cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 325 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2016): April" : 325 Documents clear
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MODEL THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN IPA ., Ni Putu Evi Permata Dewi; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pengetahuan IPA siswa kelas VB SD No.1 Dalung kuta utara tahun ajaran 2015/2016 melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan model think pair share. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, serta refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VB SD No.1 Dalung yang berjumlah 37 siswa. Objek penelitian ini adalah hasil belajar pengetahuan IPA siswa kelas VB SD No.1 Dalung. Data hasil belajar pengetahuan IPA dikumpulkan dengan metode tes. tes digunakan berupa tes objektif yang terdiri dari 20 butir soal yang dianalisis secara statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata hasil belajar pengetahuan IPA siswa pada tahap observasi awal adalah 64% berada pada kriteria rendah dengan ketuntasan klasikal 35,1%. Untuk meningkatkan hasil belajar pengetahuan IPA tersebut maka diberikan tindakan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan model think pair share. Pada siklus I didapatkan persentase nilai rata-rata hasil belajar pengetahuan IPA siswa sebesar 73,2% berada pada kriteria sedang dan pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 82,3% berada pada kriteria tinggi. Terjadi peningkatan hasil belajar pengetahuan IPA dari siklus I ke siklus II sebesar 9,1%. Peningkatan juga terlihat pada persentase ketuntasan belajar siswa, pada siklus I sebesar 75,7% dan siklus II sebesar 83,8%, sehingga terjadi peningkatan sebesar 8,1%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan model think pair share dapat meningkatnya hasil belajar pengetahuan IPA siswa kelas VB SD No.1 Dalung Tahun Ajaran 2015/2016Kata Kunci : saintifik , think pair share, hasil belajar, pengetahuan IPA This study aimed to know the enhancement of VB class science learning outcome in SD N 1 Dalung, Kuta Utara Academic Year 2015/2016 through scientific approach with think pair share model.This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, evaluation, and reflection. This research subject was class VB SD No.1 Dalung Kuta Utara which amounted to 37 students. The object of this study is the result of science knowledge of students VB SD No. 1 Dalung. Learning outcomes data collected by the method of science knowledge test. Test used in the form of objective test consisting of 20 items were analyzed with descriptive statistics and quantitative descriptive ways. The result showed the average percentage of science student learning outcomes in preliminary observations stage was 64% which was low criteria with classical completeness 35,1%. To improve learning outcomes IPA knowledge then students was given an action using a scientific approach with think pair share model. In the cycle I the percentage obtained student average value learning outcome in IPA knowledge was 73,1% in the middle criteria and on the cycle II increased to 82,7% in the high criteria. An increase in knowledge science learning outcomes from the cycle II to the cycle II of 9,1%. Improvement was also seen in the percentage of students learning completeness, in the cycle I of 75,7% and cycle II of 83,8%, increase 8,1%. It can be concluded that the application of a scientific approach with think pair share model could improve learning outcome students in IPA knowledge of VB SD No.1 Dalung Kuta Utara Academic Year 2015/2016.keyword : scientific, think pair share, learning outcomes, knowledge science
PENERAPAN STRATEGI BEACH BALL BERBANTUAN MEDIA POSTER UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA ., Ni Made Suci Indrawati; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SDN 2 Pemaron Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016 setelah diterapkan strategi pembelajaran Beach Ball berbantuan media poster. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V semester genap SDN 2 Pemaron yang berjumlah 34 orang siswa. Objek penelitian yaitu motivasi dan hasil belajar IPA. Data motivasi belajar siswa diperoleh menggunakan metode kuesioner dan data hasil belajar diperoleh menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis untuk mencari rata-rata dan persentase rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata persentase motivasi belajar siswa dari pra siklus sebesar 60% kategori “Rendah” menjadi 72% kategori “Sedang” pada siklus I dan meningkat menjadi 82,73% kategori “Tinggi” pada siklus II. Peningkatan motivasi belajar yang terjadi sebesar 22,73% dari pra siklus hingga siklus II. Terjadi peningkatan pada hasil belajar siswa dari pra siklus sebesar 67,2% kategori “Sedang” menjadi 76,4% kategori “Sedang” pada siklus I dan meningkat menjadi 89,4% kategori “Tinggi” pada siklus II. Peningkatan hasil belajar yang terjadi sebesar 22,2% dari pra siklus hingga siklus II. Dengan demikian, penerapan Beach Ball berbantuan media poster dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Beach Ball, Motivasi Belajar, Hasil Belajar The aim of this research was to determine the increase motivation and science learning outcomes in class V SDN 2 Pemaron sub district Buleleng of the Academic Year 2015/2016 after applied Beach Ball learning strategy assisted by media poster. This research such as a Classroom Action Reseach (PTK). The subject of this research are 34 students in class V SDN 2 Pemaron sub district Buleleng of the Academic Year 2015/2016. Object of this research are motivation and science learning outcomes. Data about learning motivation of the students collected using questionnaire method and data about learning outcomes collected using test method. Data were analyzed to find the average and average percentage. The results showed an increase of the motivation average percentage from pre-cycle as 60 % as “Low” category to be 72% as “Medium” category at the cycle I and increase to be 82,73 % as “High” category at the cycle II. Increase the learning motivation is 22,73% from pre-cycle to cycle II. An increase stundents learning outcomes from pre-cycle as 67,2% as “Medium” category to be 76,4% as “Medium” category at the cycle I and increase to be 89,4% as “High” category at the cycle II. Increase the learning outcomes is 22,2% from pre-cycle to cycle II. Through these results, Beach Ball learning techniques assisted by media poster can increase the students motivation and learning outcomes.keyword : Beach Ball, Learning Motivation, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS MOCH.HATTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Luh Ari Kartiningsih; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan mengenai penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Group Investigation berbasis pendekatan saintifik dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional berbasis pendekatan saintifik pada siswa kelas IV di SD Gugus Moch.Hatta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Moch.Hatta tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling , sehingga diperoleh SDN 4 Panjer sebagai kelompok eksperimen dan SDN 2 Panjer sebagai kelompok kontrol. Data Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda biasa, kemudian dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol (81,58 > 78,66). Berdasarkan hasil analisis uji-t dengan derajat kebebasan (dk = 50 + 49 – 2 = 97) pada taraf signifikansi 5% diperoleh thitung > ttabel (1,90 > 1,67) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Group Investigation berbasis pendekatan saintifik dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional berbasis pendekatan saintifik pada siswa kelas IV SD Gugus Moch.Hatta tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Model Group Investigation , Pendekatan Saintifik, kompetensi pengetahuan IPA This research aimed to determining the significant difference mastery of knowledge competence in Science learning among groups of students that learned using Group Investigation learning model based scientific approach with student groups that learned using conventional learning model based on a scientific approach to the fourth grade elementary school students at the Cluster Moch.Hatta. Type of this research was quasi-experimental, with non-equivalent control group design. The population in this research were all of students in fourth grade elementary school students at the cluster Moch.Hatta 2015/2016. The sample of this research using random sampling technique, there was SDN 4 Panjer as an experiment group and SDN 2 Panjer as the control group. Data mastery of knowlege competence science learning collected using the multiple-choice text, and then analyzed using t-test. The results of this research shows that the average achievement of experiment group more than the average achievement of control group (81,58 > 78,66). Base on t-test analyzed with (dk = 50 + 49-2 = 97) in significance standard 5% that the result shows thitung more than ttabel (1,90 > 1,67) that mean Ho is reject and Ha is accept. In this research it can conclude that there are significant differences mastery of knowledge competence in science learning among groups of students that learn using Group Investigation learning model based scientific approach with student groups that learn using conventional learning model base on a scientific approach on fourth grade elementary school students at the Cluster Moch.Hatta 2015/2016.keyword : Group investigation learning model, scientific approach, mastery of knowledge competences
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) BERBANTUAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., I Kadek Satya Dharma; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika setelah diterapkan model TTW berbantuan media konkret pada siswa kelas V tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 1 Banjar Bali. Jenis penelitian ini adalah PTK yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 1 Banjar Bali, yang berjumlah 33 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar Matematika. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan persentase hasil belajar Matematika pada siswa kelas V di SD Negeri 1 Banjar Bali. Berdasarkan hasil tes, pada siklus I rata-rata persentase hasil belajar Matematika siswa sebesar 78,6% (kriteria sedang). Pada siklus II rata-rata persentase hasil belajar Matematika siswa mengalami peningkatan menjadi 87,2% (kriteria tinggi). Kualitas peningkatan hasil belajar Matematika siswa pada siklus I dan II dihitung dengan rumus gains skor mencapai 0,4 dengan predikat sedang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan penerapan model TTW berbantuan media konkret dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa kelas V di SD Negeri 1 Banjar Bali tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : media konkret, hasil belajar, think talk write This research aimed to improve mathematics learning after application Think Talk Write (TTW) learning model aided concrete media of the fifth grade students of academic year 2015/2016 at elementary school number 1 Banjar Bali, Buleleng district. This research was classroom action research that implemented two cycles. Each cycle consist of planning, action implementation, test and evaluation, and reflection step. The research subjects were fifth grade students of academic year 2015/2016 at elementary school number 1 Banjar Bali which amount 33 students. The research object was improve the mathematics learning outcome. The method of data collection was tes method. Data analysis method used analysis statistic description. The result of this research showed that there was an improvement the mathematics learning outcome among fifth grade students at elementary school number 1 Banjar Bali. The result of the action in cycle 1, the mean percentage the students mathematics learning outcome was 78.6% (medium criteria). Furthermore, in cycle 2 the mean percentage the students mathematics learning outcome was increased to 87.2% (high criteria). The quality improved the students mathematics learning outcome in cycle 1 and cycle 2 counted by gains score attained 0.4 with medium predicate. It means implemented TTW learning model aided concrete media could improve students mathematics learning outcome at elementary school number 1 Banjar Bali, Buleleng district of academic year 2015/2016.keyword : concrete media, laerning outcome, think talk write
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PROSEDURAL DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Wayan Wirantini; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7119

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pengetahuan prosedural melalui penerapan model project based learning tema cita-citaku siswa kelas IVA SDN 1 Pemecutan tahun 2016 dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA melalui penerapan model project based learning tema cita-citaku siswa kelas IVA SDN 1 Pemecutan tahun 2016. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 1 Pemecutan yang berjumlah 34 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes. Data pengetahuan prosedural dikumpulkan dengan menggunakan tes subjektif (essay) sedangkan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda biasa. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) skor rata-rata pengetahuan prosedural meningkat 0,21 dari rata-rata 3,11 pada siklus I menjadi rata-rata 3,32 pada siklus II. Ketercapaian pada siklus I mencapai 47,05% siswa yang mendapat nilai minimal 3,18 (B+) kemudian meningkat pada siklus II menjadi 85,29%. (2) skor rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa pada siklus I diperoleh rata-rata 3,16, kemudian meningkat 0,31 menjadi rata-rata 3,47 pada siklus II. Ketercapaian pada siklus I 52,94% siswa yang mendapat nilai minimal 3,18 (B+) kemudian mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 88,23%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model project based learning dapat meningkatkan pengetahuan prosedural dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada tema cita-citaku siswa kelas IVA SDN 1 Pemecutan. Kata Kunci : model project based learning, pengetahuan prosedural, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA This classroom action research aims to (1) improve procedural knowledge through the application of the model project based learning on student’s goals in grader IVA SDN 1 Pemecutan 2016 and (2) improve the mastery of competencies knowledge of science through the application of the model project based learning on student’s goals in grade IVA grade SDN 1 Pemecutan 2016. Subjects in this study were 34 students at SDN 1 Pemecutan in grade IVA. Data collection methods used in this study is the test method. Data was collected using a procedural knowledge of the subjective test (essay) while the data of IPA knowledge mastery of competencies collected using the usual multiple choice objective test. Furthermore, the data were analyzed by using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis. The results of this study indicate that (1) the average score of procedural knowledge increased to 0.21 from an average of 3.11 in the first cycle to an average of 3.32 in the second cycle. Achievement of the first cycle reaches 47.05% of students who received a minimum value of 3.18 (B +) increased in the second cycle into 85.29%. (2) The average score of students' science knowledge mastery of competencies in the cycle I gained an average of 3.16, 0.31 and then increased to an average of 3.47 in the second cycle. Achievement of 52.94% on the first cycle students who scored a minimum of 3.18 (B +) and then increased in the second cycle into 88.23%. Based on these results it can be concluded that the application of the model project based learning can improve procedural knowledge and mastery of competencies IPA knowledge on the theme of my ideals IVA grade students at SDN 1 Pemecutan.keyword : project-based learning model, procedural knowledge, competency mastery of knowledge.
Penerapan Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat Berbantuan Media Audiovisual Dapat Meningkatkan Keaktifan dan Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas IVA SDN 9 Pedungan ., A A Istri Dianika Perama Dewi; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7120

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) meningkatkan keaktifan belajar tema cita-citaku melalui penerapan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) berbantuan media audiovisual siswa kelas IVA SDN 9 Pedungan, serta (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA tema cita-citaku melalui penerapan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat berbantuan media audiovisual siswa kelas IVA SDN 9 Pedungan tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan pada siswa kelas IVA di SDN 9 Pedungan dengan jumlah siswa 38 orang, yang dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus melalui tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Keaktifan belajar siswa diukur dengan menggunakan lebar observasi, dan kompetensi pengetahuan diukur dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik deskriptif kualitatif. Persentase rata-rata keaktifan belajar prasiklus diperoleh 67,36%, sedangkan pada siklus I meningkat menjadi 74,60% terkategori cukup aktif dan pada siklus II telah mencapai 81,23% dari 38 orang atau berada pada kategori aktif. Sedangkan data hasil observasi awal kompetensi pengetahuan IPA diperoleh 26,31% dari 38 siswa mencapai nilai ≥ B+, setelah diberikan tindakan pada siklus I terdapat 57,89% siswa mencapai nilai ≥ B+, dan pada siklus II mengalami peningkaan sebesar 26,31% menjadi 81,58% dari 38 siswa mencapai nilai ≥ B+. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan keaktifan belajar dan kompetensi pengetahuan IPA tema cita-citaku pada siswa kelas IVA di SDN 9 Pedungan tahun pelajaran 2015/2016Kata Kunci : sains teknologi masyarakat, audiovisual, keaktifan, kompetensi pengetahuan The purpose of this study is (1) to increase the learning activity, and (2) to increase the competence of science knowledge through the application of Science Technology Society model with audiovisual for IVA grade of students in SDN 9 Pedungan. This research is a Classroom Action Research (CAR). The number of students were 38 students. This research was conducted in two cycles, every cycle there are steps activities reflection, the action plans, the action, and evaluation. Activeness of student learning is measured by observations sheet, competence of science knowledge load was measured using the usual multiple-choice objective test and analyzed using the method of analysis descriptive statistics, analysis quantitative descriptive , and analysis descriptive statistics qualitative. Activities percentation in pre-cycles there are 67,36%, whereas in the first cycle are 74,60%, and 81,23% in the second cycle of 38 students. Knowledge copetence in pre-cycles there are 26.31% of students who reached a value ≥ B +, while in the first cycle are 57.89% of students who reached a value ≥ B +, and the second cycle there are 81.58% from the 38 students achieving grades ≥ B +. Can be concluded that the Science Technology Society model with audiovisual can enhance the activity and competence of science knowledge in the IVA grade students at SDN 9 Pedungan.keyword : science technology society, audiovisual, learning activities, knowledge competence
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SDPN TULANGAMPIANG ., Ni Made Mega Mayanti; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS melalui penerapan model problem based learning berbasis asesmen portofolio pada tema cita-citaku kelas IVB SDP Negeri Tulangampiang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IVB SDP Negeri Tulangampiang sebanyak 33 peserta didik, yang terdiri dari 17 peserta didik perempuan dan 16 peserta didik laki-laki. Data penelitian dikumpulkan menggunakan metode tes. Metode tes dalam penelitian ini adalah tes objektif pilihan ganda biasa yang digunakan untuk mengukur hasil belajar IPS. Data tentang hasil belajar IPS selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif, analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata persentase hasil belajar IPS 7,94% dari 78,19% pada siklus I menjadi 86,13% pada siklus II. Selanjutnya peningkatan ketuntasan klasikal hasil belajar IPS 21,21% dari 60,60% pada siklus I menjadi 81,81% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning berbasis asesmen portofolio dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada tema cita-citaku kelas IVB SDP Negeri Tulangampiang tahun 2015/2016.Kata Kunci : model PBL berbasis asesmen portofolio, hasil belajar IPS This research aimed to improve social sciences learning outcomes through the implementation of problem based learning model of portofolio assessment basd on the theme of cita-citaku IVB class in SDP Negeri Tulangampiang. This research is classroom action research (PTK) was done in two cycle. Every cycle there are four step that is planing, implementation, observation, and reflection. This subject of the research are the students of IVB class SDP Negeri Tulangampiang as much 33 students which consisted of 17 female students and 16 male students. The data was collected through test method. Test method in this research is multiple-choice objective test for measure social sciences learning outcomes. The data were alanyzed using descriptive statistic analysis, descriptive quantitative analysis, and quantitave. The research has showed the increasement of the average precentage of social sciences learning outcomes by 7,94% from 78,19% in the first cycle become 86,13% in the second cycle. And then, the increasement of the classical completeness of social sciences learning outcomes by 21,21% from 60,60% in the first cycle become 81,81% in the second cycle. Based on the results of this research, can be concluded that the implementation of problem based learning model of portofolio assessment based can improve the social sciences learning outcomes on the theme of cita-citaku IVB class in SDP Negeri Tulangampiang in the academic year of 2015/2016.keyword : PBL model of portofolio assessment based, social sciences learning outcomes
ANALISIS KESENJANGAN PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SD LABORATORIUM UNDIKSHA ., I Putu Ari Pradana Kusuma; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7122

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara perencanaan dan pembelajaran Kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 di SD Laboratorium Undiksha. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model diskrepansi. Pengukuran efektifitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dengan kondisi riil tentang perencanaan dan pembelajaran Kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 di SD Laboratorium Undiksha. Data dianilisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang Wilcoxon, kemudian dihitung besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) rerata perolehan skor perencanaan pembelajaran (RPP) adalah 88 dengan besar beda -12, besar kesenjangan 12%, dan tergolong dalam kategori (sangat kecil). (2) rerata perolehan skor pelaksanaan pembelajaran adalah 84,38 dengan besar beda -15,62, besar kesenjngan 15,62%, dan tergolong dalam kategori sangat kecil (SK). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat kesenjangan sebesar 12% pada perencanaan pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru di SD Laboratorium Undiksha, dan terdapat kesenjangan sebesar 15,62% pada pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru di SD Laboratorium Undiksha. Oleh karena itu, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 yang disusun dan dilakukan oleh guru di SD laboratorium Undiksha layak diteruskan dengan adanya perbaikan pada beberapa indikator yang belum sesuai dengan standar acuan (Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014). Kata Kunci : kesenjangan, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. This research aimed to know the differences between the planning and learning process 2013 Curicculum based on Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 in SD Laboratorium Undiksha. This research is evaluative research using model discrepancy. Measurement of the effectiveness of the program is done by comparing the ideal conditions (standard) with the real conditions of the planning and learning 2013 Curriculum based on Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 in SD Laboratorium Undiksha. Data analysis is using Wilcoxon's test procedure tiered pins, then calculated a big difference with a predetermined standard. The results show that (1) the mean gain score of the learning plan (RPP) is 88 -12 with a big difference, a big gap of 12%, and classified in the category (very small). (2) the acquisition mean score of 84.38 with the implementation of learning is a big difference -15.62, great kesenjngan 15.62%, and classified in the category of very small (SK). Based on the results of this study concluded that there is a gap of 12% in the lesson plan (RPP) prepared by teachers in SD Laboratorium Undiksha, and there is a gap of 15.62% on the implementation of learning undertaken by teachers in SD Laboratorium Undiksha. Therefore, the planning and implementation of learning Curriculum 2013 is composed and performed by teachers in primary Undiksha laboratory qualified to deal with an improvement in some indicators are not in accordance with the reference standard (Permendikbud No. 103 of 2014). keyword : discrepancy, learning plan, learning implementation, Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014.
PENERAPAN MODEL OPEN ENDED BERBANTUAN MEDIA VISUAL DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA ., Putu Ayu Diarasita; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7123

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk meningkatkan keaktifan belajar matematika siswa kelas IVA SDN 8 Padangsambian melalui penerapan model pembelajaran Open Ended berbantuan media visual dan (2) untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IVA SDN 8 Padangsambian melalui penerapan model pembelajaran Open Ended berbantuan media visual. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA sebanyak 44 siswa dengan 24 orang siswa laki-laki dan 20 orang siswa perempuan. Pengumpulan data keaktifan belajar matematika menggunakan metode observasi dengan instrumen lembar observasi, sedangkan pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan matematika menggunakan metode tes dengan instrumen tes uraian. Data yang telah dikumpulkan, dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata keaktifan belajar matematika pada siklus I meningkat menjadi 75,95% pada kriteria cukup aktif dan pada siklus II meningkat menjadi 81,75% pada kriteria aktif dan (2) persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan matematika pada siklus I meningkat menjadi 79,09% pada kriteria sedang dengan ketuntasan klasikal sebesar 75% dan pada siklus II persentase rata-rata meningkat menjadi 82,63% pada kriteria tinggi dengan ketuntasan klasikal sebesar 88,63%. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Open Ended berbantuan media visual dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika pada siswa kelas IVA SDN 8 Padangsambian tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : open ended, keaktifan, matematika This research aims to (1) to increase mathematic learning’s activeness of students in class IVA of SDN 8 Padangsambian through the application of Open Ended learning model by visual media and (2) to increase the mastery competence of mathematics knowledge of students in class IVA of SDN 8 Padangsambian through the application of Open Ended learning model by visual media. This research is Classroom Action Research (CAR) is conducted in two cycles. The subjects in this research were students of class IVA as many as 44 students to 24 males and 20 females. In collecting mathematic learning’s activeness data is used observation method with instrument observation sheet meanwhile in collecting the mastery competence of mathematics knowledge data is used test method with instrument essay test. The data were analyzed using analysis of statistic descriptive and analysis of descriptive quantitative. The results of this research were (1) the average percentage of learning mathematics activeness in cycle I increased to 75,95% in quite active criteria and cycle II increased to 81,75% in active criteria and (2) the average percentage of the mastery competence of mathematics knowledge in cycle I increased to 79,09% in medium criteria with classical completeness of 75% and cycle II the average percentage increased to 82,63% in high criteria with classical completeness of 88,63%. Based on these results, it can be concluded that the application of cooperative learning model in Open Ended type by Visual Media was improving the activeness and mastery competence of mathematics knowledge of the students in class IVA of SDN 8 Padangsambian in the academic year 2015/2016.keyword : open ended, activeness, mathematics
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Ni Wayan Tiyas Cahyani; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan project based learning pada siswa kelas V B SDN 1 Pemecutan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V B SDN 1 Pemecutan tahun ajaran 2015/2016, sebanyak 39 siswa. Data penelitian tentang hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan persentase reta-rata hasil belajar IPA siswa pada prasikus 54.06% (kategori sangat rendah) dengan ketuntasan belajar 2.56%, siklus I persentase rata-rata hasil belajar IPA mencapai 71.10% (kategori sedang) dengan ketuntasan belajar mencapai 46.15%, pada siklus II persentase rata-rata hasil belajar IPA mencapai 86.41% (kriteria tinggi) dengan ketuntasan belajar mencapai 87.18%. Sehingga indikator keberhasilan yang ditetapkan telah tercapai pada siklus II. Hal ini membuktikan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan project based learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V B SDN 1 Pemecutan tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : pendekatan saintifik, project based learning, hasil belajar IPA This research aims to increase science learning outcomes through the application of scientific approach aided project based learning on students of fifth grade in SDN 1 Pemecutan. This research is classroom action research is conducted in two cycle. The subjects were students of fifth grade in SDN 1 Pemecutan on academic year 2015/2016, as many as 39 students. Data research on science learning outcomes were collected using the test method, the tests used are objective tests. Data were analyzed with descriptive statistical analysis methods and quantitative descriptive analysis method. The results of the analysis of the data shows the mean percentage of science learning outcomes of students in prasikus was 54.06% (at the very low category), with mastery learning 2.56%. In first cycle the mean percentage of science learning outcomes of students reach 71.10% (at medium category), with mastery learning reach 46.15%. In second cycle the mean percentage of science learning outcomes of students reach 86.41% (at medium category), with mastery learning reach 87.18%. So that indicators of success that are being realized in the second cycle. This proves that the application of the scientific approach aided project based learning can increase science learning outcomes of fifth grade in SDN 1 Pemecutan on academic year 2015/2016.keyword : scientific approach, project based learning, the science learning outcomes

Page 11 of 33 | Total Record : 325


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue