cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
PENGGUNAAN MEDIA KAMUS DALAM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI MAKNA KATA DALAM BACAAN DI KELAS VIID SMP NEGERI 3 GIANYAR Sri Damayanti
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 7 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i7.1154

Abstract

PENGGUNAAN MEDIA KAMUS DALAM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI MAKNA KATA DALAM BACAAN DI KELAS VIID SMP NEGERI 3 GIANYAR oleh Ni Wayan Sri Damayanti, NIM 0912011052 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ABSTRAK Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran memahami makna kata dalam bacaan dengan menggunakan media kamus dalam pembelajaran kontekstual, (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa memahami makna kata dalam bacaan dengan menggunakan media kamus, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap pembelajaran memahami makna kata dalam bacaan dengan menggunakan media kamus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIID SMP Negeri 3 Gianyar. Objeknya adalah langkah-langkah, peningkatan hasil, dan respons siswa terhadap penggunaan media kamus dalam pembelajaran kontekstual. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah metode observasi, metode tes, dan metode angket/kuesioner. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat beberapa langkah pembelajaran yang tepat dengan menggunakan media kamus untuk meningkatkan kemampuan siswa memahami makna kata dalam bacaan, (2) peningkatan kemampuan siswa memahami makna kata dalam bacaan dengan menggunakan media kamus dalam pembelajaran kontekstual tergolong baik, dan (3) respons siswa terhadap penggunaan media kamus dalam pembelajaran memahami makna kata dalam bacaan tergolong sangat positif. Kata kunci: media kamus, pembelajaran kontekstual, makna kata
Penerapan Model Pembelajaran Bermain Peran (Role Playing) untuk Meningkatkan Keterampilan Siswa Memerankan Tokoh dalam PementasanDrama Siswa Kelas XI IPB SMA Saraswati Singaraja Ayu Rika Andriani
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 7 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i7.1155

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Bermain Peran (Role Playing) untuk Meningkatkan Keterampilan Siswa Memerankan Tokoh dalam PementasanDrama Siswa Kelas XI IPB SMA Saraswati Singaraja Oleh Ni Putu Ayu Rika Andriani, NIM 0912011029 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang efektif dengan menerapkan model pembelajaran bermain peran, (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan siswa memerankan tokoh pada pementasan drama dengan menerapkan model pembelajaran bermain peran, dan (3) mendeskripsikan respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran bermain peran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPB yang berjumlah 38 orang dan guru yang mengajar di kelas tersebut. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah penerapan model pembelajaran bermain peran, peningkatan hasil, dan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran bermain peran. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode tes, dan metode angket/kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ada beberapa langkah model pembelajaran bermain peran yang harus ditempuh guru untuk meningkatkan kemampuan siswa memerankan tokoh drama, (2) penerapan model pembelajaran bermain peran dapat meningkatkan kemampuan siswa memerankan tokoh drama, dan (3) siswa memberikan respons positif terkait penerapan model pembelajaran bermain peran. Kata kunci : Model pembelajaran bermain peran (role playing), tokoh dan pementasan drama.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYUNTING PARAGRAF ARGUMENTATIF DARI SEGI BAHASA DENGAN MENGGUNAKAN METODE INKUIRI PADA SISWA KELAS X.4 SMA SARASWATI SERIRIT Eka Narwianti
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 7 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i7.1168

Abstract

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYUNTING PARAGRAF ARGUMENTATIF DARI SEGI BAHASA DENGAN MENGGUNAKAN METODE INKUIRI PADA SISWA KELAS X.4 SMA SARASWATI SERIRIT oleh Ni Putu Eka Narwianti, NIM 0912011045 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa menyunting paragraf argumentatif dengan penerapan metode inkuiri, (2) mendeskripsikan langkah-langkah yang tepat dalam penerapan metode inkuiri, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan metode inkuiri. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X.4 SMA Saraswati Seririt yang berjumlah 33 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, langkah-langkah penerapan metode inkuiri dan respons siswa terhadap penerapan metode inkuiri dalam pembelajaran menyunting paragraf argumentatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode tes, dan metode angket/kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuntitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penerapan metode pembelajaran inkuiri meningkatkan kemampuan siswa menyunting paragraf argumentatif, (2) terdapat 11 langkah penerapan metode inkuiri untuk meningkatkan kemampuan siswa menyunting paragraf argumentatif. Langkah-langkah tersebut menekankan pada siswa untuk berpikir dan bekerja keras atas inisiatif sendiri, bersikap objektif, jujur dan terbuka dalam pembelajaran menyunting paragraf argumentatif, dan (3) siswa memberikan respons positif terhadap penerapan metode inkuiri dalam pembelajaran menyunting paragraf argumentatif. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran inkuiri menunjukkan hasil yang positif, baik itu hasil belajar menyunting paragraf argumentatif, langkah-langkah penerapan metode pembelajaran, maupun respons yang diberikan oleh siswa. Kata kunci: metode pembelajaran inkuiri, menyunting, paragraf argumentatif
KEVARIASIAN KALIMAT DALAM KARANGAN NARASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BANJAR Pande Made Hermawan
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 8 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i8.1180

Abstract

KEVARIASIAN KALIMAT DALAM KARANGAN NARASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BANJAR oleh Pande I Made Hermawan NIM 0812011072 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kevariasian kalimat dalam karangan narasi siswa berdasarkan: (1) isinya, (2) jumlah klausanya, (3) predikat yang membentuknya, (4) sifat hubungan aktor-aksinya, (5) struktur internal klausa utamanya, dan (6) ada tidaknya perubahan dalam pengucapannya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif-kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Banjar. Objek penelitian ini adalah kalimat dalam karangan narasi siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Dalam hal ini siswa diberikan tugas untuk menulis karangan narasi yang bertemakan pengalaman pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) berdasarkan isinya, 98,62% kalimat siswa berupa kalimat berita, 0,88% berupa kalimat perintah, dan 0,50% berupa kalimat tanya; (2) berdasarkan jumlah klausanya, 37,09% kalimat siswa berupa kalimat tunggal, 18,42% berupa kalimat majemuk bertingkat, 18,30% berupa kalimat majemuk campuran, 13,16% berupa kalimat majemuk setara, 12,15% berupa kalimat majemuk rapatan, dan 0,88% berupa kalimat bersusun; (3) berdasarkan predikat yang membentuknya, 36,21% kalimat siswa berupa kalimat berpredikat verba taktransitif, 32,70% berupa kalimat berpredikat verba transitif, 8,90% berupa kalimat berpredikat adjektiva, 8,27% berupa kalimat berpredikat verba semitransitif, 6,14% berupa kalimat berpredikat nomina, 2,13% berupa kalimat berpredikat frase preposisional, 0,13% berupa kalimat berpredikat numeralia, dan 5,52% tidak dapat dikategorikan; (4) berdasarkan sifat hubungan aktor-aksinya, 79,82% kalimat siswa berupa kalimat aktif, 10,40% berupa kalimat pasif, 0,13% berupa kalimat medial, tidak ada kalimat resiprokal, dan 9,65% kalimat tidak dapat dikategorikan; (5) berdasarkan struktur internal klausa utamanya, 76,32% kalimat siswa berupa kalimat lengkap, 12,78% berupa kalimat urutan, 7,77% berupa kalimat minor, 2,51% berupa kalimat elips, dan 0,62% berupa kalimat sampingan; dan (6) berdasarkan ada tidaknya perubahan dalam pengucapannya, 2,63% kalimat siswa berupa kalimat langsung, 0,75% berupa kalimat taklangsung, dan 96,62% kalimat tidak dapat dikategorikan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa selalu ada satu jenis kalimat yang mendominasi kalimat lainnya pada setiap segi. Kata-kata kunci: menulis, kalimat, variasi
KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS X 1 SMA NEGERI 1 MELAYA DITINJAU DARI UNSUR INTRINSIK Dedy Pramana Putra
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 8 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i8.1181

Abstract

KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS X 1 SMA NEGERI 1 MELAYA DITINJAU DARI UNSUR INTRINSIK oleh Dedy Pramana Putra, NIM 0912011012 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pelaksanaan pembelajaran menulis cerpen siswa kelas X 1 SMA Negeri 1 Melaya, dan (2) kemampuan menulis cerpen siswa kelas X1 SMA Negeri 1 Melaya ditinjau dari unsur intrinsik. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X 1 SMA Negeri 1 Melaya yang berjumlah 40 orang siswa, sedangkan objek penlitian ini adalah cerpen yang ditulis oleh siswa kelas X 1 SMA Negeri 1 Melaya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga metode (1) observasi, (2) tes, dan (3) dokumentasi. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran menulis cerpen yang diterapkan oleh guru sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah yang menyatakan bahwa pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari RPP. (2) berdasarkan hasil kemampuan menulis cerpen siswa kelas X 1 SMA Negeri 1 Melaya diketahui bahwa hasil menulis siswa sudah baik, hasil nilai rata-rata kelas 75,85 dengan kategori baik. Berdasarkan hasil analisis cerpen yang telah dilakukan, menunjukkan secara keseluruhan siswa sudah bisa menggambarkan narasi dalam cerpen, penyajian unsur-unsur intrinsik (berupa tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, amanat, gaya bahasa), sudah baik dikerjakan oleh siswa yang selanjutnya didukung dengan kepaduan unsur-unsur cerita. Oleh karena itu dapat dikatakan hasil menulis cerpen siswa sudah baik ditinjau dari kelengkapan unsur inrinsik. Bagi peneliti lain yang akan mengadakan penelitian, hasil jangkauan penelitian ini dapat diperluas. Dalam hal ini, peneliti dapat melakukan penelitian berupa kemampuan menulis cerpen siswa ditinjau dari segi perbedaan gender. Kata kunci : pembelajaran menulis, cerpen, kemampuan
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MENULIS BERITA YANG DITERAPKAN GURU DI KELAS VIIIA SMP KATOLIK SANTO PAULUS SINGARAJA TAHUN AJARAN 2012/2013 Wayan Kartiyasa
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 8 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i8.1182

Abstract

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MENULIS BERITA YANG DITERAPKAN GURU DI KELAS VIIIA SMP KATOLIK SANTO PAULUS SINGARAJA TAHUN AJARAN 2012/2013 Oleh I Wayan Kartiyasa, NIM. 0612011070 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran menulis berita di kelas VIIIA SMPK Santo Paulus Singaraja, dan (2) mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran menulis berita di kelas VIIIA SMPK Santo Paulus Singaraja Subjek penelitian ini adalah guru bahasa dan sastra Indonesia yang mengajar di kelas VIIIA SMPK Santo Paulus Singaraja. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran menulis berita yang dilaksanakan guru kelas VIIIA SMPK Santo Paulus Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa transkripsi hasil observasi lapangan dan wawancara. Instrumen utama pengumpul dan penganalisis data adalah peneliti sendiri. Analisis dilakukan selama dan setelah pengumpulan data dengan alur kerja reduksi, paparan, dan klasifikasi, dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan pembelajaran menulis berita pada siswa kelas VIIIA SMPK Santo Paulus Singaraja berlangsung selama dua kali pertemuan. Langkah-langkah pembelajaran di kelas VIIIA SMPK Santo Paulus Singaraja meliputi tiga tahap, yakni kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pelaksanaan pembelajaran menulis berita sudah berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari model, metode, dan media yang digunakan guru serta kesesuaian pelaksanaan pembelajaran dengan Permendiknas No. 41 tahun 2007. 2) Hambatan yang dihadapi guru dalam pelaksanaan pembelajaran menulis berita ialah siswa kurang memperhatikan guru menjelaskan materi pelajaran. Hambatan yang dihadapi siswa dalam pembelajaran menulis berita adalah siswa kurang mampu menggunakan bahasa yang efektif dalam menulis berita. Kata-kata kunci: pelaksanaan pembelajaran, menulis berita, dan hambatan
TINDAK TUTUR GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI TK WANGUN SESANA PENARUKAN SINGARAJA Made Ratminingsih
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 8 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i8.1183

Abstract

TINDAK TUTUR GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI TK WANGUN SESANA PENARUKAN SINGARAJA oleh Made Ratminingsih, NIM 0712011084 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menggambarkan dan menjelaskan (1) bentuk tindak tutur guru dalam proses belajar mengajar di TK Wangun Sesana Penarukan Singaraja dan (2) fungsi tindak tutur guru dalam proses belajar mengajar di TK Wangun Sesana Penarukan Singaraja. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru dalam proses belajar mengajar di TK Wangun Sesana Penarukan Singaraja. Data penelitian ini adalah ujaran yang terjadi pada guru selama proses belajar mengajar di kelas. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif melalui prosedur sebagai berikut (1) reduksi data, (2) klasifikasi dan deskripsi data, dan (3) penyimpulan data. Hasil penelitian ini adalah (1) bentuk tindak tutur yang dinyatakan guru. (1) Bentuk tindak tutur yang dinyatakan oleh guru adalah tuturan bermodus deklaratif (5,4%), interogatif (36%), dan imperatif (58,5%). Bentuk tuturan yang digunakan tersebut sesuai dengan fungsi tuturan yang dinyatakan guru yaitu fungsi asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. (2) Fungsi tindak tutur yang digunakan oleh guru adalah 5 fungsi makro dan 13 fungsi mikro yang terdiri atas fungsi asertif yang meliputi menginformasikan (4,5%); fungsi direktif yang meliputi memerintah (24.3%), meminta (27%), bertanya (25,2%), mempersilakan (2,7%), menegur (2,7%), mengingatkan (1,8%), menyuruh (1,8%), dan memberi nasihat (1,8%); fungsi komisif (0%); fungsi ekspresif yang meliputi menyapa (0,9%), mengancam (2,7%), dan memotivasi (1,8%); dan fungsi deklaratif yang meliputi melarang (2,7%). Tuturan yang dinyatakan sebagian besar merupakan tuturan langsung dan lugas. Sesuai dengan hasil penelitian ini disarankan kepada sekolah, pendidik, calon pendidik, dan siswa untuk menyeimbangkan proses komunikasi dalam pembelajaran sesuai dengan tuntunan kurikulum. Kata kunci: bentuk dan fungsi tindak tutur guru dalam proses belajar mengajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN MEDIA AUTENTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS BERITA PADA SISWA KELAS VIIIB SMP NEGERI 1 KUBUTAMBAHAN Ketut Ari Puspitawati
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 8 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i8.1184

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN MEDIA AUTENTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS BERITA PADA SISWA KELAS VIIIB SMP NEGERI 1 KUBUTAMBAHAN   Oleh Ni Ketut Ari Puspitawati 0612011042 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui langkah-langkah dalam penerapan model pembelajaran Student Teams Acievement Division (STAD) dengan media autentik untuk meningkatkan kemampuan menulis berita, (2) mengetahui kemampuan menulis berita siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Kubutambahan melalui penerapan model pembelajaran STAD dengan media autentik, dan (3) mengetahui respons siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Kubutambahan terhadap penerapan model pembelajaran STAD dengan media autentik. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Kubutambahan, sebanyak 28 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi, (2) tes, dan (3) angket. Data yang didapatkan dari metode observasi dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif, sedangkan data yang didapatkan dari metode tes dan angket dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan oleh guru terdiri atas, (a) pengelompokan, (b) uraian materi, (c) pembagian surat kabar, (d) diskusi, (e) kuis, (f) komentar, dan penghargaan kelompok, (2) terjadi peningkatan nilai rata-rata kelas dalam penerapan model pembelajara STAD dengan media autentik, yaitu 70,25 pada siklus I meningkat menjadi 75,82 pada siklus II, dan (3) respons siswa positif terhadap penerapan pendekatan kontekstual dengan teknik pemodelan dalam pembelajaran menulis berita. Oleh karena itu, penulis menyarankan kepada guru bahasa Bali di SMP Negeri 1 Kubutambahan agar menerapkan model pembelajaran STAD dengan media autentik sesuai dengan langkah yang telah ditemukan dalam penelitian ini. Kata kunci: STAD, media autentik, menulis berita
ANALISIS NASKAH DRAMA KARYA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SUKASADA DI KAJI DARI SEGI STRUKTUR DRAMATIK, TINGKAT KETERBACAAN DAN TINGKAT KESESUAIAN Dewa Koni Apriliana
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 8 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i8.1214

Abstract

ANALISIS NASKAH DRAMA KARYA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SUKASADA DI KAJI DARI SEGI STRUKTUR DRAMATIK, TINGKAT KETERBACAAN DAN TINGKAT KESESUAIAN Oleh Dewa Ayu Koni Apriliana/0912011059 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan struktur dramatik naskah drama karya siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Sukasada dan (2) mendeskripsikan tingkat keterbacaan dan tingkat kesesuaian naskah drama karya siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Sukasada. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa analisis struktur dramatik naskah drama karya siswa secara keseluruhan sudah tercipta yang dimulai dari bagian awal (eksposisi), komplikasi (konflik), bagian tengah (klimaks/krisis), dan bagian akhir (resolusi). Selain itu, ada yang dimulai dari bagian awal (eksposisi), komplikasi (konflik), dan bagian akhir (resolusi). selanjutnya, dimulai dari bagian awal (eksposisi), bagian tengah (klimaks/krisis), dan bagian akhir (resolusi), serta dimulai dari bagian awal (eksposisi) dan bagian akhir (resolusi). Tingkat keterbacaan naskah drama karya siswa dikategorikan mudah dipahami dilihat dari kejelasan bahasa, kejelasan tema, kejelasan perwatakan serta kesederhanaan alur dan latar. Sedangkan tingkat kesesuaian, naskah drama yang dihasilkan siswa sebagian besar pantas dengan jenjang pendidikan yaitu siswa sekolah menengah pertama dilihat dari perkembangan psikologi, moral, dan jenjang pendidikan. Kata-kata kunci : struktur dramatik, tingkat keterbacaan dan tingkat kesesuaian
PENGGUNAAN MEDIA FILM PENDEK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA DI KELAS XI IPA2 SMA NEGERI 1 PAYANGAN Dodi Eka Yana
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 8 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i8.1215

Abstract

PENGGUNAAN MEDIA FILM PENDEK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA DI KELAS XI IPA2 SMA NEGERI 1 PAYANGAN oleh I Wayan Dodi Eka Titra Yana, NIM 0912011044 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama dengan penggunaan media film pendek, (2) mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menulis naskah drama dengan penggunaan media film pendek, (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaan media film pendek dalam pembelajaran menulis naskah drama. Guru dan siswa kelas XI IPA2 SMA N 1 Payangan yang berjumlah 27 orang menjadi subjek dalam penelitian ini. Objek penelitian ini adalah aktivitas belajar siswa, kemampuan siswa menulis naskah drama dengan media film pendek dan respons siswa terhadap penggunaan media film pendek dalam pembelajaran menulis naskah drama. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode tes, metode dokumentasi, dan metode angket/kuesioner serta catatan lapangan. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuntitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penggunaan media film pendek dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam menulis naskah drama (2) kemampuan siswa dalam menulis naskah drama mengalami peningkatan setiap siklusnya. Pada siklus I sebanyak 18 orang atau (66,66%) yang tuntas, sedangkan pada siklus II seluruh siswa atau (100%) tuntas dalam pembelajaran menulis naskah drama, dan (3) siswa memberikan respons positif penggunaan media film pendek dalam pembelajaran menulis naskah drama. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Penggunaan media film pendek dalam menulis naskah drama menunjukkan hasil yang positif. Hal tersebut nampak dari aktivitas belajar siswa, peningkatan hasil belajar, maupun respons siswa terhadap pembelajaran ini. Kata kunci: media film pendek, menulis, naskah drama

Page 56 of 122 | Total Record : 1214