cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 90 Documents clear
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA (BERCERITA) MELALUI PENERAPAN TEKNIK MENYELESAIKAN CERITA SISWA KELAS VII J SMP NEGERI 2 UBUD GIANYAR ., Ni Dewi Januria; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3286

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan teknik menyelesaikan cerita untuk meningkatkan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara siswa kelas VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar; (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara siswa kelas VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar dengan menggunakan teknik menyelesaikan cerita; dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar terhadap penerapan teknik menyelesaikan cerita dalam upaya meningkatkan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini guru dan siswa kelas VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, metode angket, dan metode wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini ditekankan pada tiga hal, yaitu penegasan cara berekspresi, memperbaharui media belajar yang terjadi dekat dengan kehidupan siswa, dan mengacak urutan kelompok dengan memberi peluang siswa yang menentukan sendiri bercerita; (2) penerapan teknik menyelesaikan cerita dapat meningkatkan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara. Pada pratindakan skor rata-rata klasikal 65 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 74,5 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 79,7 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap pembelajaran berbicara (bercerita) melalui penerapan teknik menyelesaikan cerita. Oleh karena itu, diharapkan kepada guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Ubud Gianyar agar menerapkan pembelajaran ini sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : teknik menyelesaikan cerita, berbicara, bercerita This study is aimed to (1) describe the series of story completion technique in increasing story telling skill at grade VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar; (2) describe the improvement of story telling in speaking class in grade VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar by using the story completion technique; and (3) describe the students responses in grade VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar, toward the aplication of story completion technique in improving the story telling skill at speaking class. This study uses Penelitian Tindakan Kelas (PTK) technique. The subjects of this study are the teachers and grade VII J students of SMP Negeri 2 Ubud Gianyar. The methods used in collecting the data are observation, test, questionnaire, and interview methods. The data was analyzed by using descriptive qualitative and descriptive quantitative technique. The results of this study showed that (1) the suitable learning series in this study was stressed in three catagories, they are how to show exspresion, to update learning media which closed happened to the students daily life, and to random group turn by giving an apportunity to the students to tell his story; (2) the aplication of story completion technique can increase the ability of story telling at speaking class. The preaction score was 65 (fair), the first cycle got classical average score 74,5 (good), on the other hand at the second cycle the students classical average score become 79,7 (good); (3) the students gave very good responses for speaking class (story telling) through the application of story completion technique. Therefore, the Indonesian teachers at SMP Negeri 2 Ubud Gianyar are supposed to apply the suitable learning process fourd in the study.keyword : story completion technique, speaking, story telling.
Penerapan Metode Connected Berbantuan Media Pembelajaran Drama Alibaba untuk Meningkatkan Kemampuan Bermain Peran Siswa Kelas VIIIA2 di SMP Negeri 3 sawan Lestari, Kadek
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2083

Abstract

Abstrak Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan kemampuan siswa pada pembelajaran bermain peran (drama) dengan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, (2) mendeskripsikan langkah-langkah yang ditempuh dalam menerapkan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan dan siswa kelas VIIIA2 di SMP Negeri 3 Sawan yang berjumlah 20 orang siswa. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, langkah-langkah, dan respons siswa dalam penerapan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, metode observasi, dan metode angket/kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tercapainya ketuntasan hasil belajar bermain peran (drama) siswa berkat diterapkannya penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 66, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 68, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 75, (2) terdapat beberapa langkah penerapan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba untuk meningkatkan kemampuan bermain peran (drama). Langkah-langkah tersebut menekankan pada pembelajaran bagaimana caranya agar siswa mampu menghayati karakter masing-masing tokoh yang ada dalam drama Alibaba, baik dari segi mimik wajah, bahasa tubuh, suara, serta penjiwaan pada setiap karakter tokohnya, dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menerapkan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, sebagai salah satu model pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kemampuan siswa, untuk mata pelajaran yang lain pada umumnya dan pada pelajaran Bahasa Indonesia, pada khususnya. Kata kunci : metode connected berbantuan media drama Alibaba Abstract This Classroom Action Research (CAR) aims (1) to describe the improvement of student learning outcomes so as to achieve the level of mastery learning outcomes of students in role-play activities (drama) connected with the adoption of media-assisted learning drama Alibaba, (2) describe the steps taken in apply the method of application of connected media-assisted learning Alibaba drama, and (3) describe the response of students to the application of the method application connected media-assisted learning Alibaba drama. Subjects in this study were teachers and students and classes at SMP Negeri 3 VIIIA2 Sawan, amounting to 20 students. Object of this research is the improvement of results, the steps, and the response of the students in the application implementation method connected media-assisted learning Alibaba drama. Data collection methods used in this study is the method of testing, observation, and questionnaire methods / questionnaires. Data were analyzed using descriptive techniques of quantitative and qualitative descriptive. The results of this study were (1) to achieve mastery of learning outcomes play a role (drama) students thanks to the implementation of the application of media-assisted learning methods connected Alibaba drama, on average pre-action classical score 66, the cycle I gained an average score of 68 classical, while the second cycle the average value of a classical student becomes 75, (2) there are several steps the application implementation method connected media-assisted learning Alibaba drama to enhance the ability to play a role (drama). These steps emphasis on learning how to make students able to appreciate the character of each character in the drama Alibaba, both in terms of facial expressions, body language, voice, and inspiration on every character of her subjects, and (3) students responded very positively to the application of the method connected media-assisted learning Alibaba drama. Based on these results, other researchers suggested to apply the method of application of connected media-assisted learning Alibaba drama, as one of the innovative learning model to improve the students' ability, to other subjects in general and the Indonesian lesson, in particular. Keywords: media-assisted method of drama connected Alibaba
PENGGUNAAN FILM BISU DENGAN TEKNIK DUBBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYAMPAIKAN DIALOG DALAM DRAMA SISWA KELAS XI IPA 1 DI SMA NEGERI 2 NEGARA ., I Putu Ari Utama Irawan; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2526

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang efektif melalui penggunaan film bisu dengan teknik dubbing, (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa menyampaikan dialog dalam drama melalui penggunaan film bisu dengan teknik dubbing, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaan film bisu dengan teknik dubbing. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IPA 1 SMAN 2 Negara yang berjumlah 41 orang. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah, peningkatan hasil, dan respons siswa terhadap penggunaan film bisu dengan teknik dubbing. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode tes, dan metode kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat beberapa langkah-langkah pembelajaran yang efektif melalui penggunaan film bisu dengan teknik dubbing untuk meningkatkan kemampuan menyampaikan dialog dalam drama. Langkah-langkah tersebut menekankan pada pemberian contoh penyampaian dialog oleh guru, latihan berulang-ulang, dan pemberian penghargaan. (2) adanya peningkatan dan ketuntasan hasil belajar menyampaikan dialog dalam drama berkat diterapkannya film bisu dengan teknik dubbing, yakni pada data awal skor rata-rata klasikal 64 dengan kategori cukup, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 76 dengan ketegori baik, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 80,90 dengan kategori baik, dan (3) siswa memberikan respons positif terhadap penggunaan film bisu dengan teknik dubbing dalam pembelajaran menyampaikan dialog dalam drama. Berdasarkan hasil penelitian ini, guru disarankan menggunakan media berupa film bisu dengan teknik dubbing ini untuk pelajaran yang menuntut keterampilan, khususnya menyampaikan dialog dalam drama.Kata Kunci : film bisu, teknik dubbing, dialog, drama Classroom Action Research (CAR) aims to (1) describe the steps for effective learning through the use of silent film with dubbing techniques, (2) describe an increase in the ability of students convey drama through the use of dialogue in the silent film dubbing techniques, and (3) describe student response to the use of silent film with dubbing techniques . Subjects of this research is teachers and students of class XI IPA 1 SMAN 2 State totaling 41 people. Object of this research is a step by step, increasing yields, and the response of students in the use of silent film with dubbing techniques. Data collection methods used in this study is the observation method, the test method and questionnaire method. Data were analyzed using descriptive techniques of quantitative and qualitative description. The results of this study were (1) there are several steps for effective learning through the use of silent film with dubbing techniques to improve the ability of delivering dialogue in the drama. These steps emphasizes providing examples of dialogue delivery by teachers, repetitive exercise, and giving rewards. (2) the achievement of improvement and mastery of learning outcomes expressed in the dialogue drama thanks to the implementation of the silent film dubbing techniques, namely the baseline average score of 64 with a classical category enough, the cycle I gained an average score of 76 with classical good category, while in second cycle the average value of 80.90 with classical students into either category, and (3) students give a positive response to the use of silent film with dubbing techniques in delivering learning dialogue in the drama. Based on these results, teachers are advised to use the media in the form of a silent movie with dubbing technique is to subjects that require skill, especially in the dialogue convey the drama.keyword : silent film , dubbing techniques, dialogue, drama
ANALISIS BUTIR SOAL PILIHAN GANDA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SMK NEGERI 3 SINGARAJA ., Ni Putu Sintya Winata; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2988

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kesesuaian kisi-kisi dengan butir soal pilihan ganda mata pelajaran bahasa Indonesia; (2) mendeskripsikan penerapan kaidah penyusunan butir soal pilihan ganda mata pelajaran bahasa Indonesia; (3) mendeskripsikan penerapan kaidah bahasa Indonesia pada butir soal pilihan mata pelajaran bahasa Indonesia. Subjek penelitian ini adalah soal ulangan umum semester ganjil tahun ajaran 2013/2014 mata pelajaran bahasa Indonesia di SMK Negeri 3 Singaraja. Subjek tersebut terdiri atas tiga berkas soal ulangan umum semester ganjil tahun ajaran 2013/2014. Objek penelitian ini adalah (1) kesesuaian kisi-kisi butir soal pilihan ganda mata pelajaran bahasa Indonesia; (2) penerapan kaidah penulisan soal pada butir soal pilihan ganda mata pelajaran bahasa Indonesia; (3) penggunaan kaidah bahasa Indonesia pada butir soal pilihan ganda mata pelajaran bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi dan metode wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) kesalahan pada kisi-kisi soal yang ditemukan berupa kesalahan pada domain pengukuran indikator dan soal; (2) Penyimpangan penerapan kaidah penulisan soal yang ditemukan berupa pokok soal tidak jelas, ketidakhomogenan opsi, dan pernyataan “semua jawaban benar” pada opsi; (3) Penyimpangan penerapan kaidah bahasa Indonesia (ejaan) yang ditemukan, yaitu penyimpangan penerapan pemakaian huruf dan pemakaian tanda baca. Penyimpangan penerapan kaidah bahasa Indonesia (struktur) berupa kesalahan pembentukan kata, kalimat pleonastis, kalimat fragmentaris, dan partikel penegas –kah. Penyimpangan kaidah bahasa (diksi) yang ditemukan berupa kesalahan pemakaian pasangan tetap (idiom) dan pemakaian kata depan di, dari, dan pada. Kata Kunci : butir soal pilihan ganda, kisi-kisi, kaidah penulisan soal, kaidah bahasa Indonesia The aim of this qualitative deskriptive study are (1) describing the suitability of the lattice with multiple choice items Indonesian subjects; (2) describing the application of the rules of preparation of multiple-choice items were Indonesian subjects; (3) describing the application of Indonesian rule on item selection Indonesian subjects. The subjects were Indonesian subjects questions test semester in academic year 2013/2014 at SMK Negeri 3 Singaraja. The subject of the file consists of three general tests semester in academic year 2013/2014. The object of this study were (1) the suitability of the lattice points multiple-choices questions Indonesian subjects; (2) the application of the rule-writing multiple-choice questions items were Indonesian subjects; (3) the use of Indonesian rule in point of mulple-chouice question Indonesian subjects. Methods of data collection in this study were documentation method and interviews method. Data were analyzed using descriptive qualitative techniques. The results of this study are (1) errors in the lattice form of question found in the domain of measurement error indicators and questions; (2) deviation of the application of the rules found in the form of writing about the subject matter is not clear, there are any irregularities in the option , and the statement of "all of the aswer are right" in option; (3) deviation of the application of Indonesian rule (spelling) found such as: deviation of application usage and the use of punctuation letters. Deviations of Indonesian application rules (sructure) in the form of word formation such as: errors in form of word, pleonastic sentences, fragmentary sentences, and whether emphatic particle. Deviations the rules of language (diction) found a regular partner usage errors (idioms) and the use of prepositions di, dari, and pada.keyword : multiple choice question, lattice form of question, rule of writing question, rule of language indonesian.
KESANTUNAN BAHASA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SELEMADEG DALAM DEBAT PADA PEMBELAJARAN BERBICARA ., Ni Putu Ayu Nita Lestariani; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3289

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) wujud kesantunan bahasa yang digunakan oleh siswa kelas X SMA Negeri 1 Selemadeg dalam debat, (2) kesantunan bahasa siswa yang hendak dicapai oleh guru dalam debat pada pembelajaran berbicara di kelas X SMA Negeri 1 Selemadeg, (3) aktivitas berbicara dalam debat di kelas X SMA Negeri 1 Selemadeg. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah (1) guru mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang mengajar di kelas X SMA Negeri 1 Selemadeg, dan (2) siswa kelas X SMA Negeri 1 Selemadeg. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah dengan menggunakan tiga metode pengumpulan data. Pertama, metode observasi atau pengamatan, yang kedua adalah metode wawancara, dan yang ketiga adalah metode dokumentasi untuk mendapatkan data yang dianggap perlu dan penting untuk diketahui. Data-data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penyimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini 1.Wujud kesantunan bahasa yang digunakan oleh siswa kelas X SMA N 1 Selemadeg dalam debat adalah bahasa yang santun dan sesuai dengan prinsip kesantunan berbahasa. Siswa mampu mengungkapkan pendapat yang logis secara lancar dan sopan dengan memperhatikan aturan-aturan debat. 2.Kesantunan bahasa siswa yang hendak dicapai oleh guru adalah kesantunan berbahasa menurut (Leech, 1986). Empat prinsip tersebut adalah (1) prinsip kesopanan, (2) pemakaian kata tabu, (3) penggunaan eufemisme, (4) penggunaan kata honorifik. 3.Pada pembelajaran berbicara dalam debat yang dikembangkan guru, pada umumnya siswa aktif dan kritis. Di samping siswa yang aktif dan kritis, ada juga beberapa siswa yang pasif dan kurang berkontribusi dalam kelompok pada saat pembelajaran berbicara dalam debat berlangsungKata Kunci : kesantunan bahasa, debat, pembelajaran berbicara This descritive qualitative study aimed at describing (1) a form of politeness language used by tenth grader of SMA N 1 Selemadeg in debate (2) Student’s politeness language that want to be achieved by the teacher in debate on speaking class of tenth grader of SMA N 1 Selemadeg (3) Speaking activity in debate of tenth grader of SMA N 1 Selemadeg. To achieve the goal, this study used a descriptive qualitative study design. The subject of this study were: (1) Indonesian language teacher of tenth grader of SMA N 1 Selemadeg and (2) tenth grader students of SMA N 1 Selemadeg. The obtained were analyzed using descritive qualitative analysis model : (1) data reduction, data classification, data description and (3) data inference. The result of this study were : (1) the form of politeness language used by tenth grader of SMA N 1 Selemadeg in debate was polite language and based on the principles of language politeness. The students were able to express their opinions in logic and polite way and also they think about the rules of debate. (2) Students politeness language that want to be achieved by the teacher was polite language according to ( Leechc, 1986). Those foure principles are: (1) Politeness principle, (2) the use of taboo words, (3) the use of euphemisms, (4) the use of honorifics. (3) Speaking skill debate that developed by the teacher were active and critical thinking students. Moreover, not only active active and critical thinking students, there were also some pasif students who had less contribution among their group in speaking activity of debate. keyword : Politeness language, Debate, Speaking
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NOVEL SEPATU DAHLAN KARYA KHRISNA PABICHARA DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENGAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER SEKOLAH DI INDONESIA ., Ni Luh Lina Agustini Dewi; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3438

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Sepatu Dahlan karya Khirsna Pabichara (2) mengetahui relevansi novel Sepatu Dahlan terhadap pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia. Jenis penelitian yang tergolong penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan data apa adanya dan menjelaskan data tersebut dengan kalimat-kalimat kualitatif. Subyek penelitian adalah novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara, sedangkan objeknya adalah nilai-niai pendidikan karakter dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara serta relevansi novel Sepatu Dahlan terhadap pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai-nilai karakter yang terkandung dalam novel Sepatu Dahlan ada 14 yaitu, nilai karakter religius, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, jujur, mandiri, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab , (2) terdapat relevansi atau hubungan yang terkait antara nilai-nilai pendidikan karakter novel Sepatu Dahlan terhadap pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia. Jadi dalam novel Sepatu Dahlan terdapat nilai-nilai karakter yang dapat dikaitkan dengan pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia Kata Kunci : nilai, karakter, relevansi, dan pengajaran This study aimed at (1) finding out the character education value in Sepatu Dahlan novel written by Khrisna Pabichara and (2) finding out the relevance of Sepatu Dahlan novel toward the teaching of character education at school in Indonesia. This study was descriptive qualitative stud, in which the data were described qualitatively. The subject of the study was Sepatu Dahlan novel written by Khrisna Pabichara. The object of the tudy were the character education value in Sepatu Dahlan novel and the relevancy of Sepatu Dahlan novel toward the teaching of character education at school in Indonesia. The method of data collection used in this study was documentation. Then, the data were analyzed descriptively. The findings of the study showed that (1) there were 14 values of character education in Sepatu Dahlan novel such as religious, tolerant, discipline, hard work, creative, appreciating achivement, friendly, /communicative, avid reader, care for the environment, social care, honest, independent, courious, and responsible, (2) there was relevancy between the values of character education in Sepatu Dahlan novel and the theaching of character education at school in Indonesia. So, in Sepatu Dahlan novel, there were character values which was relevant to the teaching pf character education at school in Indonesia.keyword : : value, character, relevancy, and teachig
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA BENTUK TINDAK TUTUR LOKUSI, ILOKUSI, DAN PERLOKUSI DALAM NOVEL ASTRAL ASTRIA KARYA FIRA BASUKI ., Nurul Hanifah; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3947

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini sebagai internalisasi pendidikan dalam pengajaran sastra. Novel Astral Astria karya Fira Basuki memiliki isi pendidikan yang ditekankan pada nilai pendidikan karakter dalam bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Tujuannya adalah untuk (1) Mengetahui nilai karakter yang ada dalam bentuk tindak tutur lokusi pada novel tersebut; (2) Mengetahui nilai karakter yang ada dalam bentuk tindak tutur ilokusi pada novel tersebut; (3) Mengetahui nilai karakter yang ada dalam bentuk tindak tutur perlokusi pada novel tersebut. Subjeknya yaitu novel Astral Astria karya Fira Basuki. Objek yang diteliti yaitu nilai pendidikan karakter pada bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Rancangan penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode dokumentasi dan identifikasi. Instrumen yang digunakan adalah media berupa tabel kriteria. Hasil penelitian ini adalah (1) Bentuk tindak tutur lokusi dalam novel tersebut terdapat 22 nilai pendidikan karakter yaitu nilai mandiri, nilai gemar membaca, nilai demokratis, nilai menghargai prestasi, nilai kreatif, nilai bersahabat/komunikatif, nilai kerja keras, nilai mandiri, nilai peduli sosial, nilai rasa ingin tahu, dan nilai tanggungjawab; (2) Bentuk tindak tutur ilokusi dalam novel tersebut terdapat 22 nilai pendidikan karakter yaitu nilai religius, nilai peduli sosial, nilai toleransi, nilai bersahabat/komunikatif, nilai rasa ingin tahu, nilai kerja keras, nilai demokratis, nilai menghargai prestasi, nilai tanggungjawab, dan nilai kreatif; (3) Bentuk tindak tutur perlokusi dalam novel tersebut terdapat 23 nilai pendidikan karakter yaitu nilai peduli sosial, nilai bersahabat/komunikatif, nilai rasa ingin tahu, nilai kerja keras, nilai demokratis, nilai tanggungjawab, dan nilai kreatif. Kata Kunci : Kata kunci: pendidikan karakter dan lokusi, ilokusi, perlokusi ABSTRACT This research as the internalization of education in teaching literature. Astral Astria novel written by Fira Basuki contains education which emphasize on character value education in form of locution, illocution and perlocution of speech act. The purposes are (1) to know the character value of locution in the novel; (2) to know the character value of illocution in the novel; (3) to know the character value of perlocution in the novel. The subject is the Astral Astria novel by Fira Basuki. The object which is investigated is the character value education in form of locution, illocution and perlocution of speech act. Design of this research is descriptive qualitative. The methods used were documentation and identification. The instrument used was media in form of criteria table. The result of this research are (1) form of locution in the novel found that there are 22 character values education namely independent, love reading, democratic, achievement respect, creativity, friendliness/communicative, hard work, social care, curiosity, and responsibility; (2) form of illocution in the novel found that there are 22 character values education namely religious, social care, tolerant, friendliness/communicative, curiosity, hard work, democratic, achievement respect, responsibility, and creativity; (3) form of perlocution in the novel found that there are 23 character values education namely social care, friendliness/communicative, curiosity, hard work, democratic, responsibility, and creativity. keyword : Key words: character education and locution, illocution, perlocution
PEMANFAATAN ALAM SEKITAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS X.1 SMA NEGERI 1 GEROKGAK ., Komang Dian Suastini; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4526

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menulis puisi dengan pemanfaatan alam sekitar pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Gerokgak, (2) mendeskripsikan peningkatan menulis puisi dalam pembelajaran dengan pemanfaatan alam sekitar pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Gerokgak, dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Gerokgak terhadap pemanfaatan alam sekitar dalam pem-belajaran menulis puisi. Objek penelitian ini adalah aktivitas siswa, peningkatan hasil, dan respons siswa dalam pemanfaatan alam sekitar dalam pembelajaran menulis puisi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes, angket/kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) siswa terlihat aktif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, (2) tercapainya ketuntasan hasil belajar menulis puisi siswa berkat diterapkannya pemanfaatan alam sekitar dalam pembelajaran menulis puisi, yakni pada siklus I memperoleh skor rata-rata 75,16, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa menjadi 81,55, dan (3) siswa sangat setuju terhadap pemanfaatan alam sekitar dalam pembelajaran menulis puisi. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menerapkan pemanfaatan alam sekitar pada materi Bahasa indonesia yang lain, seperti menulis puisi.Kata Kunci : Kata kunci: alam, sekitar, menulis, dan puisi. This Natural Action Research aims (1) to describe the study of writing poetry steps with use the natural surroundings to students of class X.1 SMA Negeri 1 Gerokgak, (2) to describe the increasing of writing poetry in the study with use the natural surroundings to students of class X.1 SMA Negeri 1 Gerokgak, and (3) to describe the students responses of class X.1 SMA Negeri 1 Gerokgak to use the natural surroundings in the study of writing poetry. The object of this research is the student activities, the increase of outcome, and the students responses in use the natural surroundings in study of writing poetry. The methods in collecting the data that used in this research is observation methods, test, questionnaire, and interview. The data analyzed with use descriptive technique, quantitative, and qualitative. The reports of this research is (1) the students look active in in learning activity, (2) achieve the students mastery of learning outcomes in writing poetry thanks to the implementation of use the natural surroundings in writing poetry learning, namely on cycles I got the average score 75,16, whereas on cycles II the average score to be 81,55, and (3) the students very agree to use the natural surroundings in writing poetry learning. Based on the report of this research, other research recommended to apply the use of the natural surroundings in other materials of Indonesian language, like writing poetry. keyword : Key words: the natural surroundings, writing, and poetry.
Strategi Guru dalam Pembelajaran Menulis Puisi pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Banjar ., I Gusti Putu Suastika; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pemahaman guru terhadap strategi pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Banjar, (2) strategi guru dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Banjar, (3) kendala-kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Banjar. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa dan sastra Indonesia yang mengajar di kelas VII SMP Negeri 1 Banjar. Objek penelitian ini adalah strategi guru dalam pembelajaran menulis puisi di kelas VII SMP Negeri 1 Banjar. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) pemahaman guru terhadap strategi pembelajaran menulis puisi sudah luas. Guru sudah memahami teori dan pelaksanaannya. (2) strategi yang digunakan guru dalam pembelajaran menulis puisi yaitu, strategi pendekatan individual, strategi pembelajaran penemuan (discovery learning), strategi pembelajaran terpadu (unit learning), dan strategi pendekatan bervariasi. (3) kendala-kendala yang dihadapi guru yaitu, kendala yang ditemukan guru terletak pada siswa. Membangkitkan imajinasi siswa tentang tema dalam penulisan puisi menjadi kendala yang serius. Kurangnya keterampilan dalam pemilihan kata dalam penulisan puisi juga menjadi kendala dalam pembelajaran menulis puisi. Kata Kunci : strategi pembelajaran, menulis puisi This study aimed to describe (1) teachers understanding of the learning strategies to write poetry in class VII student of SMP Negeri 1 Banjar, (2) strategies of teachers in teaching poetry writing class VII student of SMP Negeri 1 Banjar, (3) the constraints faced teachers in learning to write poetry in class VII student of SMP Negeri 1 Banjar. To achieve this goal, this study used a qualitative descriptive study design. The subjects were Indonesian language and literature teacher who taught in class VII SMP Negeri 1 Banjar. Object of this study is strategic in learning to write poetry teacher in class VII SMP Negeri 1 Banjar. Data were analyzed with descriptive qualitative analysis techniques. The results of this study were (1) teachers' understanding of the learning strategy has been extensive writing poetry. Teachers already understand the theory and implementation. (2) strategies used by teachers in the teaching of writing poetry that is, individual approach strategy, learning strategy discovery (discovery learning), integrated learning strategy (learning units), and varied approach strategy. (3) the constraints faced by the teachers, namely, problems were found located in the student teacher. Excite the imagination of students on the theme in the writing of poetry becomes a serious obstacle. Lack of skill in the choice of words in poetry is also an obstacle in learning to write poetry.keyword : learning strategy, write poetry
PENGGUNAAN METODE MEMBACA PQRST UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MERANGKUM TEKS BACAAN SISWA KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 3 SINGARAJA ., Putu Ayu Widya Astari; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2461

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan aktivitas guru bahasa Indonesia kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Singaraja dalam menerapkan metode membaca PQRST guna meningkatkan kemampuan siswa merangkum teks bacaan, (2) mendeskripsikan aktivitas siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Singaraja dalam pembelajaran merangkum teks bacaan dengan menggunakan metode membaca PQRST, (3) mendeskripsikan peningkatan kemampuan merangkum teks bacaan siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Singaraja dengan menggunakan metode membaca PQRST, dan (4) mendeskripsikan respons siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Singaraja terhadap penerapan metode membaca PQRST guna meningkatkan kemampuan merangkum teks bacaan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 3 SMAN 3 Singaraja dan objek yang dikaji adalah aktivitas guru dan siswa siswa selama pembelajaran merangkum dengan metode membaca PQRST, kemampuan siswa merangkum teks bacaan, dan respons siswa terhadap penggunaan metode membaca PQRST selama merangkum teks bacaan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran merangkum teks bacaan dengan menggunakan metode membaca PQRST. Hasil belajar yang diperoleh juga meningkat. Skor rerata siswa sebelum tindakan adalah 65,14. Pada siklus I, skor meningkat menjadi 77,18, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 87,14. Respons siswa yang berkenaan dengan minat, sikap, bakat, motivasi, dan tujuan juga meningkat dari siklus I ke siklus II, yakni dari 41,14 menjadi 44,11. Peneliti menyarankan agar hasil penelitian ini dapat diterapkan oleh guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan siswa merangkum teks bacaan. Kata Kunci : metode membaca, PQRST, merangkum This study aimed to describe (1) the activity of Indonesian teachers XI IPS 3 SMA 3 Singaraja in applying reading PQRST method to improve students' ability to summarize text reading, (2) the activity of class XI IPS 3 SMA 3 Singaraja in the text summarizes the learning reading by reading PQRST method, (3) an increase in the ability to summarize text reading class XI IPS 3 SMA 3 Singaraja using PQRST reading, and (4) the response of class XI IPS 3 SMA 3 Singaraja to the application of the method to read PQRST to improve the ability of summarizing the reading text. This research is a class action research. The subjects were students of class XI IPS 3 SMAN 3 Singaraja and objects studied are all teachers and students for teaching students to summarize the PQRST method of reading, the reading ability of students to summarize text, and the response of students to use reading PQRST method for summarizing the reading text. Data collection method used is the method of observation, tests, questionnaires, and interviews. Data were analyzed with the technique of quantitative and qualitative data analysis. The results showed that there was an increase in the activity of teachers and students in learning activities encapsulate reading text reading using PQRST. The results obtained also increases learning. Mean score of the students was 65.14 before action. In the first cycle, the score increased to 77.18, and increased again in the second cycle becomes 87.14. Student responses with respect to interest, attitude, aptitude, motivation, and goal also increased from the first cycle to the second cycle, that is from 41.14 into 44.11. Researchers suggest that these results can be applied by Indonesian teachers to improve students' ability to summarize the reading text.keyword : method of reading, PQRST, summarizes