cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2017)" : 16 Documents clear
PENGEMBANGAN TES BERPIKIR KRITIS IPA UNTUK SEMESTER GASAL KELAS IV SD ., Ni Made Tuti Widyastini; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas tes berpikir kritis IPA yang dikembangkan untuk semester gasal kelas IV SD di Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 ditinjau dari validitas isi, validitas butir tes, reliabilitas tes, tingkat kesukaran butir tes, dan daya pembeda butir tes. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode pencatatan dokumen, observasi, kuesioner, dan tes. Instrumen yang digunakan adalah lembar pencatatan dokumen, lembar observasi, lembar kuesioner dan tes berpikir kritis IPA. Jumlah peserta tes sebanyak 41 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil analisis butir soal pada 40 butir tes, yaitu (a) validitastes menurut review para ahli diperoleh hasil sangat baik, (b) soal valid sebanyak 75%, (c) soal termasuk reliabel, (d) daya beda tes adalah kategori “baik” sebesar 60%, kategori “jelek” sebesar 6,7% dan “cukup” sebesar 33,3%, (e) tingkat kesukaran tes adalah “mudah” sebesar 6,6%, ketegori “sukar” sebesar 6,6%, dan kategori “sedang” sebesar 86,6%. Hal ini berarti, tes berpikir kritis yang dikembangkan dapat digunakan sebagai tes standar berpikir kritis IPA untuk semester gasal kelas IV SD di Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Pengembangan, Tes, Berpikir Kritis, IPA. The purpose of this study is to know the quality of critical thinking test of IPA which developed for grade IV of elementary semester in Buleleng sub district, Buleleng regency in 2016/2017 it observed in terms of content validity, test item validity, test reliability, difficulty level of test item, and distinguishing factor test items. This study is a development research using ADDIE model. The data collections were done using document recording method, observation, questionnaire, and test. The Instruments used were document recording sheets, observation sheets, questionnaires and critical science thinking tests. The number of test participants is 41 people. The data analysis that used was descriptive qualitative and descriptive quantitative analysis. The results of the item analysis on the 40 test items, namely (a) the validity of the test according to the expert reviews obtained very good results, (b) valid problems as much as 75%, (c) the problem includes reliable, (d) test differentiation is the category of "good "by 60%," bad "category by 6.7% and" enough "by 33,3%, (e) the difficulty level of the test is" easy "at 6.6%, the" difficult "category of 6.6% And the "medium" category is 86.6%. This means that the critical thinking test developed can be used as a standard test for critical science thinking for the fourth semester class of SD in Buleleng sub district Buleleng regency 2016/2017.keyword : Development, Test, Critical Thinking, Science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE BERBANTUAN TALKING STICK TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA KELAS IV DI GUGUS KOMPYANG SUJANA DENPASAR UTARA TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Made Fajar Dewi; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Children Learning In Science berbantuan Talking Stick terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas IV SD Gugus Kompyang Sujana Denpasar Utara Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Kompyang Sujana Denpasar Utara yang berjumlah 388 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 9 Peguyangan berjumlah 47 siswa sebagai kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Children Learning In Science berbantuan Talking Stick terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas IV SDN 7 Peguyangan berjumlah 40 siswa sebagai kelompok control dengan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa dengan empat jawaban. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung = 4,077 > ttabel = 2,000 untuk signifikansi 5% dan dk = 85. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Adapun nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok yang dibelajarakan dengan model pembelajaran Children Learning In Science berbantuan Talking Stick adalah 82,32, sedangkan pada kelompok yang dibelajarankan dengan pembelajaran konvensional adalah 73,35. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Children Learning In Science berbantuan Talking Stick terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelasIV SD Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasara Utara Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Children Learning In Science, Talking Stick terhadap kompetensi pengetahuan IPA The purpose of this research is to know the significant difference of knowledge competence of science group IPA which is taught by learning model of Learning In Science Learning Talking Stick to the knowledge competence of science class IV SD Suyang North Denpasar Satuguan School of Education Year 2016/2017. This research type is quasi experiment research with nonequivalent control group design. The population of this research is all students of fourth grade of elementary school of Suyang North Denpasar Suyang Cluster which amounts to 388 students. Samples were taken by random sampling technique. The sample of this research is the fourth grader of SDN 9 Peguyangan as many as 47 students as the group which is taught by Learning Learning Learning Learning with Talking Stick on the knowledge competence of science class IV SDN 7 Peguyangan amounting to 40 students as control group with conventional learning. The data were collected using a test method in the form of a standard multiple-choice objective test with four answers. The data obtained were analyzed using t-test analysis. The result of data analysis is tcount = 4.077> ttable = 2,000 for 5% significance and dk = 85. Based on the testing criteria, H0 is rejected and Ha accepted. The average score of science knowledge competence in the group that was studied with Learning Learning Learning Learning with Talking Stick was 82.32, while in the group recommended by conventional learning was 73.35. Based on the result of this research, it can be concluded that there is influence of learning learning model Learning In Science Talking Stick to the knowledge competence of science class IV SD Gugus Kompyang Sujana North Denpasara District Academic Year 2016/2017.keyword : Children Learning In Science, Talking Stick on science knowledge competence
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KETRAMPILAN MENULIS PADA BAHASA INDONESIA ., Pande Komang Arsa Winata; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar keterampilan menulis Bahasa Indonesia siswa kelas VB SDN 9 Padangsambian Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VB, sebanyak 45 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan memberikan tes perbuatan (performance). Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar keterampilan menulis Bahasa Indonesia siswa kelas VB sebesar 18,7%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata (mean) yang diperoleh tiap siklus yaitu siklus I yaitu 62,22 dan pada siklus II yaitu 80,92. Jika dikonversikan ke dalam PAP skala lima, siklus I berada pada kriteria cukup yaitu 62,22% dan siklus II berada pada kriteria baik yaitu 80,92%. Ketuntasan klasikal pada siklus I terdapat 28 siswa tuntas, sedangkan pada siklus II terdapat 36 siswa tuntas. Dengan demikian penerapan pendekatan saintifik berbantuan media gambar berseri dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan menulis Bahasa Indonesia siswa kelas VB SDN 9 Padangsambian Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Media gambar, keterampilan menulis , Bahasa Indonesia. This study aims to determine the learning outcome Indonesian writing skills class VB students of SDN 9 Padangsambian n acceleration in the academic year 2016/2017. This research uses classroom action research (PTK) is conducted in two cycles. The subjects were fifth grade students a total of 45 students. Collecting data in this study is done by giving the test works (performance). In this study using quantitative statistical analysis methods. The data analysis is done by comparing the results of the first cycle and the second cycle. Research shows that there is a learning outcome Indonesian writing skills class VB students amounted to 18.7%. This can be seen from the increase of average (mean) obtained each cycle that is cycle I is 62,22 and in cycle II that is 80,92. If converted into five-level PAP, cycle I is in sufficient criterion that is 62,22% and cycle II is in good criterion that is 80,92%. Classical completeness in the first cycle there are 28 students complete, while in cycle II there are 36 students complete. Thus the application of scientific-assisted approach to the serial images can improve the learning outcomes of Indonesian students' writing skills in grade VB SDN 9 Padangsambian Lesson Year 2016/2017.keyword : media images, writing skills, Indonesian
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK BERBANTUAN MEDIA VIDEO CLIP TERHADAP HASIL BELAJAR PKN ., I Md Vicky Gusnawan; ., Drs. Ndara Tanggu Renda, M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan model pembelajaran resolusi konflik berbantuan media video clip terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD di Gugus II Majapahit Kecamatan Pekutatan tahun pelajaran 2016/2017 antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran resolusi konflik berbantuan media video clip dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini seluruh kelompok siswa kelas V SD di Gugus II Majapahit Kecamatan Pekutatan tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah kelompok siswa kelas V SD Negeri 1 Gumbrih yang berjumlah 20 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelompok siswa kelas V SD N Pangyangan yang berjumlah 20 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa thit(3,191) > ttab(2,021). Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran resolusi konflik berbantuan media video clip berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD di Gugus II Majapahit Kecamatan Pekutatan tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : hasil belajar PKn, resolusi konflik, video clip This research aims to know the significant difference of 5th Grade students PKn learning result between students group learn through resolution conflict learning model assisted by video clip media and students group learn through conventional learning model in Majapahit 2st Cluster Primary School in Pekutatan District 2016/2017 Academic Year. This type of research is a quasi experimental research. The population of this research is all5th Grade students of Majapahit2st Cluster Primary School in Pekutatan District 2016/2017 AcademicYear. The sample of this research is 5th Grade of Gumbrih1st primary school amount to 20 students and 5th Grade of Pangyangan primary school amount to 20 students. PKn learning result data were collected by objective test. Collected data analyzed by using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the result of analyzed data, it is found that tcount (3,191)> ttab (2,021). So can be concluded resolution conflict learning model assisted by video clip media influence on PKn learning result 5th Grade students of Majapahit 2st Cluster Primary School in Pekutatan District 2016/2017 Academic Year.keyword : PKn learning result, resolution conflict, video clip
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS KAPTEN KOMPYANG SUJANA TAHUN AJARAN 2016/2017 ., I Kadek Wira Surya Adnyana; ., Drs. I Nengah Suadnyana, M.Pd.; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah SD Gugus Kompyang Sujana dengan jumlah 668 orang. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD 9 Padang Sambian dengan jumlah 40 orang dan siswa kelas V SD 1 Padang Sambian dengan jumlah 38 orang, sehingga jumlah sampel penelitian sebanyak 78 orang. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil uji-t diperoleh thitung = 3,04 dan ttabel = 2,00 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 76, dengan membandingkan hasil thitung dengan ttabel dapat disimpulkan bahwa thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : kompetensi pengetahuan IPA, talking stick, model pembelajaran konvensional This study aims to determine the significant difference of science knowledge competence between students who are taught by cooperative learning model of talking stick type and the students who are taught by conventional learning model in grade V students SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Academic Year 2016/2017. This research is classified as quasi experiment with non-equivalent control group design. The population in this study is SD Gugus Kapten Kompyang Sujana with a total of 668 people. The sample is determined by random sampling technique. The sample in this research is the students of class V SD 9 Padang Sambian with the number of 40 people and students of grade V SD 1 Padang Sambian with the number of 38 people, so the number of research samples are 78 people. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis method and t-test. The result of t-test is obtained tcount = 3.04 and ttable = 2.00 at 5% significance level with dk = 76, by comparing tcount result with ttable it can be concluded that tcount > ttable, then H0 is rejected and Ha accepted, so the result show that there is a significant difference of science knowledge competence between students who are taught by cooperative learning model of talking stick type and students who are taught by conventional learning model in grade V students of SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Academic Year 2016/2017.keyword : science knowledge competence, talking stick, conventional learning model
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA ., Gusti Ayu Made Lestari; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signitifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus VI Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 167 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel penelitian, yaitu siswa kelas IV di SD N 1 Panji Anom berjumlah 30 orang dan siswa kelas IV di SD N 2 Tegallinggah berjumlah 37 orang. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, yaitu tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, skor rata-rata pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperimen adalah 21, 1 yang berada pada kategori tinggi, (2) skor rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok kontrol adalah 15,54 yang berada pada kategori sedang, (3) hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung6,3761> ttabel1,9971) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran langsung.Kata Kunci : model inkuiri terbimbing, pemahaman konsep This observation aims to know differences comprehension of science concept among the students that follow guided inquiry learning with mind map and students that follow learning with direct learning model. This kind of observation is apparent experiment observation with design post-test only control group design. This observation population is all of fifth grade students in fifth cluster elementary school in Sukasada sub-district in 2016/2017 in which engange 167 students. Sample that taken by sampling random technique. Observation sample are students of SD N 1 Panji Anom amount 30 students and students of SD N 2 Tegallinggah amount 37 students. Science concept comprehension data is gethered by test method, which is wider objective test. Then data will be analyzed by using descriptive statistic analysis technique and t-test. Result of observation points that, (1) average score of student science concept comprehension in group experiment is 21,1 that is different in high category, (2) average score of student science concept comprehension in control group 15.54 that is different in medium category, (3) result of t-test analysis is obtained tcount is bigger than ttable (tcount 6,3761> ttable 1,9971) it means that there is significant differences in science concept comprehension among the students who follow the learning by using guided inquiry with mind map and students that follow learning with direct learning model.keyword : guided inquiry learning, concept comprehension

Page 2 of 2 | Total Record : 16


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue