cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha
ISSN : 26139626     EISSN : 26139618     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2017)" : 19 Documents clear
STUDI KOMPARATIF STRUKTUR CERITA DAN LATAR BUDAYA PADA DONGENG RAJAPALA DAN DONGENG HAGOROMO Luh Gede Utari .Utami Dewi; I Kadek Antartika; I Wayan Sadyana
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.10432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) struktur cerita dongeng Rajapala dan dongeng Hagoromo, (2) unsur-unsur budaya yang terdapat di dalam dongeng Rajapala dan dongeng Hagoromo, (3) persamaan dan perbedaan yang terdapat dalam dongeng Rajapala dan dongeng Hagoromo. Untuk dapat menganalisis ketiga hal tersebut, digunakan tiga pendekatan, yaitu pendekatan sastra bandingan, pendekatan strukturalisme A.J. Greimas dan pendekatan kebudayaan. Ketiga pendekatan tersebut digunakan karena yang menjadi objek penelitian ini adalah dua karya sastra yang berbeda bahasa yang kemudian dibandingkan dari segi struktur cerita dan budayanya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik mencatat, kemudian dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) struktur cerita pada dongeng Rajapala terdiri dari 7 aktan dan dongeng Hagoromo terdiri dari 9 aktan. (2) unsur budaya yang terdapat yaitu unsur religi yang digambarkan dengan keyakinan terhadap bidadari, kepercayaan terhadap angka, keyakinan terhadap suatu lokasi dan keyakinan terhadap suatu benda, unsur sosial digambarkan dengan janji dan kebohongan dan unsur mata pencaharian digambarkan dengan sistem pekerjaan. (3) persamaan pada kedua dongeng yaitu persamaan pada struktur aktan, memiliki keyakinan yang sama terhadap bidadari dan kepercayaan terhadap angka. Sementara, perbedaannya yaitu keyakinan terhadap suatu lokasi, cara mendapatkan pakaian bidadari, nilai sosial, dan sistem pekerjaan.Kata Kunci : dongeng, sastra bandingan, struktur cerita, latar budaya. 本論は、(1)童話『ラジャパラ』と『羽衣』の物語構成。(2)両童話で描かれる文化事情。(3)両童話に見られる類似点相違点を明らかにする。これは比較文学論A.J.Greimas による構造論、および文化論より分析した。この3つの論はこの研究において2種の物語構成と文化を比較するために必要であると考える。データは、それぞれの作品から取り出し、それを定性的記述法により分析した。この結果、(1)『ラジャパラ』は7つ、『羽衣』は9つの部分から編成されている。(2)文化的事情では、天使に対する信仰によって描かれる宗教観、数に対する信仰、場所に対する信仰物質にたいする信仰が挙げられる。社会的事情は真実と虚構、職業で描かれる生活様式があげられる。(3)両童話における共通点は編成、天使に対する信頼と数に対する信用であり、相違点は場所に関する信用、天使の衣装を得る方法、社会の反応、職業の仕組みが挙げられる。keyword : 童話、比較文学、物語構成、文化背景
ANALISIS TEKNIK PENERJEMAHAN DAN KECAMPINGAN GRAMATIKAL PADA LIRIK LAGU AKB48 Ni Luh Ayu Putri Utari; Gede Satya Hermawan; I Wayan Sadyana
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.11188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknik-teknik penerjemahan yang diterapkan dalam penerjemahan lirik lagu AKB48 serta mendeskripsikan kecampingan gramatikal yang terjadi pada hasil terjemahannya. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga buah lirik lagu AKB48 yang diterjemahkan dan dinyanyikan kembali oleh JKT48 berjudul Punkish, Kokoro no Placard, dan Kimi no Senaka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan instrumen utama berupa kartu data. Teori yang digunakan yaitu teori teknik penerjemahan menurut Molina dan Albir (2002) dengan pendekatan sintaksis. Hasil dari penelitian ini yaitu ditemukan 7 jenis teknik penerjemahan yang diterapkan dalam 77 unit terjemahan (UT). Ketujuh teknik tersebut yaitu teknik Kreasi Diskursif, Padanan Lazim, Peminjaman, Amplifikasi Linguistik, Reduksi, Transposisi, dan Penerjemahan Harfiah. Dari ketujuh teknik tersebut, teknik yang paling banyak digunakan adalah teknik Amplifikasi Linguistik. Selain itu, ditemukan pula 19 data yang mengalami kecampingan gramatikal. Kecampingan gramatikal tersebut terjadi karena dalam proses penerjemahan lirik lagu AKB48, penerjemah ingin mempertahankan nilai rasa struktur BSu di dalam BSa. Keinginan tersebut membuat penerjemah dengan sengaja mengabaikan aturan tata bahasa dalam BSa sehingga terjadi beberapa kecampingan pada strukturnya. Kecampingan tersebut terletak pada urutan kata, pemilihan bentuk kata, penggunaan kata tugas, serta keefektifan strukturnya. Kata Kunci : kecampingan gramatikal, penerjemahan lirik lagu, teknik penerjemahan 本論は、AKB48歌曲うちインドネシア語に翻訳された歌詞で用いられた翻訳法を特定し、その翻訳において認められる文法的誤用について述べたものである。対象は、AKB48のインドネシア語に翻訳されている「パンキッシュ」、「心のプラカード」、そして「君の背中」の3曲である。また、データカードを作成した後、モリナ&アルビル翻訳理論に基づき統語論を用い定性的記述法により分析した。結果は、意訳、動作、借用、言語学的付加、変換、配列、直訳の計77の翻訳箇所、7種類の翻訳法が認められた。翻訳法の中、言語学的付加による翻訳法が最も多く用いられている。文法的誤用は、インドネシア語構文に日本語構文をそのまま維持したいという翻訳者の意図があるためと考えられる。その翻訳者の意図により、文法的誤りが発生したものと考えられる。文法的誤用には、語順、活用形、文体、独立語、影響の19例において認められた。keyword : 文法的誤用、歌詞翻訳、翻訳法
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM LEARNING (STL) BERBANTUAN KARTU HURUF DOREMI UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN HURUF KATAKANAPADA SISWA KELAS XI IPB 2 DI SMA NEGERI 1 SAWANTAHUN AJARAN 2016/2017 Made Andi Sudana Andi Sudana; Kadek Eva Krishna Adnyani; I Wayan Sadyana
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.11189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan penguasaan huruf katakana dalam bahasa Jepang siswa kelas XI IPB2 SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2016/2017 melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe student team learning (STL) dengan berbantuan media kartu huruf doremi, (2) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan pembelajaran kooperatif tipe student team learning (STL) dengan berbantuan media kartu huruf doremi untuk meningkatkan penguasaan huruf katakana siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPB2 SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 25 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, tes dan kuesioner. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) penerapan pembelajaran kooperatif tipe student team learning (STL) berbantuan media kartu huruf doremi mampu meningkatkan penguaaan huruf katakana siswa. Hasil pre-test menunjukkan kondisi awal siswa dengan persentase ketuntasan 20% dengan rata-rata nilai 61,40. Sedangkan pada siklus I, persentase ketuntasan siswa adalah 88%, dengan rata-rata nilai 79,20. Pada siklus II, persentase ketuntasan siswa menigkat menjadi 100%, dengan rata-rata nilai 86,64. (2) Respons siswa terhadap penerapan pembelajaran kooperatif tipe student team learning (STL) berbantuan media kartu huruf doremi tergolong positif. Pada siklus I, rata-rata respons siswa adalah 40, dan tergolong positif. Pada siklus II, rata-rata respons siswa adalah 44 dan tergolong positif.Kata Kunci : student team learning (STL), kartu huruf doremi, huruf katakana 本論は、(1)  2016年度公立サワン第一高等学校言語コース11年2組学習者のカタカナ表記能力をグループ学習法のStudent Team Learningに基づくもじカード「ドレミ」によって向上させること、(2) このもじカードを使用した際の当校学習者の反応を述べたものである。この研究は、二周期に渡る教室実践活動調査である。調査対象は、2016年度公立サワン第一高等学校言語コース11年生2組の25名である。データは、インタビュー、観察、テスト、質問アンケートにより収集し、それを定性的および定量的記述法により分析した。結果は次の通りである。(1) このもじカード「ドレミ」の使用により学習者のカタカナ表記能力は向上した。これは、予備テストにおいて標準値を超えた者の割合が20%、平均点が61.40であったのに対し、第一周期終了時はそれぞれ、88%、79.20、第二周期終了時はそれぞれ、100%、86.64であったことから言える。(2) このもじカード「ドレミ」に対する学習者の反応は、良に分類できる。第一周期終了時は、良に分類できるポイントが40、第二周期終了時のそれが44ポイントであった。keyword : Student Team Learning、もじカード「ドレミ」、カタカナ表記
PENGEMBANGAN BUKU AJAR BAHASA JEPANG KEPERAWATAN UNTUK SISWA KELAS X SEMESTER GENAP SMK KESEHATAN VIDYA USADHA SINGARAJA Lesi Asmaniah; Gede Satya Hermawan; Desak Made Sri Mardani
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.11190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku ajar yang sesuai dengan kurikulum dan silabus mata pelajaran bahasa Jepang di SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja untuk kelas X semester genap jurursan keperawatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (research and development). Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan 4-D models. Subjek dalam penelitian ini adalah kurikulum, silabus dan guru mata pelajaran bahasa Jepang di SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara dan angket. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan guru mata pelajaran bahasa Jepang di SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja ditemukan masalah yaitu belum terdapat buku ajar bahasa Jepang yang sesuai dengan kebutuhan siswa khususnya untuk siswa kelas X semester genap jurusan keperawatan. (2) Buku ajar ini menghasilkan materi bahasa Jepang di bidang kesehatan. (3) Berdasarkan hasil angket ahli isi materi dan ahli desain, buku ajar yang dibuat sudah sesuai dengan kurikulum dan silabus bahasa Jepang di SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja. Diharapkan buku ajar ini bermanfaat untuk guru dan sekolah di SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja sebagai sumber materi bahasa Jepang di bidang kesehatan.Kata Kunci : buku ajar, bahasa Jepang untuk keperawatan, kurikulum dan silabus, penelitian dan pengembangan. 本論の目的は、シンガラジャヴィディアウサダ看護高等学校看護コース10年生後期学習者のための教科書「看護用日本語」を同校の日本語指導カリキュラム及びシラバスに沿って作成することである。本研究は研究開発研究開発であり、4-Dモデルを応用したものである。対象は、同校日本語指導カリキュラム、シラバス、日本語指導教師である。データは、観察、インタビュー、アンケートにより収集し、それを定性的記述法により分析したものである。結果は次の通りである。(1)同校日本語指導者へのインタビューにより、同校看護コース10年生後期の日本語授業における教科書が今だに存在しないこと、(2)看護に関する日本語教科書の作成が必要である、(3)日本語指導の専門家及びデザインに関する専門家の検閲において、作成した教科書は同校日本語指導カリキュラムに沿ったものである。本研究で作成した教科書が今後、同校の日本語学習者にとって有益であることを望むものである。keyword : 教科書、看護用日本語、カリキュラムとシラバス、研究開発
PENERAPAN STRATEGI EXAMPLES NON EXAMPLES DENGAN TEKNIK REWARD AND PUNISHMENT UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA JEPANG Ni Komang Sri Widhyastuthi; Kadek Eva Krishna Adnyani; Desak Made Sri Mardani
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.11191

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jepang siswa kelas X IBB SMAN 2 Singaraja tahun ajaran 2016/2017 melalui penerapan strategi examples non examples dengan teknik reward and punishment, (2) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan strategi examples non examples dengan teknik reward and punishment dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jepang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IBB SMAN 2 Singaraja tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 36 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, tes, dan kuesioner. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) penerapan strategi examples non examples dengan teknik reward and punishment dapat meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jepang siswa. Hasil Pre-Test menunjukkan kondisi awal siswa dengan persentase ketuntasan 11,11% dengan rata-rata nilai 57,36. Sedangkan pada siklus I, persentase ketuntasan siswa adalah 83,33%, dengan rata-rata nilai 77,13. Pada siklus II, persentase ketuntasan siswa meningkat menjadi 97,22%, dengan rata-rata nilai 82,19. (2)Respons siswa terhadap penerapan strategi examples non examples dengan teknik reward and punishment tergolong positif. Pada siklus I,rata-rata respons siswa adalah 33,89, dan tergolong sangat positif. Pada siklus II, rata-rata respons siswa adalah 32,69 dan tergolong sangat positif.Kata Kunci : kosakata bahasa jepang, examples non examples, reward and punishment 本論は、(1)2016年度公立シンガラジャ第二高等学校言語コース10年生の日本語 語彙力を賞罰法のExamples Non Examples学習法によって向上させること(2)当校学 習者が、日本語語彙力向上のためこの学習法を使用する際の反応を明らかにするもの である。本論は、二周期に渡るクラス授業活動調査である。この研究の対象は、2016 年度公立シンガラジャ第二高等学校言語コース10年生の生徒36名である。データは、 インタビュー、観察、テスト、アンケートにより収集し、定性的及び定量的記述法に より分析した。この結果、(1)この学習法を使用することにより、学習者の日本語 語彙力は向上した。これは、使用前の呼びテストの結果基準を超えた学習者の割合が 11.11%、平均点が57,36ポイントであったのに対し、第一周期終了時ではそれぞれ 83.3%、77.13ポイント、また第二周期終了時はそれぞれ97.22%、82.19ポイントであ ったことから言える。(2)この学習法に対する学習者の反応は、第一周期終了時では 33,89、第二周期終了時では32.69が好意的に捕らえていた。keyword : 日本語語彙、Examples Non Examples学習法、賞罰法
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM-ASSISTED INDIVIDUALIZATION BERBANTUAN MEDIA KARTU TANKETSU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGINGAT KOSAKATA BAHASA JEPANG I Putu Anggela Agustin; Kadek Eva Krishna Adnyani; Gede Satya Hermawan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.11192

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan mengingat kosakata bahasa Jepang kelas XI IPB 1 SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2016/2017 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) berbantuan media kartu tanketsu, (2) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) berbantuan media kartu tanketsu untuk meningkatkan kemampuan mengingat kosakata bahasa Jepang siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPB 1 SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 26 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, tes dan kuesioner. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) berbantuan media kartu tanketsu mampu meningkatkan kemampuan mengingat kosakata bahasa Jepang siswa. Hasil pretest menunjukkan kondisi awal siswa dengan persentase ketuntasan 19% dengan rata-rata nilai 52,11. Sedangkan pada siklus I, persentase ketuntasan siswa adalah 50% dengan rata-rata nilai 68,17. Pada siklus II, persentase ketuntasan siswa meningkat menjadi 100% dengan rata-rata nilai 78,85. (2) Respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) berbantuan media kartu tanketsu tergolong positif. Pada siklus I, rata-rata respons siswa adalah 36,5 yang tergolong positif. Pada siklus II, rata-rata respons siswa adalah 40,4 yang tergolong positif. Kata Kunci : team assisted individualization, kartu tanketsu, kosakata bahasa Jepang 要旨 本論の目的は、(1)2016年度公立サワン第一高等学校言語コース11年1組のグループ学習TAI法に基づくカードゲーム「たんけつ」の使用によって、学習者の日本語語彙記憶力を向上させること、(2)この学習法に対して当校学習者がどのような反応を示したかを明らかにすることである。この研究は、二周期に渡る教室実践活動調査である。調査対象は、2016年度公立サワン第一高等学校言語コース11年1組の生徒26名である。データは、インタビュー、観察、テスト、アンケートにより収集し、それを定性的及び定量的記述法により分析した。この結果は次の通りである。(1)この学習法によって、当校学習者の日本語語彙記憶力は向上したと言える。これは、予備テストの標準値を超えた学習者の割合が19%、平均点が52.11点だったのに対し、第一周期終了時には各々50%、68.17点、第二周期終了時には各々100%、78.85点に上昇したことから判る。(2)この学習法を使用した際の学習者の反応は、良に分類される。これは、第一周期終了時では36.5ポイント、第二周期終了時では40.4ポイントが良に分類されたことから言える。 keyword : TAI学習法、「たんけつ」カード、日本語語彙
ANALISIS PEMAKAIAN KANDOUSHI ODOROKI DAN IGAIKAN DALAM DORAMA Q10 (KYUUTO) EPISODE 1-4(SUATU KAJIAN PRAGMATIK) I Komang Dharma Weda; Kadek Eva Krishna Adnyani; I Kadek Antartika
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.11200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bentuk kandoushi odoroki dan igaikan yang terdapat pada dorama Q10(キュート)episode 1-4, (2) mengetahui penggunaan serta realisasi bunyi kandoushi odoroki dan igaikan berdasarkan konteks situasi penutur pada dorama Q10 (キュート)Episode 1-4. Subjek penelitian ini adalah penutur dalam dorama yang menggunakan tuturan kandoushi odoroki dan igaikan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu menyimak dan mencatat. Data dianalisis dengan menggunakan metode padan referensial dan metode padan pragmatis dengan menggunakan teknik pilah unsur penentu sebagai teknik dasar dan teknik hubung banding menyamakan sebagai teknik lanjutan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kandoushi odoroki dengan dasar terkejut karena mendengar sesuatu memiliki bentukへっ(he), はっ (hah), えー (eee), はー(haaa). Dasar terkejut karena melihat sesuatu atau seseorang memiliki bentuk あれ (are), はっ (hah), あっ (a), おー (ooo), えっ (e), ほー (hoo), うわー (uwaaa), えー (eee), はー(haaa), あー (aaa), ひゃー (hyaaa). Dasar terkejut karena dugaan diri sendiri memiliki bentuk はー(haaa) dan kandoushi igaikan dengan dasar terkejut karena diluar dugaan memiliki bentuk へー (heee). (2) penggunaan kandoushi odoroki yang memiliki dasar terkejut karena melihat, mendengar atau merasakan suatu hal, dipengaruhi oleh kesan yang dirasakan penutur. Sedangkan penggunaan kandoushi igaikan memiliki dasar terkejut karena diluar dugaan memiliki kesan terkejut dugaan awal penutur berbeda dengan kenyataan yang terjadi. Pengucapan kandoushi odoroki memiliki intonasi yang berbeda-beda sesuai dengan situasi serta kesan keterkejutan yang dialami oleh penutur. Sedangkan pengucapan kandoushi igaikan memiliki intonasi yang semakin meninggi dibagian akhir pengucapan.Kata Kunci : Kandoushi odoroki dan igaikan, penggunaan dan realisasi bunyi kandoushi odoroki dan igaikan 本論の目的は、(1)ドラマ『Q10(キュート)』第1話~第4話で使用された驚嘆及び意外感を表す感動詞の形態、(2)当ドラマの出演者によって、それらの感動詞がどのように発音表現されているかを明らかにすることである。対象は、感動詞を表現する当ドラマの出演者である。データは、視聴及び記述により収集し、それを発話行為法を基本、関連比較法を二次的に使用し、参照及び語用論により分析したものである。結果は次の通りである。(1)驚嘆を表す感動詞には、へっ、はっ、えー、はーが認められた。また、事柄や人物により、あれ、はっ、あっ、おー、えっ、ほー、うわー、えー、はー、あー、ひゃーが使用される。自己疑念による驚嘆は、はーが表現され、意外感を表す感動詞は予想を覆された時の驚きと共に、へーが使用されている。(2)驚嘆の感動詞は、発話者の思考を裏切る場合に表現される。一方、意外感を表す感動詞では、発話者の想定外のことが起こった場合に表現される。また、驚嘆の感動詞が使用される表現では、発話者が遭遇する場面、驚きの度合いにより、イントネーションが変化する。意外感の感動詞では、発話の語尾が上がる発音になる。keyword : 驚嘆及び意外感を表す感動詞の形態、使用と発音、驚嘆及び意外感を表す感動詞
STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG PADA SISWA KELAS XI BAHASA DI SMA LABORATORIUM UNDIKSHA TAHUN AJARAN 2016/2017 Ida Ayu Agung Pradnyamita Dewi; Gede Satya Hermawan; Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.13644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis strategi pembelajaran bahasa Jepang yang diterapkan pada Kelas XI Bahasa di SMA Laboratorium Undiksha Singaraja; (2) menganalisis kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran bahasa Jepang pada Kelas XI Bahasa di SMA Laboratorium Undiksha Singaraja; dan (3) menganalisis tanggapan siswa kelas XI Bahasa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja terhadap strategi pembelajaran bahasa Jepang yang diterapkan oleh guru. Berkenaan dengan itu didesain penelitian deskriptif dengan menggunakan studi populasi yang terdiri dari guru bahasa Jepang dan siswa Kelas XI Bahasa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja yang berjumlah 35 orang. Pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara dan angket yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi pembelajaran bahasa Jepang di Kelas XI Bahasa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja yang diterapkan guru telah melibatkan seluruh komponen pembelajaran, sehingga terjadinya interaksi antar komponen-komponen tersebut secara utuh melalui metode ceramah, tanyajawab, diskusi, dan permainan kata sebagai metode utama; (2) kendala-kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran bahasa Jepang di Kelas XI Bahasa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja mencakup: kesulitan dalam penyampaian materi pelajaran, strategi pembelajaran yang dinilai membosankan oleh siswa, motivasi belajar siswa yang rendah, fasilitas pembelajaran yang belum memadai, dan keterbatasan waktu untuk membelajarkan kosakata bahasa Jepang; dan (3) strategi pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran bahasa Jepang mendapat tanggapan yang positif dari siswa Kelas XI Bahasa SMA Labratorium Undiksha Singaraja. Hal juga sekaligus menunjukkan keberhasilan guru dalam memilih metode yang tepat digunakan sebagai strategi untuk membelajarkan bahasa Jepang.Kata Kunci : Kata Kunci: strategi pembelajaran, kendala dalam pembelajaran, tanggapan siswa. この研究は、(1) 学校のSMAラボラトリウムウンディクシャシンガラジャクラスXI言語 で適用される日本語の学習戦略を分析する、(2) 学校のSMAラボラトリウムウンヂクシャシンガラジャクラスXI言語で日本語を学ぶ際に教師が直面する制約を分析する, (3) 学校のSMAラボラトリウムウンヂクシャシンガラジャクラスXI言語教師が適用した日本語学習戦略に関する回答を分析する。それに関しては、35人に相当するクラス11世 SMA言語研究所ウンディクサシンガラジャの日本語教師と学生からなる人口調査を用いた記述的研究が設計されている。インタビューおよびアンケートのガイドラインを用いたデータ収集は、記述的に定性的に分析される。(3) SMA Langsa Laboratory Undiksha SingarajaのクラスXI学生の回答を、教師が適用した日本語学習戦略に基づいて分析した。それに関しては、35人に相当するクラスXI SMA言語研究所Undiksha Singarajaの日本語教師と学生からなる人口調査を用いた記述的研究が設計されている。インタビューおよびアンケートのガイドラインを使用したデータ収集は、記述的に定性的に分析されます。その結果、1)クラスXIにおける日本語の学習戦略教師によって適用されたUndiksha SingarajaのSMA Langsa Laboratoryは、学習のすべての要素を含んでいるため、主な方法として、構成要素間の相互作用が講義方法、質問、回答. keyword : キーワード:学習戦略、学習の障害、学生の反応。
PENILAIAN AUTENTIK OLEH GURU BAHASA JEPANG DI KELAS XI SMA NEGERI 4 SINGARAJA Kadek Pitriani; Desak Made Sri Mardani; Kadek Eva Krishna Adnyani
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.14450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) perencanaan penilaian autentik, (2) pelaksanaan penilaian autentik, dan (3) kendala yang dialami guru bahasa Jepang dalam pelaksanaan penilaian autentik di kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi dokumen. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu guru bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan kendala yang dialami guru bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja dalam pelaksanaan penilaian autentik. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) perencanaan penilaiaan autentik yang dibuat oleh guru mata pelajaran bahasa Jepang di kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja sudah menggunakan penilaian autentik dan memperoleh nilai 81,25 dengan kategori baik, (2) pelaksanaan penilaian autentik pada kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja sudah berjalan baik. Pada kelas XI BB 1 mendapatkan nilai 76,18 dan pada kelas XI BB 2 mendapatkan nilai 76,18. Penilaian sikap menggunakan teknik observasi dan jurnal. Penilaian pengetahuan menggunakan teknik tes tulis, tes lisan dan penugasan. Penilaian keterampilan menggunakan teknik unjuk kerja dan portofolio (3) kendala yang dialami adalah banyaknya hal yang harus dinilai namun waktu terbatas, dan sarana di sekolah yang kurang memadai untuk memperbanyak instrumen penilaian autentik.Kata Kunci : Kata kunci : bahasa Jepang, pembelajaran, penilaian autentik 本研究の目的は、シンガラジャ第四国立高校二年生において、(1)絶対評価計画、(2)絶対評価実施、(3)絶対評価実施の障害を分析し、明らかにすることである。調査方法は、観察、インタビュー及び研究書類である。収集したデータは定性的記述法により分析した。調査対象は、シンガラジャ第四国立高校の日本の教師による実際した絶対評価の計画、実施、障害である。分析した結果、(1)シンガラジャ第四国立高校二年生における絶対評価計画は良いカテゴリーで81.25の得点を得た。(2)シンガラジャ第四国立高校二年生における絶対評価実施は良かった。第1言語クラス二年生は76.18点、第2言語クラス二年生は76.18を取得した。態度の評価が観察及び、ジャーナルより評価され、態度の評価が 口頭テスト、課題及び、書き込みテストより評価され、能力の評価が実際活動、ポートフォリオより評価された。(3)絶対評価実施の障害は、評価しないといけない項目が多かったが、時間が限れていた。さらに、学校の設備が不十分であるため、絶対評価項目は増やせなかった。keyword : キーワード:日本語、授業、絶対評価
Analisis Penggunaan Joseigo oleh Tokoh Laki-laki dalam Anime Kuroko no Basuke Season 3 Ni Luh Niken Rimayanti; Kadek Eva Krishna Adnyani; Ni Nengah Suartini
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.14937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ciri lingual joseigo yang digunakan oleh tokoh laki-laki dalam anime Kuroko no Basuke Season 3. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode simak dan metode catat dalam pengumpulan data. Sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik analisis data kualitatif oleh Miles dan Huberman (1994). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri lingual joseigo yang digunakan oleh tokoh laki-laki Mibuchi Leo adalah ciri lingual ninshou daimeishi, shuujoshi dan kandoushi. Ninshou daimeishi yang digunakan adalah watashi, atashi, watashira, anata dan anta. Shuujoshi yang digunakan adalah ~wa ne, ~wa yo, ~da wa, ~wa, ~no yo, ~kashira serta ~koto yo. Sedangkan ciri lingual kandoushi yang digunakan adalah maa dan ara. Selain itu, terdapat penggunaan ciri lingual secara bersamaan yaitu penggunaan kandoushi dan shuujoshi serta ninshou daimeishi dan shuujoshi.Kata Kunci : Joseigo, Kandoushi, Ninshou Daimeishi, Shuujoshi 本研究の目的は、アニメ『黒子のバスケ第3巻』に男性登場「実渕玲央」における女性語の使用を明らかにすることである。研究では、記述的定性的寄るが使うことである。データ収集は、視聴方法と書き留める記述である。データ分析には、Miles & Huberman (1994) の理論によって分析した。結果は、男性登場「実渕玲央」が女性語から人称代名詞、終助詞、感動詞を使用するが認められた。人称代名詞は「私」、「あたし」、「私ら」、「あなた」、「あんた」が使用明らかになった。終助詞は「~わ」、「~わね」、「~わよ」、「~だわ」、「~のよ」、「~かしら」、「~ことよ」が使用明らかになった。感動詞は「まあ」と「あら」が使用明らかになった。それより、一つ文章の中には感動詞と終助詞、人称代名詞と終助詞の複合したがある。keyword : 女性語、感動詞、人称代名詞、終助詞

Page 1 of 2 | Total Record : 19