cover
Contact Name
moneter
Contact Email
moneter@uika-bogor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
moneter@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
MONETER
ISSN : 23022213     EISSN : 26155141     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal MONETER Jurnal ini merupakan Jurnal Ilmiah yang menitik beratkan pada pengembangan Ilmu Keuangan dan Perbankan pada umumnya. Sesuai dengan namanya, Jurnal ini dimaksudkan untuk dapat memberikan inovasi pada perkembangan teknologi dan ilmu Keuangan dan Perbankan, dengan memberikan informasi –informasi praktis hasil pemikiran dan penelitian para pakar Keuangan dan Perbankan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2019): OKTOBER" : 5 Documents clear
PELAKSANAAN FUNGSI PERLINDUNGAN KONSUMEN DI SEKTOR PERBANKAN OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN Bimo, Widhi Ariyo; Sari, Raiza Pranita
MONETER Vol 7 No 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.506 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v7i2.2520

Abstract

Lembaga Keuangan Sektor Perbankan pada sekarang ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Perbankan merupakan salah satu Lembaga Keuangan yang dijadikan sebagai ukuran kemajuansuatu Negara. Oleh karena itu, untuk mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, serta mampu melindungi kepentingan konsumen maupun masyarakat. Maka, pemerintah membentuk OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terdapatPerlindungan Konsumen yang berupa pengaduan konsumen. Perlindungan Konsumen merupakan wadah bagi konsumen dan/atau masyarakat sebagai tempat bertukar informasi beserta pelayanan danpenyelesaian pengaduan konsumen terhadap lembaga keuangan khususnya pada sektor perbankan. Penelitian menggunakan data sekunder yang berkaitan dengan tingkat efektifitas PerlindunganKonsumen di sektor Perbankan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi pustaka, dan dokumentasi. Hasil dari penulisan ini adalah PerkembanganPengaduan Konsumen di Sektor Perbankan. Proses penanganan pengaduan konsumen meliputi dua cara yaitu secara lisan dan tulisan. Saran yang diberikan penulis adalah peningkatan edukasi denganmengadakan sosialisasi pada konsumen maupun PUJK serta melakukan pemantauan dan survey terhadap bank yang berada. Agar meminimalisir kesalahan yang dilakukan oleh pihak perbankan.
MEKANISME PENYELESAIAN PEMBIAYAAN KPR BERMASALAH DENGAN LELANG PADA PT BANK TABUNGAN NEGARA KANTOR CABANG SYARIAH BOGOR Marlina, Asti; Ibrahim, Sukamdani
MONETER Vol 7 No 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.565 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v7i2.2516

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode magang di PT. Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Syariah Bogor mengenai mekanisme penyelesaian pembiayaan kpr bermasalah dengan lelang, dengan cara mengkaji syarat-syarat pembiayaan kpr secara umum, penilaian pembiayaan bermasalah serta mekanisme penyelesaian pembiayaan kpr bermasalah dengan lelang.MekanismeĀ  penyelesaian pembiayaan kpr bermasalah dengan lelang yang dilakukan BTN Kantor cabang Syariahbogor dengan cara memastikan sertifikat dan hak tanggungan, kunjungan ke lokasi agunan, dilakukan penilaian kembali atas agunan, penempelan stiker lelang atau penyemprotan terhadap agunan laludilakukan penyelesaian dengan eksekusi agunan atau hak lelang tanggungan.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM BAGI HASIL DAN PERLAKUAN AKUNTANSI ATAS PEMBIAYAAN MUSYARAKAH STUDI KASUS PT BANK MUAMALAT INDONESIA TBK ., Hurriyaturrohman
MONETER Vol 7 No 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.717 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v7i2.2517

Abstract

Sistem bagi hasil merupakan landasan operasional untuk menentukan besarnya bagi hasil bank syariah. Beberapa kebijakan akuntansi yang akan mempengaruhi bagi hasil antara lain penyusutan. Tujuan utama penelitian ini untuk menganalisis penerapan sistem bagi hasil pembiayaan musyarakahpada PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dengan pedoman yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan menganalisis kesesuaian antara perlakuan akuntansi atas pembiayaan musyarakah denganketentuan menurut PSAK 106. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan sumber data primer yang berasal dari wawancara dan observasi pada pegawai PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Hasil penelitian menunjukan bahwa PT Bank Muamalat Indonesia Tbkmenerapkan sistem bagi hasil pembiayaaan musyarakah dengan metode bagi hasil Revenue Sharing dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk telah menerapkan perlakuan akuntansi atas pembiayaanmusyarakah sesuai dengan PSAK 106.
MEKANISME PENGAWASAN PEMBIAYAAN KONSUMTIF PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA SYARIAH (PERSERO) Tbk. KANTOR CABANG PAJAJARAN BOGOR Rinda, Rachmatulaily Tina Kartika; Arisandi, Nidia
MONETER Vol 7 No 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.182 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v7i2.2518

Abstract

Praktek kerja lapangan pada PT Bank BNI Syariah dilakukan dengan mengamati bagaimana mekanisme pengawasan pembiayaan konsumtif, wawancara langsung, verifikasi data, pastikan kebenaran data, dan melihat laporan keuangan. Dari mekanisme tersebut dapat diketahui apakahnasabah mau dan mampu mempertanggung jawabkan pembiayaan yang telah diberikan. Dimana pembiayaan merupakan aktivitas Bank Syariah dalam menyalurkan dana kepada pihak lain ataunasabah. Sebelum dana disalurkan, pihak bank terlebih dahulu menganalisa nasabah apakah layak atau tidak diberikan pembiayaan dengan melakukan pengawasan. Mekanisme pengawasan pembiayaan konsumtif merupakan hal yang sangat penting dalam menyalurkan pembiayaan kepada nasabah. Pengawasan Pembiayaan konsumtif harus menggunakan mekanisme yang benar agar tidaksalah dalam mengambil keputusan.
REPAYMENT CAPACITY DALAM MITIGASI RISIKO KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) PT BANK X (PERSERO) Tbk CABANG BOGOR TAJUR KARYA ILMIAH ., Supramono; Listianto, Muhamad Hana
MONETER Vol 7 No 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.919 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v7i2.2519

Abstract

Untuk meningkatkan kredit pada sektor usah kecil dan menengah, pemerintah menyusun suatu program yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang masih belum memenuhi persyaratan untuk mengajukan kredit komersil. Salah satu jenis program yang berlangsung hingga saat ini adalah KreditUsaha Rakyat (KUR).. KUR adalah sebuah program pemerintah yang ditujukan untuk usaha UMKM yang feasible akan tetapi belum bankable. Dengan pertimbangan bahwa sebagian besar usaha UMKMmerupakan usaha yang belum bankable, maka calon penerima dana KUR tidak harus memiliki jaminan untuk mengajukan permintaan kredit. Akan tetapi, untuk mengurangi peluang terjadinyaadverse selection, hanya usaha yang telah berdiri paling tidak enam bulan yang dapat mengajukan permohonan dana KUR. Selain itu, pemilik usaha juga harus memiliki perhitungan cash flow usahayang dijalankan serta pengeluran pribadi yang berdampak terhadap kemampuan membayar(repayment capacity).

Page 1 of 1 | Total Record : 5