cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 313 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017)" : 313 Documents clear
KECENDERUNGAN KUALITAS RASA PERCAYA DIRI SISWA KELAS V SD NEGERI 2 SUKASADA KABUPATEN BULELENG ., IGA Fifi Widyanti; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas rasa percaya diri siswa kelas V di SD Negeri 2 Sukasada Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian Mix-Method. Subjek penelitian ini adalah 29 orang siswa kelas V tahun pelajaran 2016/2017 di SD Negeri 2 Sukasada. Objek penelitian ini adalah rasa percaya diri siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi, lembar kuisioner, dan wawancara. Teknik analisis yang digunakan dibagi menjadi dua, yaitu analisis deskriptif dan flow model. Hasil penelitian menunjukan bahwa skor observasi kualitas rasa percaya diri siswa sebesar 81,55 dan skor kuisioner kualitas rasa percaya diri siswa sebesar 87,7. Artinya, rasa percaya diri siswa kelas V dikategorikan baik. Hasil analisis menggunakan flow model menunjukkan bahwa, alasan yang memperngaruhi kualitas rasa percaya diri siswa yaitu prestasi akademik dan non akademik siswa, perhatian guru dan orang tua, dan metode pembelajaran guru.Kata Kunci : rasa percaya diri This study aims to determine the quality of confident of grade V in SD Negeri 2 Sukasada academic year 2016/2017. The type of this study/research is mix-method study. The subject of this study ware 29 student of class academic year 2016/2017 in SD Negeri 2 Sukasada. the objec of this study is the student’s self-confident. The data collection in this study is using observation sheet questionnaire sheet and interview. The analysis technique used in this study is divided into two namely description analysis and flow model. The results showed that the obsevation score of student’s self-confident is 81,55 and the questionnaire of grade V is in a good category. The results of the analysis by using flow model method shows that the reasons that affect the quality of student self-confident is the academic and non-academic achivement of student, teachers and perents attentionand teacher learning method. keyword : self-confidence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL BERBANTUAN MEDIA LKS TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS V KECAMATAN ABANG ., I Wayan Adi Gunawan; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah Matematika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media LKS dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD N 2 Datah yang berjumlah 31 orang dan siswa kelas V SD N 5 Datah yang berjumlah 24 orang. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V semester II di Gugus V Kecamatan Abang yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media LKS dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, thitung = 22,4 dan ttabel = 2,021). Berdasarkan temuan di atas, disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media LKS berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model PBL, kemampuan pemecahan masalah This research aims to determine the significant differences in problem solving skills of Mathematics between groups of students who follow the learning with the model of Problem Based Learning (PBL) assisted by LKS media and group of students who follow the learning by using conventional learning model in grade V students. The sample of this research is students of class V SD N 2 Datah which amounted to 31 people and students of class V SD N 5 Datah which amounted to 24 people. Data of students' mathematical problem solving skills was collected using an essay test. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistic analysis, t-test. The results of this study indicate that there are differences in the ability of problem solving mathematics problems of five grade students of semester II in Buleleng District V cluster significantly between groups of students who follow the learning model Problem Based Learning (PBL) assisted by LKS media with groups of students following the conventional learning model (thitung> ttabel, thitung = 22,4 and ttable = 2.021). Based on the above findings, it is concluded that Problem Based Learning (PBL) assisted by LKS media has a positive effect on mathematical problem solving ability compared with conventional learning model.keyword : PBL teaching method, problem solving
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS LETDA MADE PUTRA ., Putu Eka Cahya Putri; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions berbantuan multimedia dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Letda Made Putra Denpasar Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu. Rancangan desain eksperimen yang digunakan adalah rancangan kelompok Kontrol Non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Letda Made Putra yang berjumlah 529 siswa. Sampel diambil dengan random sampling dan kesetaraan sampel dianalisis dengan menggunakan teknik matching. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes. Data penelitian ini diolah dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Uji hipotesis menggunakan uji-t dengan rumus separated varians. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions berbantuan multimedia dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Letda Made Putra Denpasar Utara. Hal tersebut berdasarkan perhitungan thitung > ttabel = 7,54 > 2,000 dan rata-rata kompetensi pengetahuan IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions berbantuan multimedia yaitu, 87,63, dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional yaitu 78,72. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions berbantuan multimedia berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Letda Made Putra.Kata Kunci : STAD, multimedia, kompetensi pengetahuan IPA This study aims to determine the significant difference of science knowledge competence between students who are taught using cooperative learning model Student Team Type Achievement Divisions with multimedia assisted students who are taught using conventional learning in fourth grade students of SD Gugus Letda Made Putra Denpasar north. This research is a quantitative research with quasi experiment design. The design design of the experiment used was the design of a Non-equivalent Control group. The population in this research is all of fourth grade students of SD Gugus Letda Made Putra which numbered 529 students. Samples were taken with random sampling and the equality of samples was analyzed using matching technique. Data collection method used in this research is test method. This research data is processed by using descriptive statistical analysis technique and inferential statistic. Hypothesis test using t-test with separated variance formula. The result of the research based on data analysis shows that there is a significant difference of science knowledge competence between the students group which is taught through the cooperative learning model of Student Team Achievement Divisions type of multimedia with the group of students that is taught through conventional learning in fourth grade students of SD Gugus Letda Made Putra in north market. It is based on the calculation of tcount> ttable = 7,54> 2,000 and the average science knowledge competence of students who follow the learning by using cooperative learning model of Student Team Achievement Divisions type of multimedia-assisted, 87.63, and students who follow conventional learning that is 78 , 72. Thus it can be concluded that the model of cooperative learning type Student Team Achievement Divisions assisted multimedia influence science knowledge competence fourth grade students SD Gugus Letda Made Putrakeyword : STAD, multimedia, science knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., I Gusti Komang Budi Adnyana; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Think Pair Share dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan desain non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 140 orang.Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t sampel independen). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 9,06 dan ttabel(pada taraf signifikansi 5%) =1,684. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata kelompok eksperimen adalah 23,071 dan rata-rata kelompok kontrol adalah16,33. Hal ini berarti penerapan model pembelajaran Think Pair Share berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana TahunPelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Model TPS, hasil belajar IPA The research aims to determine the significant difference of science learning outcome between the group of students who studied following Think Pair Share learning model and conventional learning model toward fourth grade students in Negara district Jembrana regency on academic year 2016/2017. The type of this research in quasi experiment with non equivalent post-test only control grup design. The population of this research is all of four grade students of 5 cluster in Negara district Jembrana regency on second semester in Negara district Jembrana regency on academic year 2016/2017 which consists of 140 student in amount. To get sumpel, this research is applied random sampling technique. Data were collected by using test in optional test form. The collected data were analyzed using descriptive statistic analysis and inferential statistic (t-test for independent sample) method. Based on analyzed data, it was discovered that thitung = 9,06 and ttabel1,684 with 5% of signification degree. It describes that value of thitungis higter than ttabel. From was average, that average of the experiment grup is 23,071 and the average of the control grup is 16,33. It means that the implementation of Think Pair Share type learning model has a positive effect to result of science study for elementary student in fourth grade in second semester in Negara district Jemberana regency on academic year 2016/2017.keyword : TPS Model, Science learning outcome.
Pengaruh Model Pembelajaran Literasi Sebagai Budaya Sekolah Terhadap Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas V SD Gugus Pangeran Diponegoro Tahun Ajaran 2016/2017 ., Ni Putu Arista Sari; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran literasi dengan pembelajaran konvensional siswa kelas lima SD Gugus Pangeran Diponegoro Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan rancangan Quasy Experiment (desain eksperimen semu) dengan jenis Nonequivalent Control Group Design. Penentuan populasi dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya, untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen yaitu kelas V SDN 3 Pemecutan yang berjumlah 31 orang dan kelompok kontrol yaitu kelas VB SDN 10 Pemecutan yang berjumlah 31 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes jenis objektif dengan bentuk pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan, dianalisis dengan menggunakan analisis statistik kuantitatif dan uji prasyarat. Dari hasil analisis uji-t diperoleh t_hitung=3,711 sedangkan t_tabel=1,7560 pada taraf signifikansi 5%, dengan x_1=80,42 dan x_2=73,94. Terlihat bahwa t_hitung>t_(tabel ) (3,711>1,7560) dan x_1>x_2 (80,42>73,94) yang berarti dalam penelitian ini terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan Ilmu Pengetahuan Sosial siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran literasi dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran literasi berpengaruh positif terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial pada siswa kelas V SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Ajaran 216/2017.Kata Kunci : penguasaan kompetensi pengetahuan, Ilmu Pengetahuan Sosial, model pembelajaran literasi This study aims to determine the significant differences in the mastery of knowledge competence of Social Sciences between students who are taught by the model of literacy with conventional learning in fifth grade of Pangeran Diponegoro Groups academic years 2016/2017. This research uses Quasy Experiment design with type of nonequivalent control group design. Determination of population in this research is done by using random sampling technique which is random is clas, to determine experiment group and control group. The experimental group is class fifth grade students in SDN 3 Pemecutan as many as 31 students and control group is fifth grade students in SDN 10 Pemecutan as many as 31 students. Data collection method used in this research is objective type test are multiple choice question form. The data collected, analyzed using quantitative statistical analysis and by t-test analysis techniques. From the result of t-test analysis obtained t_count=3,711 while t_table=1,756 at 5% significance level, with x_1=80,42 and x_2=73,94. It can be seen that t_count>t_table (3,711>1,756) and x_1>x_2 (80,42>73,94) means that in this study there is a significant difference of matery of knowledge competence of Social Sciences of student wich is learned by using learning model literacy with syudents who are taught using convetional learning. So it can be cocluded that the application of literacy learning model has positive effect on Social Sciences learning outcomes in fifth grade of Pangeran Diponegoro Groups Denpasar Barat academic years 2016/2017.keyword : mastery of knowledge competence, social sciences, literacy learning model
Pengaruh Model Pembelajaran Quiz Team Berbasis Permainan Kamus Mini terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Gugus IV Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017 ., I Made Rai Saputra; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar pengetahuan IPS antara siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017 yang dibelajarkan dengan model pembelajaran quiz team berbasis permainan kamus mini dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen semu ( nonequivalent control group design ). Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Abiansemal yang berjumlah 152 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling yang terlebih dahulu dilakukan uji kesetaraan pada setiap anggota populasi. Sampel dalam penelitian ini siswa siswa kelas V SD No. 2 Ayunan berjumlah 32 siswa sebagai kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajar quiz team berbasisi perminan kamus mini dan siswa kelas V SD No. 2 Dauh Yeh Cani berjumlah 31 siswa sebagai kelompok dengan pemebelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes jenis objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan berupa nilai hasil belajar IPS yang dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung = 5,32 > ttabel = 2,00 untuk signifikan 5% dan dk = 61. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H_o ditolak dan H_a diterima. Adapun nilai rata-rata hasil belajar pengtahuan IPS yang dibelajarkan dengan model pembelajaran quiz team berbasis permainan kamus mini 78,25 dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional 69,58. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran quiz team berbasis permainan kamus mini terhadap hasil belajar pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017 Kata Kunci : Quiz team, permainan kamus, pengetahuan IPS This study aims to determine the effect of learning outcomes of IPS knowledge between grade V students in SD Gugus IV Abiansemal District Lessons Year 2016/2017 which dibelajarkan with quiz-based learning model of mini-game dictionary game and students who dibelajarkan with conventional learning. Types This research is an experimental research with the research design used is a quasi-experimental design (nonequivalent control group design). The population of this study is all students of class V in SD Gugus IV Abiansemal District, amounting to 152 students. Determination of the sample is done by random sampling technique which is first done equality test on every member of population. The sample in this study is students of grade V SD. 2 Ayunan totaling 32 students as a group that was taught with a quiz team learner model based on the permission of mini dictionary and grade 5 students of SD. 2 Dauh Yeh Cani is 31 students as a group with conventional learning. The data collection is done by the type of objective method of standard double choice method. The data collected in the form of IPS learning result score which is analyzed by t-test. The result of data analysis is tct = 5.32> ttable = 2,00 for 5% significance and dk = 61. Based on testing criteria, Ho is rejected and Ha accepted. The average score of learning results IPS learning that dibelajarkan with quiz-based team learning model of the game dictionary mini 78.25 and students who dibelajarkan with conventional learning 69.58. Based on the results of this study can be concluded that there is influence of learning model quiz team based on mini game dictionary to result of learning knowledge of IPS student of class V SD Gugus IV Abiansemal Sub District Year Lesson 2016/2017 keyword : Quiz team, dictionary game, IPS knowledge
PENGARUH KONTRUKTIVISME MODEL PEMBELAJARAN PBL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS MELALUI LESSON STUDY SD KELAS V ., I Kadek Gede Suparma Ariadi; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran problem based learning dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN 1 Astina Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VA dan VB di SDN 1 Astina yang berjumlah 54 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas VA yang berjumlah 29 siswa dan siswa kelas VB yang berjumlah 25 siswa. Metode dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu dengan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang dibelajrakan dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V dengan thit= 32,923 > ttab= 2,021 adanya perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analsis data model pembelajaran problem based learning melalui lesson study berpengaruh terhadap hasil belajar IPS. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran problem based learning yaitu 23,68 dan skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 15,12. Perbaikan dilakukan dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning melalui lesson study untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan mampu mengatasi kendala-kendala dalam mengajar.Kata Kunci : Problem Bases Learning, Hasil Belar, IPS This study aims to find a significant difference between the results of social studies students learn through problem based learning model learning with students who learn through conventional learning in class V Elementary School 1 Astina Buleleng, Buleleng. Type this research is quasi-experimental research. The population of this research is all class VA and VB State Primary School 1 Astina totaling 54 students. The research sample is classes totaling 29 students VA and VB grade students numbering 25 students. Methods of data collection is done with test method is to test objectively. Data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics ie t-test. The results of this study indicate that there are differences between student learning outcomes dibelajrakan using problem-based learning model learning with students that learned with conventional learning models in class V with thit = 32.923> ttab = 2.021 a significant difference. Based on the analysis results of the data model of learning problem based learning through lesson study affect the results of social studies. It can be seen from the average score of students who use problem-based learning model learning is 23.68 and the average score of students who use conventional learning models, namely 15.12. Repairs carried out in the learning process by using the Social Sciences learning model of problem based learning through lesson study to improve student learning outcomes and be able to overcome the obstacles in teaching.keyword : problem based learning, learning outcomes, science sosoal
PENGARUH MODEL TIME TOKEN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NEGERI 3 KALIUNTU ., Kadek Erawati; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Time Token terhadap keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V Tahun Pelajaran 2016/2017 SD Negeri 3 Kalintu. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain penelitian one shot case study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 siswa. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan menggunakan penilaian unjuk kerja untuk keterampilan berbicara. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan dua tahap yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial, uji t (t-test). Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Time Token terhadap keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V Tahun Pelajaran 2016/2017 SD Negeri 3 Kaliuntu. Dengan thitung =18,42 dan ttabel = 2,034 signifikan pada p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., I Gusti Ayu Widya Tri Wahyunita; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan video dengan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan video pada siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Gerokgak Tahun Pelajaran 2016/2017.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post-test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Gerokgak Tahun Pelajaran 2016/2017. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling.Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas V di SD Negeri 3 Banyupoh dan SD Negeri 2 Musi. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda/obyektif.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data hasil belajar IPA,diperoleh thitung sebesar 4,187 Sedangkan, ttabel sebesar 1,980 pada taraf signifikansi 5%.Hal ini berarti thitung> ttabel. Dilihat dari hasil perolehan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 21,02 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol yaitu 16,30. Berdasarkan pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan video berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Inkuiri terbimbing, video, hasil belajar IPA The aim of this research is to know the significant difference of science learning outcomes between groups of students who were taught using guided inquiry-based learning model with uneducated group of students using guided inquiry-assisted instructional model in V grade elementary school students in Gugus V Gerokgak Sub-district 2016 /2017. This type of research is a quasi-experimental research with non equivalentpost-test only control group design. The population of this research is all students of grade V SD in Gugus V Kecamatan Gerokgak Lesson 2016/2017. The sampling technique used is random sampling. The class that becomes the research sample is the V class at State Elementary School 3 Banyupoh and State Elementary School 2 Musi. Learning result data is collected by using multiple / objective test. The data obtained were analyzed using inferential statistical analysis technique that is t-test. Based on the results of data analysis of learning outcomes IPA, obtained t count of 4.187 Meanwhile, ttabel of 1.980 at 5% significance level.This means thitung> ttable. Judging from the results of the average learning outcomes of IPA experimental group is 21.02 greater than the average learning outcomes of control group IPA that is 16.30. Based on the above explanation, it can be concluded that learning using guided inquiry learning model has a positive effect on the learning outcomes of science.keyword : Guided Inquiry, videos, science learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS IV KECAMATAN SAWAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Gusti Ayu Nyoman Prawidayanti; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Course Review horay dan kelompok siswa yang dibelelajarkan dengan model pembelajaran konvensional di SD Gugus IV Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di Gugus IV Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng yang berjumlah 174 siswa. Sebanyak 44 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan random sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 8 Bungkulan yang berjumlah 22 orang siswa sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 6 Bungkulan yang berjumlah 22 orang siswa sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen (22,06) lebih tinggi dari pada kelompok kontrol (16,68). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA siswaKata Kunci : Model Pembelajaran Course Review Horay, Hasil Belajar IPA This research was aimed at finding the differences of natural science learning result between group of students at the fifth grade taught by Course Review Horay learning model and group of students who are studied by using conventional learning models, at the elementary of IV group in Sawan District, Buleleng Regency. This type of research is Quasi Experimental Research. All classes of fifth grade at Gugus IV Sawan District, Buleleng regency become the population in this research with the total number of students are 174 people. For about 44 students were selected as samples based on random sampling test. The samples in this reserach were the students at fifth grade in SD Negeri 8 Bungkulan with 22 students as the experimental group and SD Negeri 6 Bungkulan with 22 number of students as the control group. The data of learning result were collected by using Test method. The data were analyzed by using t-experiment. The results of the mean of the group experimental (22,06) was higher than the group control (16,68). The results of this study showed that there was significant different in outcomes of students science learning. keyword : Course Review Horay learning model, science learning result

Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue