cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 57 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2013): December" : 57 Documents clear
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PRESENTASI PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SEMESTER II DI SD NEGERI 1 BATUAGUNG KECAMATAN JEMBRANA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 I Nyoman Jampel, Gusti Ayu Putu Santhi Savitri, I Made Tegeh,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1249

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah nilai siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesiarendah, pembelajaran bersifat konvensional, dan media yang mendukung pada mata pelajaranBahasa Indonesia belum tersedia. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui desainpengembangan multimedia presentasi pembelajaran dalam unsur menulis pada mata pelajaranBahasa Indonesia dan (2) mengetahui kualitas hasil penelitian dan pengembangan MultimediaPresentasi Pembelajaran dilihat dari hasil kegiatan validasi dari ahli isi bidang studi BahasaIndonesia, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, uji perorangan, uji kelompokkecil dan uji lapangan. Model yang digunakan adalah model Hannanfin and Peck. Subjek ujicoba terdiri dari satu ahli isi bidang studi, satu ahli desain pembelajaran, satu ahli mediapembelajaran, 6 siswa untuk uji coba perorangan, 12 siswa untuk uji coba kelompok kecil, dan30 siswa untuk uji coba lapangan. Data yang dikumpulkan adalah data dari uji ahli materipembelajaran, uji ahli desain pembelajaran, uji ahli media pembelajaran dan uji coba siswamelalui instumen pengumpulan data berupa kuesioner. Analisis data menggunakan dua teknikyaitu teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. DesainPengembangan Multimedia Presentasi Pembelajaran ini terdiri dari mengembangkan FlowChart dan Storyboard. Kualitas Storyboard ditinjau dari (1) aspek isi bidang studi BahasaIndonesia termasuk kriteria sangat baik dengan persentase tingkat pencapaian 92,27% (2)aspek media pembelajaran termasuk kriteria baik dengan persentase tingkat pencapaian 88%.Kualiatas Multimedia Presentasi Pembelajaran ditinjau dari (1) aspek isi bidang studi BahasaIndonesia termasuk kriteria sangat baik dengan persentase tingkat pencapaian 92,85% (2)aspek desain pembelajaran termasuk kriteria sangat baik dengan persentase tingkatpencapaian 90%, (3) aspek media pembelajaran termasuk kriteria baik dengan persentasetingkat pencapaian 85,45%, (4) uji coba perorangan termasuk kriteria baik dengan persentasepencapaian 88,89%, (5) uji coba kelompok kecil termasuk kriteria sangat baik denganpersentase pencapaian 92,78%, (6) uji coba lapangan termasuk kriteria sangat baik denganpersentase pencapaian 91,64%.Kata Kunci: pengembangan, multimedia presentasi, bahasa indonesia
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS III SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DI SD NEGERI 1 BONDALEM KECAMATAN TEJAKULA KABUPATEN BULELENG I Kadek Suartama, Ketut Suciningsih, Desak Putu Parmiti,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1359

Abstract

Media video pembelajaran untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III di SD Negeri1 Bondalem adalah media yang belum ada dan perlu dikembangkan. Penelitian pengembanganvideo pembelajaran ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain dan kualitas hasil pengembanganpada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas III di SD Negeri 1 Bondalem. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan model Hananfin andPeck. Tahapannya meliputi tahap analisis kebutuhan, tahap desain, dan tahap pengembangandan implementasi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data dari uji ahli materipembelajaran, uji bahasa, uji ahli desain pembelajaran, uji ahli media pembelajaran, dan dari ujicoba siswa. Metode untuk menganalisis kebutuhan berupa instumen pengumpulan data yaitukuesioner. Analisis data menggunakan dua teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif danteknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah deskripsi desain dan kualitas hasilpengembangan media video pembelajaran. Desain produk adalah mngembangkan flow chart,mengembangkan storyboard dan mengembangkan produk dengan model Hannafin dan Peckdengan tahapan analisis kebutuhan, desain, dan pengembangan dan implementasi. Kualitasnaskah video ditinjau dari (1) aspek isi bidang studi Bahasa Indonesia termasuk kriteria sangatbaik dengan tingkat pencapaian 90,90% (2) aspek bahasa termasuk kriteria sangat baik dengantingkat pencapaian 93,33%, Kualiatas media video ditinjau dari (1) aspek isi bidang studi BahasaIndonesia kriteria baik dengan tingkat pencapaian 88,57% (2) aspek desain pembelajaran kriteriasangat baik dengan tingkat pencapaian 88% (3) aspek media pembelajaran kriteria sangat baikdengan tingkat pencapaian 92,00% (4) uji coba perorangan kriteria baik dengan pencapaian88,51% (5) uji coba kelompok kecil kriteria sangat baik dengan pencapaian 89,90% (6) uji cobalapangan kriteria sangat baik dengan pencapaian 92,21%.Kata-kata kunci: pengembangan, video pembelajaran, bahasa Indonesia, Hannafin dan Peck
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MATERIYADNYA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU KELAS VI SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 SERIRIT KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN BULELENG I Kadek Suartama, Desak Putu Arini, Ketut Pudjawan,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1389

Abstract

Masalah yang ditemukan di SDN 2 Seririt yakni masih rendahnya hasil belajar AgamaHindu siswa kelas VI dan kurangnya pemanfaatan media dalam pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Proses rancang bangun multimediapembelajaran interaktif yang dikembangkanpada mata pelajaran pendidikan agamahindu, (2) Kualitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran yangdikembangkanpada mata pelajaran pendidikan agama hindu dilihat dari aspek isimata pelajaran, media dan desain pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitianpengembangan. Model Pengembangan yang dipakai adalah model pengembanganproduk Pembelajaran Berbantuan Komputer (PBK) yang dikembangkan oleh Luther.Metode pengumpulan data yang digunakan untuk mengetahui kualitas produkpengembangan ini adalah kuisioner/angket. Analisis data yang digunakan yaituanalisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian inimenunjukan proses rancang bangun multimedia pembelajaran terdiri dari 5 tahapyaitu konsep, desain, pengumpulan bahan, perakitan, dan uji coba.Kualitas hasilpengembangan menunjukkan bahwa ditinjau dari ahli isi mata pelajaran termasukkriteria sangat baik dengan persentase tingkat pencapaian 94%, ditinjau dari ahlidesain pembelajaran termasuk kriteria baik dengan persentase tingkat pencapaian82%, ditinjau dari ahli media pembelajaran termasuk kriteria baik dengan persentasetingkat pencapaian 86%, ditinjau dari uji coba perorangan termasuk kriteria sangatbaik dengan persentase tingkat pencapaian 94,6%, ditinjau dari uji coba kelompokkecil termasuk kriteria sangat baik dengan persentase tingkat pencapaian 93,16%,dan ditinjau dari uji coba lapangan termasuk kriteria sangat baik dengan persentasetingkat pencapaian 93%.Kata kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran, agama hindu
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII SEMESTER II DI SMPN 1 UBUD TAHUN PELAJARAN 2012/2013 I Wayan Romi Sudhita, Anak Agung Gede Bagus, I Dewa Kade Tastra,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1428

Abstract

Masalah yang ditemukan di SMPN 1 Ubud yakni masih rendahnya hasil belajar BahasaIndonesia siswa kelas VIII dan kurangnya pemanfaatan media dalam pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran pada mata pelajaranBahasa Indonesia yang relevan digunakan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristiksiswa, serta mampu memberikan daya tarik dan mempermudah siswa dalam memahamimateri secara efektif dan efisien. Subyek coba terdiri dari seorang ahli isi mata pelajaranBahasa Indonesia, seorang ahli media pembelajaran, seorang ahli desain pembelajaran,enam orang siswa untuk uji perorangan, duabelas orang siswa untuk uji kelompok kecil, dantiga puluh siswa untuk uji lapangan. Model penelitian ini adalah penelitian pengembanganproduk analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation (ADDIE). Datatentang kualitas produk pengembangan ini dikumpulkna dengan angket atau kuisioner yangselanjutnya dianalisis dengan teknik analaisis deskriptif kualitas dan teknik analisis deskriptifkuantitatif. Hasil penelitian menunjukan (1) uji ahli isi mata pelajaran Bahasa Indonesiaberada pada kualifikasi sangat baik (persentase = 97%), (2) uji ahli media pembelajaranberada pada kualifikasi baik (persentase = 84%), (3) uji ahli desain CD (Compact Disc)pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik (persentase = 86%), (4) uji cobaperorangan berada pada kualifikasi baik (persentase = 79%), (5) uji kelompok kecil beradapada kualifikasi baik (persentase = 78%), (6) uji coba lapangan berada pada kualifikasi baik(persentase = 76%)Kata kunci: pengembangan, media pembelajaran, multimedia interaktif
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN TIK KELAS XI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI MENDOYO L. P. Putrini Mahadewi, Andri Kurniadi, I Made Tegeh,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1429

Abstract

Masalah dalam penelitian ini karena kurangnya daya serap terhadap materi dan praktek,minat belajar yang kurang serta keadaan sarana dan prasana tidak seimbang. Penelitianini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan desain pengembangan multimedia pembelajaranpada mata pelajaran TIK, (2) mengetahui kualitas hasil pengembangan multimediapembelajaran berdasarkan review ahli isi, ahli desain, ahli media, uji perorangan,kelompok kecil dan uji lapangan yang telah dilakukan. Penelitian ini adalah penelitianpengembangan. Model penelitian yang digunakan adalah model pengembanganPembelajaran Berbantuan Komputer (PBK) yang dikembangkan oleh Luther denganenam tahap (1) konsep, (2) desain, (3) pengumpulan bahan, (4) pembuatan, (5)pengujian, dan (6) pendistribusian. Validator melibatkan review dari ahli isi matapelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran selanjutnya dilakukan ujicoba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan pada siswa kelas XI diMadrasah Aliyah Negeri Mendoyo. Metode pengumpulan data yang digunakan adalahpencatatan dokumen dan kuesioner. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptifkuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah menghasilkan desain pengembanganmultimedia pembelajaran seperti flowchart, storyboard, penentuan kebutuhan material,dan produk multimedia pembelajaran. Kualitas multimedia pembelajaran yang telahdikembangkan adalah: (1) review ahli isi mata pelajaran menunjukkan persentase 92%kategori sangat baik, (2) review ahli desain pembelajaran menunjukkan persentase 90%kategori sangat baik, (3) review ahli media pembelajaran menunjukkan persentase 82%kategori baik, (4) uji coba perorangan menunjukkan persentase 85,33% kategori baik, (5)uji coba kelompok kecil menunjukkan persentase 87,83% kategori baik, dan (6) uji cobalapangan menunjukkan persentase 87,8% kategori baik.Kata kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran, mata pelajaran TIK
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV SEMESTER II DI SD NO.6 PANJER TAHUN PELAJARAN 2012/2013 I Gde Wawan Sudatha, I Made Suana, I Nyoman Wirya,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1430

Abstract

Masalah yang ditemukan di SD No.6 Panjer yakni masih rendahnya hasil belajar Matematika siswa kelas IV dan kurangnya pemanfaatan media dalamĀ  pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan tahap-tahap pengembangan multimedia interaktif dan mengetahui kualifikasi hasil pengembangan multimedia interaktif pada mata pelajaran matematika kelas IV semester II di SD No.6 Panjer. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) mengggunakan model pengembangan ADDIE. Adapun tahap yang ditempuh yaitu: Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation) dan Evaluasi (Evaluation). Setelah melalui tahap produksi dihasilkan produk awal kemudian dilakukan validasi oleh ahli isi mata pelajaran/bidang studi, ahli desain pembelajaran, dan ahli media pembelajaran. Selanjutnya produk diujicobakan kepada siswa melalui tiga tahap, yaitu uji coba perorangan dengan 3 siswa, uji coba kelompok kecil dengan 12 siswa, dan uji coba lapangan dengan 40 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket/kuesioner. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data hasil review ahli dan uji coba siswa. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian ini yakni produk multimedia interaktif yang dikembangkan telah melalui tahap-tahap model pengembangan ADDIE dan telah diuji kualifikasi dengan menunjukan hasil (1) uji ahli isi mata pelajaran Matematika berada pada kualifikasi sangat baik (90%), (2) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik (96%), (3) uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi baik (85,56%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (91,67%), uji kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (92,69%), uji coba lapangan berada pada kualifikasi sangat baik (92,04%). Kata kunci: pengembangan, multimedia interaktif, Matematika
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN IPA UNTUK SISWA KELAS VIII SEMESTER 1 DI SMP NEGERI 6SINGARAJA I Wayan Romi Sudhita, Gede Ferry Pratama, I Nyoman Jampel,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia pembelajaran yang layak pakai pada matapelajaran IPA di SMP Negeri 6 Singaraja. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian iniadalah model penelitian pengembangan luther yang meliputi konsep (concept), desain (design),pengumpulan bahan materi (collecting materials), pembuatan (assembly), percobaan (tes drive),dandistribusi (distribution). Data tentang kualitas produk pengembangan ini dikumpulkan dengan metodeangket yang selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan teknik analisisdeskriptif kualitatif. Subjek review terdiri dari satu ahli isi mata pelajaran IPA, satu ahli desainpembelajaran, dan satu ahli media pembelajaran, sedangkan subjek uji coba terdiri dari 3 siswa untukuji coba perorangan, 6 siswa untuk uji coba kelompok kecil, dan 30 untuk uji coba lapangan.Penelitian ini menghasilkan produk pengembangan berupa CD pembelajaran multimediapembelajaran yang layak pakai. Hasil penelitian menunjukkan: 1 uji ahli isi mata pelajaran IPA berapapada kualifikasi baik (88%), (2) uji ahli desain CD (Compact Disc) pembelajaran berada padakualifikasi cukup (72%), (3) uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik (90%), (4)uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (92%), (5) uji kelompok kecil berada padakualifikasi baik (87%), dan (6) uji coba lapangan berada pada kualifikasi sangat baik (92%).Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan media pembelajaran CD multimedia pembelajarandapat dikatakan sudah layak pakai.Kata kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran, mata pelajaran IPA.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELASVIII SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DI SMP NEGERI 2 SINGARAJA I Gde Wawan Sudatha, I Kadek Oka Meindrawan, I Wayan Romi Sudhita,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1432

Abstract

Multimedia pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas VIII Semester II di SMP Negeri 2 Singaraja adalah media yang belum ada. Permasalahan yaitu rendahnya nilai rata-rata siswa dan tidak adanya media pembelajaran yang digunakan untuk menunjang proses pembelajaran. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian adalah untuk mendeskripsikan proses rancang bangun dan kualitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran interaktif. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian pengembangan Luther yang meliputi konsep , desain, pengumpulan bahan materi, percobaan, dan distribusi. Subyek validasi produk terdiri dari ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, dan ahli desain pembelajaran. Selanjutnya produk diujicobakan kepada siswa melalui tiga tahap yaitu uji perorangan, uji kelompok kecil, dan uji lapangan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Instrumen pengumpulan data adalah kuisioner/angket. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah mendeskripsikan proses rancang bangun dan kualitas hasil pengembangan. Kualitas hasil pengembangan media pembelajaran interaktif diperoleh berdasarkan data dari kuisioner yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalam PAP skala 5. Hasil analisis menunjukkan: (1) kualitas media ditinjau dari ahli isi mata pelajaran dengan persentase 93% (sangat baik), (2) kualitas media ditinjau dari aspek desain pembelajaran dengan persentase 88% (baik), (3) kualitas media ditinjau dari aspek media pembelajaran dengan persentase 92% (sangat baik), (4) uji coba perorangan dengan persentase 94% (sangat baik), uji coba kelompok kecil dengan persentase 94,63% (sangat baik), dan uji coba lapangan dengan persentase 92,33% (sangat baik). Kata kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran interaktif, pendidikan kewarganegaraan
PENGEMBANGAN MEDIA PRESENTASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA KELAS IV SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DI SD NEGERI 2 PEJARAKAN I K. Suartama, Ni Putu Desi Lestari I W. Suwatra
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1455

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah nilai KKM bahasa Indonesia tergolong rendah dan media presentasipembelajaran Bahasa Indonesia belum ada, sehingga perlu dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui (1) proses rancang bangun pengembangan media presentasi pembelajaran BahasaIndonesia pada siswa kelas IV dan (2) kualitas hasil pengembangan media presentasi pembelajaranBahasa Indonesia pada siswa kelas IV menurut validasi ahli, uji perorangan, dan uji kelompok kecil.Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model pengembanganPembelajaran Berbantuan Komputer (PBK). Model ini dikembangkan oleh Luther yang melibatkan 6tahap yakni; 1) Concept, 2) Design, 3) material collecting, 4) Assembly, 5) testing, dan 6) Distribution.Proses rancang bangun pengembangan media presentasi pembelajaran ini terdiri dari melakukananalisis kebutuhan, menentukan software, dan dilanjutkan dengan mengembangkan Flowchart danStoryboard. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, selanjutnya dianalisis dengan teknik analisiskualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji ahli isi mata pelajaran BahasaIndonesia berada pada kualifikasi sangat baik (persentase = 94,6%), uji ahli desain berada padakualifikasi sangat baik (persentase = 92%), uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi baik(persentase = 89,2 %), uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (persentase = 92.3%),dan uji kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (persentase = 93.43 %).Kata kunci : pengembangan, model (PBK), media presentasi pembelajaran
VIDEO PEMBELAJARAN TEKNOLOGI PRODUKSI, KOMUNIKASI DAN TRANSPORTASI: PRODUK PENGEMBANGAN UNTUK MATA PELAJARAN IPS Luh Putu Putrini Mahadewi, I Gede Agung Oka Badra I Dewa Kade Tastra
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1456

Abstract

Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya daya serap siswa dalam mengikutipelajaran IPS sehingga mengakibatkan rendahnya nilai rata-rata siswa pada pelajaranIPS yaitu 5,7 lebih rendah dari standar nilai ketuntasan. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan desain pengembangan media video pembelajaran dengan model PBK.Disamping itu penelitian ini juga untuk mengetahui kelayakan media video pembelajaranpada mata pelajaran IPS kelas IV di SD Negeri 3 Tunjuk menurut review para ahli dan ujicoba produk. Model pengembangan yang digunakan adalah model pembelajaranberbantuan komputer (PBK) yang dikembangkan oleh Luther terdiri dari enam tahapyaitu; a) konsep (concept), b) desain (design), c) pengumpulan bahan materi (collectingmaterials), d) pembuatan (assembly), e) uji coba (tes drive) dan f) distribusi (distribution).Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan angket. Teknikanalisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisisdeskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menghasilkan desain pengembangan yangberupa flowchart dan storyboard untuk memproduksi media. Kelayakan pada mediavideo didapat dari hasil penyajian dan analisis data yaitu (1) menurut review ahli isi matapelajaran menunjukkan kategori sangat baik (96%), (2) menurut review ahli desainpembelajaran berada pada kategori sangat baik (90%), (3) menurut review ahli mediapembelajaran menunjukkan kategori baik (83%), (4) berdasarkan uji coba peroranganmenunjukkan kategori baik (89,44%), dan (5) berdasarkan uji coba kelompok kecilberada pada kategori sangat baik (90,83). Dengan demikian media video pembelajaranini layak pakai sesuai dengan karakteristik siswa kelas IV di SD Negeri 3 Tunjukkabupaten Tabanan.Kata Kunci: pengembangan, media video pembelajaran, IPS