cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 82 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2017)" : 82 Documents clear
IMPLEMENTASI PROGRAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA Komang Indra Kurniawan .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pelaksanaan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) SMA Negeri 1 Singaraja jika dikaitkan dengan indikator kinerja pencapaian fokus kegiatan dalam pengembangan literasi sekolah, (2) kendala yang dihadapi, dan (3) manfaat yang didapatkan dari pelaksanaan program tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, kepala perpustakaan, guru Bahasa Indonesia, guru pelajaran lain, serta perwakilan siswa. Objek penelitian ini sesuai dengan masalah penelitian. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Data diolah melalui beberapa tahap, yaitu reduksi data, klasifikasi dan deskripsi data, interpretasi data, serta penyimpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan SMA Negeri 1 Singaraja mampu melaksanakan 20 indikator dari 26 indikator kinerja pencapaian fokus kegiatan dalam pengembangan literasi di sekolah. Kendala yang dialami dalam pelaksanaan program GLS SMA Negeri 1 Singaraja, di antaranya keluhan terhadap jam masuk dan pulang sekolah akibat literasi, kurangnya pendanaan kegiatan literasi, seringnya tersitanya jam pembelajaran pertama, dan lain sebagainya. Manfaat yang dirasakan dalam pelaksanaan GLS SMA Negeri 1 Singaraja, yakni di antaranya siswa aktif dalam menghasilkan karya tulis, terciptanya kebiasaan membaca di kalangan siswa, fasilitas pendukung literasi sangat membantu guru dan siswa, dan lain sebagainya.Kata Kunci : Implementasi, literasi, sekolah This study aimed at describing (1) the implementation of the School Literacy Program (SLP) of SMA Negeri 1 Singaraja if it was associated with performance indicators of the achievement of the focus of activities in school literacy development, (2) the obstacles encountered, and (3) the benefits of the implementation of the program. This research used descriptive qualitative research design.The subjects of this study were principals, head librarians, Indonesian teachers, other lesson teachers, and student officers. The object of this study was in accordance with the research problem. The data was collected through observation and interview method. The data was processed through several stages, namely reduction of data, classification and description of data, data interpretation, and conclusion.The results of this study indicated that SMA Negeri 1 Singaraja was able to carry out 20 indicators of 26 performance indicators achievement of the focus of activities in the development of literacy at schools. The obstacles experienced in the implementation of the SLP SMA Negeri 1 Singaraja, including complaints against the hours of entry and return of school due to literacy including lack of funding literacy activities, frequent preoccupation of the first learning hours, and so forth. The perceived benefits of the implementation of SLP in SMA Negeri 1 Singaraja were students were active in producing papers, the improvement of reading habits among students, literacy supporting facilities which were very helpful for teachers and students, and others.keyword : Implementation, literacy, school
Teknik Penilaian Keterampilan Berbicara dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 4 Denpasar Ni Gusti Ayu Sintadewi .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .; Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12001

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) bentuk-bentuk penilaian keterampilan berbicara dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 4 Denpasar (2) aspek- aspek penilaian keterampilan berbicara dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 4 Denpasar (3) kendala penilaian keterampilan berbicara dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 4 Denpasar, dan (4) solusi guru dalam mengatasi kendala penilaian keterampilan berbicara dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 4 Denpasar. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu guru bahasa Indonesia kelas X dan XI di SMA Negeri 4 Denpasar. Objek penelitian ini adalah penilaian keterampilan berbicara dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik penilaian keterampilan berbicara dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 4 Denpasar menggunakan bentuk tes dan nontes.Tes diskusi dalam pembelajaran debat dan tes menceritakan kembali dalam pembelajaran cerpen. Nontes menggunakan bentuk observasi dan portofolio. Aspek-aspek yang dinilai yaitu aspek kebahasaan dan nonkebahasaan. Ada tiga kendala yang dialami guru dalam penilaian keterampilan berbicara, yaitu (1) kesulitan mempersiapkan siswa dalam menghadapi pembelajaran keterampilan berbicara, (2) kesulitan menilai siswa yang jumlahnya terlalu banyak dalam 1 satu kelas, (3) kesulitan dalam mengelola waktu. Ada tiga solusi yang ditawarkan oleh guru dalam mengatasi kendala penilaian keterampilan berbicara, yaitu (1) memberikan kesempatan siswa untuk menyiapkan diri dari jauh hari agar penampilan memuaskan, (2) membuat perencanaan penilaian yang sistematis agar seluruh siswa mendapatkan kesempatan merata. (3) menyampaikan sistem atau prosedur tes berbicara agar seluruh siswa mendapatkan waktu yang sama. Kata Kunci : Keterampilan berbicara, penilaian This study aimed at describing (1) the assessment forms of speaking skill in learning Indonesian Language in SMA Negeri 4 Denpasar, (2) the assessment aspects of speaking skill in learning Indonesian Language in SMA Negeri 4 Denpasar, (3) the assessment obstacles of speaking skill in learning Indonesian Language in SMA Negeri 4 Denpasar, and (4) the teacher’s solution in solving assessment obstacles of speaking skill in learning Indonesian Language in SMA Negeri 4 Denpasar. The design of study was descriptive qualitative. The subjects of study were Indonesian Language Teachers teaching students at grade X and XI in SMA Negeri 4 Denpasar. Moreover, the object of this study was speaking skill assessment in learning Indonesian Language. The methods of data collection were observation, interview, and documentation. The result of study denotes that the assessment techniques to assess speaking skill in learning Indonesian Language in SMA Negeri 4 Denpasar are test and non-test. The discussion test is in debate and story telling test is in learning short story. Non-test uses observation and portfolio. Aspects assessed are linguistic aspect and non linguistic aspect. There are three obstacles found by teachers in assessing students’ speaking skill which are (1) the difficulty to prepare students in learning speaking, (2) the difficulty to assess a huge number of students in one class, and (3) the difficulty to manage time. There are three solutions offered by teachers to solve obstacles of speaking skill assessment, namely (1) giving time to students to prepare themselves in order to show satisfactory performance, (2) creating systematic assessment planning in order to give same opportunity for the whole students, (3) conveying systems or procedures of speaking test in order to give the same opportunity for all students. keyword : Speaking skill, assessment
KONSTRUKSI CITRA PEREMPUAN DALAM PROGRAM TALK SHOW "CURAHAN HATI PEREMPUAN" DI TRANS TV BERDASARKAN KAJIAN ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS Rizqiyatul Kamilah .; Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. .; I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd., M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) representasi perempuan dalam program talk show “Curahan Hati Perempuan” di Trans TV berdasarkan kajian analisis wacana kritis Sara Mills dan (2) konstruksi citra perempuan ditampilkan dalam program talk show “Curahan Hati Perempuan” di Trans TV. Penelitian ini menggunakan pendekatatan kualitatif. Jenis penelitian ini tergolong ke dalam penelitian deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi. Data-data diperoleh dari hasil transkrip dialog tuturan dalam program talk show “Curahan Hati Perempuan” di Trans TV. Analisis dilakukan menggunakan model analisis wacana kritis Sara Mills. Hasil analisis menunjukkan (1) representasi perempuan dalam program talk show “Curahan Hati Perempuan” menempati narasumber dalam dua posisi sekaligus, yaitu sebagai subjek serta objek. Hal ini dikarenakan konsep program tersebut yang bertajuk talk show. Meskipun demikian, kedudukan narasumber dominan menempati posisi objek. Posisi objek membuat kedudukan narasumber termarjinalkan. Keberadaan narasumber ditampilkan oleh moderator dan panelis sehingga narasumber tidak memiliki kesempatan menampilkan dirinya dengan konstruksi positif. Selain sebagai sumber informasi bagi media, pendengar dalam program tersebut digiring untuk berpihak pada wacana yang dibentuk baik oleh moderator maupun panelis. Dengan kata lain, pendengar digiring pada pemikiran sesuai dengan pendapat subjektif dalam wacana (2) konstruksi citra perempuan dalam program talk show “Curahan Hati Perempuan” lebih banyak ditampilkan secara negatif. Kondisi ini merupakan imbas dari kedudukan narasumber sebagai objek yang termarjinalkan. Konstruksi citra negatif direpresentasikan melalui wacana-wacana yang disampaikan baik oleh moderator maupun oleh panelis dalam bentuk tanggapan, kritik, penggunaan dalil serta prespektif psikologis sebagai bentuk pengukuhan wacana. Kata Kunci : konstruksi citra perempuan, analisis wacana kritis Sara Mills, analisis wacana. This research aims describe about (1) representation women in talk show program “Curahan Hati Perempuan” in Trans TV based on a critical discourse analysis of Sara Mills (2) construction of women image feature in talk show program “Curahan Hati Perempuan” in Trans TV. This research used qualitative approach. This type of research belong to descriptive research. Data collection in this research is done by using documentation method. Data obtained from the transcript of speech dialogue in talk show program “Curahan Hati Perempuan” in Trans TV. The data generated from the speech dialog transcripts on talk show “Curahan Hati Perempuan” in Trans TV.The analysis using Sara Mills critical discourse analysis model. The result showed that (2) the repretentation of women in the talk show program “Curahan Hati Perempuan” occupies resourch in two positions at once it as subjects and objects it is because the concept program is talk show. Thus, the dominant resourch position occupies the position of the object. The position of the object makes the position of resourch marginalized. The presence of resource persons is presented by moderators and panelists so that the speakers themselves dont have the opportunity to present themselves with positive constructs. In addition to being a source of information for the media, listeners in this program are directed to support the discourse formed by moderators or panelists. In other word, the listener is led to thingking according to the opinion in the discourse (2) women image construction is more shown in the talk show program “Curahan Hati Perempuan” the conditions is the impact of the attitude of resourch as a marginalized object. Negative image construction was represented through discourses delivered by both moderators and panelists in the form of responses, criticisms, use of propositions and psychological perspectives as a form of discourses strengthening. keyword : construction of women image feature, critical discourse analysis of Sara Mills, discourse.
PERBEDAAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA ANTARA SISWA YANG MENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA DAN SISWA YANG MENGGUNAKAN BAHASA BALI DI LINGKUNGAN KELUARGA (STUDI KASUS SISWA KELAS VIII SEMESTER GANJIL SMP LAB UNDIKSHA TAHUN AJARAN 2016/2017) Ni Made Sri Witari .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui prestasi belajar bahasa Indonesia siswa yang menggunakan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga, (2) mengetahui prestasi belajar bahasa Indonesia siswa yang menggunakan bahasa Bali di dalam lingkungan keluarga, (3) mengetahui perbedaan prestasi belajar antara siswa menggunakan bahasa Indonesia dan siswa yang menggunakan bahasa Bali di dalam lingkungan keluarga 7. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian ex post facto. Populasinya adalah semua siswa kelas VIII SMP Lab Undiksha Tahun Ajaran 2016/2017. Sampel penelitian adalah siswa yang menggunakan bahasa Indonesia dan siswa yang menggunakan bahasa Bali di lingkungan keluarga . Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Prestasi belajar bahasa Indonesia siswa yang menggunakan bahasa Indonesia di dalam lingkungan keluarga bervariasi dengan rentangan nilai hasil belajar bahasa Indonesia pada raport siswa K1 yang terendah 80 dan nilai yang tertinggi 91 dengan rata-rata nilai 86, 71 dalam kategori sangat baik,(2) Prestasi belajar bahasa Indonesia siswa yang menggunakan bahasa Bali di dalam lingkungan keluarga beragam dengan rentangan nilai hasil belajar bahasa Indonesia pada raport siswa K2 yang terendah 80 dan nilai yang tertinggi 94 dengan rata-rata nilai 85,93 dalam kategori sangat baik, (3) Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa hasil perhitungan uji-t, diperoleh sebesar 1,13. Sementara, ttabel dengan taraf signifikansi 5% dan db = adalah 1,67. Ini berarti, t hitung lebih kecil dari t tabel sehingga H0 diterima dan H1 ditolak. Dengan demikan, prestasi belajar bahasa Indonesia kedua kelompok tersebut tidak berbeda secara signifikan. Hasil perhitungan uji-t yang tidak signifikan, menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan prestasi belajar Indonesia antara siswa menggunakan bahasa Indonesia dan siswa yang menggunakan bahasa Bali di dalam lingkungan keluarga.Kata Kunci : penggunaan bahasa, prestasi belajar This study aimed (1) to find out the Indonesian learning achievement of students who use Indonesian language in the family, (2) to know the Indonesian learning achievement of students who use Balinese language in the family, (3) to investigate the difference of learning achievement between students who use Indonesian language and Balinese language in the family. This study was quantitative research in which the design was ex post facto design. The population of this study was all students of class VIII SMP Lab Undiksha in academic year 2016/2017. The samples of this study were students who use Indonesian language and Balinese language . The sample selection was done by using purposive sampling technique. The data collection methods used in this study was questionnaire method, interview method, and documentation method. The data were analyzed by using descriptive and inferential statistics (independent t-test). The results showed that (1) there are variance of Indonesian learning achievement of students who use Indonesian language in family in which the lowest score in report card is 80 and the highest one is 91 with the mean 86,71 in very good category, (2) There are differences of the Indonesian learning achievement of students who use Balinese language in family in which the lowest score in report card is 80 and the highest is 94 with thw mean 86,12 in very good category, (3) the result of the hypothesis testing shows that the result of t-test calculation is 1.13 in significance level of 5% and db = 1.67. It means that Tobs is smaller than Tcv which means that Ho is accepted and Ha is rejected. Thus, the Indonesian learning achievements of both groups are not significant and the result of t-test is not significant. It indicates that there is a not difference of learning achievement between students who use Indonesian language and Balinese language in the family.keyword : The use of language, learning achievement
Analisis Perbandingan Unsur Intrinsik Siswa di Kelas IX SMP Negeri 3 Singaraja Berdasarkan Jenis Kelamin Ida Ayu Candra Dewi .; Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd. .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12011

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbandingan unsur instrinsik yang digunakan oleh siswa di kelas IX di SMP Negeri 3 Singaraja dalam menulis cerpen berdasarkan jenis kelamin, (2) mengetahui perbedaan cerpen siswa berdasarkan jenis kelamin di kelas IX SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini siswa sedangkan objeknya yakni cerpen siswa, jenis kelamin dan unsure intrinsic cerpen. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa dokumentasi dan instrument penelitian menggunakan kartu data. Hasil penelitian ini menunjukan tema yang digunakan oleh siswa perempuan cenderung mengarah pada tema tingkat egoik sedangkan siswa laki-laki cenderung menggunakan tema tingkat sosial. Gaya bahasa yang cenderung digunakan oleh siswa perempuan adalah hiperbola, sedangkan siswa laki-laki tidak memiliki kecenderungan dalam menggunakan gaya bahasa. Siswa laki-laki lebih banyak menggunakan bahasa biasa daripada gaya bahasa. Bentuk tulisan yang digunakan oleh siswa perempuan adalah bentuk tulisan narasi-dialog, sedangkan siswa laki-laki cenderung menggunakan narasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan-perbedaan antara siswa perempuan dan laki-laki dalam menulis karya sastra berupa cerpen. Hal tersebut dapat dilihat dari perbedaan tema, gaya bahasa, dan bentuk tulisan yang digunakan dalam menulis cerpen.Kata Kunci : cerpen siswa, jenis kelamin, tema, gaya bahasa, bentuk tulisan This study conducted at SMP Negeri 3 Singaraja. This study aimed to (1) find out the comparison of instrinsic element used by the IX class at SMP Negeri 3 Singaraja in writing short story based on the sex of the students, (2) to know the different of students’ short story based to the sex in IX class at SMP Negeri 3 Singaraja. This study was a descriptive qualitative study. The subject of this study was the students while the objects were the short story, sex of the students’, and instrinsic element. This study used data collection method in the form of documentation and research instrument using data card. The results of this study shown the theme used by female students tend to use the theme of ego level while male students tend to use the theme of social level. The language style tends to be used by female students was hyperbole, whereas male students have no tendency to use language style. The male students more used common language than the style of language. The form of writing used by female students was a form of narrative-dialogue writing, while male students tend to use narration. Based on the results of the study, it can be concluded that there were differences between female and male students in writing literature in the form of short stories. It can be seen from the differences in theme, language style, and form of writing used in writing short stories.keyword : Short stories of students, Sex of the students, Theme, language style, Form of writing
AKTIVITAS BALAI BAHASA BALI DALAM MEWUJUDKAN PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BIDANG KEBAHASAAN SERTA KESASTRAAN INDONESIA DI BALI Komang Try Pradnya Paramitha Dewi .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) program kerja Balai Bahasa Bali dalam mewujudkan pembinaan dan pengembangan bidang kebahasaan serta kesastraan Indonesia di Bali (2) implementasi program kerja Balai Bahasa Bali dalam mewujudkan pembinaan dan pengembangan bidang kebahasaan serta kesastraan Indonesia di Bali dan (3) evaluasi program kerja Balai Bahasa Bali dalam mewujudkan pembinaan dan pengembangan bidang kebahasaan serta kesastraan Indonesia di Bali. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah Balai Bahasa Bali. Objek penelitian pada penelitian ini adalah aktivitas yang dilakukan Balai Bahasa Bali dalam mewujudkan pembinaan dan pengembangan bidang kebahasaan serta kesastraan Indonesia di Bali. Hasil penelitian ini adalah (1) Ada dua kecenderungan Balai Bahasa Bali dalam usaha pembinaan dan pengembangan bidang kebahasaan serta kesastraan Indonesia, yakni menyelenggarakan penilaian dan mengadakan lokakarya, (2) implementasi kerja Balai Bahasa Bali sudah memenuhi empat tahap kegiatan, yaitu tahap pendahuluan, tahap pengembangan, tahap kulminasi, dan tindak lanjut, dan (3) Evaluasi telah memenuhi komponen-komponen yang perlu dievaluasi antara lain meliputi pencapaian tujuan dan ketepatan tujuan dan isi materi pelatihan. Kata Kunci : Kata kunci: balai bahasa, aktivitas, program kerja, implementasi, dan evaluasi This study aimed at assessing 1) the work program of Balai Bahasa Bali in actualizing the coaching and development of language field and Indonesian literature in Bali, 2) the implementation of Balai Bahasa Bali work program in actualzing the coaching and development of language field and Indonesian literature in Bali, and (3 the evaluation of Balai Bahasa Bali work program in actualizing the coaching and development of language field and Indonesian literature in Bali. This study used descriptive qualitative design. The subjects of this study were Balai Bahasa Bali in actualizing the coaching and development of language field and Indonesian literature in Bali. The results of this study were it was found that 1) there were two tendencies of Balai Bahasa Bali in the effort of coaching and develoving the language field and Indonesian literature, namely conducting assesment and helding workshop, 2) the implementation of Balai Bahasa Bali work program had fulfilled four stages of activity, namely the introduction stage, development stage, culmination stage, and follow up, 3) the evaluation had met the components that need to be evaluated including the achievement the objective and the accuracy of the objective and the content of the training materials. keyword : Key words: Balai Bahasa, activity,work program, implementation, and evaluation.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR PADA SISWA KELAS 8.15 SMP NEGERI 2 SINGARAJA Ni Made Utari Krisna Dewi .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .; Prof. Dr. I Nengah Martha, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12020

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran guru dalam menulis teks prosedur pada siswa kelas 8.15 SMP Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas 8.15 SMP Negeri 2 Singaraja. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran guru dalam menulis teks prosedur. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan, perencanaan pembelajaran guru dalam menulis teks prosedur yang telah dirancang oleh guru sudah mencakup komponen-komponen RPP yang sesuai dengan kurikulum 2013. Langkah-langkah pembelajaran guru dalam menulis teks prosedur tersebut mencakup kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Evaluasi pembelajaran guru dalam menulis teks prosedur masih kurang dalam menerapkan tiga aspek penilaian autentik, yaitu penilaian sikap dan penilaian pengetahuan. Guru sudah mempersiapkan rubrik penilaian sikap dan lembar pengamatan sikap, serta rubrik penilaian pengetahuan dan pedoman pengeskoran, namun tidak melakukan penilaian seperti dalam pedoman pada saat proses pembelajaran menulis teks prosedur.Guru harus atau perlu berlatih lagi dalam menyusun dan menggunakan evaluasi autentik. Kata Kunci : Kata kunci: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, menulis teks prosedur Abstract This research aimed at described the planning, implementation, and evaluation of teacher learning in writing procedure text in class 8 SMP Negeri 2 Singaraja, grade 15.This study use a qualitative design. The subjects were Indonesian teacher who teach in class 8 SMP Negeri 1 Singaraja grade 15. The objects of this study were learning’s plan, implementation, and evaluation of teacher in writing learning of procedure text. Methods of data collection used in this study were observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate already, teacher learning plan in writing procedure text that have been desighned by teacher, already includes components that correspond to the curriculum RPP 2013. Step of teacher learning in writing procedure text include preliminary activities, core activities, and closing activity. Evaluation teacher learning in writing procedure text. teachers are still lacking in implementing aunthentic there aspect of assessment, namely the attitude assessment and knoledge assessment. Teacher have prepared an assessment rubric attitude and attitude observation sheet, assessment rubric knoledge and Guidelines for inspection, but there is no judgment as guidelines during the learning process in writing procedure text. The teacher must training again to compuse and using of authentic asessment. keyword : Keyword: planning, implementation, evaluation, writing procedure text
PEMBINAAN DAN PROSES KREATIF PENCIPTAAN MUSIKALISASI PUISI OLEH TEATER SOLAGRACIA SMAN 1 NEGARA I Kadek Yogi Periawan .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis pembinaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMA Negeri 1 Negara, (2) proses kreatif penciptaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMA Negeri 1 Negara, dan (3) kendala yang dihadapi saat pelaksanaan pembinaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMA Negeri 1 Negara. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pembina dan anggota Teater Solagracia SMAN 1 Negara. Objek penelitian ini adalah pembinaan dan proses kreatif penciptaan musikalisasi puisi. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah (1) jenis pembinaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMA Negeri 1 Negara, yaitu prapembinaan, pembinaan orientasi, pembinaan kecakapan, pembinaan penyegaran, dan pembinaan lapangan. (2) proses kreatif penciptaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMAN 1 Negara dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu pemilihan puisi, penciptaan musikalisasi puisi, penentuan dan pengkolaborasian penggunaan alat musik, mengolah dan memadukan variasi vokal, menentukan dan mengembangkan karakter gaya pemanggungan, dan pemilihan kostum. (3) kendala yang dihadapi saat pelaksanaan pembinaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMA Negeri 1 Negara yaitu terjadi pada kendala nonteknis berupa keterbatasan waktu latihan dan padatnya kegiatan di sekolah maupun di luar sekolah.Kata Kunci : pembinaan, proses kreatif, musikalisasi puisi. This research aimed to describe (1) Types of musical poetry training in Solagracia Theatre of SMA Negeri 1 Negara, (2) The creative process of creating musical poetry at Solagracia Theatre at SMA Negeri 1 Negara, and (3) The obstacles faced during the guidance of musical poetry in theater Solagracia at SMA Negeri 1 Negara. This research was descriptive qualitative research. The subject of this research was the supervisor and member of Solagracia Theatre at SMAN 1 Negara. The object of this research was the pattern of supervised and the creative process of the creation of musical poetry. The method used to collect data in this research was observation and interview method. The result of this research are (1) Types of musical poetry training in Solagracia Theatre of SMA Negeri 1 Negara, namely pre-guidance, orientation guidance, skill guidance, refresher guidance, and field guidance. (2) The creative process of the creation of musical poetry in Solagracia Theatre at SMAN 1 Negara country is performed with several steps such as the selection of poetry, the creation of musical poetry, determination and collaboration of the use of musical instruments, process and integrate vocal variety, define and collaborate the character of staging style, and the costume selection. (3) The obstacles encountered during the implementation of supervising musical poetry in Solagracia Theatre at SMA Negeri 1 Negara is nontechnical problems in terms of limited training time and the intensity of activities of the students inside and outside the school. keyword : Creative process, musical poetry, training.
APRESIASI SASTRA SECARA RESEPTIF TERHADAP TEKS PUISI SISWA KELAS X MIPA 9 DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA Ni Luh Putu Yumi Kusuma .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12036

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan struktur teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja, (2) mendeskripsikan apresiasi sastra reseptif terhadap teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja, sedangkan objeknya adalah apresiasi sastra reseptif terhadap teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa dokumentasi teks puisi siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kartu data. Metode analisis data yang dilakukan ada tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja sudah cukup baik dalam memenuhi struktur fisik dan struktur batin puisi. Teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja sudah menggunakan struktur fisik berupa diksi (makna kias, simbol, dan rima), pengimajian, dan kata konkret. Teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja juga sudah menggunakan struktur batin berupa tema, nada dan suasana, serta amanat. Hasil apresiasi sastra secara reseptif terhadap teks puisi siswa ini adalah secara keseluruhan memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.Kata Kunci : apresiasi sastra reseptif, teks puisi This study took place in SMA Negeri 1 Singaraja. This study aimed to 1) describe text structure of poetry text of 10th grade MIPA 9 Students in SMA Negeri 1 Singaraja, 2) describe receptive literacy appreciation to poetry text of 10th grade MIPA 9 Students in SMA Negeri 1 Singaraja. This study was descriptive qualitative study. The subject was 10th grade MIPA 9 Students of SMA Negeri 1 Singaraja and the object was receptive literacy appreciation to poetry text of 10th grade MIPA 9 Students in SMA Negeri 1 Singaraja. This study used data collection method namely documentation. The instrument which used to obtain the data was data card. There were 3 steps of data analysis such as data reduction, data display and conclusion drawing. The result showed that poetry text of grade MIPA 9 Students in SMA Negeri 1 Singaraja was good enough in terms of physical (diction, symbol, rhyme) and internal (theme, tone, mental situation and moral value) aspect. The result of receptive literacy appreciation to poetry text of these students has strength and weaknesskeyword : receptive literacy apreciation, poetry
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MURDER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI KELAS X IPB DI MADRASAH ALIYAH NEGERI PATAS TAHUN AJARAN 2016-2017 Baiq Laily Septiana Anggraini .; Drs. I Wayan Wendra, M.Pd. .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis teks eksposisi (2)mendeskripsikan respon siswa kelas X IPB di Madrasah Aliyah Negeri Patas. Rancangan penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus dan menggunakan lima tahap penelitian tindakan kelas. yakni (1) refleksi awal, (2) perencanaan, (3) pelaksanaan, (4) observasi, dan (5) refleksi. Subjek penelitian ini adalah Guru bahasa Indonesia dan peserta didik kelas X IPB dan Objek dari penelitian ini adalah Penggunaan Model pembelajaran Kooperatif Murder untuk Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Menulis Teks Eksposisi Kelas X IPB di Madrasah Aliyah Negeri Patas Tahun ajaran 2016-2017. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa tes, observasi, kuisioner dan wawancara. Berdasarkan kedua jenis data yang diperoleh, maka teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu pada pratindakan mencpai skor 65,7 terauk dala kategori cukup, siklus I mencapai skor 71,15 termasuk dalam kategori baik naun belum mencapai KKM dan pada siklus II mencapai skor 80,88 termasuk dalam kategori baik dan sekaligus penelitian pun dihentikan karena sudah mencapai target. Perolehan rata-rata respons siswa pada siklus I sebesar 27,11 dalam kategori kurang positif dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 37.46 dalam kategori positif. Dalam pembelajaran menulis, Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Murder dapat Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Menulis Teks Eksposisi kelas X IPB di Madrasah Aliyah Negeri Patas. Kata Kunci : Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, Murder, dan hasil belajar ABSTRACT This study aims to (1) describe the improvement of writing skills of exposition texts (2) to describe the response of students of class X IPB at Madrasah Aliyah Negeri Patas. The design of this study is a Classroom Action Research which is conducted with two cycles and uses five stages of classroom action research. namely (1) initial reflection, (2) planning, (3) implementation, (4) observation, and (5) reflection. The subjects of this study are Indonesian teachers and students of class X IPB and Object of this study is the use of Cooperative Learning Model Murder to Improve Learning Outcomes Writing Skills Text Writing Exposure Class X IPB in Madrasah Aliyah Negeri Patas Teaching Year 2016-2017.. This study uses data collection methods such as tests, observations, questionnaires and interviews. Based on the two types of data obtained, the data analysis techniques used in this study is a quantitative descriptive data analysis techniques and qualitative descriptive data analysis techniques. The result of this research is pratindakan mencpai score 65,7 terauk dala enough category, cycle I reach score 71,15 including in good category naun not reach KKM and in cycle II reach score 80,88 including in good category and also research stopped because it has reached the target. The average acquisition of student response in cycle I was 27.11 in the less positive category and in cycle II increased by 37.46 in positive category. In writing study, Based on these results can be concluded that with the Application of Cooperative Learning Model type Murder can Improve the Learning Outcomes Writing Skills Text Exposition class X IPB in Madrasah Aliyah Negeri Patas. keyword : Keywords: Cooperative Learning, Murder, and learning outcomes