cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN MODEL HEURISTIC VEE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 14 DAUH PURI, DENPASAR BARAT ., Ni Wayan Astiti; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4126

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran Heuristic Vee siswa kelas V SD Negeri 14 Dauh Puri, Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Desain penelitian adalah penelitian tindakan kelas model Gowin. Subjek penelitian adalah sebanyak 40 orang siswa kelas V SD Negeri 14 Dauh Puri Semester genap Tahun Ajaran 2013/2014. Data penelitian tentang hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan persentase hasil belajar pada siklus I sebesar 60,88 % berada pada kriteria sedang mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 70,38 % tergolong pada kriteria tinggi Tahun Ajaran 2013/2014. Simpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Heuristic Vee dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 14 Dauh Puri, Denpasar Barat. Kata Kunci : Model Pembelajaran Heuristic Vee ,hasil belajar This study aims to find out the improvement of learning result of sains through application of teaching-learning model of Heuristic Vee at the student grade V of elementary school Negeri 14 Dauh Puri, Denpasar Barat in academic year of 2013 / 2014. This study was applied class action research that it has been conducted in two cycles. Research design was class action research by model of Gowin. Subject in this study were the student grade V of elementary school Negeri 14 Dauh Puri even semester in academic year of 2013/2014 by number of samples were 40 students. Research data on learning result was collected by using test method. Data then analyzed with quantitative descriptive. The data analyzed result showed procentage of learning result at first cycle is 60,88% in moderat category, then it experience improvement at second cyle become 70,38% in high category. So. It can ben concluded that teaching-learning model of Heuristic Vee can improve the learning result of sains in the student grade V of elementary school Negeri 14 Dauh Puri, Denpasar Barat in academic year of 2013/2014. keyword : Learning Model Of Heuristic Vee , Learning Result
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS II SD NO. 6 DALUNG ., Putu Ida Pratiwi; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4127

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan melalui penerapan Pendekatan Kontekstual berbantuan media gambar pada siswa kelas II SD No. 6 Dalung. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas model PTK adaptasi dari Kemmis dan Mc Tanggart. Subyek penelitian ini adalah sebanyak 46 siswa kelas II SD No. 6 Dalung. Data penelitian tentang hasil penilaian keterampilan membaca dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Data analisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan presentase hasil penilaian keterampilan membaca pada siklus I sebesar 68,15% berada kriteria sedang dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 71,63% tergolong pada kriteria tinggi. Simpulan dari penelitian ini adalah model pendekatan kontekstual dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan berbantuan media gambar pada siswa kelas II SD No. 6 Dalung.Kata Kunci : Model pendekatan contextual teaching and learning (CTL) dan Keterampilan Membaca Berbantuan Media Gambar This study aims to improve skill of early reading through implementation of contextual approach with drawing media at the student grade II of SD No.6 Dalung. This study was used class action design with two cycles and the model adapted from Kemmis and Mc Targgart. Subject of this study were 46 students grade II of SD No.6 Dalung. Data was collected with assestment on skill of reading that was conducted by observation method. Data was analyzed in quantitave descriptive. The result showed the percentage of assestment of reading skill at first cycle was 68,15% it is in moderate category and it experience improvement at second cycle become 71,63% and it is high category. Conclusion of this study is contextual model could improve skill of early reading with drawaing media at the student grade II of SD No. 6 Dalung.keyword : Contextual Teaching And Learning Approach Model, Skill of reading with drawing media
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 KEDISAN KECAMATAN TEGALLALANG KABUPATEN GIANYAR TAHUN AJARAN 2014/2015 ., I Ketut Suardika; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4139

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedisan tahun ajaran 2014/2015 dan 2) meningkatkan hasil belajar IPS melalui penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedisan tahun ajaran 2014/2015. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedisan yang berjumlah 19 siswa. Data tentang keaktifan belajar dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keaktifan dan hasil belajar IPS pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedisan dari pra siklus ke siklus I dan ke siklus II setelah diterapkannya pendekatan pembelajaran kontekstual. Pada pra siklus diperoleh persentase keaktifan belajar siswa sebesar 61,3% dikategorikan rendah. Pada pelaksanaan siklus I diperoleh persentase keaktifan belajar siswa sebesar 73,8% dikategorikan sedang. Selanjutnya pada siklus II diperoleh persentase keaktifan belajar siswa sebesar 81,5% dikategorikan tinggi. Berkaitan dengan hasil belajar IPS siswa, pada pra siklus diperoleh nilai rata-rata hasil belajar IPS sebesar 61,6 dikategorikan rendah dengan ketuntasan klasikal 47,4%. Pada pelaksanaan siklus I diperoleh nilai rata-rata hasil belajar IPS sebesar 70,5 dikategorikan sedang dengan ketuntasan klasikal 68,4%. Selanjutnya pada siklus II diperoleh nilai rata-rata hasil belajar IPS sebesar 81,1 dikategorikan tinggi dengan ketuntasan klasikal 89,5%. Berdasarkan temuan penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedisan tahun ajaran 2014/2015Kata Kunci : pendekatan pembelajaran kontekstual, keaktifan, dan hasil belajar IPS The aims of this study are 1) to improve the students’ learning activeness for the fourth grade students of SD Negeri 2 Kedisan in the academic year 2014/2015 and 2) to improve the learning outcomes of social science through the contextual teaching and learning at the fourth grade students of SD Negeri 2 Kedisan in the academic year 2014/2015. The design of this study is Classroom Action Research (CAR) consisted of two cycles. The subjects of this research were the fourth grade students of SD Negeri 2 Kedisan for about 19 students. The data were collected by using observation sheet and the learning outcomes were collected by using a test. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis method. The result of this research showed that there were improvements of the learning activeness and the learning outcomes of social science at the fourth grade students of SD Negeri 2 Kedisan from the pre-cycle to the first cycle and the second cycle after implementing contextual teaching and learning. In the pre-cycle the percentage of student’s learning activities is of 61.3% and it was classified at low. In the first cycle the percentage of student’s learning activities is 73,8% and it was classified at moderate. Next, in the second cycle percentage of student’s learning activities is of 81,5% and it was classified at high. Related to the learning outcomes of social science, in the pre-cycle the average value is of 61,6 and it was classified at low with the classical exhaustiveness of 47,4%. In the first cycle the average value is of 70.5 and it was classified at moderate with the classical exhaustiveness of 68,4%. Next, in the second cycle the average value is of 81.1 and it was classified as high with the classical exhaustiveness of 89.5%. Based on the findings, at could be concluded that the application of the contextual teaching and learning approach can improve the activities and the learning outcomes of social science at the fourth grade students of SD Negeri 2 Kedisan in academic year 2014/2015.keyword : contextual teaching and learning, activeness, and learning outcomes of social science
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Open-Ended Dengan Berbantuan Media Gambar Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD N.9 Pedungan Denpasar ., I Made Suwandha Jaya; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4140

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui peningkatan keaktifan belajar matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif tipe Open-Ended berbantuan Media Gambar, (2) mengetahui peningkatan hasil belajar matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif tipe Open-Ended berbantuan Media gambar. Didasarkan pada kajian teori yang dilakukan antara lain Model Pembelajaran Kooperatif tipe Open-Ended berbantuan Media Gambar, keaktifan belajar, dan hasil belajar matematika, diduga Model Pembelajaran ini tepat untuk dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika di Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V di SDN 9 Pedungan tahun pelajaran 2014/2015 dengan banyak siswa yaitu 40 orang, dilakukan dalam 2 siklus. keaktifan belajar diukur dengan lembar observasi, pada pra siklus sebesar 64% berada pada kriteria kurang aktif, sedangkan pada siklus I sebesar 76% berada pada kriteria cukup aktif dan terjadi peningkatan sebesar 8% pada siklus II menjadi 84% yang tergolong pada kriteria aktif. Hasil belajar diukur dengan teknik tes, pada pra siklus rata-rata hasil belajar hanya 50,00 ketuntasan klasikal hanya 45%, pada siklus I terjadi peningkatan, rata-rata hasil belajar siklus I adalah 64,00 dan ketuntasan klasikal menjadi 67,5%, sedangkan terji peningkatan yang signifikan pada siklus II yang rata-rata hasil belajar siswa mencapai 74,50 dengan ketuntasan klasikal mencapai 82,5% Jadi hasil penelitian ini membuktikan bahwa Model Pembelajaran Kooperatif tipe Open-Ended berbantuan Media Gambar dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika pada siswa kelas V di SDN 9 Pedungan tahun pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Open-Ended Berbantuan Media Gambar, Keaktifan Belajar, dan Hasil Belajar Matematika ABSTRACT The purpose of this study is (1) determine the increase in the activity of learning mathematics through the Cooperative Learning Model of Open-Ended-assisted type Media Image, (2) know maths learning outcome through the Cooperative Learning Model of Open-Ended type of media-aided image. Based on theoretical studies undertaken include Cooperative Learning Model of Open-Ended-assisted type Media Image, active learning, and mathematics learning outcomes, allegedly Learning Model is appropriate for the activity and can improve student learning outcomes in mathematics in elementary school. The research was conducted on the class V students in SDN 9 Pedungan 2014/2015 school year with a lot of students that is 40 people, carried out in 2 cycles. activeness of learning is measured by observation sheet, the pre-cycle by 64% in the criteria are less active, whereas in the first cycle of 76% was quite active on the criteria and an increase of 8% in the second cycle to 84% belonging to the active criteria. Learning outcomes measured by test techniques, the average pre-cycle learning outcomes only 50.00 classical completeness only 45%, an increase in the first cycle, the average results of the first cycle of learning and classical completeness is 64.00 to 67.5% , while terji significant increase in the second cycle the average yield reached 74.50 student learning with classical completeness reaches 82.5%. So the results of this study prove that the Cooperative Learning Model of Open-Ended type aided Media Images can enhance the liveliness and mathematics learning outcomes in the fifth grade students at SDN 9 Pedungan school year 2014/2015. keyword : Keywords: Cooperative Learning Model of Open-Ended Type Image Assisted Media, Learning Motivation, and Learning Outcomes Mathematics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP TO GROUP EXCHANGE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS II TAMPAKSIRING ., Putu Eka Yulistiana Dewi; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen. Disain yang digunakan yaitu Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah SD Gugus II Tampaksiring. Adapun sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu SDN 1 Tampaksiring sebagai kelas eksperiment dan SDN 6 Tampaksiring sebagai kelas kontrol yang di ambil dengan teknik Random Sampling. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan uji-t. Hasil dari analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dari hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 5,086, sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (5,086>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : GGE,gambar, Hasil belajar, dan IPS This study aims to determine significant differences between studens’s lerarning outcomes IPS that learned through learning model cooverative types of media assisted Group To Group (GGE) images with the student that learnid through STAD cooverative learning model in grade IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar 2013/2014. This research includes experimental studies. Design used is Non Equivalent Control Group Design. Population in this study is SD Gugus II Tampaksiring. The sample used in this study is SDN 1 Tampaksiring as the experimental class and the clas control is SDN 6 Tampaksiring as the control class taken with random sampling technique. Methods used to collect the data is a test. Analytical technique used is the t-test. Result of data analysis showed that there were significant differences in learning outcomes between students that learned IPS through coopertive learning model Group To Group (GGE) aided drawing media with students that learned through cooperative learning STAD. Of hypothesis test results obtained tcount of 5,086, while the table is the value of t 2,00. Of these calculations can be seen that tcount > ttable (5,086>2,00). Based on these differences can be concluded that there is a significant effect of learning outcomes between student that learned IPS that learned through learning model cooverative types of media assisted Group To Group (GGE) images with the student that learnid through STAD cooverative learning model in grade IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar 2013/2014.keyword : GGE,image, learning achievement and IPS.
PENGARUH MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS V SD GUGUS XI KEC. BULELENG, KAB. BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Made Putri Sulistiantini; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan membaca pemahaman antara siswa yang belajar dengan menggunakan model CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaraan konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD segugus XI Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel ditentukan dengan teknik cluster sampling dan diperolah SD No. 3 Kampung Anyar sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 20 orang siswa dan SD No. 1 Kampung Bugis sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 23 orang siswa. Data hasil keterampilan membaca pemahaman siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai hasil keterampilan membaca pemahaman antara siswa yang belajar dengan menggunakan model CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaraan konvensional. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 6,45 dan t tabel = 2,02 untuk db = n1 + n2 = 20 + 23 = 43 dengan taraf signifikasi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti model CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) berpengaruh terhadap hasil keterampilan membaca pemahaman. Kata Kunci : model pembelajaran CIRC, keterampilan membaca pemahaman This study aims to determine the differenced of reading skills comprehension.between wich student by used CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) method and student wich studied by used convensional learning. This research as an actual (quasi experimental) with the design of post-test only control group design. The population of research is elementary school of five grade the Buleleng District in the academic year 2013/2014. The sample used by cluster sampling technique and geted by elementary school of number three of Kampung Anyar as experiment groups has amounts to twenty students from elementary number one of Kampung Bugis as a control group has twenty three of students. The proceeds of reading control the student together by use the easy test. The data to be analyzed used by technique statistics of descriptive and inferential statistics (t-test). The pruits of research to be find the significant different about CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) method and student use learning by convensional. That analyzed have pattern of tarithematic = 6,45 and ttable = 2,02 for db = n1 + n2 = 20 +23 = 43 by significant 5%. By according examine cratiria, because tarithematic > ttable so H0 refused and Ha accived. In this case CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) method has an influence toward the result of reading skills comprehension. keyword : CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) method, reading skills comprehension
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD SE DESA LOKAPAKSA TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014 ., I Gusti Putu Mulyadi; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran pendidikan matematika realistik indonesia (PMRI)dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu.Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas V SD dari tiga sekolah dasar yang ada di desa Lokapaksa tahun pembelajaran 2013-2014 dengan jumlah populasi 69 orang siswa. Sebanyak 55 orang siswa di pilih sebagai sampel yang di tentukan dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar matematika. Data tentang hasil belajar dikumpulkan dengan metode tes. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran pendidikan matematika realistik indonesia (PMRI) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Konvensional.Hal ini ditunjukkan oleh (thitung = 5,37> ttabel = 1,658)dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang mengikuti model pembelajaran pendidikan matematika realistik indonesia (PMRI) yaitu 28,2, berada pada kategori baik dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 16,9 berada pada kategori cukup. Ini berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran pendidikan matematika realistik indonesia (PMRI) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Pendidikan Matematika Realistik Indonesia, hasil belajar Matematika This study aimed to determine differences in mathematics learning outcomes significantly between groups of students who take Indonesian realistic mathematics education and the group of students who take conventional learning models. This research is a quasi experimental study. The population of this study is the entire fifth grade of primary school three elementary schools in the 2013/2014 academic year Lokapaksa village with a population of 69 students. A total of 55 students selected as the sample is determined by random sampling technique. Samples collected in this study is the result of learning mathematics. Collected data on learning outcomes with the test method. The tests used in this study is multiple choice. Samples were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The results showed that there are differences in mathematics learning outcomes significantly between groups of students who take Indonesian Realistic Mathematics Education with a group of students who take conventional learning models. This is indicated by (t count = 5.37> table = 1.658) and supported by the difference in the average score obtained by the students who take the learning model Indonesian Realistic Mathematics Education is 28.2, good category and is located in the student who learn using conventional learning models which 16.9 are in enough categories. This means that there is a difference in student learning outcomes significantly between groups of students who are learning to use the model of Learning Indonesian realistic mathematics education with students who take conventional learning models.keyword : Indonesian Realistic Mathematics Education, Mathematics learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERLANDASKAN TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Ni Kadek Candra Dewi; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together berlandaskan Tri Kaya Parisudha dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Dajan Peken Kecamatan Tabanan, Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 6 Dajan Peken dan SD No. 1 Dajan Peken berjumlah 86 orang. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together berlandaskan Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 6,06 > ttabel = 2,00 ; X ̅ 1 = 21,39 > X ̅ 2 = 15,67). Dengan demikian model pembelajaran Numbered Head Together berlandaskan Tri Kaya Parisudha berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V.Kata Kunci : numbered head together , tri kaya parisudha, hasil belajar This study aimed to find out the significant difference of students’ science learning achievement between a group of students who were taught by using Numbered Head Together learning strategy based on the Tri Kaya Parisudha and a group of students who were taught by using conventional learning strategy on the students of grade V at SD Dajan Peken in Tabanan district, in academic year 2013/2014. This study was a quasi experiment that used the design of non- equivalent post-test only control group design. The sample of this study was the students of grade V of SD No.6 Dajan Peken and SD No. 1 Dajan Peken by which the number of the students was 86. The data of science learning achievement was collected by using research instrument in form of multiple choice tests. The obtained data was analyzed by using data descriptive analysis and inferential statistics technique t-test. The result of this study shows that there are significant differences of science learning achievement between a group of students who were taught by using Numbered Head Together learning strategy based on the Tri Kaya Parisudha and a group of students who were taught by using conventional learning strategy. It is proved by the result of hypothesis test using t-test in which it acquired tcount is more than ttable (tcount = 6,06 > ttable = 2.00 ; X ̅ 1 = 21,39 > X ̅ 2 = 15,67). So, it could concluded that using Numbered Head Together learning strategy based on the Tri Kaya Parisudha gave a significant effect towards students’ science learning achievement of grade V.keyword : numbered head together, tri kaya parisudha, learning achievement
Pengaruh Pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V ., I Dewa Gede Satria Juniarta; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus 5 Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan semester genap tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah enam kelas dengan jumlah siswa 101 siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan jumlah 42 siswa, yang ditentukan dengan cara simple random sampling. Data kemampuan hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar berbentuk uraian. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji-t dengan bantuan program Microsoft Excel 2007 for Windows. Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) berada pada kualifikasi baik (M=33,45; SD=4,76), sedangkan hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi cukup (M=27,5; SD=6,477). Hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) dan hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung=3,42> ttabel=2,021; db=40). Hal ini berarti bahwa hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan SAVI lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional.Kata Kunci : Pendekatan SAVI, konvensional, dan hasil belajar This research is to know difference between study result of the student who study using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) approach and students who study using conventional study in sains subject. The research is false experiment with post test only control group design plan. This research population is all of 5tn grader student in SD gugus 5 Kediri, Tabanan, academic year 2013/2014 which has 6 classes and 101 students. The sampel is 2 classes with 42 students, which be gotten by simple random sampling. The data was collected by essay. Data is analyzed by descriptive statistic and t-test by Microsoft Excel 2007 for Windows. All test was done in 5% significancy level. The result shows that students who study using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) is in good qualification (M=33,45; SD=4,76), meanwhile students who study by conventional sytem are in enough qualification (M=27,5; SD=6,477). T-test result shows that there is a difference between studying using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) system and conventional system (tcount=3,42> ttable=2,021; db=40). It means that SAVI is better then conditional usay.keyword : SAVI system, conventional, studying result
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 4 TONJA ., Ary Lestari Gunawitra; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yg signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN 4 Tonja Denpasar Utara Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan rancangan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 4 Tonja Denpasar Utara Tahun Ajaran 2014/2015 yang terdiri dari 2 kelas dengan 85 orang siswa. Pemilihan kelas eksperimen dan kelas kontrol ditentukan melalui random sampling. Data tentang hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan metode tes tertulis berupa tes objektif berbentuk pilihan ganda biasa yang dianalisis menggunakan statistik parametrik yaitu uji-t.Berdasarkan taraf signifikan 5% dan dk =83 (thitung=8,801 > ttabel = 2,000), menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN 4 Tonja Denpasar Utara Tahun Ajaran 2014/2015. Ini berarti, model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 4 Tonja Denpasar Utara Tahun Ajaran 2014/2015.Kata Kunci : kooperatif tipe STAD, IPA, hasil belajar A research is conducted to know the significant differences between learning achievement science sciences of student’s which used cooperative learning type STAD (Student Team Achievement Division) with student’s used convencional teaching of the fifth grade students SDN 4 Tonja Denpasar Utara academic year 2014/2015. A research is designed as non equivalent group control. Population of research is fifth grade SDN 4 Tonja Denpasar Utara academic year 2014/2015 with 2 class and 85 student’s. Choise class eksperimen and class control used random sampling technique. Learning achievement data using a test instrument is an objective test with multiple choice. The data analized with statistic parametric is t-test. Based significant 5% dan dk=83 (thitung=8,801 > ttabel = 2,000), shows the significant differences between learning achievement science sciences of student’s which used cooperative learning type STAD (Student Team Achievement Division) with student’s used convencional teaching of the fifth grade students SDN 4 Tonja Denpasar Utara academic year 2014/2015. It can be concluded cooperative learning type STAD (Student Team Achievement Division) effect on learning achievement science of the fifth grade students SDN 4 Tonja Denpasar Utara academic year 2014/2015keyword : cooperative type STAD, science, learning achievement

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue