cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 322 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016):" : 322 Documents clear
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD Gugus VI ., Luh Juni Mariani; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7235

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD gugus VI kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas IV SD gugus VI kecamatan Tejakula kabupaten Buleleng yaitu SD Negeri 4 Sembiran dan SD Negeri 1 Sembiran. Jumlah keseluruhan populasi di gugus VI kecamatan Tejakula kabupaten Buleleng adalah 113 orang, sedangkan jumlah sampel 48 siswa yang dipilih secara random. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,81 sedangkan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,01. Hal ini berarti bahwa thiung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang signifikan antara siswa yang mengikuti model PBL dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 23,85 dan kontrol adalah 20,95. Hal ini berarti, eksperimen > kontrol. Berdasarkan hasil temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di gugus VI kecamatan Tejakula kabupaten Buleleng. Kata Kunci : hasil belajar, problem based learning Purpose of this study was to determine in science outcomes of students who take Problem Based Learning (PBL) model and students who take conventional learning in the four th grade elementary school students cluster 6 Tejakula district Buleleng regency. This study conducted in four th grade elementary group 6 Tejakula distrisct Buleleng regency SD Negeri 4 Sembiran and SD Negeri 1 Sembiran. The total number of population in the SD cluster 6 Tejakula Buleleng district is 113 students, while the number the sample size is 48 students were taken with a random sampling technique. Data of this research were student’s learning outcomes in science subjects, the data collected by description test instruments. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis, obtained t= 5,81 and ttabel (at significance level of 5%) = 2,01. This is means that the value of t > ttabel, so it can be interpreted that there are significant differences in science learning outcomes between students who learned with an PBL and students who learned using conventional learning. The average ( ) value showed that the experimental group get 23,85 and the control group get 20,95. This means, experimental > control. Based on these that result of this research. The consclution of this research is the application of an PBL model affect the science learning outcomes of fourth grade students in cluster VI, Tejakula distrisct in Buleleng regency. keyword : learning outcomes, problem-based learning
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN BRAINSTORMING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Luh Putu Lusiani; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah IPA siswa kelas IVB SDN 2 Dangin Puri tahun melalui penerapan model problem based learning dengan brainstorming; dan (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVB SDN 2 Dangin Puri melalui penerapan model problem based learning dengan brainstorming. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IVB SDN 2 Dangin puri yang berjumlah 39 siswa yang terdiri dari 24 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Data tentang kemampuan pemecahan masalah dikumpulkan menggunakan metode tes jenis uraian dan data kompetensi pengetahuan siswa dikumpulkan menggunakan metode tes jenis pilihan ganda biasa. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah dari nilai rata-rata siswa yaitu sebesar 73,89 dengan ketuntasan belajar mencapai 61,54 pada siklus I meningkat menjadi 82,36 untuk nilai rata-rata dan ketuntasan belajar menjadi 87,18% pada siklus II; dan (2) terjadi peningkatan kompetensi pengetahuan IPA siswa yaitu dari nilai rata-rata siklus I sebesar 74,08 dengan ketuntasan belajar mencapai 64,10% menjadi 84,65 untuk nilai rata-rata pada siklus II dengan ketuntasan belajar mencapai 89,74%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dengan brainstorming untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVB SDN 2 Dangin Puri.Kata Kunci : problem based learning, brainstorming, kemampuan pemecahan masalah, kompetensi pengetahuan IPA This research aimed: (1) to improve problem solving ability for the IVB grade students of SDN 2 Dangin Puri by implementing problem based learning with brainstorming; and (2) to improve the knowledge competence of science for IVB grade students of SDN 2 Dangin Puri by implementing problem based learning with brainstorming. The classroom action research performed in 2 cycles. The subject of the research are the students of grade IVB SDN 2 Dangin Puri totally 39 students consists of 24 male students and 15 female students. The data was collected by using essay test method in student’s problem solving aspect and multiple choice test in the aspect of the knowledge competence of science. The data analyzed by using descriptive analytical statistic and descriptive qualitative. The result of the research show that :(1) an increase of problem solving ability from the average of the study result is 73,89 with 61,54% of students that complete the value standard in first cycle becames 82,36 for the average with 87,18% of students complete the value standard in second cycle and (2) an increase of knowlegde competence of science from the average of the study result is 74,08 with 64,10% of students that complete the value standard in first cycle becames 84,65 for the average with 89,74% of students complete the value standard in second cycle. Based on the researched it can be concluded that the application of problem based learning with brainstorming to increase the problem solving ability and knowledge competence of science IVB grade students of SDN 2 Dangin Puri.keyword : problem based learning, brainstorming, problem solving ability, knowledge competence of science
PENERAPAN TIME TOKEN ARENDS BERBANTUAN AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR KELAS V ., Ni Komang Sri Utami; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., UNDIKSHA
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatan keaktifan belajar dan (2) meningkatkan hasil belajar IPS melalui penerapan model pembelajaran time token arends berbantuan media audio visual. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 2 Banjar Bali tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 20 orang. Pengumpulan data keaktifan belajar menggunakan metode observasi dan pengumpulan data hasil belajar menggunakan metode tes. Hasil penelitian menujukkan bahwa terjadi peningkatan persentase keaktifan dan hasil belajar pada siswa kelas V di SD Negeri 2 Banjar Bali. Pada siklus I persentase rata-rata keaktifan belajar siswa yang diperoleh sebesar 70,25% (kriteria “cukup aktif”), dan persentase rata-rata hasil belajar IPS diperoleh 71,75% (kriteria “sedang”). Pada siklus II persentase rata-rata keaktifan belajar siswa diperoleh sebesar 82,40% (kriteria “aktif”), dan persentase rata-rata hasil belajar IPS diperoleh sebesar 83,00% (kriteria “tinggi”). Jadi, penerapan model pembelajaran time token arends berbantuan media audio visual dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS siswa kelas V semester genap di SD Negeri 2 Banjar Bali Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : hasil belajar, keaktifan belajar, media audio visual, model time token arends This study aims to (1) improve the activity of learning and (2) improve the learning outcomes of Social Sciences by application the learning model of media-assisted time token arends audio visual. This type of research is classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of stages planning, action, observation and evaluation, and reflection. Data collection in the study carried out by the method observation and tests. The subjects were grade V students at SD Negeri 2 Banjar Bali academic year 2015/2016 of 20 people. Data were analyzed with descriptive statistical analysis methods. The results showed that there was an increase percentage activity and learning outcomes of Social Sciences on grade V students at SD Negeri 2 Banjar Bali. In the first cycle the average percentage of activity of learning gained by 70,25% (criteria “quite active”) and the average percentage of Social Sciences learning outcomes obtained by 71,75% (criteria “medium”). In the second cycle the average percentage of activity of learning gained by 82,.40% (criteria “active”), and the average percentage Social Sciences learning outcomes obtained by 83,00% (criteria “high”). Become, the application of learning models time tokend arends assisted audio visual media can increase the activity of learning and learning outcomes IPS grade V SD Negeri 2 Banjar Bali academic year 2015/2016keyword : learning outcomes, activity of learning, audio visual media, model time token arends
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS I KECAMATAN GIANYAR TAHUN 2015/2016 ., Ni Putu Intan Paramita; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan Peta Konsep dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvesional pada siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Gianyar Tahun 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunkan rancangan Nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di Gugus I kecamatan Gianyar. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 5 Gianyar sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD N 4 Gianyar sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 32 orang. Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode tes, dengan tes pilihan ganda, yang berjumlah 40 soal yang telah di validitas. Hasil penelitian yang diperoleh adalah nilai rata-rata kelompok eksperimen sebesar 82,31 dan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 71, 75. Hasil pengujian pot-test diperoleh data dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen. Analisis data yang digunakan menguji hipotesis adalah uji t. Kriteria pengujian jika t_(hitung )>t_(tabel )maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan dk=n_1+ n_(2 )- 2 dan signifikansi = 5%. Hasil uji hipotesis diperoleh t_(hitung )=4,722 dan t_(tabel )=2,000 maka t_(hitung )>t_(tabel )yaitu 4,722 > 2, 000 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasrkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan Peta Konsep terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus I kecamatan Gianyar tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : model two stay two stray, peta konsep, hasil belajar IPS This study aims to determine the differences between the results of social studies students who take learning using learning model Two Stay Two Stray aided Map Concept with a group of students who take learning with conventional learning models in class V SD Gugus I Kecamatan Gianyar Year 2015/2016. This research is a quasi-experimental research design by using Nonequivalent control group design. The study population was fifth grade students in Gugus I Kecamatan Gianyar. Samples were students of class V SD N 5 Gianyar as experimental class and fifth grade students of SD N 4 Gianyar as the control class with the number of each group of 32 people. The research data was collected with the test method, with multiple-choice tests, which consist of 40 questions that have been on the validity. The results obtained are the average value of the experimental group at 82.31 and the average value of the control group at 71, 75. The test results obtained pot-test data from the experimental group and the control group with normal distribution and homogeneous. Analysis of the data used to test the hypothesis is t test. Criteria testing if Tcount > Ttable, then Ho is rejected and Ha accepted by dk = n1+n2 - 2 and its significance = 5%. Hypothesis test results obtained Tcount = 4,722 and Ttable = 2,000 then Tcount > Ttable that is 4,722 > 2, 000 so that Ho rejected and Ha accepted. Pursuant to these results we can conclude that there are significant application of learning models Two Stay Two Stray aided Concept Maps on learning outcomes students of class V SD IPS Cluster I Kecamatan Gianyar academic year 2015/2016.keyword : model two stay two stray, concept maps, social learning outcomes
PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SD ., Ni Made Ari Giri Widayanti; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7078

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri 5 Pendem Kecamatan Jembrana Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media puzzle. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 5 Pendem yang berjumlah 12 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata hasil belajar siswa pada ranah afektif sebesar 69,16% pada siklus I, dan meningkat menjadi 82,29% pada siklus II. (2) Persentase rata-rata hasil belajar siswa pada ranah psikomotor sebesar 68,33% pada siklus I, dan meningkat menjadi 84,16% pada siklus II. (3) Persentase rata-rata hasil belajar siswa pada ranah kognitif sebesar 70,41% pada siklus I, dan meningkat menjadi 85,85% pada siklus II. (4) Ketuntasan klasikal mencapai 58,33% pada siklus I, dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media puzzle dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V Kecamatan Jembrana, Tahun pelajaran 2015/ 2016.Kata Kunci : hasil belajar IPA, make a match, media puzzle. Classroom action research (CAR) aims to find out the increase of learning outcomes in science subjects, fifth grade students of SD Negeri 5 Pendem District of Jembrana in the academic year 2015-2016 after the application of cooperative learning model type make a match assisted by puzzle media. The subjects of this research were fifth grade students of SD Negeri 5 Pendem totaling 12 persons. The data collection method used is the method of observation and tests.The data were analyzed using descriptive quantitative analysis method. The result of this research are (1) the average percentage of student learning outcomes in the affective domain is 69.16% in the first cycle, and increased to 82.29% in the second cycle. (2) The average percentage of student learning outcomes in the psychomotor domain is 68.33% in the first cycle, and increased to 84.16% in the second cycle. (3) The average percentage of student learning outcomes in the cognitive domain is 70.41% in the first cycle, and increased to 85.85% in the second cycle. (4) Classical completeness reached 58,33% in the first cycle, and increased to 100% in the second cycle. This shows that the implementation of cooperative learning model type make a match assisted by puzzle media can improve learning outcomes fifth grade science students District of Jembrana, in the academic year 2015/2016.keyword : science learning outcomes, make a match, puzzle media.
PENERAPAN MODEL SNOWBALL THROWING BERBANTUAN SATUA BALI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA ., Ni Wayan Winjassica Purnama Dewi; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPA di SD Negeri 2 Banjar Bali melalui penerapan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Satua Bali. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V di SD Negeri 2 Banjar Bali yang berjumlah 21 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuesioner dan tes, dengan instrumen berupa kuesioner motivasi belajar dan tes hasil belajar. Data dianalisis untuk memperoleh mean dan persentase mean. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat persentase rata-rata motivasi belajar siswa adalah 72% (kategori “sedang”) dan tingkat persentase rata-rata hasil belajar siswa adalah 70,47% (kategori “sedang”) pada siklus I. Selanjutya, pada siklus II, persentase rata-rata motivasi belajar siswa meningkat menjadi 84,38% (kategori “tinggi”) dan persentase rata-rata hasil belajar siswa adalah 84,28% (kategori “tinggi”). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Satua Bali dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Banjar Bali.Kata Kunci : Snowball Throwing, Satua Bali, motivasi, hasil belajar. The research was aimed to know the increase of students motivation and learning achievement of fifth grade student on science at SD Negeri 2 Banjar Bali through implementation of The Snowball Throwing model of learning assisted Balinese Story. This research was Classroom Action Research, as the subject was fifth grade students at SD Negeri 2 Banjar Bali amount 21 students. The research had done in two cycles. The data were collected by using questionnaire and test methods, and as the instruments were learning motivation questionnaire and learning achievement test. The data were analyzed for getting mean and mean percentage. Based on the result of the research, the percentage of mean of students learning motivation is 72% (“medium” category) and the percentage of mean of students learning achievement is 70,47% (“medium” category) in cycle I. Then, in cycle II, the percentage of mean of students learning motivation increase to be 84,38% (“high” category) and the percentage of mean of students learning achievement is 84,28% (“high” category). Based on the result of the research, the conclusion is the implementation of Snowball Throwing model of learning assisted Balinese Story can increasing the fifth grade students motivation and learning achievement at SD Negeri 2 Banjar Bali.keyword : Snowball Throwing, Balinese story, motivation, learning achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV DI GUGUS I KECAMATAN BULELENG ., Md. Padmarani s; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran kuantum dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah populasi 164 siswa. Sampel diambil dengan cara simple random sampling yang berjumlah 58 siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran kuantum dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh (thitung= 7,673 > ttabel= 2,000) dan dilihat dari rata-rata hitung ternyata skor rata-rata yang diperoleh siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kuantum lebih tinggi dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu ( = 23,52 > =15,76). Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kuantum berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV di Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Model pembelajaran kuantum, hasil belajar, Gugus I Kecamatan Buleleng. This research aims to find out the difference a result learn IPA groups of students who are learning to follow the model of quantum learning with a group of students who are learning to follow the conventional learning model. This type of research is a research experiment of quasi (quasi alphabets experiment) and the draft post test only control group design. The population of this research is the whole grade IV Cluster I sub district of Buleleng year 2015/2016 lessons with a total population of 164 students. Samples taken by way of simple random sampling of 58 students. The data collected in this research is the result of learning the IPA. Test results form learn the IPA used was multiple choice. The data were analyzed using t-test to test the difference in student learning outcomes. The results showed that there is a significant difference between the IPA learning outcomes students learn to follow the model of quantum learning with a group of students who are learning to follow the conventional learning model. This is shown by (thitung = ttabel > 7.673 = 2.000) and the views of the average count turns out to be an average score of students who study obtained using quantum learning model is higher with students who learn to use the conventional learning model ( = 23.52 > = 15,76). Based on the foregoing, it can be concluded that the positive effect of quantum learning model against the results of student learning on subjects natural science class IV on the cluster I Sub Buleleng years lessons 2015/2016.keyword : Quantum learning model, the results of the study, Cluster I sub district of Buleleng.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., A.A.Ayu Ratna Dewi; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran inkuiri, dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA melalui pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas IVB SD Negeri 7 Pedungan yang berjumlah 49 siswa. Tindakan dilaksanakan 2 siklus, siklus I dan siklus II terdiri atas 3 pertemuan. Setiap siklus dilakukan 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan metode tes. Data keaktifan siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, sedangkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda biasa. Kedua data ini dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan persentase nilai rata-rata keaktifan pada siklus I dari 75,29% dengan kategori cukup aktif dan pada siklus II menjadi 85,66%dengan kategori aktif. Sedangkan untuk hasil penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I mencapai 74,72% dengan kategori sedang. Sedangkan pada siklus II, persentase rata-rata hasil penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa mencapai 88,20% dengan kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa Penerapan Pendekatan Saintifik Berbasis Model Pembelajaran Inkuiri Dapat Meningkatkan Keaktifan dan Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas IVB SD Negeri 7 Pedungan.Kata Kunci : saintifik, model inkuiri, keaktifan, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA This research aiming to (1) increase students learning activeness trough scientific approach based on inquiry learning model in to (2) increase competency in sciensi based on inquiry learning model.This research is class action researth (PTK) with 49 student of class IVB SD Negeri 7 Pedungan as the subject. The action is held in 2 cycle. Cycle I consist of 3 meetings and cycle II consists of 3 meetings, each cycle done in 4 steps which is planning, implementation, observation and reflection. Research data collection is done by observesion sheet and test method. Student Activeness data is collected using observation sheet and science compotenscy mastery is collected using multiple choice test. Both of the data area analyzedusing method and quantitative descriptive analysis. Research result showing average value percentage of activeness in cycle I start from 75,29% with meet activeness category and cycle II into 85,66% with active category. While the result of science competency mastery in cycle I start from 74,72% with moderate category and cycle II reach 88,20% with high category. So can be concluded that implementation of scientific approach based on inquiry learning model increasing activeness and science competency class IVB SD Negeri 7 Pedungan.keyword : Scientific approach, inquiry learning model, activeness, science competency mastery
PENERAPAN MODEL QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA( KETERAMPILAN MENULIS ) PADA SISWA KELAS IV SDN 5 BONGAN TABANAN TAHUN AJARAN 2015/2016 ., I Nyoman Wahyu Mertayasa; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar bahasa Indonesia (keterampilan menulis) siswa kelas IV SDN 5 Bongan Tabanan Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 5 Bongan Tabanan Tahun Ajaran 2015/2016, sebanyak 20 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan memberikan tes kinerja menulis. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitati. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia (keterampilan menulis) siswa kelas IV SDN 5 Bongan Tabanan Tahun Ajaran 2015/2016 sebesar 13%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata presentase hasil belajar Bahasa Indonesai (keterampilan menulis) siswa pada siklus 1 sebesar 61,5 % dengan kriteria sedang menjadi sebesar 94,2% pada siklus II yang ada pada kriteria tinggi. Dengan demikian penerapan model Quantum Teaching mampu meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia (ketrampilan menulis) siswa kelas IV SDN 5 Bongan Tabanan Tahun Ajaran 2015/2016. Kata Kunci : Quantum Teaching, hasil belajar bahasa Indonesia,(keterampilan menulis). This study aimed at knowing the progress of grade IV students’ learning achievement in learning Indonesian (writing skills) at SDN 5 Bongan Tabanan in academic year 2015/2016. This study is basically a classroom action research which was conducted in two cycles. The subjects of this research were grade 20 grade IV students of SDN 5 Bongan, Tabanan in academic 2015/2016. The researcher collected the data by by administering tests for writing skills. The methodology used for analyzing the data in this study was descriptive statisctics methodology and desciptive quantitative methodology. The data analysis was done by comparing the results of the cycle one and cycle two . The result of this study showed that there was progress of students’ learning achievement in learning Indonesian, in which the progress was 13%. This result can be seen from the progress of students’ writing skills in learning Indonesian in cycle one, which was raised at 61.5 % which was categorized as the intermediate progress, and raising to 94.2 % in cycle two which was categorized as advanced progress. It can be concluded that model Quantum Teaching can improve the grade IV students of SDN 5 Bongan Tabanan learning achievement in learning Indonesian (writing skills) in academic year 2015/2016. keyword : Quantum teaching, Learning achivement of learning Indonesian, (writing skills)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SEKOLAH DASAR ., Ni Putu Candra Lestari; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media grafis dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non- equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus V dan sampel penelitian adalah SDN 3 Tukadaya dan SDN 5 Tukadaya. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dengan instrument tes hasil belajar IPA. Analisis data menggunakan uji-t tidak berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media grafis dan model pembelajaran konvensional. Hal ini diketahui dari hasil analisis hipotesis dengan uji-t, thitung > ttabel (thitung =5,25>ttabel=2,021) dan skor rata-rata siswa yang belajar dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media grafis lebih tinggi yaitu 22, sedangkan skor rata-rata siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional yaitu 16,43. Jadi, model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media grafis berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : TTW, Hasil Belajar, media grafis The aim of this research to determine the difference the learning result of Natural Science student that learning with model Think Talk Write (TTW) assisted the graphic media and student that learning with conventional learning model in fifth grade Elementary School students in Five Cluster Melaya District, Jembrana Regency, in academic year 2015/2016. This research including quasi experimental research that use non-equivalent posttest only control group design. This research population is all of fifth grade Elementary School in Five Cluster and esearch sample is Elementary School 3 Tukadaya and Elementary School 5 Tukadaya. Method of data collection done with a test method with the test instrument of learning result. The data using analysis t-test not correlated. The result of research showed there were differences in Natural Science learning result between students that studied with learning model Think Talk Write (TTW) assisted graphic media and conventional learning model. It is known from the analysis result of t-test, tcount > ttable (tcount = 5,25 > ttable = 2.021) and students score that study with TTW learning model assisted graphic media more to be high that is 22, whereas students score that learning with conventional learning model more to be lower that is 16,43. So, the Think Talk Write (TTW) learning model assisted graphic media has an influence to the learning result of Natural Science subject in fifth grade Elementary School students in Cluster V Melaya District, Jembrana Regency, in academic year 2015/2016.keyword : TTW, learning result, graphic media

Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue