cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 240 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015):" : 240 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK-V BERBANTUAN MEDIA PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD ., Putu Suardita; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran heuristik-V berbantuan media peta konsep dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SD di Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 257 orang. Sampel dari penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 1 Anturan yang berjumlah 31 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IV SD No. 3 Anturan yang berjumlah 33 orang sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk tes objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran heuristik-V berbantuan media peta konsep dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 19,30 > ttabel = 2,000). Rata-rata skor hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran heuristik-V berbantuan media peta konsep adalah 25,21 berada pada kategori sangat tinggi. Rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional adalah 17,136 berada pada kategori tinggi. Berdasarkan temuan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran heuristik-V berbantuan media peta konsep berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model pembelajaran heuristik-V, hasil belajar This study aims to determine the significant difference between Science learning results of students group whose study by using V-Heuristic learning model which is aided by concept map media and the group of students whose study by using the conventional learning model of fourth grade students in elementary school of Cluster XV Buleleng sub-district Buleleng regency Academic Year 2014/2015. This study is a quasi-experimental research. The population of the research is the fourth grade students of elementary school in Cluster XV Buleleng sub-district Buleleng regency academic year 2014/2015, with the amount of the students are 257 people. The samples of this research are the fourth grade students in SD No. 1 Anturan with the total of the students are 31 as the experimental class and the fourth grade students of SD No. 3 Anturan with the total of the students are 33 as the control class. The data is collected by using test instrument in form of objective test. The collection of data is analyzed by using descriptive analysis and inferential analysis (t-test). The results of the study find that there is a significant difference between the Science learning results of students group whose study by using V-Heuristic learning model which aided by concept map media and the group of students who study by using conventional learning model (tthat = 19.30 > ttable = 2.000). The mean score of the Science learning between the group of students whose learning with V-Heuristic learning model with a concept map media is 25.21 which is categorized as very high category. The mean score of Science learning group of students whose do the learning by using conventional learning model is 17.136 also at the high category. Based on the findings of this study, it can be concluded that the V-Heuristic learning model which is aided by concept map media is giving positive effect on the learning outcomes of fourth grade science students in Cluster XV Buleleng sub-district Buleleng regency Academic Year 2014 / 2015. keyword : heuristic-V model, learning outcomes
Penerapan Pembelajaran Terpadu Tipe Connected Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas VI Semester I Di SD N 2 Panji Anom Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015 ., I Komang Mayun Yuliana; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah diterapkan model pembelajaran terpadu tipe connected pada siswa kelas VI semester I SD N 2 Panji Anom tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD N. 2 Panji Anom. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini penunjukkan bahwa Model pembelajaran terpadu tipe connected dalam mata pelajaran IPA telah dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat diketahui dari hasil penelitian yang dilakukan di siklus I dan II bahwa ada peningkatan nilai rata-rata siswa yaitu, siklus I nilai rata-rata siswa 66,30 setelah di siklus II mengalami peningkatan menjadi 80,18. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran terpadu tipe connected sudah berhasil memecahkan masalah hasil belajar siswa kelas VI SD N 2 Panji Anom Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model pembelajaran terpadu tipe connected, hasil belajar IPA. This study aimed to determine the improvement of science learning outcomes after the implementation of integrated learning model in connected type to the first semester of sixth grade students in SD N 2 Panji Anom in the academic year 2014/2015. This study was designed as an action research. The subject of this study was sixth grade students of SD N 2 Panji Anom. This research was conducted by using the test method. The data were analyzed by using descriptive quantitative. The results of this study showed that the appointment of an integrated learning of connected type in science has been able to improve students’ learning outcomes of sixth grade students in SD N 2 Panji Anom. It can be seen from the results of this research conducted in cycles I and cycles II. It showed that there is an increase in the average value of students, in the first cycle of the average is 66.30 after that the second cycle increased to 80.18. It is proved that the type of connected integrated learning has successfully solved the problem of learning outcomes of sixth grade students in SD N 2 Panji Anom Sukasada Buleleng Regency in the academic year 2014/2015.keyword : integrated learning model type connected, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL SELF REGULATED LEARNING (SRL) TERHADAP PENGETAHUAN METAKOGNITIF IPA PADA SISWA KELAS IV SEMESTER II DI GUGUS I KECAMATAN BUSUNGBIU TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Putu Elsa Yulian Vitriani Giri; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan metakognitif antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Learning (SRL) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas IV semester II di Gugus I Kecamatan Busungbiu tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV semester II di Gugus I Kecamatan Busungbiu tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 137 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 3 Busungbiu yang berjumlah 25 orang dan siswa kelas IV SD No. 4 Busungbiu yang berjumlah 25 orang. Data hasil pengetahuan metakognitif IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan pengetahuan metakognitif IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Learning (SRL) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas IV semester II di Gugus I Kecamatan Busungbiu tahun pelajaran 2014/2015. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata pengetahuan metakognitif IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Learning (SRL) adalah 33,2 lebih besar dari rata-rata pengetahuan metakognitif IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 26,04. Hal ini berarti penerapan model Self Regulated Learning (SRL) berpengaruh terhadap pengetahuan metakognitif IPA siswa kelas IV semester II di Gugus I Kecamatan Busungbiu tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model Self Regulated Learning (SRL), pengetahuan metakognitif IPA This study aimed to know the differences of metacognitive between students who joined the learning process by using Self Regulated Learning (SRL) and students who joined the learning process by using conventional model at the second semester of grade four in Gugus I Busungbiu District in academic year 2014/2015. This study belonged to quasi experimental research. The population of this study was 137 students at the second semester of grade four in Gugus I Busungbiu District in academic year 2014/2015. The sample of this study was 25 students of grade four at SD No. 3 Busungbiu and 25 students of grade four at SD No. 4 Bususngbiu. The instruments used in collecting the data of students’ metacognitive in Natural Science (IPA) course was written test in the form of essay. The data were analyzed by using descriptive and inferential statistic (t-test formula). The results shows that there is significant difference between students who are taught by using Self Regulated Learning (SLR) and students who are taught by using conventional model. It is also obtained that the mean of students’ metacognitive in Natural Science (IPA) course that uses Self Regulated Learning (SLR) was 33. 2 and the mean of of students’ metacognitive in Natural Science (IPA) course that uses conventional model was 26.04. It means that Self Regulated Learning (SLR) affects the Natural Science (IPA) metacognitive knowledge of grade four students in Gugus I Busungbiu District in academic year 2014/2015.keyword : self regulated learning models, metacognitive knowledge, science
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN PENILAIAN PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IVB SD NEGERI 1 PEGUYANGAN ., Dewa Ayu Tri Megawati; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penalaran siswa melalui pendekatan saintifik dengan penilaian proyek, dan meningkatkan hasil belajar pengetahuan Matematika melalui pendekatan saintifik dengan penilaian proyek. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas IVB SD Negeri 1 Peguyangan yang berjumlah 39 orang. Tindakan dilaksanakan dalam 2 siklus. Siklus I terdiri atas 3 pertemuan dan Siklus II terdiri atas 3 pertemuan. Setiap siklus dilaksanakan 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data kemampuan penalaran siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian, sedangkan data hasil belajar pengetahuan Matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata kemampuan penalaran pada siklus I 69,53% menjadi 84,78% pada siklus II. Persentase rara-rata nilai hasil belajar pengetahuan Matematika pada siklus I 68.88% menjadi 82,73% pada siklus II. Ketuntasan klasikal siswa mencapai 82,05% melebihi indikator keberhasilan yang diharapkan yaitu 80%. Jadi dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik dengan penilain proyek dapat meningkatkan kemampuan penalaran dan hasil belajar pengetahuan Matematika siswa kelas IVB SD Negeri 1 Peguyangan. Kata Kunci : pendekatan saintifik, penilaian proyek, kemampuan penalaran, hasil belajar pengetahuan Matematika The purpose of this study was to develop the students’ reasoning ability and the result of learning process in math through scientific approach with project assessment. This kind study was classroom action research. The subject of this study was 39 students in class IVB SD Negeri 1 Peguyangan. The study has done in two cycles. Both of the cycles consisted of three meeting. Every cycle in this study was done by four stages such as planning, action, observing and reflection. The data collection in this study was done by test method.The data about students’ reasoning ability were collected by using essay test, meanwhile the data about the result of learning process in math were collected by using multiple choice test. The data were analyzed by descriptive qualitative. The result of this study shows percentage of reasoning ability in the first cycle is 69.53 % become 84.78 % in the second cycle. The average percentage of the result in math learning process for the first cycle is 68.88% and become 82.73% in the second cycle. Classical completeness of students reach 82.05 % exceed the indicators of success which expected is 80 %. So it can be summarized that the scientific approach with project assessment can improve reasoning ability and the result of leaning process in math for the students in class IVB SD Negeri 1 Peguyangan.keyword : scientific approach, project assessment, reasoning ability, the result of Mathematic leaning process
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN IPS TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV SD GUGUS 8 I GUSTI NGURAI RAI ., Dedek Jesy Yasrina; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan produktif dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif siswa kelas IV tema cita-citaku SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan rancangan prates-pascates kelompok statis. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan yang berjumlah 256 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 3 Sanur berjumlah 31 siswa sebagai kelompok yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan produktif dan siswa kelas IVA SDN 10 Sanur berjumlah 31 siswa sebagai kelompok yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif. Metode Pengumpulan data yang digunakan adalah tes unjuk kerja. Hasil analisis data menggunakan uji-t menunjukkan thitung = 1,14 < ttabel = 2,00 untuk dk = 60 dan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, maka Ho diterima dan Ha ditolak. Adapun nilai rata-rata hasil belajar keterampilan IPS pada kelompok yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan produktif adalah 70,97, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif adalah 66,94. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru terhadap hasil belajar keterampilan IPS tema cita-citaku siswa kelas IV SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai.Kata Kunci : Pendekatan saintifik, pertanyaan produktif, pertanyaan tidak produktif, hasil belajar keterampilan IPS. This research aimed to know the significance difference on the students’ IPS Skill learning achievement between students who were through Scientific Approach using productive questions and using unproductive questions with the my ambition theme at fourth grade students of SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai. This research was an pre experimental research by applying Pre-Test and Post-Test Statistical Group as research design. The population of this research was all of the students at fourth grade of SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai in sounth denpasar totaling 256. The sample was taken by using Random Sampling Technique. The sample of this research was the students at fourth grade of SDN 3 Sanur totaling 31 students who were through by using scientific approach with productive questions, and the students at fourth grade of SDN 10 Sanur totaling 31 students who were through by using scientific approach with unproductive questions. The method of collecting data used in this research was performance assessment. Based on the result of post-test, the data analysis was analyzed using t-test showed that thitung = 1,14 < ttabel = 2,00 with significance degree was 5%. According to the testing criteria so Ho was accepted and Ha was rejected. The mean of post-test on Group who were through by using scientific approach with productive questions was 70,97 and 66,94 on Group who were through by using scientific approach with unproductive questions. Finally, based on the findings and discussion above, it can be concluded that there is no effect of scientific approach on the teachers questions characteristics to social skill learning achievement in the fourth grade students with my ambition theme at SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai. keyword : Scientific Approach, Productive Questions, Unproductive Questions, Social Skill Learning Achievement
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA SD KELAS V ., Komang Wahyu Phalguna B.G.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar keterampilan membaca pemahaman antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional pada siswa SD kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Desain penelitian menggunakan non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Panji berjumlah 34 orang dan siswa kelas V SD Negeri 3 Panji berjumlah 35 orang. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan membaca pemahaman. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan perbedaan hasil belajar yang signifikan. Rata-rata hitung yang diperoleh kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan media gambar adalah 24,44 berkategori tinggi, sedangkan rata-rata hitung kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan konvensional, yaitu sebesar 20,36 berkategori sedang, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar keterampilan membaca pemahaman siswa SD kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada.Kata Kunci : Hasil belajar, media gambar, pendekatan saintifik This research was aimed to find out the difference of reading comprehension skills learning outcomes between groups of students that learned with the scientific approach to media-assisted image and groups of students that learned with conventional approaches to fifth grade elementary school students in the District V Cluster Sukasada in the academic year 2015/2016. The study design using non-equivalent post-test only control group design. The study population of this entire fifth grade elementary school students in the District V Cluster Sukasada in the academic year 2014/2015. The samples of this research was fifth grade elementary students in SDN 1 Panji by involving 34 students and fifth grade students in SD Negeri 3 by involving 35 students. The research instrument was used test reading comprehension skills. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. Based on the analysis, they found significant differences. Arithmetic average obtained by the student group that learned to use a scientific approach to media-assisted image is 24.44 at the high category, while the average count groups of students that learned using the conventional approach, which amounted to 20.36 in middle category, so as to concluded that the application of the scientific approach aided drawing media influence on learning outcomes of students' reading comprehension skills of fifth grade in V Force District of Sukasada.keyword : Results of study, media images, scientific approach
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MATA PELAJARAN PKN KELAS V SD ., I Wayan Eka Martawan; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKn antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran resolusi konflik dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester genap SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan nonequivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 5 kelas dengan siswa 124 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD No. 1 Paket Agung dengan jumlah siswa 44 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas V SD No. 2 Paket Agung dengan jumlah siswa 43 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini yaitu tes kemampuan berpikir kritis. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran resolusi konflik dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 3,211 dan ttab sebesar 1,988. Artinya, thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran resolusi konflik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V semester genap SD di gugus VIII Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model resolusi konflik, berpikir kritis The aim of the research was to Investigated the significant different of student’s critical thinking skill in Pkn subject between groups of student who followed resolution conflict model of learning and groups of students who followed conventional model of learning in fifth grade of even semester’s student in SD VIII group in Buleleng District, Buleleng regency in learning period 2014/2015. This research was quasi experiment with the program nonequivalent post test only control group design. The population of this research was the fifth grade of students in SD VIII group in Buleleng District, Buleleng regency in learning period 2014/2015 which have five class and 124 number of students. The sample of this research was fifth grade SD no 1 Paket Agung with 44 number of students as an experiment and fifth grade SD no 2 Paket Agung with 43 number of students as a control class. The instrument of this research was test of critical thinking skill. The data which was collected was analyzed in two stages, those are descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (T-tes). The result showed that the difference of critical thinking skill between the group of student who treated by using resolution conflict model of learning and group of student who treated by using conventional learning, with score tvalue 3,211 and ttable was 1,988. Therefor, tvalue more than ttable. Based on the result of the research, can conclude that the resolution conflict model of learning can affect the critical thinking of student of fifth grade in in SD VIII group in Buleleng District, Buleleng regency in learning period 2014/2015.keyword : resolution conflict model, critical thinking.
Pengaruh Pendekatan Kooperatif Tipe Picture and Picture Berbantuan Media Komputer Terhadap Ketrampilan Menulis Bahasa IndonesiaSiswa Kelas 1 SD No 2 Dalung,Kuta Utara,Badung ., Ni Putu Purnama Yatri Wulandari; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4839

Abstract

ABSTRAK Purnama. 2014. Pengaruh Pendekatan Kooperatif Tipe Picture And Picture Berbantuan Media Komputer Terhadap Ketrampilan Menulis Dalam Bahasa Indonesia Siswa Kelas 1 SD No. 2 Dalung, Kuta Utara, Badung. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Ganesha. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk Untuk mengetahui perbedaan kemampuan menulis antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pendekatan kooperatif tipe picture and picture berbantuan media komputer dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen semu atau quasy eksperimen dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 1 SD No. 2 Dalung. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan menulis serta dianalisis dengan uji-t. Hasil yang diperoleh (1) Keterampilan menulis Bahasa Indonesia siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan kooperatif tipe picture and picture berbantuan media komputer siswa kelas 1 SD No.2 Dalung, Kuta Utara, Badung diperoleh rerata post test ¬= 81,694. Diketahui bahwa dari 36 siswa terdapat 34 orang (94,44 %) siswa memperoleh hasil di atas KKM yaitu 66 sedangkan terdapat 2 orang (5,56 %) siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM pada kelompok eksperimen. Hal ini menunjukkan bahwa kecenderungan siswa yang mengikuti pembelajran dengan pendekatan kooperatif tipe picture and picture berbantuan media komputer memperoleh nilai keterampilan menulis di atas KKM, (2) Keterampilan menulis Bahasa Indonesia siswa yang mengikuti pembelajran dengan pendekatan konvensional siswa kelas 1 SD No.2 Dalung, Kuta Utara, Badung diperoleh rerata post test ¬= 73,378. Diketahui bahwa dari 37 siswa terdapat 24 orang (64,86 %) siswa memperoleh hasil di atas KKM yaitu 66 sedangkan terdapat 13 orang (35,14 %) siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM pada kelompok kontrol dan (3) Berdasarkan Hasil uji t memperoleh thitung sebesar 4,071 sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5 % dengan derajat kebebasan (db) = 71 diperoleh t tabel sebesar 2,000. Di hasil thitung dan ttabel tampak bahwa thitung > ttabel ini berarti , hipotesis nol (Ho) dan terima H1, ini berarti terdapat perbedaan kemampuan menulis antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan pendekatan kooperatif tipe picture and picture berbantuan media komputer dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional pada siswa kelas 1 SD No. 2 Dalung, Kuta Utara, Badung. . Kata Kunci : pendekatan kooperatif tipe picture and picture berbantuan media komputer, pembelajaran konvensional, keterampilan menulis Purnama. 2014. Effects of Cooperative Approach Picture And Picture Type of Media Computer Assisted Writing Skills Against Indonesian Students In Class 1 SD No. 2 Dalung, Kuta Utara. Thesis Department of Primary School Teacher Education Faculty of Education, University of Ganesha. This research generally aims to To find the difference between the writing skills of students who take the learning using cooperative approaches picture and picture-aided computer media and students who take the learning by using conventional learning. This research is a quasi-experimental research or experiment with design quasy Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were students in 1st grade No. 2 Dalung. Data were collected through a test writing skills as well as analyzed by t-test. The results obtained (1) Indonesian writing skills of students who take a cooperative approach to learning with picture and picture type of media computer aided students in 1st grade 2 Dalung, Kuta Utara obtained a mean post-test ¬ = 81.694. It is known that of the 36 students there are 34 people (94.44%) students obtain results above KKM is 66 while there are 2 people (5.56%) students who received grades under KKM in the experimental group. This suggests that the tendency of students who take pembelajran with cooperative approaches picture and picture media computer aided writing skills scored above KKM, (2) writing skills Indonesian students who take pembelajran with the conventional approach students in 1st grade 2 Dalung, Kuta North obtained the average post-test ¬ = 73.378. It is known that there are 37 students from 24 people (64.86%) students obtain results above KKM is 66 while there were 13 people (35.14%) students who received grades under KKM in the control group and (3) Based on the results of the t test obtain thitung 4.071 while ttable at significance level of 5% with degrees of freedom (db) = 71 obtained t table of 2.000. In the results and ttable tcount appears that tcount> ttable this means, the null hypothesis (Ho) and received H1, this means that there is a difference between the writing skills of students who take the learning cooperative approach picture and picture-aided computer media compared to students who take lessons with conventional approaches to students in 1st grade No. 2 Dalung, Kuta Utara. keyword : Keywords: cooperative approaches picture and picture-aided computer media, conventional learning, writing skills
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA TIGA SD DI GUGUS VI KECAMATAN BULELENG ., Made Hendra Arista; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA, mendeskripsikan upaya yang dilakukan sekolah terkait pengelolaan motivasi belajar dan mendeskripsikan kendala yang dihadapi sekolah terkait pengelolaan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA pada tiga SD di Gugus VI Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitiannya yakni siswa kelas IV pada tiga SD di Gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 80 orang, kepala sekolah berjumlah 3 orang, dan guru kelas IV berjumlah 3 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, kuesioner, wawancara, dan studi dokumen. Data motivasi belajar dikumpulkan menggunakan lembar observasi, lembar kuesioner, dan dokumentasi. Sedangkan data mengenai upaya dan kendala yang ditemukan terkait pengelolaan motivasi belajar dikumpulkan menggunakan pedoman wawancara. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian pada tiga SD di Gugus VI Kecamatan Buleleng ini menunjukkan bahwa (1) motivasi belajar dalam pembelajaran IPA di SD No. 4 Kampung Baru berada pada kategori sangat tinggi, SD No. 5 Kampung Baru berada pada kategori tinggi, dan SD No. 7 Kampung Baru berada pada kategori cukup, (2) upaya yang dilakukan terkait pengelolaan motivasi belajar dalam pembelajaran IPA yaitu membentuk kelompok heterogen dan memajang hasil karya siswa serta melaksanakan kegiatan pembinaan mata pelajaran IPA, dan (3) kendala yang dihadapi sekolah terkait pengelolaan motivasi belajar dalam pembelajaran IPA yaitu terdapat siswa yang lekas putus asa karena kurangnya ketersediaan buku IPA dan terdapat pula siswa yang rendah diri karena sering diejek oleh temannya.Kata Kunci : Kata-kata kunci: motivasi belajar, pembelajaran IPA This research has aimed to describe the students motivation in learning sain, describing the efforts made related to the management of school learning motivation and describes the obstacles encountered related to the management of the school students motivation in sain learning at three elementary schools in Cluster VI Buleleng. The research is a qualitative research. Subject research that fourth grade students at three elementary schools in Cluster VI Buleleng sub-district of school year 2014/2015, amounting to 80 people, the headmasters amount to 3 people, and the fourth grade teachers totaling 3 people. Data collection methods used that observation, questionnaires, interviews and document study. Data were collected using a sheet of motivation to learn observation, questionnaire, and documentation. While data on the efforts and problems were found related to the management of learning motivation was collected using interview guideline. Data collected were analyzed using descriptive analysis. The results of research on three elementary schools in Cluster VI Buleleng sub-district shows that (1) the motivation to learn in sain teaching in elementary No. 4 Kampung Baru are at very high category, SD No. 5 Kampung Baru at the high category, and SD No. 7 Kampung Baru at the category enough, (2) the efforts related to the management of learning motivation in sain learning that form a heterogeneous group and display of students work and carry out development activities sain subjects, and (3) the constraints faced by the school related to the management of motivation to learn in sain learning quickly that there are students who are desperate because of the lack of availability of books sain and there are also students who are inferior because often teased by their friends.keyword : Keyword : study motivation, sains learning.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK DAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Putu Desi Ratna Sari; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5731

Abstract

Permasalahan rendahnya hasil belajar IPA dan kepercayaan diri ditemukan pada siswa kelas V menjadi masalah utama dilakukannya peneltian ini. Indikasi rendahnya hasil belajar IPA dibuktikan oleh nilai rata-rata hasil belajar IPA 69,8, sedangkan KKM yang ditetapkan sekolah 75,00. Ini berarti nilai masih di bawah KKM. Rendahnya kondisi tersebut diduga karena guru dalam pengelolaan pembelajaran cenderung menggunakan pendekatan kurang inovatif. maka penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA dan kepercayaan diri antara kelompok siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pendekatan konvensional pada siswa kelas V Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Populasi dilibatkan berjumlah 147 orang dan sampel 58 orang. Data dikumpulkan dengan metode tes (hasil belajar IPA) dan kuesioner (kepercayaan diri). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial (anava satu jalur, anakova, dan korelasi product moment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Fhitung =7,040> Ftabel=4,01 dan angka signifikansi 0,010 lebih kecil dari 0,05 artinya terdapat perbedaaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pendekatan saintifik dengan siswa yang mengikuti pendekatan konvensional “diterima”. (2) Fhitung sebesar 7,106> Ftabel=4,01 nilai signifikansi lebih kecil daripada 0,05 yaitu sebesar 0,010, artinya setelah kovariabel kepercayaan diri dikendalikan, terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pendekatan konvensional “diterima”. (3) signifikansi hasil belajar IPA dengan kepercayaan diri di kelas eksperimen 0,008 < 0,05, artinya terdapat kontribusi antara hasil belajar IPA dengan kepercayaan diri di kelas eksperimen, dan signifikansi hasil belajar IPA dengan kepercayaan diri kelas kontrol 0,034 < 0,05, artinya terdapat kontribusi antara hasil belajar IPA dengan kepercayaan diri di kelas kontrol.Kata Kunci : Kata kunci : Pendekatan saintifik, kepercayaan diri, hasil belajar IPA. The problems of lack science learning outcomes and confidence found in the fifth grade students in the city of Singaraja become a main problem doing this research. Indications of lack science learning outcomes is evidenced by the average value of science learning outcomes 68.23, while a set of school KKM is 75.00. It means that the value is still below the KKM. The low condition of both variables presumably because the teacher in the learning management still tend to use models that are less innovative.The purpose of this study is 1) find a significant difference between the science learning results of students who take the scientific approach learning and students who take the conventional approach, 2) Knowing the significant differences between the science learning results of students who take a scientific approach to learning and student learning follow conventional approaches premises after confidence-controlled variable, 3) determine a significant contribution confidence by science learning outcomes. The population numbered 147 people and involved 58 samples. Data collected by the method of testing for science learning outcomes and questionnaires for self-confidence. Processing data using ANOVA analysis of the lane, Anacova, and product moment correlation. Results of the analysis are shown (1) F count = 7.040> Ftabel = 4.01 and 0.010 significance figure is smaller than 0.05 and is therefore rejected H0 and H1 accepted meaning that there is a difference between the science learning results of students who take the scientific approach to the students who take the conventional approach "acceptable". (2) Fhitung 7.106> Ftable = 4.01 significance value less than 0.05 is equal to 0,010, and this means that H0 is rejected and H1 accepted meaning as covariates controlled confidence, there are differences between the science learning results of students who take the approach Conventional "acceptable". (3) the significance of science learning outcomes with confidence in the experimental class of 0.008

Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue