cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 325 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2016): April" : 325 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN MINAT BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SISWA KELAS IV SD ., Ni Kadek Metaputri; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap keterampilan prosess sains dengan mengontrol minat belajar. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Astina tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan uji Anakova 1 jalur 1 kovariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing (F = 4,346, dengan Sig. = 0,042 < 0,05); (2) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing setelah mengontrol minat belajar (F = 4,150, dengan Sig. = 0,047 < 0,05); dan (3) terdapat korelasi yang signifikan antara minat belajar dengan keterampilan proses sains (Sig. = 0,000 < 0,05).Kata Kunci : pembelajaran Inkuiri Terbimbing, keterampilan proses sains, minat belajar This research was aimed to know the effect of guided inquiry learning toward science process skills with controlling interest in learning. The research using non-equivalent post-test only control group design. The population in this research was all of the fourth grade student in SD Negeri 1 Astina in academic years 2015/2016. The sample was taken out using simple random sampling. The collected data were analyzed by one way Ancova with one covariable. The research showed that: (1) there are significant differences in science process skills between the group of students who studied with guided inquiry learning and the group of student who learned with conventional learning (F = 4,346, with Sig. = 0,042 < 0,05); (2) there are significant differences in science process skills between the group of students who studied with guided inquiry learning and the group of student who learned with conventional learning after controlling the interest in learning (F = 4,150, with Sig. = 0,047 < 0,05); and (3) there are significant correlation of the interest in learning with science process skills (Sig. = 0,000 < 0,05).keyword : guided inquiry learning, science process skills, the interest in learning
ANALISIS INTERAKSI GURU DAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS 1 SDN 1 NAWA KERTI ., Gusti Ayu Ketut Utami Ulan Dewi; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara guru dan siswa yang terjadi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN 1 Nawa Kerti, dengan menggunakan analisis FIAC (Flander’s Interaction Analysis Condition). Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas I SDN 1 Nawa Kerti dan Lembar penilaian hasil belajar siswa. Objek penelitian adalah Interaksi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia, meliputi rasa menerima, pemberian pujian, cara guru mengajarkan materi, cara guru mengarahkan siswa, cara guru memberikan kritikan, respon siswa, inisiatif siswa bicara dan tingkat kesunyian atau keramaian. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data kualitatif berupa hasil observasi interaksi guru dan siswa, transkip wawancara dan dokumentasi kegiatan belajar mengajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan FIAC. Hasil penelitian menunjukan, (1) interaksi yang terjadi antara guru dan siswa dalam pembelajaran membaca dan menulis permulaan bersifat multi arah. Hasil penelitian dikuatkan oleh nilai Rasio Respon Guru (RRG) yaitu sebesar 44,48% dan nilai Rasio Inisiatif Siswa (RIS) yaitu sebesar 43,47%. (2) pembelajaran yang dilakukan oleh guru tergolong berhasil. Keberhasilan dari pembelajaran multi arah dibuktikan dengan nilai rata-rata yang diperoleh siswa dalam membaca sebesar 78,30 dan nilai dalam menulis sebesar 77,31. Kedua nilai tersebut dikategorikan ke dalam kategori baik. sedangkan hasil tes sikap siswa selama pembelajaran berlangsung sebesar 71,86, yang dikategorikan ke dalam kategori baik.Kata Kunci : Bahasa Indonesia, interaksi, FIAC This study aims to understand the interaction between teachers and students that occur in learning Indonesian at SDN 1 Nawa Kerti, using analysis of FIAC (Flander’ s Interaction Analysis Condition. This research was descriptive qualitative research. The subjects were teachers and students of the first grade at SDN 1 Nawa Kerti and student learning outcomes assessment sheet. The object of research was the interaction of teachers and students in learning Indonesian, includes flavor receive, giving compliments, how teachers teach the material, how teachers engage students, teachers critiqued way, Â student response, student initiative to speak and the level of solitude or crowds. Data collection methods used in this study was observation, interview, and documentation. The data obtained in the form of qualitative data in the form of the observation of the interaction of teachers and students, transcript of interviews and documentation of teaching and learning. Data was analyzed with the FIAC. The results showed, (1) the interaction that occurs between teachers and students in learning to read and write starters are multi directional. The results of the study are corroborated by value Teacher Response Ratio (RRG) that is equal to 44.48% and the ratio of Student Initiative (RIS) is 43.47%. (2) The learning undertaken by teachers belonging succes. Â success of multi directional learning demonstrated with the average value obtained by the students in the reading of 78.30 and 77.31 of value in writing. Both values are categorized into good category. whereas the results of tests the students' attitudes during the learning takes place at 71.86, which is categorized into either category. keyword : Indonesian, interaction, FIAC
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BRAIN BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK SEKOLAH DASAR ., Ni Komang Ayu Lestari; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menyimak antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Brain Based Learning (BBL) berbantuan media audio dan kelompok siswa yang dibelajaran dengan model pembelajaran langsung pada siswa kelas V Gugus II Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di Gugus II Kecamatan Selat. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 3 Amerta Bhuana dan kelas V SD N 2 Amerta Bhuana. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni dengan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan (uji-t).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan menyimak yang signifikan antara kelompk siswa yang dibelajarkan dengan BBL berbantuan media audio dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model langsung. Hal ini ditunjukan dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung>ttabel). Nilaithitung = 11,54, sedangkan nilaittabel = 2,021, dan rata- rata keterampilan menyimakkelopok eksperimen (13,54) lebih besar dari rata-rata (8) kelompok kontrol. Hal ini berarti penerapan model pembelajaran BBL berbantuan media audio berpengaruh terhadap keterampilan menyimak siswa kelas V di gugus II Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : BBL, keterampilan menyimak, media audio This research aimed to determine the differences between group of students listening skills that learned by the learning model Brain Based Learning (BBL) , assisted by the audio media and group of students who learned by direct Insrtuction model in class V Cluster II Selat District, Karangasem Regency in academic year 2015/2016. This research included quasi-experimental research. The design was used non-equivalent posttest only control group design. The population of the study was the whole class V in Cluster II Selat District, and the sample was class V SD N 3 Amerta Bhuana and class V SD N 2 Amerta Bhuana. The mothod collection was used by test method. The collected data were analyzed of t-test. The results of this study indicate that there were significant differences in listening skills among groups of students that learned by learning model BBL, assisted by audio media and a group of students who learned by direct learning model with tarithmetic greater than ttable (tarithmetic> ttable).It is shown by the taccount (11,54) > ttable (2,021) and average of exsperimental group (13,54) higher than average of control group (8). This means learning model application BBL , assisted by audio media was influence on listening skills class V students in Cluster II Selat District, Karangasem Regecy in academic year 2015/2016.keyword : BBL, listening skills, audio media
PENERAPAN SAINTIFIK BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., Putu Eka Trisna Dewi; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7417

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) meningkatkan keaktifan belajar IPS melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis model problem based learning berbantuan media gambar siswa kelas IV SDN 17 Dauh Puri (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPS melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis model problem based learning berbantuan media gambar siswa kelas IV SDN 17 Dauh Puri. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV C SDN 17 Dauh Puri tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 37 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi untuk mengumpulkan data mengenai keaktifan belajar IPS siswa dan metode tes untuk mengumpulkan data hasil belajar pengetahuan IPS siswa. Hasil pencatatan kegiatan pra siklus PTK diperoleh persentase keaktifan belajar IPS pada prasiklus sebesar 67,22%. Setelah mendapat tindakan pada siklus 1 meningkat menjadi 75,13% dan selanjutnya pada siklus II meningkat 7,47% menjadi 82,60% atau 28 dari 37 siswa yang mendapat predikat ≥B. Hasil Belajar pengetahuan IPS diukur dengan menggunakan tes objektif. Pada prasiklus 63,91% setelah mendapat tindakan pada siklus 1 meningkat menjadi 77,27%, dan selanjutnya pada siklus II meningkat 13,44% menjadi 90,71%. Jadi hasil penelitian ini membuktikan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis problem based learning berbantuan media gambar dapat meningkatkan keaktifan dan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SDN 17 Dauh Puri.Kata Kunci : problem based learning, keaktifan, kompetensi pengetahuan. This study aims to (1) enhance the activity of social studies through the application of the approach scientifically-based model of problem based learning aided by media images of fourth grade students of SDN 17 Dauh Puri (2) increase the competence of knowledge IPS through the application of the approach scientifically-based model of problem based learning aided by media images graders IV SDN 17 Dauh Castle. This study uses classroom action research conducted in two cycles. The subjects were students of class IV C SDN 17 Dauh Puri 2015/2016 academic year consisting of 37 students. Data collection methods used in this study is the observation method to collect data on students' learning activeness IPS and test methods for collecting data from students learn knowledge IPS. Results of pre-cycle activity recording obtained by percentage PTK activity of learning IPS on prasiklus of 67.22%. After obtaining the action in cycle 1 increased to 75.13% and subsequently on the second cycle increased by 7.47% to 82.60% or 28 out of 37 students who received the title ≥B. IPS knowledge Learning Outcomes are measured using objective tests. In prasiklus 63.91% after securing action on the first cycle increased to 77.27%, and subsequently on the second cycle increased 13.44% to 90.71%. So the results of this study prove that the application of the scientific approach to problem based learning-based media-aided image can enhance the activity and competence of IPS knowledge of fourth grade students of SDN 17 Dauh Castle.keyword : problem based learning , the activity , the competence of knowledge
Pengaruh Model Pembelajaran Explicit Instruction Berbantuan Lingkungan Alam Sekitar Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV Di MIN Air Kuning Tahun Pelajaran 2015/2016 ., Rahmawati Utari; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Explicit Instruction berbantuan lingkungan alam sekitar dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di MIN Air Kuning Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di MIN Air Kuning Tahun Pelajaran 2015/2016. Penentuan sampel dilakukan dengan cara sampling jenuh dengan teknik undian. Data dikumpulkan dengan instrumen tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasi belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Explicit Instruction berbantuan lingkungan alam sekitar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 3,712 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) =1,684. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata kelompok eksperimen = 20,28 dan rata-rata kelompok kontrol = 16. Hal ini berarti penerapan model pembelajaran Explicit Instruction berbantuan lingkungan alam sekitar berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di MIN Air Kuning tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Explicit Instruction, Hasil Belajar, dan Lingkungan alam sekitar The aim of this study is to know the different of the students’ science achievement between the students’ group which was taught using explicit instruction model supported by surrounding natural environment and the students’ group which was taught using conventional model toward fourth grade students in MIN Air Kuning academic year 2015/2016. The study was conducted by using non-equivalent post-test only control group of quasi experimental design. The population was overall four grade students of MIN Air Kuning in which the sample was chosen randomly using saturation sampling. Multiple choices test was used as the instrument for collecting the data. The data collected was analyzed using statistic descriptive analysis and inferential statistic (t-test). The result of this study shows that t observed= 3.712 and t table= 1.684. It means that there was significant different between those two students’ groups because t observed > t table (in significant level of 5%). The Mean of experimental group = 20.28 and the Mean of control group = 16 which mean that the explicit instruction model supported by surrounding natural environment influenced positively toward students’ science achievement of fourth grade students in MIN Air Kuning academic year 2015/2016.keyword : Explicit Instruction model, Students’ achievement, Surrounding natural environment
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD ., Made Sudiarsini; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7425

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif STAD berbantuan media visual terhadap hasil belajar IPA kelas V SD Gugus IV Kecamatan Sawan Penelitian ini menggunakan desain penelitian non equivalent post-test only control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Sawan. Populasi berjumlah 165 siswa dan sampel berjumlah 44 siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media visual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional dengan nilai thitung sebesar 4,4 dan ttab = 2,101 maka thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikatakan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran STAD berbantuan media visual lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini berarti, terdapat pengaruh model pembelajaran Kooperatif STAD berbantuan media visual terhadap hasil belajar IPA kelas V SD Gugus IV Kecamatan Sawan.Kata Kunci : STAD, media visual, hasil belajar IPA The purpose of this study to determine the effect of cooperative learning model STAD assisted visual media on the results of learning science class V SD Cluster IV District of Sawan This study research design non equivalent post-test only control group design. The research was conducted on students of class V SD Cluster IV District of Sawan. A population of 165 students and the sample was 44 students. Learning outcomes data collected using the test method. Data were analyzed using t-test. The results showed that there were differences between the learning outcomes of students who take science learning by using cooperative learning model STAD assisted visual media and students who take learning with conventional learning with tcount of 4.4 and then thitung ttab = 2.101 greater than ttab. Based on this research can be said that students who follow the teaching learning model STAD aided visual media better than the students who take the conventional learning. This means, there are significant learning model STAD Cooperative aided visual media on the results of learning science class V SD Cluster IV District of Sawankeyword : STAD, visual media,science learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR ., Ni Luh Putu Dewi Aryani; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Negeri 5 Banyuning Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016 setelah diterapkan model pembelajaran Make a Match berbabtuan media audiovisual. Penelitian ini merupakan tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitan ini adalah siswa kelas V semester genap di SD Negeri 5 Banyuning, yang berjumlah 35 orang. Objek penelitian yaitu motivasi dan hasil belajar IPA. Data motivasi belajar siswa diperoleh menggunakan metode kuisoner dengan instrumennya berupa angket motivasi dan data hasil belajar diperoleh menggunakan metode tes dengan instrumennya berupa soal obyektif. Data yang diperoleh dianalisis untuk mencari rata-rata dan persentase rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata persentase motivasi belajar siswa dari para siklus 60% kategori “rendah” menjadi 70,2% kategori “sedang” pada siklus I dan meningkat menjadi 81,06% kategori “tinggi” pada siklus II. Pada hasil belajar siswa, terjadi peningkatan dan pra siklus sebesar 60% kategori “rendah” menjadi 77,2% kategori “sedang” pada siklus I dan meningkat menjadi 86,3% kategori “tinggi” pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Make a Match berbantuan Media Audiovisual dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas V semester genap di SD Negeri 5 Banyuning.Kata Kunci : Make a Match, Motivasi, Hasil Belajar This study aims to determine the increase motivation and learning outcomes fifth grade science students at SDN 5 Banyuning District of Buleleng in the school year 2015/2016 as applied learning model Make a Match berbabtuan audiovisual media. This research is a class action (PTK) done in two cycles. This research subject is the second semester of fifth grade students at SDN 5 Banyuning, totaling 35 people. The object of research is motivation and learning outcomes IPA. Data obtained using the students' motivation questionnaire method with a questionnaire instrument of motivation and learning outcomes data obtained using the test method with the instrument in the form of an objective matter. The data obtained were analyzed for average and average percentage. The results showed an increase in the average percentage of students learning motivation of the cycle 60% category of "low" 70.2% of the category "medium" in the first cycle and increased to 81.06% of the category "high" on the second cycle. On the results of student learning, and pre-cycle increased by 60% the category of "low" to 77.2% of the category "medium" in the first cycle and increased to 86.3% of the category "high" on the second cycle. Thus, application of learning models Make a Match aided Audiovisual Media can improve motivation and learning outcomes of the second semester of fifth grade students at SDN 5 Banyuning.keyword : Make a Match, Motivation, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY (CRH) BERBANTUAN MEDIA BENDA KONGKRIT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS VI KECAMATAN SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Putu Desy Kompyang Sari Utami; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7427

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena permasalahan hasil belajar IPA yang rendah. Tujuan dari penelitian ini diantaranya (1) untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Course Riview Horay (CRH) berbantuan media benda kongkrit. (2) Untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berbantuan media benda kongkrit. (3) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Course Riview Horay (CRH) berbantuan media benda kongkrit dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain post test only control grup design. Data dikumpulkan dengan metode tes. Instrumen penelitian ini adalah tes hasil belajar IPA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media benda konkrit dengan mean = 24,55, pada kategori sangat tinggi. (2) Hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional dengan mean = 20,73, pada kategori tinggi. (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media konkrit dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional dengan thitung lebih besar dari ttabel yaitu 3,26 > 1,98. Dengan perolehaan nilai rata-rata hasil belajar IPA kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu sebesar 24,55 > 20,73. Adanya perbedaan hasil belajar menandakan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media konkrit berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa.Kata Kunci : Course Review Horay, Hasil Belajar, Media Konkrit This research was done because of problems IPA low learning outcomes. The purpose of this study include (1) to assess student learning outcomes IPA after dibelajarkan by using model Riview Horay Course (CRH) media aided concrete objects. (2) To determine student learning outcomes IPA after dibelajarkan using conventional learning models media aided concrete objects. (3) To know the difference IPA significant learning outcomes among students who study learning model Riview Horay Course (CRH) media aided concrete objects with students learning with conventional learning models. This study is a quasi-experimental research (quasi) design with post test only control group design. Data collected by the test method. The instrument of this study is the science achievement test. The results of this study indicate that: (1) results for students to learn science experimental group who followed the teaching learning model Course Review Horay (CRH) media aided concrete objects with mean = 24.55, on the very high category. (2) The results of the control group students learn science the following study with conventional learning with mean = 20.73, the high category. (3) there are significant differences between the groups Science learning outcomes of students that learned learning model Course Review Horay (CRH) concrete media aided by a group of students that learned with conventional learning with thitung greater than ttable ie 3.26> 1.98. With perolehaan average value learning outcomes IPA experimental class is higher than the control class that is equal to 24.55> 20.73. The big difference in learning outcomes signify learning model Course Review Horay (CRH) aided concrete media influence on science learning outcomes in students. keyword : Course Review Horay (CRH), media Concretely, learning outcomes
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI BILANGAN BULAT KELAS IV ., Ni Putu Sri Widiyastuti; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Pembelajaran operasi bilangan bulat di kelas IV, (2) Kemampuan siswa dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat, (3) Kendala-kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 2 Pemaron yang berjumlah 24 orang dan guru kelas IV. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, observasi, wawancara dan dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pembelajaran operasi bilangan bulat termasuk dalam kategori baik, (2) Rata-rata secara klasikal sebesar 59,8 dengan kategori rendah dengan indikator tertinggi adalah menuliskan kalimat pengurangan ke bentuk penjumlahan 83,33% dan indikator terendah adalah melakukan operasi hitung penjumlahan bilangan bulat dengan menggunakan garis bilangan 34,68%, (3) Kendala-kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat adalah menentukan bilangan bulat positif dan negatif dan menyelesaikan soal dengan garis bilangan. Dengan demikian kemampuan siswa dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat termasuk dalam kategori rendah. Kata Kunci : matematika, kemampuan, operasi bilangan bulat This study aimed to describe (1) Learning integer operations in the fourth grade, (2) the ability of students to complete the integer operations, (3) Constraints faced by students in completing integer operations. Subjects in this study were all fourth grade students of SD Negeri 2 Pemaron amounting to 24 people and a fourth grade teacher. Data collection methods used in this research is the method of testing, observation, interviews and documentation. Data analysis techniques in this study using a descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. The results of this study indicate that (1) Learning integer operations included in either category, (2) average of 59.8 in the classical style with low category with the highest indicator is to write a sentence reduction to form the sum of 83.33% and the lowest indicator perform integer arithmetic operations by using the sum of the number line 34.68%, (3) constraints faced by students in completing integer operations is determineing the positive and negative integers and solve problems with the number line. Thus the students' ability to complete the integer operations included in the low category.keyword : mathematics, ability, integer operations
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING CHIPS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS III ., Luh Putu Ayu Nandari Putri Wibawa; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran talking chips dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada hasil belajar ipa siswa kelas V di SD Gugus III, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Gugus III yang berjumlah 134 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 43 orang siswa. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 20 soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh thitung 3,596 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) =2,0895. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Talking Chips dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus III, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : hasil belajar, IPA, model pembelajaran talking chips This study aims to determine significant difference between the groups of students that treated through learning model talking chips with a group of students that treated through conventional learning model on learning outcames in science lesson on fifth grade students in elementary school gugus III Buleleng subdistrict Buleleng regency in academic year 2015/2016. This research is a quasi-experimental research. The study population was all students in grade fifth in gugus III of this study was 134 students. The sampel of the study are 43 students. The research sample was determined trough random sampling tehnique by using lottery tehnique. The science learning outcomes data was collected through test instrument in the form of 20 multiple choice questions. The collected data was analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the calculations, the t is 3.596 and t table (at significance level of 5%) is 2.089. it means that t counting > t table therefore is means differemces in learning outcomes significantly between students who treated talking chips learning model with students who are treated using conventional learning model on fifth grade students in elementary school gugus III Buleleng subdistrict Buleleng regency in academic year 2015/2016.keyword : learning outcomes, science, talking chips learning model.

Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue