cover
Contact Name
Les Pingon
Contact Email
lespingon21@upi.edu
Phone
+6282144647693
Journal Mail Official
hendriklempeh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana No.11, Banjar Tegal, Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Seni Rupa
ISSN : -     EISSN : 26139596     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpsp.v11i2.39468
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha is a scientific journal published by Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the field of education and learning about education.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2018)" : 5 Documents clear
MENGGAMBAR EKSPRESI BEBAS LUKIS KACA NAGASEPAHA PADA EKSTRAKURIKULER DI SMP N 3 SUKASADA ., Ketut Widiastra; ., Drs.Agus Sudarmawan, M.Si.; ., I Wayan Sudiarta, S.Pd., M.Si.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 8, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.018 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v8i3.13635

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan pendekatan deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penerapan metode ekspresi bebas lukis kaca Nagasepaha pada ekstrakurikuler di SMP N 3 Sukasada, (2) hasil belajar metode ekspresi bebas lukis kaca Nagasepaha pada ekstrakurikuler di SMP N 3 Sukasada. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini sebagai berikut: (1) penerapan metode ekspresi bebas lukis kaca Nagasepaha pada ekstrakurikuler di SMP N 3 Sukasada terdiri dari beberapa tahap pembelajaran. Hal ini bertujuan untuk memantapkan siswa-siswi ke tujuan yang diharapkan dari kegiatan tersebut. Tahap pertama dalam pembelajaran diawali dengan pemberian gambaran umum oleh guru ke pada siswa-siswi mengenai metode ekspresi bebas seni lukis kaca Nagasepaha dan perlengkapan yang diperlukan dalam berkarya seni lukis kaca. Tahap selanjutnya diteruskan dengan pembelajaran praktek yang terdiri dari, pembuatan sketsa awal, pemindahan objek sketsa ke permukaan kaca, tahap pewarnaan, dan Finishing (sentuhan akhir pada karya). (2) Hasil belajar metode ekspresi bebas lukis kaca Nagasepaha pada ekstrakurikuler di SMP N 3 Sukasada ditunjukkan dari berbagai tema yang ditampilkan karya siswa-siswi. Meskipun guru telah memberikan kebebasan dalam menentukan tema, masih ada beberapa karya siswa-siswi yang menunjukkan objek pewayangan sekaligus menjadi ciri khas lukis kaca Nagasepaha. Tema dari karya lukis kaca siswa-siswi dikelompokan menjadi beberapa jenis yaitu, tema pewayangan dan tokoh mitologi, tema tokoh kartun (imajinatif), tema bunga, dan tema alam benda. Kata Kunci : lukis kaca, ekstrakurikuler This research was conducted based on qualitative descriptive approach, which aims to describe (1) the application of Nagasepaha glass- free expression method on extracurricular in SMP N 3 Sukasada, (2) the result of the study of Nagasepaha glass-free expression method on extracurricular in SMP N 3 Sukasada. The results obtained from this research are as follows: (1) the application of Nagasepaha glass-free expression method on extracurricular in SMP N 3 Sukasada consists of several learning stages. It aims to stabilize the students to the expected goals of the activity. The first stage of the lesson begins with giving the teacher an overview to the students about Nagasepaha's glass-free artistic expression method and the tools needed for painting glass. The next stage is continued with practical learning which consists of, initial sketching, sketch object transfer to the glass surface, staining stage, and Finishing (final touches to the work). (2) The result of Nagasepaha glass-free expression method study in extracurricular in SMP N 3 Sukasada is shown from various themes displayed by the students. Although the teacher has given freedom in determining the theme, there are still some works of students who show the puppet show as well as the hallmark of glass painting Nagasepaha. The themes of glass painting students are grouped into several types namely, puppet themes and mythological figures, themes, themes of cartoon characters (imaginative), themes of interest, and the theme of nature.keyword : glass painting, extracurricular
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBENTUK GAMBAR BINATANG REALIS DAN GAMBAR BINATANG KARTUN TERHADAP KEGIATAN MENGGAMBAR ANAK - ANAK DI TK PRA WIDYA DHARMA KEMBANGSARI KINTAMANI ., I Kadek Budiana; ., Drs.Agus Sudarmawan, M.Si.; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 8, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.612 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v8i3.15147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses penggunaan media pembelajaran contoh gambar binatang realis dan gambar binatang kartun di TK Pra Widia Dharma, (2) mendeskripsikan hasil belajar dengan metode mencontoh gambar binatang realis dan gambar binatang kartun. Penilitan ini adalah penelitian deskriptif dengan model pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi. Langkah ? langkah penelitian dilakukan dengan (1) merencanakan model pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran berupa gambar contoh binatang realis dan gambar kartun, (2) membuat media pembelajaran berupa gambar binatang kartun dan realis. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif Hasil penelitan ini adalah (1) gambar contoh yang diberikan banyak yang di kembangkan oleh anak ? anak (2) pengembangan gambar contoh paling banyak yang dilakukan anak adalah menambahkan gambar benda atau kegiatan keseharian mereka atau pengalaman yang menurut mereka berkesan seperti gambar ogoh ? ogoh karena pada saat penelitian masih suasana hari raya nyepi. Kata Kunci : Kata kunci: media pembelajaran, gambar binatang realis, gambar binatang kartun. . This study aims to (1) describe the process of using learning media of examples of realist animal images and cartoon animal images in Pra-Widya Dharma kindergarten, (2) to describe learning outcomes with the method of modeling realist animal pictures and cartoon animal images. Research is a descriptive research with a qualitative approach model. Data collection in this research is done by technique (1) observation, (2) interview, and (3) photo documentation. The research step is done by (1) planning the learning model by using the instructional media in the form of picture of realist animal sample and cartoon image, (2) making learning media in the form of cartoon animal image and realist, data analysis using qualitative descriptive analysis The results of this research are (1) sample images given by many children developed (2) the development of the most images of the children's example is to add pictures of objects or their daily activities or experiences that they think are like ogoh ogoh research is still the atmosphere of nyepi feast. keyword : Keywords: learning media, realist animal pictures, cartoon animal pictures
PROSES PENGAJARAN GLASS CARVING DI SMK N 1 SUKASADA ., Made Wijana; ., Drs.Agus Sudarmawan, M.Si.; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 8, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.229 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v8i3.13388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bagaimana perencanaan pengajaran Glass Carving di SMK Negeri 1 Sukasada (2) mengetahui bagaimana proses pengajaran Glass Carving di SMK Negeri 1 Sukasada, (3) Apa saja jenis dan motif Galss Carving karya siswa SMK Negeri 1 Sukasada. Dalam penelitian ini, dapat dikumpulkan dengan menggunakan metode penelitian jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tahap- tahap; (1) Rancangan penelitian,(2) jenis penelitian,(3) lokasi penelitian,(4) Subjek Penelitian, (5) Instrumen Penelitian meliputi observasi, wawancara, dokumnetasi dan kepustakaan, (6) Pengumpulan Data yaitu: teknik observasi, teknik wawancara, teknik dokumentasi dan teknik kepustakaan,(7) Metode Analisis Data meliputi analisis domain, analisis taksonomi, (8) Menyusun Hasil Penelitian. Penelitian ini menghasilkan temuan, yakni : (1) mengetahui perencanaan pengajaran Glass Carving di SMK Negeri 1 Sukasada, yaitu administrasi mengajar yang paling utama yaitu silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), absensi siswa, media pembelajaran, sumber belajar baik berupa buku yang terkait dengan materi ajar Glass Carving, internet, dan jurnal, serta format penilaian siswa dalam menilai hasil kerja siswa dalam proses pembelajaran. (2) mengetahui proses pengajaran Glass Carving di SMK Negeri 1 Sukasada, yaitu Dalam proses pengajaran Glass Carving di SMK Negeri 1 Sukasada dapat dibagi menjadi tiga tahapan yaitu tahap kegiatan awal dalam pembelajaran yang kegiatannya meliputi : meliputi pelaksanaan apersepsi, motivasi, penyampaian tujuan pembelajaran. Kegiatan inti pembelajaran terdiri atas Proses Pembuatan Glass Carving dan Sand Blasting meliputi : Pengenalan Alat dan Bahan serta fungsinya; proses pembuatan Glass Carving dan Sand Blasting; tahap pinising/pewarnaan. Kegiatan terakhir dalam proses pengajaran ialah tahap penutupan pembelajaran .(3) mengetahui apa saja jenis dan motif Galss Carving karya siswa SMK Negeri 1 Sukasada adalah motif yang dipilih ialah motif flora yang kebanyakan merupakan bunga-bunga seperti bunga angrek, mawar, kamboja, dan bunga-bunga lain yang dianggap memiliki nilai keindahan. Kata Kunci : Pengajaran, Glass Carving, Sand Blasting. This study aims to (1) know how the planning of Glass Carving teaching at SMK Negeri 1 Sukasada (2) know how the teaching process of Glass Carving in SMK Negeri 1 Sukasada, (3) What are the types and motives of Galss Carving by students of SMK Negeri 1 Sukasada. In this study, it can be collected using descriptive research method with qualitative approach with stages; (1) Research design, (2) research type, (3) research location, (4) Research subject, (5) Research Instrument include observation, interview, documentation and bibliography, (6) Data collection that is: observation technique, , documentation techniques and literature techniques, (7) Data Analysis Methods include domain analysis, taxonomic analysis, (8) Prepare Research Results. This research resulted the findings: (1) knowing Glass Carving teaching planning at SMK Negeri 1 Sukasada, that is the most important teaching administration syllabus, learning implementation plan (RPP), student attendance, learning media, learning resource either in the form of related book with Glass Carving teaching materials, the internet, and journals, as well as student assessment formats in assessing student work in the learning process. (2) to know the teaching process of Glass Carving at SMK Negeri 1 Sukasada, that is In the process of teaching Glass Carving at SMK Negeri 1 Sukasada can be divided into three stages: the first activity phase in learning activities covering the implementation of apperception, motivation, delivery of learning objectives. The core learning activities consist of the Glass Carving and Sand Blasting Processes include: Introduction to Tools and Materials and their functions; the process of making Glass Carving and Sand Blasting; stage pinising / staining. The last activity in the teaching process is the closing stages of learning (3) knowing what kind of Galss Carving motifs and works by students of SMK Negeri 1 Sukasada is the motive chosen is the floral motif mostly of flowers like angrek, rose, frangipani and flower - other flowers that are considered to have a beauty value.keyword : Teaching, Glass Carving, Sand Blasting.
BINGKAI KACAMATA KAYU DARI PAPAN SKATEBOARD BEKAS OLEH KETUT NGURAH ERI SUANDA DI SINGARAJA ., Ketut Hersa Swadharma Putro Giri; ., Drs. Gede Eka Harsana Koriawan, M.Erg.; ., I Nyoman Rediasa, S.Sn, M,.Si.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 8, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.911 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v8i3.15152

Abstract

Hal yang melatarbelakangi penelitian ini adalah adanya pengrajin yang mencoba untuk memanfaatkan kembali (reuse) limbah papan skateboard menjadi produk kerajinan, salah satunya menjadi kacamata. Pemanfaatan papan skateboard bekas memiliki kelebihan karena mengolah kembali barang bekas yang tidak dapat digunakan lagi menjadi barang bernilai seni dan mahal. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisis terfokus pada rumusan masalah yaitu meliputi alat-alat yang digunakan dalam pembuatan kacamata berbahan dasar skateboard bekas serta model yang dibuat dari segi ukuran dan bentuk. Kesimpulannya sebagai berikut: alat-alat yang digunakan dalam pembuatan kacamata dari bahan skateboard bekas antara lain: scroll saw (alat utama dalam pembuatan kacamata yang digunakan untuk memotong papan skateboard, terdiri dari Scrool saw blade halus yang berfungsi dalam membuat lekukan-lekukan berliku yang kecil serta scroll saw blade kasar yang digunakan untuk mempercepat proses pemotongan), mini grinder pen (alat untuk menghaluskan papan yang sudah dipotong menggunakan scroll saw.), gerinda duduk (jenis lain dari mesin gerinda yang memiliki dua mata gerinda, prinsip kerjanya adalah mata gerinda berputar dan bersentuhan dengan papan skateboard sehingga menghasilkan bentuk dan ketebalan yang diinginkan pada kacamata), jangka sorong (alat pengukur diameter yang ketelitiannya dapat mencapai seperseratus milimeter), tang jepit bengkok (jenis tang yang memiliki ujung yang kecil dan melengkung yang berfungsi dalam pemasangan engsel kacamata), obeng (alat yang digunakan untuk mengencangkan atau mengendurkan baut pada engsel kacamata), gunting (untuk memotong pola kacamata yang telah dicetak pada kertas HVS) dan bor (alat yang digunakan untuk membuat lubang, alur, peluasan, dan penghalusan secara presisi dan akurat). Hasil kerajinan kacamata berbahan skateboard bekas yang telah dihasilkan oleh Ketut Ngurah Eri Suanda memiliki keragaman model, ukuran dan bentuk sesuai selera pembeli yaitu bentuk bingkai bulat dan segiempat.Kata Kunci : kacamata, skateboard The background of this research is the existence of the craftsman who try to reuse the waste skateboard into handicraft product that is sunglass. The utilization of the waste skateboard has advantage because the waste goods can be processed into something artistic and expensive. This research is descriptive research with qualitative approach. The analysis is focused on the statement of the problem that is (1) what tools used in the process of making sunglass from waste skateboard and (2) the style of the sunglass based on the size and the shape. The conclusion is: the tools that is used in the process of making sunglass are (1) scroll saw which is the main tool in the process of cutting the skateboard, consists of soft scroll saw blade that is used to make small curvatures and hard scroll saw blade that is used to speed up the cutting process, (2) mini grinder pen which is the tool to smooth the board that has been cut using the scroll saw, (3) bench grinder which is the other kind of grinder that has two wheel, the working principle is the grinding wheel rotates and in contact with the skateboard so it can produce the desired shape and thickness on the glass frame. (4) Calipers is the diameter gauges whose accuracy can reach one hundredth of a millimeter (5) bent tweezers is the type of pliers that have small and curved tips that work in the mounting of glasses hinges, (6) screwdrivers that is tools used to tighten or loosen the bolts on the glasses hinges, (7) scissors is to cut the pattern of glasses that have been printed on HVS paper, and (8) drill that is tools used to make holes, grooves and precision smoothing. The results of handicraft sunglass which is made from waste skateboard that has been produced by Ketut Ngurah Eri Suanda has special models, sizes and shapes according to the buyer's taste such as round frame and rectangular shape.keyword : eyeglasses, skateboard
ANALISIS GAMBAR EKSPRESI BEBAS SISWA SMALB B NEGERI SINGARAJA ., Abdullah; ., Dr. Drs. I Nyoman Sila, M.Hum.; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 8, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.225 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v8i3.14979

Abstract

Permasalahan yang terjadi di SMALB B Negeri Singaraja adalah dalam proses pembelajaran, guru sangat jarang memberikan kebebasan siswa untuk menggambar, kebanyakan guru menentukan tema dalam proses pembelajaran menggambar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tema gambar ekspresi bebas siswa SMALB B Negeri Singaraja (2) makna gambar ekspresi bebas siswa SMALB B Negeri Singaraja. Subjek penelitaian adalah siswa kelas X-XII SMALB B Negeri Singaraja. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) tema gambar ekspresi bebas siswa SMALB B Negeri Singaraja, pemandangan gunung dan laut, lingkungan sekitar, alamku, gambar bentuk/alam benda, flora dan faun; (2) makna gambar siswa SMALB B Negeri Singaraja, diperoleh dari gambar karya siswa SMALB B Negeri Singaraja siswa cenderung hanya menyampaikan hal-hal atau sesuatu di sekitar mereka yang sering dilihat maupun dijumpai. Selain itu, beberapa gambar siswa yang mencoba memberikan makna pada gambarnya seperti rasa suka atau ketertarikan terhadap sesuatu, ajakan untuk menjaga lingkungan dan mengenalkan jati diri mereka kepada masyarakat. Kata Kunci : Analisis, Gambar ekspresi bebas Problems that occurred in SMALB B Negeri Singaraja is in the process of learning teachers very rarely give students the freedom to draw, most teachers determine the theme in the process of learning to draw. This study aims to describe (1) the free expression image theme made by student in SMALB B Negeri Singaraja, (2) the free expression image meaning made by student in SMALB B Negeri Singaraja. The subject of this study is students in grade X-XII of SMALB B Negeri Singaraja. Several methods, observation, interview, documentation, and literature documents were used in gaining the data. The result of the study shows that (1) The free expression image theme made by student in SMALB B Negeri Singaraja are: mountain and sea views, surrounding environment, nature, image of natural or object forms, flora and fauna; (2) It is found that the free expression image meaning made by student in SMALB B Negeri Singaraja are to express things that can be seen or met surround them. Besides, some of the images try to convince a sense of love or interest in something, invitation to protect the environment and introduce their identity to the community.keyword : Analysis, Image of free expression

Page 1 of 1 | Total Record : 5