Articles
582 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2014):"
:
582 Documents
clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESEPTIF BERBANTUAN MEDIA KLIPING VARIASI TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA SISWA KELAS V SD GUGUS VII KECAMATAN ABIANSEMAL
., I Gusti Ngurah Putu Wahyu Agusta;
., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum;
., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2154
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan membaca antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe reseptif berbantuan media kliping variasi dengan yang mengikuti pembelajaran secara konvensional pada siswa kelas V SD Gugus VII Kecamatan Abiansemal. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan desain eksperimen semu (quasi experimental design). Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SD Gugus VII Kecamatan Abiansemal. Sampel diambil dengan teknik random sampling yaitu kelas V SD No. 1 Jagapati sebagai kelas eksperimen dan Kelas V SD No. 2 Angantaka sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok pada kelas eksperimen sebanyak 33 orang siswa dan pada kelas kontrol sebanyak 31 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes aspek keterampilan membaca,. Analisis statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah uji beda mean (uji-t). Analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan membaca antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe reseptif berbantuan media kliping variasi dengan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Hal tersebut dibuktikan bahwa thit =5,370 > ttab = 2,000 dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar Bahasa Indonesia kelas eksperimen x ̅ = 82,18 > x ̅ = 70,71 kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe resesptif berbantuan media kliping variasi memberikan pengaruh terhadap keterampilan membaca siswa kelas V SD Gugus VII Kecamatan Abiansemal.Kata Kunci : model kooperatif tipe reseptif, kliping variasi, keterampilan membaca This research aimed at knowing the significantly different in reading competency between groups of students’ learning by using cooperative receptive type of study helped by clipping variation with students who involved in conventional learning in grade V of Elementary school students at SD Gugus VII in Abiansemal district. Type of this study was experimental research used quasi experimental design. The subjects of this research were grade V of Elementary school students at SD Gugus VII in Abiansemal district. Sample were taken randomly namely, grade V of Elementary school students at SD No.1 Jagapati as an experimental class and grade V of Elementary school students at SD No.2 Angantaka as controlled class with the number of the students of each group were 33 students in experimental class and 31 students in controlled class. The technique used in collecting the data in this research was reading competency aspect test. Statistical analysis used to test the research hypothesis was test of different mean (t-test). The analysis showed that there was the significantly different in reading competency between the students’ learning by using cooperative receptive type of study helped by clipping variation with the students who involved in conventional learning. It was be evidenced that value = 5,370 > table = 2,000 with the average score reached in Bahasa Indonesia subject of experimental class was ẋ = 82,18 > but in controlled class was ẋ = 70,71. Based on the result, it can be concluded that the used of cooperative receptive type of study helped by clipping variation influenced the students’ reading competency in grade V of Elementary school students at SD Gugus VII in Abiansemal district.keyword : cooperative receptive type of study, clipping variation, reading competency
PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS PENDAYAGUNAAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS V
., I Wayan Ariawan;
., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.;
., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3751
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui deskripsi prestasi belajar IPA siswa pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional, (2) mengetahui deskripsi prestasi belajar IPA siswa pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan kontekstual berbasis pendayagunaan lingkungan, dan (3) mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan kontekstual berbasis pendayagunaan lingkungan dengan kolompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan dilaksanakan di kelas V SD Gugus III Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2013/2014 dengan menggunakan desain posttest only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 26 orang siswa kelas V SD Negeri Abuan yang digunakan sebagai kelompok eksperimen dan 25 orang siswa SD Negeri Bonyoh yang digunakan sebagai kelompok kontrol dan ditentukan dengan sistem random sampling. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan adalah data prestasi belajar IPA dan dikumpulkan dengan menggunakan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Prestasi belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional berada pada kategori tinggi. (2) Prestasi belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan kontekstual berbasis pendayagunaan lingkungan berada pada kategori sangat tinggi. (3)Teterdapat perbedaan prestasi belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan kontekstual berbasis pendayagunaan lingkungan sebagai sumber belajar dengan kolompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pendekatan Kontekstual Berbasis Pendayagunaan Lingkungan, Prestasi Belajar IPA, Model Pembelajaran Konvensional This study aims to: 1) to know the description of science learning achievement of students in the group of students who are learned using conventional learning models, (2) determine the description of science learning achievement of students in the group of students who are learned with the utilization of environment-based contextual approach, and 3) determine differences in science learning achievement significantly between groups of students who take the contextual approach based learning environment with group of students who take the learning with conventional learning models. This research is a quasi experimental study conducted in class V and Cluster III Kintamani district year 2013/2014 with a design posttest only control group design. Sample of this study is 26 students of SD Negeri Abuan used as the experimental group and 25 students of SD Negeri Bonyoh used as a control group and were determined by random sampling system. In this study, the data collected is science learning and achievement data were collected using an objective test. Data were analyzed in two stages, namely the descriptive statistics and statistical analysis (t-test). The results of this study it can be concluded that: (1) science learning achievement students who learned with conventional learning models that are in the high category. (2) science learning achievement of students who are learned with contextual approach based on the utilization of the environment are very high category. (3) There are differences in science learning achievement significantly between groups of students who take the contextual approach based learning environment as a learning resource utilization with kolompok students who take learning with conventional learning models in fifth grade elementary school students in Cluster III Kintamani District school year 2013/2014.keyword : Utilization-Based Contextual Approach Environment, Science Achievement, Learning Model Conventional
MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS I KECAMATAN DAWAN
., I Wayan Ardes Saputra;
., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.;
., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1873
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan mengikuti model pembelajaran Learning Cycle dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dan dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar dengan nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran Konvensional (thitung = 5,35 > ttabel = 2,000; p>0,05). Hal tersebut dapat dilihat dari tingginya perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol pada hasil tes di akhir kegiatan pembelajaran. Rata-rata nilai pada kedua kelompok, diketahui rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol ( 184,74> 2 78,56). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten KlungkungKata Kunci : model, pembelajaran Learning Cycle, hasil belajar, IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned by following the Learning Cycle model of learning with students who take conventional teaching fifth grade students of Elementary School Cluster I Dawan sub district, Klungkung regency. This study was a quasi-experimental study ( Quasy experiment ) with a research design that is used is Non- Equivalent Control Group Design. The study population was all Elementary School fifth grade students Force I Dawan sub district, Klungkung Regency academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the value of science learning outcomes in the classroom as well as in the experimental and control classes were collected using a multiple-choice test with one correct answer cognitive scores ( post-test ). Data were analyzed by t test. The results showed that there were significant differences in learning outcomes of students who learned with IPA using the Learning Cycle model of learning with students who learned with using conventional learning (of t = 5.35 > t table = 2.000, p> 0.05 ). This can be seen from the high difference in learning outcomes between the experimental group with the control group on the test results at the end of the learning activity. Average values in both groups, the average value known experimental group is higher than the control group ( 184,74> 2 78,56). Thus, it can be concluded that the learning model Learning Cycle significant effect on student learning outcomes IPA at Force Elementary School fifth grade I Dawan sub district, Klungkung regency.keyword : learning, Learning Cycle model, the results of the study, the IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER BERBASIS OPERANT CONDITIONING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS LETKOL WISNU
., I Dewa Ayu Purnama Dewi;
., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si;
., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3084
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran advance organizer berbasis operant conditioning dan siswa yang mengikuti dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Non Equvalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 338 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Peguyangan sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 34 orang siswa dan siswa kelas V SD No. 10 Peguyangan sebagai kelas kontrol yang berjumlah 34 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis objekktif bentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 6,83 > ttab = 2,000 pada taraf signifikansi 5%. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran advance organizer berbasis operant conditioning dan siswa yang mengikuti dengan pembelajaran konvensional, dan dilihat dari nilai rata-rata kelompok eksperimen = 80,92 > = 63,28 pada kelompok kontrol. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran advance organizer berbasis operant conditioning berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara.Kata Kunci : Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Advance Organizer berbasis Operant Conditioning, Pembelajaran Konvensional, dan Hasil Belajar IPA. This research was aimed to know the significant diference of SAINS learning result between students who were taught by using Advance Organizer learning model on Operant Conditioining basis and students who joined conventional learning model on the fifth grade at Gugus Letkol Wisnu, Denpasar Utara subdistrict in academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental study with research design Non Equvalent Control Group Design. The population of this research was 338 fifth grade students at Gugus Letkol Wisnu, Denpasar Utara subdistrict in academic year 2013/2014 and the sample was selected by using random sampling technique where some classes were randomed to determine the expreimental group and control group. After randoming those classes, 34 fifth grade students of SD Negeri 1 Peguyangan were determined as experimental group and 34 fifth grade students of SD No, 10 Peguyangan were determined as control group. The data in this research was collected by giving objective test in the form of multiple choiche to the experimental and control group. The collected data was analyzed by using statistic descriptive analysis and infertial statistic (t-test). The result of data analysis showed that thit = 6,83 > ttab = 2,000 with significance level 5%. The finding reveald that there is a significant effect on SAINS learing result between group who was taught by using Advance Organizer learning model on Operant Conditioning basis and group who was taught by using conventional learning model, and mean score of experimental group was = 80,92, it is bigger than the mean score of control group which was = 63,28. Therefore, it can be conclude that Advance Organizer learning model on Operant Conditioning basis has obvious effect toward SAINS learning result of fifth grade students at Gugus Letkol Wisnu, Denpasar Utara subdistric.keyword : Key words: Advance Organizer Learing Model on the basis of Operant Conditioning, Coventional learning model and SAINS learning resut.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V GUGUS KAPTEN JAPA DENPASAR UTARA TAHUN AJARAN 2013 - 2014
., I Gede Heri Artapranata;
., Dr. I Gede Meter,M.Pd;
., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2476
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) berbantuan media Audio Visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kapten Japa Denpasar Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan desain eksperimen semu (quasi experimental design). Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SD Gugus Kapten Japa Denpasar Utara. Sampel diambil dengan teknik random sampling yaitu kelas V SD No. 33 Dangin Puri sebagai kelas eksperimen dan Kelas V SD No. 20 Dangin Puri sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok pada kelas eksperimen sebanyak 33 siswa dan pada kelas kontrol sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar IPS siswa kelas V SD,. Analisis statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah uji beda mean (uji-t). Analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa kelas V SD antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) berbantuan media Audio Visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Hal tersebut dibuktikan bahwa thit = 2,715 > ttab = 2,000 dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar IPS kelas eksperimen x Ì… = 70,12 > x Ì… = 61,16 kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan penggunaan pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) berbantuan media Audio Visual memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus Kapten Japa Denpasar Utara.Kata Kunci : Model kooperatif tipe TPS, audio visual, hasil belajar IPS This study aims to determine significant differences in learning outcomes between groups of social science students who take think pair share cooperative learning helped by Audio Visual media with the students who take conventional learning in the fifth grade elementary school students at force Kapten Japa North Denpasar. This research is an experimental study using a quasi-experimental design (quasi-experimental design). The population in this study is fifth grader elementary school Force Captain Japa North Denpasar. Samples were taken with a random sampling technique that is class V SD No.. 33 Dangin Puri as Class V experimental class and No. SD. 20 Dangin Puri as class control the number of each group in the experimental class as many as 33 students and as many as 32 in the control class students. Data collection techniques used in this study using the test results of social studies at fifth grade elementary school students,. Statistical analysis was used to test the hypothesis of this study is to test the mean difference (t-test). The analysis showed that there were significant differences in learning outcomes between the fifth grade students of elementary school students who take cooperative learning Think Pair Share (TPS) Audio Visual Media assisted by students who take conventional learning. It is proved that value = 2.715> = 2.000 table with average grades social studies class experimental results x Ì… = 70.12> x Ì… = 61.16 control class. Thus, we can conclude the use of cooperative learning Think Pair Share (TPS) Audio Visual Media assisted influence on the results of social studies fifth grade elementary school students Force Captain Japa North Denpasar. keyword : Cooperative receptive type think pair share, Conventional learning, learning outcome
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) Berbantuan Media Grafis Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar
., Ni Wayan Nunik Rithayanti;
., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.;
., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2206
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM) berbantuan media grafis dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar. Menggunakan teknik random sampling mendapatkan SDN 10 Sumerta sebagai kelompok eksperimen berjumlah 33 siswa dan SDN 13 Kesiman sebagai kelompok kontrol berjumlah 32 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design.Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa berjumlah 30 butir soal yang valid dan reliabel. Data dianalisis dengan metode analisis statistik uji-t. Rata-rata hasil belajar IPS siswa kelas V yang mengikuti pembelajaran PAKEM berbantuan media grafis lebih dari siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (83,03 > 76,09). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan PAKEM berbantuan media grafis dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar. Ini terlihat dari hasil t-test ( thit = 6,222 > ttabel = 2,000 ) dengan db = 63 ( Ʃn-2 = 65 – 2 = 63 ) dan taraf signifikansi 5%. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan PAKEM berbantuan media grafis berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : IPS, Pendekatan PAKEM, media grafis, hasil belajar. The objective of this study is to determine the significant differences between students’ learning outcomes of social subject with used PAKEM method which assist by Graphic Media with students who use the conventional teaching. The population of this study is conducted to the fifth grade students of SD Gugus Srikandi Denpasar. The used random sampling technic and the result is SD N 10 Sumerta as the experiment class with 33 student and SD N 13 Kesiman as the control class with 32 student. This study is a quasy experiment with the design of the study is a non-Equivalent control group design. The result data of learning social subject was collected by multiple choice tests that consist of 30 questions which valid and reliable. The collected data was analyzed by t-test. On the average the social learning outcomes of the fifth grade student who learned with using PAKEM method which assist by Graphic Media is more than students who learned with using Conventional Learning (83,03 > 76,09).The result showed there were significant differences in learning outcomes of students who learned social subject with using PAKEM method which assist by Graphic Media with students who learned with using Conventional Learning of the fifth grade students of SD Gugus Srikandi Denpasar. It shown from the result of the test ( thit = 6,222 > ttabel = 2,000 ) with db = 63 ( Ʃn-2 = 65 – 2 = 63 ) with standard of the significant is 5%. Therefore, PAKEM method which assist by Graphic Media has affects to the social learning result of fifth grade students of SD Gugus Srikandi Denpasar in academic year 2013/2014.keyword : Social, PAKEM method, Graphic media, the result of the study
Pengaruh Brain Based Learning (BBL) Berbantuan Lingkungan Terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa
., I Dewa Made Putra Sanjaya;
., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd;
., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3778
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Brain Based Learning berbantuan lingkungan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/ 2014. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh kelas IV SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng yang terdiri dari 5 SD dengan jumlah 154 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas IV SD No. 1 Banjar Tegal dengan jumlah 29 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas IV SD No. 1 Baktiseraga dengan jumlah 38 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes uraian pemahaman konsep IPA. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t sampel independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Brain Based Learning berbantuan lingkungan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hasil perhitungan rata-rata skor pemahaman konsep IPA kelompok siswa dengan model BBL (32,21) lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (27,82). Jadi, model BBL berbantuan lingkungan berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa pada kelas IV SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : BBL, lingkungan, pemahaman konsep This study was aimed at finding the significant difference between the concept of science between a group of students who learnt through Brain Based Learning combined with environment and a group of students who learnt conventionally in fourth graders in SD at Gugus XIII Buleleng District in academic year 2013/ 2014. This study was quasi experiment. The population of this study was all the fourth graders SD at Gugus XIII Buleleng District which involved 5 SD with the total amount 154 students. The sample of this study was fourth graders in SD No. 1 Banjar Tegal with the total amount 29 students as experiment class and fourth graders in SD No. 1 Baktiseraga with the total amount 38 students as control group. In collecting data, this study used essay test of science as the instrument. The data collected were analyzed by using descriptive statistic and t-test independent sample. The results of this study showed that there was different understanding of students’ science concept between the students who learnt through the instructional based on Brain Based Learning combined with environment and the students who learnt conventionally. The results of the mean of students who learnt through BBL (32,21) was higher than the students who learnt conventionally (27,82). So, BBL model combined with environment gave effect toward the students’ understanding about the concept of science in fourth grade in Gugus XIII Buleleng District. keyword : BBL, environment, concept undertanding
PENGARUH PENDEKATAN KONSTRUKTIVISTIK BERBANTUAN ALAT PERAGA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR TIMUR
., Ni Komang Tri Murni;
., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd;
., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1875
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konstruktivistik berbantuan alat peraga konkret dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau Quasi Eksperimen dengan menggunakan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Srikandi yang terdiri dari 20 kelas. Dengan menggunakan teknik random sampling diperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas Va SD Negeri 1 Sumerta sebagai kelas kontrol dan kelas Va SD Negeri 5 Sumerta sebagai kelas eksperimen. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, yang kemudian dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konstruktivistik berbantuan alat peraga konkret dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. (thitung = 9,274 > ttabel (α = 0,05, dk = 90) = 2,000) dengan perolehan nilai hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu sebesar (79,26 > 69,10). Dengan demikian pendekatan konstruktivistik berbantuan alat peraga konkret memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : konstruktivistik , alat peraga konkret, hasil belajar matematika This study aims to determine significant differences mathematics learning outcomes of students who take the constructivist learning concrete visual aided by students who take the conventional teaching at the fifth grade of elementary school students Gugus Srikandi East Denpasar District School Year 2013/2014. The study was Quasi Experiments using Nonequivalent Control Group Design research. The study population was all students in fifth grade elementary Gugus Srikandi consisting of 20 classes. By using random sampling techniques then there are 2 classes as the sample, they are class V SD Negeri 1 Sumerta as Control Class and SD Negeri 5 Sumerta as Experimental Class. The data was collected by using the test method. Then that data was analyzed using t-test. Based on the study data analysis concluded that there were significant differences in students' mathematics learning outcomes that follow the constructivist learning concrete visual aided by students who took the conventional teaching fifth grade elementary school Gugus Srikandi students East Denpasar District School Year 2013/2014. (thitung = 9,274 > ttabel (α = 0.05, dk = 90) = 2.000, the result was the acquisition of learning outcomes experimental class higher than the class of the control is equal to (79.26> 69.10). Thus constructivist approach aided learning tools concrete gave a positive impact on math learning outcomes for the fifth grade elementary school students Gugus Srikandi East Denpasar District year 2013/2014.keyword : constructivist, concrete visual aids, mathematic result study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CO-OP CO-OP (KERJASAMA) BERBASIS MASALAH TERBUKA TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD
., Ida Ayu Surya Kencana Dewi;
., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd;
., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3086
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan menggunakan model Co-op Co-op (Kerjasama) berbasis Masalah terbuka dan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada SD Negeri 5 Padangsambian.Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 79 orang sedangkan jumlah sampel adalah 70. Pada penelitian ini kelas kontrol dan kelas eksperimen diberikan pratest dan posttest. Pemberian pratest pada kedua kelompok bertujuan untuk menyetarakan. Untuk penyetaraan digunakan tektik matching. Pengumpulan data hasil belajar PKn digunakan teknik tes. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis uji-t. Setelah dilakukan perhitungan pada hasil belajar siswa diperoleh rata-rata yaitu 80,00 pada kelompok eksperimen dan 71,31 pada kelompok kontrol. Selanjutnya, melalui uji hipotesis diperoleh thitung= 3,381, sedangkan pada taraf signifikan 5% dan dk 35+35-2= 68 diperoleh harga ttabel =2,000. Ini berarti bahwa ttabel > thitung, maka H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan menggunakan model Co-op Co-op (Kerjasama) berbasis Masalah terbuka dan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada SD Negeri 5 Padangsambian. Berdasarkan perhitungan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model Co-op Co-op (Kerjasama) berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD Negeri 5 Padangsambian. Kata Kunci : Co-op Co-op (Kerjasama), masalah terbuka, hasil belajar This study aimed at finding the significant difference between fifth graders who were taught by using Co-op Co-op (Teamwork) instructional model which based on open ended problems and the students who were taught by using conventional instructional model in SD Negeri 5 Padangsambian. This study was quasi experiment which used The Nonequivalent Control Group. The population of this study was 79 students while the sample was 70 students. In this study, control group and experiment group were given pre-test and post test. The two groups were given pre-test in order to know the equivalent which used matching technique. The civic education learning outcomes were gathered by using test technique. The data collected were analyzed by using t-test. After doing calculation on the students’ learning outcomes, it was found that the students’ average was 80,00 in experiment group and 71,31 in control group. Further, by using hypothesis test, it was found that tobserved =3,381 meanwhile in the level of significance 5% and dk 35+35-2= 68 was found that tcritical= 2,000. It means that tcritical > tobserved, so H0 was rejected. This means that there was significant difference on civic education learning outcomes between fifth graders who were taught by using Co-op Co-op (teamwork) model based on open ended problems and the students who were taught by using conventional model in SD Negeri 5 Padang Sambian. Based on that data, it can be conclude that Co-op Co-op (teamwork) model gave effect toward civic education learning outcomes of fifth graders of SD Negeri 5 Padangsambian.keyword : Co-op Co-op (Teamwork), open ended problem, learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS V SD DI GUGUS III KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014
., Nyoman Ayu Aryani;
., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd;
., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2480
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar pada pembelajaran IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Direct Instruction (DI) atau pembelajaran langsung pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2013/2014 yang terdiri dari 5 kelas dengan jumlah keseluruhan 129 orang. Ini ditentukan setelah dilakukan uji kesetaraan menggunakan ANAVA satu jalur. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Seririt dengan jumlah 24 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 3 Seririt dengan jumlah 29 orang sebagai kelompok kontrol. Data tentang prestasi belajar IPS dikumpulkan dengan menggunakan Tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan prestasi belajar pada pembelajaran IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Direct Instruction (DI). Hal ini ditunjukkan oleh skor rata-rata yang diperoleh siswa yang dibelajarkan menggunakan model Think Pair Share (TPS), yaitu 36,45 yang berada pada kategori tinggi dan model pengajaran langsung (direct instruction), yaitu 29,51 yang berada pada kategori rendah dan hasil dari uji t yaitu thitung = 8,464, dan ttabel = 1,671 jadi t hitung > ttabel. Nilai uji-t tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berpengaruh terhadap hasil tes prestasi belajar IPS siswa. Kata Kunci : TPS, DI, prestasi belajar IPS. This research intendid to obtain the differences of student achievement between a group of students who learned social subject using Learning Model Think Pair Share ( TPS ) strategy and those who using Direct Instruction ( DI ) or direct instruction strategy in the fifth grade students of elementary school in Cluster III District Buleleng regency Seririt Academic Year 2013/2014. This was quasi-experimental research. The population was all students in fifth grade elementary school in Cluster III District Buleleng regency Seririt academic year 2013/2014 which consists of 5 classes with total of students are 129. It was set after having a test equivalence using ANOVA one lane. The Samples were fifth grade students at SDN 1 Seririt with 24 students as the experimental group and fifth grade students at SDN 3 Seririt with the number 29 as the control group . The Data of learning social achievements was collected using an objective matter. The data gained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics, namely t-test. The results showed that there were differences in student achievement between a group of students who learned social subject using Think Pair Share ( TPS ) strategy and those who using Direct Instruction ( DI ) strategy. The result of this research showed that there was a difference on the students acheivement in learning social between a group of students who learned using think pair share and those whoused direct instruction. it was proved by the students’ average score who learned using Think pair share model was 36.50 which categorized in high level and those who used direct instruction model was 29.51 which categorized in low level and also the result of t-test showed that t count = 8,464, and ttabel = 1,671sot hitung> ttabel. . The score of the t-test showed that think pair share (TPS) affected the students achievement in learning social.keyword : TPS, DI, Learning Social Achievement