cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue " Vol 6, No 2 (2017)" : 13 Documents clear
PENANGGULANGAN BALAPAN LIAR MELALUI DISEMINASI UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DI KALANGAN REMAJA KOTA SINGARAJA Yuliartini, Ni Putu Rai; Windari, Ratna Artha; Pursika, I Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.39 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.10587

Abstract

Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan serta kesadaran hukum para remaja di Kota Singaraja, orang tua dan pihak sekolah selaku pendidik terhadap regulasi yang mengatur tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan guna meminimalisir kegiatan balapan liar (Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009), sehingga dikemudian hari jika terjadi kegiatan balapan liar seluruh komponen masyarakat dapat bertindak secara aktif selaku pengawas dan nantinya mampu mengetahui tindakan hukum yang tepat untuk para remaja yang melakukan kegiatan balapan liar tersebut. Untuk kepentingan pencapaian tujuan program ini, maka rancangan yang dipandang sesuai untuk dikembangkan adalah “RRA dan PRA” (rapid rural appraisal dan participation rural appraisal). Di sisi lain, program ini juga diarahkan pada terciptanya iklim kerjasama yang kolaboratif dan demokratis dalam dimensi mutualis antara dunia perguruan tinggi dengan masyarakat secara luas di bawah koordinasi pemerintah Kabupaten setempat, khususnya dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan wawasan para remaja, orang tua dan pihak sekolah selaku pendidik terkait minimalisasi kegiatan balapan liar di Kota Singaraja. Lama pelaksanaan kegiatan adalah 6 (enam) bulan  yang dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan sampai pada proses evaluasi dengan melibatkan para remaja, orang tua, keluarga, dan pihak sekolah yang ada di kota Singaraja, dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah diberikan diseminasi oleh tim pengabdian kepada masyarakat, para remaja, orang tua, keluarga, dan pihak sekolah yang ada di kota Singaraja menjadi memiliki pengetahuan yang jelas dan utuh mengenai: (1) pengetahuan tentang larangan balapan liar menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, (2) pengetahuan tentang penegakan hukum bagi remaja yang melakukan kegiatan balapan liar. Kata-kata Kunci: Diseminasi, Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Minimalisasi,  Balapan Liar.
PEMBERDAYAAN USAHA RUMAH TANGGA OLAHAN BUAH SALAK SRADHA DI KABUPATEN KARANGASEM BALI Telagawathi, Ni Luh Sayang
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.396 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.11312

Abstract

This empowerment program aims to improve the productivity of the products produced from the fruits of salak fruit, expand the reach of marketing and improve the understanding of partners about business planning and business management. These objectives are achieved through mentoring and training of business management of salak fruit processing industry, provision of adequate production equipment, marketing website creation and facilitating business group with capital institution. Besides famous as an agro-tourism area of Salak plantation, Sibetan Village has the potential of Small and Medium Enterprises in processing the salak fruit into dodol, pia, dates, crackers, syrup and wine. However, the management is still based on the household industry with limited capital and production, the production process is still simple, the packaging (packing) is sober, and marketing is still limited in District Bebandem and Kabupaten Karangasem. Thats why this IbM program designed activities for two groups of salak processed household industries namely Salak Sradha Group in Telaga Village. Both groups are growing and need assistance in developing their business. The method of implementation to achieve this goal is to provide website creation assistance to facilitate the reach of marketing, supply of production equipment, facilitate business groups in gaining access to capital as well as assistance and training of business management planning and management. Keywords: fruit processing, production, marketing, packaging, business management 
PELATIHAN VIDEO EDITING TINGKAT SMK SE-KOTA SINGARAJA Sugihartini, Nyoman; Agustini, Ketut; Pradnyana, I Made Ardwi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.891 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.11781

Abstract

The purpose of this P2M activity is to improve the understanding, knowledge and skills of SMK students in video editing at Singaraja city. The implementation of P2M activities is conducted for one day, with details of the activities include: (1) Opening by the Dean conducted in the room of the Faculty of Engineering and Vocational. (2) Video editing training conducted in Laboratory of Culture Department of Informatics Engineering Education. Implementation of the training include: the introduction of Adobe Premiere tools, Steps to do video editing, making a simple project and closed with discussions related to the project that has been made. The result of this devotional  activity is a simple project created by the trainees. This activity has contributed to the students of vocational school level as Singaraja city that is in the form of knowledge and skill.
PEMBERDAYAAN PEMUDA KARANG TARUNA DI LINGKUNGAN RW 19 KELURAHAN UNYUR SERANG SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI KREATIF MELALUI KERAJINAN DARI LIMBAH BAN BEKAS (UPCYCLING) Damanhuri, Damanhuri; Nurtanto, Muhammad; Nurhaji, Soffan; Ramdani, Sulaeman Deni
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.613 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.10590

Abstract

Limbah ban bekas merupakan permasalahan yang serius dan berdampak pada pencemaran lingkungan bila dibiarkan begitu saja terlebih dilakukan pembakaran. Karakteristik ban bekas yang tidak mudah terurai, diperlukan kreatifitas yang mampu merubah nilai jual dalam bentuk peningkatan ekonomi kreatif bagi masyarakat. Sehingga diperlukan alternative berupa upcycling yaitu cara mengatasi limbah secara cepat dan mudah menjadi produk. Melalui kegiatan PPM limbah ban bekas dapat diberdayagunakan oleh sekelompok pemuda karang taruna dalam peningkatan ekonomi, pelengkapan property rumah tangga dan kebersamaan bermasyarakat. Tujuan dari kegiatan ini diantarannya (1) menciptakan aktivitas warga yang mampu meningkatkan perkonomian; (2) memanfaatkan limbah ban bekas menjadi industry kerajinan rumah tangga dalam upanya membangun ekonomi kreatif pada masyarakat, dan; (3) meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kelompok mitra peduli pada lingkungan. Metode pelaksanaan yang dilaksanakan meliputi: (1) ceramah, tanya jawab, dan diskusi melalui kegiatan sosialisasi dan pengarahan; (2) simulasi dan praktik melalui kegiatan pelatihan, dan pendampingan; serta (3) observasi melalui kegiatan monitoring kemajuan. Hasil pengabdian tahap sosialisasi dan pengarahan dengan rerata 4,4 pada kategori sangat baik dalam memberikan wawasan dan pemahaman, jumlah peserta yang bertanya sebanyak 8 (24) orang antausias bertanya dan hasil diskusi diperoleh tahapan pembuatan dan rancangan desain, sedangkan kegiatan pelatihan dan pendampingan diikuti dan dilakukan seluruh pemuda dengan baik, sampai tahap produksi. Setelah dilakukan analisis produk berdasarkan aspek produksi masih menggunakan tenaga manual dengan jumlah 10/minggu dan aspek kualitas dalam kategori rendah. Hal ini diperlukan penguatan pada bidang pengemasan dan pemasaran. Secara keseluruhan pemanfaatan limbah ban bekas memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya pemuda.Kata kunci: limbah ban bekas, upcycling, pemberdayaan pemuda, ekonomi kreatif
ICT LITERACY FOR ENGLISH TEACHER IN NUSA PENIDA DISTRICT- BALI Juniarta, Putu Adi Krisna
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.331 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.11460

Abstract

The English teacher in Nusa Penida district, Klungkung regency almost applied teacher centered method in teaching and learning process. It was caused by the sources of learning was only from the teacher and book that was used in the class. It made teaching and learning process became monotone and bored. Reflected to that problem, IBM team build relationship with the group of English teacher of Junior High School in Nusa Penida in order to improve competency of the used of ICT as the tool used in teaching and learning activity.  The method that was used to train the English teacher was apprentice training by implementing cognitive apprenticeship model. This IBM had been conduted for 8 months and it resulted: (1) the competency of English teacher in operating ICT during teaching and learning proess in the class was improved, (2) the English teacher’s respond that used cognitive apprenticeship model during the training activity were positive. It could be seen from the Englisgh teachers’ enthusiasm during the training activity.Key words: ICT, model cognitive apprenticeship, English Teacher
Pengayaan Materi dan Pelatihan Penyelesaian Soal-Soal Olimpiade Matematika bagi Siswa Berbakat SD N 3 Sambangan. Suryawan, I Putu Pasek; Gita, I Nyoman; Hartawan, IGN Yudi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.894 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.10704

Abstract

Materi olimpiade matematika SD pada dasarnya bersumber pada kurikulum mata pelajaran matematika yang mengujikan soal-soal non rutin dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi untuk ukuran siswa SD, dan bahkan soal-soal demikian cukup merepotkan siswa yang berbakat dalam mata pelajaran matematika. Faktor penyebabnya adalah lemahnya penguasaan materi olimpiade oleh siswa sehingga mereka belum sampai pada tahap memikirkan bagaimana strategi dalam penyelesaian soal-soal bertaraf olimpiade tersebut. Adapun tujuan program pengabdian ini, yaitu untuk meningkatkan kemampuan siswa berbakat SD N 3 Sambangan dalam menyelesaikan soal-soal bertaraf olimpiade, sehingga partisipasi dan prestasi siswa SD N 3 Sambangan dalam ajang olimpiade matematika SD meningkat.  Program pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pengayaan materi olimpiade dan pelatihan penyelesaian soal-soal olimpiade yang dapat mengembangkan berpikir tingkat tinggi siswa. Secara keseluruhan kegiatan telah berlangsung dengan baik dan berhasil meningkatkan kemampuan siswa berbakat SD N 3 Sambangan dalam menyelesaiakan soal-soal olimpiade matematika. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata persentase kehadiran peserta sebesar 93,75% dan seluruhnya secara penuh mengikuti pelatihan. Peningkatan persentase penguasaan materi pelatihan adalah dari 28,75% menjadi 66,25%. Peserta juga menanggapi positif terhadap pelaksanaan kegiatan ini dengan persentase skornya sebesar 80%. Kata-kata kunci: materi olimpiade matematika, siswa berbakat, pengayaan, pelatihan.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU BAHASA INGGRIS SMP DI KECAMATAN SUKASADA Mahayanti, Ni Wayan Surya; Utami, I.A. Made Istri
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.501 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.11619

Abstract

Pelatihan dan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru mengadakan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) sebagai tagihan wajib sebagai bukti keprofesionalan mereka dalam mengajar. Peserta yang terlibat merupakan guru-guru Bahasa Inggris SMP di Kecamatan Sukasada.  3 tahapan telah dilakukan, mulai pemaparan materi dalam seminar, pelatihan penyusunan proposal PTK, serta pendampingan penyusunan instrument hingga pelaporan PTK. Dari hasil pre–test dan post-test yang dilakukan, terlihat bahwa pemahaman peserta mengenai Peelitian Tindakan Kelas meningkat dari 42,6 menjadi 76. Disamping hasil test, dari hasil kuesioner II, 100% peserta mengatakan termotivasi untuk membuat PTK setelah diberikan pelatihan. Selain itu, berdasarkan hasil laporan PTK yang telah selesai dibuat, keseluruhannya sudah berkualitas baik. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan PTK yang dilaksanakan oleh tim pengabdian pada masyarakat memberi dampak langsung pada pengetahuan peserta terkait dengan PTK.
IbM Kelompok PKK Desa Senggreng Hartatik, Hartatik; Yuniasih, Nury
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.537 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.10101

Abstract

Desa senggreng memiliki potensi alam yang sangat baik, hal ini ditunjukkan dari banyaknya tanaman markisa yang dapat tumbuh dengan subur di desa tersebut. Potensi buah markisa yang dimiliki oleh Desa Senggreng, jika dapat dioptimalkan akan dapat meningkatkan perekonomian serta taraf  hidup masyarakat di desa tersebut. hampir seluruh penduduk di desa tersebut memiliki tanaman markisa di perkarangan rumahnya, namun kebanyakan tidak dimanfaatkan dan dibiarkan hingga membusuk. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan menambahkan nilai guna dari buah markisa seperti mengubah buah markisa menjadi minuman sari buah. Upaya yang dilakukan agar ibu-ibu rumah tangga dapat mengolah buah markisa menjadi minuman sari buah adalah sebagai berikut : a) Melakukan penyuluhan mengenai usaha pengolahan buah markisa, b) melakukan pelatihan tentang pembuatan minuman sari buah, c) melakukan kemasan label minuman sari buah yang higienis dengan pewarna alami, ijin perdagangan dan kehalalan, d) pemasaran.
Pelatihan Penyusunan Program Latihan Olahraga Bagi Guru Penjasorkes se-Kecamatan Karangasem Kusuma, Ketut Chandra Adinata; Suratmin, Suratmin; Kardiawan, I Kadek Happy
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.034 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.10750

Abstract

Kegiatan P2M ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru penjasorkes dalam menyusun program latihan olahraga. Peserta kegiatan ini adalah guru penjasorkes SD, SMP, dan SMA/SMK yang berada di Kecamatan Karangasem yang berjumlah 30 orang. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, pertama seminar tentang konsep periodisasi latihan dan ilmu penunjangnya, tahap kedua pelatihan penyusunan program latihan olahraga untuk atlet tingkat pelajar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan pelatihan berjalan sesuai rencana. Para guru memahami konsep periodisasi dan mampu menyusun program latihan. Sehingga kegiatan ini memberikan kontribusi yang positif bagi guru penjasorkes sebagai salah satu modal untuk membina olahraga di Kecamatan Karangasem.
PELATIHAN PEMBUATAN STIK SUSU BAGI IBU-IBU PKK DI KECAMATAN JABUNG Wahyuningtyas, Dyah Tri; Hartatik, Hartatik; Iswahyudi, Didik
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.11649

Abstract

ABSTRAK. Mayoritas penduduk di dusun gunung kunci dan boro jabung kondisi perekonomiannya masih rendah, dimana pendapatan penduduk dari hasil perkebunan yang diterima dari hasil kerja per hari sifatnya tidak tetap serta keuntungan hasil susu sapi perah per harinya yang kecil dirasa masih belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Hasil susu sapi yang disetorkan atau dijual ke penampungan belum tentu diterima oleh KUD, karena KUD melakukan proses standardisasi untuk menjaga kualitas susu dari peternak. Akibat proses standarisasi tersebut mengakibatkan tidak semua susu yang sudah masuk ke KUD lolos dari uji parameter kualitas susu, sehingga banyak susu yang dibuang begitu saja ke lingkungan. Menanggapi permasalahan bahwa susu yang tidak diterima oleh KUD dengan kualitas rendah belum dikelola secara maksimal.  Sehingga diperlukan suatu program yang dapat memanfaatkan susu kualitas rendah yang tidak diterima oleh KUD menjadi produk olahan susu yang lebih bernilai ekonomis. Iptek yang akan diterapkan yaitu pengolahan produk makanan berbahan dasar susu misalnya pembuatan stik susu. Program pengolahan produk makanan berbahan dasar susu ini terdiri dari dua tahap yaitu pelatihan pengolahan aneka makanan berbahan dasar susu dan pelatihan pembuatan stik susu, (4) pengemasan dan pemasaran produk. Diharapkan melalui program ini mampu menciptakan lapangan kerja sampingan bagi para peternak dan secara langsung diharapkan dapat meningkatkan tingkat perekonomian di dusun Gunung Kunci dan dusun Boro Jabung. Selain itu diharapkan pembuatan produk makanan berbahan dasar susu ini dapat meningkatkan nilai guna suatu bahan menjadi produk yang dapat digunakan sebagai bahan perbaikan gizi bagi masyarakat secara umum dan juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi mitra.Kata kunci: Stik susu, PKK, Gunung Kunci, Boro Jabung ABSTRACT. The majority of villagers in the hamlet and boro jabung are still low, where the income from the plantation received from the work per day is not fixed and the small dairy cow milk yield per day is considered to be unable to meet the needs of the community. The results of cows milk that is deposited or sold to the shelter is not necessarily accepted by the KUD, because KUD conducts standardization process to maintain milk quality from breeders. As a result of the standardization process, not all milk that has entered KUD has passed the milk quality parameter test, so that many milk is thrown away to the environment. Responding to the problem that milk that is not received by KUD with low quality has not been managed optimally. So we need a program that can take advantage of low-quality milk that is not accepted by the KUD into dairy products that are more valuable economical. Science that will be applied is processing milk-based food products such as making milk sticks. Dairy food processing program consists of two stages of training the processing of various foods made from milk and training of milk sticks, (4) packaging and marketing of products. It is hoped that through this program can create side job for farmers and directly expected to increase economic level in Gunung Kunci hamlet and Boro Jabung hamlet. In addition it is expected that the manufacture of dairy-based food products can increase the value of use of a material into a product that can be used as a nutritional improvement for the community in general and also foster entrepreneurial spirit for partners.Keywords: Milk Stick, PKK, Gunung Kunci, Boro Jabung

Page 1 of 2 | Total Record : 13