cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 37 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 2 (2016)" : 37 Documents clear
PENGEMBANGAN E-LEARNING DENGAN MODEL PROTOTYPE BERORIENTASI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY SISWA KELAS VII SMPN 2 NEGARA ., Indriana Pratiwi; ., I Kadek Suartama, M.Pd.; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.794 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7615

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa, minimnya sumber belajar, dan kurangnya jam pelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan e-learning, (2) mengetahui kualitas e-learning, (3) mengetahui efektivitas e-learning. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan tes tertulis. Mengacu pada metode tersebut, maka instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu lembar observasi, pedoman wawancara, angket, dan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif kuantitatif, dan teknik analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rancang bangun pengembagan e-learning mengacu pada model prototype yaitu mulai dari menentukan software, menentukan materi, merancang flowchart, storyboard, dan program mapping hingga menjadi e-learning berbasis moodle. (2) Hasil validitas produk diperoleh ahli isi mata pelajaran berada pada kategori sangat baik dengan persentase 92%, ahli desain pembelajaran pada kategori cukup dengan persentase 74%, ahli media e-learning pada kategori sangat baik dengan persentase 92%, uji coba perorangan pada kategori sangat baik dengan persentase 90%, uji coba kelompok kecil pada kategori sangat baik dengan persentase 90,67%, dan uji coba lapangan pada kategori sangat baik dengan persentase 91,13%. (3) Hasil uji efektivitas e-learning yaitu diperoleh thitung lebih besar dari pada ttabel dengan taraf signifikansi 5% dan db 74 yaitu 16,94 > 2,00. Hasil penelitian tersebut menunjukkan efektivitas pengembangan e-learning menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas VII J sebelum dan sesudah menggunakan e-learning. Berdasarkan pemaparan tersebut, dapat dikatakan bahwa e-learning secara efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci : pengembangan, e-learning, prototype, inquiry The problems of this research are the lack of students learning outcomes, lack of learning sources, and the lack of lesson time in the class. This research aims to 1) Describe the design development of e-learning, 2) know the quality of e-learning, 3) know the effectiveness of e-learning. The data was collected by using observation method, interviews, questionnaires, and a written test. Referring to the method, the instrument used to collect data are the observation sheets, interview, questionnaire and tests. The data that were collected were analyzed by using descriptive analysis of qualitative, quantitative descriptive analysis techniques and inferential statistical analysis techniques (test-t). The results showed that 1) the design of the development of e-learning refers to the prototype model that determines the start of the software, determine the materials, designing flowcharts, storyboards, and mapping program become a moodle-based e-learning 2) Results showed that the product validity of the expert content of the subjects are in the very good category with a percentage of 92%, instructional design experts in the category enough with the percentage of 74%, media expert e-learning in the very good category with a percentage of 92%. individual testing is in the very good category with a percentage of 90%, small group testing in the very good category with a percentage of 90.67%, field testing in the very good category with a percentage of 91.13%. The result of the effectiveness of e-learning that is acquired tcount bigger than ttable with a significance level of 5% and 74 db is 16.94> 2.00. The results showed that the effectiveness of e-learning development shows there are significant differences on learning outcomes science students in grade VII J before and after using e-learning. Based on exposure above, it can be conclude that e-learning can effectively improve students learning outcomes students.keyword : development, e-learning, prototype, inquiry
PENGEMBANGAN VIDEO PEMEBELAJARAN IPA KELAS VI DI SD N 2 BANJAR BALI TAHUN 2015/2016 ., I Putu Andi Pramana; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.903 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7631

Abstract

Rata-rata nilai pelajaran IPA yang diperoleh oleh peserta didik yaitu 71 dengan KKM 75. Rendahnya rata-rata nilai tersebut diduga disebabkan kurangnya penggunaan media video dalam pembelajaran. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan video pembelajaran IPA, (2) mengetahui kualitas pengembangan video pembelajaran IPA, (3) mengetahui efektifitas pengembangan video pembelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementasi, evaluation). Validasi video pembelajaran dilakukan oleh ahli isi pembelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Efektivitas video pembelajaran dilakukan oleh 30 orang siswa menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, tes dan wawancara dengan instrumen lembar kuesioner, tes objektif dan pedoman wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Pengembangan video pembelajaran dikembangkan dengan model ADDIE melalui 5 tahapan yaitu menetukan user, merancang naskah, melakukan shooting, menerapkan produk, dan melakukan evaluasi. (2) Validitas pengembangan video pembelajaran menurut review para ahli diperoleh asil sangat baik dengan presentase tingkat pencapain ahli isi 92%, ahli desain pembelajaran 92% dan ahli media 90%. Berdasarkan hasil ujicoba produk diperoleh hasil yang sangat baik dengan presentase uji perorangan 94,66%, uji coba kelompok kecil 94,5% dan uji coba lapangan 95,04%. (3) Efektivitas hasil pengembangan media video pembelajaran menunjukkan signifikansi yang diperoleh adalah = 17,149 > = 2,002. Ini berarti media video pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci : IPA, pengembangan, video pembelajaran The average value of science subjects acquired by learners at 71 to 75. The low KKM average value was allegedly due to lack of use of video media in learning. Therefore, this study aims to (1) describe design of the development of science video learning, (2) determine the quality of the development of science video learning, (3) determine the effectiveness of the development of science video learning. This study is a research and development study that used ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation) model. The validation of the learning video was done by a learning content expert, an instructional design expert, a media learning expert, 3 individual testing students, 12 students in small group trial, and 25 students in field trials. Pre-test and post-test were used to test the effectiveness of the instructional video performed by 30 students. The data were collected through questionnaires, tests and interviews with questionnaire sheets, objective tests and interview guidelines. The data analysis used was a qualitative descriptive analysis, quantitative and inferential statistic. The results of this study are : ( 1 ) Development of learning videos developed by the model ADDIE through 5 stages that determine the user , draft a text , do the shooting , applying products, and evaluating . ( 2 ) The validity of the development of learning videos obtainable according to the review experts acyl very well with a percentage level of achievement content expert 92 % , 92 % instructional design experts and media experts 90 % . Based on product test results obtained excellent results with a percentage of 94.66 % of individual tests , small group trial of 94.5 % and 95.04 % field trials . ( 3 ) The effectiveness of the development of instructional video media indicate significance obtained is = 17.149 > = 2.002 . This means learning video media effective in improving student learning outcomes .keyword : science, development, video learning.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., I Ngh Wira Astawa; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7663

Abstract

Multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPA untuk siswa SMP kelas VII. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran interaktif (2) mendeskripsikan hasil validasi pengembangan multimedia pembelajaran interaktif dan (3) menguji efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran interkatif terhadap pretasi belajar IPA siswa kelas VII SMP. Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan, penelitian pengembangan ini menggunakan model Borg & Gall sebagai tahapan pengembangan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data validasi ahli isi mata pelajaran, ahli media dan ahli desain pembelajaran serta data dari siswa. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner untuk ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, uji coba perseorangan, dan uji coba kelompok kecil. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif naratif, dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 90% pada kualifikasi sangat baik. Ahli desain sebesar 91,8% pada kualifikasi sangat baik. Ahli media sebesar 93,3% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 91,3% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 94,6% pada kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 89% pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 12,207. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti hasil belajar IPA terdapat perbedaan yang signifikan yaitu hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan media.Kata Kunci : multimedia interaktif, IPA, prestasi belajar. Interactive learning multimedia in science subject for the seventh grade of junior high school students. The purposes of this study are (1) to describe the design of interactive learning multimedia development (2) to describe the validation result of interactive learning multimedia development (3) to examine the effectiveness of the use of interactive learning multimedia on the seventh grade of junior high school student’s achievement. This study is a development research which used Borg & Gall model as the development stage. The data in this study were collected from the validation of the course content expert, instructional media specialist, expert of the instructional design, as well as data of the student’s learning. The instrument used was questionnaire for the course content expert, instructional media specialist, expert of the instructional design, individual trial, and small group trial. The data analysis techniques were three, namely descriptive qualitative analysis technique, narrative descriptive analysis technique, and descriptive quantitative analysis technique. The result of the evaluation on the course content expert shows 90% falls on the very good qualification, instructional design expert with 91.8% on very good qualification and instructional media specialist 93.3% on the very good qualification. While the result of individual trial shows 91.3% on the good qualification, the small group with 94.6% on the good qualification, and the field tests shows 89% on the good qualification. The result of the manual learning outcome shows that t values 12.207 quantification. The value of t on the 5% significant table level was 2.021. So, the quantification of t is bigger than the significant table of t which made H0 rejected and H1 accepted. This means that there is a significant difference between the science subject learning outcomes before using the media and after using the media.keyword : multimedia interactive, science, learning achievement.
ANALISIS BUKU SISWA PADA KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI ASPEK DESAIN PESAN PEMBELAJARAN DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 3 BANJAR JAWA DI SINGARAJA ., Ketut Evi Sriwindayani; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.374 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7719

Abstract

Dalam kegiatan belajar, siswa tidak sebatas mencermati apa-apa saja yang diterangkan oleh guru. Siswa membutuhkan referensi atau acuan untuk menggali ilmu agar pemahaman siswa lebih luas sehingga kemampuannya dapat lebih dioptimalkan. Diperlukan pengkajian tentang kesesuaian buku terhadap desain pesan pembelajaran pada buku. Apakah buku tersebut telah memenuhi kriteria-kriteria buku yang baik dan layak di gunakan oleh siswa sebagai sumber belajar, untuk itu penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan bagaimanakah desain pesan pembelajaran yang dikembangkan dalam buku siswa di kelas V sekolah dasar, (2) untuk mengetahui bagaimanakah kualitas buku siswa yang di gunakan di kelas V sekolah dasar dilihat dari aspek karakteristik bahan ajar yang baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah buku siswa Kelas V SD Negeri 3 Banjar Jawa Singaraja. Terdapat tiga metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini, yaitu (1) observasi, dengan mengadakan pengamatan dan pencatatan secara sistematis pada buku siswa, (2) angket untuk mengumpulkan data kualitas desain pembelajaran buku siswa, (3) wawancara, dengan mewawancarai langsung guru Kelas V SD Negeri 3 Banjar Jawa sebagai informan. Data yang sudah terkumpul diolah menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) dari penilaian akumulatif guru terhadap kesesuaian isi Buku Siswa dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik terhadap peserta didik di Kelas V SD Negeri 3 Banjar Jawa, guru Kelas VA, VB dan VC memeperoleh rata-rata skor 78,21. Sesuai dengan pedoman acuan patokan (PAP) rata-rata skor 78,21 berada pada kriteria sedang. (2) Penilaian akumulatif kesesuaian buku ajar Kurikulum 2013 dengan Badan Nasional Standar Pendidikan guru Kelas VA, VB, VC memeperoleh rata-rata skor 94,72. Sesuai dengan pedoman acuan patokan (PAP) rata-rata skor 94,72 berada pada kriteria sangat baik. Kata Kunci : Analisis, Desain Pesan, Kualitas bahan ajar In learning activities, students are not limited to only look at anything that is explained by the teacher. Students need a reference or benchmark to explore the science that students' understanding wider so ability can be further optimized, for this study aims (1) to describe how the design of learning message that was developed in the book of students in the fifth grade of primary school, (2) to determine how the quality of student books were used in the fifth grade of primary school from the aspect of the characteristics of good teaching materials. This research is a descriptive study. The sample in this study is a Class V student book SD Negeri 3 Banjar Jawa Singaraja. There are three methods of data collection conducted in this study, namely (1) observation, to make observations and recording systematically the student book, (2) questionnaire to collect data quality instructional design student books, (3) interviews, interviewing directly teachers class V SD Negeri 3 Banjar Jawa as informants. Data already collected was processed using descriptive analysis techniques of quantitative and qualitative descriptive analysis. The results showed that (1) of the cumulative assessment of the appropriateness of teachers contents of Books Students with learning objectives and characteristics of learners in Grades V SD Negeri 3 Banjar Jawa, teachers Class VA, VB and VC obtain an average score of 78.21. In accordance with the standard reference guide (PAP) an average score of 78.21 was the criteria for being. (2) Ratings accumulative suitability textbook curriculum in 2013 with the National Education Standards Agency Class teacher VA, VB, VC obtain an average score of 94.72. In accordance with the standard reference guide (PAP) an average score of 94.72 was the criteria very well keyword : Analysis, Design Links, quality teaching materials
ANALISIS LEMBAR KERJA SISWA (LKS) KELAS X SEMESTER GENAP DI SMAN 4 SINGARAJA DITINJAU DARI ASPEK DESAIN PEMBELAJARAN ., I Gede Yogastha Pujana; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.897 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7727

Abstract

Banyaknya administrasi yang harus dilengkapi guru dalam kurikulum 2013 menyebabkan kurangnya kesempatan bagi guru untuk menyusun LKS, sehingga guru memilih untuk menggunakan LKS yang dibeli oleh sekolah, LKS yang dibeli diyakini hanya berisi tentang uraian materi dan soal-soal, hal tersebut dinilai belum memperhatikan komponen dasar desain pembelajaran sehingga dapat menurunkan kualitas pembelajaran, untuk itu penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan kualitas desain pembelajaran yang terdapat pada lembar kerja siswa (LKS) kelas X semester genap di SMAN 4 Singaraja., (2) untuk mendeskripsikan kualitas sistematika penyusunan lembar kerja siswa (LKS) kelas X semester genap di SMAN 4 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah LKS siswa kelas X SMAN 4 Singaraja. Terdapat dua metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini, yaitu (1) observasi, dengan mengadakan pengamatan dan pencatatan secara sistematis pada LKS, (2) angket untuk mengumpulkan data kualitas desain pembelajaran serta sistematika LKS. Data yang sudah terkumpul diolah menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kualitas desain pembelajaran pada LKS kelas X semester genap di SMAN 4 Singaraja berada pada kategori baik (79,03), (2) kualitas sistematika penyusunan LKS pada LKS kelas X semester genap di SMAN 4 Singaraja berada pada kategori baik (79,08). Kata Kunci : Analisis LKS, Desain Pembelajaran, SMA The number of administrations should include teachers in curriculum in 2013 led to the lack of opportunities for teachers to prepare worksheets, so the teacher chose to use worksheets that was purchased by the school, student worksheet purchased believed to only contain the description of the material and issues, it is considered not pay attention to the basic components instructional design so that it can degrade the quality of learning. So, this experiment aimed to (1) describe the quaity of the instructional design of the teaching and learning which is found in the students' worksheets of even semester grade X of SMAN 4 Singaraja, (2) describe the quality of the worksheets writting system of even semester grade X of SMAN 4 Singaraja, The kind of this experiment is Descriptive Experiment, and as the sample is the students of SMAN 4 Singaraja Worksheets. There are two methods of data collectings in this experiment, they are (1) Observation, by observing and taking notes sytematically on those worksheets, (2) the students are asked to fill in the questionnaires to collect the data of the quality of the learning designs and system. The results of the experiment shows that (1) learning designs quality in the worksheets of even semester grade X of SMAN 4 Singaraja is in high level (79,03), (2) the quality of the worksheets writting system of even semester grade X of SMAN 4 Singaraja is in high level, too. (79,08).keyword : Worksheets Analysis, Instructional Design, Senior High School
ANALISIS BUKU TEKS SISWA KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI ASPEK DESAIN PESAN PEMBELAJARAN KELAS IV SEKOLAH DASAR ., Ni Putu Raina Saraswati; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.635 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari standar buku teks pada kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri 3 Banjar Jawa, (2) mendeskripsikan kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan teks pada kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri 3 Banjar Jawa, dan (3) untuk mendeskripsikan kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan gambar pada kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri 3 Banjar Jawa. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, metode wawancara, dan metode observasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner, lembar wawancara, dan lembar penilaian. Setelah data terkumpul, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (1) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari standar buku teks memperoleh rata-rata skor 68,44, (2) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan teks memperoleh rata-rata skor 78,91, dan (3) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan gambar memperoleh rata-rata skor 74,13. Jadi, simpulan dari penelitian ini adalah (1) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari standar buku teks berada kategori cukup, (2) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan teks berada pada kategori cukup, dan (3) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan gambar berada pada kategori cukup.Kata Kunci : desain pesan pembelajaran, buku teks. This study aims to (1) describe the quality of textbooks students 'curriculum in 2013 in terms of standard textbooks in grade 4 elementary school in Negeri 3 Banjar Jawa, (2) describe the quality of textbooks students' curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a text message in class 4 State Primary school 3 Banjar Java, and (3) to describe the quality of students' textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a picture message in the 4th grade at the State Primary school 3 Banjar Jawa. Data were collected by questionnaire, interviews, and observation method. The instruments used were questionnaire, interview sheets, and assessment sheets. Once the data is collected, then analyzed using descriptive analysis of qualitative and quantitative descriptive analysis. The results obtained in this study were (1) the quality of the student textbook curriculum in 2013 in terms of standard textbooks earned an average score of 68.44, (2) the quality of the student textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of text messages earned an average score 78.91, and (3) the quality of the student textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a picture message receives an average score of 74.13. Thus, the conclusions of this study were (1) the quality of textbooks students 'curriculum in 2013 in terms of standard textbooks are enough categories, (2) the quality of textbooks students' curriculum in 2013 in terms of the design aspects of text messages that are in enough categories, and (3) quality student textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a picture message in the category enough.keyword : instructional message design, textbook.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN DIRI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA KELAS V SDN 2 BANYUNING 2015/2016 ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.8528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan media video pembelajaran, 2) mengetahui validitas hasil pengembangan media video pembelajaran, 3) menguji efektivitas penggunaan media video pembelajaran pada Kegiatan Pengembangan Diri kelas V semester genap di SD Negeri 2 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang melalui lima tahap (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, evaluasi). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) rancang bangun produk media video pembelajaran sudah sesuai dengan model ADDIE (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, evaluasi); (2) validitas media video pembelajaran menurut review para ahli diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari review ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran dan ahli media pembelajaran berturut-turut yaitu 96%, 84% dan 90%. Berdasarkan uji coba produk juga diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari uji coba perorangan, kelompok kecil dan lapangan berturut-turut yaitu 94,67%, 91,17% dan 92,5%. (3) efektivitas video pembelajaran menunjukan thitung (26,527) > ttabel (2,021) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang menggunakan media video pembelajaran dengan siswa yang tidak menggunakan media video pembelajaran berbasis kearifan lokal pada Kegiatan Pengembangan Diri kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SD N 2 Banyuning.Kata Kunci : pengembangan, video pembelajaran, hasil belajar, ADDIE This study aims to: 1) describe the design development of video media learning, 2) determine the validity of the results of the development of video media learning, 3) test the effectiveness of using video media learning in Activity Personal Development class V even semester in SD Negeri 2 Banyuning the academic year 2015 / 2016. Research conducted a study using a model ADDIE development through the five stages (analysis, design, development, implementation, evaluation). The data collection is done by using the method of recording documents, questionnaires and tests. Analysis of the data used is descriptive and qualitative analysis, quantitative descriptive and inferential statistics. The results of this study are: (1) design instructional video media products are in accordance with the model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation); (2) the validity of instructional video media according to the review experts obtained very good results. The percentage of the level of achievement of the expert review of the course content, instructional design experts and expert instructional media, respectively, are 96%, 84% and 90%. Based on trials of products also obtained very good results. The percentage of achievement level from the review of the subject experts, designer learning experts and media learning experts in series 96%, 84% and 90%. Based on the product testing also obtained very good result. The percentage achievement level from individual testing, small group and field test in series 94, 67%, 91, 17% and 92, 5%. (3) The effectiveness of video learning showed result t (26,527) > t from the table (2,021) therefore H0 rejected and H1 accepted. It can be concluded, there were the significant differentiation on students learning results between the students used video learning media based on local genius and didn’t, on the self-development activity on even semester V grade students of SD N2 Banyuning in 2015/2016 study year.keyword : Development, video learning, students results, ADDIE
pengembangan multimedia presentasi pembelajaran berorientasi pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar IPA kelas V semester genap di SDN 2 Banjar Bali Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 ., Pramita Yuni Astari; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.194 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan prosedur pengembangan multimedia presentasi pembelajaran; 2) mengetahui validitas multimedia presentasi pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan hasil review para ahli dan uji coba produk; 3) menguji efektivitas multimedia presentasi pembelajaran yang dikembangkan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 2 Banjar Bali. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes tertulis. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar pencatatan dokumen, kuesioner dan tes obyektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) produk multimedia presentasi pembelajaran dikembangkan dengan model ADDIE melalui 5 tahapan (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, evaluasi); 2) validitas multimedia presentasi pembelajaran menurut review para ahli diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari review ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, dan ahli desain pembelajaran berturut-turut yaitu 93,3%, 93,3% dan 92%. Berdasarkan uji coba produk juga diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari uji coba perorangan, kelompok kecil, dan lapangan berturut-turut yaitu 93,73%, 93,33% dan 92,4%. 3) efektivitas multimedia presentasi pembelajaran menunjukan thitung (11,285) > ttabel (2,042) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang menggunakan dengan siswa yang tidak menggunakan multimedia presentasi pembelajaran pada pelajaran IPA kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 2 Banjar Bali. Ini berarti multimedia presentasi pembelajaran efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPA. Kata Kunci : pengembangan, multimedia presentasi, kontekstual, ADDIE This study aims to: 1) describe the development procedures of multimedia instructional presentation; 2) determine the validity of multimedia instructional presentations developed based on review of the experts and product trials; 3) test the effectiveness of multimedia instructional presentations developed through science learning outcomes of fifth grade students in second semester academic year 2015/2016 in SDN 2 Banjar Bali. This research is a development research by using ADDIE models. The data collection is done by using method of documents recording, questionnaires, and written test. The instruments used in data collection are documents recording sheet, questionnaires, and multiple choices objective test. Analyses of the data used are qualitative descriptive, quantitative descriptive, and inferential statistics. The results of this research are: 1) product of multimedia instructional presentations developed using ADDIE model through 5 stages (analysis, design, development, implementation, evaluation); 2) the validity of the multimedia instructional presentation according to the expert reviews obtained very good results. The percentage of the achievement level from the reviews of the expert in course content, expert in instructional media, and expert in instructional design, respectively are 93.3%, 93.3%, and 92%. Based on trials of products also obtained very good results. The percentage of the achievement level of individual testing, small group testing and field testing, respectively are 93.73%, 93.33%, and 92.4%. 3) the effectiveness of instructional multimedia presentation shows tcount (11.285)> ttable (2.042) so that H0 and H1 accepted. Thus, there is a significant difference between the learning outcomes of students who apply multimedia instructional presentation with students who do not apply in science lesson of fifth grade second semester academic year 2015/2016 in SDN 2 Banjar Bali. This means multimedia instructional presentations effectively used to improve outcomes of science learning. keyword : development, multimedia presentations, contextual, ADDIE
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN MODEL HANNAFIN DAN PECK PADA MATA PELAJARAN AGAMA HINDU UNTUK SISWA KELAS IV SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2015/2016 DI SD NEGERI 3 TAMAN KECAMATAN ABIANSEMAL KABUPATEN BADUNG ., I Kadek Oka Mahendra Jaya Pg; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., I Kadek Suartama, M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.547 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7632

Abstract

Video pembelajaran tentang implementasi puja trisandhya pada siswa SD kelas IV. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan desain pengembangan media video pembelajaran (2) menguji validitas hasil pengembangan media video pembelajaran Agama Hindu untuk siswa kelas IV SD dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan pengembangan media video pembelajaran terhadap hasil belajar Agama Hindu siswa kelas IV SD. Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan, penelitian pengembangan ini menggunakan model Hannafin dan Peck sebagai tahapan pengembangan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data validasi ahli isi mata pelajaran, ahli media dan ahli desain pembelajaran serta data dari siswa. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner untuk ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, uji coba perseorangan, dan uji coba kelompok kecil. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif naratif, dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 96% pada kualifikasi sangat baik. Ahli desain sebesar 92% pada kualifikasi sangat baik. Ahli media sebesar 96% pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 96,6% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 96% pada kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 91,5% pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 5,69. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil belajar Agama Hindu siswa setelah menggunakan media (90,67) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (55,67). Kata Kunci : media video pembelajaran, agana hindu, dan hasil belajar The learning video about the implementation of Trisandhya adoration to IV grade students of elementary school. The purposes of this research are (1) describing the design of the development learning video media (2) checking the result validity of media development of Hinduism religion subject learning video to IV grade students of elementary school (3) knowing the effectiveness of using the media development of learning video toward learning result in Hinduism religion subject of IV grade students of elementary school. This research is development research, this development research used Hannafin dan Peck model as the development stages. The data gathered in this research is the data of content validity of learning course, media expert and design expert of learning and the data from the students. The instruments used in collecting the data in the form of questionnaire for the experts of the learning course content, the experts of learning media, the experts of learning design, individual test and small group test. The data analysis used three technics such as descriptive qualitative analysis, descriptive narrative analysis technic, and descriptive quantitative analysis technic. The result of the evaluation from the experts shown that 96% in very good qualification. The experts of design shown that 92% in good qualification. The experts of media shown that 96% in good qualification. Individual test shown that 96,6% in very good qualification. Small group test shown that 96% in good qualification. Field test shown that 91,5% in good qualification. The calculation of the learning result manually got the result of t arithmetic was 5,69. The result of t table significant degree 5% was 2.000. Thus, the result of t arithmetic is bigger than t table hence H0 rejected and H1 accepted. The students’ learning result in Hinduism religion when using media (90,67) is higher than before using the media (55,67). keyword : learning video media, Hinduism religion and learning result
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., I Ngh Wira Astawa; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.313 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7664

Abstract

Multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPA untuk siswa SMP kelas VII. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran interaktif (2) mendeskripsikan hasil validasi pengembangan multimedia pembelajaran interaktif dan (3) menguji efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran interkatif terhadap pretasi belajar IPA siswa kelas VII SMP. Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan, penelitian pengembangan ini menggunakan model Borg & Gall sebagai tahapan pengembangan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data validasi ahli isi mata pelajaran, ahli media dan ahli desain pembelajaran serta data dari siswa. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner untuk ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, uji coba perseorangan, dan uji coba kelompok kecil. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif naratif, dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 90% pada kualifikasi sangat baik. Ahli desain sebesar 91,8% pada kualifikasi sangat baik. Ahli media sebesar 93,3% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 91,3% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 94,6% pada kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 89% pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 12,207. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti hasil belajar IPA terdapat perbedaan yang signifikan yaitu hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan media.Kata Kunci : multimedia interaktif, IPA, prestasi belajar. Interactive learning multimedia in science subject for the seventh grade of junior high school students. The purposes of this study are (1) to describe the design of interactive learning multimedia development (2) to describe the validation result of interactive learning multimedia development (3) to examine the effectiveness of the use of interactive learning multimedia on the seventh grade of junior high school student’s achievement. This study is a development research which used Borg & Gall model as the development stage. The data in this study were collected from the validation of the course content expert, instructional media specialist, expert of the instructional design, as well as data of the student’s learning. The instrument used was questionnaire for the course content expert, instructional media specialist, expert of the instructional design, individual trial, and small group trial. The data analysis techniques were three, namely descriptive qualitative analysis technique, narrative descriptive analysis technique, and descriptive quantitative analysis technique. The result of the evaluation on the course content expert shows 90% falls on the very good qualification, instructional design expert with 91.8% on very good qualification and instructional media specialist 93.3% on the very good qualification. While the result of individual trial shows 91.3% on the good qualification, the small group with 94.6% on the good qualification, and the field tests shows 89% on the good qualification. The result of the manual learning outcome shows that t values 12.207 quantification. The value of t on the 5% significant table level was 2.021. So, the quantification of t is bigger than the significant table of t which made H0 rejected and H1 accepted. This means that there is a significant difference between the science subject learning outcomes before using the media and after using the media.keyword : multimedia interactive, science, learning achievement.

Page 3 of 4 | Total Record : 37