cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 430 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2013)" : 430 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP NILAI KARAKTER SISWA KELAS V SD GUGUS VI TAJUN I Wyn. Sudiana, Kd. Dewi Anggarini, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.865

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: untuk mengetahui perbedaan nilai karakter siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran  value clarification technique (vct) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran PKn siswa kelas V Gugus VI Tajun Kecamatan Kubutambahan Tahun Ajaran  2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan jumlah populasi seluruh siswa kelas V di Gugus VI Tajun berjumlah 113 orang. Sedangkan jumlah sampel penelitian 67 orang siswa. Data tentang nilai karakter siswa dikumpulkan dengan metode non tes berbentuk angket/kuissioner. Data yang sudah diperoleh setelah memberikan tes kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan analisis data, siswa yang mengikuti siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran value clarifiction technique (vct) berbantuan media gambar nilai rata-ratanya 76,35. Sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional nilai rata-ratanya 65,67. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t diperoleh thit>ttab = 5,47 dan ttab = 2,035, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai karakter siswa kelas V semester II antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model value clarification technique (vct) berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini berarti model pembelajaran value clarification technique (vct) berbantuan media gambar berpengaruh positif terhadap nilai karakter siswa mata pelajaran PKn pada siswa kelas V di Gugus VI Tajun Kecamatan Kubutambahan. Oleh karena itu disarankan agar dalam setiap pembelajaran PKn menggunakan model pembelajaran value clarification technique (vct) berbantuan media gambar yang disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan.   Kata-kata kunci: VCT, Media gambar, Nilai Karakter
PENGARUH MODEL IKRAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS VIII KECAMATAN BULELENG Dw. Nym. Sudana, Ni Kd. Dwi Ariestini, Md. Sulastri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.866

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran IKRAR dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional siswa  kelas IV SD di Gugus VIII  tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 106 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 1 Paket Agung yang berjumlah 30 orang dan siswa kelas IV SD No. 2 Paket Agung yang berjumlah 30 orang. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar matematika siswa dengan model pembelajaran IKRAR menunjukkan skor rata-rata 32 berada pada kategori tinggi dan rata-rata skor siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 24,63 berada pada kategori sedang. (2) terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelompok dengan model IKRAR dan kelompok dengan model konvensional, diketahui bahwa thit > ttab (thit = 6,41 > ttab = 1,699 ). Dari hasil belajar matematika diketahui kelompok siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran IKRAR lebih baik dibandingkan kelompok yang diajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2012/2013 di SD Gugus VIII Kecamatan Buleleng.   Kata kunci: lKRAR,  matematika, hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDE INQUIRY DAN MODEL PEMBELAJARAN POGIL TERHADAP KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA SISWA KELAS V SD DI DESA YEHEMBANG Dw. Pt. Raka Rasana, Ragendra W., Ni Kt. Suarni
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.867

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika antara kelas yang belajar dengan model Guide Inquiry dan kelas yang belajar dengan model POGIL (Procces-Oriented Guided-Inquiry Learning). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah The Static Group Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kelas V SD di desa Yehembang. Sampel diambil dengan cara random sampling, didapatkan kelas V SDN 5 Yehembang sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas V SDN 3 Yehembang sebagai kelas ekperimen 2. Data yang digunakan adalah skor kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika yang dikumpulkan dengan tes soal cerita (dengan validitas butir r = 0,3557 s.d r = 0,928 dan indek reliabilitas Alpha Cronbach 0,824). Tes kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika yang digunakan berjumlah 10 butir. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji t independent dengan sampel tidak berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika yang signifikan antara kelas yang belajar dengan model Guide Inquiry maupun POGIL (thitung = 0,087 < ttabel = 2)   Kata-kata kunci : Guide Inquiry, POGIL, dan kemampuan menyelesaikan soal cerita
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS-OTAK (BRAIN-BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI DI DESA SINABUN Md. Sulastri, Gst. Pt. Indra Yuda Dp, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.868

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti Model pembelajaran Berbasis-Otak (Brain-Based Learning) dengan siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Konvensional pada siswa Kelas V SD Negeri di Desa Sinabun Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan menggunakan non-equivalent posttes only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Sinabun yang berjumlah 90 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 3 Sinabun yang berjumlah 20 orang dan siswa kelas V SD Negeri 1 Sinabun yang berjumlah 22 orang. Tes hasil belajar matematika yang digunakan adalah tes uraian. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, 1. Rata-rata hasil belajar matematika siswa kelompok kontrol 26,5. 2. Sedangkan kelompok eksperimen rata-rata 31,9. Keduanya berada pada kategori tinggi. Namun kelas kontrol mengikuti kurve juling positif dan kelas eksperimen mengikuti kurve juling negatif. 3. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t, diperoleh thit sebesar 3,52. Sedangkan, ttab dengan db=40 dan taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Hal ini berarti, thit lebih besar dari ttab(thit>ttab) sehingga H0 ditolak dan H­1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Berbasis-Otak (Brain-Based Learning) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri di Desa Sinabun semester II tahun pelajaran 2012/2013. Dengan demikian, model pembelajaran Berbasis-Otak (Brain-Based Learning) berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa V SD Negeri di Desa Sinabun.   Kata kunci: berbasis-otak (brain-based learning), hasil  belajar matematika  
PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR PAUS (PRATYAKSA PRAMANA, ANUMANA PRAMANA, UPAMANA PRAMANA DAN SABDA PRAMANA) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA I Md. Tegeh, Ria Damayanti Boki, Md. Sulastri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.869

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Model Siklus Belajar PAUS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Model Konvensional pada siswa kelas IV semester II SD di Desa Panji Anom Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Semester II SD di Desa Panji Anom Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 109 orang. Teknik pengambilan sampel adalah teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t sampel independen). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 2,12 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model siklus belajar PAUS dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model konvensional pada siswa kelas IV Semester II SD di Desa Panji Anom Tahun Pelajaran 2012/2013. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata kelompok eksperimen adalah 12,63 dan rata-rata kelompok kontrol adalah 10,07. Hal ini berarti, rata-rata hasil belajar IPA pada kelompok eksperimen lebih besar dari pada rata-rata hasil belajar IPA pada kelompok kontrol.Kata kunci: siklus belajar PAUS, hasil belajar IPA
PENERAPAN MODEL SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA SEDERHANA UNTUK MENINGKATKANHASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI SD NO 1 PETANDAKAN I Gd. Margunayasa, Luh Sunistini D., Ni Wyn. Arini,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.870

Abstract

  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika  siswa setelah penerapan model pembelajaran Snowball Throwing Berbantuan Media. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Satu siklus dalam PTK terdiri dari empat tahapan, yaitu:perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Petandakan yang berjumlah 32 orang. Pengumpulan data menggunakan metode tes dan obsevasi. Metode tes digunakan untuk mengukur ranah kognitif siswa sedangkan metode observasi digunakan untuk mengetahui ranah afektif dan psikomotor. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan rata-rata persentase hasil belajar afektif siswa pada siklus I yaitu 77,8% dengan kategori cukup baik meningkat pada siklus II menjadi 88% dengan kategori baik, (2) terjadi peningkatan rata-rata persentase hasil belajar psikomotor siswa pada siklus I yaitu 70% dengan kategori cukup aktif meningkat menjadi 92% dengan kategori sangat aktif, dan (3) terjadi peningkatan rata-rata persentase hasil belajar kognitif siswa pada siklus I yaitu 65% dengan kategori cukup baik meningkat menjadi 80,3% dengan kategori baik, dan dengan ketuntasan belajar pada siklus I yaitu 68,8% meningkat menjadi 93,8%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan media sederhana dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Kata kunci: Snowball Throwing, hasil belajar matematika
PENERAPAN MODEL TGT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DAN SIKAP ILMIAH SISWA KELAS VB SD NEGERI 3 BANJAR JAWA Ni Wyn. Arini, Md. Slamet Sugiartana, Dw. Nym Sudana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.871

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA dan sikap ilmiah siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VB SD Negeri 3 Banjar Jawa yang berjumlah 48 orang. Data dikumpulkan menggunakan metode kuisioner untuk mengetahui perkembangan sikap ilmiah dan metode tes untuk mengetahui perkembangan hasil belajar siswa serta dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 75 menjadi 88,47 pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 13,47 dan adanya peningkatan nilai sikap ilmiah siswa pada siklus I sebesar 81,4 menjadi 85 pada siklus II sehingga terjadi peningkatan sebesar 3,6. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar IPA dan sikap Ilmiah siswa.Kata kunci: TGT, hasil belajar, sikap ilmiah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TANDUR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA SD KELAS V DI DESA ANTURAN Dw. Nym. Sudana, Md. Melda Ratnadewi, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.872

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kualitas hasil belajar IPA kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran TANDUR, 2) kualitas hasil belajar IPA kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, 3) perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran TANDUR dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas V semester II di Desa Anturan Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen (quasi experiment), dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V sekolah dasar di desa Anturan tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 91 orang. Sampel penelitian adalah SD Negeri 2 Anturan yang berjumlah 30 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 1 Anturan yang berjumlah 32 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar IPA berbentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kualitas hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata (mean) 23,50 pada rentangan skor 0-30, 2) kualitas hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata (mean) 12,63 pada rentangan skor 0-30, 3) terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran  TANDUR dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, dengan perolehannya thitung 9,88 > ttabel 2,00.   Kata Kunci : Model TANDUR, Hasil Belajar IPA  
PENGARUH METODE PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD SEMESTER GENAP DI GUGUS I KECAMATAN BULELENG Ni Nym. Garminah, Ni Md. Kurniati, Dw. Nym. Sudana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.873

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan metode Picture and Picture dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD semester Genap di Gugus I Kecamatan Buleleng, Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 186 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 3 Banyuning yang berjumlah 23 orang dan siswa kelas IV SD No. 6 Banyuning yang berjumlah 28 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes pilihan ganda. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 5,194 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,021. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan metode Picture and Picture dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan metode pembelajaran konvensional. Dari rata-rata (X) hitung, diketahui X kelompok eksperimen adalah 14,39 danX kelompok kontrol adalah 8,6. Hal ini berarti X eksperimen > X kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Picture and Picture memberikan pengaruh yang lebih besar dari pada pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Buleleng.Kata-kata kunci: Picture and Picture, hasil belajar
PENERAPAN METODE INKUIRI TERBIMBING BERBASIS LINGKUNGAN HIDUP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NO 1 BONTIHING Dsk. Pt. Parmiti, Ni L. Mita L., L. Pt. Putrini Mahadewi,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.874

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa kelas IV semester ganjil di SD No. 1 Bontihing Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013.Subjek penelitian ini adalah 23 orang siswa kelas IV semester ganjil tahun pelajaran 2012/2013 di SD No. 1 Bontihing. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, instrumen pengumpulkan data hasil belajar menggunakan tes obyektif dan esay. Data hasil belajar yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode inkuiri terbimbing berbasis lingkungan hidup ternyata dapat meningkatkan hasil belajar IPA sebesar 8,26%. Hasil belajar IPA siswa siklus I, yaitu 67,82% yang berada pada kategori sedang, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 76,08% yang berada pada kategori tinggi. Ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 65,21% mengalami peningkatan sebesar 26,09% pada siklus II menjadi 91,30%.   Kata kunci: Metode inkuiri, hasil belajar.

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue