Articles
266 Documents
PENGASTULAN DALAM DATA
Gusti Made Suhartana
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2015): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiis.v1i1.20172
Penelitian dilaksanakan di Desa Pengastulan dengan tujuan untuk mengetahui jumlah penduduk masyarakat, tenaga kerja menetap dan tidak menetap dan rata-rata mata pencaharian Desa Pengastulan Kecamatan Seririt. Rancangan penelitian menggunakan rancangan deskriptif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penduduk asli desa pengastulan kebanyakan warga asli. Pelatihan, pembinaan dan kursus dilakukan agar masyarakat mampu menghasilkan suatu karya baru dan lebih maju lagi dan tentunya untuk lebih mensejahterahkan warga masyarakat desa tersebut.
ANALISIS PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN KAMPUNG BUGIS
Ni Putu Desi Budiastini
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiis.v1i2.20173
Penelitian dilaksanakan di wilayah Kota Singaraja dengan tujuan untuk mengidentifikasi keadaan sosial-ekonomi masyarakat, menganalisis persepsi masyarakat terhadap kondisi permukiman dan mengkaji pengaruh mobilitas penduduk terhadap kondisi permukiman. Rancangan penelitian menggunakan rancangan deskriptif dengan metode studi kasus. Penentuan sampel menggunakan teknik snowball sampling. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan wawancara mendalam, dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penduduk kampung bugis bisa beradaptasi dengan baik di karna kemampuan mereka yang bisa berhubungn baik dengan masyarakat Bali tanpa terjadi konflik. Kelakuan masyarakat sendiri yang membuat lingkungan menjadi kumuh seperti, membuang sampah tidak pada tempatnya, membangun rumh terlalu dekat, drainase yang tidak bagus, dan prasarana yang kurang.
Julah: Desa Bali Mula di Tengah Arus Globalisasi
I Kadek Sandiase;
I Wayan Wahyu Indra Sari
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiis.v1i2.20174
Penelitian dilaksanakan di Desa Julah dengan tujuan untuk mengkaji mengenai kehidupan masyarakat di Desa Julah sebagai salah satu desa kuno di Bali, mengetahui kebudayaan-kebudayaan yang terdapat di Desa Julah yang sampai saat ini masih tetap dilestarikan dan peninggalan-peninggalan peradaban pada zaman megalitikum yang ada di Desa Julah. Penelitian ini menggunakan data-data kualitatif yang di dapatkan dari para narasumber mengenai kajian tentang peradaban yang terdapat di Desa Julah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Julah merupakan salah satu desa kuno yang ada di Bali yang hingga kini masih tetap mempertahankan kebudayaanya yang telah di wariskan oleh leluhur. Kebudayaan tersebut meliputi bentuk bangunan, tari sacral dan adat istiadat lainnya yang tidak di temukan di desa kuno manapun.
MELEMAHNYA EKSISTENSI KESAKRALAN TARI BARONG DALAM SUATU KELOMPOK SENIMAN DI BALI
Kadek Rini Jayanti
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiis.v1i2.20176
Desakralisasi tari barong dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Bali. Desakralisasi adalah gerakangerakan norma-norma tradisional menuju norma-norma modern seirama dengan berkembangnya peristiwa-peristiwa sejarah dan berjalan sesuai dengan perubahan masyarakat serta mengambil berbagai bentuk.Tujuan dalam kajian ini adalah untuk mengetahui bentuk trasformasi eksistensi kesakralan tari Barong Bali dan menganalisis melemahnya eksistensi kesakralan tari Barong Bali. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara mendalam yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tari barong semula merupakan tari sakral yang dipentaskan hanya untuk kepentingan upacara agama Hindu di Bali, tetapi dalam perkembangannya tari ini juga dipentaskan untuk hiburan wisatawan. Muncul unsur-unsur, simbol-simbol, dan bias desakralisasi tari barong dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Bali.
PENDAPAT TENTANG MORAL DI ZAMAN NOW
Ni Komang Rani Pradnyani
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiis.v1i2.20177
Moral adalah adat istiadat aturan kesusilaan. Tolak ukur dalam berprilaku bermoral sesuai dengan nilai-nilai, etika, atau kesusilaan sesuai dengan nilai-nilai kaidah atau kebenaran. Pencegahan penurunan moral perlu adanya penanaman internalisasi baik bersifat pendidikan kewarganegaraan atau pendidikan pancasila, pendidikan karakter. Solusi peningkatan moral perlu adanya tripusat yang informal seperti keluarga dan masyarakat misalnya dalam keluarga bagaimana orang tua dalam keluarga mendidik anaknya dengan baik dan benar Moral yang sesuai untuk kedepannya yakni moralitas yang mampu mengedepankan nilai-nilai moral, terutama nilai-nilai pancasila, karena pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang mampu menjadi tolak ukur kehidupan masyarakat indonesia.
DEGRADASI NILAI PERAN WARGA DESA SINGAKERTA SEBAGAI SINOMAN ARAH TERHADAP TANGGUNG JAWAB DISTRIBUSI INFORMASI KEGIATAN MASYARAKAT
I Wayan Sumartika
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiis.v1i2.20179
Bentuk transformasi yang terdapat di daerah kajian merupakan adanya transformasi nilai. Nilai yang menjadi panutan atas apa yang diharuskan untuk dijalankan dalam masyarakat di Desa Singakerta mengalami perubahan kearah negatif dilihat dari perannya terhadap status sinom arah. Berdasarkan nilai, peran ersebut harus dijalankan dengan baik sesuai dengan waktu dan anggota masyarakat yang ditunjuk saat itu. Namun, berdasarkan berbagai orientasi lain, nilai ini mengalami perubahan seiring dengan adaptasi masyarakat dengan kegiatan/pengidupannya di dunia ekonomi. Tujuan kajian ini adalah untuk mengkaji degradasi peran sinoman arah terhadap distribusi informasi desa. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah analisis deskriptif kualitatif berdasarkan data yang dikumpulkan dengan teknik wawancara. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan atau proses yang terjadi dari nilai ini berawal dari berbagai kepentingan yang dimiliki oleh individu masyarakat. Sinoman arah sebagai distributor informasi penting yang dimiliki organisasi kepada masyarakat lain sudah tidak diemban dengan baik dengan tanggungjawab pribadi.
PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TERHADAP TRANSFORMASI ALAT PEMOTONG KAYU
Widha Dharma Suputra
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiis.v2i2.20182
Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi bentuk-bentuk transformasi serta menganalisis proses dan faktor transformasi teknologi. Rancangan penelitian menggunakan rancangan deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara mendalam, dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Alat pemotong kayu saat ini sudah sangat mengalami kemajuan yang pesat dari jaman ke jaman, dahulu manusia masih menggunakan alat sederhana dan tenaga manusia, namun seiring jalannya perubahan jaman dari tradisional yang masih menggunakan kapak, gergaji , parang, dan mengalami kemajuan dengan menggunakan alat yang modern seperti mesin kesam kayu / serut, kemudian gergaji mesin mampu membuat manusia bekerja lebih cepat dan efisien.
TRAGEDI SALAH PAHAM ANTARA SUKU LAMPUNG DENGAN SUKU BALI DI LAMPUNG SELATAN (STUDI KASUS : KONFLIK ANTAR SUKU)
Hardianti Hardianti
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiis.v2i2.20184
Pancasila merupakan pemersatu bangsa yang sangat efektif, karena mampu menopang keberagaman Indonesia. Perbedaan suku, agama, etnis, ras juga perbedaan perspektif dan sudut pandang tidak menjadi penghalang dalam bersaudara dan menjalin tali silaturahmi. Generasi muda sekarang jangan sampai tidak mengetahui sejarah bangsa, karena ketidak tahuan dapat memicu perpecahan karena rasa memiliki satu dengan yang lainya kurang bahkan bersikap individualis ketika berada di zona sosial.
TEORI-TEORI KEWARGANEGARAAN KONTEMPORER
Intan Nurvenayanti
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiis.v2i2.20186
Kajian ini merupakan ulasan teoritik mengenai teori-teori kewarganegaraan. Adapun tujuan utama dalam kajian ini adalah mengulas gagasan kewarganegaraan pada masa awal sampai pada masa kontemporer dan memaknai perkembangan kewarganegaraan di dunia. Analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Gagasan kewarganegaraan pada awalnya memang selalu merujuk kepada peradaban Yunani kono (Polis/Negara Kota) sebagai cikal bakal lahirnya konsep Civics dan Citizens. Konsep kewarganegararan mengalami perkembangan dari masa kemasa, tetapi pada kenyataanya konsep ini selalu berusaha menjelasakan individu warganegara dalam kedudukannya sebagai rakyat, peduduk, atau seoarang warganegara dan dihubngkan dengan kedudukan dan fungisnya dengan negara dan pemerintahan.
TRANSFORMASI FUNGSI LAHAN SAWAH MENJADI LAHAN TERBANGUN
I Gede Susariarta
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiis.v2i2.20187
Kajian ini menyajikan tentang transformasi budaya irigasi subak yang notabennya sekarang sudah mengalami degradasi akibat aktivitas pembanguanan di daerah perkotaan. Tujuan penelitian ini adalah menyajikan bentuk perubahan budaya subak dalam benuk fisik yang kaitannya dengan unsur biotik, lama prosesnya dalam perubahan budaya dan faktor-faktor yang mempengaruhi transformasi sistem irigasi subak di kawasan perkotaan tepatnya Kota Singaraja. Wawancara, observasi dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data luas lahan sawah dan lahan terbangun. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.