cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 99 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2015)" : 99 Documents clear
PENGINTEGRASIAN SIKAP SOSIAL (KI 2) MENURUT KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN TEKS CERPEN DI KELAS VIIA SMP NEGERI 1NEGARA Ni Kadek Nova Wahyu Wintari .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengintegrasian sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam mengintegrasikan sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 dalam pembelajaran teks cerpen di kelas VIIA SMP Negeri 1 Negara. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengampu mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas VIIA SMP Negeri 1 Negara. Objek penelitian ini adalah pengintegrasian sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 pada teks cerpen. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi: (1) metode observasi, (2) metode wawancara, (3) metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 dalam perencanaan pembelajaran teks cerpen terintegrasi ke dalam tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, dan penilaian hasil belajar. Pengintegrasian sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 dalam pelaksanaan pembelajaran teks cerpen terintegrasi ke dalam interaksi guru dengan siswa dan interaksi siswa dengan siswa. Hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam mengintegrasikan sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 pada pembelajaran teks cerpen yaitu, guru kesulitan menghadapi siswa yang memiliki karakter berbeda-beda dan guru masih sulit untuk mengatur waktu untuk menilai sikap sosial siswa pada saat guru memberikan remidi individual.Kata Kunci : sikap sosial, kurikulum 2013, teks cerpen. This study aims to determine the integration of social attitudes (KI-2) according to the curriculum in 2013 in lesson planning, learning, and the barriers faced by teachers in integrating social attitudes (Ki 2) according to the curriculum in 2013 in the short story text in the classroom learning VIIA SMP Negeri 1 Negara. This study uses descriptive qualitative research design. The subjects were teachers that administer subjects in class VIIA Indonesian SMP Negeri 1 Negara. The object of this study is the integration of social attitudes (KI-2) according to the curriculum in 2013 on the short story text. Methods of data collection in this study include: (1) observation, (2) interview, (3) the method of documentation. The results showed that the integration of social attitudes (KI-2) according to the curriculum in 2013 in lesson planning short story text is integrated into the learning objectives, learning steps, and assessment of learning outcomes. Integrating social attitudes (KI-2) according to the curriculum in 2013 in the implementation of the short story text learning is integrated into teacher interaction with students and student interaction with students. The obstacles faced by teachers in integrating social attitudes (KI-2) according to the curriculum in 2013 on learning that the short story text, teachers difficulties facing students who have different characters and teachers are still difficult to arrange a time to assess the social attitudes of students at the time of the teacher provide individualized remedial. keyword : social attitudes, the curriculum of 2013, text stories.
SISTEM PENILAIAN KOMPETENSI SIKAP BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI 1 UBUD Dewa Putu Yugista .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5626

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem penilaian kompetensi sikap yang dilakukan guru dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMA Negeri 1 Ubud. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah dua orang guru bahasa Indonesia yang ada di SMA Negeri 1 Ubud dan objek penelitian ini adalah teknik penilaian kompetensi sikap yang digunakan oleh guru. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan pencatatan dokumen. Data yang diperoleh melalui ketiga metode tersebut diolah melalui beberapa tahap yaitu reduksi data, penyajian data, interpretasi data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan penilaian kompetensi sikap di SMA Negeri 1 Ubud memiliki dua tipe penilaian dari dua guru yang diamati. Masing-masing tipe memiliki perbedaan dalam aspek-aspek yang ditetapkan dalam penilaian. Penilaian yang dilakukan oleh guru menggunakan metode observasi dengan instrumen catatan harian. Catatan harian digunakan untuk mencatat nama siswa yang menunjukkan penonjolan perilaku beserta uraian perilakunya. Kemudian catatan itu dikumpulkan dan digunakan sebagai acuan  dalam memberikan nilai pada masing-masing aspek kompetensi sikap. Selain itu, para guru juga mengalami kesulitan ketika melakukan penilaian kompetensi sikap. Kesulitan tersebut adalah banyaknya aspek-aspek yang harus dinilai dalam kompetensi sikap, waktu yang terbatas, dan sulit mengobservasi secara intensif karena tidak semua aspek dapat diobservasi secara intensif. Meskipun mengalami kesulitan, para guru di SMA N 1 Ubud menyiasatinya dengan  bersabar, mau bekerja keras walaupun banyak kendala yang dialami. Dengan tekad yang bulat tidak ada masalah yang tidak dipecahkan. Selain itu, guru tipe satu dan guru tipe dua  juga membuat rubrik penilaian tersendiri untuk mempermudah dirinya dalam melakukan penilaian kompetensi sikap. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Ubud sudah melakukan penilaian kompetensi sikap walaupun tidak sepenuhnya sesuai dengan aturan penilaian yang ada dalam teori.Kata Kunci : pembelajaran, evaluasi, kompetensi sikap The purpose of this research is to describe the assessing system of attitude competence which was done by teachers in bahasa dan sastra Indonesia learning at SMA Negeri 1 Ubud. This research was included in descriptive qualitative research. The research subject were two bahasa Indonesia teachers in SMA Negeri 1 Ubud and the research object was assessing technique of attitude competence used by the teachers. Method of data collection used in this study was observation, interview and recording documents. The data obtained from those methods were treated by some steps such as data reduction, presentation of data, interpretation of data, and deduction. The result of this research showed that the assessment of attitude competence in SMA Negeri 1 Ubud had two types assessing system from those two observed teachers. Each type had differences in aspects which defined in the research. The Assessment which was done by the teacher used observation methods with daily recording instrument. Daily recording was used to record student’s name that showed protrusion behavior along with the behavior description. Then, those records were collected and used as reference to give score for each aspect attitude competences. Therefore, teachers also find difficulty when doing attitude competence assessment. The difficulty, there were a lot of aspects that should be measured in attitude competence, limited of time, and the difficulty of observing intensively because not all aspects can be observed intensively. Although they find difficulty, teachers of SMA Negeri 1 Ubud got around by patient, worked hard although many constraints experienced. Besides that, teacher type one and teacher type two also made their own assessment rubric and made their work easier in assessing attitude competence. The result of this study proved that bahasa Indonesia teachers in SMA Negeri 1 Ubud already done the assessment of attitude competence even though not fully comply with the existing valuation rules and theory. keyword : learning, evaluation, attitude competence
ANALISIS KESIAPAN GURU BAHASA INDONESIA DALAM MENERAPKAN KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI 1 SEMARAPURA Ni Wayan Arik Sinthia Wati .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan guru bahasa Indonesia dalam menerapkan Kurikulum 2013 dari segi rencana pelaksanaaan pembelajaran, dari segi pelaksanaan pembelajaran, dan dari segi penilaian hasil belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan kurikulum 2013 di SMA Negeri 1 Semarapura. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Semarapura. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan instrumen-instrumen seperti lembar observasi, dokumentasi dan pedoman wawancara. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa guru belum memiliki kesiapan dalam penerapan Kurikulum 2013 dari segi perencanaan pelaksanaan pembelajaran, dari segi pelaksanaan pembelajaran dan dari segi penilaian hasil belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan kurikulum 2013 di SMA Negeri 1 Semarapura. Kata Kunci : Kurikulum 2013, Kesiapan, Bahasa Indonesia This study aimed at describing the readiness of Bahasa’s teachers in implementing Curriculum 2013 in terms of lesson plan, implementation of teaching learning process and assessment of students’ learning result in teaching Bahasa based on Curriculum 2013 in SMA Negeri 1 Semarapura. The subjects in this study were Bahasa’s teachers at SMA Negeri 1 Semarapura. The data were collected through qualitative descriptive method by using instruments such as observation sheets, documentation and guided interview. In this study, it found that teachers have not ready yet to implement Curriculum 2013 in terms of lesson plan, implementation of teaching learning process and assessment of students’ learning result in teaching Bahasa based on Curriculum 2013 in SMA Negeri 1 Semarapura. keyword : Curriculum 2013, readiness, Bahasa.
AKTIVITAS DAN PRODUK JURNALISTIK SISWA SMA NEGERI 2 SEMARAPURA Desak Nyoman Siti Ariani .; Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) keberadaan aktivitas jurnalistik siswa SMA Negeri 2 Semarapura, (2) produk-produk jurnalistik siswa SMA Negeri 2 Semarapura dan (3) sumbangan aktivitas jurnalistik bagi kegiatan pendidikan di SMA Negeri 2 Semarapura. Penelitian ini menggunakan metode observasi yang difokuskan pada keberadaan aktivitas jurnalistik dan metode dokumentasi untuk mengetahui bagaimana produk-produk jurnalistik SMA Negeri 2 Semarapura. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kulitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) keberadaan aktivitas jurnalistik siswa SMA Negeri 2 Semarapura dilaksanakan berdasarkan program kegitan ekstrakurikuler jurnalistik yang dirancang oleh pembina ekstrakurikuer jurnalistik sekaligus Guru Fisika. (2) Produk jurnalistik yang dihasilkan oleh anggota Smart yaitu berupa majalah sekolah, video reportase, film pendek dan foto. (3) Aktivitas jurnalistik siswa SMA Negeri 2 Semarapura mampu memberikan sumbangan bagi kegiatan pendidikan, yaitu turut mengharumkan nama sekolah karena dari tahun 2010 hingga 2015 tim jurnalistik SMA Negeri 2 Semarapura telah berhasil memenangkan lomba sebanyak 71 kali. Selain prestasi dibidang jurnalistik anggota Smart juga berprestasi di kelasnya masing-masing. Kata Kunci : Kata kunci: aktivitas jurnaistik, produk jurnalistik, ekstrakurikuler This study aims to assess (1) the existence of the activity of journalism students of SMAN 2 Semarapura, (2) the products of journalism students of SMAN 2 Semarapura and (3) the contribution of journalistic activity for educational activities at SMAN 2 Semarapura. This study uses the method of observation that is focused on the existence of journalistic activity and methods of documentation to determine how the products of journalism SMAN 2 Semarapura. Data were analyzed using descriptive qualitative techniques. Results of this study were (1) the existence of journalistic activity 2 Semarapura State high school students conducted by journalism extracurricular activity program designed by the builder ekstrakurikuer journalism as well as Professor of Physics. (2) Product journalism produced by Smart members in the form of the school magazine, video reportage, short films and photographs. (3) Activities journalism student SMAN 2 Semarapura capable of contributing to the educational activities, which is also the name of the school because from 2010 to 2015 journalism team SMAN 2 Semarapura has managed to win the race as much as 71 times. In addition to achievements in the field of journalism Smart members also excel in their respective class.keyword : Keywords: jurnaistik activity, the products of journalism, extracurricular
ANALISIS KOMPONEN LATAR BELAKANG KARYA ILMIAH SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 NEGARA Putu Kartika Sari .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) kelengkapan komponen latar belakang karya ilmiah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Negara, dan (2) komponen yang luput dalam latar belakang karya ilmiah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Negara. Subjek penelitian ini adalah hasil karya ilmiah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Negara dan objek penelitian ini adalah komponen latar belakang karya ilmiah siswa. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi yang difokuskan kepada hasil karya ilmiah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Negara. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Tidak ditemukan latar belakang yang lengkap memuat lima komponen yang harus ada dalam latar belakang dari semua latar belakang karya ilmiah yang dianalisis. Dari semua karya ilmiah yang di analisis, hanya 67% karya ilmiah yang mengandung beberapa komponen, diantaranya komponen pertama yaitu mengemukakan alasan penting masalah pokok penelitian, komponen kedua yaitu mengemukakan masalah empiris yang ada pada masalah pokok, dan komponen ketiga yaitu mengemukakan faktor-faktor yang memengaruhi masalah pokok, dan (2) Komponen latar belakang dalam karya ilmiah siswa yang dominan luput adalah komponen keempat, yaitu mengemukakan masalah empiris yang ada dalam setiap faktor, dan komponen kelima yaitu memilih satu atau lebih faktor yang dianggap penting untuk dijadikan variabel bebas atau variabel independen.Kata Kunci : Latar belakang, karya ilmiah, siswa This study aims to assess (1) the completeness of the background component of scientific work class XII student of SMAN 1 state, and (2) the components that escaped in the background of the scientific work class XII student of SMAN 1 state. Subjects of this study is the result of scientific work class XII student of SMAN 1 state and the object of this study is a component