Claim Missing Document
Check
Articles

NOMINA DERIVASIONAL BAHASA JEPANG : SEBUAH KAJIAN MORFOLOGI GENERATIF Antartika, I Kadek
Prasi: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Vol 10, No 20 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.839 KB) | DOI: 10.23887/prasi.v10i20.8915

Abstract

Affixation is one of word formations found in most languages including in Japanese. Word formation which changes lexical identity and resulted a new lexicon is called derivation. This study was conducted to determine the process of derivational noun formation in Japanese. The results of this study show that (1) the process of the formation of Japanese noun derivational is done by embedding derivational affixes to the root of verbs, nouns, and adjectives, such as prefix{su-, ma-} suffixes {-mamire, -darake, -sei,-te, -tate, -gachi-Gimi,-sa, -mi, -Me, sei} (2) there are forms which are appropriate according to word formation rules but are not used in Japanese due to blocking of other forms representing the word.e.g *utaite, *nomitate. Afixation process in the formation of noun derivational resulted morphophonemic. Phonological processes that take place between them are the assimilation of consonant and vowel insertion / i / at the root of verbs that end in a consonant.Keywords : derivation, blocking, word formation
ANALISIS TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM DRAMA MY BOSS MY HERO (SUATU KAJIAN PRAGMATIK) Astawa, I Putu Yogi; Antartika, I Kadek; Sadyana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 3 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.12137

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi dan jenis tindak tutur ekspresif dalam drama My Boss My Hero. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah drama Jepang yang berjudul My Boss My Hero. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan instrumen utama menggunakan kartu data. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik lanjutan yaitu teknik catat. Dalam menganalisis, menggunakan analisis pragmatik untuk mengkaji penggunaan fungsi dan jenis tindak tutur ekspresif. Teori yang digunakan yaitu teori tindak tutur ekspresif menurut Searle (1979) dan Yule (2006) sedangkan jenis tindak tutur menggunakan teori Wijana (1996). Hasil dari penelitian ditemukan 29 data yang menggunakan tindak tutur ekspresif. Terdapat 9 (Sembilan) fungsi tindak tutur ekspresif yang ditemukan yaitu tindak tutur ekspresif marah, mengejek, mengeluh, menyalahkan, mengharapkan, minta maaf, mengucapkan selamat, memuji, dan mengucapkan terima kasih. Tindak tutur ekspresif memuji, mengucapkan selamat, mengharapkan, minta maaf, mengucapkan terima kasih, menyalahkan dan marah cenderung atau sebagian besar diungkapkan dengan jenis tuturan langsung literal. Tindak tutur ekspresif mengeluh diungkapkan dengan jenis tuturan langsung literal dan tidak langsung literal sedangkan tindak tutur ekspresif mengejek diungkapkan dengan jenis tindak tutur langsung literal dan tidak langsung tidak literal.Kata Kunci : pragmatik, tindak tutur ekspresif, jenis tindak tutur 本研究は、ドラマ『マイボスマイヒーロー』で使用される特定の目的を持つ会話表現の意味と種類を語用論を基に明らかにすることである。対象は、ドラマ『マイボスマイヒーロー』であり、データカードを基にした定性的記述研究である。データは、連続視聴から抜粋し、表現の機能と種類を語用論を用いて分析した。表現理論では、サール(1979)及びユール(2006)、表現種類では、ウィジャナ(1996)の理論を参考にした。この結果、特別な目的をもつ会話表現は、29例、意味は9例認められた。怒りを表すもの、非難、落胆、誤解、希望、謝罪、祝辞、賞賛、そして感謝であった。怒り、強制、希望、謝罪、祝辞、賞賛、そして感謝では、直接意味が通じる表現方法が使用され、落胆では言葉を置き換えると意味が通じる表現方法、非難では意味が全く通じない表現方法が認められた。keyword : 語用論、特定目的表現、表現種類
RELASI MAKNA KANJI DENGAN ITO HEN YANG MEMBENTUKNYA Padmasari, Putu Citra Intan; Antartika, I Kadek; Hermawan, Gede Satya
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i1.9634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan makna kanji dengan ito hen yang membentuknya. Subyek penelitian ini adalah kanji-kanji dalam bahasa Jepang. Obyek dari penelitian ini adalah kanji yang memiliki ito hen dalam Jouyou Kanji. Metode yang digunakan adalah metode kepustakaan. Pengolahan data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 50 kanji yang berunsur ito hen, dari 50 kanji tersebut dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu unsur ito hen yang bermakna (1) aktifitas terdapat 20 kanji, (2) benda terdapat 17 kanji, (3) waktu terdapat 3 kanji, (4) warna terdapat 3 kanji, dan (5) keadaan/ sifat terdapat 7 kanji dan ditemukan bahwa ada hubungan antara kanji yang berbushu ito. Hubungan tersebut merupakan hubungan makna secara denotasi (makna sebenarnya) serta hubungan makna secara konotasi (makna kias). Peneliti menemukan ada 22 kanji yang memang tidak bisa dipisahkan oleh ito hen, ia terbentuk menjadi kesatuan yang kalau dipisahkan tidak ada artinya.Kata Kunci : hubungan makna, kanji, itohen, semantik 本論の目的は、糸偏を使用する漢字とその意味の関連性を知ることである。研究の対象は、日本語の漢字であり、常用漢字にある糸偏漢字を調査目的にしたものである。データは、書籍から収集し、それを定性的記述法により分析した。この分析の結果、糸偏漢字50字は意味によりいくつかに分類できる。(1)動作を表すものが20字、(2)物質を表すものが17字、(3)時間を表すものが3字、(4)色を表すものが3字、(5)性質を表すものが7字であった。以上から糸偏漢字と意味の関連性は、本来の意味と関連性のあるもの、新たに意味が作られたものがある。また、部首としての糸偏と切り離すと意味のなくなる漢字も22字あった。keyword : 意味の関連性、漢字、糸偏、意味論
GAMBARAN KOMUNIKASI VERBAL DAN NONVERBAL SEBAGAI STRATEGI PROBLEM SOLVING DALAM DRAMA MISAKI NUMBER ONE Wulandari, Aristia; Sadyana, I Wayan; Antartika, I Kadek
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 3 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.12143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran komunikasi verbal murni, komunikasi verbal yang diikuti dengan bentuk nonverbal, serta peranan dari proses komunikasi tersebut sebagai strategi problem solving dalam drama Misaki Number One. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah drama Jepang yang berjudul Misaki Number One. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan instrumen utama berupa kartu data. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak, dengan teknik lanjutannya yaitu teknik catat. Hasil dari penelitian ini yaitu ditemukan 2 jenis strategi komunikasi verbal yaitu strategi langsung literal dan strategi tidak langsung literal yang diterapkan dalam 27 data verbal murni dan 12 data verbal yang diikuti dengan bentuk nonverbal. Bentuk-bentuk nonverbal yang mengikuti tuturan verbal hanya berfungsi untuk menekankan tuturan verbal dan melengkapi tuturan verbal. Selain itu, ditemukan peranan dari proses komunikasi sebagai strategi problem solving dalam drama Misaki Number One ini sebanyak 6 peran yaitu memberikan perhatian, memberikan kepercayaan atau keyakinan, memberikan kedekatan atau kehangatan, memediasi permasalahan siswa, tidak memojokkan atau menyalahkan siswa, serta memberikan dukungan dan semangat.Kata Kunci : komunikasi, verbal, nonverbal, strategi problem solving 本論は、ドラマ「美咲ナンバーワン」で問題解決の手段として純粋な言語表現、言語表現により表される言語表現、非言語表現によるコミュニケーションが成り立つ過程を論じたものである。対象は、日本ドラマ「美咲ナンバーワン」である。また、データは視聴した際、場面を見つけ出し、それをデータカードを作成することにより収集、定性的記述法により分析した。結果は次の通りである。言語表現による伝達方法は直接的、間接的伝達の2種類認めれた。純粋な言語表現による伝達手段は27例、非言語表現により表される言語表現は12例認められた。また、非言語表現形式は強調及び補完を表す。また、問題解決手段の過程において同ドラマでは、注意提起、信頼、接近生徒間の問題仲裁、生徒保護、激励の6例が認められた。keyword : コミュニケーション、言語表現、非言語表現、問題解決手段
INTERPRETASI MAKNA PERIBAHASA BAHASA JEPANG YANG MENGGUNAKAN UNSUR BINATANG INU (ANJING), NEKO (KUCING), SARU (KERA) DAN UMA (KUDA) Wulandari, Luh Eni Dipya; Sadyana, I Wayan; Antartika, I Kadek
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i1.9690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan unsur yang digunakan dalam peribahasa Jepang yang menggunakan kata inu (anjing), neko (kucing), saru (kera) dan uma (kuda) dan (2) mengetahui makna yang terkandung dalam peribahasa Jepang yang terbentuk dari kata inu (anjing), neko (kucing), saru (kera) dan uma (kuda). Subjek dalam penelitian ini adalah unsur binatang yang digunakan dalam peribahasa Jepang yaitu, inu (anjing), neko (kucing), saru (kera) dan uma (kuda). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan deskripsi tentang sifat, perawakan, kemampuan dan cara hidup pada masing-masing binatang inu (anjing), neko (kucing), saru (kera) dan uma (kuda). Selain itu makna yang terkandung dalam peribahasa Jepang yang terbentuk dari kata inu (anjing), neko (kucing), saru (kera) dan uma (kuda) menyatakan makna positif dan negatif mengenai watak, sifat, dan tingkah laku hidup manusia dalam kehidupan bermasyarakat.Kata Kunci : Kotowaza, Interpretasi, Makna 論文の目的は、(1)日本語において動物「犬」、「猫」、「猿」、「馬」を使用する諺を抽出すること、(2)これらの諺が使用された場合の意味を明らかにすることである。データは、資料及び書籍より収集し、定性的解釈記述法により分析したものである。研究の結果、これらの諺の意味として動物の性質、様子、能力、生き方を表現する意味がそれぞれあり、社会生活における人間生活の個性、性質、行為について肯定的なもの、否定的なものの両方を持つ。keyword : 諺、解釈、意味
VARIASI LATIHAN PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBICARA (KAIWA) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG BERPENDEKATAN SAINTIFIK OLEH GURU BAHASA JEPANG DI SMA NEGERI 4 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2016/2017 Lestari Giri, Putu Ririn Indra; Sadyana, I Wayan; Antartika, I Kadek
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.11615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Variasi latihan yang digunakan dalam pengembangan kemampuan berbicara bahasa Jepang berpendekatan saintifik di SMA Negeri 4 Singaraja (2) dasar acuan guru bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja dalam mengembangkan variasi latihan berbasis saintifik (3) kendala yang dihadapi dalam membuat variasi latihan pengembangan kemampuan berbicara bahasa Jepang berbasis pendekatan saintifik. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitataif. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa (1) guru menerapkan variasi latihan berpendakatan saintifik utamanya pada kegiatan ‘oyou renshuu’ dengan menyesuaikan pada materi dan tingkatan kelas serta menggunakan variasi latihan drill dan tanya jawab (interview) (2) dasar acuan guru bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja dalam mengembangkan variasi latihan berbicara berpendekatan saintifik adalah tuntutan kurikulum. (3) kendala yang dihadapi dalam membuat variasi latihan kemampuan berbicara bahasa Jepang adalah membuat variasi latihan yang sesuai dengan karakteristik, keadaan siswa di kelas, dan materi yang diajarkan. Kata Kunci : variasi latihan, saintifik, kaiwa, bahasa Jepang 本論の目的は、(1) シンガラジャ公立第四高等学校日本語科授業における会話能力を高めるために使用される練習の多様性、(2) 同校指導者の科学的接近法による練習を運用する目的、(3) 科学的接近法による日本語会話練習において同校指導者が直面する問題、を明らかにすることである。データは、観察、インタビューにより収集し、それを定性的記述法によって分析したものである。この結果、(1) 同校指導者は、授業内容、学年によりドリル練習及び質疑応答による応用練習において科学的接近法を運用している。(2) 同校指導者が、練習の多様性を運用するのは、カリキュラムに沿ったものである。(3) 日本語会話練習において直面する問題点として、クラスの特性、状況、指導内容によって練習内容を作成しなければならないことである。keyword : 練習の多様性、科学的、会話、日本語
ANALISIS MAKNA KONTRASTIF PADA KONJUNGSI GA DAN DEMO DALAM CERPEN KUSA SUBERI KARYA NAGI KEISHI Novita Sari, I Gusti Ayu Made Intan; Antartika, I Kadek; Suartini, Ni Nengah
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 3 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.12144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan makna kontrastif pada konjungsi ga dan demo yang ditemukan dalam cerpen Kusa Suberi karya Nagi Keishi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah cerpen yang berjudul Kusa Suberi karya Nagi Keishi. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode simak dengan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode padan intralingual dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP) dan teknik lanjutan Hubung Banding-Bedakan (HBB). Hasil penelitian ini menunjukkan (1) dari 30 data ga dan 5 data demo, konjungsi ga memiliki 6 variasi sebagai pemarkah batas semantik yaitu [kondisi] ga [realita], [pernyataan] ga [realita], [realita] ga [realita], [realita] ga [pernyataan], [realita] ga [kondisi] dan [kondisi] ga [kondisi], sedangkan konjungsi demo membentuk 2 variasi saja yaitu [kondisi] demo [realita] dan [realita] demo [realita]. (2) Terdapat 2 variasi yang sama pada masing-masing konjungsi ga dan demo yaitu [kondisi] >< [realita] dan [realita] >< [realita] namun memiliki makna pertentangan yang berbeda. (3) Konjungsi ga menunjukkan 3 makna yaitu menyatakan pertentangan makna secara absolut, menyatakan perbandingan makna dan hanya menyatakan perbedaan antar makna klausa, sedangkan konjungsi demo menunjukkan 2 makna yaitu menyatakan pertentangan terhadap makna ideasional pada kalimat sebelumnya, dan menyatakan sesuatu hal yang tetap dilakukan oleh pembicara atau tidak dipengaruhi oleh konteks kalimat sebelumnya.Kata Kunci : makna kontrastif, konjungsi ga, konjungsi demo, cerpen Kusa Suberi. 本論は、南木佳士著短編『草すべり』にある逆接を表す「が」及び「でも」の相違を明らかにしたものである。これは、定性的記述に基づく研究である。対象は、南木佳士著短編『草すべり』である。データは、精読による抽出記述により収集し、それを文章表現 (PUP) 及び比較相違関係(HBB) による言語一致法によって分析したものである。この結果は次の通りである。(1) 短編『草すべり』に使用された逆説表現「が」は30例、「でも」は5例認められた。一文章における前節で表された内容が[状況]であったものが後節で[事実]、同様に[事象] が[事実]、[事実] が[事実]、[事実] が[事象]、[事実] が[状況]、[状況] が[状況] の表現になる6種、また、「でも」においては、[状況] でも[事実]、[事実] でも[事実]、の2種認められた。(2) 「が」、「でも」において[状況] と[事実]、[事実] と[事実] の2種が共通するが、意味は異なる。(3)「が」は、並立、逆態接続、事実を述べて前置きの3つの意味を持ち、「でも」は、前文に対して逆態の意味を表す、前文の内容に関わらず話者の行為を確定するの2種の意味を表す。keyword : 逆説の意味、「が」、「でも」、短編『草すべり』。
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU ASOSIASI GAMBAR "KATAKANA-INA" UNTUK PEMBELAJARAN KATAKANA BAGI PEMULA DI SMA NEGERI 4 SINGARAJA Delani, Anastasia Friska; Antartika, I Kadek; Mardani, Desak Made Sri
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 3 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.12139

Abstract

Penelitian ini bertujuan unutk mengembangan media pembelajaran berupa kartu asosiasi gambar untuk pembelajaran Katakana bagi pemula di SMA Negeri 4 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru pengajar bahasa Jepang dan siswa kelas X IPS 1 dan 2 SMA Negeri 4 Singaraja. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development). Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah (1) observasi, (2) kuesioner, dan (3) wawancara. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) media pembelajaran yang dibuat merupakan media kartu asosiasi gambar yang memiliki dua sisi, yaitu sisi depan dan sisi belakang. Pada sisi depan terdapat gambar yang diasosiasikan dengan huruf Katakana dan urutan penulisan huruf Katakana. Pada sisi belakang terdapat gambar dan contoh kosakata yang ditulis dengan huruf Katakana, (2) berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan oleh uji ahli dan juga pengajar, media pembelajaran yang dikembangkan sudah baik dan sangat sesuai.Kata Kunci : Katakana, kartu, mnemonic 本研究はバリ州立シンガラジャ第四高等学校の初級学習者の日本語カタカナ表記学習で使用する絵カード教材の作成を目的としたものである。対象はバリ州立シンガラジャ第四高等学校社会科学コース10年1組、2組の生徒および同校日本語教師である。本研究は作成調査研究であり。データは(1)観察、(2)アンケート、(3)インタビューにより収集した。この結果、(1)作成した絵カード教材は両面から成り立ち、表側にカタカナ文字とその書き順、裏側に表側で表したカタカナを使用した語彙が記されている、(2)日本語専門家教師によるこの絵カード教材に対する評価は良く学習要項に沿ったものであるとというものであった。keyword : カタカナ、カード、ムネモニック学習法
KONSEP PERBANDINGAN LINTAS BUDAYA DALAMPEMBELAJARAN BAHASA JEPANG BERPENDEKATAN SAINTIFIKDI SMA NEGERI 4 SINGARAJA Nityasari D, Made Elisa; Sadyana, I Wayan; Antartika, I Kadek
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.10431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) budaya Jepang dan budaya Indonesia yang diperkenalkan dalam proses pembelajaran bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja, (2) proses mengasosiasi yang dilakukan dalam membandingkan kedua budaya tersebut pada pembelajaran Bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja, dan (3) kendala yang dihadapi dalam pembelajaran bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja tidak hanya terbatas pada penguasaan kosakata dan tata bahasa saja tapi juga sudah aplikatif. Dibuktikan dengan diperkenalkannya budaya Indonesia dan budaya Jepang dalam pembelajaran berupa budaya komunikasi, etika, dan pakaian dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Guru pun telah melakukan perbandingan budaya Indonesia dan budaya Jepang dalam pembelajaran. Meskipun, perbandingan yang dilakukan baru sebatas menyelipkan hal-hal yang berkaitan dengan lintas budaya. Proses membandingkan budaya tersebut, dilakukan pada langkah mengasosiasi dalam pembelajaran berpendekatan saintifik. Dari lima langkah pendekatan saintifik yang ada (mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan), langkah menanya dan megasosiasi jarang dilaksanakan. Adapun kendala yang dihadapi adalah kurangnya buku penunjang bahasa Jepang yang berkaitan dengan mengasosiasi lintas budayaKata Kunci : perbandingan lintas budaya, bahasa Jepang, pendekatan saintifik 本論は、(1) シンガラジャ第4公立高等学校日で行われる本語授業において紹介されている日本文化とインドネシア文化、(2) 当校日本語授業で行われる日イ両文化を比較しながら、共通点を探し出す過程について論じたものである、(3) 当校日本語授業において直面する問題点について明らかにする。研究の対象は、シンガラジャ第4公立高等学校日本語担当教師である。データは、観察、インタビュー、記録写真により収集した。結果は、当校の日本語授業は、語彙力や文法力を学習するだけではなく、日イ両文化の社会一般生活に見える、会話、エチケット、衣服などを紹介するために適応したものである。日本語担当教師は、日イ両文化を比較することも指導していることが明らかになった。一方、文化の比較においては異なる事項だけを取り上げるのみである。日イ両文化を比較する過程においては、科学的方法論に基づき段階的に共通点を探し出すことが行われている。科学的方法論は、観察、質疑、試行、関連、伝達の5つの段階に分けられるが、質疑及び関連についてはほとんど行われていない。また、問題点として文化を比較するための関連日本語教材の不足が挙げられる。keyword : 比較文化、日本語、科学的方法論
INTERFERENSI DALAM PEMAKAIAN BAHASA JEPANG PEDAGANG SOUVENIR DI PASAR UBUD Wulandari, Ni Kadek Ayu; Antartika, I Kadek; Sadyana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 3 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.12134

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis-jenis interferensi yang digunakan oleh para pedagang di kawasan Pasar Ubud serta faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya interferensi bahasa Jepang tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa interaksi tuturan bahasa Jepang para pedagang terhadap wisatawan Jepang ketika melakukan interaksi jual-beli aneka souvenir. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik lanjutannya yaitu teknik rekam dan catat. Teori yang digunakan yaitu teori interferensi bahasa menurut Jendra (2007). Hasil dari penelitian ini menunjukan tiga jenis interferensi bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jepang yang digunakan oleh pedagang di pasar Ubud, diantaranya interferensi fonologi, interferensi morfologi dan interferensi leksikal. Interferensi pada tataran fonologi terjadi pada perubahan bunyi chouon, youon, sokuon, konsonan nasal, dan penambahan konsonan. Kemudian, interferensi pada tataran morfologi terjadi pada pengulangan (reduplikasi) kata, perubahan bentuk dan pembalikan susunan kalimat. Interferensi pada tataran leksikal terjadi pada peminjaman bahasa Inggris dan bahasa Indonesia ketika mempromosikan barang dagangan, melakukan transaksi dan mengakhiri transaksi. Kemudian, faktor-faktor yang dianggap sebagai pemicu terjadinya interferensi bahasa Jepang para pedagang di Pasar Ubud adalah kedwibahasaan pedagang, terbawanya kebiasaan bahasa Ibu, tingkat pendidikan dan usia. Kata Kunci : Interferensi Bahasa, Kedwibahasaan, Bahasa Jepang 本研究は、ウブド市場の土産店の店員が使用する日本語の誤用及びその誤用が起こる要因を論じたものである。これは、日本人観光客に対し民芸信を売買する際に店員が使用する日本語の定性的記述研究である。データは、観察、撮影、記述により収集した。分析は、イ・ワヤン・ジェンドラ(2007)の言語の誤用理論を参考にした。結果、ウブド市場の土産店において店員が使用する日本語には、発音、形態、語彙の三種に問題点が明らかになった。発音に置ける問題点は、長音、拗音、促音、鼻子音、子音、形態における問題点として、単語の繰り返し、活用変化の誤り、単語の配列の誤り、語彙における問題点として、物品を売るまたは支払いの際にインドネシア語、英語が混在することが挙げられる。誤用の起こる要因として、日本言語学習経験、年齢、母国語に現地語が含まれる多言語生活が挙げられる。keyword : 日本語の誤用分析, 多言語、日本語