cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 322 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016):" : 322 Documents clear
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI HITUNG PECAHAN PADA SISWA KELAS V ., Ni Wayan Suaryani; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Kadek Suartama, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7509

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1)Pembelajaran operasi hitung pecahan di kelas V, (2) Kemampuan siswa menyelesaikan operasi hitung pecahan, (3)Kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan operasi hitung pecahan dan solusi mengatasi kendala tersebut. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Pemaron yang berjumlah 34 orang dan guru kelas V. Objek penelitian ini adalah (1) Pembelajaran operasi hitung pecahan kelas V, (2) Kemampuan siswa menyelesaika operasi hitung pecahan, (3) Kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan operasi hitung pecahan dan solusi mengatasi kendala tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan (1) Pembelajaran operasi hitung pecahan termasuk dalam kategori baik. (2) Rata-rata hasil tes secara klasikal 56,5 dengan kategori rendah dengan indikator tertinggi adalah memecahkan masalah sehari-hari yang melibatkan operasi hitung perkalian dan pembagian berbagai bentuk pecahan16,47% dan indikator terendah adalah melakukan penjumlahan berbagai bentuk pecahan 80,88%. (3) Kendala yang dihadapi siswa yaitu pemahaman soal cerita dalam bahasa Indonesia yang kurang, lupa konsep operasi perkalian dan operasi pembagian pecahan, dan tidak bisa mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.Solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah sering menggunakan bahasa Indonesia dalam pembelajaran dan sering memberi latihan soal yang bervariasi.Kata Kunci : Kata kunci : matematika, kemampuan, operasi hitung pecahan. This study aimed to describe: (1)Learning arithmetic operations fractions in V grade students, (2)The students' ability to complete operation fractional arithmetic, (3)The obstacles faced by the students in completing the fractional arithmetic operation and solutions to overcome those problems.The type of this research was descriptive quantitative and qualitative. The subjects were the V grade students and the teacher who taught at V class at SD Negeri 2 Pemaron. The total number of the subjects were 34 students. The object of this research were: (1)Learning fractions of the V grade arithmetic operations, (2) The students' ability to complete the fractional arithmetic operations, (3) The obstacles faced by the students in completing the fractional arithmetic operation and solutions to overcome those obstacles. The observation, test, interviewed and documentation were used to collect the data. The Data were analyzed by using descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive. The results showed (1) Learning fractional arithmetic operations belonged to a good category.(2) The Average of the test results in classical 56.5 with low category, the highest indicators were the indicators of solving everyday problems involved multiplication and division arithmetic operations various fractions 16.47 % and the lowest indicator was the summation of various fractions 80.88 %. (3) the Constraints those were faced by students were: understanding about the story in Indonesian less, forget the concept of multiplication and division of fractions operations, and could not turn the mixture into fractions common fraction. The solution to overcome this problem is often used in learning Indonesian and often give varying exercises.keyword : Keywords : math, ability, fractional arithmetic operations
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS V ., Gusti Ayu Kade Emi Saptayanti; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dan model pembelajaran konvensional siswa kelas V di SD Gugus Singasari Kecamatan Pekutatan Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post test only control group design. Sampel sebanyak 2 kelas, yang terdiri atas 55 orang. Kelas eksperimen dan kelas control ditentukan dengan tekhnik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metodeo bservasi dan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, dengan uji-t. Berdasarkan analisis data dengan uji-t, diperoleh nilai thitung sebesar 45,70 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 2,006 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran teams games tournment dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 39,11 dan kelompok kontrol adalah 26, 09. Hal ini berarti eksperimen > kontrol, menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran teams games tournament berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus Singasari Kecamatan Pekutatan tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Hasil belajar matematika, teams games tournament The aims of this study are to know the significant differences of the student’s learning outcomes on match between the students who were taught by using cooperative learning model teams games tournament and the students who were taught using conventional learning model of the five grade students in Cluster Singasari District of Pekutatan School Year 2015/2016. This research was a quasi-experimental design with non-equivalent post-test only control group design. The Samples were two classes which consisted of 55 students. The Experimental class and control class were determined by random sampling technique. The data were collected using the methods of observation and tests. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics through t-test. Based on the analysis of data with t-test, obtained tarithmetic 45,70 and ttabel =2,006 at significant level is 5%. The results show that tarithmetic > ttabel, so it can be interpreted that there are differences in mathematics learning outcomes significantly between students who take to the lesson with teams games tournament learning model and students following the study with conventional learning model. Of the average ( ) is calculated, known ( ) experimental class was 39,11 and the control class was 26,09. This means that eksperimental > control, result showed that application cooperative learning model teams games tournament type learning outcomes on mathematics significantly of the five grade students in Cluster Singasari District of Pekutatan School Year 2015/2016.keyword : learning outcomes on mathematics, teams games tournament
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN IPA ., Anak Agung Sri Krisna Dewi; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7091

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas IV SDN 8 Sumerta melalui Penerapan Pendekatan Saintifik Berbasis Model Discovery Learning Tahun Ajaran 2015/2016, (2) untuk meningkatkan hasil belajar pengetahuan IPA pada siswa kelas IV SDN 8 Sumerta melalui Penerapan Pendekatan Saintifik Berbasis Model Discovery Learning Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV semester II SDN 8 Sumerta sebanyak 36. Data penelitian tentang motivasi dan hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan tes hasil belajar IPA. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pada motivasi belajar siswa menunjukkan persentase nilai rata-rata siklus I 73% berada pada kategori sedang, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82% berada pada kategori tinggi. Sementara, persentase nilai rata-rata hasil belajar pengetahuan pada pra siklus sebesar 67% berada pada kategori sedang. Setelah pelaksanaan tindakan siklus I persentase rata-rata hasil belajar pengetahuan sebesar 73% berada pada kategori sedang, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82% berada pada katagori tinggi. Ketuntasan belajar pada pra siklus 38% berada pada katagori rendah. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus I mencapai 39% berada pada kategori rendah dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 81% yang berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa, penerapan pendekatan saintifik berbasis model discovery learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar pengetahuan IPA siswa kelas IV SDN 8 Sumerta tahun ajaran 2015/2016. Kata Kunci : saintifik, discovery learning, motivasi belajar, hasil belajar pengetahuan IPA The goals of this research are (1) improve the motivation students in class IV SDN 8 Sumerta through the application scientific approach to the Discovery Learning Model academic year of 2015/2016, (2) to gain more knowledge on our study of physics students in class IV SDN 8 Sumerta through the application of scientific approach to the Discovery Learning Model academic year of 2015/2016. This reaearch is a class act that is done in two cycles. The subyek were students in class IV SDN 8 Sumerta, 36 students in total. Data result of the motivation and studying physics are collected by using the questioner test and result test of learning physics. Then the data were analyzed using statistic descriptive analysis method and quantitative descriptive statistic analysis method. Research of the result indicate the motivation students the average in the first cycle is 73% (currently on medium category), 82% (currently on higt category) in second cycles. The average value of learning outcomes for pre-cycles physic obtained 67% (currently on medium category). After the application of scientific approach to the Discovery Learning Model, the average learning outcomes reached 73% (currently on medium category), 82% (currently on hight category) in second cycle. Based on the results of that study can be concluded, the application of scientific approachto the Discovery Learning Model are improve the motivation and learning outcomes physic in class IV SDN 8 Sumerta. keyword : scientific , discovery learning , motivation, learning outcomes physic.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) BERBANTUAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TEMA TEMPAT TINGGALKU SISWA KELAS IVB SD NEGERI 6 KESIMAN TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Ni Luh Sri Rahayu; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media konkret. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek terteliti siswa kelas IVB SD Negeri 6 Kesiman Tahun Ajaran 2015/2016 berjumlah 33 orang. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus. Siklus I terdiri atas 4 pertemuan dan siklus II terdiri atas 4 pertemuan. Setiap pertemuan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Objek penelitian adalah hasil belajar IPA meliputi kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan dalam belajar IPA. Metode pengumpulan data digunakan metode observasi untuk mengumpulkan data kompetensi sikap dan keterampilan dalam belajar IPA dan metode tes untuk mengumpulkan data kompetensi pengetahuan IPA. Data dianalisis dengan analisis statistik deskriptif, analisis deskriptif kuantitatif, dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media konkret dapat menumbuhkan kompetensi sikap dalam belajar IPA, hal ini teramati dari bertambahnya kuantitas siswa dari siklus I sebanyak 76,26% dan siklus II sebanyak 86,86% meningkat sebesar 10,6% yang mencapai indikator kompetensi sikap yang telah ditentukan Kompetensi pengetahuan IPA siswa pada siklus I sebanyak 72,18% dan siklus II menjadi 86,04% meningkat sebesar 13,86% dengan predikat sangat baik. Terjadi juga perubahan kuantitas siswa yang memenuhi indikator kompetensi keterampilan dalam belajar IPA dari siklus I sebanyak 50,9% dan siklus II sebanyak 68,48% meningkat sebesar 17,58%. Dengan demikian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media konkret dapat meningkatkan hasil belajar IPA tema tempat tinggalku siswa kelas IVB SD Negeri 6 Kesiman tahun ajaran 2015/2016. Kata Kunci : pbm,media konkret, ipa This study aims to improve students' science learning outcomes through the application of problem-based learning model aided concrete media. This research is a classroom action research (PTK) with the subject terteliti graders Kesiman IVB Elementary School 6 Academic Year 2015/2016 amounted to 33 people. Actions performed in two cycles. First cycle consisted of 4 meetings and the second cycle consists of 4 meetings. Each meeting starts from planning, implementation, observation, and reflection. The object of research is the result of learning science competencies include attitudes, knowledge competence, and competence skills in learning science. Data collection method used observation method to collect data competence attitudes and skills in learning science and the test method to collect data competence IPA knowledge. Data were analyzed with descriptive statistical analysis, descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. The results showed that the application of problem-based learning model aided concrete media can foster competence in the attitude to learn science, it is observed from the increased quantity of students of the first cycle as much as 76.26% and the second cycle as much as 86.86% which increased by 10.6% achieve competence indicator predetermined attitude competence IPA knowledge of students in the first cycle as much as 72.18% and 86.04% second cycle be increased by 13.86% with excellent predicate. Occurs also change the quantity of students who meet the indicators of competence in learning science skills of the first cycle as much as 50.9% and the second cycle as much as 68.48% increase of 17.58%. Thus concluded that the application of problem-based learning model aided concrete media to improve learning outcomes IPA theme of my place IVB grade students of SD Negeri 6 Kesiman the academic year 2015/2016.keyword : pbm, concrete media, science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT BERBANTUAN PENILAIAN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V ., Putu Ayu Widiari Suseni; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan penilaian portofolio terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus XIV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2015/2016. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas V di SD Negeri 1 Pemaron dan SD Negeri 1 Tukadmungga. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda/obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data hasil belajar PKn, ditemukan hasil yaitu terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan penilaian portofolio terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V (thitung = 36,362 dan t¬tabel = 1,98, sehingga thitung > t¬tabel). Berdasarkan pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan penilaian portofolio berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn dibandingkan dengan model konvensional.Kata Kunci : TGT, penilaian portofolio, hasil belajar PKn This study aims to determine the significant effect of model cooperative learning type Team Games Tournament (TGT) by using portfolio assessment through students PKn learning outcomes of fifth class in SD cluster XIV Buleleng district Buleleng regency academic year 2015/2016. This research is a quasi experiment research, which is designed using post test only control group design. The population of this research are all the students in grade fifth of elementary school XIV cluster Buleleng Districts Buleleng Regency Academic Year 2015/2016. Random sampling technique is used to collect the sample. In this research used grade fifth of SD Negeri 1 Pemaron and SD Negeri 1 Tukadmungga as the sample of this research. The result data analyzed using statistic descriptive analysis and inferential statistic technique (t-test). Based on the result analysis of the significant effect of model cooperative learning type Team Games Tournament (TGT) by using portfolio assessment through students PKn learning outcomes of fifth class (tCalculate = 36,362 and t¬Colum = 1,98, therefore tCalculate > tColum). Based on these results, it can be conclude that learning using model of TGT on civics learning outcomes compared with conventional learning model.keyword : TGT, portofolio assessment, PKn result learning
PENERAPAN INKUIRI TERBIMBING DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS BUDAYA PENYELIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGETAHUAN IPA ., Kadek Anggi Nalasari; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan siswa melalui penerapan model inkuiri terbimbing dalam pendekatan saintifik berbasis budaya penyelidikan, dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa melalui penerapan model inkuiri terbimbing dalam pendekatan saintifik berbasis budaya penyelidikan. Desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 16 Pemecutan tahun pelajaran 2015/2016 sebanyak 35 siswa. Data penelitian tentang keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan dengan metode observasi dan metode tes. Data dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adalah (1) peningkatan rata-rata persentase keaktifan pada siklus I sebesar 61,81% berada pada kategori kurang aktif dan meningkat pada siklus II sebesar 81% berada pada kategori aktif, dan (2) peningkatan rata-rata persentase penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I sebesar 75,01% berada pada kriteria sedang dan meningkat pada siklus II sebesar 87,01% berada pada kriteria tinggi. Selain itu, peningkatan persentase ketuntasan klasikal penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I sebesar 57% dan meningkat pada siklus II sebesar 88,57%. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing dalam pendekatan saintifik berbasis budaya penyelidikan dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siswa kelas V SDN 16 Pemecutan Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : inkuiri terbimbing, pendekatan saintifik, budaya penyelidikan, keaktifan, kompetensi pengetahuan IPA This research aimed were to (1) increase the activity students through application of the guide inquiry model in scientific approach based on a culture of inquiry, and (2) increase the mastery competence knowledge of science students through application of the guide inquiry model in scientific approach based on a culture of inquiry. The research design was classroom action research conducted in two cycles. Subject of the research was the fifth grade students of SDN 16 Pemecutan in academic year 2015/2016 which consisted of 35 students. The research data about the activity and mastery competence knowledge of science students were collected using observation method dan test method. The data was analyzed using an analysis method of descriptive statistic and quantitative. The result of this research shows (1) the increasing average percentage activity on the first cycle is 61,81% on less active criteria and increased at the second cycle is 81% on active criteria, and (2) the increasing average percentage mastery competence knowledge of science on the first cycle is 75,01% on medium criteria and increased at the second cycle is 87,01% on high criteria. Moreover, the increasing classical completeness mastery competence knowledge of science on the first cycle is 57% and increased at the second cycle is 88,57%. Therefore, can be concluded that the application of the guide inquiry model in scientific approach based on the culture of inquiry can increase the activity and mastery competence knowledge of science at the fifth grade students of SDN 16 Pemecutan in academic year 2015/2016.keyword : guide inquiry, scientific approach, culture of inquiry, liveliness, competence knowledge of science
PENERAPAN PEMBELAJARAN KUANTUM MELALUI BERMAIN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG BANGUN DATAR PADA KELAS III ., I Putu Adhi Wibawa; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan bangun datar dengan penerapan pembelajaran kuantum melalui bermain pada siswa kelas III SD No. 1 Cemagi. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus tindakan. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III yang berjumlah 31 siswa yang terdiri dari 18 orang siswa laki-laki dan 13orang siswa perempuan. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan menggunakan metode tes jenis uraian. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan terjadi peningkatan persentase rata-rata penguasaan pengetahuan bangun datar mencapai 9,3%. Siklus I diperoleh persentase rata-rata pengetahuan siswa tentang bangun datar 57,4% berada pada kategori rendah sedangkan pada siklus II diperoleh persentase rata-rata 66,7% berada pada kategori sedang. Peningkatan ketuntasan klasikal 12,9%. Siklus I ketuntasan klasikal 64,5%, sedangkan siklus II ketuntasan klasikal 77,4%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kuantum melalui bermain dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang bangun datar pada tema pendidikan kelas III di SD No. 1 Cemagi tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pembelajaran kuantum, pengetahuan bangun datar, bermain The aim of this research is to improve knowledge of two-dimensional figure by the application of quantum learning through playing in the third grade students of SD No.1 Cemagi. The Design of this research is using Classroom Action Research (CAR) that is implemented in two cycles. Each cycle consists of four phases, namely planning, process/ action, observation/evaluation and reflection. Subject of the research are all of the third grade students consisting of 18 male students and 13 female students. Collecting data of the research is using descriptions test method. Collected data is analyzed by descriptive statistic analysis and quantitative analysis. The result of this research shows a significant raise of 9.3% in the students’ mastery of the two-dimensional figure knowledge average percentage, with the raise of the classical completeness figure of 12.9%. The average percentage of the students who are categorized as low in the first cycle is 57.4% percent, and the classical completeness figure is 64.5%. In the second cycle, the average percentage of the students who are categorized as medium is 66.7%, and the classical completeness figure is 77.4%. Therefore, it can be concluded that the application of the quantum learning through playing is indeed able to improve the students’ knowledge in mastering the two-dimensional figure in the educational thematic in SD No. 1 Cemagi in the school year of 2015/2016.keyword : Quantum learning, Playing, Two-Dimensional Figure
ANALISIS KESENJANGAN PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SD LABORATORIUM UNDIKSHA ., I Putu Ari Pradana Kusuma; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7122

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara perencanaan dan pembelajaran Kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 di SD Laboratorium Undiksha. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model diskrepansi. Pengukuran efektifitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dengan kondisi riil tentang perencanaan dan pembelajaran Kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 di SD Laboratorium Undiksha. Data dianilisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang Wilcoxon, kemudian dihitung besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) rerata perolehan skor perencanaan pembelajaran (RPP) adalah 88 dengan besar beda -12, besar kesenjangan 12%, dan tergolong dalam kategori (sangat kecil). (2) rerata perolehan skor pelaksanaan pembelajaran adalah 84,38 dengan besar beda -15,62, besar kesenjngan 15,62%, dan tergolong dalam kategori sangat kecil (SK). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat kesenjangan sebesar 12% pada perencanaan pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru di SD Laboratorium Undiksha, dan terdapat kesenjangan sebesar 15,62% pada pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru di SD Laboratorium Undiksha. Oleh karena itu, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 yang disusun dan dilakukan oleh guru di SD laboratorium Undiksha layak diteruskan dengan adanya perbaikan pada beberapa indikator yang belum sesuai dengan standar acuan (Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014). Kata Kunci : kesenjangan, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. This research aimed to know the differences between the planning and learning process 2013 Curicculum based on Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 in SD Laboratorium Undiksha. This research is evaluative research using model discrepancy. Measurement of the effectiveness of the program is done by comparing the ideal conditions (standard) with the real conditions of the planning and learning 2013 Curriculum based on Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 in SD Laboratorium Undiksha. Data analysis is using Wilcoxon's test procedure tiered pins, then calculated a big difference with a predetermined standard. The results show that (1) the mean gain score of the learning plan (RPP) is 88 -12 with a big difference, a big gap of 12%, and classified in the category (very small). (2) the acquisition mean score of 84.38 with the implementation of learning is a big difference -15.62, great kesenjngan 15.62%, and classified in the category of very small (SK). Based on the results of this study concluded that there is a gap of 12% in the lesson plan (RPP) prepared by teachers in SD Laboratorium Undiksha, and there is a gap of 15.62% on the implementation of learning undertaken by teachers in SD Laboratorium Undiksha. Therefore, the planning and implementation of learning Curriculum 2013 is composed and performed by teachers in primary Undiksha laboratory qualified to deal with an improvement in some indicators are not in accordance with the reference standard (Permendikbud No. 103 of 2014). keyword : discrepancy, learning plan, learning implementation, Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD ., Made Sudiarsini; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7425

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif STAD berbantuan media visual terhadap hasil belajar IPA kelas V SD Gugus IV Kecamatan Sawan Penelitian ini menggunakan desain penelitian non equivalent post-test only control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Sawan. Populasi berjumlah 165 siswa dan sampel berjumlah 44 siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media visual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional dengan nilai thitung sebesar 4,4 dan ttab = 2,101 maka thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikatakan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran STAD berbantuan media visual lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini berarti, terdapat pengaruh model pembelajaran Kooperatif STAD berbantuan media visual terhadap hasil belajar IPA kelas V SD Gugus IV Kecamatan Sawan.Kata Kunci : STAD, media visual, hasil belajar IPA The purpose of this study to determine the effect of cooperative learning model STAD assisted visual media on the results of learning science class V SD Cluster IV District of Sawan This study research design non equivalent post-test only control group design. The research was conducted on students of class V SD Cluster IV District of Sawan. A population of 165 students and the sample was 44 students. Learning outcomes data collected using the test method. Data were analyzed using t-test. The results showed that there were differences between the learning outcomes of students who take science learning by using cooperative learning model STAD assisted visual media and students who take learning with conventional learning with tcount of 4.4 and then thitung ttab = 2.101 greater than ttab. Based on this research can be said that students who follow the teaching learning model STAD aided visual media better than the students who take the conventional learning. This means, there are significant learning model STAD Cooperative aided visual media on the results of learning science class V SD Cluster IV District of Sawankeyword : STAD, visual media,science learning outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA TEMA SEJARAH PERADABAN INDONESIA SISWA KELAS V SD NEGERI 14 PEDUNGAN ., Ida Ayu Dewi Saraswati; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7150

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan belajar melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio tema sejarah peradaban Indonesia siswa Kelas V SD Negeri 14 Pedungan Tahun Pelajaran 2015/2016 dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio pada tema sejarah peradaban Indonesia siswa Kelas V SD Negeri 14 Pedungan Tahun Pelajaran 2015/2016. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 14 Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan yang berjumlah 41 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan tes bentuk esai. Data hasil keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) nilai rata-rata hasil keaktifan belajar meningkat 9,32 dari 75,7 menjadi 85,02. (2) nilai rata-rata hasil penguasaan kompetensi pengetahuan IPA meningkat 8,97 dari 77,07 menjadi 86,04, dan ketuntasan klasikal hasil penguasaan kompetensi pengetahuan IPA meningkat 19,52% dari 75,60% menjadi 95,12% dari jumlah siswa 41. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA tema sejarah peradaban Indonesia siswa kelas V SD Negeri 14 Pedungan.Kata Kunci : saintifik, asesmen portofolio, keaktifan, pengetahuan IPA. This classroom action research aims to (1) increasing the students participation in study through the application of scientific approach based on portfolio assessment based on the theme “Sejarah Peradaban Indonesia” at the Fifth Grade of Elementary School 14 Pedungan academic year 2015/2016 and (2) increasing competence mastery of natural science through the application of scientific approach based on portfolio assessment based on the theme “Sejarah Peradaban Indonesia” at the Fifth Grade of Elementary School 14 Pedungan academic year 2015/2016. The subjects in this study were fifth grade students of Public Elementary School 14 Pedungan - South Denpasar District totaling 41 people. Data collection methods used in this research are observation and test method. In the method of observation instruments used were observation sheet, whereas the test method used essay test instrument. Data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive. The results of this study shows that (1) an increase in the average value of the students participation by 9.32 from 75.7 to 85.02. (2) an increase in the average value of competence mastery of natural science by 8.97 from 77.07 to 86.04, and increase in classical completeness results of competence mastery of natural science by 19.52% of 75.60% to 95.12% of the overall number of students. Based on these results it can be concluded that the application of scientifically based approach to portfolio assessment can improve the students participation and competence mastery of natural science of students on the theme “Sejarah Peradaban Indonesia” at the Fifth Grade of Elementary School 14 Pedungan.keyword : scientific, portfolio assessment, students participation, natural science.

Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue