cover
Contact Name
moneter
Contact Email
moneter@uika-bogor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
moneter@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
MONETER
ISSN : 23022213     EISSN : 26155141     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal MONETER Jurnal ini merupakan Jurnal Ilmiah yang menitik beratkan pada pengembangan Ilmu Keuangan dan Perbankan pada umumnya. Sesuai dengan namanya, Jurnal ini dimaksudkan untuk dapat memberikan inovasi pada perkembangan teknologi dan ilmu Keuangan dan Perbankan, dengan memberikan informasi –informasi praktis hasil pemikiran dan penelitian para pakar Keuangan dan Perbankan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 2 (2022): OKTOBER" : 5 Documents clear
Determinasi Akses Kredit Formal UMKM Sektor Makanan Minuman Masa Pandemi Aminda, Renea Shinta; Bimo, Widhi Ariyo; Marlina, Asti; Mahmud, Khalisah Surend; Handayani, Tias
MONETER Vol 10 No 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.897 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v10i2.8543

Abstract

Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi literasi keuangan dan pengaruhnya pada akses kredit formal, menganalisis serta mengkaji persyaratan kredit pada akses kredit formal dan melakukan kajian mendalam faktor akses kredit formal termasuk pengaruh dari literasi keuangan dan persyaratan kredit UMKM sektor makanan dan minuman. Dapat diketahui bahwa jumlah keseluruhan kelompok UMKM usaha kuliner sejumlah 1541 di kota bogor terdaftar di dinas UKM dan koperasi Kota Bogor yang terdata di web resmi UMKM Kota Bogor. Salah satu masalah utama yang sering dihadapi UMKM adalah terbatasnya aspek keuangan terhadap pengelolaan modal awal serta akses untuk modal kerja, pendanaan jangka panjang terhadap investasi yang dibutuhkan yang akan berdampak kepada pertumbuhan produktif jangka panjang. Pandemi COVID-19 memberikan masalah baru terhadap perkembangan kelompok UMKM usaha kuliner khususnya ketika pengajuan pembiayaan kelompok UMKM usaha kuliner kepada Lembaga Keuangan sehingga TKT dalam studi ini dalam bentuk melakukan eksplorasi dan tipologi orientasi pada klasifikasi pengaruh literasi keuangan UMKM sektor makanan dan minuman, menganalisis serta mengkaji faktor apa saja yang ada pada persyaratan kredit pada sektor makanan dan minuman, menganalisis dan mengkaji lebih dalam lagi akses kredit formal UMKM yang beroperasi di sektor makanan dan minuman selama masa pandemi.
Sistem Perhitungan Gadai Emas PT.BPRS Amanah Ummah Bimo, Widhi Ariyo; Hanifan, M. Zakie; Azmia, Nora
MONETER Vol 10 No 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.757 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v10i2.8504

Abstract

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip Syariah Salah satu produk yang dimiliki oleh BPRS adalah gadai syariah, produk tersebut bertumbuh secara signifikan dimasa perekonomian yang sedang bergejolak, Gadai emas syariah adalah penggadaian atau penyerahan hak penguasa secara fisik atas harta/barang berharga berupa emas dari nasabah (arraahin) kepada bank (al-murtahin) untuk dikelola dengan prinsip ar-rahn yaitu sebagai jaminan (al-marhun) atas peminjaman/utang (almurhabih) yang diberikan kepada nasabah/peminjam tersebut. Transaksi tersebut merupakan kombinasi/penggabungan dari beberapa transaksi atau akad yang merupakan satu rangkaian yang tidak terpisahkan salah satunya, Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, data yang diperoleh merupakan data primer yaitu jenis data yang dikumpulkan secara langsung dari sumber utamanya melalui wawancara terbuka dan tertutup dengan karyawan dan pemangku kebijakan yang ada di BPRS Amanah Ummah. Bagaimana sistem perhitungan gadai emas pada PT. BPRS AMANAH UMMAH, adapun Sistem Perhitungan Gadai Emas pada PT. BPRS AMANAH UMMAH diawali dengan mengecek kualitas kelayakan emas dilanjutkan dengan menentukan ISI setelah mendapatkan isi maka harus menentukan BERAT JENIS, setelah selesai mendapatkan isi dan berat jenis maka dapat ditentukan kadar emasnya sesuai dengan tabel tabel perhitungan kadar emas, selanjutnya dapat dihitung berapa pinjaman yang didapatkan, setelah mendapatkan pinjaman atas gadai tersebut maka ditentukan berapa biaya titip yang harus dibayarkan berdasarkan tabel biaya titip/pemeliharaan
Analisis Kelayakan UMKM Dalam Pembiayaan KUR Mikro pada Bank "X” Marlina, Asti; Hanifan, Muhamad Zakie; Azmia, Nora
MONETER Vol 10 No 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.434 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v10i2.8505

Abstract

Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Merupakan Sektor Ekonomi Nasional Yang Paling Strategis Dalam Menyangkut Kehidupan Orang Banyak Sehingga Menjadi Pertumpuan Perekonomian Di Indonesia . KUR Mikro Adalah Salah Satu Produk Pembiayaan Bank X yang dikhususkan untuk UMKM. Dalam Pemberian Pembiayaan KUR Mikro Perlu adanya analisis dari kelayakan UMKM tersebut. Tujuan dari karya ilmiah ini adalah untuk mengetahui bagaimana prosedur pembiayaan KUR mikro dan faktor- faktor yang mempengaruhi kelayakan UMKM pada pembiayaan KUR mikro di PT. Bank X. Hasil dari pembahasan ini menunjukan bahwa analisis kelayakan UMKM pada produk KUR mikro dilihat dari memiliki usaha yang berjalan minimal 6 bulan, memiliki surat keterangan usaha/ surat izin usaha, BI Checking yang baik, persyaratan yang lengkap, bukan pegawai negeri sipil (PNS) anggota Porli atau TNI dan bukan pegawai BUMN, tidak memiliki pembiayaan KUR di bank lain dan analisis terhadap prinsip pembiayaan 5C (Character, Collateral, Capital, Capacity, Condition Of Economy).
Analisis Solutif Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Pada Pt. Bank X Kcp Bogor Merdeka Maulana, Hendri; Rahmah Hermawan, Siti Nabila; Maulani, Denia; Aliyah, Hikmatul
MONETER Vol 10 No 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.703 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v10i2.8513

Abstract

Pembiayaan bermasalah merupakan pembiayaan tidak lancar yang dialami oleh pihak Bank dimana nasabah tidak dapat atau tidak mau memenuhi kewajiban untuk membayar kembali dana yang dipinjamnya secara utuh pada saat jatuh tempo maupun sesudahnya. Faktor yang menyebabkan terjadi pembiayaan bermasalah pada Bank X KCP Bogor Merdeka yaitu adanya faktor internal dan eksternal. Faktor yang disebabkan oleh kelalaian dari pihak bank, dan juga faktor yang disebabkan oleh nasabah dengan penyebab yang beragam. pihak bank X telah berhasil menimalisirkan risiko NPF sebesar 46,74% atau hampir setengah dari total nilai NPF awal. Hal tersebut menunjukkan keefektifan kebijakan yang diterapkan bank X dalam upaya penyelamatan portofolio pembiayaan bermasalah.
Implementasi Nisbah Bagi Hasil Produk Tabungan Mabrur Melalui Akad Mudharabah Mutlaqah dalam Perspektif Ekonomi Islam Aliyah, Hikmatul; Bimo, Widhi Ariyo; Maulani, Denia; Sopian, Rian
MONETER Vol 10 No 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/moneter.v10i2.14682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan akad Mudharabah Multaqah tabungan Mabrur dan Penerapan Nisbah Bagi Hasil Produk Tabungan Mabrur dalam Perspektif Islam pada PT. BPRS Amanah Ummah. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan mendeskripsikan penelitian berdasarkan kajian, uraian dan penjelasan yang diberikan dilengkapi dengan dokumentasi data pada tahun 2018 sampai dengan 2020 untuk mengukur perkembangan jumlah nasabah haji. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi awal objek penelitian dan wawancara. Pengelolaan dana mudharabah,BPRS Amanah Ummah akan membagikan hasil keuntungan kepada pemilik dana sesuai dengan nisbah yang telah disepakati di awal akad pembuka rekening. Penerapan sistem bagi hasil revenue sharing sebagai pembagian nisbah didasarkan pada seluruh nilai pendapatan yang diperoleh dengan komponen biaya yang dikeluarkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5