cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 90 Documents clear
PENERAPAN TEKNIK LADANG KATA DENGAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 2 SEMARAPURA ., Ni Wayan Santi Priliyantari; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3402

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) mengetahuipeningkatan hasil belajar siswa hingga tercapainya tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada keterampilan menulis puisi melalui menerapkan TLK dengan media gambar;(2) mengetahui langkah-langkah penerapanTLKdengan media gambarsebagai upaya meningkatkan keterampilan menulis puisi; dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadappenerapanTLKdengan media gambarsebagai upaya meningkatkan keterampilan menulis puisi.Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Semarapura. Objek penelitian ini adalah langkah-langkahpembelajaran, hasil belajar siswa dalam menulis puisi, dan respons siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, kuesioner, dan wawancara. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) penerapan TLK dengan media gambar dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa. Hal ini dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 65 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 72,6 (cukup), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 81,67 (baik); (2)langkah-langkah secara umum yang ditempuh dalam penerapan TLK dengan media gambar dalam upaya meningkatkan keterampilan menulis puisi, yaitu siswa terlebih dahulu mengamati gambar dan mencatatat kata-kata yang berhubungan dengan isi gambar. Setelah itu siswa kemudian merangkai kata-kata tersebut menjadi sebuah puisi; dan (3)siswa memberikan respons sangat positif terhadap penerapan TLK dengan media gambar dalam pembelajaran menulis puisi. Oleh karena itu, diharapkan kepada guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Semarapura agar menerapkan TLK dengan media gambar dalam pembelajaran menulis puisi sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian. Kata Kunci : TLK, media gambar, menulis puisi This study was Classroom Action Research (CAR) was aims to (1) knowing improving student learning outcomes to achieve the level of mastery of learning outcomes of students in poetry writing skills by application of Word Field Technique used the picture media, (2) describe the steps conducted in application of Word Field Technique used the picture media, and (3) describe students responses of the application of Word Field Technique used the picture media. Subjects in this study were teachers and students of grade VIII A of SMP Negeri 2 Semarapura. The objects of the study were increasing of the result, the learning step, and students responses of the application of Word Field Technique used the picture media. The method used were testing, observation, questionnaire, and interview. The data were analyzed descriptively through quantitative and qualitative analyzed. The results of the study were, (1) application of Word Field Technique used the picture media can improve the ability of students to wrote poem. This can be saw in a comparison of the average test scores before treatment, the first cycle, and second cycle, in which the classical average scores were 65 (enough) before treatment, 72,6 (enough) in the first cycle, and 81,67 (good) in the second cycle; (2) the step of application of Word Field Technique used the picture media in the improve of students to wrote poem was very effective for the ability of students to wrote poem; (3) positive responses were indicated by the students of the application of Word Field Technique used the picture media in learning to wrote poem with the steps found in this study. Therefore, it is expected to Indonesian teacher at SMP Negeri 2 Semarapura TLK with the media in order to apply the image in the appropriate step of learning to write poetry found in the study. keyword : Word Field Technique, picture media, wrote poem.
Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman dengan Teknik POINT pada Siswa Kelas VIII A4 SMP Negeri 6 Singaraja ., Anak Agung Alit Sanjaya; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4088

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan (1) mendeskripsikan aktivitas belajar siswa dalam membaca pemahaman khususnya dalam meringkas dan menyimpulkan teks bacaan dengan menggunakan teknik POINT, (2) meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa dalam meringkas dan menyimpulkan teks bacaan dengan menggunakan teknik POINT, (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap kegiatan pembelajaran, dan (4) mendeskripsikan implementasi penerapan teknik POINT dalam pembelajaran membaca pemahaman. PTK ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A4 SMP Negeri 6 Singaraja, Tahun Ajaran 2014/2015 yang berjumlah 26 orang (14 orang laki-laki dan 12 orang perempuan). Data penelitian ini dikembangkan dengan metode observasi, metode tes, dan metode kuesioner. Metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data aktivitas siswa dan langkah-langkah pembelajaran membaca pemahaman. Data kemampuan membaca pemahaman yang dikumpulkan dengan metode tes. Data respons siswa yang dikumpulkan dengan metode angket. Data selanjutnya dianalisis dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) skor aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan. Sebelum diadakan tindakan skor klasikal aktivitas belajar siswa adalah 45, kemudian meningkat menjadi 56 pada siklus I dan 60 pada siklus II; (2) nilai membaca pemahaman siswa juga mengalami peningkatan. Sebelum diadakan tindakan skor klasikal membaca pemahaman siswa adalah 68, 73 kemudian meningkat menjadi 72,88 pada siklus I, dan 80,08 pada siklus II; (3) siswa senang mengikuti pembelajaran tersebut; dan (4) membaca pemahaman dapat dilakukan berdasarkan langkah-langkah pembelajaran teknik POINT. Oleh karena itu, guru bahasa Indonesia hendaknya menerapkan teknik POINT dalam pembelajaran membaca pemahaman. Kata Kunci : teknik POINT, membaca pemahaman, SMP Negeri 6 Singaraja. This study was classroom action research which is aimed at (1) describing the students’ learning activity in reading comprehension especially in summarizing and drawing conclusion of the text by using POINT technique. (2) Improving students reading comprehension in summarizing and drawing conclusion of text by using POINT technique. (3) Describing the students’ response upon the learning teaching activity, and (4) describing the implementation of POINT technique in reading comprehension. This study was done through two cycles. The subject of this study was students of class VIII A4 at SMP Negeri 6 Singaraja in the academic year of 2014/2015 in which the number of students were 26 students consisted of 14 males and 12 females. The data was done by observation, test, and questionnaire. Observation was used to collect the data of students’ activity and steps in learning reading comprehension. The data of students’ competency in reading comprehension was collected through test. The data of students’ response was collected through questionnaire. The collected data was analyzed quantitatively and qualitatively. This study showed that (1) the score of students’ learning activity was improved. Before the treatment was conducted, the mean score of the students was 45, then it improved to 56 in the cycle I, and 60 in the cycle II; (2) the score of students’ reading comprehension was also improved. Before the treatment was conducted, the mean score of the students was 68.73, then it improved to 72.88 in the cycle I, and 80.08 in the cycle II; (3) the students were happy in following the learning activity; (4) reading comprehension could be done by following the steps of learning activity in POINT technique. On that account, the teacher of Bahasa Indonesia ought to apply POINT technique in reading comprehension.keyword : POINT technique, reading comprehension, SMP Negeri 6 Singaraja
PENERAPAN METODE INKUIRI UNTUK PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS XI IPS.2 SMAN 2 MENGWI ., Ni Putu Ayu Yuliantini; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd; ., Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2770

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui ketuntasan hasil belajar membaca pemahaman siswa kelas XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi dengan penerapan metode inkuiri, (2) mengetahui kiat-kiat guru dalam mengimplementasikan metode inkuiri dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi, dan (3) mengetahui respons siswa kelas XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi terhadap penerapan metode inkuiri dalam pembelajaran membaca pemahaman. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar membaca pemahaman siswa kelas XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi dengan menerapkan metode inkuiri. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi yang berjumlah 27 siswa, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah kemampuan membaca pemahaman siswa. Data tentang hasil belajar siswa dalam pembelajaran membaca dikumpulkan dengan metode tes yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitastif, kiat-kiat guru dalam pembelajaran dikumpulkan dengan metode observasi yang dianalisis dengan metode deskripstif kualitatif dan kuantitatif, data tentang aktifitas siswa dalam pembelajaran dikumpulkan dengan metode observasi yang dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dan respons siswa dikumpulkan dengan metode kuesioner yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Sebelum dilaksanakan kedua siklus tersebut, terlebih dahulu dilaksanakan kegiatan tes awal. Kegiatan tes awal ini bertujuan mengetahui nilai awal kemampuan membaca pemahaman siswa kelas XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode inkuiri dapat (1) meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi, (2) guru mempergunakan kiat-kiat pembelajaran yang tepat dalam mengimplementasikan metode inkuiri untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, dan (3) menumbuhkan respons positif siswa terhadap pembelajaran membaca. Kata Kunci : : inkuiri, hasil belajar, dan membaca pemahaman This study aims to ( 1 ) determine mastery of learning outcomes eleventh grade students 'reading comprehension IPS.2 SMAN 2 Mengwi with the application of the method of inquiry , ( 2 ) know the tips teachers in implementing inquiry method in improving students' reading comprehension ability of class XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi , and ( 3 ) determine the response class XI student of SMAN 2 Mengwi IPS.2 the application of inquiry methods in teaching reading comprehension . This research is Classroom Action Research (CAR ) to increase the activity and learning reading comprehension class XI student of SMAN 2 Mengwi IPS.2 by applying the method of inquiry . Classroom Action Research (CAR ) is implemented through two cycles . Subjects in this study is a class XI student of SMAN 2 Mengwi IPS.2 totaling 27 students , while becoming the object of this research is the ability of students' reading comprehension . Data on student learning outcomes in learning to read is collected with the test method were analyzed with descriptive methods kuantitastif , tips collected by the teacher in the learning method that is analyzed by the method of observation deskripstif qualitative and quantitative data about students in learning activities collected by observation methods analyzed with descriptive qualitative and quantitative methods , and student responses were collected by questionnaire were analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods . Implemented before the second cycle , first held early test activities . This initial test activities aimed at knowing the initial value of reading comprehension ability IPS.2 class XI student of SMAN 2 Mengwi . The results showed that the use of the method of inquiry can ( 1 ) increase the ability of reading comprehension class XI student of SMAN 2 IPS.2 Mengwi , ( 2 ) teachers use instructional tips right in implementing inquiry method to improve students' reading comprehension , and ( 3 ) foster positive response of students towards learning to read . keyword : inquiry, learning, and reading comprehension
PENERAPAN STRATEGI DIRECTED READING THINKING ACTIVITY (DRTA) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA CERPEN PADA SISWA KELAS VII E SMP NEGERI 4 KUBUTAMBAHAN ., Ni Made Rusni Bunadi; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3247

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar untuk meningkatkan keterampilan membaca cerpen pada Siswa Kelas VII E SMP Negeri 4 Kubutambahan, (2) mendeskripsikan dapat tidaknya penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar meningkatkan keterampilan membaca cerpen pada siswa kelas VII E SMP Negeri 4 Kubutambahan, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar pada siswa kelas VII E SMP Negeri 4 Kubutambahan.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII E SMP Negeri 4 Kubutambahan, sedangkan objeknya adalah keterampilan membaca cerpen dengan penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, dan metode kuisioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar dalam membaca cerpen (1) dilakukan melalui beberapa langkah sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang sudah dirancang oleh guru, (2) dapat meningkatkan kemampuan membaca cerpen siswa. Peningkatan tersebut terlihat pada hasil kemampuan membaca cerpen siswa setelah digunakannya penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar. (3) Siswa memberikan respons yang positif dalam mengikuti pembelajaran membaca cerpen dengan penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar.Kata Kunci : strategi directed reading thinking activity (DRTA), membaca cerpen. This study aims to (1) describe the application of media-assisted image DRTA strategies to improve reading skills in the short story Seventh Grade Students of SMP Negeri 4 Kubutambahan E, (2) whether or not the implementation of the strategy described DRTA media aided drawing skills improve reading short stories in class VII E SMP 4 Kubutambahan country, and (3) describe the response of students to the application of image media strategy aided DRTA on class VII E SMP N 4 Kubutambahan. This study uses action research design (TOD), which is conducted in two cycles. The subjects were teachers and students of class VII E SMP N 4 Kubutambahan, while the object is the application of skills to read short stories DRTA strategy aided drawing media. Data collection method used is the method of observation, test methods, and questionnaire method. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive analysis techniques and quantitative descriptive analysis techniques. The results of this study indicate that the application of media-assisted image DRTA strategies in reading short stories (1) is done through several steps in accordance with a learning plan that has been designed by teachers, (2) to improve students' ability to read short stories. The increase was seen in the results of students' ability to read short stories after the implementation strategy used DRTA aided drawing media,(3) the students give positive response in learning of short story reading through the implementation of DRTA strategy with media of pictures. keyword : strategy directed reading thinking activity (DRTA), read short stories
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS MAKALAH PADA SISWA KELAS XI IPB 2 DI SMA NEGERI 1 KUBU ., Ni Kadek July Indrayani; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3352

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan dan menganalisis dapat tidaknya penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media lingkungan meningkatkan keterampilan menulis makalah, (2) mendeskripsikan dan menganalisis langkah-langkah pembelajaran dengan penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media lingkungan dalam meningkatkan keterampilan menulis makalah, dan (3) mendeskripsikan dan menganalisis respons siswa terhadap penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media lingkungan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPB 2 SMA Negeri 1 Kubu yang berjumlah 28 orang dan 1 guru bahasa Indonesia kelas XI IPB 2 SMA Negeri 1 Kubu. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar, langkah-langkah pembelajaran, dan respons siswa dengan penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media lingkungan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, kuesioner (angket), tes, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media lingkungan dapat meningkatkan keterampilan menulis makalah siswa kelas XI IPB 2 SMA Negeri 1 Kubu, yakni pada siklus I memperoleh skor rata-rata 79, 92, sedangkan pada siklus II skor rata-rata siswa menjadi 83,43; (2) langkah-langkah pembelajaran dalam penelitian ini dititikberatkan pada tiga hal, yaitu kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup; dan (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media lingkungan dalam pembelajaran menulis makalah. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kepada guru bahasa dan sastra Indonesia di SMA Negeri 1 Kubu supaya menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan media lingkungan dalam pembelajaran menulis makalah berdasarkan langkah yang ditemukan dalam penelitian. Kata Kunci : CTL, media lingkungan, menulis makalah. This Classroom Action Research aimed at (1) describing and analyzing whether or not the implementation of Contextual Teaching and Learning (CTL) approach supported by environment media could improve writing paper skill, (2) describing and analyzing the steps of learning in implementing Contextual Teaching and Learning (CTL) approach supported by environment media to improve writing paper skill, and (3) describing and analyzing the students’ response towards the implementation of Contextual Teaching and Learning (CTL) approach supported by environment media. The subjects of this study were 28 students of class XI IPB 2 of SMA Negeri 1 Kubu and a teacher of bahasa Indonesia in class XI IPB 2 of SMA Negeri 1 Kubu. The objects of this study were learning outcome improvement, the steps of learning, and students’ response towards the implementation of Contextual Teaching and Learning (CTL) approach supported by environment media. The methods of data collection applied in this research were observation method, questionnaire, test, and interview. The data collected was analyzed by using descriptive quantitative and qualitative technique. The results of this study are (1) the implementation of Contextual Teaching and Learning (CTL) supported by environment media could improve writing paper skill of class XI IPB 2 students of SMA Negeri 1 Kubu, in which the mean score in cycle I was 79, 92, while in cycle II the mean score became 83,43; (2) the steps of learning in this study were focused on three things, i.e pre-activity, whilst-activity, and post-activity, and (3) the students gave very positive response towards the implementation of Contextual Teaching and Learning (CTL) approach supported by environment media in writing paper instruction. Thus, the writer expected that the bahasa dan sastra Indonesia teachers at SMA Negeri 1 Kubu implement Contextual Teaching and Learning (CTL) approach with environment media in writing paper instruction based on the steps found in this study. keyword : CTL, environment media, writing paper.
KAJIAN RETORIKA DALAM NASKAH PIDATO PADA SISWA KELAS X.1 SMA NEGERI 1 PUPUAN ., I Wayan Pasek Widiantara; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3516

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif yang menggambarkan adanya mengenai kajian retorika dalam naskah pidato siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X.1 di SMA Negeri 1 Pupuan yang berjumlah 21 orang siswa, sedangkan objek penelitiannya adalah pengorganisasian tutur bahasa dalam naskah pidato siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan, pilihan bahasa figuratif dalam naskah pidato siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan, kendala-kendala yang dialami siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan terkait dengan pengorganisasian tutur bahasa dalam menulis naskah pidato, dan kendala-kendala yang dialami siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan terkait dengan pilihan bahasa figuratif dalam menulis naskah pidato. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penugasan, metode dokumentasi, dan metode wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yang mencakup tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pembelajaran menulis naskah pidato pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan ditinjau dari segi pengorganisasian tutur bahasa sudah mnunjukkan hasil yang baik. Siswa sebagian besar menuangkan pesan, ide atau gagasannya menggunakan pola pengembangan dengan teknik deduktif, hasil pembelajaran menulis naskah pidato pada siswa klas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan ditinjau dari segi pemilihan bahasa figuratif juga sudah menunjukkan hasil yang baik. Terkait dengan pemilihan bahasa figuratif dalam naskah pidato yang ditulis siswa, siswa sebagian besar hanya menggunakan gaya bahasa perumpamaan, berdasarkan hasil wawancara yang peneliti lakukan dengan siswa, diketahui bahwa siswa kurang paham dengan konsep menulis pidato yang baik ditinjau dari segi pengorganisasian tutur bahasa, dan siswa juga mengalami kesulitan terkait dengan pemilihan bahasa figuratif ketika menulis naskah pidato. Siswa mengatakan sama sekali tidak paham dan tidak mengetahui apa itu bahasa figuratif. Peneliti menyarankan agar guru hendaknya mengintensifkan pembelajaran menulis naskah pidato dengan memperhatikan kendala yang ada untuk dicari pemecahannya. Kata Kunci : kajian retorika, naskah pidato This research is a case study with a qualitative descriptive design study that describes what it is rhetoric in speeches to students in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan. Subjects in this study were all students in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan totaling 21 people, while the research object is the organization said in a speech language to students in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan, the choice of figurative language in speech to students in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan, constraints experienced by students in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan associated with the organization of said language in writing speeches, and the constraints experienced by students in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan associated with the choice of figurative language in writing speeches. Data collection method used in this study is the assignment method, method of documentation, and method of interviews. Data a nalysis used in this study is the analysis of qualitative data that includes try stages, namely data reduction, data display, and conclusion. Result showed that learning outcomes writing speeches in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan in terms of organizing said the language is good. Students most of their ideas or ideas using deductive pattern development techniques, learning outcomes writing speeches in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan in terms of choice figurative also been well discussed. Option related figurative language in speech superscript students, some students use the language of parable stlye, based on interviews with students who are doing research, known to students don’t understand the conceptof writing a good speech in terms of organization of speech language, and students also have difficulties associated with the selection of figurative language when writing speeches. Students reported not understand and don’t know about figurative language. Researchers suggest that teachers should intensify the teaching of writing speeches with attention to existing constraints to look for solution.keyword : study of rhetoric, speeches
PERILAKU VERBAL DAN NONVERBAL GURU DALAM PENGAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA TUNARUNGU DI SMA LUAR BIASA GOLONGAN B SINGARAJA ., Wayan Febby Evayana Karnawa; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai (1) bentuk dan fungsi perilaku verbal dalam pengajaran bahasa Indonesia di SMA Luar Biasa Golongan B Singaraja dan (2) jenis dan fungsi perilaku nonverbal guru dalam pengajaran bahasa Indonesia di SMA Luar Biasa Golongan B Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia kelas XI di SMA Luar Biasa Golongan B Singaraja, sedangkan objek penelitian ini adalah perilaku verbal (PV) dan nonverbal (PNV) guru. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan wawancara. Rancangan penelitian deskriptif yang menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk menggambarkan bentuk dan fungsi PV guru, jenis dan fungsi PNV. Hasil analisis menunjukkan bentuk bahwa PV yang digunakan guru yaitu deklaratif 61,22%, imperatif 22,44%, dan interogatif 13,79%. Fungsi PV yang muncul yaitu asertif 40,81%, direktif 36,73%, ekspresif 16,32%, komisif sebanyak 4,08%, dan deklarasi 2,04%. Jenis PNV yang digunakan guru yaitu gerakan tangan (selanjutnya disingkat GT) dan ekspresi 33,82%, GT 30,88%, gerakan kepala dan tangan (selanjutnya disingkat GKT) dan ekspresi 10,29%, GKT 8,82%, gerakan kepala (selanjutnya disingkat GK) 7,35%, ekspresi 4,41%, dan GK dan ekspresi 4,41%. Fungsi PNV yang digunakan yaitu melengkapi dan menekankan 35,29%, melengkapi 25%, menggantikan 17,65%, menekankan 14,70%, serta melengkapi dan mengatur 7,35%. PV dan PNV sangat penting sehingga dapat disarankan agar guru memadukan PV dan PNV dalam mengajar sesuai dengan nilai-nilai sosial budaya masyarakat Bali.Kata Kunci : Kata kunci: perilaku verbal dan perilaku nonverbal This study aims to provide an overview of (1) the form and function of verbal behavior in the teaching of Indonesian in high school Extraordinary Class B Singaraja and (2) the types and functions of nonverbal behavior of teachers in the teaching of Indonesian in high school Extraordinary Class B Singaraja. This study used a descriptive design using qualitative and quantitative approaches. The subjects were Indonesian teacher in high school class XI Extraordinary Class B Singaraja, while the object of this study is verbal behavior (PV) and nonverbal (PNV) teacher. The data was collected through observation and interviews. Descriptive study design using qualitative and quantitative analysis are used to describe the form and function of PV teacher, the type and function of PNV. The results of the analysis showed that teachers use the form PV is the declarative form 61.22%, 22.44% imperative, and interrogative 13.79%. The PV function is a function that appears assertive 40.81%, 36.73% directive, expressive 16.32%, commissive as much as 4.08%, and 2.04% declaration. The type of teacher that is used PNV GT and expression of 33.82%, 30.88% GT, GKT and ekspresi 10.29%, 8.82% GKT , GK 7.35%, 4.41% expression, and the expression of GK and 4.41%. PNV functions used are complementary and emphasize 35.29%, 25% complement, replace 17.65%, 14.70% stressed , and equip and arrange 7.35%. PV and PNV is very important so that it can be suggested that teachers memaduka PV and PNV in teaching in accordance with the socio-cultural values of the people of Bali.keyword : Keywords : verbal behavior and nonverbal behavior
PEMANFAATAN ALAM SEKITAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS X.1 SMA NEGERI 1 GEROKGAK ., Komang Dian Suastini; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4528

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menulis puisi dengan pemanfaatan alam sekitar pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Gerokgak, (2) mendeskripsikan peningkatan menulis puisi dalam pembelajaran dengan pemanfaatan alam sekitar pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Gerokgak, dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Gerokgak terhadap pemanfaatan alam sekitar dalam pem-belajaran menulis puisi. Objek penelitian ini adalah aktivitas siswa, peningkatan hasil, dan respons siswa dalam pemanfaatan alam sekitar dalam pembelajaran menulis puisi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes, angket/kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) siswa terlihat aktif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, (2) tercapainya ketuntasan hasil belajar menulis puisi siswa berkat diterapkannya pemanfaatan alam sekitar dalam pembelajaran menulis puisi, yakni pada siklus I memperoleh skor rata-rata 75,16, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa menjadi 81,55, dan (3) siswa sangat setuju terhadap pemanfaatan alam sekitar dalam pembelajaran menulis puisi. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menerapkan pemanfaatan alam sekitar pada materi Bahasa indonesia yang lain, seperti menulis puisi.Kata Kunci : Kata kunci: alam, sekitar, menulis, dan puisi. This Natural Action Research aims (1) to describe the study of writing poetry steps with use the natural surroundings to students of class X.1 SMA Negeri 1 Gerokgak, (2) to describe the increasing of writing poetry in the study with use the natural surroundings to students of class X.1 SMA Negeri 1 Gerokgak, and (3) to describe the students responses of class X.1 SMA Negeri 1 Gerokgak to use the natural surroundings in the study of writing poetry. The object of this research is the student activities, the increase of outcome, and the students responses in use the natural surroundings in study of writing poetry. The methods in collecting the data that used in this research is observation methods, test, questionnaire, and interview. The data analyzed with use descriptive technique, quantitative, and qualitative. The reports of this research is (1) the students look active in in learning activity, (2) achieve the students mastery of learning outcomes in writing poetry thanks to the implementation of use the natural surroundings in writing poetry learning, namely on cycles I got the average score 75,16, whereas on cycles II the average score to be 81,55, and (3) the students very agree to use the natural surroundings in writing poetry learning. Based on the report of this research, other research recommended to apply the use of the natural surroundings in other materials of Indonesian language, like writing poetry. keyword : Key words: the natural surroundings, writing, and poetry.
Penggunaan Tindak Tutur Penolakan Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas X SMA Laboratorium Undiksha ., I Putu Gede Sutrisna; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk tindak tutur penolakan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X SMA Laboratorium Undiksha, (2) bentuk tindak tutur penolakan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X SMA Laboratorium Undiksha, (3) strategi tindak tutur penolakan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X SMA Laboratorium Undiksha, dan (4) strategi tindak tutur penolakan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X SMA Laboratorium Undiksha. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah (1) guru bahasa Indonesia kelas X SMA Laboratorium Undiksha dan (2) siswa kelas X SMA Laboratorium Undiksha. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur sebagai berikut (1) reduksi data, (2) klasifikasi atau deskripsi data, dan (3) penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) bentuk tindak tutur penolakan guru ditemukan tiga jenis, yaitu tuturan bermodus deklaratif 13 tuturan (43,33%), tuturan bermodus interogatif 5 tuturan (16,67%), tuturan bermodus imperatif 12 tuturan (40%). (2) bentuk tindak tutur penolakan siswa ditemukan tiga jenis, yaitu tuturan bermodus deklaratif 24 tuturan (80%), tuturan bermodus interogatif 2 tuturan (6,67%), tuturan bermodus imperatif 4 tuturan (13,33%). (3) strategi yang digunakan guru dalam penyampaian tindak tutur penolakan ditemukan dua jenis, yaitu startegi langsung 11 tuturan (36, 67%), dan strategi tidak langsung 19 tuturan (63,33%). (4) strategi yang digunakan siswa dalam penyampaian tindak tutur penolakan ditemukan dua jenis, yaitu strategi langsung 20 tuturan (66,67%) dan strategi tidak langsung 10 tuturan (33,34%). Penggunaan strategi penyampaian tindak tutur penolakan disesuaikan dengan bentuk tuturan yang digunakan. Kata Kunci: tindak tutur penolakan, pembelajaran, bahasa Indonesia Kata Kunci : tindak tutur penolakan, pembelajaran, bahasa Indonesia The aims of this study is to describe several things; 1) the form of teachers’ refusal in teaching activities in SMA Laboratorium Undiksha, 2) the form of students’ refusal in learning activities in SMA Laboratorium Undiksha, 3) teachers’ refusal strategy in Indonesian language learning activity of 10th grade students in SMA Laboratorium Undiksha, and 4) 10th grade students’ refusal strategy in Indonesian language learning activity in SMA Laboratorium Undiksha. To reach those aims, this study is designed in the form of descriptive qualitative. The subjects of the study are; 1) Indonesian language teachers of 10th grade in SMA Laboratorium Undiksha, 2) 10th grade students of SMA Laboratorium Undiksa. Data collection in this study is using observation and interview. Data analysis that used in this study is using descriptive technique, that use several procedures, namely; 1) data reduction, 2) classification or data description, and 3) conclusion. The result of the study shows that; 1) there are three forms of teachers’ refusal, such as 13 refusals in the form of declarative (43,33%), 5 refusals in the form of interrogative (16,67%), 12 refusals in the form of imperative (40%). 2) there are three forms students’ refusal, such as 24 refusals in the form of declarative (80%), 2 refusals in the form of interrogative (6,67%), 4 refusals in the form of imperative (13,33%). 3) there are 2 strategies that used by the teachers in conveying the refusal, namely 11 refusals in deductive strategy (36,67%), and 19 refusals in inductive strategy (63,33%). 4) there are 2 strategies that used by the students in conveying the refusal, such as 20 refusals in deductive strategy (66,67%), and 10 refusals in inductive strategy (33,34%). The use of refusal conveying strategy is appropriated with the form of language used. Key words: refusal learning, Indonesian language keyword : refusal learning, Indonesian language
PENERAPAN METODE HYPNOTEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENYIMAK SISWA KELAS X3 SMA LABORATORIUM UNDIKSHA ., I Wayan Erwin Widyaswara; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.; ., Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4066

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mengetahui (1) aktivitas belajar siswa di kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha dengan menerapkan metode hypnoteaching, (2) peningkatan hasil belajar menyimak dengan menerapkan metode Hypnoteaching di kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, (3) kiat-kiat guru dalam menerapkan metode Hypnoteaching agar dapat meningkatkan hasil belajar menyimak pada siswa kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, dan (4)respons siswa kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja terhadap penerapan pendekatan Hypnoteaching untuk meningkatkan hasil belajar menyimak. Penelitian ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X.3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah kemampuan menyimak siswa. Data tentang hasil belajar siswa dalam pembelajaran menyimak dikumpulkan dengan metode tes yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif, kiat-kiat guru dalam pembelajaran dikumpulkan dengan metode wawancara yang dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif, data tentang aktivitas siswa dalam pembelajaran dikumpulkan dengan metode observasi yang dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dan respons siswa dikumpulkan dengan metode angket dan wawancara yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) penerapan metode hypnoteaching dapat meningkatkan kemampuan menyimak siswa kelas X.3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, (2) guru menerapkan kiat-kiat pembelajaran yang tepat dalam mengimplementasikan metode hypnoteaching untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa, dan (3) siswa memberikan respons positif terhadap pembelajaran menyimak. Kata Kunci : hypnoteaching, hasil belajar, dan menyimak Classroom Action Research (CAR) aims to determine (1) the activity of student learning in the classroom X3 Laboratory High School hypnoteaching Undiksha by applying the method, (2) improvement of learning outcomes by applying the method Hypnoteaching listening in class X3 Singaraja Undiksha Laboratory High School, (3) kiat- tips teacher in implementing Hypnoteaching methods in order to improve student learning outcomes in the classroom listening Laboratory High School X3 Undiksha Singaraja, and (4) response grader Laboratory High School X3 Undiksha Hypnoteaching Singaraja on the application of the approach to improve learning outcomes listening. This study was conducted in two cycles. Subjects in this study were teacher and student grade Indonesian X.3 Singaraja Undiksha Laboratory High School, while the object of this research is the ability to listen to students. Data on student learning outcomes in learning listening collected by test method was analyzed by quantitative descriptive methods, tips collected by the teacher in the learning of the interview method is analyzed with descriptive qualitative and quantitative techniques, data about students in learning activities collected by observation methods analyzed with descriptive qualitative and quantitative methods, and student responses were collected by questionnaire and interview were analyzed with descriptive quantitative and qualitative methods. The results showed that, (1) the application of the method can improve the ability to listen hypnoteaching graders X.3 Singaraja Undiksha Laboratory High School, (2) teacher tips apply appropriate learning hypnoteaching in implementing methods to improve students' listening skills, and (3) students gave a positive response to learning to listen.keyword : hypnoteaching, learning outcomes, and listening