of the background of the scientific work of students. This research uses documentation method that focuses on the results of scientific work class XII student of SMAN 1 state. The research is a qualitative description. Results of this study were (1) There were no complete background includes five components that must be present in the background of all background scientific papers are analyzed. Of all the scientific work in the analysis, only 67% of scientific papers which contain several components, including the first component is put forward important reasons subject matter of research, a second component that is put forward empirical problems that exist on the subject matter, and a third component that suggests factors affect the main problem, and (2) Components of the background in the scientific work of students whose dominant missed is the fourth component, namely the proposed empirical problems that exist in every factor, and the fifth component is to choose one or more factors that are considered important to be independent variable or variables independent.keyword : background, scientific papers, students
PENGGUNAAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERMEDIA VIDEO PETUALANGAN ANAK “SI BOLANG” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN PADA SISWA KELAS VII 15 SMP NEGERI 2 SINGARAJA Ni Putu Ayu Nila Purmita Sari .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .; Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5741

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) mengetahui langkah-langkah efektif penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang”, (2) mengetahui peningkatan kemampuan siswa menulis cerpen melalui pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang”, dan (3) mengetahui respons siswa terhadap penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang” dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah seorang guru dan siswa kelas VII 15 SMP Negeri 2 Singaraja. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang”, peningkatan kemampuan siswa menulis cerpen melalui pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang”, dan respons siswa terhadap penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang” dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, tes, kuesioner, dan wawancara serta menggunakan metode analisis data deskriptif kualitatif-kuantitatif berupa refleksi awal, perencanaan tindakan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang” dilakukan dengan beberapa langkah sesuai dengan rencana pembelajaran yang dirancang, (2) penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si bolang” dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa kelas VII 15 SMP Negeri 2 Singaraja, (3) penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si bolang” dalam pembelajaran menulis cerpen mendapat respons sangat positif dari siswa. Peningkatan skor menulis cerpen siswa dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal. Sebelum diadakan tindakan, skor rata-rata klasikal 68. Skor tersebut meningkat menjadi 78 pada siklus I. Pada siklus II, skor rata-rata naik lagi menjadi 85.Kata Kunci : menulis cerpen, pendekatan saintifik, media video anak This classroom action research aims to (1) determine effective measures use the scientific approach of media video child "Si Bolang", (2) to increase the ability of students to write short stories through the scientific approach of media video child "Si Bolang", and (3) know the response of students to use the scientific approach of media video child "Si Bolang" in enhancing the ability to write short stories in class VII SMP Negeri 2 Singaraja. The subjects were a teacher and 15 students of class VII SMP Negeri 2 Singaraja. The object of this research is a step-by-step scientific approach to the use of media video child "Si Bolang", increase the ability of students to write short stories through the scientific approach of media video child "Si Bolang", and the response of the students to use the scientific approach of media video child "Si Bolang" in improving the ability to write short stories. This study used data collection methods such as observation, tests, questionnaires, and interviews and analysis method qualitative-quantitative descriptive data in the form of early reflection, action planning, implementation, observation and evaluation, and reflection. The results showed that (1) the use of the scientific approach of media video child "Si Bolang" done with a few steps in accordance with lesson plans designed, (2) use the scientific approach of media video child "Si bolang" can improve students' ability to write a short story class VII 15 SMP Negeri 2 Singaraja, (3) the use of the scientific approach of media video child "Si bolang" in learning to write short stories got a very positive response from students. Improved scores students to write short stories can be seen in a comparison of the average score classical. Prior to the act, the average score of classical 68. The score increased to 78 in cycle I. In the second cycle, the average score rose again to 85.keyword : writing short stories, scientific approach, media video child
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARYA ILMIAH SISWA KELAS XII IPA 1 SMA LAB UNDIKSHA Ni Ketut Cahya Mahayuni .; Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5743

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan langkah-langkah yang ditempuh untuk mengimplentasikan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing untuk meningkatkan keterampilan menulis karya ilmiah siswa kelas XII IPA 1 SMA Lab Undiksha, (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas XII IPA 1 SMA Lab Undiksha dalam menulis karya ilmiah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing. (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap pembelajaran tersebut. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 1 SMA Lab Undiksha yang berjumlah 40 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat beberapa langkah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas XII IPA 1 SMA Lab Undiksha dalam menulis karya ilmiah. Langkah-langkah tersebut menekankan pada pembelajaran menulis karya ilmiah yang sebelumnya siswa diajak untuk memahami kaidah-kaidah karya ilmiah, membat secara langsung, dan diskusi mendalam dengan kelompok-kelompok kecil, (2) hasil kedua adalah peningkatan skor siswa yang sebelumnya yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 67, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 71, sedangkan pada siklus II skor rata-sata secara klasikal menjadi 80, dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing dalam pembelajaran menulis karya ilmiah.Kata Kunci : kooperatif, Snowball Throwing, Karya Ilmiah This classroom action research aimed (1) describing the steps taken to implement the cooperative learning model Snowball Throwing to improve the writing skills of the scientific papers of students class XII IPA 1 SMA Lab Undiksha (2) describing enhancements to student learning outcomes XII IPA 1 SMA Lab Undiksha in writing scientific papers by applying cooperative learning model Throwing Snowball. (3) describing the students response toward this type of learning. Subjects in this study were students of class XII IPA 1 SMA Lab Undiksha totaling 40 people. Data collection method used in this research is the method of observation, testing, and interviews. Data were analyzed using quantitative descriptive technique. The results of this study are (1) there are several steps the implementation of cooperative learning model Snowball Throwing to improve the ability of students of class XII IPA 1 SMA Lab Undiksha in writing scientific papers. Such steps emphasize on learning to write scientific papers before students are encouraged to understand the rules of scientific papers, make directly, and in-depth discussions with small groups. (2) The second is the increase in student scores on the pre-action before the average score of classical 67, the cycle I gained an average score of classical 71, while in the second cycle the average score in the classical to 80, and (3) students gave responded very positive to the cooperative learning model Snowball Throwing in learning to write scientific papers.keyword : cooperative , Snowball Throwing , scientific papers
PENGGUNAAN DEIKSIS DALAM NASKAH PIDATO SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 BANJAR Dewa Putu Sarjana .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .; Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk deiksis yang digunakan siswa dalam menulis naskah pidato siswa kelas X SMA Negeri 2 Banjar, (2) mendeskripsikan jenis-jenis deiksis yang digunakan dalam menulis naskah pidato siswa kelas X SMA Negeri 2 Banjar, (3) mendeskripsikan jenis acuan berdasarkan letak anteseden dari masing-masing jenis deiksis yang digunakan dalam menulis naskah pidato siswa kelas X SMA Negeri 2 Banjar. Dalam mencapai tujuan ini, peneliti menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X, yang mana siswa kelas X.3 sebagai sampelnya. Objek penelitian ini berupa deiksis yang terdapat dalam naskah pidato yang dibuat siswa kelas X.3 SMA Negeri 2 Banjar. Pengumpulan data menggunakan metode tes. Dari tes yang dilakukan siswa menghasilkan naskah pidato. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode deskriptif-kualitatif yang meliputi tiga tahap, yaitu Reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil analisis menunjukkan bentuk deiksis yang digunakan siswa dalam menulis naskah pidato cukup beragam. Jenis-jenis deiksis yang siswa gunakan dalam menulis naskah pidato meliputi, (a) deiksis persona, (b) deiksis tempat, (c) deiksis waktu, (d) deiksis wacana, dan (e) deiksis sosial. Dilihat dari letak antesedennya, siswa menggunakan deiksis yang bersifat anafora dan katafora. Bentuk deiksis yang siswa gunakan memenuhi tiga bentuk, sedangkan jenis deiksis dari enam jenis deiksis yang ada hanya terpenuhi lima jenis saja. Dan dari jenis acuan yang digunakan sudah memenuhi teori yang ada. Dengan hasil ini siswa hendaknya memperhatikan penggunaan deiksis dalam menulis pidato karena dapat memengaruhi kekohesifan isi pidato. Kata kunci: deiksis, acuan, pidato, Kata Kunci : deiksis, acuan, pidato, This study aims to (1) describe the form dexis used by students in writing the speech class X SMA Negeri 2 Banjar, (2) describes the types dexis used in writing the speech class X SMA Negeri 2 Banjar, (3) describe the type of reference based on the location of the antecedents of each type dexis used in writing the speech class X SMA Negeri 2 Banjar. In achieving this goal, researchers used a qualitative descriptive design. The subjects were students of class X, which X.3 grade students as a sample. The object of this research is deiksis contained in speeches that made the students. Collecting data using the test method. From tests conducted students produce speech. Data obtained analysis with qualitative descriptive method which includes three phases, namely data reduction, data presentation, and inference. The analysis showed that students use dexis form in writing speeches are quite varied. Types dexis that students use in writing the speech, there are five types of dexis, namely persona dexis, place dexis, time dexis, discourse dexis, and social dexis. Judging from the layout antecedent, students using dexis that is anaphora and kataphora. Dexis form that students are using meets three forms, while the type dexis of six types dexis that there are only five species are fulfilled. And of the type of reference that meets existing theories. With this result the students should pay attention to the use of dexis in writing because it can affect the cohesiveness speech content of the speech.keyword : dexis, reference, speech,
PENGGUNAAN MEDIA WALL CHART UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI SISWA KELAS X MAN AMLAPURA Aminatuzzahro .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5948

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah yang ditempuh dalam penggunaan media wall chart, (2 peningkatan hasil belajar siswa hingga tercapainya tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada kegiatan menulis karangan argumentasi dengan menggunakan wall chart dan (3) respons siswa terhadap penggunaan media wall chart. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X MAN Amlapura. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah, peningkatan hasil, dan respons siswa dalam penggunaan media wall chart. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, metodetes, dan metode kuesioner. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif Hasil penelitian ini meunjukkan (1) langkah-langkah penekanan pada pembelajaran menulis karangan argumentasi, pembimbingan, dan penekanan pada aspek-aspek penilaian dalam menulis karangan argumentasi, (2) peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I (61,44) ke siklus II (73,56) dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penggunaan media wall chart. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menggunakan media wall chart pada pebelajaran keterampilan menulis karangan persusif dan karangan deskripsi. Kata Kunci : wall chart, menulis, argumentasi Class Action Research (PTK) aims to describe (1) the measures taken in the use of media wall chart, (2 improving student learning outcomes to achieve the level of mastery learning outcomes of students in essay writing activities arguments by using wall charts and (3) response students to use media wall chart. Subjects in this study were teachers and students of class X MAN Amlapura. The object of this study are the steps, increased yield, and the response of students in the use of media wall chart. Collecting data in this study use observation, metodetes , and the method of questionnaire. Data were analyzed by using quantitative descriptive and qualitative description Conveniently indicates the results of this study (1) measures the emphasis on learning to write essays arguments, guidance, and the emphasis on the aspects of assessment in essay writing argumentation, (2) improving student learning outcomes of the first cycle (61.44) to the second cycle ( 73.56), and (3) students responded very positively to the use of media wall chart. Based on these results, other researchers are advised to use the media wall chart on persusif and deskripsion essay writing skills. keyword : wall chart , writing , argumentation.
SARANA KOHESI DAN KOHERENSI DALAM WACANA BERITA DI SURAT KABAR BALI POST Ika Fransiska Dewi .; Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5949

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) penggunaan kohesi dalam wacana berita di surat kabar Bali Post dan (2) penggunaan koherensi dalam wacana berita di surat kabar Bali Post. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah wacana berita yang bertema ekonomi dan politik pada surat kabar Bali Post yang terbit pada bulan April 2015, sedangkan objek penelitian ini adalah kohesi dan koherensi dalam wacana berita pada surat kabar Bali Post. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) dari 29 berita yang dianalisis, wacana berita di Bali Post menggunakan kohesi sebanyak 430, yang terdiri dari 416 sarana kohesi gramatikal dan 14 sarana kohesi leksikal, sarana kohesi gramatikal terdiri atas 276 referensi atau sebesar 64,2%, 118 konjungsi atau sebesar 27,4%, 19 substitusi atau sebesar 4,4%, dan 3 elipsis atau sebesar 0,7%, sedangkan sarana kohesi leksikal terdiri atas 10 repitisi atau sebesar 2,3%, 2 antonimi atau sebesar 0,5%, 1 sinonimi atau sebesar 0,2%, dan 1 kolokasi atau sebesar 0,2%. (2) Selain itu, wacana berita di Bali Post juga menggunakan koherensi sebanyak 35, yang terdiri atas 17 hubungan sebab-akibat atau sebesar 48,6%, 16 hubungan amplikatif atau sebesar 45,7%, 1 hubungan sarana-tujuan atau sebesar 2,9%, dan 1 hubungan aditif-waktu atau sebesar 2,9%. Jadi, sarana kohesi yang paling banyak digunakan dalam wacana berita di Bali Post adalah referensi dan koherensinya adalah hubungan sebab-akibat. Kata Kunci : kohesi, koherensi, wacana berita This study aimed to describe (1) the usage of cohesion in news discourse in the Bali Post newspaper and (2) the usage of coherence in news discourse in the Bali Post newspaper. In achieving the goal, the researcher used a qualitative descriptive design. The subject in this study was a news discourse on the theme of economics and politics in the Bali Post newspaper which published in April 2015 and the objects of this study were the cohesion and coherence in news discourse in the Bali Post newspaper. Data collection method used in this study was documentation method. The data were analyzed using qualitative descriptive technique. The results of this study were (1) based on 29 news which have been analyzed, the news discourse in the Bali Post newspaper used cohesion as many as 430, consisting of 416 grammatical cohesion means and 14 lexical cohesion means. Grammatical cohesion means consisted of 276 references or 64.2%, 118 conjunctions or 27.4%, 19 substitutions or 4.4%, and 3 ellipsis or 0.7%, while lexical cohesion means consisted of 10 repetitions or 2.3%, 2 antonyms or 0.5 %, 1 synonymy or 0.2%, and 1 collocation or 0.2%. (2) Moreover the news discourse in the Bali Post also used coherence as many as 35, consisting of 17 cause and effect relationship or 48.6%, 16 amplikatif relationship or 45.7%, 1 purpose relationship or 2, 9%, and 1 for time additives relationship or 2.9%. Thus, the cohesion means which widely used in news discourse in the Bali Post newspaper was the reference and the coherence means which widely used was cause and effect relation.keyword : cohesion, coherence, news discourse

Page 6 of 10 | Total Record : 99