Mimbar Ilmu
Mimbar Ilmu is published by Research and Community Service Institution Universitas Pendidikan Ganesha. Mimbar Ilmu aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. It is published twice a year in April and October.
Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 25 No. 2 (2020): Agustus"
:
13 Documents
clear
Model Advance Organizer Berbantuan Media Grafis Berpengaruh Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS
Ni Kadek Trisnadewi;
Made Putra;
I Ketut Ardana
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i2.25152
Rendahnya pencapaian kompetensi pengetahuan IPS siswa di Sekolah Dasar disebabkan karena proses pembelajaran yang berlangsung kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran advance organizer berbantuan media grafis terhadap kompetensi pengetahuan IPS. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan the post test only no-treatment control group design. Populasi yang dilibatkan ialah seluruh kelas IV SD sebanyak 272. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dengan jumlah sampel secara keseluruhan ialah 66 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes kompetensi pengetahuan IPS. Data post-test kompetensi pengetahuan IPS dianalisis menggunakan uji-t tipe polled varians. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung = 7,79 dan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 64 diperoleh ttabel = 2,00. Karena thitung > ttabel maka H0 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran advance organizer berbantuan media grafis berpengaruh secara signifikan terhadap kompetensi pengetahuan IPS kelas IV SD yang disebabkan karena pembelajaran dengan menggunakan advance organizer berbantuan media grafis memiliki timbal balik yang posistif terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa SD melalui tahapan-tahapa dalam proses pembelajaran yang melatih peserta didik untuk menemukan konsepnya sendiri dalam proses belajar dan akan mempermudah pemahaman peserta didik.
Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Gambar Seri BerpengaruhTerhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa
Ida Ayu Arieska Putri Umbara;
I Wayan Sujana;
I Gusti Agung Oka Negara
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i2.25154
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Problem Based Learning yang dibantu dengan gambar seri pada kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V Sekolah Dasar yang dilakukan sebagai akibat rendahnya nilai kompetensi pengetahuan IPS siswa pada pembelajaran konvensional. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental menggunakan design eksperimen semu. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar yang terdiri dari 5 kelas secara keseluruhan berjumlah 130 siswa. Sampel yang diperoleh sejumlah 71 siswa, yang terdiri dari 36 siswa dari SD sebagai kelas perlakuan dan 35 siswa dari SD sebagai kelas pembanding. Data Pengetahuan Ilmu Pengetahuan Sosial dikumpulkan menggunakan tes dan pilihan ganda biasa sebagai instrumen, dengan tema yang digunakan adalah tema enam yaitu panas dan perpindahannya. T-test digunakan untuk memperoleh data pengetahuan siswa dalam bidang pengetahuan sosial. Kelas perlakuan memperoleh rerata gain score sebesar 0,2754 sedangkan kelas pembanding sebesar 0,1416. Hasil analisis yaitu thitung = 7,93 > ttabel = 2,00, tingkat kepercayaan 5% dengan derajat kebebasan (df) = 36 + 35 - 2 = 69, Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Gambar Seri Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas V SD. Implikasi penelitian ini yaitu dapat dipakai sebagai tambahan atau saran untuk siswa, pendidik, kepala sekolah ataupun peneliti lain yang ingin meningkatkan kompetensi pengetahuan siswa khususnya pada muatan pembelajaran IPS, pembelajaran berbasis masalah yang dibantu gambar seri bisa menjadi pegangan atau acuan pada proses aktivitas belajar.
Interpersonal Intelligence dan Kreativitas Berpengaruh Terhadap Keterampilan Menulis Puisi
N. Kd. Nina Dwi Cahyanti;
M. G. Rini Kristiantari
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i2.25162
Rendahnya hasil keterampilan puisi siswa disebabkan karena siswa belum memahami bahwa dengan berinteraksi sosial secara optimal dapat memperoleh ide-ide yang dapat dituangkan dalam bentuk puisi sesuai dengan kreativitas sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan interpersonal intelligence dan kreativitas terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD yang berjumlah 208 orang siswa. Sampel ditetapkan dari populasi menggunakan teknik proportional random sampling. Jumlah sampel dari penelitian ini adalah 136 orang siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes penugasan dan metode non tes. Analisis data yang digunakan yaitu dengan teknik analisis regresi linier sederhana dan teknik analisis regresi linier ganda setelah semua uji prasyarat terpenuhi. Berdasarkan hasil analisis yang terlah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa, interpersonal intelligence berpengaruh terhadap keterampilan menulis puisi dibuktikan berdasarkan nilai Fhitung = 4,06 > Ftabel = 3,91 dan pengaruhnya sebesar 3,5%, kreativitas berpengaruh terhadap keterampilan menulis puisi dibuktikan berdasarkan nilai Fhitung = 6,88 > Ftabel = 3,91 dan pengaruhnya sebesar 3,3%, interpersonal intelligence dan kreativitas terhadap keterampilan menulis puisi dibuktikan berdasarkan nilai Fhitung = 3,60 > Ftabel = 3,07 dan pengaruhnya sebesar 6,2%. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah bahwa lingkungan sekolah berperan penting dalam pembentukan interpersonal intelligence yang positif dan peningkatan kreativitas yang dimiliki oleh siswa, karena lingkungan yang mengajarkan siswa sebagai individu untuk mengembangkan minat dan bakatnya sesuai kemampuan yang dimilikinya.
Motivasi Belajar Ditinjau dari Status Pekerjaan Ibu
Ni Putu Pradnya Paramitha Shinta Devi;
Ni Wayan Suniasih;
Ida Bagus Gede Surya Abadi
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i2.25523
Secara teoretis antara ibu pekerja dan rumah tangga tentunya memiliki perbedaan khususnya pada tanggung jawab yang diemban serta waktu dengan anak yang disinyalir menyebabkan perbedaan motivasi belajar pada diri siswa.Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan perbedaan yang signifikan motivasi belajar siswa kelas IV antara ibu pekerja dan ibu rumah tangga dengan menggunakan rancangan “ex post facto” dengan jenis kausal komparatif atau hubungan sebab akibat. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 12 kelas dalam 8 sekolah dengan jumlah siswa selurunya adalah 392 siswa. Penentuan sampel digunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, diperoleh sampel siswa ibu pekerja sebanyak 74 orang dan ibu rumah tangga sebanyak 74 orang. Data yang dikumpulkan berkaitan dengan motivasi belajar siswa yang diperoleh melalui penyebaran angket dan dianalisis menggunakan uji-t untuk penelitian empiris (n1 = n2) dengan data motivasi belajar berdistribusi normal serta varian homogen. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh harga thitung = 4,352 dan pada taraf signifiansi 5% dengan derajat kebebasan (74 +74 – 2) = 146 diperoleh ttabel = 1,976. Hal ini berarti thitung = 4,352 > ttabel = 1,976. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan motivasi belajar siswa kelas IV antara ibu pekerja dan ibu rumah tangga.
Korelasi Antara Gaya Belajar dengan Hasil Belajar IPA
Made Indah Prabanitha;
I Komang Sudarma;
I Ketut Dibia
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i2.25650
Hasil belajar IPA siswa di kelas IV dapat dikatakan bervariasi. Hal tersebut dikarenakan gaya belajar yang dimiliki siswa berbeda-beda dan kurangnya peran aktif siswa saat proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik dengan hasil belajar IPA siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian expost facto. Populasi penelitian ini berjumlah 159 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proporsional random sampling dengan jumlah sampel 132 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu kuisioner/angket dan pencatatan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat korelasi positif dan signifikan antara gaya belajar visual dengan hasil belajar IPA dengan nilai rxy 0,928 dan kotribusi sebesar 86%; (2) terdapat korelasi positif dan signifikan antara gaya belajar auditorial dengan hasil belajar IPA dengan nilai rxy 0,781 dan kontribusi sebesar 61%; dan (3) terdapat korelasi positif dan signifikan antara gaya belajar kinestetik dengan hasil belajar IPA dengan nilai rxy 0,598 dan kontribusi sebesar 33%. Jadi, terdapat korelasi positif dan signifikan antara gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik dengan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD.
Contextual Teaching and Learning Berbantuan Media Audio Visual Berpengaruh Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa SD
Ni Kadek Dewi Antari;
Gusti Ngurah Sastra Agustika
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i2.25847
AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kompetensi pengetahuan siswa pada mata pembelajaran IPA yang ditandai dari hasil Penilaian Tengah Semester (PTS) kompetensi pengetahuan IPA siswa lebih rendah dari standar nilai KKM, dari 413 siswa 165 siswa atau 40% tuntas, sedangkan 248 siswa atau 60% belum tuntas. Demikan pula pada pelaksanaan pembelajaran yang masih bersifat konvensional. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh yang signifikan pendekatan contextual teaching and learning (CTL) berbantuan media audio visual terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equilevalent control group design. Populasi penelitian ini berjumlah 413 siswa dan sampel penelitian 64 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan metode tes, analisis data yang digunakan pada penelitian ini, yaitu teknik analisis statistik inferensial. Hasil dianalisis memakai uji-t. membuktikan thitung = 7,329 > ttabel = 2,000 pada α = 0,05 dan dk = 62, maka H0 ditolak dan Ha diterima mengartikan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan contextual teaching and learning berbantuan media audio visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Didasarkan pada hasil uji hipotesis, maka pendekatan contextual teaching and learning berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa SD. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan untuk mendalami objek penelitian sejenis sebagai salah satu bahan referensi sehingga mampu meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA.
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua dengan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V
Ni Luh Widiantari;
I Made Suarjana
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i2.25910
Hasil belajar IPA siswa kelas V lebih rendah dari KKM dan pekerjaan orang tua siswa sebagaian besar sebagai wiraswasta. Permasalahan dalam kehidupan sehari-hari selalu berhubungan dengan IPA. Oleh karena itu, penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan hasil belajar IPA siswa kelas V. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 134 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 113 orang siswa yang diambil dengan teknik proporsional random sampling. Data pola asuh orang tua dikumpulkan melalui pengisian angket, sedangkan data hasil belajar IPA siswa diperoleh melalui pencatatan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan teknik analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan hasil belajar IPA siswa kelas V yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi R sebesar 0,96 yang artinya antara pola asuh orang tua memiliki hubungan yang sangat kuat dengan hasil belajar IPA siswa Kelas V. Pola asuh yang positif atau menerima akan memiliki pengaruh yang baik, sehingga pola asuh ini dapat mendukung dan memacu peningkatan hasil belajar.
Kolaborasi Teknik Picture and Picture dan Make A Match Bersetting Lesson Study Terhadap Hasil Belajar
Ni Made Nia Widiya Paramita;
I Ketut Dharsana;
I Made Tegeh
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i2.26006
Penelitian dengan permasalahan rendahnya hasil belajar tematik maka, bertujuan untuk mengetahui efektivitas kooperatif teknik Picture and Picture dan teknik Make a Match dalam Setting Lesson Study terkait pembelajaran tematik kelas III SD. Penelitian ini merupakan jenis eksperimen semu melalui tata cara penelitian desain RCTs. Populasi yang digunakan yakni siswa kelas III A sejumlah 28 orang. Populasi untuk kelompok eksperimen kelas III A berjumlah 14 orang yang diberikan perlakuan menggunakan teknik picture and picture dan teknik make a match dan 14 orang kelas III A sebagai kelompok kontrol. Pemerolehan data tematik siswa dikumpulkan mempergunakan perangkat tes berbentuk pilihan ganda sebanyak 30 soal. Data yang telah terkumul kemudian dianalisis mempergunakan statistik deskriptif dan Independen Sample t-test. Berdasarkkan penelitian, rata-rata belajar pendekatan tematik siswa kelompok eksperimen = 23. Serta setelah dilakukan uji hipotesis menggunakan SPSS 25.00 for Windows pada tabel keputusan diperoleh nilai Sig. (2-tailed) = 0,043 artinya nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan pada eksperimen setelah diajarkan melalui teknik picture and picture dan teknik make a match dalam setting lesson study dengan kelompok kontrol yang dibelajaran guru seperti biasa pada hasil belajar siswa. Dengan demikian disimpulan bahwa teori konstruktivis model pembelajaran dengan kolaborasi teknik picture and picture dan make a match bersetting lesson study efektif terhadap hasil belajar tematik siswa kelas III A Sekolah Dasar dapat ditingkatkan.
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua dengan Motivasi Belajar Matematika Siswa
Ayu Pradnya Wulandari;
Ndara Tanggu Renda
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i2.26068
Permasalahan dalam penelitian ini di antaranya 1) Pola asuh yang tidak sesuai dengan perkembangan anak dan 2) siswa yang memiliki motivasi belajar rmatematika rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan motivasi belajar matematika siswa kelas IV SD. Pada penelitian ini rancangan yang digunakan adalah rancangan penelitian Expost Facto. Penelitian expost facto adalah penelitian yang terjadi secara alami tanpa adanya kontrol variabel (objek) yang akan diteliti. Populasi pada penelitian ini adalah kelas IV SD yang berjumlah 138 siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 120 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proposional random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode non-tes yaitu kuisioner. Kuisioner yang digunakan berisi 25 butir pernyataan. Data yang diperoleh di analisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis statistik deskriptif yang digunakan meliputi mean (M) dan standar deviasi (SD) dan analisis statistik inferensial yang digunakan meliputi 1) uji normalitas (chi-square), 2) uji linieritas, 3) uji hipotesis (korelasi product moment). Hasil penelitian menunjukan hubungan antara pola asuh orang tua dengan motivasi belajar matematika siswa kelas IV SD sebesar 0.95 tergolong sangat kuat. Hasil analisis product moment diperoleh harga rxyhitung (0.95) > rxytabel (0.195). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan motivasi belajar matematika siswa kelas IV SD. Jadi, pola asuh orang tua yang tepat dan sesuai dengan perkembangan anak akan membantu meningkatkan motivasi belajar anak.
Instrumen Penilaian Motivasi Belajar dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Kadek Arya Mudanta;
I Gede Astawan;
I Nyoman Laba Jayanta
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i2.26611
Penelitan ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian motivasi belajar dan hasil belajar IPA. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu 4D, terdiri dari define, design, develop, dan disseminate. Penelitian pengembangan ini hanya dilakukan sampai tahap develop. Subyek penelitian ini adalah instrumen penilaian motivasi belajar dan hasil belajar IPA berupa kisi-kisi, lembar kuisioner dan tes hasil belajar IPA. Data yang dikumpulkan menggunakan metode angket dan tes. Data yang diperoleh akan dianalisis validitas dan reliabilitas masing-masing instrumen. Nilai rata-srata sebesar 0,92 dan 1 didapatkan dari hasil analisis validitas intrumen penilaian motivasi belajar dan hasil belajar, artinya kedua instrumen penilaian ini memilki validitas yang sangat tinggi. Sedangkan hasil analisis reliabilitas intrumen penilaian motivasi belajar adalah 0,86 dan hasil belajar IPA 0,87, artinya kedua instrumen ini memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi. Dari hasil yang diperoleh, maka dapat dinyatakan bahwa pengembangan instrumen penilaian motivasi belajar dan hasil belajar IPA layak dikembangkan dan digunakan untuk melakukan penilaian kepada siswa.