cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 313 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017)" : 313 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Kadek Yuni Artati; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11026

Abstract

Penelitian dilakukan berdasarkan pada beberapa masalah yang ditemukan, yaitu: 1) Guru kurang menggunakan model pembelajaran yang mampu mengajak siswa untuk aktif mengikuti proses pembelajaran. 2) Hasil belajar IPA pada siswa kelas V masih dibawah nilai KKM sekolah. 3) Guru kurang mengajak siswa dalam kegiatan diskusi kelompok saat proses pembelajaran. 4) Guru kurang mengajak siswa bermain dalam proses pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017 di SD Gugus IV Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng yang berjumlah 141 siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Penglatan berjumlah 30 siswa dan siswa kelas V SD Negeri 2 Alasangker berjumlah 29 siswa, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t polled parians). Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan rata–rata kelompok eksperimen adalah 21,7 sedangkan rata-rata kelompok kontrol adalah 17,24 hal ini berarti rata-rata eksperimen > rata-rata kontrol. Selanjutnya hasil analisis statistik inferensial menunjukkan hasil thitung 3,07 > ttabel 1,67. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2016/2017 di Gugus IV Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : kooperatif tipe tgt, hasil belajar IPA The study was conducted based on several problems found, namely: 1) Teachers are less use of learning models that can invite students to actively follow the learning process. 2) The results of science learning in grade V students are still below the value of school KKM. 3) Teachers do not invite students in group discussion activities during the learning process. 4) Teachers do not invite students to play in the learning process. The purpose of this study is to determine the significant effect of cooperative learning model type TGT to science learning outcomes of grade V students even semester of 2016/2017 in SD Gugus IV Buleleng District. This research is a quasi experiment (quasi experiment) research with post-test only control group design. The population of this research is the students of grade V of elementary school in Gugus IV Buleleng subdistrict which amounts to 141 students. The sample of this study is the students of grade V of SD Negeri 1 Penglatan amounting to 30 students and students of grade V SD Negeri 2 Alasangker amounted to 29 students, determined by random sampling technique. Student learning outcomes data were collected by multiple choice-shaped test method. The data obtained were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis techniques (t-test polled parians). The result of descriptive statistic analysis shows that the experiment group average is 21.7 while the control group average is 17.24 this means the average of the experiment > the average control. Furthermore, the result of inferential statistical analysis shows the result tcount 3.07 > ttable 1.67. Thus it can be concluded that cooperative learning model type TGT has a significant influence on the results of science learning in grade V SD in Gugus IV Buleleng District.keyword : cooperatif type TGT, learning outcome of science.
PENGARUH MODEL ARCS (ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE, SATISFACTION) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DENGAN MENGONTROL MOTIVASI BERPRESTASI PADA SISWA KELAS V SEMESTER GENAP SD TRIAMERTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Gede Yuda Sastrawan; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10844

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model ARCS terhadap hasil belajar IPA dengan mengontrol motivasi berprestasi pada siswa kelas V SD Triamerta. Penelitian ini menggunakan penelitian quasi experiment dengan desain Single Factor Independent Gruoups Design With Use of Covariate. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 53 siswa. Sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan random sampling. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar IPA dan non tes untuk motivasi berprestasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan ANAKOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model ARCS dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (diperoleh Fhitung = 127,126 dan α
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Kelas V SD ., I Ketut Dedi Agung Susanto Putra; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Media Peta Pikiran dengan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Media Peta Pikiran. Rancangan penelitian menggunakan “post-test only control group design” dengan analisis data uji-t. Populasi penelitian ini yaitu siswa yang ada di Gugus II Kecamatan Banjar tahun pelajaran 2016/2017 sejumlah 157 siswa. Sampel Diambil menggunakan teknil random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Peta Pikiran dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Peta Pikiran dengan perhitungan thitung = 3,35 > ttabel = 1,99 dengan signifikasi < 0,05. Rata-rata hasil belajar kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Peta Pikiran lebih tinggi daripada kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Peta Pikiran 24,16>20,28. Hal ini menunjukkan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Media Peta pikiran berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : basil belajar, inkuiri terbimbing, media peta pikiran. This study aims to determine the difference between IPA learning outcomes between groups of students who were taught using a guided Inquiry learning model Mind Media Map with a group of students who were not taught by using instructional model of Guided Inquiry. The study design used "post-test only control group design" with t-test data analysis. The population of this study are students in Gugus II District Banjar 2016/2017 lessons a number of 157 students. Sample Taken using teknil random sampling. The results showed that there was a significant difference of science learning outcomes between groups of students who were studied with the guided Inquiry learning model assisted Mind Map and groups of students who were not learned by using the guided inquiry-based Inquiry learning model with thitung = 3,35> ttabel = 1.99 with signifikasion < 0,05. The average learning outcomes of the students group that were taught by the guided inquiry-based Inquiry learning model was higher than the group of students who were not taught by the mind-assisted Inquiry learning model Mind Map 24,16> 20,28. This shows the instructional model of Guided Inquiry through Media The mind map has a significant effect on the science learning outcomes.keyword : guided inquiry, learning outcomes, mind map media.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROLE PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V GUGUS III KECAMATAN SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Tria Rossyta Dewi; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt yang berjumlah 162 orang. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata skor kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional yaitu 16,17 > 14,60. Dari hasil uji-t menggunakan program SPSS 18.0 for Windows diperoleh hasil t hitung = 2,764 > t tabel = 2,021, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Role Playing, Hasil belajar, IPS This study aims to determine the effect of cooperative learning model Role Playing type of learning outcomes IPS grade V elementary school in Gugus III District Seririt Lesson Year 2016/2017. This research is a quasi experimental research using post-test only control group design. The population of this study is the students of grade V of elementary school in Gugus III of Seririt District, which amounted to 162 people. The sample of this research is determined by random sampling technique. Research data collected by test method. The data obtained were analyzed in two stages, namely by descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis through t-test. The results showed that the average score of the group of students who were taught by cooperative learning model type Role Playing with group of students who were taught by conventional learning model that is 16,17> 14,60. From the t-test results using SPSS 18.0 for Windows program obtained t count = 2.764> t table = 2.021, So it can be concluded that learning using cooperative learning model of Role Playing type influence on learning result of IPS student of class V in Gugus III of Seririt District of academic year 2016/2017.keyword : Role Playing, learning outcomes, IPS
PENGARUH QUANTUM TEACHING BERBASIS CATUR PRAMANA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR TIMUR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Wayan Pasek Edi Setyawan; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran melalui Quantum Teaching berbasis Catur Pramana dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan Kelompok Non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus Srikandi yang berjumlah 344 siswa. Sampel penelitian ini sebanyak 62 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampel kelompok. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian berdasarkan analisis data, diperoleh harga thitung = 4,03 > ttabel = 2,00 dengan taraf signifikan 5% dan dk = 60, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017. Nilai rata-rata juga menunjukkan bahwa kompetensi pengetahuan IPA yang diperoleh siswa kelompok eskperimen = 77,6 > = 70,82 siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Quantum Teaching berbasis Catur Pramana berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V Gugus Srikandi Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Quantum Teaching, Catur Pramana , kompetensi pengetahuan IPA This study aims to determine significant differences in science knowledge competence who follow the learning through Quantum Teaching based Catur Pramana with students learning throught conventional learning in class V SD Force Srikandi on Academic Year 2016/2017. This research is an experiment with the research design used is non-equivalent group design. The populations of the fifth grade on Gugus Srikandi which amounts to 344 students. The sample of the research is 62 students who determined with group sample technique. Data collection method in this research is test method. The data then was analysis by used t-test with polled variants formulation. The result of the research based on data analyze, there was obtained tcount = 4.03> ttable = 2,00 with significant level 5% and dk = 60, so that H0 is rejected and Ha is accepted. It prove that is a significant difference of knowledge science competence between experimental group and control group in fifth grade of SD Gugus Srikandi Denpasar Timur in lesson year 2016/2017. The average of the score also shows that knowledge competence students experimental group = 77.6 > = 70.82 control group. Therefore, it can be concluded that the Quantum Teaching based Catur Pramana have influence against the knowledge science competence in fifth grade students of SD Gugus Srikandi, Denpasar Timur in lesson year 2016/2017keyword : Quantum Teaching, Catur Pramana, knowledge science competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV ., I Gede Ogi Adnyana; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Snowball Throwing berbasis kearifan lokal dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran bukan Snowball Throwing pada siswa kelas IV di Gugus 8 Seraya Barat tahun pelajaran 2016/2017). Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Gugus 8 seraya barat yang berjumlah 113 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD Negeri 2 Seraya Barat yang berjumlah 23 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Seraya Barat yang berjumlah 23 siswa sebagai kelompok kontrol. Pemilihan pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan teknik group random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Analisis hasil penelitian ini menunjukkan, diketahui thit = 7,34 dan ttab pada taraf signifikansi 5% = 2,021. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thit > ttab, sehingga hasil penelitian adalah signifikan. Hal ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Snowball Throwing berbasis kearifan lokal dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran bukan Snowball Throwing pada siswa kelas IV di Gugus 8 Seraya Barat tahun pelajaran 2016/2017). Kata Kunci : Kata-kata kunci: hasil belajar, kearifan lokal, snowball throwing. This study aims to determine the difference between IPS learning outcomes among students who follow the learning model of Snowball Throwing based on local wisdom with students who follow the learning model is not Snowball Throwing in the fourth grade students in 8 Seraya Barat Class 2016/2017). This type of research is a quasi-experimental study. The population in this study is all students of class IV Gugus 8 while the west of which 113 students. The sample of this research is class IV of SD Negeri 2 Seraya Barat which is 23 students as experiment group and fourth grader of SD Negeri 1 Seraya Barat with 23 students as control group. The selection of sampling in this study was done by group random sampling technique. Learning result data is collected by using multiple choice test. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis technique and t-test inferential statistic. The analysis of the results of this study shows, known thit = 7.34 and ttab at the level of significance 5% = 2.021. The result shows that thit> ttab, so the result of the research is significant. This means that there is a significant difference in learning outcomes between groups of students who follow the Snowball Throwing learning model based on local wisdom and groups of students who follow the learning model instead of Snowball Throwing in the fourth grade students in the 8th Seraya Barat Classroom of 2016/2017). keyword : Key words: learning outcomes, local wisdom, snowball throwing.
PENGARUH MODELEXPERIENTIAL LEARNING BERNUANSA VISUAL, AUDITORI, KINESTETIK TERHADAPKOMPETENSI PENGETAHUAN IPA KELAS V SD GUGUS KI HAJAR DEWANTARA ., Ni Kmg Rany Aryuni; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model experiential learning bernuansa VAK dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Ki Hajar Dewantara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent group design. Populasi penelitian ini siswa kelas V SD gugus Ki Hajar Dewantara sebanyak 316 siswa. Sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 siswa yang terdiri dari siswa kelas V SD Negeri 22 Dangin Puri sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VA SD Negeri 26 Dangin Puri sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Tes yang digunakan adalah kompetensi pengetahuan IPA dengan bentuk tes pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thit =3,01> ttab 2,000 dengan taraf signifikansi 5% dan dk=58 maka H0 ditolak. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model experiential learning bernuansa VAK dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Ki Hajar Dewantara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan melalui model experiential learning bernuansa VAK berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 80,03 dan kompetensi pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata 68,56. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model experiential learning bernuansa VAK berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Ki Hajar Dewantara.Kata Kunci : experiential learning, VAK, kompetensi pengetahuan IPA. This study aims to determine the significant differences in science knowledge competence between students who are taught through experiential learning model nuanced VAK with students who were taught through conventional learning on grade V SD students of Ki Hajar Dewantara. This research is a kind of quasi-experimental research with non-equivalent group design. The population of this study are students of grade V SD of Ki Hajar Dewantara as many as 316 students. While the sample in this study as many as 60 students consisting of grade V students of SD Negeri 22 Dangin Puri as experimental group and VA 26 Dangin Puri as control group. Data collection is done by test method. The test used is the knowledge competence of IPA with the usual double choice test form. The data obtained were analyzed by using t-test analysis. Based on the result of t-test analysis obtained thit = 3.01> ttab 2,000 with significance level 5% and dk = 58 then H0 is rejected. This proves that there is a significant difference of science knowledge competence between students who are taught through experiential learning model of VAK nuance with students who are taught through conventional learning in grade V SD Kugajar Ki Hajar Dewantara. The result of the research shows that knowledge competence of science students that is learned through experiential learning model nuanced VAK is in good category with average score 80,03 and knowledge competence of science student which is learned through conventional learning is in enough category with average value 68,56 . Thus, it can be concluded that the application of experiential learning model nuanced VAK effect on knowledge competence of science students of grade V SD Gugus Ki Hajar Dewantara.keyword : experiential learning, VAK, science knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP MINAT BACA DAN PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD ., I Putu Yarka Wikrama; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan minat baca dan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran inkuiri dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran bukan inkuiri. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Anturan tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan uji-t. Untuk menguji hipotesis I dan II digunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan minat baca dan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran inkuiri dengan kelompok siswa yang dibelajarkan pembelajaran bukan inkuiri.Hasil uji hipotesis I menunjukkan bahwa thit = 3,71 > ttab = 2,201. Hasil uji hipotesis II menunjukkan bahwa thit = 4,141 > ttab = 2,021. Hal ini, dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan minat baca dan pemahaman konsep IPA antara kelompok yang dibelajarkan pembelajaran Inkuiri dengan kelompok yang tidak dibelajarkan pembelajaran Inkuiri. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata minat baca dan pemahaman konsep pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap minat baca dan pemahaman konsep IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Anturan tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : pemahaman konsep, inkuiri,minat baca The research aims to determine the difference in reading interest and understanding of science concept between groups of student who were taught the inquiry learning model with the groups of student who were taught by non-inquiry learning. The population the research is the students of grade V SD Negeri 3 Anturan academic year 2016/2017. The sample of the research was taken by using random sampling technique. Data analysis techniques used are description statistics and t-test. To test the hypothesis I and hypothesis II used t-test. The results showed that there was a different in reading interest and understanding of science concepts between groups of student who were modeled inquiry learnig with the groups of student who were by non-inquiry learning. The result of hypothesis test I showed that thit = 3,71 > ttab = 2,201. The result of hypothesis test II showed that thit = 4,141 > ttab = 2,021. It can be interpreted that there are significant differences between the two of student groups. And the average calculation of reading interesst and understanding concepts was higher in eksperiment class and control class. Thus the inquiry learning model as and effect on reading interest and understanding of sciece concept of the students grade V SD Negeri 3 Anturan 2016/2017.keyword : understanding concept, inquiry, reading interest
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., Ni Luh Mita Anjani; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Snowball Throwing dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2016/2017. Desain penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Timur yang berjumlah 237 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 15 Dangin Puri dengan jumlah 38 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SDN 19 Dangin Puri dengan jumlah 33 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitnung= 4,89sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 69 diperoleh nilai ttabel = 2,00 sehingga thitung = 4,89> ttabel = 2,00. Berdasarkan kriterian pengujian, maka H_0 ditolak dan H_a diterima. Adapun nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPS pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Snowball Throwing adalah 84,97, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 72,36. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Snowball Throwing terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2016/2017Kata Kunci : model pembelajaran snowball throwing, kompetensi pengetahuan IPS This study aimed at investigating the significant differences of IPS knowledge competency mastery between students who were taught by Snowball Throwing learning model and IPS knowledge competency mastery of students who were taught by conventional learning model in the fourth grade of SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Timur in academic year 2016/2017. This study was quasi experimental research with nonequivalent control group design. The population of this research was students of fourth grade of SD Gugus Ki HajarDewantara Denpasar Timur which are 237 students. The sample was determined by random sampling method. The sample in this study was the fourth grade students of SDN 15 DanginPuri which are 38 students as experimental group and the fourth grade students of SDN 19 DanginPuri which are 33 students as the control group. Data were obtained from conventional multiple choice test. Data that were obtained then analyzed using t-test. From data analyzed, obtained t_count=4,89 and t_table=2,00 at significance level = 5% and degrees of freedom = 69 such thatt_count>t_table. According to the test criteria, H_0 was rejected and H_a was accepted. The average score of IPS knowledge competency mastery of students who were taught by Snowball Throwing learning model was 84,97 and IPS knowledge competency mastery of students who were taught by conventional learning model was 72,36. Therefore, we can conclude that there are significant differences of IPS knowledge competency mastery between students who were taught by Snowball Throwing learning model and IPS knowledge competency mastery of students who were taught by conventional learning model in the fourth grade of SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Timur in academic year 2016/2017.keyword : snowball throwing learning model, IPS knowledge competency
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN TUTOR SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V ., Komang Putri Padmayani; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model Problem Based Learning berbantuan tutor sebaya terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di Gugus I Mengwi tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen semu, yaitu Nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di Gugus I Mengwi tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini ditentukan menggunakan simple random sampling. Kelas VA di SD No. 2 Cemagi terpilih sebagai kelompok eksperimen dan kelas VA di SD No. 4 Cemagi terpilih sebagai kelompok kontrol dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes, yaitu tes hasil belajar matematika. Analisis untuk menguji hipotesis statistik dalam penelitian menggunakan analisis uji beda, yaitu uji-t. Hasil uji hipotesis statistik menggunakan analisis uji-t menunjukkan harga thitung=4,61 > harga ttabel=2,02 dengan taraf signifikansi 5% dan dk=42, maka H0 ditolak atau terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan tutor sebaya dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan tutor sebaya pada siswa kelas V di Gugus I Mengwi tahun pelajaran 2016/2017. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan rerata skor hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan tutor sebaya=23,45 > rerata skor hasil belajar matematika kelompok siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan tutor sebaya=20,41. Dengan demikian, model Problem Based Learning berbantuan tutor sebaya berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di Gugus I Mengwi tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : hasil belajar matematika, problem based learning, tutor sebaya. This research aims to investigate the effect of Problem Based Learning model assisted by peer tutor on the learning outcomes of mathematics 5th grade students of Gugus I Mengwi lesson years 2016/2017. The type of research used in this research is experimental research with the design of pseudo experiments, namely Nonequivalent control group design. The population of this research is 5th grade students of Gugus I Mengwi lesson years 2016/2017. This sample of research were determined by using purposive sampling technique. SD No. 2 Cemagi was selected as the experimental group and SD No. 4 Cemagi was selected as the control groups in this research. Data collection method in this research is using test method, that is test result of mathematics learning. The analysis used to test the statistical hypothesis in this research is different test analysis, it is t-test. The result of statistical hypothesis test based on t-test analysis shows the price of thitung=4,61 > the price of ttabel=2,02 at a significance level of 5% and degree of freedom amount 42, then the result of H0 is rejected or there is a significant difference of learning outcomes of mathematics of student group that is taugh using Problem Based Learning model assisted by peer tutor and groups of student which doesn’t learn using Problem Based Learning model assisted by peer tutor on 5th grade students of Gugus I Mengwi lesson years 2016/2017. The result of descriptive statistical analysis showed that the average score of learning outcomes of mathematics group of students who were taught using Problem Based Learning model assisted by peer tutor=23,45 > the average score of group of students which doesn’t learn using Problem Based Learning model assisted by peer tutor=20,41. This it can be concluded that there is the effect of Problem Based Learning model assisted by peer tutor to the learning outcomes of mathematics 5th grade students of Gugus I Mengwi lesson years 2016/2017.keyword : learning outcomes of mathematics, problem based learning, peer tutor.

Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue