cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 93 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015):" : 93 Documents clear
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERDISKUSI SISWA KELAS IX D SMP NEGERI 2 KUBU ., I Gede Denly Anayuda Giantika; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4775

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam penerapan Metode pembelajaran Two Stay Two Stray untuk meningkatkan keterampilan berdiskusi pada siswa kelas IXD di SMP Negeri 2 Kubu, (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan siswa berdiskusi melalui penerapan Metode pembelajaran Two Stay Two Stray kelas IXD di SMP Negeri 2 Kubu, dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas IXD di SMP Negeri 2 Kubu terhadap penerapan Metode pembelajaran Two Stay Two Stray. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IX D SMP Negeri 2 Kubu. Objek penelitian ini adalah aktivitas siswa, peningkatan hasil, dan respons siswa dalam penerapan Metode pembelajaran Two Stay Two Stray dalam pembelajaran berdiskusi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan anggket atau kuesioner. Data yang didapatkan dianalisis dengan Metode deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) siswa dan guru terlihat sangat aktif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran; (2) penerapan Metode pembelajaran Two Stay Two Stray dapat meningkatkan keterampilan berdiskusi siswa. Hal ini dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 68.33 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 76,39 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 85,65 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap penerapan Metode pembelajaran Two Stay Two Stray dalam pembelajaran berdiskusi. Dari hasil yang telah dicapai, bahwa Metode pembelajaran Two Stay Two Stray perlu dipertimbangkan sebagai upaya untuk mengoptimalkan proses dan hasil belajar bahasa dan sastra.Kata Kunci : Berbicara, Berdiskusi, Two Stay Two Stray This Classroom Action Research (CAR) aimed at (1) described teacher and student’s activity on the implementation of Two Stay Two Stray strategy to improve student’s discussion ability of IXD class at SMP Negeri 2 Kubu, (2) described the improvement of student’s discussion ability through Two Stay Two Stray strategy of IXD class at SMP Negeri 2 Kubu, and (3) described student’s response of IXD class at SMP Negeri 2 Kubu on the implementation of Two Stay Two Stray strategy. The Subjects of this study were teacher and students of IXD class at SMP Negeri 2 Kubu. The objects of this study were students’ activity, improvement of achievement, and student’s response on the implementation of Two Stay Two Stray strategy in discussion class. Method of data collection used in this study was observation, test, and questionnaire. The data gathered were analyzed by descriptive-qualitative and descriptive-quantitative. The result of this study shows that, (1) the students seen active in the learning process, (2) the implementation of Two Stay Two Stray strategy improved student’s ability in discussion. It can be seen from the comparison average score of Classical, which in the pre-action the average score of the classical were 68.33 (enough), the average score of the first cycle was 76.39 (good), meanwhile on the second cycle the average score of student’s classical were 85.65 (good); (3) students gave positive response on the implementation of Two Stay Two Stray strategy on the discussion learning. From the results which have been received, Two Stay Two Stray strategy needed to be considered as an effort to optimize the process and outcome of learning language and literature. keyword : Speaking, Discussion, and Two Stay Two Stray
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MENYIMAK TEKS CERPEN SISWA KELAS VII SMPLB C SLB NEGERI KARANGASEM ., I Wayan Yogi Mellastyawan; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5287

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan (1) pelaksanaan pembelajaran menyimak teks cerpen siswa kelas VII SMPLB C SLB Negeri Karangasem, (2) evaluasi pelaksanaan pembelajaran menyimak teks cerpen siswa kelas VII SMPLB C SLB Negeri Karangasem, dan (3) respons siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran menyimak teks cerpen siswa kelas VII SMPLB C SLB Negeri Karangasem. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII SMPLB C SLB Negeri Karangasem dengan objek penelitian yakni pembelajaran menyimak teks cerpen siswa kelas VII SMPLB C SLB Negeri Karangasem. Ada tiga metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni, metode, observasi, angket/kusioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) guru telah melaksakan pembelajaran menyimak teks cerpen dengan baik sesuai dengan konsep pembelajaran yang ada, (2) guru telah melakukan evaluasi secara tepat dengan menggunakan tes esai sebagai alat evaluasi serta hasil baik yang didaptkan oleh siswa setelah pelaksanaan pembelajaran menyimak teks cerpen berlangsung, dan (3) respons siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran menyimak teks cerpen sudah sangat baik dengan persentase 20,42% merespons sangat setuju, 72,42% mersepons setuju dan 7,14 merespons kurang setuju dari pertanyaan yang diberikan.Kata Kunci : pelaksanaan pembelajaran, menimak, teks cerpen This qualitative research was aimed to describe (1) the implementation of reading subject by using short story text for 7th junior high school students in SMPLB C SLB Negeri Karangasem, (2) the evaluation in implementation of reading by using short story text for 7th junior high school students in SMPLB C SLB Negeri Karangasem, and (3) students’ respond toward the implementation of reading by using short story text for 7th junior high school students in SMPLB C SLB Negeri Karangasem. The subject of this study was the Bahasa Indonesia teachers in 7th class in SMPLB C SLB Negeri Karangasem. The object of this research was reading short story text for 7th junior high school students in SMPLB C SLB Negeri Karangasem. There were three methods which was used in this research namely; method, observation technique, questionnaire, and documentation. The result of this research was shown that (1) the teacher had been implemented reading subject by using short story text as well as main concept of reading theory. (2) The teacher had been implemented evaluation accurately by using essay test as an instrument of collecting score and the students could get good result after learning a reading skill by using short story text. And (3) the students’ respond toward the implementation of reading by using short story text had been done as well as they expected with percentage about 20.42% of students strongly agree, 72.42% agree, and 7,14% disagree based on questionnaire which was given to students.keyword : the implementation of learning ,reading, short story
ANALISIS TEKS PIDATO SISWA KELAS X.1 SMA NEGERI 1 SAWAN DITINJAU DARI PRINSIP ETIKA RETORIKA ., Komang Sumantara; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) teks pidato siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan ditinjau dari prinsip etika retorika, (2) faktor pendukung penghambat yang dialami oleh siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan, dan (3) faktor penghambat yang dialami oleh siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif yang menggambarkan adanya prinsip etika retorika dalam naskah pidato siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X.1 di SMA Negeri 1 Sawan yang berjumlah 25 orang siswa, sedangkan objek penelitiannya adalah (1) teks pidato siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan ditinjau dari prinsip etika retorika, (2) faktor pendukung yang dialami oleh siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan dan (3) faktor penghambat yang dialami oleh siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan. Data dikumpulkan dengan metode penugasan dan wawancara. Data dianalisis dengan kualitatif yang mencakup tiga tahap, yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pembelajaran menulis naskah pidato pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan ditinjau dari prinsip etika retorika sudah menunjukkan hasil yang baik. Siswa sebagian besar sudah mampu menuangkan pesan, ide, atau gagasan dan menerapkan prinsip etika retorika dalam menulis teks pidato. Namun, untuk prinsip yang kelima, siswa belum mampu atau masih kurang penerapannya dalam menulis teks pidato. Berdasarkan hasil wawancara yang peneliti lakukan dengan siswa, diketahui bahwa faktor pendukung siswa dalam menulis teks pidato, yaitu rajin membaca, mendengarkan informasi dari luar, serta senang dalam kegiatan pembelajaran, khususnya, menulis teks pidato. Di samping itu, ada faktor penghambat siswa, yaitu siswa kurang paham dengan konsep menulis pidato dan siswa juga mengalami kesulitan terkait dengan pemilihan kata, struktur kalimat, bahkan bentuk pola organisasi tuturannya agar menjadi sebuah tuturan yang efektif dan menarik. Peneliti menyarankan agar guru hendaknya mengintensifkan pembelajaran menulis naskah pidato dengan memperhatikan kendala yang ada untuk dicari pemecahannya. Kata kunci: prinsip etika retorika, teks pidato Kata Kunci : prinsip etika retorika, teks pidato This study aimed to describe (1) the text speech graders X.1 SMAN 1 Sawan rhetoric in terms of ethical principles, (2) inhibiting the supporting factors experienced by students in grade X.1 SMAN 1 Sawan, and (3) inhibiting factors experienced by students in grade X.1 SMAN 1 Sawan. This study used a qualitative descriptive design that describes the ethical principles of rhetoric in speeches graders X.1 SMAN 1 Sawan. Subjects in this study were all students in the class X.1 SMAN 1 Sawan totaling 25 students, while the object of the study was (1) The text of the speech graders X.1 SMAN 1 Sawan rhetoric in terms of ethical principles, (2) factors support experienced by students in grade X.1 SMAN 1 Sawan and (3) inhibiting factors experienced by students in grade X.1 SMAN 1 Sawan. Data collected by the method of assignment and interview. Data were analyzed with qualitative includes three stages: (1) data reduction, (2) presentation of data, and (3) drawing conclusions. These results indicate that the results of learning to write speeches in class X.1 SMAN 1 Sawan in terms of ethical principles rhetoric has shown good results. Students largely been able to pour a message, an idea, or an idea and apply ethical principles of rhetoric in writing the text to speech. However, for the fifth principle, students have not been able or still less application in writing text to speech. Based on the results of interviews that researchers do with the students, it is known that factors supporting students in writing a text, namely diligently read, listen to information from the outside, and happy in the learning activities, in particular, write text to speech. In addition, there are inhibiting factors of students, ie students are less familiar with the concept of writing a speech and students also have difficulty relating to the choice of words, sentence structure, even the shape of the pattern tuturannya organization to become an effective and interesting speech. Researchers suggest that teachers should intensify the teaching of writing speeches with attention to existing constraints to be solved. Keywords: ethical principles of rhetoric, text to speech keyword : ethical principles of rhetoric, text to speech
ANALISIS KESIAPAN GURU BAHASA INDONESIA DALAM MENERAPKAN KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI 1 SEMARAPURA ., Ni Wayan Arik Sinthia Wati; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan guru bahasa Indonesia dalam menerapkan Kurikulum 2013 dari segi rencana pelaksanaaan pembelajaran, dari segi pelaksanaan pembelajaran, dan dari segi penilaian hasil belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan kurikulum 2013 di SMA Negeri 1 Semarapura. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Semarapura. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan instrumen-instrumen seperti lembar observasi, dokumentasi dan pedoman wawancara. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa guru belum memiliki kesiapan dalam penerapan Kurikulum 2013 dari segi perencanaan pelaksanaan pembelajaran, dari segi pelaksanaan pembelajaran dan dari segi penilaian hasil belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan kurikulum 2013 di SMA Negeri 1 Semarapura. Kata Kunci : Kurikulum 2013, Kesiapan, Bahasa Indonesia This study aimed at describing the readiness of Bahasa’s teachers in implementing Curriculum 2013 in terms of lesson plan, implementation of teaching learning process and assessment of students’ learning result in teaching Bahasa based on Curriculum 2013 in SMA Negeri 1 Semarapura. The subjects in this study were Bahasa’s teachers at SMA Negeri 1 Semarapura. The data were collected through qualitative descriptive method by using instruments such as observation sheets, documentation and guided interview. In this study, it found that teachers have not ready yet to implement Curriculum 2013 in terms of lesson plan, implementation of teaching learning process and assessment of students’ learning result in teaching Bahasa based on Curriculum 2013 in SMA Negeri 1 Semarapura. keyword : Curriculum 2013, readiness, Bahasa.
ANALISIS FONOTAKTIK POLA PENYUKUAN KATA TUTURAN GURU BAHASA INDONESIA DAN SISWA KELAS XI IPB DALAM DISKUSI ANTARKELOMPOK DI SMA NEGERI 1 NUSA PENIDA ., Ni Putu Gita Mertasih; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kelompok kata yang mengalami perubahan pelafalan dan pola suku kata dari segi fonotaktik pada tuturan guru dan siswa kelas XI IPB, (2) jenis fonem dan pola suku kata bahasa Indonesia yang paling banyak mengalami perubahan pola secara fonotaktik, (3) penyebab terjadinya perubahan pola suku kata secara fonotaktik dalam diskusi antar kelompok pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas XI IPB di SMA N 1 Nusa Penida. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah (1) guru bahasa bahasa Indonesia, dan (2) siswa kelas XI IPB. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan metode wawancara. Data yang diperoleh di analisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui (1) identifikasi data, (2) klasifikasi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan simpulan. Hasil penelitian ini 1. kata yang mengalami perubahan pelafalan adalah kata murit, mongomentari, gak, kalok, males, dan denger, dan perubahan pola suku kata yaitu kata drama, praktek, trampil, strategi, struktur, dan stres. 2. jenis fonem dan pola suku kata bahasa Indonesia yang paling banyak mengalami perubahan pola secara fonotaktik adalah fonem vokal /a/ dan pola suku kata serapan. 3. Penyebab terjadinya perubahan pola suku kata secara fonotaktik adalah terjadi proses morfologi yaitu adanya pemunculan fonem. Selain itu, penyebab lain yang terjadi adanya karena kurangnya antusias guru dan siswa dalam berbahasa lisan yang baik dan benar. Disarankan hasil penelitian ini dapat bermakna dalam pembelajaran berbahasa, khususnya dalam pembelajaran bahasa Indonesia.Kata Kunci : lafal, suku kata, fonotaktik This study aimed to describe (1) a group of words which change the pronunciation and the pattern of syllables in terms fonotaktik the speech of teachers and students of class XI IPB, (2) types of phonemes and patterns of syllables Indonesian most widely changing patterns in fonotaktik, (3) the cause of the change in the pattern of syllables in fonotaktik in discussions between groups at study Indonesian IPB XI classes in SMA N 1 Nusa Penida. To achieve that goal, this study used a qualitative descriptive study design. Subjects of this study were (1) Indonesian language teacher, and (2) a class XI student of IPB. The method used in data collection is a method of observation and interview methods. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive analysis model through (1) the identification of the data, (2) classification of data, (3) presentation of data, and (4) drawing conclusions. 1. The results of this study were to change the pronunciation of the word is the word murit, mongomentari, gak, Kalok, lazy, and heard, and changes in the pattern of syllables that words play, practice, skilful, strategy, structure, and stress. 2. The types of phonemes and syllables Indonesian pattern most experienced changes in fonotaktik pattern is phoneme vowel / a /, and the pattern of syllables uptake. 3. The cause of the changing patterns of syllables in fonotaktik is a process that is the morphological appearance of phonemes. In addition, other causes that occur are because of the lack of enthusiasm of teachers and students in the language spoken is good and right. Suggested results of this study can be meaningful in language learning, especially in learning Indonesian.keyword : pronunciation, syllable, phonotactics
Strategi Guru dalam Pembelajaran Wawancara Siswa di Kelas VIIID MTs. Negeri Mendoyo ., Ria Marlina; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6367

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan mengetahui (1) strategi guru dalam perencanaan pembelajaran wawancara, (2) pelaksanaan pembelajaran wawancara, dan (3) evaluasi pembelajaran wawancara yang dilakukan di kelas VIID MTs. Negeri Mendoyo. Subjek penelitian adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas VIIID MTs. Negeri Mendoyo. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) strategi guru dalam perencanaan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis KTSP sudah terlihat dari adanya pencantuman beberapa komponen dalam RPP, seperti: SK, KD, tujuan pembelajaran, media pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Dalam perencanaan perlu juga memilah antara waktu yang tersedia dan media yang akan digunakan agar tercapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. (2) Pelaksanaan pembelajaran wawancara menggunakan tiga strategi, yaitu strategi yang berpusat pada guru, berpusat pada siswa dan berpusat pada materi pelajaran. Namun, guru lebih menekankan proses pengajarannya pada strategi yang berpusat pada siswa. (3) Evaluasi pembelajaran wawancara yang dilaksanakan melalui penilaian praktik dan tertulis. Peniaian praktik dilakukan saat siswa berwawancara dengan narasumber dan penialaian tertulis dilakukan ketika siswa menulis hasil wawancara menjadi sebuah rangkuman.Kata Kunci : strategi guru, pembelajaran wawancara This study used a qualitative descriptive study design aims to determine (1) the strategy of teachers in lesson planning the interview, (2) the implementation of learning interviews, and (3) evaluation of learning in the classroom interviews conducted VIID MTs. Mendoyo country. Subjects were Indonesian teachers who teach in the classroom VIIID MTs. Mendoyo country. Data collection methods are used, the method of observation, documentation, and interviews. Data were analyzed using qualitative descriptive analysis model through three stages, namely data reduction, data presentation, and inference. Results of this study were (1) the learning plan based SBC Indonesian evident from the existence of several components in the RPP, such as: SK, KD, learning objectives, instructional media, learning steps, and evaluation of learning. Planning should also sort out between the time available and the media that will be used to achieve the desired learning objectives. (2) learning peleksanaan interview using three strategies, namely strategies teacher-centered, student-centered and focused on the subject matter. However, the teachers put more emphasis on the teaching process student-centered strategy. (3) evaluation of learning that teachers carry out interviews can be seen from the assessment and written practice. Peniaian done when students practice interview with speakers and teachers assess students' interviews were written into a summary.keyword : teacher strategies , learning interview
ANALISIS KETERAMPILAN BERTANYA GURU DAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X TAV 1 SMK NEGERI 3 SINGARAJA ., Putu Ayu Hana Indah Cahyani; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.7204

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan jenis pertanyaan yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X TAV 1, (2) mendeskripsikan keterampilan bertanya siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X TAV 1, dan (3) mendeskripsikan hambatan bertanya yang dialami siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia SMK Negeri 3 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X TAV 1 SMK Negeri 3 Singaraja. Objek penelitian ini adalah keterampilan bertanya guru dan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket terbuka dan perekaman. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Jenis pertanyaan yang digunakan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X TAV 1 adalah jenis pertanyaan permintaan, retoris, mengarahkan, pertanyaan sempit informasi langsung, dan pertanyaan sempit memusat, (2) keterampilan bertanya siswa masih rendah dibuktikan dari pertanyaan selama tiga kali pengamatan, dan (3) terdapat 6 faktor yang menghambat siswa dalam bertanya yaitu (1) malu/gugup/tidak percaya diri (2) takut ditertawai teman, (3) situasi kelas ribut, (4) mengantuk/kurang fokus, (5) kurang mengerti dengan yang harus ditanyakan, (6) takut pertanyaan tidak dijawab. Kata Kunci : bertanya, guru, hambatan, siswa, This research examines at (1) describing the various types of questions used by teacher as foundin Indonesian learning situation at the class of X TAV 1, (2) describing the students’ questioning skill as found in Indonesian learning situation at the class of X TAV 1, and (3) describing the obstacles experienced by students in questioning as found in Indonesian learning situation in SMK Negeri 3 Singaraja. The subjects of this study were both teacher and students especially those at the class of X TAV 1. The objects of this study were the questioning skill of both students and teacher as found in Indonesian learning situation. Furthermore, the techniques used for gathering the data werethrough observation, open questionnaire and recording while descriptive qualitative method was used as the technique of analyzing data . The results showed that (1) the types of questioning skills used by teacher were ranging from demanding questions, rhetorical questions, guiding questions and specific questions for either giving direct information or focusing, (2) the students’ questioning skills was still low; it was proven through the three times observations done by the researcher, and (3) there were six obstacles experienced by the students, namely (a) shyness/ nervousness/ hesitancy, (b) the fear of being mocked by other students, (c) the noisy situation of the class, (d) drowsiness/ less focus, (e) less understand about what have to be questioned, (f) the fear of having questions which were not answered. keyword : questioning skill, teacher, obstacles, students
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN MENULIS DI KELAS X IIS 1 SMAN 1 MENDOYO ., Maria Made Iis Hermawati; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4767

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis di kelas X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo, (2) kendala-kendala implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis di kelas X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo, dan (3) respon siswa terhadap implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis di kelas X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo yang berjumlah 47 orang. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran menulis dengan menggunakan pendekatan saintifik, kendala-kendala pembelajran menulis dengan menggunakan pendekatan saintifik, dan respon siswa terhadap pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) langkah-langkah implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis melalui beberapa tahap yaitu pengamatan, menanya, menalar, mencoba dan mengkomunikasikan; (2) kendala yang dihadapi oleh guru dimana kurangnya informasi tentang pendekatan saintifik, siswa yang kurang fokus dalam pembelajaran dan sarana sekolah yang kurang memadai; dan (3) respon siswa terhadap implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis bersifat positif dimana dilihat dari prosentase berikut rata-rata 47,94 % siswa sangat setuju dan 43,24 % setuju. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk meneliti lebih mendalam lagi tentang pendekatan saintifik.Kata Kunci : pendekatan saintifik, pembelajaran menulis This study aimed describe (1) the steps implementing the scientific approach to the teaching of writing in class X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo, (2) constraints on the implementation of the scientific approach to teaching writing in class X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo, and (3) response students to the implementation of the scientific approach to the teaching of writing in class X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo. The subjects were teachers and students of class X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo which totaled 47 people. The object of this study is the implementation, constraints and student is response to the scientific study of the teaching of writing. Data collection methods used in this research is the method of observation, documentation, and interviews. The data were analyzed using qualitative descriptive technique. The results of this study were (1) the steps implementing the scientific approach to teaching writing through several stages of observation, to question, to reason, to try and communicate; (2) the constraints faced by the teacher where the lack of information about the scientific approach, students are less focused on learning and school facilities are inadequate; and (3) student is response to the implementation of the scientific approach to the teaching of writing is positive where seen from the following percentage of the average 47.94 % of students strongly agreed and 43.24 % agree. Based on these results, other researchers are advised to examine more deeply about the scientific approach. keyword : scientific approach, learning to write
PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN DALAM TEKS ANEKDOT PADA KELAS X DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA: TINJAUAN DARI SEGI VALIDITAS ISI DAN PEMANFAATAN HASIL EVALUASI ., Ni Putu Ayu Novi Arini; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tes buatan guru dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja (2) validitas isi tes dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja (3) pemanfaatkan hasil evaluasi oleh guru dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja (4) pemanfaatkan hasil evaluasi oleh siswa dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah (1) guru bahasa Indonesia kelas X SMA Negeri 1 Singaraja dan (2) siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, kuesioner/angket, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur sebagai berikut (1) identifikasi data, (2) rediksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Tes buatan guru dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot sudah sesuai dengan isi silabus dan setiap butir soal sudah menunjukkan secara jelas kompetensi dasar yang akan diukur, (2) Setiap butir soal yang digunakan dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot sudah valid dari segi validitas isi dan tergolong memiliki tingkat validitas yang tinggi, (3) Guru telah memanfaatkan hasil evaluasi untuk berbagai kepentingan pembelanjaran, dan (4) Pemanfaatan hasil evaluasi bagi siswa tidak hanya untuk kepentingan evaluasi pembelajaran. Adapun manfaat yang diperoleh siswa dari hasil evaluasi, yaitu untuk kepentingan evaluasi proses belajar pembelajaran di dalam kelas dan di luar kelas. Kata Kunci : Evaluasi, teks anekdot, validitas isi, pemanfaatan hasil This research aimed to describe of (1) teacher-made tests in the evaluation of learning anecdotal text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja (2) content validity test in the evaluation of learning anecdotes text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja (3) utilizing the results of the evaluation by the teacher in the evaluation of learning anecdotes text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja (4) utilizing the results of the evaluation by the students in the evaluation of learning anecdotes text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja. To achieve these objectives, the researchers used a qualitative descriptive design. The subjects were is (1) Bahasa Indonesia teacher of X class SMA Negeri 1 Singaraja and (2) students in X class SMA Negeri 1 Singaraja. Collecting data in this research using the methods of documentation, questionnaires / questionnaire, and interviews. Data were analyzed using descriptive techniques using the following procedure (1) identification of data, (2) data reduction, (3) presentation of data, and (4) conclusions. These reserch results indicate that (1) teacher-made tests in the evaluation of learning anecdotes text is in conformity with the contents of the syllabus and each item has been clearly demonstrated basic competence to be measured, (2) Every tests item that is used in the evaluation of learning anecdotes text is valid in terms of content validity and classified as having a high degree of validity, (3) Teachers have made use of evaluation results for various learning needs, and (4) Utilization of evaluation results for students not only for the sake of learning evaluation. The benefits derived from the results of the evaluation of students, namely for the purpose of evaluation and learning process in the classroom and outside the classroom. keyword : Evaluation, anecdotal text, content validity, the utilization of
STRATEGI PEMBELAJARAN MENYENANGKAN DENGAN HUMOR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X SMA NEGERI 2 MENDOYO ., Dewa Putu Astawan Ariputra; ., Drs. I Wayan Rasna,M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5300

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan (1) perencanaan strategi pembelajaran menyenangkan dengan humor di kelas X SMA Negeri 2 Mendoyo, (2) pelaksanaan strategi pembelajaran menyenangkan dengan humor di kelas X SMA Negeri 2 Mendoyo, dan (3) kendala-kendala guru dalam menggunakan strategi pembelajaran menyenangkan dengan humor di kelas X SMA Negeri 2 Mendoyo. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMA Negeri 2 Mendoyo dengan objek penelitian yakni strategi pembelajaran menyenangkan dengan humor. Ada tiga metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni, metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) guru telah merencanakan strategi pembelajaran menyenangkan dengan humor secara eksplisit di dalam RPP, (2) pelaksanaan strategi pembelajaran menyenangkan dengan humor telah berjalan dengan baik, dan (3) terdapat beberapa kendala yang dialami oleh guru dalam menggunakan strategi pembelajaran menyenangkan dengan humor, yaitu sulitnya mendapatkan sumber teori yang relevan, sulitnya menyesuaikan humor dengan kebutuhan siswa, dan sulitnya mendapatkan media humor sebagai bahan ajar. Penelitian ini hanya terbatas pada kajian perencanaan, pelaksanaan, dan kendala-kendala, disarankan bagi peneliti lain untuk melakukan pengujian lebih mendalam mengenai pengaruh humor terhadap hasil belajar siswa.Kata Kunci : strategi pembelajaran, humor This descriptive qualitative study was aimed at describing (1) the planning of fun instructional strategy combined with humor in Class X of SMAN 2 Mendoyo, (2) the implementation of fun instructional strategy combined with humor in Class X of SMAN 2 Mendoyo and (3) the obstacles faced by the teacher in implementing fun instructional strategy combined with humor in Class X of SMAN 2 Mendoyo. The subject of the study was a teacher teaching Indonesian in Class X of SMAN 2 Mendoyo and the object of the study was fun instructional strategy combined with humor. There were three methods of data collection applied in the study, such as interview, observation and documentation. The result of the study revealed that (1) the teacher had put fun instructional strategy combined with humor in her instructional plan explicitly, (2) fun instructional strategy combined with humor could implemented perfectly, and (3) there were some obstacles faced by the teacher in implementing fun instructional strategy combined with humor, those, are the difficulty of finding relevant references, the difficulty of matching the humor with the students’ need and the difficulty of creating a humorous media as teaching material. This present study was limited at describing the planning of fun instructional strategy combined with humor, the implementation of fun instructional strategy combined with humor and the obstacles faced by the teacher in implementing fun instructional strategy combined with humor. Thus, it is suggested to other researchers to study the effects of humor toward students’ learning result.keyword : fun instructional strategy, humor

Page 8 of 10 | Total Record : 93