cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 313 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017)" : 313 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SETS BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V ., Ni Luh Rai Widiani; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok yang dibelajarkan melalui model pembelajaran SETS (Science, Environment, Technology, and Society) berbantuan media audio visual dengan kelompok yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Teuku Umar Denpasar Barat tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian yang digunakan rancangan kelompok Non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas V SD Gugus Teuku Umar Denpasar Barat tahun pelajaran 2016/2017. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah data kompetensi pengetahuan IPA dan dianalisis dengan uji-t. Setelah dianalisis dengan uji-t, diperoleh thitung = 2,978 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 72 dan ttabel= 2,000. Berdasarkan kriteria pengujian thitung=2,978>ttabel= 2,000. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang sigifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok yang dibelajarkan melalui model pembelajaran SETS (Science, Environment, Technology, and Society) berbantuan media audio visual dengan kelompok yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Teuku Umar Denpasar Barat tahun pelajaran 2016/2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata gain skor kompetensi pengetahuan IPA yang diperoleh kelompok eksperimen "X" Ì… = 0,42 > "X" Ì… = 0,28 rata-rata gain skor kompetensi pengetahuan IPA yang diperoleh kelompok kontrol. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran SETS (Science, Environment, Technology, and Society) berbantuan media audio visual terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Teuku Umar Denpasar Barat tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : model pembelajaran SETS, media audio visual, kompetensi pengetahuan IPA This research aimed to determine the significant differences result of science knowledge competence between group who learned through SETS (Science, Environment, Technology, and Society) learning model with audio visual media with group who learned through conventional learning in fifth grade students of SD Gugus Teuku Umar West Denpasar in academic year 2016/2017. This research was quasi experiment which used non equivalent control group design. The population of this research was all students in fifth grade of SD Gugus Teuku Umar West Denpasar in the academic year 2016/2017. The samples were taken by random sampling technique. The data that were collected was the result of science competence analysed by t-test. After analysed by t-test, it is obtain that thitung=2,978 and in 5% of significant standart with dk=72 and ttabel=2,000. According to the criterion of thitung = 2,978>ttabel=2,000. Therefore, there is significant difference result science competence between group who learned through SETS (Science, Environment, Technology, and Society) learning model with audio visual media with group who learned through conventional learning in fifth grade students of SD Gugus Teuku Umar West Denpasar in the academic year 2016/2017. The result showed an average gain score competence obtained by experiment group "X" Ì…=0,42 > "X" Ì…=0,28 an average gain score science competence by control group. So, it can be conclude there was the influence of SETS (Science, Environment, Technology, and Society) learning model with audio visual media in science competence of fifth grade students in SD Gugus Teuku Umar West Denpasar in the academic year 2016/2017. keyword : SETS learning model, audio visual media, science knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS III KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Made Dwi Wisma Yanthi; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran NHT dengan siswa yang dibelajarkan model pembelajaran konvensional dari segi motivasi belajar pada siswa kelas V. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Buleleng yang berjumlah 129 orang. Sampel diambil dengan teknik Random Samplingterhadap kelas. Sampel penelitian yaitu Kelas V SD Negeri 1 Jinengdalem, SD Negeri 5 Jinengdalem, SD Negeri 1 Poh Bergong, dan SD Negeri 2 Poh Bergong. Penelitian ini menggunakan rancangan non equivalent post-test only control group design. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner untuk motivasi belajar dan metode tes untuk hasil belajar IPA. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial ANAVA AB. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan (1) hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan model pembelajaran kooperatif tipe NHTdan siswa yang dibelajarkan dengan Non NHT; (2) interaksi yang signifikan antara model pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dengan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA; (3) hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan model pembelajaran Kooperatif Tipe NHTdan siswa yang dibelajarkan dengan Non NHTpada siswa memiliki motivasi belajar tinggi; (4) hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan model pembelajaran Kooperatif Tipe NHTdan siswa yang dibelajarkan dengan Non NHTpada siswa memiliki motivasi belajar rendah. Hal ini berarti model pembelajaran NHT dan motivasi belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : NHT, motivasi belajar, hasil belajar This research is aim to know the differences of students’ mathematical and natural science between students who teach by using NHT and the student who teach by conventional technique from their motivation at fifth grade students of elementary school. This research is quasi experimental. The population of the study is all of fifth students of elementary school at IIIrd cluster of Buleleng sub district which consist of 129 students. The sample of the study are Kelas V SD Negeri 1 Jinengdalem, SD Negeri 5 Jinengdalem, SD Negeri 1 Poh Bergong, dan SD Negeri 2 Poh Bergong which assisted through random sampling. This research is design as non equivalent post-test only control group design. There are two types of data collection technique were use in this research. The first questioner to motivation and the second is test to students’ achievement ofmathematical and natural science. the data were analyzed descriptive statistic and inferential statistic. The result of the research show there are differences between the significance of students’ mathematical and natural science achievement between students who teach by NHT technique and students who teach by Non NHT; the significantly of interaction between NHT technique with students’ motivation through students’ mathematical and natural science achievement; the significantly of interaction between students who teach by NHT technique of students who has high motivation; the significance of students’ mathematical and natural science achievement between students who teach by NHT technique and students who teach by Non NHT of students who has low motivation. keyword : NHT, learning motivation, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS UNTUNG SURAPATI DENPASAR TIMUR TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Wayan Ika Ariesta Dewi; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Learning Cycle dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalen control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Untung Surapati yang terdiri dari 229 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 76 siswa , 37 siswa kelas IV SDN 9 Sumerta sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 39 siswa kelas IV SDN 6 Sumerta sebagai kelas kontrol. Penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dilakukan dengan metode tes dan instrument yang digunakan adalah berupa tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi dari pada nilai rata-rata kelompok kontrol (85,13 > 72,92). Berdasarkan analisis uji t dengan derajat kebebasan (dk = 37 + 39 -2 = 74) dan pada taraf signifikansi 5% diperoleh t hitung > t tabel (3,18 > 2,000) maka H0 ditolak, hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : model learning cycle, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA This study aims to determine the significant effect of mastery of science knowledge competence between groups of students who were taught by Learning Cycle Learning Model with groups of students who were taught through conventional learning in fourth grade students of SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur of academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental research with non-equivalent design group design. The population of this research is all the fourth grade students of State Elementary School in Untung Surapati Cluster consisting of 229 students. The sample in this research are 76 students, 37 students of grade IV SDN 9 Sumerta as experiment group and as many as 39 students of grade IV SDN 6 Sumerta as control class. The determination of experimental group and control group using random sampling technique. Collecting data on the mastery of science knowledge competence is done by test method and the instrument used is in the form of ordinary double choice objective test. The data were analyzed using the t-test. The results showed that the experiment group average was higher than the control group average score (85,13> 72,92). Based on t test analysis with degrees of freedom (dk = 37 + 39 -2 = 74) and at 5% significance level obtained t count> t table (3.18> 2,000) then H0 rejected, this means there is a significant difference of knowledge competence IPA group of students who learned through learning cycle learning model and group of students who learned through conventional learning in fourth graders Elementary School Untung Surapati East Denpasar Units Teaching Year 2016/2017. keyword : learning cycle model, mastery of science knowledge competence
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share Berbantuan Audio Visual terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS ., Ni Wayan Pitriani; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa kelas IV SD Gugus Moch Hatta Denpasar selatan Tahun Ajaran 2016/2017 yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan audio visual dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen kuasi dengan rancangan Kelompok Non-ekuivalen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Moch Hatta yang berjumlah 331 orang. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SD Negeri 3 Panjer dengan jumlah 35 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 2 Panjer dengan jumlah 42 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitnung = 4,10 dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 75 diperoleh nilai ttabel = 2,000 sehingga thitung = 4,10 > ttabel = 2,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarakan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan audio visula dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Rerata nilai kompetensi pengetahuan IPS pada kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Think Pair Shair berbantuan audio visual adalah 83,48, sedangkan kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 73,36. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Think Pair Share berbantuan audio visual terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus Moch Hatta Denpasar selatan Tahun Ajaran2016/2017.Kata Kunci : kompetensi pengetahuan IPS, Think Pair Share, audio visual. This study aims to determine the significant difference in the competence of IPS knowledge between fourth grade students of SD Gugus Moch Hatta Denpasar south of the School Year 2016/2017 which was taught using Think Pair Share model with visual audiences and students who were taught using conventional learning model. This research is an experimental research with quasi experiment design with Non-equivalent Group design. The population of this research is all of fourth grade students of SD Gugus Moch Hatta which amounted to 331 people. The sample was taken by random sampling technique. The sample in this research is the students of grade IVA SD Negeri 3 Panjer with 35 students as experiment group and fourth grade students of SD Negeri 2 Panjer with 42 students as control group. The data collection method used is a test method in the form of a standard multiple-choice objective test. The data obtained were analyzed using the t-test. The result of data analysis obtained by thitnung = 4.10 with significance level 5% and dk = 75 obtained ttable value = 2,000 so thitung = 4.10> ttable = 2,000, then Ho is rejected and Ha accepted. This means that there is a significant difference in the competence of IPS knowledge of students who are learned using Think Pair Share model aided by audio visula and students are taught using conventional learning. The mean value of IPS knowledge competence in the group that was taught using Think Pair Shair model with visual audio aid was 83,48, while the group that was taught using conventional learning model was 73,36. Based on the result, it can be concluded that there is influence of learning model of Think Pair Share with visual aids on knowledge competence of IPS student of fourth grade SD Gugus Moch Hatta Denpasar south of School Year 2016/2017.keyword : IPS knowledge competence, Think Pair Share, audio visual
* Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Berbantuan Lingkungan Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Denpasar Utara Tahun Ajaran 2016/2017 ., Anak Agung Reni Paramitha; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10622

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan lingkungan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Denpasar Utara Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Denpasar Utara yang berjumlah 372 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 9 Peguyangan berjumlah 48 siswa sebagai kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan lingkungan dan siswa kelas V SDN 7 Peguyangan berjumlah 31 siswa sebagai kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa dengan empat jawaban. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung = 5,333 > ttabel = 2,000 pada taraf signifikansi 5% dan dk = 77. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak. Adapun rata-rata Gain Skor kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok yang dibelajarakan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan lingkungan adalah 0,44, sedangkan pada kelompok yang dibelajarankan dengan pembelajaran konvensional adalah 0,28. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan lingkungan terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasara Utara Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : group investigation, lingkungan, kompetensi pengetahuan IPA The purpose of this research is to know the significant difference of the natural Science competence of a group of students which is taught using cooperative learning type named as Group Investigation assisted with the environment through conventional learning in fifth grade students at SD Kompyang Sujana in North Denpasar in 2016/2017 . This type of this researh is quasi experiment research with nonequivalent control group design. The population of this study is all students of fifth grade of SD Kompyang Sujana North Denpasar with total up to 372 students. The samples were taken randomly sampling technique. The sample in this research was the fifth grade students of SDN 9 Peguyangan with total up to 48 students as a group that was taught using cooperative learning type named as Group Investigation assisted with the environment through conventional learning and the fifth grade students of SDN 7 Peguyangan with total up to 31 students as group control using conventional learning. The data were collected using a method in the form of standard multiple-choice objective test with four answers. The data that was obtained were analyzed using t-test analysis. The result of the analysis are tcount = 5,333 > ttable = 2,000 for 5% significance and dk = 77. Based on test criteria, there for H0 is rejected and Ha is accepted. The average score of natural Science competence in the group that was taught using cooperative learning type named as Group Investigation assisted with environment was 0,44, while in the conventional learning group was 0,28. Based on the result of this research, can be concluded that there is an influence of cooperative learning type named as Group Investigation assisted with environment to natural Science competence of fifth grade elementary school student of Kompyang Sujana District of North Denpasar academic year 2016/2017.keyword : group investigation, environment, the natural Science competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TPS (THINK PAIR SHARE) BERBANTUAN QUESTION CARD TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Putu Ida Handayani; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran TPS berbantuan question card dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Jelantik tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian semu dengan desain kelompok Non-Ekuivalen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Jelantik tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 168 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sehingga diperoleh dua kelas yaitu kelas V SD Negeri 17 Dangin Puri berjumlah 39 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas VA SD Negeri 28 Dangin Puri berjumlah 36 siswa sebagai kelompok kontrol. Data tentang kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan melalui metode tes dengan menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Selanjutnya data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kompetensi pengetahuan IPA kelompok eksperimen lebih tinggi daripada rata-rata kompetensi pengetahuan IPA kelompok kontrol (75,80 > 68,56). Nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA kelompok eksperimen termasuk ke dalam kategori baik dan nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA kelompok kontrol termasuk ke dalam kategori cukup. Berdasarkan hasil pengujian normalitas dan homogenitas terhadap data yang didapat dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan uji-t dan menunjukkan thitung = 3,584 dan ttabel = 1,980 dengan db = 73 dan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, thitung > ttabel (3,584 > 1,980), maka Ho ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran TPS berbantuan question card dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) berbantuan question card berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Jelantik tahun ajaran 2016/2017. Kata Kunci : model pembelajaran TPS, question card, kompetensi pengetahuan IPA This study aimed to determine the significant differences in science knowledge competence between groups of students who are taught a model of learning TPS assisted question card with a group of students who were taught conventional learning in grade V students SD Gugus I Gusti Ngurah Jelantik academic year 2016/2017. This research type is quasi research with Non-Equivalent group design. The population of this study are students of grade V SD Gugus I Gusti Ngurah Jelantik academic year 2016/2017 as many as 168 students. Sample determination was done by random sampling technique. So that obtained two classes of grade V SD Negeri 17 Dangin Puri amounted to 39 students as experimental group and grade VA SD Negeri 28 Dangin Puri amounted to 36 students as a control group. Data on the knowledge competence of IPA are collected through the test method using an ordinary double-choice objective test. Furthermore, the data were analyzed by t-test. The results showed that the average science knowledge competence of the experimental group was higher than the average knowledge competence of control group IPA (75,80> 68,56). The average value of science knowledge competence of the experimental group is included in the good category and the average score of science knowledge competence of the control group is included in the sufficient category. Based on the normality and homogeneity test on the data obtained from the experimental group and the control group is normal and homogenous distribution. The hypothesis test is then tested by t-test and shows thitung = 3,584 and ttable = 1,980 with db = 73 and significance level 5%. Based on the test criteria, t count> t table (3,584> 1,980), then Ho is rejected. This means that there is a significant difference in science knowledge competence between the groups of students who are taught through the learning model of TPS with the help of question cards with groups of students who are taught conventional learning. Based on the result of this research, it can be concluded that the cooperative learning model of TPS (Think Pair Share) with the help of question card influences the knowledge competence of science students of grade V SD Gugus I Gusti Ngurah Jelantik academic year 2016/2017.keyword : TPS learning model, question card, science knowledge
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NHT BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAPHASILBELAJARIPSSISWA KELAS IV SD ., Ni Nengah Widiantari; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran NHT berbasis lingkungan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model bukan NHT berbasis lingkungan pada siswa kelas IV Gugus III Kecamatan Kintamani. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Kintamani yang berjumlah 128orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik Random Sampling dan diperoleh sampel yaitu siswa kelas IV SDN Sekaan yang berjumlah 25 orang dan siswa kelas IV SDN Bayunggede yang berjumlah 22 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes dengan instrument tes objektif pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipeNHT berbasis lingkungan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model bukan kooperatif tipe NHT berbasis lingkungan (thitung = 6,72 ; ttabel = 2,02). Siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaraan kooperatif tipe NHT berbasis lingkungan memperoleh rata-rata hasil belajar yaitu 18,24 berada pada kategori tinggi. Sedangkan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran bukan kooperatif tipe NHT berbasis lingkungan memperoleh rata-rata hasil belajar yaitu 12,68 berada pada kategori sedang. Jadi model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis Lingkungan berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPS. Kata Kunci : hasil belajar, IPS, lingkungan, NHT This study aims to determine differences in social Sciences outcomes between students who follow learning with NHT learning model -based environment with students who follow learning with non-NHT learning model -based environment in the fourth graders in Gugus III Kintamani districts. This type of research is a quasi-experiment research. The population of this study is all students of class IV in Gugus III Kintamani districts which amounted to 128 people.The sample of this study was chosen by Random Sampling technique and obtained the sample that is the fourth grade students of SDN Sekaan which amounted to 25 people and the fourth grade students of SDN Bayunggede which amounted to 22 people. The data collected in this research use test method with multiple choice objective test instrument.The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The result of the research shows that there are differences of outcomes between students who follow learning with cooperative type NHT learning model -based environment with students who follow learning with non- cooperative type NHT learning model -based environment (t = 6.72; ttable = 2.02). Students who were taught by cooperative type NHT learning model -based environment based on the average result of learning result that is 18.24 are in high category. While the students who were taught by non-cooperative learning of NHT type based on the environment obtained an average of 12.68 learning outcomes in the medium category. So model of cooperative type NHT learning model -based environment the positive impact on social Sciences learning outcomes.keyword : learning outcomes, social studies, environment, NHT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DEBATE TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V ., Luh Rediasih; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara pada mata pelajaran bahasa Indonesia yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran debate siswa kelas V di Gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan rancangan post-testonly control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah kelas V SDN 1 dan 2 Padangbulia dan kelas V SDN 1 dan 2 Silangjana yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan metode non-tes. Instrumen penelitian ini yaitu lembar observasi keterampilan berbicara siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berbicara yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajrkan dengan model pebelajaran debate dan siswa yang dibelajarkan dengan model (konvesional) tanpa debat dengan nilai thitung sebesar 1,781> ttabel 1,668. Berdasarkan hasil rata-rata keterampilan berbicara kelompok eksperimen 15,32 lebih besar dari rata-rata keterampilan berbicara kelompok kontrol yaitu 11,90 dapat disimpulkan model pembelajaran debate berpengaruh positif terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V SD di Gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dapat dijadikan refrensi bagi peneliti lain dalam mengadakan penelitian lebih lanjut model pembelajaran debate, sehingga diperoleh sumbangan ilmu untuk pengembangan pendidikan.Adanya perbedaan keterampilan berbicara siswa kelas V SD di Gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : model pembelajaran debate, keterampilan berbicara This research aims to discover the significant difference of speaking ability in Bahasa Indonesia lesson among grade V students of gugus III Buleleng regency academic year 2016/2017 who are design. The population of this research are the 5th graders in gugus III Buleleng regency academic year 2016/2017. Sampel of the research are 5th graders students of SDN 1 and 2 Padangbulia and SDN 1 and 2 Silangjana using simple random sampling. Non-test method is used to collect the data of the research. The instruments are observation sheets of students speaking ability. The data is analyzed by using descriptive statistic analysis and test-t inferential statistics. The result of this study shows there significant differences of speaking ability between students taught by convetional method and debate model method with thitung score 1,781 > ttabel 1,668. Based on the average of experiment’s group have 15,32 bigger than the average score of the control group which only 11,90.It can be concluded that debate method has positive effect towards to speaking ability of gugus III Buleleng regency’s 5th graders academic year 2016/2017. This researchof study is able to be used as a reference to have further researches that is using debate method and it is beneficial for education development. Diferences of 5th graders speaking ability of gugus III Buleleng regency academic year 2016/2017keyword : debate learning model, speaking skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS KELAS IV SD NEGERI GUGUS TUANKU IMAM BONJOL DENPASAR BARAT ., Ni Luh Ria Dhyanti Dewi; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together berbantuan media powerpoint dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan eksperimen semu (nonequivalent kontrol group design). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Gugus Tuanku Imam Bonjol Denpasar Barat tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 334 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IVA SD Negeri 7 Dauh Puri sebagai kelompok eksperimen dan kelas IVB SD Negeri 2 Pemecutan sebagai kelompok kontrol. Data kompetensi pengetahuan IPS dikumpulkan dengan isntrumen berupa tes pilihan ganda biasa. Kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together berbantuan media powerpoint dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional siswa kelas IV SD Gugus Tuanku Imam Bonjol Denpasar Barat tahun pelajaran 2016/2017. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil thitung = 4,3288 > ttabel 2,00 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = n1 + n2 – 2 = (40+40-2) = 78. Demikian pula rerata kompetensi pengetahuan IPS siswa kelompok eksperimen X = 80 > X = 74 rerata kompetensi pengetahuan IPS siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together berbantuan media powerpoint berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus Tuanku Imam Bonjol Denpasar Barat tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Numbered Heads Together, media PowerPoint, kompetensi pengetahuan IPS This research aims to determine the differences in the competence of social studies knowledge between groups of students who were taught using cooperative learning model type numbered heads together with powerpoint media and group of students who were taught using conventional learning model. This research is a quasi experiment research with the research design used is Nonequivalent control group design. The population in this study is the fourth grader of the SD Negeri in Tuanku Imam Bonjol West Denpasar in the academic 2016/2017 year as many as 334 students. Samples were taken using random sampling. The sample in this research is class IVA SD Negeri 7 Dauh Puri as experiment group and class IVB SD Negeri 2 Pemecutan as control group. Social studies knowledge competence data is collected with instruments in the form of regular multiple choice test. Then the data is analyzed by t-test. The result of the analysis shows that there is a significant difference of social studies knowledge competence between groups of students who are taught using cooperative learning model of numbered heads together with powerpoint media and group of students who are taught using conventional learning model of fourth grade students of Tuanku Imam Bonjol Denpasar West Denpasar in the academic 2016/2017 year. It can be proven with the result t count = 4,3288 > ttable 2,000 in the degree of significance 5% with dk = n1 + n2 – 2 = (40+40-2) = 78. Similarly, the average competence of IPS knowledge of students in the experimental group X= 80 > X =74 mean of social studies knowledge competence of students control group. Thus it can be concluded that the cooperative learning model type numbered heads together with powerpoint media influence on the social studies knowledge competence of students of fourth grade SD Negeri Tuanku Imam Bonjol Denpasar West Denpasar in the academic year 2016/2017.keyword : numbered heads together, powerpoint media, social studies knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJAARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS V SD GUGUS 3 KUTA UTARA BADUNG ., Putu Arya Mirah Indrani; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antar siswa kelas v di Sd Gugus 3 Kuta Utara tahun ajaran 2016/2017 yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Group InvestigationI berbantuan media lingkungan dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvesional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (non equivalent group desain). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Sd Gugus 3 Kuta utara Badung Tahun Ajaran 2016/2017. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling yang terlebih dahulu dilakukan uji kesetaraan pada setiap anggota populasi menggunakan rumus uji-t. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang dikumpulkan berupa nilai kemampuan berpikir kritis IPA yang dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menunjukkan dk=78 dengan taraf signifikansi 5% diperoleh t-hit 3,22>2,000 hal itu berarti Ho ditolak dan Ha diterima yang menyatakan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa kelas V di Gugus 3 Kuta utara yang mengikuti pembelajaran menggunakan Model Pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media lingkungan dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Adapun rata-rata kemampuan berpikir kritis IPA yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media lingkungan, yaitu 80,46 dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional yaitu 75,43. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh Model Pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media lingkungan terhadap kemampuan berpikir kritis IPA siswa kelas V SD gugus 3 Kuta Utara Badung tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : GI, lingkungan, berpikir kritis IPA. This study aims to difference the effect of critical science thinking skills among class students in Sd Gugus 3 Kuta Utara academic year 2016/2017 which follows learning using cooperative learning model Type Investigation Group assisted environmental media and students who follow conventional learning. This research is a quasi-experimental research (non equivalent group design). The population in this study is all students of class V in Sd Gugus 3 Kuta north Badung School Year 2016/2017. Determination of the sample was done by random sampling technique which was first conducted equality test on every member of the population using t-test formula. Data collection method in this research is test method. Data collected in the form of value of critical thinking ability of IPA analyzed by t-test. The result of research based on data analysis show dk = 78 with significance level 5% obtained t-hit 3,22> 2,000 it means Ho rejected and Ha accepted that there is significant difference of critical science skill among class V students in Gugus 3 North Kuta, which follows the learning using cooperative type Group InvestigationI learning model assisted by environmental media and students who follow conventional learning. The average critical science skills that follow cooperative learning type Group Investigation assisted environmental media, namely 80.46 and students who follow the conventional learning is 75.43. Thus, it can be concluded that there is influence of cooperative learning model type Group Investigation assisted by environmental media toward critical thinking skill of grade V SD SD 3 student of North Kuta Badung in academic year 2016/2017.keyword : GI, environmental, critical thinking ability of IPA.

Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue