students of SD Negeri at Desa Kalibukbuk in academic year 2013-2014 consisting of 134 students. The sample was taken by Probability Sampling using simple random sampling technique. The result of lottery was obtained the pair of SD namely SD Negeri No 4 Kalibukbuk was as experiment class consisting of 33 students and SD Negeri 3 Kalibukbuk was as control class consisting of 34 students. To measure the learning outcomes of students used methods of testing. The data of study were obtained by using multiple choices test of science. The data that collected were analyzed by descriptive statistic analysis and inferential statistic. The inferential statistic analysis used t-test. The result of study revealed that there was significant difference of learning result between fifth grade students at SD Negeri 4 Kalibukbuk that learned using ARIAS learning model and fifth grade students at SD Negeri 3 Kalibukbuk that learned using conventional learning model. The average score of experiment class was 22.84 and 17.14 for the control class. Besides, the t-test analysis obtained thit was bigger if compared with ttab (thit 27.14>ttab 1,99). Therefore, Ho was rejected and H1 was accepted. The implementation of ARIAS learning model has positive effect toward students’ learning result of science. keyword : arias, conventional, learning result
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Reinforcement Berbantuan Bahan Ajar Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD ., I Gede Gemaydha; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis reinforcement berbantuan bahan ajar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Petang tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus II Petang tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 143 orang siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling. Hasil pengundian yaitu siswa kelas VA SD No. 1 Petang sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 32 orang siswa dan siswa kelas V SD No. 1 Pangsan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 33 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 3,03 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% = 1,99. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (3,03>1,99) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rerata hasil belajar IPS yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis reinforcement berbantuan bahan ajar lebih besar dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (80,54>75,30). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis reinforcement berbantuan bahan ajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus II Petang.Kata Kunci : model pembelajaran Inkuiri Terbimbing, reinforcement, bahan ajar, hasil belajar, pembelajaran konvensional This study aims to determine the differences of social studies outcomes between students who learned by implementing Guided Inquiry learning model based reinforcement assisted teaching materials with students who learned by the conventional learning at fifth grade elementary school at Gugus II Petang in 2013/2014 academic year. This research was a quasi-experimental study with a research design that is used is Non-Equivalent Control Group Design. The population of this research were all students at fifth grade elementary school at Gugus II Petang in 2013/2014 academic year. Samples were taken by random sampling technique. The drawing result were the VA grade students of SD No. 1 Petang as experimental group with 32 students and the fifth grade students of SD No. 1 Pangsan as control group with 33 students.The collecting data method in this research used objective test method with regular multiple choice. The data which had been collected was analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences of social science learning outcomes between students who learned by implementing Guided Inquiry learning model based reinforcement with students who learned by conventional learning. Based on the t-test results obtained tcount = 3.03 and ttable at the 5% significance level = 1.99. Based on the testing criteria that tcount > ttable (3.03 > 1.99) so H0 is rejected and Ha accepted. The average of social studies outcomes of students who learned by Guided Inquiry learning model based reinforcement assisted teaching materials higher than students who learned by conventional learning (80.54 > 75.30). It can be concluded that the cooperative learning model Guided Inquiry based reinforcement significant influence against the outcomes of social studies at fifth grade elementary school at Gugus II Petang.keyword : Guided Inquiry learning model, reinforcement, teaching materials, learning outcomes, conventional learning
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe GI Berbantuan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Martha Adi Pertiwi; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe GI dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponegoro Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponegoro Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 512 siswa. Sebanyak 79 siswa ditetapkan sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling yang meliputi SD N 3 Pemecutan yang berjumlah 41 siswa sebagai kelas eksperimen dan SD N 7 Pemecutan yang berjumlah 38 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakana tes yaitu tes hasil belajar, kemudian data dianalisis dengan teknik t-test. Hasil analisis menunjukkan thit = 5,944 dan ttabel = 2,000 dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan kriteria pengujian thit > ttabel (5,944>2,000) maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe GI berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jadi terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe GI berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponegoro Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe GI, Media gambar, dan Hasil belajar IPS The purpose of this research is to know the significant differences of the result of learning IPS that learned through the GI model of cooperative learning with students that learned in class V conventional SD Gugus VI Diponegoro West Denpasar academic year 2013/2014 . This study is an experimental research design using a nonequivalent control group design . The study population was all students in the fifth grade elementary Cluster VI Diponegoro West Denpasar academic year 2013/2014 , amounting to 512 students . A total of 79 students designated as the sample is determined by random sampling techniques including SD N 3 Pemecutan totaling 41 students as classroom experiments and SD N 7 acceleration , amounting to 38 students as the control class . Using current data collection tests which achievement test , then the data were analyzed by t - test technique . The analysis showed thit = 5.944 and t table = 2.000 with significance level of 5% . Based on testing criteria thit > t table ( 5.944 > 2.000 ) then H0 is rejected and Ha accepted , so these results we can conclude that there are significant differences between students who are participating in learning by using a cooperative model of GI -aided drawing media with students who take conventional learning . So there is the effect of cooperative learning model GI -aided drawing media on learning outcomes of students of class V IPS elementary Cluster VI Diponegoro West Denpasar academic year 2013/2014.keyword : Cooperative learning model GI type, Media images, and The results of social studies
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SD GUGUS V KECAMATAN SAWAN-BULELENG ., I Gede Mardika; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) deskripsi model konvensional pada siswa kelas IV Semester I Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD di gugus V Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, (2) deskripsi model STAD pada siswa kelas IV Semester I Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD di gugus V Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, (3) perbedaan prestasi belajar Bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV Semester I SD Gugus V Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Gugus V Desa Sangsit Kecamatan Sawan. Jumlah SD keseluruhannya sebanyak 5 SD dengan jumlah seluruh siswa adalah 110 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah SD 2 Sangsit dan SD 5 Sangsit.Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik random sampling Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes yang berupa tes pilihan ganda yang berjumlah 30 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa yang belajar mengikuti pembelajaran dengan model STAD lebih banyak yang mendapatkan nilai di atas rata-rata (Mo > M = 22,4> 19,6). Sedangkan pada kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional lebih banyak yang mendapatkan nilai di bawah rata-rata (Mo < M = 11,37 ttabel = 2,00. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa sikap ilmiah dan minat belajar sangat mempengaruhi hasil belajar IPA siswa. Kata Kunci : model STAD, prestasi belajar This research aim to to know : (1) conventional model deskripsi at class student of IV Semester of I School Year 2012 / 2013 in SD in bunch of V District Of Sawan, Sub-Province of Buleleng, ( 2) deskripsi model STAD at class student of IV Semester of I School Year 2012 / 2013 in SD in bunch of V District Of Sawan, Sub-Province of Buleleng, (3) difference of achievement learn Indonesian between student following study with Model Study Of Co-Operative Type of STAD and student following study with conventional model at class student of IV Semester of I SD Bunch of V District Of Sawan Sub-Province of Buleleng School Year 2012 / 2013. This Research type is experiment quasi. this Research population is class student of IV SD [in] Bunch of V Countryside of Sangsit District Of Sawan. Amount of SD in its entirety counted 5 SD with amount of entire/all student is 110 student. Sampel which is used in this research is SD 2 Sangsit and of SD 5 Sangsit.Teknik intake of sampel which is used in this research is technique of random used Method data collecting sampling that is method of tes which in the form of double helix tes amounting to 30 problem item. Technique analyse data the used is statistical and descriptive statistical analysis method of inferensial. Result of research indicate that (1) student which learn to follow study with model of STAD more getting above average value ( Mo > M = 22,4> 19,6). While at student group which learn to follow conventional study model more getting value below/under mean ( Mo < M = 11,37 “t tabel” = 2,00. Pursuant to result of research, please conclude that erudite attitude and enthusiasm learn very is influencing of result learn IPA student.keyword : model STAD, achievement learn
Penerapan Model Pembelajaran Quantum untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung. ., I Ketut Suparta; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4120

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk meningkatkan motivasi belajar IPA melalui penerapan Model Pembelajaran Quantum pada siswa kelas VI SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung tahun pelajaran 2014/2015, (2) untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan Model Pembelajaran Quantum pada siswa kelas VI SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung tahun pelajaran 2014/2015. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung tahun pelajaran 2014/2015. Data penelitian tentang motivasi belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan persentase nilai rata-rata motivasi belajar siswa pada siklus I 71,17% berada pada kriteria cukup, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,47% tergolong pada kriteria tinggi. Persentase nilai rata-rata hasil belajar pada pra siklus sebesar 66,70% berada pada kriteria cukup. Setelah pelaksanaan tindakan pada siklus I persentase rata-rata hasil belajar menjadi 74,33% berada pada kriteria cukup. Setelah diadakan perbaikan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 82,33% berada pada kriteria tinggi. Ketuntasan belajar pada pra siklus mencapai 57% berada pada kriteria rendah. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus I mencapai 76,67% berada pada kriteria cukup dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 86,67% yang berada pada kriteria tinggi. Simpulan dari penelitian ini, penerapan model Quantum dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas VI SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung. Kata Kunci : pembelajaran quantum, motivasi belajar, dan hasil belajar. The purpose of this research (1) to increase of science motivation study though the implementation of the model quantum teaching on sixth grade students of SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung in academic year 2014/2015, (2) to increase of learning result of science though the implementation of model of quantum teaching on sixth grade students of SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung in academic year 2014/2015. Design of this study is classroom action research conducted in two cycles. The subject is the sixth grade students of SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung in academic year 2014/2015. The research data on students motivation was collected using questioner and students learning result data collected using the test. The data is analyzed by descriptive quantitative. The results of this research is showed the percentage of the average value of student motivation in the first cycle was 71,17% in sufficient criteria, increase in second cycle be 80,47% at the high criteria. The percentage of the average value of learning result in the pra-cycle is 66,70% at sufficient criteria. After the implementation of the action in the first cycle the average percentage of learning result be 74,33% at sufficient criteria. After is held the repair on the second cycle increase to 82,33% at the high criteria. The learning completeness in pra- cycles is 57% at the low criteria. After is held the improvement of learning process in first cycle the percentage to be 86,67% at the high criteria. The conclusion of this research implementation of model of quantum teaching can increase the motivation and learning result of science of the sixth grade students in SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung. keyword : quantum teaching, motivation of learning and learning result.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS XI KECAMATAN BULELENG ., Ni Putu Ariyanti; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1989

Abstract

Pembelajaran IPA selama ini cenderung membosankan karena model dan metode pembelajaran yang diterapkan kurang bervariasi. Untuk mengatasi itu, diadakannya pemilihan model pembelajaran yang tepat dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah, (2) hasil belajar IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung, (3) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung siswa kelas IV di Gugus XI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus XI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 123 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah memiliki mean (M) = 20,47 termasuk dalam kategori sangat tinggi, (2) hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung memiliki mean (M) = 15,67 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran langsung. Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD di gugus XI Kecamatan Buleleng. Kata Kunci : model pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar IPA. Some students taught that, science make them bore because model and method that is applied now is varied. To resolve that problem, the researcher use problem based learning method to make the students interestto study science. This research aims to determine (1) the learning outcomes of the students who take science learning with problem based on learning model, (2) the learning outcomes of the students who take science learning with learning model directly, (3) the difference of science learning outcomes between students who are participating in learning with problem based on learning model and students who take lessons with learning model directlyis in the fourth grade in Cluster XI Buleleng academic in 2013/2014. This research is a quasi-experiment. The population is all in the fourth grade students in Cluster XI Buleleng academic in 2013/2014, which amounts to 123 people. The data of student’s learning outcomes was collected in the form of multiple choice tests. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test).The results showed that (1) the learning outcomes of students who take lessons with a problem based learning model has a mean (M) = 20.47 included in the high category , (2) learning outcomes of students who take learning model directly has a mean (M) = 15.67 included in the medium category , ( 3 ) so that there are significant differences in learning outcomes between students who are learning to follow the model of problem based learning with students who are learning to follow the learning model directly . Thus, the use of problem-based learning model affect the learning outcomes of students in the fourth grade cluster XI Buleleng.keyword : model of problem based learning, science learning outcomes.
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEMESTER II MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI (MIN) SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ismiatul Jannah; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). (2) Mengetahui hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran pendekatan konvensional. (3) Mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan kelompok siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa-siswi kelas IV MIN Singaraja. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IVA MIN Singaraja yang berjumlah 30 orang dan siswa kelas IVB MIN Singaraja yang berjumlah 30 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa: (1) Hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata (M) 20,3. (2) Hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 17,3. (3) Terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas IV semester II MIN Singaraja yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan kelompok siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran konvensional (thit > ttab, thit = 2,9133 dan ttab = 2,001).Kata Kunci : pendekatan contextual teaching and learning (CTL) dan hasil belajar IPA This study aims to: (1) Knowing the science learning outcomes of students who followed the experimental group learning approach using Contextual Teaching and Learning (CTL). (2) Knowing the science learning outcomes of students learning a control group that followed the conventional approach. (3) Knowing the differences in outcomes between groups of students learn science students who take learning approach using Contextual Teaching and Learning (CTL) with a group of students who carry out learning using conventional learning approaches. The research is a quasi experimental research. The population was students of class IV MIN Singaraja. The sample of this study was involved 30 in fourth grades A and involved 30 class IVB students in MIN Singaraja. The research data were obtained by using multiple choice test instrument and then analyzed descriptively and inferentially (t-test). The results of this study explain that: (1) The results of the experimental group students learn science as very high with an average of (M) 20.3. (2) The results of the control group students learn science is high with a mean (M) 17.3. (3) There are differences in the results of the fourth grade students learn science second semester MIN Singaraja significantly between groups of students who take the approach of learning using Contextual Teaching and Learning (CTL) with a group of students who take conventional learning approach (thit> ttab, thit = 2.9133 and ttab = 2.001). keyword : approach contextual teaching and learning (CTL) and the results learn science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JUST IN TIME TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV ., I Gusti Ngurah Margareta; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran JiTT dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional di SD gugus II kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan The Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD yang terdapat pada gugus II Kecamatan Buleleng semester genap. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD N 2 Penarukan yang berjumlah 30 orang dan siswa kelas IV SD N 3 Penarukan yang berjumlah 30 orang, dengan teknik random sampling. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan instrument tes berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Jist in Time Teaching dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Nilai thitung = 4,5 > ttabel = 2,000 ( = 0,05 ; db = 58). Rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih besar daripada nilai kelompok kontrol ( ). Hal ini menggambarkan bahwa kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Jist in Time Teaching menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Ini berarti model pembelajaran Jist in Time Teaching berpengaruh lebih baik terhadap hasil belajar Matematika.Kata Kunci : Model Just in Time Teaching, Model Konvensional, Hasil Belajar This study aimed to determine the differences of learning result between the groups of students who were taught through JiTT learning model and the student who were taught through conventional learning models in group II of Buleleng district in academic year 2013/2014. This study was a quasi experiment which used The Posttest-Only Control Group Design. The population of this study was a second semester of fourth grade student in group II of Buleleng district. The samples of this study were 30 students of fourth grade in SD N 2 Penarukan and 30 students of fourth grade in SD N 3 Penarukan, which used random sampling technique. The data of the students Mathematics learning result was collected by using instruments testing in the form of multiple choice tests. The data were analyzed by using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics (t-test). The results showed that there were significant differences in mathematics achievement between a groups of students who were taught through learning model Jist in Time Teaching and the group of students who were taught through conventional learning models. The value of t = 4.5> table = 2.000 (= 0.05, db = 58). The average value of the experimental group was greater than the value of the control group (). This illustrates that the group of students who were taught through Jist in Time Teaching was better compared with the group of students who were taught through conventional learning models. Its means that Jist in Time Teaching learning model was greater in affect the learning result of Math.keyword : Just in Time Teaching Model, Conventional Model, Learning Result

Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue