Journal of Education Action Research
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Articles
17 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 1 (2021): February 2021"
:
17 Documents
clear
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Berbantuan Alat Peraga untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa
Dewi, Ni Komang Tri Yunita;
Sugiarta, I Made;
Parwati, Ni Nyoman
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i1.31789
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika dan mendeskripsikan tanggapan siswa kelas VIII E SMP terhadap implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share berbantuan alat peraga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Banjar tahun ajaran 2018/2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase banyaknya siswa yang memperoleh skor rata-rata pemahaman konsep meningkat dari siklus ke siklus berturut-turut 12,5%, 56,25% dan 75%. Efektifitas peningkatan pemahaman konsep sebelum dan sesudah pelaksanaan tindakan diuji menggunakan uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 6,15 dan t tabel sebesar 2,09 dengan taraf signifikansi. Oleh karena itu, ditolak, ini berarti ada perbedaan yang signifikan pemahaman konsep matematika siswa sebelum dan sesudah tindakan. Tanggapan siswa terhadap pembelajaran yang dilaksanakan tergolong positif dengan rata-rata 41, 32.
Upaya Meningkatkan Sikap Sopan Santun Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Pada Siswa Kelas XI
Sitorus, Rosita
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i1.31522
Guru seringkali mendapati siswa yang sopan santunnya kurang, khususnya saat bertemu dengan guru, saat berpapasan dengan guru, siswa cenderung tidak memberikan sapaan atau salam, bahkan juga tidak menoleh ataupun memberikan senyum. Tujuan penelitian tindakan kelas ini yaitu untuk meningkatkan sopan santun siswa dengan menggunakan bimbingan kelompok. Subjek penelitian yaitu siswa SMA Negeri 1 Padang Bolak kelas XI MIA 2 pada semester genap. Metode penelitian yaitu deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan angket sopan santun. Analisis data menggunakan membandingkan nilai rata-rata siklus I dengan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan sopan santun siswa kelas XI MIA2Â SMAN. Pada siklus I rata-rata tingkat sopan santun siswa yaitu 34,05 yaitu sebanyak 70,93%. Kemudian pada siklus II, nilai rata-rata sikap sopan santun siswa 39,16 yaitu sebanyak 81,58%. Peningkatan nilai sopan santun dari siklus I ke siklus II yaitu sebanyak 10,68%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teknik bimbingan kelompok dapat meningkatkan sopan santun siswa SMA N.
Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta didik pada Implementasi Online Discovery Learning
Sumendra, Made Yasa
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i1.31019
Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar peserta didik Kelas XI Akuntansi 1 semester I tahun pelajaran 2020/2021 SMK Negeri 2 Seririt dengan model pembelajaran Online Discovery Learning; (2) Mendeskripsikan tanggapan peserta didik terhadap implementasi Online Discovery Learning kelas XI Akuntansi 1 semester I tahun pelajaran 2020/2021 SMK Negeri 2 Seririt. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas, diimplementasikan dalam dua siklus. Data yang dikumpulkan dan dianalisis berupa nilai aktivitas belajar dan hasil belajar. Berdasarkan hasil dan pembahasan maka dapat disimpulkan: (1) implementasi model pembelajaran Online Discovery Learning dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar peserta didik kelas XI Akuntansi 1 pada semester I tahun pelajaran 2020/2021 SMK Negeri 2 Seririt; (2) implementasi model pembelajaran Discovery Learning dapat mengakomodasi peningkatan tingkat kepuasan peserta didik dalam belajar.
Implementasi Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis
Wartini, Ni Wayan
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i1.32255
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model pembelajaran Inkuiri tebimbing untuk meningkatkan maotivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI. yang berjumlah 30 orang terdiri dari 5 siswa perempuan dan 25 orang siswa laki-laki. Data dikumpulkan dengan angket dan tes kemampuan berpikir kritis tipe esay. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 1) penerapan model pembelajaran inkuri terbimbing mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Rata-rata skor motivasi belajar siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 103,73 pada siklus I dan 109,27 pada siklus II dengan kategori tinggi. 2) Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Rata-rata nilai kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kategori baik dengan ketuntasan klasikal sebesar 87,1% pada siklus I dan ketuntasan klasikal sebesar 90,6% pada siklus II dengan kategori baik. Jadi, dengan penerapan model pembelajaran inquiri terbimbing dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan kemampuan berpikir kritis siswa.
Penerapan Pembelajaran Berbasis STEM untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA
Wahyuni, Ni Putu
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i1.31554
Hasil belajar IPA yang rendah disebabkan karena guru kurang bervariasi menggunakan model pembelajaran sehingga siswa merasa kesulitan dalam memahami materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berbasis STEM dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa SMPN. Penelitian ini merupakan Penelitain Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus dilakukan penerapan dengan pembelajaran berbasis STEM. Subjek penelitian ini berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data melalui tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan pada awal pengamatan nilai rata-ratanya hanya 44,26, pada siklus I menjadi 75,44 dan siklus II naik menjadi secara signifikan menjadi 92,65. Daya serap dan Ketuntasan Hasil belajar pada pengamatan awal (observasi) sebelum dilakukan tindakan adalah 44,26% dan 14,71%, siklus I menunjukkan daya serap dan ketuntasan kelas menjadi adalah 75,44% dan 76,47% yang berada pada kategori sangat tinggi sedang pada siklus II daya serap dan ketuntasan kelas meningkat pesat menjadi 92,65% dan 100%. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis STEM dapat meningkatkan hasil belajar IPA. Implikasi penelitian ini memberikan dampak menciptakan suasana pembelajaran menjadi lebih aktif sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Kimia melalui Model Pembelajaran Inquiri pada Materi Metode Ilmiah
Anom, I Putu Gede
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i1.31062
Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan karena banyak guru mengajar tanpa membawa persiapan sama sekali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Model Pembelajaran Inquiri terhadap hasil belajar kimia kelas X IPA 4. Penelitian ini termasuk penelitian Tindakan kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah tes prestasi belajar. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 4 yang berjumlah 42 orang. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Model Pembelajaran Inquiri dapat meningkatkan hasil belajar kimia kelas  X IPA 4 semester 1 SMA Negeri 1 Kuta Utara tahun pelajaran 2017/2018. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada Awalnya rata-rata 54,26, Siklus I naik menjadi 66,21 dan pada Siklus II naik menjadi 81,31. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah Model Pembelajaran Inquiri dapat meningkatkan hasil belajar kimia kelas X IPA 4 semester 1. Implikasi penelitian ini memberikan dampak meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar dan menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, siswa dapat bekerja sama satu sama lain sehingga model ini dapat meningkatkan hasil belajar Kimia.
Efektivias Pendekatan Kerja Praktek dengan Teknik Umpan Balik untuk Meningkatkan Kemampuan Guru dakam Menyusun RPP
Widiasih, Dewa Agung Putri
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i1.32499
Rendahnya kemampuan guru dalam merancang RPP yang baik dan inovatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas kerja praktek dengan teknik umpan balik dapat meningkatkan kemampuan guru untuk menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang baik, benar dan inovatif. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas, sampel penelitaian ini berjumlah 13 oarang dari guru-guru agama hindu. Metode pengumpulan datanya adalah wawancara, studi dokumen. Metode analisis datanya adalah deskriptif baik untuk data kualitatif maupun untuk data kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa kerja praktek dengan teknik umpan balik dapat meningkatkan kemampuan guru-guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang baik, benar dan inovatif. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awal hanya 71,23, Siklus I meningkat menjadi 83,46 dari data awal dan pada Siklus II naik 91,92 dari Siklus I. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah kerja praktek dengan teknik umpan balik dapat meningkatkan kemampuan guru-guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang baik, benar dan inovatif.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Meningkatkan Hasil Belajar PKn
Mudana, I Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i1.31806
Berhasilnya tujuan pembelajaran ditentukan oleh banyak faktor diantaranya adalah faktor guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar, karena guru secara langsung dapat mempengaruhi, membina dan meningkatkan kecerdasan serta keterampilan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV semester ganjil SD Negeri 8 Tianyar Barat pada mata pelajaran PKn tahun pelajaran 2017/2018. Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif berupa hasil belajar yang dikumpulkan menggunakan instrumen tes. Hasil yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif. Setelah berakhir melakukan analisis data diketahui bahwa peningkatan hasil belajar sudah dapat diupayakan. Hal tersebut terbukti dari kenaikan nilai siswa dari rata-rata awal 58,25 dengan ketuntasan belajar 30% pada siklus I meningkat menjadi 66,25 dengan ketuntasan belajar 65% dan pada siklus II sudah meningkat menjadi 75,25 dengan ketuntasan belajar 90%. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model koorperatif mampu meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SD Negeri 8 Tianyar Barat.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris pada Materi Pengandaian Diikuti Perintah/Saran Menggunakan Strategi Pembelajaran Three Step Interview
Hotmaria, Hotmaria
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i1.31558
Siswa SMA Negeri memiliki masalah dalam pelajaran bahasa inggris, sebagian besar siswa memiliki kemampuan yang rendah dalam berbicara Bahasa Inggris, baik dari pelafalan, tata bahasa (grammar) dan kosa kata (vocabulary) hal ini disebabkan karena faktor dalam diri maupun faktor luar. Â Penelitian bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada pembelajaran Bahasa Inggris dengan menerapkan strategi pembelajaran three step interview pada siswa kelas XII MIA 1 SMA Negeri. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dengan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa pedoman observasi, dokumentasi dan lembar tes hasil belajar. Teknik analisis data kualitatif yaitu menggunakan triangulasi (cross check data), dan teknik analisis data kuantitatif yaitu membandingkan nilai rata-rata dan persentase siklus I dengan siklus II. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua kali siklus dan setiap siklus terdiri dari satu kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan baik proses pembelajaran maupun hasil belajar siswa. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh siswa baru mencapai ketuntasan 60% dengan nilai rata-rata siswa 68.48, sedangkan pada siklus II ketuntasan menunjukkan peningkatan menjadi 84% dengan nilai rata-rata siswa 80. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Strategi Pembelajaran Interview dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris dikelas XII MIA 1 SMA Negeri 1 Padang Bolak.Â
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS Melalui Model Pembelajaran Quantum Teaching Berbasis Media Visual
Hartati, Hery
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i1.31101
Rendahnya aktivitas belajar yang berdampak terhadap hasil belajar. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS melalui model quantum teaching dengan media visual pada siswa kelas V SD. Penelitian ini termasuk penelitia tinadakan kelas. Prosedur pelaksanaan dan implementasi penelitian terbagi dalam dua siklus, Siklus I dilakukan dua kali pertemuan dan begitu juga siklus II dilakukan dua kali pertemuan. Sample penelitia ini adalah siswa kelas V SD. Metode pengumpulan data yang diaguankan observasi dan tes hasil belajar. Analisis data yang digunkan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada akhir tindakan siklus I aktivitas belajar siswa sebesar 72,29% meningkat pada siklus II menjadi 88,97%. Selanjutnya, rata-rata nilai tes formatif siklus I sebesar 72,33 meningkat pada siklus II menjadi 78,33. Ketuntasan belajar klasikal pada siklus I sebesar 73,33% meningkat pada siklus II menjadi 86,67% sehingga mengalami peningkatan sebesar 13,24%. Disimpulkan bahwa penerapan model quantum teaching dengan media visual dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS materi kegiatan ekonomi pada siswa kelas V SD.