cover
Contact Name
I Gusti Ayu Apsari Hadi
Contact Email
apsari.hadi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
apsari.hadi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
ISSN : 25992694     EISSN : 25992686     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2015): Mei" : 7 Documents clear
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM SERTIFIKASI GURU TERHADAP PROFESIONALISME GURU (STUDI PADA GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMK NEGERI 1 SINGARAJA) Ni Putu Krisna Priandari; I Wayan Kertih; Ni Ketut Sari Adyani
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 3 No. 2 (2015): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i2.20770

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah : (1) mengetahui bagaimana implementasi program sertifikasi guru pada guru PKn di SMK Negeri 1 Singaraja; (2) mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru PKn terhadap profesionalisme guru dengan adanya implementasi program sertifikasi guru di SMK Negeri 1 Singaraja; dan (3) menganalisis solusi terhadap permasalahan yang di hadapi guru PKn sehubungan  dengan profesionalisme guru di SMK Negeri 1 Singaraja.Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah para guru PKnyang sudah bersertifikasi yang berjumlah 3 (tiga) orang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, pencatatan dokumen, dan data dianalisis secara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan : (1) implementasi program sertifikasi guru di SMK Negeri 1 Singaraja sudah berjalan dengan baik dimana sertifikasi berpengaruh terhadap sikap profesionalisme guru PKn yang tercermin dari adanya peningkatan kinerja guru; (2) kendala yang dihadapi guru PKn di SMK Negeri 1 Singaraja yaitu penyediaan fasilitas pendidikan yang masih terbatas seperti LCD; masalah terhadap administrasi penilaian siswa sebagai implikasi dari penerapan kurikulum 2013. (3) analisis solusi terhadap kendala yang terjadi yaitu : sekolah dapat mengupayakan pemenuhan kebutuhan fasilitas pendidikan yang memadai dan relevan dengan pembelajaran terkini secara bertahap melalui perencanaan, pengeloalaan dan pemanfaatan dana yang tersedia, baik dari swadaya atau subsidi pemerintah; penyediaan tenaga TI professional untuk memberikan pelatihan guna membantu guru yang masih kesulitan mengerjakan administrasi penilaian siswa karena kendala pengoprasian ICT; perlunya pengaturan intensitas pertemuan MGMP PKn secara rutin, guna membangun komunikasi yang efektif antar guru mata pelajaran PKn. Kata-kata kunci : Guru PKn, Program Sertifikasi Guru, Profesionalisme Guru   Abstract The aims of this study are: (1) to find out how the implementation of the teacher certification program to the Civics teachers at SMK Negeri 1 Singaraja; (2) to identify the constraints faced by Civic teachers toward teacher professionalism with the implementation of teacher certification program at SMK Negeri 1 Singaraja; and (3) analyze the solutions to the problems that the Civic teachers often found in the relation of teachers professionalism at SMK Negeri 1 Singaraja This research was conducted at SMK Negeri 1 Singaraja. The subjects of this research were 3 Civics teachers who are already certified. This study used observation, interview, and record-keeping when collecting the data, and then the data were analyzed descriptively.  This study found that; (1) the implementation of the teacher certification program at SMK Negeri 1 Singaraja has been done well and the certification is affecting the Civics teacher professionalism which reflected in the improvement of teacher performance; (2) the problems that Civics teacher at SMK Negeri 1 Singaraja often faced is the educational facilities supplies  that are still limited such as the LCD and the administration of student assessments problems as the affect of the implementation of the 2013 curriculum. (3) The Solution to problems that occur are: the school should be able to plan and manage the school budget either from governmental or government subsidies for gradually fulfilling the supply of educational facilities which relevant with the recent learning program; The provision of professionals IT to provide training for helping the teachers who are still working on the administration of student assessments difficulties because of the application of ICT program; the management of regular meeting  of the Civics MGMPs, in order to establish effective communication among teachers of Civics. Keywords: Civics Teacher, Teacher Certification Program, Teacher Professionalism 
IMPLEMENTASI KEGIATAN PATROLI KEAMANAN SEKOLAH (PKS) DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA DI SMK NEGERI 1 SINGARAJA Ni Made Purnamita Sari; I Wayan Kertih; Dewa Bagus Sanjaya
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 3 No. 2 (2015): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i2.20772

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) bagaimana model pengembangan kegiatan patroli keamanan sekolah (PKS) di SMK Negeri 1 Singaraja; (2) bagaimana peranan Patroli keamanan sekolah (PKS) dalam pengembangan karakter bangsa di SMK Negeri 1 Singaraja; dan (3) Apa saja hambatan kegiatan patroli keamanan sekolah (PKS) dalam pengembangan karakter bangsa di SMK Negeri 1 Singaraja.Lokasi penelitian yaitu di SMK Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah anggota patroli keamanan sekolah (PKS) di  SMK Negeri 1 Singaraja dan pihak-pihak lain yang nantinya bisa membatu memberikan data dalam penelitian. Penentuan informan dilakukan dengan pengambilan sampel dengan sembarangan sesuai dengan jumlah sampel yang sudah ditentukan. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, pencatatan dokumen, dan data dianalisis secara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan: (1) model pengembangan kegiatan patroli keamanan sekolah di SMK Negeri 1 Singaraja merupakan program OSIS yang dilaksanakan oleh perwakilan dari masing-masing kelas yang dilaksanakan sesuai dengan jadwal piket yang telah disepakati; (2) peranan patroli keamanan sekolah dalam pengembangan karakter di SMK Negeri 1 Singaraja yaitu sangat memiliki peran yang sangat penting karena dalam pelaksanaan patroli keamanan sekolah, akan menumbuhkan nilai-nilai berani, disiplin, mandiri, bertanggung jawab dan peduli sosial. Nilai-nilai tersebut merupakan nilai-nilai dasar pembentuk karakter pada seseorang; dan (3) kendala kegiatan patroli keamanan sekolah dalam pengembangan karakter di SMK Negeri 1 Singaraja yaitu kurangnya tenaga pelatih yang professional dalam melatih calon anggota PKS; anggota PKS yang tidak melaksanakan tugasnya karena mendadak tidak masuk sekolah; sikap acuh tak acuh siswa terhadap anggota PKS. Kata-kata kunci : Implementasi, Kegiatan Patroli keamanan sekolah, Pendidikan Karakter   AbstractThis research was aimed in order to know: (1) the models of develoving school security patrol activities in SMK Negeri 1 Singaraja; (2) the roles of school security patrol in developing nation character in SMK Negeri 1 Singaraja; and (3) the obstacles which were faced by school patrol in develoving character in SMK Negeri 1 Singaraja.Research was done in SMK Negeri 1 Singaraja. Where, the subjects were the members of school security patrol of SMK Negeri 1 Singaraja and the others who could give supporting data for this research. The informants were chosen by random sampling technique with quantity that was already decided. Meanwhile, the collection used some techniques, such as: observation, interview, and document record. Then, data was analyzed qualitative descriptively.After that, the result of research showed: (1) the modelsof deveoving school security patrol activities in SMK Negeri 1 Singaraja were the student’s organization program which was held by the candidates of every class according to schedule which has been decided; (2) The roles of school security patrol in developing nation character in SMK Negeri 1 Singaraja was very important means that, by conducting school security patrol, it would grow some good values were the base of someone’s character development; and (3) The obstacles which were faced in school security patrol activities in SMK Negeri 1 Singaraja, such as: it had less professional trainers in training new members of school security patrol, it could be found some members who were not on duty because of their absence at school, and the last, students who were not care to the school security patrol’s existence. Key words: The implementation, school security patrol activities, character education
INTENSITAS TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG SISWA SMKN 1 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 (STUDI KASUS SISWA KELAS X) Liyana Pranita Sari; I Nengah Suastika; Dewa Bagus Sanjaya
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 3 No. 2 (2015): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i2.20776

Abstract

                                          Abstrak Penelitian ini bertuSjuan untuk mengetahui: (1) Bentuk kenakalan siswa pada  kelas  X  di  SMKN  1  Singaraja Tahun Ajaran 2016/2017, (2) Hubungan antara intensitas teman sebaya dengan perilaku menyimpang siswa pada kelas X di SMKN 1 Singaraja Tahun Ajaran 2016/2017, (3) Solusi atas kendala yang dihadapi guru  dalam  menangani perilaku menyimpang siswa. Jenis penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan pencatatan dokumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa bentuk kenakalan siswa  antara  lain  (1)  Siswa  absen tanpa  keterangan, (2)  Membuat masalah dengan security, (3) Bertemu dengan kakak kelas di  kamar mandi, (4) Membuat kegaduhan di kelas dan mengganggu teman, (5) Suasana kelas yang       ribut       dan       pembullyan, (6) Berkelahi. Ada keterkaitan antara teman sebaya terhadap perilaku menyimpang siswa.  Solusi atas kendala yang dihadapi guru dalam menangani perilaku menyimpang yang dilakukan  oleh  siswa  adalah  dengan dua cara yaitu preventif dan represif. Kata-kata kunci: Intensitas, Teman Sebaya,  Perilaku Menyimpang Siswa Abstract The aim of this research is to find out: (1) The format of the students in the class X at SMKN 1 Singaraja school year 2016/2017,    (2) The relationship  between  the  supervisors and the students in the implementation of  the  implementation  of  class  X  in SMKN    1    Singaraja    school    year 2016/2017, (3) The solution of the constraints faced by the teacher in handling the students. The type of research is the qualitative research of the descriptive qualitative.The subject of this research is the students of SMK Negeri 1 Singaraja in the academic year 2016 / 2017. Data collection is done with interviews, observation, and documentation record.The results of the study show that there are some forms of delinquency among students (1) Students absent without explanation, (2) Making problems with security, (3) Meeting with older siblings in the bathroom, (4) Making noise in class and disturbing friends, (5) The class of the noisy and bulliying, (6) A fight. There is a link between peers  against  deviant behavior   of   students.   The   solution to   the constraints  faced  by  teachers in dealing with deviant behaviors undertaken  by students is two ways: preventive and repressive. Keywords: Intensity, Friends of the same age,Student deviant behavior
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI AP A DI SMK NEGERI 1 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2015/2016 Ni Luh Budiani; I Made Yudana; I Wayan Landrawan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 3 No. 2 (2015): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i2.20780

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui seberapa tinggi peningkatan aktivitas belajar yang akan dicapai siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, (2) untuk mengetahui seberapa tinggi peningkatan hasil belajar yang dicapai setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran. dan (3) untuk mengetahui kendala-kendala dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw beserta alternatif pemecahan masalahnya. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 2 siklus yaitu : tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi/observasi, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI AP A SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 42 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu : observasi, test objectif, wawancara dan pencatatan dokumen. Data dianalisis menggunakan menggunakan metode  kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan : (1) terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa kelas XI AP A SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yaitu pada siklus I hanya sebesar 18,76 kemudian di siklus II meningkat menjadi 24,31. (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa yaitu pada siklus I sebesar 71,9 kemudian  pada siklus II hasil belajar siswa meningkat menjadi 85,2 yang berada pada kategori aktif. (3) kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembelajaran ini yaitu siswa masih belum terbiasa dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw karena pembelajaran seperti ini baru pertama kali diterapkan di kelas tersebut. Kata Kunci : Kooperatif Tipe Jigsaw, Aktivitas, Hasil Belajar  Abstract This research purpose for: (1) to know how high increase of activity the students will reach after applying learning models cooperative jigsaw type, (2) to know how high increase of learning results will reach after applying learning models jigsaw type inside study. and (3) to find out a problems after applying learning models cooperative jigsaw type with alternative solutions problems.This research is classified in research of class action ( PTK ).The research will do with 2 ciclus,a ciclus design consist of step action plan,the implementstion of action,evaluation/observation,reflection.subject of this research is a studens XI AP A class at SMK Negeri 1 Singaraja period 2015/2016 with totals 42 students.Data collected with technic as follows : observation guide,objective test,interview,and recorded document. The analysis data will use quantitative. Analysis results showed : (1) increased of students learning activity happen in XI AP A class at SMK Negeri 1 Singaraja period 2015/2016 ciclus I only 18,76 then in ciclus II increase to 24,31. (2) increased of students learning results in ciclus I only  71,9 andthen in ciclus II a students leaning results increased to be  85,2 that is stand on active category. (3) problems faced when applying this leaning models is students still cannot adapted with leaning models cooperative jigsaw type because this leaning models is first times applied in this class.   Keywords : cooperative jigsaw type , activity , learning results
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NHT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PKn SISWA KELAS VIII B8 Komang Satria Wibawa; I Wayan Lasmawan; I Nengah Suastika
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 3 No. 2 (2015): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i2.20782

Abstract

Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran PKn dengan penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT), untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKn setelah penerapan dengan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dan untuk mengetahui respon siswa setelah penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dalam meningkatkan kemampun berpikir kritis siswa. Jenis penelitian ini adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B8 yang berjumlah 34 orang, terdiri dari 16 orang laki-laki dan 18 orang perempuan. Pengumpulan data hasil kemampuan berpikir kritis siswa dan respon siswa menggunakan metode tes dan non tes. Tes dilakukan pada akhir pembelajaran (tes evaluasi) dan setiap akhir siklus. Metode non tes berupa observasi dilakukan untuk menilai kemampuan berpikir kritis ranah psikomotorik (kegiatan diskusi kelompok). Metode non tes dengan menggunakan kuisioner untuk menilai respon siswa terhadap model pembelajaran Numbered Head Together (NHT). Data kemampuan berpikir kritis siswa dan data respon siswa yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran PKn siswa kelas VIII B8 semester II di SMP Negeri 6 Singaraja. Persentase kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKn siklus I adalah 72% (kategori cukup) dan siklus II adalah 81% (kategori baik). Untuk nilai rata-rata respon siswa sebesar 45 dengan kategori sangat positif, sehingga penelitian ini jika dilihat dari respon siswa dapat dikatakan berhasil. Kata kunci: berpikir kritis, model pembelajaran NHT Abstract The problem in this research is the lack of critical thinking skills of students. This study aims to determine the learning process Civics with implementation of learning model Numbered Head Together (NHT), to determine the increase critical thinking skills of students on the subjects of Civics after the application of the learning model Numbered Head Together (NHT) and to evaluate the response of the students after the implementation of learning model Numbered Head Together (NHT) in improving students' critical thinking. This type of research is the PTK (Classroom Action Research) is conducted in two cycles. The subjects were students of class VIII B8 totaling 34 people, consisting of 16 men and 18 women.Collecting data of critical thinking skills of students and students' responses using the test methods and non-test. The tests were conducted at the end of the lesson (evaluation tests) and the end of each cycle. Methods of non-test form of observations carried out to assess the ability of critical thinking realm psychomotor (discussion group). Non-test methods using questionnaires to assess students' response to the learning model Numbered Head Together (NHT). Data critical thinking skills of students and student response data were analyzed by descriptive quantitative. The results of this study indicate that the application of the learning model Numbered Head Together (NHT) can enhance critical thinking skills in the subject of Civics graders VIII B8 in the second half of SMP Negeri 6 Singaraja. The percentage of students' critical thinking skills on the subjects of Civics first cycle was 72% (sufficient category) and the second cycle was 81% (both categories). For use values average student responses by 45 categorized as very positive, so this study if seen from the students' responses can be said successfully. Keywords: critical thinking, learning model NHT
PENERAPAN MODEL TANDUR DALAM PEMBELAJARAN PKN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X4 SMA LABORATORIUM UNDIKSHA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Ni Putu Mira Kusuma Yanti; Ni Ketut Sari adnyani
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 3 No. 2 (2015): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i2.20783

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X4 SMA Laboraorium Undiksha semester genap tahun pelajaran 2016/2017 melalui penerapan model pembelajaran TANDUR dalam proses pembelajaran PPKn. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 (dua) kali siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X4 SMA Laboratorium Undiksha Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 27 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, tes dan wawancara. Data yang didapat selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pada siklus I nilai rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 54.11 dengan standar deviasi sebesar 5,32. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata sebesar 61.48 dengan standar deviasi sebesar 4.65. (2) Untuk hasil belajar siswa yang diperoleh pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 74.63 dan ketuntasan klasikal sebesar 59.26%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 84.81, dan ketuntasan klasikal 88.89%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TANDUR mampu meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar siswa kelas X4 SMA Laboratorium Undiksha. Kata Kunci: Model Pembelajaran Tandur, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar.  Abstract This study aims to improve the activity and learning outcomes of students of class X4 SMA Laboraorium Undiksha even semester of the academic year 2016/2017 through the implementation of learning model TANDUR in the process of learning PPKn. This research is a classroom action research conducted in 2 (two) cycles. The subjects of this study were students of class X4 SMA Undiksha Laboratory of Lessons Year 2016/2017 which amounted to 27 people. Data were collected through observation, tests and interviews. The data obtained are then analyzed by using descriptive statistical analysis and qualitative descriptive analysis. The results of this study indicate that: (1) In the first cycle the average value of student learning activity amounted to 54.11 with a standard deviation of 5.32. While in cycle II the average value of 61.48 with a standard deviation of 4.65. (2) For the learning result of students obtained in the first cycle the average score of student learning outcomes is 74.63 and the classical completeness is 59.26%, whereas in cycle II the average score of student learning outcomes is 84.81, and 88.89% classical completeness. From the result, it can be concluded that the implementation of TANDUR learning model can improve the activity and learning outcomes of students of grade X4 SMA Undiksha Laboratory. Keywords: Learning Model of Tandur, Learning Activity, Learning Outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PPKN SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2016/2017 Luh Kadek Ari Krisna Dewi; I Wayan Kertih; I Wayan Lasmawan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 3 No. 2 (2015): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i2.20787

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh hasil belajar siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning dalam pelajaran PPKn kelas X SMA Negeri 2 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian post test only control design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X SMA Negeri 2 Singaraja Tahun Ajaran 2016/2017 yang terdistribusi ke dalam 9 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling kelas untuk memperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian. Data hasil belajar PPKn siswa diperoleh menggunakan tes dengan bentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor (ekor kanan) pada taraf signifikan 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung= 2,342  lebih dari ttabel= 0,14580. Sehingga ditolak. Lebih lanjut didapatkan bahwa rata-rata skor hasil belajar PPKn siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran discovery learning lebih dari rata-rata skor hasil belajar PPKn siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal ini didukung oleh fakta-fakta empiris bahwa siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran discovery learning memiliki hasil belajar lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar PPKn siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran discovery learning lebih baik daripada hasil belajar PPKn siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.Kata kunci: Discovery Learning, Hasil Belajar PPKn Abstract This study aims to determine whether the results of students learning PPKn who taught whit discovery learning met hod is better that student who taught whit cenventional learning method. This type of research is a quasi-experiment whit posttest design only control group design. The population of this study is all ninth-grade students of SMA Negeri 2 Singaraja in acedemic year 2016/2017 which is distributed into nine classes. Sampling was done by random sampling technique to get two classes as research sample. The student’s learning result were obtained using multiple-choice test. The data alalysis using t-test one tail (right tail) at 5% significant level. The result of  hypothesis test show that thitung = 2,342 more that ttabel = 0,14580. Therefore, H0 is rejected. It can be concluded that the result of student learning PPKn who taught whit discovery learning method better that the results of student learning PPKn who taught whit conventional learning method. Keywords: Discovery Learning, Result of Learning PPKn 

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2024): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): September Vol 7, No 3 (2019): September Vol 7, No 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 2 (2019): Mei Vol 7, No 1 (2019): Februari Vol. 7 No. 1 (2019): Februari Vol 6, No 3 (2018): September Vol. 6 No. 3 (2018): September Vol. 6 No. 2 (2018): Mei Vol 6, No 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 1 (2018): Februari Vol 6, No 1 (2018): Februari Vol. 5 No. 3 (2017): September Vol 5, No 3 (2017): September Vol. 5 No. 2 (2017): Mei Vol 5, No 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 1 (2017): Februari Vol 5, No 1 (2017): Februari Vol 4, No 3 (2016): September Vol. 4 No. 3 (2016): September Vol 4, No 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 2 (2016): Mei Vol 4, No 1 (2016): Februari Vol. 4 No. 1 (2016): Februari Vol 3, No 3 (2015): September Vol. 3 No. 3 (2015): September Vol. 3 No. 2 (2015): Mei Vol 3, No 2 (2015): Mei Vol 3, No 1 (2015): Februari Vol. 3 No. 1 (2015): Februari Vol. 2 No. 3 (2014): September Vol 2, No 3 (2014): September Vol 2, No 2 (2014): Mei Vol. 2 No. 2 (2014): Mei Vol 2, No 1 (2014): Februari Vol. 2 No. 1 (2014): Februari Vol. 1 No. 3 (2013): September Vol 1, No 3 (2013): September Vol 1, No 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 1 (2013): Februari Vol 1, No 1 (2013): Februari More Issue