cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PQRST TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI DESA SINABUN I Gd. Margunayasa, I Md. Yudi Candra Negara, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.698

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode PQRST dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN di Desa Sinabun Kecamatan Sawan pada semester genap tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN di Desa Sinabun Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 89 siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Sinabun yang berjumlah 39 siswa dan siswa kelas V SDN 2 Sinabun yang berjumlah 29 siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes isian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode PQRST dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN di Desa Sinabun pada semester genap tahun ajaran 2012/2013. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPA yang mengikuti pembelajaran dengan metode PQRST adalah 13,00 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional sebesar 8,63. Adanya perbedaan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan metode pembelajaran PQRST berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: metode PQRST, hasil belajar IPA  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS IV GUGUS I KECAMATAN MANGGIS I Kd Suartama, Ni Kt Ratna S, Ni Ngh Madri Antari,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.699

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar mata pelajaran IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD gugus I Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem  tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasi eksperimen), dengan rancangan penelitian Non Equivalent Post-Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD gugus I 135 orang. Sampel penelitian,siswa kelas IV SDN 1 Nyuhtebel 25 orang dan siswa kelas IV SDN 2 Nyuhtebel 28 orang.Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 8,42 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CIRC dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata () hitung, diketahui  kelompok eksperimen = 21,78 dan  kelompok kontrol = 11,92. Hal ini berarti bahwa eksperimen > kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran CIRC berpengaruh terhadap hasil belajar.   Kata kunci: Model Pembelajaran CIRC, Hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INTERACTIVE CONCEPTUAL INSTRUCTION (ICI) TERHADAP PENGUASAAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR I Md. Suarjana, I Md. Suparmita, Ni Md. Setuti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.700

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran interactive conceptual instruction (ICI) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan desain non equivalent post-test control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Seraya Timur. Sampel ditentukan dengan  teknik sampel jenuh dan diperoleh siswa kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VB sebagai kelompok kontrol. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data penguasaan konsep siswa, yang dikumpulkan dengan tes penguasaan konsep IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t (polled varians). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan konsep IPA kelompok eksperimen berada pada kualifikasi baik (M=52,43; SD=7,43), sedangkan penguasaan konsep IPA kelompok kontrol berada pada kualifikasi cukup (M=42,00; SD=7,05). Hasil uji-t (polled varians) menunjukan terdapat perbedaan penguasaan konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran interactive conceptual instruction (ICI) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 5,93 > ttabel = 1,67).   Kata-kata kunci: pembelajaran, ICI, penguasaan konsep IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V DI SD GUGUS VIII KECAMATAN MENGWI Ign. I Wyn. Suwatra, Ni Pt. Rima M, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.701

Abstract

Abstrak Hasil belajar matematika siswa di SD gugus VIII Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung belum tercapai secara maksimal. Hal ini disebabkan karena pembelajaran belum menggunakan model pembelajaran inovatif dan guru masih mendominasi kegiatan pembelajaran. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. (2) deskripsi hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model CIRC. (3) perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model CIRC dan  kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung pada siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 243 orang. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung berada pada kategori sedang. (2) hasil belajar matematik  kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model CIRC berada pada kategori sangat tinggi. (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model CIRC dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung.   Kata kunci: CIRC, soal cerita, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SANGSIT I Km Sudarma, I Kt Merta Jaya, Md Sulastri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.702

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Children Learning In Science dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pengajaran langsung pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD Negeri 1 Sangsit tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 77 siswa. Dalam penelitian ini siswa kelas IVA SD Negeri 1 Sangsit berjumlah 38 siswa dan siswa kelas IVB SD Negeri 1 Sangsit berjumlah 39 siswa. Data pemahaman konsep  dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif diperluas. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran CLIS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pengajaran langsung pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit tahun pelajaran 2012/2013. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok ekperimen adalah 19,60 lebih besar dari rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok kontrol sebesar 14,07. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran CLIS berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa dibandingkan dengan menggunakan pengajaran langsung. Kata kunci: model pembelajaran Children Learning In Science, pemahaman konsep IPA
PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR 5E TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS V DI DESA PENARUKAN Tjok Rai Partadjaya, L. Gd. Eka Apriyanti, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.703

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar (learning cycle) 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Rancangan penelitian kuasi eksperimen menggunakan posttest only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Penarukan tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 157 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Data kemampuan berpikir kritis IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik parametrik yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh (1) mean kemampuan berpikir kritis IPA siswa kelompok eksperimen = 37,16 tergolong kriteria sangat tinggi, sedangkan (2) mean kemampuan berpikir kritis IPA siswa kelompok kontrol = 32,67 tergolong kriteria tinggi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung sebesar 7,159 dan ttabel = 1,995. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar (learning cycle) 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional.   Kata kunci:   model siklus belajar 5E, model konvensional, kemampuan berpikir kritis IPA
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE TAPPS BERBANTUAN MEDIA KARTU KERJA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD I Wyn. Widiana, Md. Ririn Praditha, Tjok Rai P.,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.704

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model TAPPS berbantuan media kartu kerja dengan siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan Non Equivalent Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah 208 orang siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 3 Dauhwaru dan siswa kelas V SD Negeri 6 Dauhwaru yang berjumlah 68 orang. Data yang dianalisis adalah hasil belajar IPA yang dikumpulkan melalui tes objektif terdiri dari 30 butir soal. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan perolehan nilai rerata kelompok eksperimen berada pada kategori tinggi dan perolehan nilai rerata kelompok kontrol yang berada pada kategori sedang (eksperimen = 20,86 > kontrol = 16) dan hasil uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 5,46 >  ttabel = 1,996). Dengan demikian bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model TAPPS berbantuan kartu kerja dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model konvensional.   Kata-kata kunci: TAPPS, Kartu Kerja, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS TRI HITA KARANA TERHADAP HASIL BELAJAR PKn DI SD I Dw. Kade Tastra, Luh Pt. Vony Hendriani, Gd. Raga,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.705

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Kontekstual berbasis Tri Hita Karana dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Group Investigation (GI). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus X Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 165  orang dengan sampel berjumlah 48 orang. Pengumpulan data hasil belajar siswa menggunakan metode tes dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menemukan bahwa: terdapat perbedaan hasil belajar PKn siswa di SD No.4 Kaliuntu yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kontekstual berbasis Tri Hita Karana  dengan siswa di SD No.2 Kaliuntu yang dibelajarkan dengan model pembelajaran GI semester II tahun pelajaran 2012/2013 Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.   Kata-kata kunci:  kontekstual, tri hita karana, group investigation  
KONTRIBUSI SIKAP ILMIAH DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN BANYUASRI KECAMATAN BULELENG, KABUPATEN BULELENG Ndara Tanggu Renda, Ni Wyn. Ekan, Tjok Rai Partadjaja,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.709

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi: (1) sikap ilmiah terhadap hasil belajar, (2) minat belajar terhadap hasil belajar, (3) secara bersama-sama antara sikap ilmiah dan minat belajar terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas V SDN di Banyuasri Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun  pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah expost facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN di Banyuasri Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun  pelajaran 2012/2013yang berjumlah 172 siswa. Sampel atau sensus dalam penelitian ini berjumlah 172 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode kuesioner untuk mengukur sikap ilmiahi dan minat belajar, dan metode pencatatan dokumen untuk mencatat hasil belajar IPA siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat kontribusi yang signifikan sikap ilmiah terhadap hasil belajar siswa dengan kontribusi sebesar 18,84%. (2) Terdapat kontribusi yang signifikan minat belajar terhadap hasil  belajar siswa dengan kontribusi sebesar 46,24%. (3) Secara bersama-sama terdapat kontribusi yang signifikan antara sikap ilmiah dan  minat belajar terhadap hasil belajar siswa dengan kontribusi sebesar 47,06%. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa sikap ilmiah dan minat belajar sangat mempengaruhi hasil belajar IPA siswa.   Kata kunci:  sikap ilmiah, minat belajar, dan hasil belajar.
PENGARUH SIKLUS BELAJAR BERBASIS TRI PRAMANA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS V KECAMATAN SAWAN Pt. Nanci Riastini, Agung Adithya, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.710

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung, 2) deskripsi keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana, 3) perbedaan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung pada siswa kelas V Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD gugus V Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus V Kecamatan Sawan yang berjumlah 97 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 2 Sangsit sebanyak 26 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD Negeri 5 Sangsit sebanyak 27 siswa sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda dan uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) skor keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA pada kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pengajaran langsung cenderung rendah, 2) skor keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA pada kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana cenderung tinggi, 3) terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung.   Kata kunci: siklus belajar, berpikir kritis  

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue