cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBASIS BUDAYA LOKAL BALI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD N 2 CEMPAGA PADA SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Luh Meli Artini; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4147

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match yang berbasis budaya lokal Bali pada siswa kelas V SD Negeri 2 Cempaga Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini bisa bermanfaat sebagai tambahan model pembelajaran yang inovatif, bisa memberikan pengalaman belajar yang menarik bagi siswa, bisa mengembangkan kreativitas guru dalam pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Cempaga tahun pelajaran 2013/2014, sebanyak 24 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 10,15% dari 75,35% pada siklus I menjadi 85,50% pada siklus II. Berdasarkan dari persentase rata-rata hasil belajar tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match yang berbasis budaya lokal Bali dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika. Kata Kunci : Model Kooperatif Tipe Make A match, hasil belajar This research is a classroom action research that aims to determine the learning outcome of students in the subjects of Mathematics through Cooperative Learning Model Type Make A Match local Balinese culture based on fifth grade students of SD Negeri 2 Cempaga District of Banjar, Buleleng academic year 2013/2014. This study can be useful as an additional innovative learning models, can provide an interesting learning experience for students, teachers can develop creativity in learning. Classroom action research was conducted in two cycles, each cycle consisting of planning, implementation, observation / evaluation and reflection. Is a research subject Elementary School fifth grade students in academic year 2013/2014 2 Cempaga, as many as 24 people. Methods of data collection in this study conducted by the method of observation and tests. The data obtained were then analyzed by quantitative descriptive method. The results of this study indicate that an increase in the average percentage of students mathematics learning outcomes by 10.15% from 75.35% in the first cycle to 85.50% in the second cycle. Based on the average percentage of the learning outcomes can be concluded that the application of cooperative learning model based Make A Match local Balinese culture can improve student learning outcomes in Mathematics.keyword : Cooperative Learning Model Type Make A match, the result of learning
Penerapan Model Pembelajaran Realistik Setting Kooperatif (Resik) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Semester II Di SD No. 2 Wanagiri Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Ni Luh Astriani; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika dengan menerapkan model pembelajaran Realistik Setting Kooperatif (RESIK) pada siswa kelas V semester II di SD No. 2 Wanagiri Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas V SD No. 2 Wanagiri tahun pelajaran 2013/2014 sedangkan objek penelitian ini adalah hasil belajar Matematika. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Teknik Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar pada siklus I diperoleh 69,67% dan pada kriteria PAP skala lima berada pada kategori cukup. Pada siklus II diperoleh 80,16% dan pada kriteria PAP skala lima berada pada kategori baik. Jadi hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 10,49%. Rata-rata ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 63%, sedangkan pada siklus II sebesar 90%. Dengan demikian ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 27%, sehingga dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Realistik Setting Kooperatif (RESIK) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika.Kata Kunci : Realistik Setting Kooperatif (RESIK), hasil belajar This study aims to determine the improvement of learning outcomes by applying mathematics Setting Realistic Cooperative learning model (Resik) in the second semester of the fifth grade students in elementary school No. 2 Wanagiri Sukasada the District, Buleleng academic year 2013/2014. This research is a classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were 30 students of class V SD No. 2 Wanagiri school year 2013/2014, while the object of this study is the result of learning Mathematics. Methods of data collection in this study was conducted with the test method. The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis. Based on the results of the study showed that the average learning outcomes in the first cycle and gained 69.67% in the PAP-scale five criteria in the category enough. In the second cycle obtained 80.16% and the PAP scale five criteria in the category either. So the learning outcomes of students has increased from the first cycle to the second cycle of 10.49%. The average score of students in the classical mastery learning in the first cycle by 63%, whereas in the second cycle of 90%. Thus mastery learning students has increased by 27%, so it can be concluded that the Cooperative Learning Model of Realistic Setting (RESIK) can improve student learning outcomes in Mathematics.keyword : Setting Realistic Cooperative (Resik), Learning Outcomes
PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NO. 3 TIBUBENENG, KUTA UTARA, BADUNG ., Komang Ary Trisnadewi; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4236

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS melalui penerapan pembelajaran inkuiri siswa kelas V SD No. 3 Tibubeneng Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah sebanyak 42 orang terdiri dari 21 orang laki-laki dan 21 orang perempuan, siswa kelas V SD No. 3 Tibubeneng semester genap Tahun Pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang hasil aktivitas dilakukan dengan observasi dan hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan persentase hasil aktivitas siklus I pada dimensi bertanya dengan katagori cukup baik (73,81%), dimensi menjawab dengan katagori cukup baik (85,71%), dimensi bekerjasama dengan katagori cukup baik (57,14%) dan dimensi menemukan ide dengan katagori sangat baik (83,33%), mengalami peningkatan siklus II pada dimensi bertanya dengan katagori baik (71,43%), dimensi menjawab dengan katagori baik (71,43%), dimensi bekerjasama dengan katagori sangat baik (33,33%) dan dimensi menemukan ide dengan katagori sangat baik (90,48%). Hasil belajar pada siklus I sebesar 74,11% berada pada kriteria sedang, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84,33% tergolong pada kriteria tinggi. Demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran inkuiri berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas V SD No. 3 Tibubeneng, Kuta Utara, Badung. Kata Kunci : Inkuiri, IPS, hasil belajar The purpose of this research is to improve activity and learning outcomes through the implementation of inquiry learning social studies fifth grade elementary school student No. 3 Tibubeneng Academic Year 2013/2014. This study uses action research design conducted in two cycles. Subjects were as many as 42 students consist of 21 male and 21 female of class V SD No. 3 semester even Tibubeneng Academic Year 2013/2014. Research data on learning outcomes was collected using test methods. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis method. The results of the analysis of the data shows the percentage of activity result at first cycle at question dimension with good enough category (73,81%), answer dimension with good enough category (85,71%), cooperation dimension with good enough category (57,14%) and to find of idea with very good category (83,33%) at second cycle found improvement at question dimension with good category (71,43%), answer dimension with good category (71,43%), cooperation dimension with very good category (33,33%) and to find of idea with very good category (90,48%). Learning outcomes in the first cycle of 74.11% at the criteria are experiencing an increase in cycle II to 84.33% belong to the high criteria. Conclusions from this research is the application of inquiry learning can improve activity and learning outcomes IPS SD No. 3 Tibubeneng, Kuta Utara, Badung.keyword : Inquiry, Social Science, learning result
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SD N 1 SESETAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Made Suartami; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4284

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan : 1) untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa dengan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan Lembar Kerja Siswa (LKS) pada siswa kelas IV SD N 1 Sesetan Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan penelitian dilakukan dalam dua tahapan siklus yaitu siklus I dan siklus II dengan subjek penelitian siswa kelas IV SDN 1 Sesetan kecamatan Denpasar Selatan yang berjumlah 28 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tekhnik tes dan observasi selama proses tindakan. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I hasil belajar ditunjukkan rata-rata sebesar 71 %. Selanjutnya pada siklus II juga mengalami peningkatan, hasil belajar sebesar 80 %. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Pembelajarn Inkuiri Terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Kata Kunci : model pembelajaran Inkuiri Terbimbing hasil belajar IPA Abstract This Study aims to reserve current: 1) to improve science student learning outcomes IPA with the applications of guide inquiry learning model assisted worksheet students (LKS) in grade IV SDN 1 Sesetan in learning year 2014/2015. This research to make action class research. Implementation of the research carried out in two cycles, cycle I and cycle II with subject research is fourth grade studentds of SDN 1 Sesetan districts south of Denpasar totaling 28 people. Data collected measures of learning outcomes in the first cycle of learning outcomes showed a rise of 71 %. Furthermore, in the second cycle also increased, learning outcome by 80%. There result lead to the conclusion that the application of a guide inquiry approach to learning can improve student learning outcome IPA. keyword : Determination of guide inquiry learning model, learning outcome IPA
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA MUATAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SD NEGERI 9 PEDUNGAN TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Komang Try Martiana Devi; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4291

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa setelah penerapan pendekatan pembelajaran Kontekstual (CTL) dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Subjek Penelitian ini adalah seluruh siswa siswa kelas IV di SD Negeri 9 Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 40 orang siswa. Adapun data dikumpulkan dengan metode tes dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Sebelum penelitian, rata-rata hasil belajar siswa sebesar 65,00. Dilihat dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 70, hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata persentase keterampilan membaca pemahaman pada siklus I sebesar 71,37% dengan kategori sedang, rata-rata persentase hasil belajar pada siklus II sebesar 80,12% dengan kategori tinggi. Terjadi peningkatan keterampilan membaca pemahaman dari siklus I ke siklus II sebesar 8,75%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran Kontekstual (CTL) dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 9 Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan. Oleh karena itu, disarankan kepada guru Bahasa Indonesia agar menerapkan pendekatan pembelajaran Kontekstual (CTL) untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa.Kata Kunci : Pendekatan kontekstual, keterampilan membaca pemahaman. This study is class action research (PTK) and it was conducted in two cycles. This study aims to improve comprehend reading skill student learning result after implementation of contextual teaching-learning approach (CTL) in subject of Indonesia language. Subject of this study was all the student grade IV at SD Negeri 9 Pedungan subdistrict of South Denpasar in academic year of 2013/2014 by number of 40 students. Data was collected by using test method and then analyzed by using quantitative descriptive analysis. Before research, the mean of student’s learning result was 65,00. Viewed from criteria of minimal completeness (KKM) was 70, the student comprehend reading skill still low. The result of this study showed the mean of procentage comprehend reading skill at first cycle was 71,37% with moderate category, the mean of procentage comprehend reading skill at second cycle was 80,12% with high category. There was improvement comprehend reading skill from first cycle to second cycle was 8,75%. Based on the learning result can be concluded that application of contextual teaching-learning approach (CTL) can improve comprehend reading skill of the student grade IV SD Negeri 9 Pedungan, subdistrict of South Denpasar. Therefore it will be suggested to the Indonesia language teacher should apply the contextual learning approach (CTL) to improve comprehend reading skill. keyword : Contextual approach, comprehend reading skill.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Wayan Ariyasa; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan Media Video Compact Disk (VCD), dengan siswa belajar melalui pembelajaran konvensional siswa kelas VI SD Gugus V Kecamatan Sukawati Gianyar tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian eksperimen semu, desain penelitian ini menggunakan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD Gugus V Kecamatan Sukawati Tahun Ajaran 2014/2015. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 3 Ketewel yang berjumlah 30 orang siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VI SD Negeri 2 Ketewel yang berjumlah 34 orang siswa sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar IPA. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan media Video Compact Disk (VCD), dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas VI SD Gugus V Kecamatan Sukawati Gianyar tahun pelajaran 2014/2015 dengan thitung = 5.25 > ttabel 2,000, maka hipotesis nol (H0) ditolak dan (Ha) diterima. Nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan media Video Compact Disk (VCD), baik dari pada nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional yaitu = 75.90 > = 63.68. Hal ini berarti model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan media Video Compact Disk (VCD) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VI SD Gugus V Kecamatan Sukawati Gianyar tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model pembelajaran STAD, hasil belajar This study research to know significant the differences in learning outcomes between students who learn science through STAD cooperative learning model using Media Video Compact Disk (VCD), with students learning through conventional teaching sixth grade SD Gugus Sukawati Gianyar V academic year 2014/2015. This study belong to the quasi-experimental research design, this study uses "Nonequivalent Control Group Design". The population in this study were all sixth grade SD Gugus Sukawati Gianyar academic year 2014/2015. Samples were taken with a random sampling technique. The samples in this study were sixth grade students of SD Negeri 3 Ketewel that were 30 students as the experimental group and sixth grade State 2 Ketewel totaling 34 students as a control group. Data collection techniques used in this study using the test to learning outcome of IPA. The results of the analysis showed that there were significant differences in learning outcomes between students who learning through STAD cooperative learning model using media Video Compact Disk (VCD), with students who learned through conventional teaching on sixth grade Gugus V Sukawati Gianyar academic year 2014/2015 at t = 5.25 > 2.000 t table, the null hypothesis (H0) is rejected and (Ha) is accepted. The average value in learning outcomes of IPA students learning through STAD cooperative learning model using media Video Compact Disk (VCD), both from the average value in learning outcomes of IPA of students who are learning through conventional learning x = 75.90 > x = 63.68. This means STAD cooperative learning model using media Video Compact Disk (VCD) effect on student learning outcomes of IPA at the sixth grade SD Gugus V Sukawati Gianyar academic year 2014/2015.keyword : learning model STAD, learning outcome
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DENGAN MEDIA FLASH CD UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SEMESTER I SD NEGERI 6 SUKAWATI ., Dewa Gede Oka Sudewa; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan motivasi belajar Matematika siswa kelas V SD Negeri Sukawati tahun pelajaran 2014/2015 dan (2) meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Negeri 6 Sukawati tahun pelajaran 2014/2015 dengan menerapkan model pembelajaran Creative Problem Solving.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 6 Sukawati tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 18 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) angket untuk mengetahui motivasi belajar siswa dan (2) tes untuk mengetahui hasil belajar siswa. Dalam penelitian ini, analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) motivasi belajar Matematika siswa meningkat. Pada siklus I, persentase rata-rata motivasi belajar sebesar 75,62%, setelah dilaksanakan tindakan pada siklus II persentase rata-rata motivasi belajar siswa mencapai 81,85% dan (2) hasil belajar Matematika siswa meningkat dimana persentase tingkat hasil belajar siswa pada siklus I baru mencapai 74,33% dan ketuntasan belajar secara klasikal menjadi 86,78%, setelah dilaksanakan tindakan pada siklus II ternyata persentase rata-rata hasil belajar siswa mencapai 86,78% dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 88,88%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan Implementasi Model Pembelajaran Creative Problem Solving dengan Media Flash CD dapat meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika pada Pada Siswa Kelas V Semester I SD Negeri 6 Sukawati. Kata Kunci : model pembelajaran Creative Problem Solving dengan Media Flash CD,motivasi belajar matematika, dan hasil belajar matematika This study aims to: (1) to improve students motivations in studying math in grade V SDN 6 Sukawati in academic year 2014/2015 in the application of Creative Problem Solving Learning Model with Flash CD Media, (2) to improve math learning outcome in grade V SDN 6 Sukawati in academic year 2014/2015 in the application of Creative Problem Solving Learning Model with Flash CD Media. This research is a classroom action research was conducted in two cycles. The subject is 18 students grade V SDN 6 Sukawati in the academic year 2014/2015. Data collection in this study was conducted by (1) questionnaire to determine students' motivation, (2) test to determine students' mathematics learning outcomes. In this study, data analysis was conducted using quantitative descriptive analysis. The results show that (1) students motivationin in studying improve. In cycle I the percentage of students motivation 75, 62% and in the end of cycle II the percentage improve to 81,85 %, (2) outcomes of learning mathematics where the percentage of students increased level of student learning outcomes in the first cycle reaches 74.25% and mastery learning classically be 77.78%, after the second cycle executed action turns the average percentage of student learning outcomes reached 83.25% and mastery learning classical reaches 88.88%. Based on these results it can be concluded that with the implementation of Creative Problem Solving Model Learning with Flash Media CD can increase Motivation and Learning Outcomes in Mathematics in the Grade of Elementary School V Semester 6 Sukawati. keyword : Creative Problem Solving Learning Model with Flash CD Media, Math Motivation and Math Learning Outcome
Peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui pendekatan kooperatif tipe student teams achievement division pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan siswa kelas V SD N 2 Blahbatuh ., Anak Agung Istri Puspadewi; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas V SD N 2 Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD N 2 Blahbatuh tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 40 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data kemampuan berpikir kritis diperoleh dengan metode tes. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan rumus teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran PKn siswa kelas V SD N 2 Blahbatuh tahun ajaran 2013/2014. Hal ini terlihat rata – rata kemampuan berpikir kritis pada siklus I sebesar 71,02 dan pada siklus II rata-rata kemampuan berpikir kritis meningkat menjadi 81,30. Sedangkan persentase ketuntasan belajar pada siklus II yaitu 62,50% yang berada pada kategori rendah, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82,50% berada pada kategori tinggi. Jadi simpulan dari penelitian ini adalah penerapan pendekatan kooperatif tipe student teams achievement division dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan siswa kelas V SD N 2 Blahbatuh tahun ajaran 2013/2014. This study aims to determine the increase in critical thinking ability of fifth grade students of SD N 2 Blahbatuh, Gianyar District, Blahbatuh academic year 2013/2014. This research is a classroom action research was conducted in two cycles. Each meeting begins with phase consists of planning, implementation, evaluation and reflection. Subjects were fifth grade students of SD N 2 Blahbatuh academic year 2013/2014 a total of 40 students. Data collection in this study was conducted using a test. Data obtained by critical thinking ability of the test method. Furthermore, the data were analyzed using descriptive analysis techniques quantitative formula. The results showed that the application of cooperative learning with student teams achievement division typed can improve critical thinking ability in teaching civic education to fifth grade students of SD N 2 Blahbatuh academic year 2013/2014. This looks ability of learning average in the first cycle is 71.02 and the second cycle of learning average ability increased to 81.30. While the percentage of mastery learning on the first cycle is 62.50% which is in the low category, having enhancer in the second cycle to 82.50% in the high category. So the conclusion of this research is the application of cooperative learning with student teams achievement division typed can improve critical thinking ability in teaching civic education to fifth grade students of SD N 2 Blahbatuh academic year 2013keyword : cooperative learning with student teams achievement division type, civic education, critical thinking ability
Implementasi Model Pembelajaran Learning Cycle Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD N 5 BALER BALE AGUNG KABUPATEN JEMBRANA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., I Gusti Ayu Rossi Ekayanti; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD N 5 Baler Bale Agung, Negara, Jembrana melalui implementasian model pembelajaran Learning Cycle. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di SD N 5 Baler Bale Agung, Jembrana. Penelitian ini melibatkan, siswa kelas IV SD N 5 Baler Bale Agung, Negara, Jembrana yang berjumlah 36 orang siswa dengan rincian 21 orang siswa laki-laki dan 15 orang siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes. Metode tes dipergunakan untuk mengumpulkan data tentang hasil belajar matematika siswa kelas IV SD N 5 Baler Bale Agung, Negara, Jembrana. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan deskriftif kualitatif. Rata-rata persentase tingkat hasil belajar matematika siswa pada siklus I adalah 75,66% berada pada kategori sedang, dan pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 81,61% berada pada kategori tinggi. Terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I dan siklus II sebesar 5,59%. Peningkatan juga terlihat pada persentase ketuntasan belajar siswa, pada siklus I sebesar 75,00% dan pada siklus II sebesar 91,67%. Terjadi peningkatan ketuntasan belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 16,67%. Jadi dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran Learning Cycle dapat mningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD N 5 Baler Bale Agung,Negara, Jembrana . Kata Kunci : Pembelajaran Learning Cycle, hasil belajar, matematika. The purpose of this research is to improvethe result of learning mathematic of grade IV students of SD N 5 Baler Bale Agung Jembrana by implementation model of learning cycle. This research is using method “Classroom Action Research” which it can does in two cycle. This research is done in SD N 5 Baler Bale Agung Jembrana which it consists of 36 student with detail of 21 boys and 15 girls. Data collecting method used in this research is test. Test method is used for collecting data about the result of learning mathematic of grade IV student of SD N 5 Baler Bale Agung Jembrana. The next, all the data is collected must be analyzed by use quantitative descriptive methodan qualitative descriptive method. The level average percentage of learning mathematic in cycle I is 75,66% and it is middle category, and in cycle II it’s going to 81,61% and it’s in high category. Upgrading of result study is happened from cycle I and cycle II are 5,59%. This upgrade can see in the similarly completeness result study of student, in cycle I is 75% and cycle II is 91,67%. The upgrading of result study from cycle I and II is 16,67%. So, we can make a conclusion that implantation model of cycle learning can improve result learning of mathematic for grade IV student of SD N 5 Baler Bale Agung Jembrana. keyword : learning cycle method, result of study, mathematic.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM BERBANTUAN TEKNIK KANCING GEMERINCING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Made Hendra Putrawan; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA di gugus III Kecamatan Banjar antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kuantum berbantuan teknik kancing gemerincing dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan quasi experiment. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD yang terdapat di gugus III Kecamatan Banjar tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 180 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD NO 1 Tampekan yang berjumlah 30 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD NO 3 Dencarik yang berjumlah 30 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kuantum dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Nilai (thitung > ttabel, thitung = 4,5 dan ttabel = 2,000 (α = 0,05 ; db = 58). Rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih besar daripada nilai kelompok kontrol ( ). Hal ini menggambarkan bahwa kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kuantum menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Ini berarti model pembelajaran kuantum berbantuan teknik kancing gemerincing berpengaruh lebih baik terhadap hasil belajar IPAKata Kunci : model pembelajaran kuantum, kancing gemerincing dan hasil belajar This study aimed to determine the differences in science learning outcomes in gugus III of Banjar sub district between students who learned with quantum learning model assisted by kancing gemerincing techniques with students who used conventional learning models in fifth grade students in academic year 2014/2015. The populationof this study was all of the students in the fifth grade of elementary school located in gugus III Banajar sub district in academic year 2014/2015, with the population of 180 students. The samples of this study were the fifth grade of elementary school students NO 1 Tampekan which amounted to 30 students as the experimental group and fifth grade of elementary school students NO 3 Dencarik, amounting to 30 students as the control group. The data of science learning outcomes were collected by objective test. The data were analyzed using descriptive statistical analysis techniquis and inferential statistics namely t-test.The results of this study indicated that there were differences in science learning outcomes significantly between groups of students who used quantum learning model, with a group of students who learned with the conventional model.Value (t count > t table, t count = 4.5 and t table = 2.000 ( = 0.05; db = 58). Average value of the experimental group is higher than the value of the control group ( ). It was illustrated that the group of students who learned with quantum model showed better results that the group of students who learned with the conventional model. It means that quantum learning model assisted by kancing gemerincing techniquis had better effect on science learning outcomeskeyword : quantum learning model, kancing gemerincing and learning outcomes

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue