cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 315 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2017): Juli" : 315 Documents clear
PENGARUH QUANTUM TEACHING BERBASIS CATUR PRAMANA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR TIMUR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Wayan Pasek Edi Setyawan; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran melalui Quantum Teaching berbasis Catur Pramana dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan Kelompok Non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus Srikandi yang berjumlah 344 siswa. Sampel penelitian ini sebanyak 62 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampel kelompok. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian berdasarkan analisis data, diperoleh harga thitung = 4,03 > ttabel = 2,00 dengan taraf signifikan 5% dan dk = 60, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017. Nilai rata-rata juga menunjukkan bahwa kompetensi pengetahuan IPA yang diperoleh siswa kelompok eskperimen = 77,6 > = 70,82 siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Quantum Teaching berbasis Catur Pramana berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V Gugus Srikandi Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Quantum Teaching, Catur Pramana , kompetensi pengetahuan IPA This study aims to determine significant differences in science knowledge competence who follow the learning through Quantum Teaching based Catur Pramana with students learning throught conventional learning in class V SD Force Srikandi on Academic Year 2016/2017. This research is an experiment with the research design used is non-equivalent group design. The populations of the fifth grade on Gugus Srikandi which amounts to 344 students. The sample of the research is 62 students who determined with group sample technique. Data collection method in this research is test method. The data then was analysis by used t-test with polled variants formulation. The result of the research based on data analyze, there was obtained tcount = 4.03> ttable = 2,00 with significant level 5% and dk = 60, so that H0 is rejected and Ha is accepted. It prove that is a significant difference of knowledge science competence between experimental group and control group in fifth grade of SD Gugus Srikandi Denpasar Timur in lesson year 2016/2017. The average of the score also shows that knowledge competence students experimental group = 77.6 > = 70.82 control group. Therefore, it can be concluded that the Quantum Teaching based Catur Pramana have influence against the knowledge science competence in fifth grade students of SD Gugus Srikandi, Denpasar Timur in lesson year 2016/2017keyword : Quantum Teaching, Catur Pramana, knowledge science competence
Pengaruh Model Pembelajaran Student Team Achievement Division Berbantuan Media Audio Visual Animasi terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA ., Ni Kadek Ayu Suryaniti; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Student Team Achievement Division berbantuan media audio visual animasi dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan kelompok Non-ekuivalen. Populasi dalam penelitan ini adalah siswa kelas V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai berjumlah 293 orang siswa. Sampel penelitian dilakukan dengan teknik random sampling dan diperoleh Kelas V SD Negeri 5 Penatih sebagai kelompok eksperimen berjumlah 43 orang siswa dan Kelas V SD Negeri 6 Penatih sebagai kelompok kontrol berjumlah 39 orang siswa. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan metode tes. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, diperoleh rata-rata gain skor pada kelompok eksperimen X ̅=0,54>X ̅=0,32 kelompok kontrol. Data gain skor ternormalisasi dianalisis dengan uji-t pada taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan 80. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung=5,340>ttabel=2,000, maka Ho ditolak. Hal tersebut membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Student Team Achievement Division berbantuan media audio visual animasi dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis rata-rata gain skor penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dan analisis uji-t, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division berbantuan media audio visual animasi berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Timur.Kata Kunci : student team achievement division, audio visual animasi, kompetensi pengetahuan IPA The aim of this study was to find out the significant difference of mastery the knowledge competence of science among a group of students who were taught through Student Team Achievement Division learning model integrated with audio visual animation media and a group of students who were taught through conventional learning in grade V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai East Denpasar Subdistrict in the Academic Year 2016/2017. This study was a quasi experimental with non-equivalent group design. The population of this study was the students of grade V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai amounted to 293 students. The sample of this study was done by random sampling technique and it obtained class V in SD Negeri 5 Penatih as an experimental group amounted to 43 students and class V in SD Negeri 6 Penatih as a control group amounted to 39 students. The data of mastery the knowledge competence of science was collected by the test method. Based on the result of this study was obtained the average of gain score mastery the knowledge competence of science in experimental group X ̅=0,54>X ̅=0,32 control group. The data of gain score normalization was analyzed using t-test in 5% significance level and the degree of freedom 80. Based on the result of t-test analyzed was obtained tobserved=5,340>tcritical value=2,000, so that Ho was rejected. This is proves that there was a significant difference of mastering the knowledge competence of science among a group of students who were taught through Student Team Achievement Division learning model integrated with audio visual animation media and a group of students who were taught through conventional learning. Based on the result the average of gain score mastery the knowledge competence of science and t-test analyzed, can be conclude that the application of Student Team Achievement Division learning model integrated with audio visual animation media affects the mastery the knowledge competence of science of grade V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai East Denpasar Subdistrict.keyword : student team achievement division, audio visual animation, knowledge competence of science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TTW BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV ., Sang Made Sugiarta; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Talk Write berbantuan media lingkungan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2016/2017. Desain penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Barat yang berjumlah 546 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVC SDN 5 Padangsambian dengan jumlah 38 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SDN 17 Padangsambian dengan jumlah 38 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitnung = 5,628 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 74 diperoleh nilai ttabel = 2,000 sehingga thitung = 5,628 > ttabel = 2,000. Berdasarkan kriterian pengujian, maka ho ditolak dan Ha diterima. Adapun nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Talk Write berbantuan media lingkungan adalah 86,86, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 77,81. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Think Talk Write berbantuan media lingkungan terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Barat Tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Think Talk Write, lingkungan, kompetensi, pengetahua, IPA This study aims to determine the significant differences in the mastery of science knowledge competence of groups of students who are taught by the learning model of Think Talk Write assisted by environmental media with groups of students who are taught by conventional learning model in fourth grade students SD Gugus I Gusti Ngurah Rai West Denpasar Sub-district Lesson Year 2016 / 2017. The design of this research is a quasi-experimental research with nonequivalent control group design. The population of this research is all fourth graders of SD Gugus I Gusti Ngurah Rai District of West Denpasar, amounting to 546 people. Samples were taken by random sampling technique. The sample in this research is the students of grade IVC SDN 5 Padangsambian with the number of 38 students as experimental group and fourth grade students SDN 17 Padangsambian with 38 students as control group. The data were collected using the test method in the form of a standard multiple-choice objective test. The data obtained were analyzed using the t-test. The result of data analysis obtained thitnung = 5,628 while at 5% significance level and dk = 74 obtained ttable value = 2,000 so thitung = 5,628> ttable = 2,000. Based on the test criteria, ho is rejected and Ha accepted. The average score of science knowledge competence in the group that was studied with Think Talk Write model of environmental media aid was 86.86, while in the group taught by conventional learning was 77.81. Based on these results can be concluded that there is influence of learning model Think Talk Write assisted environmental media on the mastery of science knowledge competence of fourth grade students SD Gugus I Gusti Ngurah Rai District West Denpasar Lesson 2016/2017. keyword : Think Talk Write, environment, competence, knowledge, science
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together Berbasis Pendidikan Karakter terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas V SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai ., Agatha Evangelia Putri; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaraan kooperatif tipe numbered head together berbasis pendidikan karakter dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian untreated control group design with pretest-and posttest.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 451 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VB SD Negeri 4 Ubung sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB SD Negeri 2 Ubung sebagai kelompok kontrol. Data kompetensi pengetahuan IPS diperoleh dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa. Selanjutnya data dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis menunjukkkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan mengggunakan model pembelajaraan kooperatif tipe numbered head together berbasis pendidikan karakter dan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung 5,597 > ttabel 2,000 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = n1+n2 – 2= (34+34)-2 = 66. Demikian pula nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPS siswa kelompok eksperimen = 84,35 > = 72,88 rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together berbasis pendidikan karakter berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS Siswa kelas V SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci : numbered head together, pendidikan karakter, kompetensi pengetahuan IPS This research aimed to determine the significant difference in the competence of social science knowledge between students group which is used to model cooperative learning typeed numbered head together type based on character education and students group which was taught using conventional learning at students of SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai academic year 2016/2017. This research is an experimental research with the research design is a quasi-experimental design (untreated control group design with pretest-and posttest.). The population in this research is all fifth graders in SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai in the academic year 2016/2017 as many as 451 students. Research sample is determined by random sampling technique. The sample in this research is grade VB SD Negeri 4 Ubung as experimental group and grade VB SD Negeri 2 Ubung as control group. Social science knowledge competence control data is collected with instruments in the form of multple choice test. Then the data is analyzed by t-test. The result of the analysis shows that there is a significant difference of social science knowledge competence among groups of students who are taught using cooperative learning model of numbered head together type based on character education and conventional learning of fifth grade in SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai in the academic year 2016/2017. This is evidenced by the tcount of 5.597> ttable 2,000 at the significant level of 5% with dk = n1 + n2 - 2 = (34 + 34) -2 = 66. Similarly the average score of knowledge competence of social science students experimental group = 84,35 > = 72,88 average mastery of social science knowledge competence of control group students. Thus it can be concluded that the application of cooperative learning model type numbered head together based on character education influence the knowledge competence of social science fifth grade in SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai in the academic year 2016/2017.keyword : numbered head together, character education, knowledge competence of social science
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING BERBANTUAN MEDIA KIT IPA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Kadek Evi Diantari; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10766

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Quantum Teaching Berbantuan Media KIT IPA dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Metode Pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus VII Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus VII Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 113 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 5 Selat yang berjumlah 24 orang dan siswa kelas V SD No. 2Selat yang berjumlah 25 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t).Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 7.63 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Hal ini berarti bahwa thit> ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Model Pembelajaran Quantum Teaching dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 22.62 dan kelompok kontrol adalah 13,76. Hal ini berarti bahwa rata-rata eksperimen > rata-rata kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Quantum Teaching Berbantuan Media KIT IPA berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus VII Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Kata Kunci : Quantum Teaching, Hasil Belajar, IPA Abstract This research is aimed to know difference learning outcomes of between students who take the IPA Education Quantum Teahcing aided Media KIT IPA and students following the conventional learning with Learning Method in class V in Cluster VII of Sukasada District, District Buleleng in the academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental research. The study population was all students in grade V in Cluster VII Sukasada District, District Buleleng 2016/2017 in the academic year total 113 people. Samples of this study were students of class V SD N 5 Selat which amounted to 24 and students of class V SD N 2 Selat totaling 25 people. IPA students' data result of learning collected by multiple choice test instruments. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of the data, obtainedthit = 7.63 and ttab (at significance level of 5%) = 2,00. This means that thit> ttab, so it can be interpreted that there were significant differences between the IPA learning outcomes of of students who take the learning medel Quantum Teaching and students following the study with conventional strategy.Of the average is calculated, known to the average experimental group was 22.62 and average the control group was 13,76. This means that the average experimental >average control, so it can be concluded that the application of Model Quantum Teaching aided Media KIT IPA effect on learning outcomes of IPA class V students in Cluster VII District Sukasada, District Buleleng.keyword : Quantum Teaching, Learning Result, IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN MEDIA POWER POINT TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA ., Ni Nyoman Adi Indradewi; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together berbantuan media Power Point dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara dengan jumlah populasi 335 siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Peguyangan sebagai kelompok eksperimen berjumlah 35 orang dan siswa kelas V SD Negeri 11 Peguyangan sebagai kelompok kontrol berjumlah 36 orang. Data kompetensi pengetahuan Matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan analisis uji-t diperoleh thitung 5,875 ttabel 2,000 dengan menggunakan taraf signifikan 5% dan dk = 69 sehingga thitung > ttabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together berbantuan media Power Point dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara. Rerata gain skor kompetensi pengetahuan Matematika kelompok eksperimen yaitu X ̅ = 0,460 dan X ̅ = 0,228 untuk kelompok kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together berbantuan media Power Point berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pengetahuan Matematika siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : pembelajaran, kooperatif numbered head together, power point, kompetensi matematika. The research objective was to find out the significant difference of Mathematics competence for students with cooperative learning model with Numbered Head Together type assisted by Power Point as the media and the students with conventional learning method to fifth grade students in elementary school of Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara in academic year of 2016/2017. This kind of research was quasi experiment with nonequivalent control group design. The research population was the whole fifth grade students in elementary school of Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara which was consist of 335 students. Sample of this research were the fifth grade students of SD Negeri 3 Peguyangan as an experimental group which consisted of 35 people and the fifth grade students of SD Negeri 11 Peguyangan as control group which consisted of 36 people. The Mathematics competence were collected with multiple choice test instrument. The data was analysis by using t-test. Based on the t-test analysis, it is result to thitung 5,875 ttabel 2,000 using the significant level of 5% and dk 69 so thitung > ttabel . The research result indicate that there is significant difference of Mathematics competence between group of students with cooperative learning model with Numbered Head Together type assist by Power Point as the media to group of students with conventional learning model to fifth grade students in elementary school of Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara. Average gain score of Mathematics competence of experimental group X ̅ = 0,460 and X ̅ = 0,28 for control group. As the result, it can be conclud that cooperative learning model with Numbered Head Together type assist by Power Point as the media gives a significant effect to Mathematics competence of fifth grade students in elementary school of Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara in academic year of 2016/2017.keyword : learning, cooperative numbered head together, power point, competence mathematics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERBASIS TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV ., Ni Wayan Selamet; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together berbasis Kearifan Lokal Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together berbasis Kearifan Lokal Tri Kaya Pariudha pada siswa kelas IV Semester II di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Gugus XIV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 99 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SDN 1 Tukadmungga yang berjumlah 30 siswa dan siswa kelas IV SD N 2 Pemaron yang berjumlah 28 siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil analisis data yang diperoleh yaitu (1) hasil belajar IPS siswa kelompok eksperimen tergolong kriteria tinggi dengan rata-rata (M) 21,33, (2) hasil belajar IPS siswa kelompok kontrol tergolong kriteria sedang dengan rata-rata (M) 14,89 dan (3) hasil uji t menunjukkan bahwa thitung = 5,566 dan ttabel = 2,021(thitung > ttabel). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together berbasis Kearifan Lokal Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together berbasis Kearifan Lokal Tri Kaya Parisudha pada siswa kelas IV di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : numbered head together, kearifan lokal, tri kaya parisudha, hasil belajar IPS This study aims to determine the differences in learning outcomes of significant IPS between groups of students who were taught with cooperative learning model with Numbered Head Together type wich is based Local Wisdom Tri Kaya Parisudha and groups of students who were not taught with cooperative learning model Numbered Head Together type wich is based on Local Wisdom Tri Kaya Pariudha in the fourth grade students of Semester II at SD Gugus XIV Buleleng District. This type of research was a quasi-experimental study. The populations of this research were 99 fourth grade students of SDN Gugus XIV Buleleng Sub District in Academic Year 2016/2017. The sample of this research was student grade IV at SDN 1 Tukadmungga was 30 students and 28 students in fourth grade students of SD N 2 Pemaron. The data obtained were analyzed by using descriptive statistics and inferential statistic analysis, which is called as t-test. The result of the data analysis were (1) the learning autcome of IPS of the subject experimental group was high criterion with the mean (M) 21,33, (2) The result of IPS subject of the control group was classified as medium criterion with average (M) 14, 89 and (3) the result of t-test showed that thitung = 5,566 and ttabel = 2.021 (thitung> ttabel). Thus it can be concluded that there were significant differences of the learning autcome on IPS subject between groups of students who were taught with cooperative learning model with Numbered Head Together type based Local Wisdom Tri Kaya Parisudha and groups of students who were not taught with learning models with cooperative learning model Numbered Head Together type based Local Wisdom Tri Kaya Parisudha in fourth grade at SD Gugus XIV Buleleng District.keyword : numbered head together, local wisdom, tri kaya parisudha, IPS learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA POWER POINT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Kadek Sri Putra; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10769

Abstract

Permasalahan dalam Penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas V SD pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing berbantuan media power point dan siswa kelas V yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD yang berada pada Gugus IV Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 141 orang. Sampel penelitian ini dipilih mengunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes dan instrument yang digunakan berupa tes hasil belajar IPA berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil analisis data, menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing berbantuan media power point dan siswa kelas V yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional dengan nilai thitung sebesar 6,60 dan nilai ttabel dengan taraf signifikan 5% dan dk = 42, sebesar 2,021, dengan demikian maka thitung > ttabel. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing berbantuan media power point berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Kubu tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Hasil Belajar IPA, Power Point, Snowball Throwing. The problem is low learning achievement in science subject of the fifth grade students. This research aims to investigate the difference between the science learning achievement for the fifth grade students who get treatment with snowball throwing cooperative learning model and conventional learning. This research is a quasi research with non-equivalent control group design. The population of this research is all of the fifth grade students of Cluster IV in Kubu Subdistrict, Karangasem Regency on academic year 2016/2017 which are 141 students in number. The research sample are chosen through simple random sampling technique. The data are collected through test by science learning achievement as the instrument. The data are analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic analysis using T-test. The result of data analysis shows significant difference between the fifth grade students who are teached by using snowball throwing cooperative learning model assisted by power point and those who are teached by using conventional learning model with the tcount 6.60 and ttable with significancy 5% and dk in the amount of 42 in the amount of 2.021. Thus, tcount > ttable. Based on the result of data analysis, the conclusion is that snowball throwing type of cooperative learning model assisted by power point media affects the science learning achievement of the fifth grade students of Cluster IV in Kubu Subdistrict on academic year 2016/2017 positively.keyword : Power Point, Science Learning Achievement, Snowball Throwing.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Pande Made Hendra Kesuma; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran problem based learning berbantuan media mind mapping dan siswa yang belajar dengan bukan menggunakan model pembelajaran problem based learning berbantuan media mind mapping pada siswa kelas V di SD Gugus Peliatan Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus Peliatan Kecamatan Ubud tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 128 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu simple random sampling dengan cara mengundi secara acak populasi yang akan digunakan, pengundian dilakukan setelah semua populasi dinyatakan setara yang dihitung dengan uji kesetaraan.Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Peliatan yang berjumlah 34 orang dan siswa kelas V SD Negeri 4 Peliatan yang berjumlah 39 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t).Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa thit(8,72) > ttab(2,000), sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran problem based learning berbantuan media mind mapping dan siswa yang belajar tidak dengan model pembelajaran problem based learning berbantuan media mind mapping. Dari rata-rata hitung, diketahui bahwa rata-rata ksperimen(24,54) > rata-rata kontrol(16,68), sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran probem based learning berbantuan media mind mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus Peliatan Kecamatan Ubud.Kata Kunci : model pembelajaran, problem based learning, mind mapping, hasil belajar IPA The aims of this research is to know the difference of learn result of sains between students who are learning with problem based learning model supported by mind mapping media and students who learn by not use instructional model problem based learning model supported by mind mapping media in Five Grade students at Primary Schools Cluster Peliatan Tegallalang District, Gianyar Regency Academic Year 2016/2017. This type of research is a quasi-experimental research. Sampling using random sampling technique by randomly drawing the population to be used, the draw is done after all the equally declared population calculated by equality test.The population of this studied is all students of class Five in Cluster Peliatan Ubud District Academic Year 2016/2017 which amounted to 128 people. The sample of this research is the students of class five primary school of 3 Peliatan which amounted to 34 people and students of class five primary school of 4 Peliatan which amounted to 39 people. Student learned outcomes data were collected with multiple choice test instruments. The data collected were analyzed use by descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the result of data analysis, it is found that tcount (8,25)> ttab (2.000), so it can be interpreted that there are significant difference of learning result of Social Science between student which is taught by problem based learning model supported by mind mapping media and student studying with using learn by non-instructional problem based learning model supported by mind mapping media. From the average count, it is known that average experiments(24,54) > average control(16,68), so it can be concluded that the application of learning by problem based learning model supported by mind mapping media influence on learning result of sains student of Five class in Cluster Peliatan Peliatan District.keyword : problem based learning model, mind mapping media, learn outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS UNTUNG SURAPATI DENPASAR TIMUR TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Wayan Ika Ariesta Dewi; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Learning Cycle dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalen control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Untung Surapati yang terdiri dari 229 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 76 siswa , 37 siswa kelas IV SDN 9 Sumerta sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 39 siswa kelas IV SDN 6 Sumerta sebagai kelas kontrol. Penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dilakukan dengan metode tes dan instrument yang digunakan adalah berupa tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi dari pada nilai rata-rata kelompok kontrol (85,13 > 72,92). Berdasarkan analisis uji t dengan derajat kebebasan (dk = 37 + 39 -2 = 74) dan pada taraf signifikansi 5% diperoleh t hitung > t tabel (3,18 > 2,000) maka H0 ditolak, hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : model learning cycle, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA This study aims to determine the significant effect of mastery of science knowledge competence between groups of students who were taught by Learning Cycle Learning Model with groups of students who were taught through conventional learning in fourth grade students of SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur of academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental research with non-equivalent design group design. The population of this research is all the fourth grade students of State Elementary School in Untung Surapati Cluster consisting of 229 students. The sample in this research are 76 students, 37 students of grade IV SDN 9 Sumerta as experiment group and as many as 39 students of grade IV SDN 6 Sumerta as control class. The determination of experimental group and control group using random sampling technique. Collecting data on the mastery of science knowledge competence is done by test method and the instrument used is in the form of ordinary double choice objective test. The data were analyzed using the t-test. The results showed that the experiment group average was higher than the control group average score (85,13> 72,92). Based on t test analysis with degrees of freedom (dk = 37 + 39 -2 = 74) and at 5% significance level obtained t count> t table (3.18> 2,000) then H0 rejected, this means there is a significant difference of knowledge competence IPA group of students who learned through learning cycle learning model and group of students who learned through conventional learning in fourth graders Elementary School Untung Surapati East Denpasar Units Teaching Year 2016/2017. keyword : learning cycle model, mastery of science knowledge competence

Page 10 of 32 | Total Record : 315


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue