cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 240 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015):" : 240 Documents clear
ANALISIS KESULITAN-KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD PILOTING SE-KABUPATEN GIANYAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Nyoman Yuni Darjiani; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5070

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kesulitan belajar matematika siswa kelas V dalam Implementasi Kurikulum 2013 di SD Piloting Se-Kabupaten Gianyar (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan-kesulitan belajar matematika siswa kelas V dalam implementasi Kurikulum 2013 di SD Piloting Se-Kabupaten Gianyar. Subjek dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 484 orang dan wali kelas V yang berjumlah 7 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan metode wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah rata-rata siswa yang melakukan kesalahan dalam pengerjaan soal adalah 49,25 persen, dengan jenis kesalahan tertinggi adalah kesalahan dalam keterampilan berhitung sebesar (14,23%) kesalahan dalam aspek konsep rata-rata (8,65), kesalahan dalam aspek pemecahan masalah rata-rata 7,26%, kesalahan dalam 2 aspek sekaligus yakni konsep dan keterampilan berhitung rata-rata 4,93 persen kesalahan dalam aspek konsep dan pemecahan masalah sekaligus rata-rata 0,90 persen, kesalahan dalam aspek keterampilan berhitung dan pemecahan masalah rata-rata 4,70 persen, dan kesalahan kompleks 8,37 persen. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa kelas V di SD Piloting Kurikulum 2013 se-Kabupaten Gianyar meliputi minat dan motivasi, faktor lingkungan sosial dan faktor kurikulum.Kata Kunci : kesulitan belajar, kurikulum 2013, kesulitan konsep. This descriptive research aimed to (1) describe the difficulties in studying mathematics in fifth grade of Elementary School related to the implementation of 2013 Curriculum in Piloting Elementary School in Gianyar Regency (2) describe factors that cause the difficulties in studying mathematics in fifth grade of Elementary School (SD) related to the implementation of 2013 Curriculum in Piloting Elementary School in Gianyar Regency. The subjects of this research are 484 fifth grade students and seventh fifth grade teachers. Methods used in this research are testing method and interviewing method. Data analysis techniques utilized in this study are by quantitative descriptive analysis techniques and qualitative descriptive analysis techniques. This research finds that the average of students who have difficulties in studying mathematics is 49,25 percent, where the highest type of difficulties done by the student is computation skill error (14,23%). The others difficulties are mathematics concept error (8,65%) and problem solving error (7,26%). Students also suffer two and three errors simultaniously which are mathematics concept error and computation skill error with the average of error is 4,93 percent; mathematics concept error and problem solving error with the average of error is 0,90 percent; computation skill error and problem solving error with the average of error is 4,70 percent; and complex error (mathematics concept error, commputation sklill error, amd problem solving error) with the average of error is 8,37 percent. Furthermore, factors that caused these difficulties in studying mathematics are motivation and interest factor , social enviroment factor, and curriculum factor.keyword : difficulties in studying, 2013 Curriculum, concept error
ANALISIS DISKREPANSI PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 DI SD NO 4 KALIUNTU ., Ni Kadek Novita Dewi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5796

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi kurikulum 2013 di SD No 4 Kaliuntu dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, pengawasan proses pembelajaran, serta untuk mengetahui kendala-kendala yang ditemukan dalam pengimplementasian Kurikulum 2013. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model diskrepansi (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dengan kondisi riil tentang implementasi Kurikulum 2013 di SD No 4 Kaliuntu berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, kemudian dihitung tanda beda dan besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) rerata perolehan skor perencanaan pembelajaran adalah 85,0 dengan besar beda -15,0. (2) rerata perolehan skor variabel pelaksanaan pembelajaran 86,9, besar beda -13,1. (3) rerata perolehan skor variabel penilaian hasil pembelajaran 87,5, besar beda -12,5.(4) rerata perolehan skor variabel pengawasan pembelajaran sebesar 79,4, besar bedanya-20,6. Rerata perolehan skor keempat variabel -variabel standar proses sebesar 84,7. Besar beda -15,3. Kesenjangan ini terjadi karena, keterlambatan pendistribusian buku, serta tidak meratanya program pelatihan kepada pendidik. Kata Kunci : Kata kunci: Diskrepansi, Pembelajaran, Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 Abstract This study aimed to know the differences between the implementation of 2013 curiculum at SD No 4 Kaliuntu with Permendikbud Nomor 65 tahun 2013 based on the planning, learning process, evaluation process, and to know the problems find on implementation of 2013 curriculum.The type of this study was evaluative with discrepancy model. Knowing the program effectiveness was done by compare ideal condition of 2013 curriculum’s implementation at SD No 4 Kaliuntu based on the permendikbud Nomor 65 tahun 2013. Data collected of all varibles was analyzed by using wilcoxon test, then calculated the difference and a big sign different from a predetermine standard. The result showed that (1). the mean score of the learning acquisition plan is a big difference of 85.0 with -15.0 (2). the mean score of the learning acquisition process is a big difference of 86.9 with -13.1. (3) the mean score of the learning acquisition result is a big difference 87.5 with -12.5. (4) the mean score of the learning acquisition control is a big difference 79.4 with - 20.6. The mean score of the four variables acquisitions of standards process of 84.7. -15.3 are big differences. This disparity occurs because of the delay distribution of the book, and unequal training program for teachers. keyword : Key words : Discrepancy, Learning, Permdendikbud Nomor 65 Tahun 2013
ANALISIS KESULITAN-KESULITAN BELAJAR IPS SISWA KELAS IV DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD PILOTING SE-KABUPATEN GIANYAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Gita Candra Nurani; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis dan mendeskripsikan kesulitan-kesulitan belajar IPS siswa kelas IV dalam implementasi Kurikulum 2013 di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar, serta (2) menganalisis dan mendeskripsikan faktor-faktor penyebab kesulitan-kesulitan belajar IPS siswa kelas IV dalam implementasi Kurikulum 2013 di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2014/2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Piloting Kurikulum 2013 se-kabupaten Gianyar, yaitu sebanyak 476 siswa. Untuk pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Porposive Sampling, yaitu dipilih siswa-siswa yang mengalami kesulitan belajar IPS. Dari teknik sampling tersebut diperoleh sampel sebesar 86 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode studi dokumen, tes, angket dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis data deskriptif secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) kesulitan belajar IPS siswa kelas IV dalam implementasi Kurikulum 2013 di SD Piloting se-kabupaten Gianyar meliputi kesulitan pemahaman konsep IPS sebesar 61,04% dari 86 siswa yang mengalami kesulitan belajar IPS dan kesulitan dalam keterampilan intelektual sebesar 76,74% dari 86 siswa yang mengalami kesulitan belajar IPS di sekolah piloting tersebut, (2) faktor-faktor yang menjadi penyebab kesulitan-kesulitan belajar IPS siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting Kurikulum 2013 se-Kabupaten Gianyar meliputi faktor internal, yaitu minat dengan persentase 51,05%, motivasi dengan persentase 50,75% dan bakat dengan persentase 49,38%. Sedangkan faktor eksternal yang memberi pengaruh terhadap kesulitan belajar IPS siswa adalah proses pembelajaran dengan persentase pengaruh 52,71% dan sarana/prasarana sekolah dengan persentase 61,77%.Kata Kunci : kesulitan belajar ips, kurikulum 2013, faktor penyebab kesulitan belajar This research aims to (1) analyze and describe the difficulties of learning IPS fourth grade students in the implementation of Curriculum 2013 in SD Piloting at Gianyar, and (2) analyze and describe the factors that cause learning difficulties IPS students in the fourth grade implementation of Curriculum 2013 in SD Piloting Gianyar throughout the school year 2014/2015. The population in this research were all fourth grade students in elementary Piloting Curriculum 2013 at Gianyar, as many as 476 students. For sampling was done by using purposive sampling, which have been students who have difficulty learning IPS. The sampling technique derived from a sample of 86 people. Data collection method used is the method of study documents, tests, questionnaires and interviews. Data were analyzed using descriptive data analysis method qualitatively and quantitatively. Results of this research were (1) the difficulty of learning IPS fourth grade students in the implementation of Curriculum 2013 in SD Piloting at Gianyar include difficulty understanding the concept of IPS for 61.04% of the 86 students who have difficulty learning social studies and difficulties in understanding intellectual skills by 76 , 74% of the 86 students who have difficulty learning social studies in the piloting school, (2) the factors that cause learning difficulties IPS fourth grade students in the implementation of the curriculum in primary Piloting Curriculum 2013 Gianyar include internal factors, ie with a percentage of 51.05% interest, with a percentage of 50.75% motivation and talent with the percentage of 49.38%. While external factors influencing the students' learning difficulties IPS is a learning process with a percentage of 52.71% and the effect of facilities / infrastructure of the school with the percentage of 61.77%.keyword : learning difficulties ips, the curriculum in 2013, the factors that cause learning difficulties
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS II KECAMATAN BANJAR ., Ni Putu Widiawati; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep siswa dalam pelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan di 3 sekolah dasar yang ada di gugus II Kecamatan Banjar yaitu SD Negeri 1 Temukus, SD Negeri 4 Temukus, dan SD Negeri 5 Temukus. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV dan guru SD dari masing-masing sekolah, sedangkan objek dari penelitian ini adalah pemahaman konsep IPA siswa. Pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan menggunkan tes uraian dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 10,81% peserta didik memperoleh nilai rata-rata dari tes pemahaman konsep IPA, sebanyak 45,95% peserta didik memperoleh nilai dibawah rata-rata dan sebanyak 43,24% peserta didik memperoleh nilai diatas rata-rata. Sedangkan hasil analisis indikator menunjukkan bahwa memberi contoh merupakan indikator dengan persentase tertinggi yaitu dengan jumlah persentase 88,92% dan indikator menjelaskan merupakan indikator dengan persentase terendah dengan perolehan persentase sebesar 60,81%. Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa, pemahaman konsep siswa dipengaruhi oleh beberapa hal seperti minat siswa, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan saat pembelajaran, fasilitas penunjang, cara mengajar guru, metode pembelajaran yang digunakan, dan kiat-kiat yang digunakan siswa untuk memudahkan dalam memahami konsep. Kata Kunci : deskriptif kualitatif, pelajaran IPA, pemahaman konsep This study was aimed to describe the students' understanding of concepts in science lessons. This research was conducted in three primary schools in the cluster II District Banjar namely SD Negeri 1 Temukus, SD Negeri 4 Temukus, and SD Negeri 5 Temukus. The subject of this study is the fourth grade students and elementary school teachers from each school, while the object of the research is understanding the concept of science students. Students' understanding of science concepts is collected using the test descriptions and interviews. The results showed that 10.81% of students gained an average value of test understanding science concepts, as much as 45.95% of students scored below average and as much as 43.24% of students received grades above average. While the results of the analysis indicators show that gives an example of an indicator with the highest percentage with the percentage of 88.92% and an indicator to explain an indicator with the lowest percentage with the acquisition of a percentage of 60.81%. Based on interviews it is known that, understanding the concept of the student is influenced by several things such as the interest of the students, the activities carried out during the learning, supporting facilities, the way teachers teach, learning methods used, and tips that areused to facilitate students in understanding the concept. keyword : qualitative descriptive, science lessons, understanding concepts.
ANALISIS KESULITAN-KESULITAN BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS V DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD PILOTING SE-KABUPATEN GIANYAR ., I Gusti Ayu Winiari; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar bahasa Indonesia pada siswa kelas V dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar bahasa Indonesia pada siswa kelas V dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar. Penelitian ini dilaksanakan di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar yang terdiri dari 7 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 513 siswa. Instrumen pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah instrumen non tes berupa angket, wawancara dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data ini digunakan untuk memperoleh data mengenai kesulitan yang dialami siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia serta faktor penyebabnya. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan angket tentang materi yang diperoleh pada tema Sejarah kerajaan Islam di Indonesia dan faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar bahasa Indonesia. Wawancara diberikan kepada guru kelas V di SD Piloting se-kabupaten Gianyar untuk mengetahui kesulitan belajar yang dialami siswa beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Data yang sudah diperoleh dianalisis menggunakan Metode analis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunujukan kesulitan yang dialami siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada keterampilan membaca yaitu dalam mencari arti kata sulit dalam bacaan yang berjumlah 274 siswa dengan persentase 55.80% dan kesulitan pada keterampilan menulis yaitu dalam menuliskan kembali cerita mengenai kerajaan Islam di Indonesia yang berjumlah 257 siswa dengan persentase 52.34%. Adapun faktor yang paling mempengaruhi kesulitan belajar bahasa Indonesia yaitu faktor intelegensi siswa dengan persentase pengaruh sebesar 74.11% Kata Kunci : Kata Kunci : Kesulitan Belajar Bahasa Indonesia, Kurikulum 2013 dan Faktor Penyebab Kesulitan Belajar The purpose of this research to know and find out factors which influence difficulty of learning Indonesian to fifth grade on implementation of 2013 curriculum on SD Piloting in Gianyar Regency. This research was done on SD Piloting in Gianyar Regency where it consist of 7 schools and 513 students. Instrument for collecting data on this research was non tes instrument like questionnaire, interview and documentation. This instrument was used to get data about difficulty and which faced by students in learning Indonesian. Collecting data was done by giving questionnaire about material that was got on History of Moslem Kingdom in Indonesia. Interview was done on all teachers of fifth grade on SD Piloting in Gianyar Regency to find out difficulty and factors which influence it. The data which collected was analyzed by descriptive analyze method qualitative. The result of research shows difficulty which faced in learning Indonesia on reading skill is when finding meaning of word on the text is 274 students or 55.80 % and difficulty when rewrite the story is 257 students or 52.34 %. The most influence factor in learning Indonesia is intelegency of student factors is 74.11%keyword : Indonesian Learning Difficulties, Curriculum 2013 and Causes of Learning Disabilities
PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD ., Km Juli Astini; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan kontekstual berbasis lingkungan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional di SD gugus VI Kecamatan Tejakula. Jenis penelitian ini adalah penelitian ekspereimen semu yang dilaksanakan di kelas IV Kecamatan Tejakula tahuan pelajaran 2015/2016 dengan desai posttes only control group. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di gugus VI Kecamatan Tejakula. Sampel penelitian diambil dengan teknik radom sampling dan di peroleh kelas IV SD Negeri 1 Sembiran sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV SD 3 Semberian sebagai kelompok kontrol. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan adalah data hasil belajar IPA dan dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan terdapat perbedaan pada hasil belajar IPA siswa antara kelompok eksperimen dan kelompok control. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis menggunakan uji t, dengan thitung lebih besar daripada ttabel (2,037 > 2,021). Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan sebagai sumber belajar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Gugus VI Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : Kontekstual , Lingkungan, Hasil Belajar, IPA The objectiveness of the study to know the differences that significance of the result of IPA (science) between group students followed the lesson by contextual based on environment approach with group students followed the lesson by conventional method at SD gugus VI kecamatan Tejakula. This study was experiment apparent which was conducted at IV grade Kecamatan Tejakula in academic year 2015/2016 with design posttes only control group. The population of this study was IV grade SD in gusgus Kecamatan Tejakula. Sample of the study was taken by radom sampling technique. Then the study conducted at IV grade of SD Negeri 1 Sembiran as experiment group and IV grade of SD 3 Sembiran as control group. The result study of IPA as data was gathered by using description test. The data was analyzed into two steps were statistic descriptive and statistic inferential (uji-t). This study can be concluded there was difference on student’s result study of IPA between group experiment and control group. It can be seen from Hypothesis test by using t, with tarithemetic higest than ttable (2,037 > 2,021). Based on the result of study of using contextual based on environment learning as the resources of the study influence to the result study of IV students in SD Gugus VI Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng in academic year 2015/2016. keyword : contextual, Environment, Result study, IPA
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP SIKAP SPIRITUAL SISWA DENGAN KOVARIABEL INTENSITAS HUBUNGAN DALAM POLA ASUH KELUARGA ., Ida I Dewa Ayu Ratih Widnyani; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5635

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan saintifik terhadap sikap spiritual siswa setelah kovariabel intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga dikendalikan pada siswa IV SD di perkotaan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan desain single factor independent group design with use of covariat. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD perkotaan di Gugus II Kecamatan Bangli tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 187 orang. Sampel penelitian yang digunakan yaitu siswa kelas IV SD N 2 Kawan yang berjumlah 37 orang dan siswa kelas IV SD N 5 Kawan yang berjumlah 32 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan instrumen lembar kuesioner. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis kovarians satu jalur (Anakova).Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan (1) terdapat perbedaan sikap spiritual antara kelompok siswa yang belajar mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang belajar dengan mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional pada siswa kelas IV SD diperkotaan. (2) Terdapat perbedaan sikap spiritual antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional setelah kovariabel intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga dikendalikan pada siswa kelas IV SD di perkotaan. (3) Terdapat kontribusi signifikan intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga terhadap sikap spiritual siswa sebesar 32,5%. Kata Kunci : saintifik, sikap spiritual, pola asuh keluarga The aims of this research were to know the influence of scientific approach towards students’ spiritual attitude after intensity covariable relations in parenting controlled on the year IV primary students in the cities. The types of this research were experiment quasi with draft research used single factor independent group design with the use of covariates. The population of this research was all of the year IV primary students in the cities in Gugus II Bangli Regency of the year 2014/2015 which has 187 students. Samples used in this research are students of fourth grade N 2 Kawan which amounted to 37 people and students fourth grade N 5 Kawan which amounts to 32 people. The research samples were collected with questionnaire instrument. The data was analysed by one-way covariance (Anakova). Based on the results of the data analysis, it can be concluded (1) There are differences in spiritual attitude between the group of students that learn using scientific approach and group of students that learn using conventional approach of the year IV primary students in the cities. (2) There are spiritual attitude differences between the group of students that follows learning with scientific approach and group of students that using conventional approach after intensity covariable relations in parenting controls on the year IV primary students in the cities. (3) There is 32,5% significant contribution of the parenting intensity towards students’ spiritual attitude.keyword : scientific, spiritual attitude, parenting
PENERAPAN MIND MAPPING DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn DAN PENGETAHUAN METAKOGNITIF TEMA CITA-CITAKU PADA SISWA KELAS IVA SD NEGERI 1 TONJA ., Ida Ayu Riska Wikantary Andika; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan hasil belajar PKn; (2) meningkatkan pengetahuan metakognitif tema cita-citaku pada siswa kelas IVA SD Negeri 1 Tonja, Denpasar Utara, tahun pelajaran 2014/2015 melalui penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik.Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVA yang berjumlah 28 siswa yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan persentase rata-rata hasil belajar PKn 10,07% dengan peningkatan ketuntasan klasikal 14,28%. Pada siklus I diperoleh persentase rata-rata siswa 73,32% dikategorikan sedang dengan ketuntasan klasikan 67,86%, dan pada siklus II diperoleh persentase rata-rata siswa 83,39% dikategorikan tinggi dengan ketuntasan klasikal 82,14%. Sedangkan, untuk pengetahuan metakognitif, terjadi peningkatan persentase rata-rata siswa 8,14%. Pada siklus I diperoleh persentase rata-rata 63,75% dengan kategori rendah, dan pada siklus II diperoleh persentase rata-rata 71,89% dengan kategori sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar PKn dan pengetahuan metakognitif tema cita-citaku pada siswa kelas IVA SD Negeri 1 Tonja, Denpasar Utara, tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : mind mapping, pendekatan saintifik, hasil belajar PKn, pengetahuan metakognitif. This study aims to (1) improve the result of civic education; (2) improve metacognitive knowledge with topic my idea in the fourthA grade students of SD Negeri 1 Tonja, North of Denpasar, in academic year 2014/2015 with mind mapping in scientific approach application. The design of this study was classroom action research in two cycles. Each cycle was consisted of four steps such as planning, action, observation, and reflection. The subject of the study were fourthA grade students, as many as 28 students they consisted of 17 male and 11 female. To collect data in this study was used test method. Data was obtained then was analyzed with descriptive-quantitative and qualitative analyzed. The result of the study show to improve average percentage the result of civic education is 10,07% and improve the classical complete percentage is 14,28%. In the first cycle to the result of civic education show students average percentage is 73,32% in medium category with classical complete is 67,86%, and in the second cycle show student average percentage is 83,39% in high category with classical complete is 82,14%. Meanwhile for metacognitive knowledge, improve student average percentage is 8,14%. In the first cycle show students average percentage is 63,75% in low category, and in the second cycle show student average percentage is 71,89% in medium category. So that in conclusion that the application mind mapping in scientific approach improve the result of civic education and metacognitive knowledge with topic my idea in the fourthA grade students of SD Negeri 1 Tonja, North of Denpasar, in Academic Year 2014/2015.keyword : mind mapping, scientific approach, the result of civic education, metacognitive knowledge.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V ., Ni Kadek Candra Waisnawati; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan berbicara antara siswa yang melalui pendekatan saintifik berbasis video pembelajaran dengan siswa dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experimental dengan rancangan nonequivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN di gugus I, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2014/2015, yang terdiri dari 8 kelas dengan jumlah populasi 191 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling dan berjumlah 46 orang siswa. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data keterampilan berbicara siswa, yang dikumpulkan dengan tes keterampilan berbicara. Tes keterampilan berbicara berbentuk uraian sebanyak 3 butir tes. Data dianalisis secara deskriptif secara manual dan di uji kebenarannya menggunakan SPSS-PC 16 for Windows. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa terdapat perbedaan keterampilan berbicara yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan saintifik berbasis video pembelajaran dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran bahasa Indonesia (F = 0,905; p
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA DAN PENGETAHUAN PROSEDURAL PADA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV SD NO. 12 PEGUYANGAN ., Ni Luh Juniyanti; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5098

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan hasil belajar pengetahuan matematika melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD No. 12 Peguyangan tahun pelajaran 2014/2015 dan (2) meningkatkan pengetahuan prosedural melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD No. 12 Peguyangan tahun pelajaran 2014/2015. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD No. 12 Peguyangan Kecamatan Denpasar Utara yang berjumlah 40 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes. Instrumen pengumpulan data hasil belajar pengetahuan matematika dan pengetahuan prosedural yang digunakan adalah tes bentuk essay. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar pengetahuan matematika 6,4 dari 73,9 pada siklus I menjadi 80,3 pada siklus II, (2) terjadi peningkatan nilai rata-rata pengetahuan prosedural 10,8 dari 75,3 pada siklus I menjadi 86,1 pada siklus II, (3) terjadi peningkatan ketuntasan klasikal hasil belajar pengetahuan matematika 18% dari 58,3% menjadi 76,3% dari jumlah siswa 40 orang pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan matematika dan pengetahuan prosedural pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD No. 12 Peguyangan.Kata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, hasil belajar pengetahuan matematika, dan pengetahuan prosedural. This classroom action research aims to (1) improve student learning outcomes through the application of mathematical knowledge-based scientific approach to portfolio assessment on the theme of my future goals fourth grade elemantary school No. 12 Peguyangan 2014/2015 and (2) increase the procedural knowledge of students through the application of scientific approach to portfolio assessment based on the theme of my future goals fourth grade elemantary school No. 12 Peguyangan 2014/2015 . Subjects in this study were students in fourth grade No. 12 Peguyangan North Denpasar District totaling 40 people. Data collection methods used in this research is the method of test. Data collection instrument learning outcomes mathematical knowledge and procedural knowledge that is used is a test essay. Data were analyzed using descriptive analysis method of quantitative and qualitative descriptive. The results of this study show that (1) an increase in the average value of learning outcomes mathematical knowledge at 6,4 of 73.9 in the first cycle to 80.3 in the second cycle, (2) an increase in the average value of 10.8 procedural knowledge of 75.3 in the first cycle to 86.1 on the second cycle, (3) an increase in classical completeness knowledge of mathematics learning outcomes by 18% from 58.3% to 76.3% of the number of 40 students in the second cycle. Based on these results it can be concluded that the application of scientifically based approach to portfolio assessment can improve learning outcomes of mathematical knowledge and procedural knowledge of students on the theme of my future goal fourth grade No.12 Peguyangan.keyword : scientific approach, portfolio assessment, learning outcomes of mathematical knowledge and procedural knowledge.

Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue