cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 55 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2016): Juli" : 55 Documents clear
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk meningkatkan hasil belajar IPA Kelas V SD N 3 Tukadmungga ., Komang Tri Wijayanti; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7701

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 3 Tukadmungga Kecamatan Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V semester genap SDN 3 Tukadmungga tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 19 orang dan objek penelitiannya adalah hasil belajar IPA? Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 kali pertemuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Data hasil belajar ipa siswa dikumpulkan melalui tes. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini presentase hasil belajar ipa siswa pada siklus I sebesar 61,5 % dengan katagori “cukup tinggi” dan ketrampilan berpikir kritis pada siklus II sebesar 82,63% dengan katagori “Tinggi”. Peningkatan hasil belajar ipa dari siklus I ke Siklus II sebesar 17,14%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model STAD meningatkan hasil belajar ipa siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SD N 3 Tukadmungga kecamatan Buleleng Kata Kunci : IPA, Hasil Belajar, STAD This study aimed (1) to determine the students' learning outcome ipa after applied learning type STAD on science teaching fifth grade students of the second of the 2015/2016 academic year in SDN 3 Tukadmungga District of Buleleng. This research is a classroom action research subjects are students of class V SDN 3 Tukadmungga second semester of academic year 2015/2016 totaling 19 people, and the object of research is the result of learning science? This study was conducted in two cycles and each cycle consisting of 4 meetings. Data collection methods used in this study were (1) Date collected through the students' learning achievement tests. The collected data was analyzed by quantitative descriptive analysis. The results of this study the percentage of student learning outcomes in the first cycle of 61.5% to the category of "high enough" and learning outcomes in the second cycle of 82.63% in the category "High". Improved learning results from the first cycle to the second cycle of 17.14%.keyword : Science, Learning Outcomes , STAD
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DALAM PENINGKATAN MOTIVASI DAN AKTIVITAS BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 3 TUKADMUNGGA ., Anak Agung Ayu Sriwulansari; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan aktivitas belajar IPA siswa kelas V SDN 3 Tukadmungga dengan model kooperatif tipe make a match. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif dengan guru kelas V. subyek penelitian adalah siswa kelas V SDN 3 Tukadmungga yang terdiri dari 19 orang. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui lembar observasi, pemberian angket, dan pendokumentasian. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan aktivitas belajar siswa kelas V SDN 3 Tukadmungga setelah diadakan tindakan berupa pembelajaran dengan model kooperatif tipe make a match. Hasil observasi menunjukkan persentase motivasi belajar IPA siswa sebesar 66,00% dan setelah dilakukannya pelaksanaan tindakan siklus I meningkat menjadi 71,68% pada pertemuan pertama ke pertemuan kedua siklus II menjadi 86,11%. Sedangkan persentase aktivitas belajar IPA siswa sebesar 63,78% dan setelah dilakukannya pelaksanaan tindakan siklus I meningkat menjadi 66,63% pada pertemuan pertama ke pertemuan kedua siklus II menjadi 85,79%. Dari data tersebut, diketahui bahwa indikator keberhasilan telah tercapai, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar siswa kelas V SDN 3 Tukadmungga. Kata Kunci : Aktivitas, Motivasi, Model Pembelajaran Make A Match This study aims to determine the increase motivation and learning activities of fifth grade science students at SDN 3 Tukadmungga the type cooperative models make a match. This research is a classroom action research conducted collaboratively with classroom teachers V. research subjects are students of class V SDN 3 Tukadmungga consisting of 19 people. The study was conducted in two cycles, each cycle consisting of three meetings. Data collection techniques performed through observation sheets, questionnaire administration, and documentation. The results showed an increase motivation and activity of students of class V SDN 3 Tukadmungga after the holding action in the form of cooperative learning model make a match. Observations show the percentage of students with the motivation to learn science by 66.00% and subsequent to the implementation of the action first cycle increased to 71.68% in the first meeting to the second meeting of the second cycle into 86.11%. While the percentage of students with learning activities science amounted to 63.78% and subsequent to the implementation of the action first cycle increased to 66.63% in the first meeting to the second meeting of the second cycle into 85.79%. From these data, it is known that the indicators of success has been achieved, so that it can be concluded that cooperative learning model make a match can increase motivation and activity of students of class V SDN 3 Tukadmunggakeyword : Activity, Motivation, Make A Match Model
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI GUGUS VI KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Kadek Nila Ambarwati; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran CLIS dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar di Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain post test only control group design. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes pemahaman konsep dengan instrumen tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik infransial yaitu uji-t pada tarif signifikasi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 3,86 > ttabel = 2,021). Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CLIS berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : model CLIS, pemahaman konsep This study was aimed to determine the understanding differences of the Science’s concept between groups of students who followed the CLIS teaching- learning model and groups of students who followed the learning with conventional learning models at the fourth grade students of elementary schools in Cluster VI Buleleng district in the academic year 2015/2016. The samples of this study were 40 students. This research is a quasi-experimental with post-test only controls group design. The data of science understanding concepts were collected by using the concept comprehension test with multiple-choice test instruments. The data were analyzed by using descriptive and statistical inferential analysis with t-test at 5% significance rates. The results of this study indicated that there are significant differences of science understanding concepts among the group of students who followed the Children Learning In Science (CLIS) learning model with students who followed the learning with conventional learning model (t = 3.86> t table = 2.021). From the results, it can be concluded that the CLIS learning model affected students' understanding of science concepts at fourth grade students of elementary school in Cluster VI Buleleng district in academic year 2015/2016.keyword : CLIS model, concept understanding
Pengaruh Model Pembelajaran Metakognitif dan Penilaian Diri Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Sekolah Dasar di Gugus VIII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016 ., I Wayan Irwan Eka Wardana; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengeruh yang signifikan model pembelajaran metakognitif terhadap hasil belajar matematika, untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penilaian diri terhadap hasil belajar dalam pelajaran matematika, dan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran metakognitif dan penilaian diri terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN di gugus VIII kecamatan Buleleng.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar di Gugus VIII Kecamatan Buleleng pada semester genap Tahun Ajaran 2015/2016. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN 1 Paket Agung dan siswa kelas V SDN 2 Paket Agung tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 86 orang dengan menggunakan teknik random sampling. Data mengenai hasil belajar Matematika kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian dan angket penilaian diri satu. Tes hasil belajar Matematika di berikan pada saat post-test secara tertulis. Data yang diperoleh selanjutnya di analisis dengan teknik statistik Anava Dua Jalur.Berdasarkan hasil analisis statistik Anava dua jalur diketahui terdapat pengaruh yang signifika model pembelajaran Metakognitif terhadap hasil belajar Matematika siswa( FHitung = 6,235>Ftabel (0,05)(1:168)=3,92), terdapat pengaruh yang signifikan penilaian diri terhadap hasil belajar Matematika siswa (FHitung = 44,64 > FTabel (0,05)(1:168)=3,92), dan terdapat pengaruh yang signifikan interaksi Model pembelajaran Metakognitif dan penilaian diri terhadap hasil belajar matematika siswa (FHitung= 148,75 >FTabel (0,05)(1:168)=3,92). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran metakognitif dan penilaian diri sangat berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN di gugus VIII kecamatan Buleleng.Kata Kunci : metakognitif, penilaian diri, hasil belajar This study aims to determine efek significant learning model metacognitive the learning outcomes of mathematics, to find a significant effect of self-assessment on learning outcomes in math, and to determine the effect of significant learning model metacognitive and self-assessment of the results of students' mathematics learning class V SDN in cluster VIII districts Buleleng. Type this study is quasi-experimental research. The population in the study were all fifth grade students from elementary schools in Cluster VIII District of Buleleng in the second semester of the 2015/2016 Academic Year. Samples were students of class V SDN 1 Package General and fifth grade students of SDN 2 General Package 2015/2016 school year as many as 86 people by using random sampling techniques. Data on the results of study Mathematics experimental group or the control group were collected using test descriptions and self-assessment questionnaire one. Mathematics achievement test given at the time of post-test in writing. The data were then analyzed with statistical techniques Anava Two way. based on the statistical analysis Anava two away pathways known to have influence signifika Metacognitive learning model for learning outcomes Mathematics students (F test = 6.235> F table (0.05) (1: 168) = 3.92), a significant difference to the learning outcomes of self-assessment of Mathematics students (of F = 44.64> F table (0.05) (1: 168) = 3.92), and there is a significant effect of interaction and learning model Metacognitive self-assessment of the results of students' mathematics learning (F count = 148.75> F table (0.05) (1: 168) = 3.92). It can be concluded that the learning model metacognitive learning and self-assessment heavily influence the students' mathematics learning in class V SDN group VIII Buleleng districts.keyword : metacognitive, self-assessment, learning outcomes
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS OTAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR ., Sang Gede Angga Wiguna; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7776

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa siswa kelas V SD N 8 Banyuning setelah diterapkan pembelajaran berbasis otak. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di SD N 8 Banyuning yang berjumlah 26 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan instrumen tes pemecahan masalah sebanyak 5 butir. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik diskriptif. Hasil penelitian dengan penerapan pembelajaran berbasis otak dalam pelajaran matematika kelas V SD N 8 Banyuning menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang ditunjukan dari nilai rata-rata sebesar 81,34 dan ketuntasan klasikal sebesar 84,6%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis otak dalam pembelajaran matematika di kelas V SD N 8 Banyuning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah Kata Kunci : pembelajaran berbasis otak, kemampuan pemecahan masalah matematika The purpose of this study is to determine the increase in mathematics problem solving ability of students in class V SD N 8 Banyuning after application of brain-based learning. This research is a classroom action research. The subjects were students in class V SD N 8 Banyuning, totaling 26 people. Learning outcomes data collected by the problem-solving test instruments as much as 5 grains. Collected data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the study with the application of brain-based learning in math class V SD N 8 Banyuning showed that an increase in student mathematics problem solving ability is shown from the average value of 81.34 and classical completeness of 84.6%. Based on these results we can conclude that the application of brain-based learning in mathematics learning in class V SD N 8 Banyuning can enhance problem solving abilitieskeyword : brain-based learning, mathematical problem solving abilities
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS OTAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR ., Sang Gede Angga Wiguna; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7777

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa siswa kelas V SD N 8 Banyuning setelah diterapkan pembelajaran berbasis otak. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di SD N 8 Banyuning yang berjumlah 26 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan instrumen tes pemecahan masalah sebanyak 5 butir. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik diskriptif. Hasil penelitian dengan penerapan pembelajaran berbasis otak dalam pelajaran matematika kelas V SD N 8 Banyuning menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang ditunjukan dari nilai rata-rata sebesar 81,34 dan ketuntasan klasikal sebesar 84,6%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis otak dalam pembelajaran matematika di kelas V SD N 8 Banyuning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah Kata Kunci : pembelajaran berbasis otak, kemampuan pemecahan masalah matematika The purpose of this study is to determine the increase in mathematics problem solving ability of students in class V SD N 8 Banyuning after application of brain-based learning. This research is a classroom action research. The subjects were students in class V SD N 8 Banyuning, totaling 26 people. Learning outcomes data collected by the problem-solving test instruments as much as 5 grains. Collected data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the study with the application of brain-based learning in math class V SD N 8 Banyuning showed that an increase in student mathematics problem solving ability is shown from the average value of 81.34 and classical completeness of 84.6%. Based on these results we can conclude that the application of brain-based learning in mathematics learning in class V SD N 8 Banyuning can enhance problem solving abilitieskeyword : brain-based learning, mathematical problem solving abilities
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR IPA ., Luh Putu Sri Widnyani; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPA dengan menggunakan rancangan penelitian non equivalent post-test only control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V di SD N 5 Belimbing dan SD N 1 Sanda dengan jumlah sampel sebesar 42 siswa, dibagi menjadi kelompok kontrol dan eksperimen. Data sikap ilmiah siswa dikumpulkan menggunakan metode kuesioner dan data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan sikap ilmiah dalam pembelajaran IPA secara signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Quantum dengan model pembelajaran konvensional (F=11,237; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR IPA ., Luh Putu Sri Widnyani; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPA dengan menggunakan rancangan penelitian non equivalent post-test only control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V di SD N 5 Belimbing dan SD N 1 Sanda dengan jumlah sampel sebesar 42 siswa, dibagi menjadi kelompok kontrol dan eksperimen. Data sikap ilmiah siswa dikumpulkan menggunakan metode kuesioner dan data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan sikap ilmiah dalam pembelajaran IPA secara signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Quantum dengan model pembelajaran konvensional (F=11,237; p
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS ., Kadek Selvia Narayani; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar pada mata pelajaran IPS siswa kelas V SD Negeri 5 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016 setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan multimedia presentasi pembelajaran. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 5 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 34 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda yang berjumlah 20 butir. Data yang terkumpul ini selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik diskriptif. Hasil penelitian dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) dalam pembelajaran IPS kelas V SD Negeri 5 Banyuning menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari rata-rata 66% pada siklus I menjadi 84% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tie think pair share (TPS) dalam pembelajaran IPS di klas V SD Negeri 5 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016 dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan terjadi karena siswa termotivasi untuk belajar dengan adanya diskusi kelompok yang berisikan kegiatan berpikir (think), berpasangan (pair) dan berbagi (sharing). Penulis menyarankan agar (1) siswa hendaknya mengikuti proses pembelajaran dengan baik, sehingga mampu menerima pembelajaran yang disampaikan oleh guru, (2) guru hendaknya menerapkan model-model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa, (3) pihak sekolah hendaknya meningkatkan kualitas pembelajaran dan menyediakan media pembelajaran untuk membantu siswa dalam kegiatan pembelajaran. Kata Kunci : Kata-kata kunci : think pair share, hasil belajar. This study aims to determine learning outcomes in social studies, fifth grade students of SD Negeri 5 Banyuning year academic 2015/2016. after the implementation of cooperative learning model Think Pair Share (TPS) aided learning multimedia presentation. This is a a classroom action research. The subjects were fifth grade students at SDN 5 Banyuning 2015/2016 school year totaling 34 people. Data collected by the instruments of learning outcomes in the form of a multiple choice test of 20 items. The collected data is going to analyzed using descriptive statistical analysis. The result of the application of cooperative learning model think pair share (TPS) in learning social studies class V SD Negeri 5 Banyuning showed that an increase in student achievement from an average of 66% in the first cycle to 84% in the second cycle. Based on these results it can be concluded that the implementation of cooperative learning model tie think pair share (TPS) in social class learning in class V SD Negeri 5 Banyuning 2015/2016 school year to improve student learning outcomes. The increase occurred because students are motivated by the discussion group that contains the activity of thought (think), pairs (pair) and sharing (sharing). The authors suggest that (1) students should follow the lessons well, so it can be taught by the teacher, (2) teachers should implement learning models that match the characteristics of students, (3) the school should improve the quality of learning and provide learning media to help students in learning activities.keyword : Key words : think pari share, the result of the study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR IPA ., Luh Putu Sri Widnyani; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPA dengan menggunakan rancangan penelitian non equivalent post-test only control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V di SD N 5 Belimbing dan SD N 1 Sanda dengan jumlah sampel sebesar 42 siswa, dibagi menjadi kelompok kontrol dan eksperimen. Data sikap ilmiah siswa dikumpulkan menggunakan metode kuesioner dan data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan sikap ilmiah dalam pembelajaran IPA secara signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Quantum dengan model pembelajaran konvensional (F=11,237; p

Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue