cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 98 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2014)" : 98 Documents clear
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA BENTUK TINDAK TUTUR LOKUSI, ILOKUSI, DAN PERLOKUSI DALAM NOVEL ASTRAL ASTRIA KARYA FIRA BASUKI Nurul Hanifah .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3947

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini sebagai internalisasi pendidikan dalam pengajaran sastra. Novel Astral Astria karya Fira Basuki memiliki isi pendidikan yang ditekankan pada nilai pendidikan karakter dalam bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Tujuannya adalah untuk (1) Mengetahui nilai karakter yang ada dalam bentuk tindak tutur lokusi pada novel tersebut; (2) Mengetahui nilai karakter yang ada dalam bentuk tindak tutur ilokusi pada novel tersebut; (3) Mengetahui nilai karakter yang ada dalam bentuk tindak tutur perlokusi pada novel tersebut. Subjeknya yaitu novel Astral Astria karya Fira Basuki. Objek yang diteliti yaitu nilai pendidikan karakter pada bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Rancangan penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode dokumentasi dan identifikasi. Instrumen yang digunakan adalah media berupa tabel kriteria. Hasil penelitian ini adalah (1) Bentuk tindak tutur lokusi dalam novel tersebut terdapat 22 nilai pendidikan karakter yaitu nilai mandiri, nilai gemar membaca, nilai demokratis, nilai menghargai prestasi, nilai kreatif, nilai bersahabat/komunikatif, nilai kerja keras, nilai mandiri, nilai peduli sosial, nilai rasa ingin tahu, dan nilai tanggungjawab; (2) Bentuk tindak tutur ilokusi dalam novel tersebut terdapat 22 nilai pendidikan karakter yaitu nilai religius, nilai peduli sosial, nilai toleransi, nilai bersahabat/komunikatif, nilai rasa ingin tahu, nilai kerja keras, nilai demokratis, nilai menghargai prestasi, nilai tanggungjawab, dan nilai kreatif; (3) Bentuk tindak tutur perlokusi dalam novel tersebut terdapat 23 nilai pendidikan karakter yaitu nilai peduli sosial, nilai bersahabat/komunikatif, nilai rasa ingin tahu, nilai kerja keras, nilai demokratis, nilai tanggungjawab, dan nilai kreatif. Kata Kunci : Kata kunci: pendidikan karakter dan lokusi, ilokusi, perlokusi ABSTRACT This research as the internalization of education in teaching literature. Astral Astria novel written by Fira Basuki contains education which emphasize on character value education in form of locution, illocution and perlocution of speech act. The purposes are (1) to know the character value of locution in the novel; (2) to know the character value of illocution in the novel; (3) to know the character value of perlocution in the novel. The subject is the Astral Astria novel by Fira Basuki. The object which is investigated is the character value education in form of locution, illocution and perlocution of speech act. Design of this research is descriptive qualitative. The methods used were documentation and identification. The instrument used was media in form of criteria table. The result of this research are (1) form of locution in the novel found that there are 22 character values education namely independent, love reading, democratic, achievement respect, creativity, friendliness/communicative, hard work, social care, curiosity, and responsibility; (2) form of illocution in the novel found that there are 22 character values education namely religious, social care, tolerant, friendliness/communicative, curiosity, hard work, democratic, achievement respect, responsibility, and creativity; (3) form of perlocution in the novel found that there are 23 character values education namely social care, friendliness/communicative, curiosity, hard work, democratic, responsibility, and creativity. keyword : Key words: character education and locution, illocution, perlocution
PENGGUNAAN TEKS CERITA RAKYAT BALI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA PADA SISWA KELAS XI BAHASA SMA NEGERI 1 MENDOYO I Pt Agus Phebi r .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui penggunaan teks cerita rakyat Bali dalam rangka meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis naskah drama, (2) mengetahui aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama, (3) mendeskripsikan respons siswa kelas X1 bahasa SMA Negeri 1 Mendoyo terhadap teks cerita rakyat Bali dalam rangka meningkatkan kemampuan menulis naskah drama. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X1 bahasa di SMA Negeri 1 Mendoyo. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, tes, dan kuesioner. Hasil penelitian ini adalah ketuntasan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama, (2) aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama tergolong sangat aktif, (3) respons positif siswa secara klasikal atau menunjukkan ketertarikan terhadap teks cerita yang digunakan.Kata Kunci : menulis naskah drama, teks cerita rakyat Bali. This study aimed at (1) determining the use of Balinese folklore texts in order to improve students' competency of writing a drama script, (2) determining the students’ activity in learning to write a drama script, (3) describing the response XI graders of SMA 1 Mendoyo toward the use of Balinese folklore texts in order to improve the competency of writing a drama script. This research was a classroom-based action research. Subjects in this study were XI graders in a language class of SMA 1 Mendoyo. The data were collected through observation, test, and questionnaire. The results of this study were the students’ mastery of learning outcomes in writing a drama script, (2) the activity of students in learning to write a drama script classified into a very active level, (3) the positive response of students classically or showed interest toward the folklore texts used in this study. keyword : writing a drama script, Balinese folklore texts.
PERILAKU VERBAL DAN NONVERBAL GURU DALAM PENGAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA TUNARUNGU DI SMA LUAR BIASA GOLONGAN B SINGARAJA Wayan Febby Evayana Karnawa .; Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai (1) bentuk dan fungsi perilaku verbal dalam pengajaran bahasa Indonesia di SMA Luar Biasa Golongan B Singaraja dan (2) jenis dan fungsi perilaku nonverbal guru dalam pengajaran bahasa Indonesia di SMA Luar Biasa Golongan B Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia kelas XI di SMA Luar Biasa Golongan B Singaraja, sedangkan objek penelitian ini adalah perilaku verbal (PV) dan nonverbal (PNV) guru. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan wawancara. Rancangan penelitian deskriptif yang menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk menggambarkan bentuk dan fungsi PV guru, jenis dan fungsi PNV. Hasil analisis menunjukkan bentuk bahwa PV yang digunakan guru yaitu deklaratif 61,22%, imperatif 22,44%, dan interogatif 13,79%. Fungsi PV yang muncul yaitu asertif 40,81%, direktif 36,73%, ekspresif 16,32%, komisif sebanyak 4,08%, dan deklarasi 2,04%. Jenis PNV yang digunakan guru yaitu gerakan tangan (selanjutnya disingkat GT) dan ekspresi 33,82%, GT 30,88%, gerakan kepala dan tangan (selanjutnya disingkat GKT) dan ekspresi 10,29%, GKT 8,82%, gerakan kepala (selanjutnya disingkat GK) 7,35%, ekspresi 4,41%, dan GK dan ekspresi 4,41%. Fungsi PNV yang digunakan yaitu melengkapi dan menekankan 35,29%, melengkapi 25%, menggantikan 17,65%, menekankan 14,70%, serta melengkapi dan mengatur 7,35%. PV dan PNV sangat penting sehingga dapat disarankan agar guru memadukan PV dan PNV dalam mengajar sesuai dengan nilai-nilai sosial budaya masyarakat Bali.Kata Kunci : Kata kunci: perilaku verbal dan perilaku nonverbal This study aims to provide an overview of (1) the form and function of verbal behavior in the teaching of Indonesian in high school Extraordinary Class B Singaraja and (2) the types and functions of nonverbal behavior of teachers in the teaching of Indonesian in high school Extraordinary Class B Singaraja. This study used a descriptive design using qualitative and quantitative approaches. The subjects were Indonesian teacher in high school class XI Extraordinary Class B Singaraja, while the object of this study is verbal behavior (PV) and nonverbal (PNV) teacher. The data was collected through observation and interviews. Descriptive study design using qualitative and quantitative analysis are used to describe the form and function of PV teacher, the type and function of PNV. The results of the analysis showed that teachers use the form PV is the declarative form 61.22%, 22.44% imperative, and interrogative 13.79%. The PV function is a function that appears assertive 40.81%, 36.73% directive, expressive 16.32%, commissive as much as 4.08%, and 2.04% declaration. The type of teacher that is used PNV GT and expression of 33.82%, 30.88% GT, GKT and ekspresi 10.29%, 8.82% GKT , GK 7.35%, 4.41% expression, and the expression of GK and 4.41%. PNV functions used are complementary and emphasize 35.29%, 25% complement, replace 17.65%, 14.70% stressed , and equip and arrange 7.35%. PV and PNV is very important so that it can be suggested that teachers memaduka PV and PNV in teaching in accordance with the socio-cultural values of the people of Bali.keyword : Keywords : verbal behavior and nonverbal behavior
Permasalahan Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas X Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) 3 SMK Negeri 3 Singaraja Berdasarkan Kurikulum 2013 Roselina Anjeni .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3956

Abstract

Abstrak Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan (1) permasalahan guru dalam perencanaan pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X TITL 3 SMK Negeri 3 Singaraja, (2) permasalahan guru dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X TITL 3 SMK Negeri 3 Singaraja, dan (3) permasalahan guru dalam evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X TITL 3 SMK Negeri 3 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas X TITL 3 SMK Negeri 3 Singaraja. Objek penelitian ini adalah permasalahan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah, lembar observasi, catatan lapangan, dan wawancara tidak terstruktur. Hasil penelitian ini adalah (1) Permasalahan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia didapat dari tiga komponen, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Permasalahan dalam perencanaan pembelajaran, yaitu terletak pada dua Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada komponen Identitas, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar dan Indikator, Tujuan Pembelajaran, Metode pembelajaran, Media, Alat dan Sumber Pembelajaran, Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran dan Penilaian. Permasalahan dalam pelaksanaan pembelajaran adalah pada kegiatan pendahuluan guru tidak memberikan apersepsi kepada siswa. Pada kegiatan inti pembelajaran, guru tidak menggunakan media sebagai alat bantu dalam pelaksanaan pembelajaran, dan tidak terlaksananya tahapan pembelajaran saintifik dengan baik. Permasalahan pada kegiatan akhir pembelajaran adalah guru tidak melakukan evaluasi langsung setelah pembelajaran berakhir Kata Kunci : Permasalahan guru, Pembelajaran bahasa Indonesia, kurikulum 2013 Abstract This research uses qualitative descriptive research design that aim to describe : (1) the teachers' problems in Indonesian learning plan in X class TITL 3 SMK Negeri 3 Singaraja, (2) the teachers' problems in Indonesian learning implementation in X class TITL 3 SMK Negeri 3 Singaraja, and (3) the teachers' problems in Indonesian learning evaluation in X class TITL SMK Negeri 3 Singaraja. This research object is teachers' problems in Indonesian learning. The data gathering methods are observation, documentation, and interview method. The research instruments that used in this research are observation sheets, field notes, and unstructured interview. The research instruments that used in this research are observation sheets, field notes, and unstructured interview. The research results are (1) the teachers' problems in Indonesian learning got from three components, that are plan, implementation, and learning evaluation. The problems in learning plan are at two Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) in the identities, main competentions, media, tools and learning resources, learning and judging activity steps. The problems in learning implementation are at teachers' pilot activity that don't give the . The problems in learning plan are at two Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) in the identities, main competentions, media, tools and learning resources, learning and judging activity steps. The problems in learning implementation are at teachers' preliminary activities that don't give the apperception to the students. In the main implementation learning activity, teachers don't use media as the tools in learning implementation and the scientific learning isn't well done. The problems in the end of learning are the teachers don't evaluate directly after the learning ends keyword : Teacher problems, Indonesian learning, 2013 curiculum
PENERAPAN METODE HYPNOTEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENYIMAK SISWA KELAS X3 SMA LABORATORIUM UNDIKSHA I Wayan Erwin Widyaswara .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .; Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4066

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mengetahui (1) aktivitas belajar siswa di kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha dengan menerapkan metode hypnoteaching, (2) peningkatan hasil belajar menyimak dengan menerapkan metode Hypnoteaching di kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, (3) kiat-kiat guru dalam menerapkan metode Hypnoteaching agar dapat meningkatkan hasil belajar menyimak pada siswa kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, dan (4)respons siswa kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja terhadap penerapan pendekatan Hypnoteaching untuk meningkatkan hasil belajar menyimak. Penelitian ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X.3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah kemampuan menyimak siswa. Data tentang hasil belajar siswa dalam pembelajaran menyimak dikumpulkan dengan metode tes yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif, kiat-kiat guru dalam pembelajaran dikumpulkan dengan metode wawancara yang dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif, data tentang aktivitas siswa dalam pembelajaran dikumpulkan dengan metode observasi yang dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dan respons siswa dikumpulkan dengan metode angket dan wawancara yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) penerapan metode hypnoteaching dapat meningkatkan kemampuan menyimak siswa kelas X.3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, (2) guru menerapkan kiat-kiat pembelajaran yang tepat dalam mengimplementasikan metode hypnoteaching untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa, dan (3) siswa memberikan respons positif terhadap pembelajaran menyimak. Kata Kunci : hypnoteaching, hasil belajar, dan menyimak Classroom Action Research (CAR) aims to determine (1) the activity of student learning in the classroom X3 Laboratory High School hypnoteaching Undiksha by applying the method, (2) improvement of learning outcomes by applying the method Hypnoteaching listening in class X3 Singaraja Undiksha Laboratory High School, (3) kiat- tips teacher in implementing Hypnoteaching methods in order to improve student learning outcomes in the classroom listening Laboratory High School X3 Undiksha Singaraja, and (4) response grader Laboratory High School X3 Undiksha Hypnoteaching Singaraja on the application of the approach to improve learning outcomes listening. This study was conducted in two cycles. Subjects in this study were teacher and student grade Indonesian X.3 Singaraja Undiksha Laboratory High School, while the object of this research is the ability to listen to students. Data on student learning outcomes in learning listening collected by test method was analyzed by quantitative descriptive methods, tips collected by the teacher in the learning of the interview method is analyzed with descriptive qualitative and quantitative techniques, data about students in learning activities collected by observation methods analyzed with descriptive qualitative and quantitative methods, and student responses were collected by questionnaire and interview were analyzed with descriptive quantitative and qualitative methods. The results showed that, (1) the application of the method can improve the ability to listen hypnoteaching graders X.3 Singaraja Undiksha Laboratory High School, (2) teacher tips apply appropriate learning hypnoteaching in implementing methods to improve students' listening skills, and (3) students gave a positive response to learning to listen.keyword : hypnoteaching, learning outcomes, and listening
PENERAPAN METODE HYPNOTEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENYIMAK SISWA KELAS X3 SMA LABORATORIUM UNDIKSHA I Wayan Erwin Widyaswara .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .; Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4067

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mengetahui (1) aktivitas belajar siswa di kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha dengan menerapkan metode hypnoteaching, (2) peningkatan hasil belajar menyimak dengan menerapkan metode Hypnoteaching di kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, (3) kiat-kiat guru dalam menerapkan metode Hypnoteaching agar dapat meningkatkan hasil belajar menyimak pada siswa kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, dan (4)respons siswa kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja terhadap penerapan pendekatan Hypnoteaching untuk meningkatkan hasil belajar menyimak. Penelitian ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X.3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah kemampuan menyimak siswa. Data tentang hasil belajar siswa dalam pembelajaran menyimak dikumpulkan dengan metode tes yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif, kiat-kiat guru dalam pembelajaran dikumpulkan dengan metode wawancara yang dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif, data tentang aktivitas siswa dalam pembelajaran dikumpulkan dengan metode observasi yang dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dan respons siswa dikumpulkan dengan metode angket dan wawancara yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) penerapan metode hypnoteaching dapat meningkatkan kemampuan menyimak siswa kelas X.3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, (2) guru menerapkan kiat-kiat pembelajaran yang tepat dalam mengimplementasikan metode hypnoteaching untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa, dan (3) siswa memberikan respons positif terhadap pembelajaran menyimak. Kata Kunci : hypnoteaching, hasil belajar, dan menyimak Classroom Action Research (CAR) aims to determine (1) the activity of student learning in the classroom X3 Laboratory High School hypnoteaching Undiksha by applying the method, (2) improvement of learning outcomes by applying the method Hypnoteaching listening in class X3 Singaraja Undiksha Laboratory High School, (3) kiat- tips teacher in implementing Hypnoteaching methods in order to improve student learning outcomes in the classroom listening Laboratory High School X3 Undiksha Singaraja, and (4) response grader Laboratory High School X3 Undiksha Hypnoteaching Singaraja on the application of the approach to improve learning outcomes listening. This study was conducted in two cycles. Subjects in this study were teacher and student grade Indonesian X.3 Singaraja Undiksha Laboratory High School, while the object of this research is the ability to listen to students. Data on student learning outcomes in learning listening collected by test method was analyzed by quantitative descriptive methods, tips collected by the teacher in the learning of the interview method is analyzed with descriptive qualitative and quantitative techniques, data about students in learning activities collected by observation methods analyzed with descriptive qualitative and quantitative methods, and student responses were collected by questionnaire and interview were analyzed with descriptive quantitative and qualitative methods. The results showed that, (1) the application of the method can improve the ability to listen hypnoteaching graders X.3 Singaraja Undiksha Laboratory High School, (2) teacher tips apply appropriate learning hypnoteaching in implementing methods to improve students' listening skills, and (3) students gave a positive response to learning to listen.keyword : hypnoteaching, learning outcomes, and listening
PENERAPAN METODE HYPNOTEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENYIMAK SISWA KELAS X3 SMA LABORATORIUM UNDIKSHA I Wayan Erwin Widyaswara .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .; Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4068

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mengetahui (1) aktivitas belajar siswa di kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha dengan menerapkan metode hypnoteaching, (2) peningkatan hasil belajar menyimak dengan menerapkan metode Hypnoteaching di kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, (3) kiat-kiat guru dalam menerapkan metode Hypnoteaching agar dapat meningkatkan hasil belajar menyimak pada siswa kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, dan (4)respons siswa kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja terhadap penerapan pendekatan Hypnoteaching untuk meningkatkan hasil belajar menyimak. Penelitian ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X.3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah kemampuan menyimak siswa. Data tentang hasil belajar siswa dalam pembelajaran menyimak dikumpulkan dengan metode tes yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif, kiat-kiat guru dalam pembelajaran dikumpulkan dengan metode wawancara yang dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif, data tentang aktivitas siswa dalam pembelajaran dikumpulkan dengan metode observasi yang dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dan respons siswa dikumpulkan dengan metode angket dan wawancara yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) penerapan metode hypnoteaching dapat meningkatkan kemampuan menyimak siswa kelas X.3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, (2) guru menerapkan kiat-kiat pembelajaran yang tepat dalam mengimplementasikan metode hypnoteaching untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa, dan (3) siswa memberikan respons positif terhadap pembelajaran menyimak. Kata Kunci : hypnoteaching, hasil belajar, dan menyimak Classroom Action Research (CAR) aims to determine (1) the activity of student learning in the classroom X3 Laboratory High School hypnoteaching Undiksha by applying the method, (2) improvement of learning outcomes by applying the method Hypnoteaching listening in class X3 Singaraja Undiksha Laboratory High School, (3) kiat- tips teacher in implementing Hypnoteaching methods in order to improve student learning outcomes in the classroom listening Laboratory High School X3 Undiksha Singaraja, and (4) response grader Laboratory High School X3 Undiksha Hypnoteaching Singaraja on the application of the approach to improve learning outcomes listening. This study was conducted in two cycles. Subjects in this study were teacher and student grade Indonesian X.3 Singaraja Undiksha Laboratory High School, while the object of this research is the ability to listen to students. Data on student learning outcomes in learning listening collected by test method was analyzed by quantitative descriptive methods, tips collected by the teacher in the learning of the interview method is analyzed with descriptive qualitative and quantitative techniques, data about students in learning activities collected by observation methods analyzed with descriptive qualitative and quantitative methods, and student responses were collected by questionnaire and interview were analyzed with descriptive quantitative and qualitative methods. The results showed that, (1) the application of the method can improve the ability to listen hypnoteaching graders X.3 Singaraja Undiksha Laboratory High School, (2) teacher tips apply appropriate learning hypnoteaching in implementing methods to improve students' listening skills, and (3) students gave a positive response to learning to listen.keyword : hypnoteaching, learning outcomes, and listening
Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman dengan Teknik POINT pada Siswa Kelas VIII A4 SMP Negeri 6 Singaraja Anak Agung Alit Sanjaya .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4088

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan (1) mendeskripsikan aktivitas belajar siswa dalam membaca pemahaman khususnya dalam meringkas dan menyimpulkan teks bacaan dengan menggunakan teknik POINT, (2) meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa dalam meringkas dan menyimpulkan teks bacaan dengan menggunakan teknik POINT, (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap kegiatan pembelajaran, dan (4) mendeskripsikan implementasi penerapan teknik POINT dalam pembelajaran membaca pemahaman. PTK ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A4 SMP Negeri 6 Singaraja, Tahun Ajaran 2014/2015 yang berjumlah 26 orang (14 orang laki-laki dan 12 orang perempuan). Data penelitian ini dikembangkan dengan metode observasi, metode tes, dan metode kuesioner. Metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data aktivitas siswa dan langkah-langkah pembelajaran membaca pemahaman. Data kemampuan membaca pemahaman yang dikumpulkan dengan metode tes. Data respons siswa yang dikumpulkan dengan metode angket. Data selanjutnya dianalisis dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) skor aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan. Sebelum diadakan tindakan skor klasikal aktivitas belajar siswa adalah 45, kemudian meningkat menjadi 56 pada siklus I dan 60 pada siklus II; (2) nilai membaca pemahaman siswa juga mengalami peningkatan. Sebelum diadakan tindakan skor klasikal membaca pemahaman siswa adalah 68, 73 kemudian meningkat menjadi 72,88 pada siklus I, dan 80,08 pada siklus II; (3) siswa senang mengikuti pembelajaran tersebut; dan (4) membaca pemahaman dapat dilakukan berdasarkan langkah-langkah pembelajaran teknik POINT. Oleh karena itu, guru bahasa Indonesia hendaknya menerapkan teknik POINT dalam pembelajaran membaca pemahaman. Kata Kunci : teknik POINT, membaca pemahaman, SMP Negeri 6 Singaraja. This study was classroom action research which is aimed at (1) describing the students’ learning activity in reading comprehension especially in summarizing and drawing conclusion of the text by using POINT technique. (2) Improving students reading comprehension in summarizing and drawing conclusion of text by using POINT technique. (3) Describing the students’ response upon the learning teaching activity, and (4) describing the implementation of POINT technique in reading comprehension. This study was done through two cycles. The subject of this study was students of class VIII A4 at SMP Negeri 6 Singaraja in the academic year of 2014/2015 in which the number of students were 26 students consisted of 14 males and 12 females. The data was done by observation, test, and questionnaire. Observation was used to collect the data of students’ activity and steps in learning reading comprehension. The data of students’ competency in reading comprehension was collected through test. The data of students’ response was collected through questionnaire. The collected data was analyzed quantitatively and qualitatively. This study showed that (1) the score of students’ learning activity was improved. Before the treatment was conducted, the mean score of the students was 45, then it improved to 56 in the cycle I, and 60 in the cycle II; (2) the score of students’ reading comprehension was also improved. Before the treatment was conducted, the mean score of the students was 68.73, then it improved to 72.88 in the cycle I, and 80.08 in the cycle II; (3) the students were happy in following the learning activity; (4) reading comprehension could be done by following the steps of learning activity in POINT technique. On that account, the teacher of Bahasa Indonesia ought to apply POINT technique in reading comprehension.keyword : POINT technique, reading comprehension, SMP Negeri 6 Singaraja
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS VIII 1 SMP NEGERI 4 TEJAKULA Komang Desy Fridayanti .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4128

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam menerapkan pembelajaran kooperatif teknik TSTS untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa, (2) keterampilan menyimak siswa dengan menerapkan pembelajaran kooperatif teknik TSTS, dan (3) respons siswa terhadap penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS dalam pembelajaran menyimak. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas VIII 1 SMP Negeri 4 Tejakula. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran menyimak, keterampilan menyimak siswa, serta respons siswa mengenai penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS dalam pembelajaran menyimak. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan (1) metode tes (2) metode observasi, dan (3) metode angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat empat langkah utama dalam penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS, (2) keterampilan menyimak siswa kelas VIII 1 SMP Negeri 4 Tejakula meningkat dengan perolehan skor rata-rata refleksi awal yaitu 66 menjadi 72,8 pada siklus I dan menjadi 86,5 pada siklus II, dan (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS dalam pembelajaran menyimak dengan skor rata-rata respons siswa 44,7 pada siklus I dan menjadi 45,9 pada siklus II.Kata Kunci : kooperatif, TSTS, menyimak Classroom Action Research (CAR) aims to describe (1) the steps in applying appropriate learning TSTS cooperative learning techniques to improve students' listening skills, (2) listening skills of students by implementing cooperative learning techniques TSTS, and (3) the response of students to the TSTS implementation of cooperative learning techniques in teaching listening. The subjects were Indonesian teacher and eighth grade students of SMP Negeri 1 4 Tejakula. Object of this research is learning steps listening, listening skills of students, as well as the student's response on the application of cooperative learning techniques in teaching listening TSTS. Collecting data in this study using (1) the test method (2) the method of observation, and (3) the questionnaire method. The data obtained were analyzed by using descriptive-qualitative and quantitative-descriptive. The results of this study indicate that (1) there are four main steps in the application of cooperative learning techniques TSTS, (2) listening skills of eighth grade students of SMP Negeri 1 4 Tejakula increased with the acquisition of the average score early reflections is 66 to 72.8 in the first cycle and to 86.5 in the second cycle, and (3) students responded very positively to the implementation of cooperative learning techniques in teaching listening TSTS with an average score of a student's response in the first cycle and 44.7 to 45.9 in the second cycle.keyword : cooperative, TSTS, listening
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS VIII 1 SMP NEGERI 4 TEJAKULA Komang Desy Fridayanti .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4129

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam menerapkan pembelajaran kooperatif teknik TSTS untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa, (2) keterampilan menyimak siswa dengan menerapkan pembelajaran kooperatif teknik TSTS, dan (3) respons siswa terhadap penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS dalam pembelajaran menyimak. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas VIII 1 SMP Negeri 4 Tejakula. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran menyimak, keterampilan menyimak siswa, serta respons siswa mengenai penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS dalam pembelajaran menyimak. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan (1) metode tes (2) metode observasi, dan (3) metode angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat empat langkah utama dalam penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS, (2) keterampilan menyimak siswa kelas VIII 1 SMP Negeri 4 Tejakula meningkat dengan perolehan skor rata-rata refleksi awal yaitu 66 menjadi 72,8 pada siklus I dan menjadi 86,5 pada siklus II, dan (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS dalam pembelajaran menyimak dengan skor rata-rata respons siswa 44,7 pada siklus I dan menjadi 45,9 pada siklus II.Kata Kunci : kooperatif, TSTS, menyimak Classroom Action Research (CAR) aims to describe (1) the steps in applying appropriate learning TSTS cooperative learning techniques to improve students' listening skills, (2) listening skills of students by implementing cooperative learning techniques TSTS, and (3) the response of students to the TSTS implementation of cooperative learning techniques in teaching listening. The subjects were Indonesian teacher and eighth grade students of SMP Negeri 1 4 Tejakula. Object of this research is learning steps listening, listening skills of students, as well as the student's response on the application of cooperative learning techniques in teaching listening TSTS. Collecting data in this study using (1) the test method (2) the method of observation, and (3) the questionnaire method. The data obtained were analyzed by using descriptive-qualitative and quantitative-descriptive. The results of this study indicate that (1) there are four main steps in the application of cooperative learning techniques TSTS, (2) listening skills of eighth grade students of SMP Negeri 1 4 Tejakula increased with the acquisition of the average score early reflections is 66 to 72.8 in the first cycle and to 86.5 in the second cycle, and (3) students responded very positively to the implementation of cooperative learning techniques in teaching listening TSTS with an average score of a student's response in the first cycle and 44.7 to 45.9 in the second cycle.keyword : cooperative, TSTS, listening

Page 9 of 10 | Total Record : 98