cover
Contact Name
M. Rudi Irwansyah
Contact Email
rudi.irwansyah@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rudi.irwansyah@undiksha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha
ISSN : 25991418     EISSN : 25991426     DOI : -
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha published by Undiksha Press managed by Department of Economic Education Universitas Pendidikan Ganesha in collaboration with Asosiasi Profesi Pendidik Ekonomi Indonesia. A blind peer-reviewed and open access journal published twice a year (June and December). Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha has an objective to help researchers publish their work for a wider audience and discover new connections. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha considers original research articles and review articles in any research areas of Economic Education.
Arjuna Subject : -
Articles 111 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2014):" : 111 Documents clear
PENGARUH PENGEMBANGAN PROFESI, IKLIM SEKOLAH, DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI SMA NEGERI 1 ABIANSEMAL TAHUN 2013 ., Ni Komang Ayu Lidyawati; ., Made Ary Meitriana, S.Pd.; ., Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh secara parsial antara pengembangan profesi, iklim sekolah, dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru (2) pengaruh secara simultan antara pengembangan profesi, iklim sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian kausalitas. Subjek penelitian ini adalah guru di SMA Negeri 1 Abiansemal sebanyak 75 orang. Data yang dikumpulkan dengan dokumentasi dan kuesioner kemudian data dianalisis dengan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pengembangan profesi berpengaruh terhadap kinerja guru. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung = 2,442 > ttabel = 1,666 atau p-value 0,017 < α = 0,05. (2) iklim sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru. Hal ini ditunjukkan dengan thitung = 5,630 > ttabel = 1,666 atau p-value = 0,000 < α = 0,05. (3) kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru. Hal ini ditunjukkan dengan thitung = 2,833 > ttabel = 1,666 atau p-value = 0,006 < α = 0,05. (4) pengembangan profesi, iklim sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruah terhadap kinerja guru. Hal ini ditunjukkan dengan fhitung = 84,160 > ftabel = 2,50 atau p-value = 0,000 < α = 0,05. Kata Kunci : Kata kunci: pengembangan profesi, iklim sekolah, kepemimpinan kepala sekolah, kinerja guru This study aims to determine (1) the influence by the partial between professional development, school’s climate, and headmaster’s leadership on teachers’ performance (2) the influence by the simultaneous between professional development, school’s climate and headmater’s leadership on teachers’ performance. This is a causalitas research. The subjects of this research were teachers’ in Senior High School of Abiansemal as many as 75 people. The data was collected by documentation and questionnaire after that it analyzed by using multiple regression analysis. The results showed that (1) professional develoment has influence on teachers’ performance. It was showed by by the value of tvalue = 2,442 > ttable = 1,666 or p-value 0,017 < α = 0,05. (2) school’s climate has influence on teachers’ performance. It was showed by tvalue = 5,630 > ttable = 1,666 or p-value = 0,000 < α = 0,05. (3) headmaster’s leadership influence on teachers’ performance. It was showed by tvalue = 2,833 > ttable = 1,666 or p-value = 0,006 < α = 0,05. (4) professional development, school’s climate and headmaster’s leadership influence on teachers’ performance. It was showed by fvalue = 84,160 > ftable = 2,50 or p-value = 0,000 < α = 0,05. keyword : Keywards: professional development, school’s climate, headmaster’s leadership, teachers’ performance
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN UD. KEMBANG SARI KABUPATEN BADUNG TAHUN 2012 ., I Wayan Senata; ., Drs. I Made Nuridja, M.Pd.; ., Kadek Rai Suwena, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.2021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) lingkungan kerja karyawan UD. Kembang Sari, (2) produktivitas kerja karyawan UD. Kembang Sari, (3) besarnya pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan UD. Kembang Sari. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner yang diberi skor dengan menggunakan skala likert. Dalam penelitian ini analisis deskriptif dengan pendekatan kausal digunakan sebagai metode analisis data. Hasil penelitian yang menunjukan bahwa (1) lingkungan kerja UD. Kembang Sari sebesar 2563 yang termasuk dalam kategori cukup baik sehingga masih perlu ditingkatkan, (2) produktivitas kerja UD. Kembang Sari sebesar 971 termasuk dalam kategori tinggi, namun masih perlu ditingkatkan, (3) lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja hal ini ditunjukkan dari signifikansi lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan 0,000 < 0,05 atau nilai t-hitung > t-tabel yaitu 3,820 > 1,684 dengan persentase pengaruhnya sebesar 27,7%. Kata Kunci : produktivitas kerja, lingkungan kerja This study aimed to determine (1) the employee work environment of UD Kembang Sari, (2) labour productivity of UD Kembang Sari (3) the influence of the work environment on employee productivity of UD Kembang Sari. Data collection techniques used were questionnaires were scored using a Likert scale. In this study with a descriptive analysis of the causal approach is used as a method of data analysis. Research results indicate that (1) the work environment of UD Kembang Sari for 2563 are included in the category well enough that still needs to be improved, (2) labour productivity amounted to 971 of UD Kembang Sari in the high category, but it still needs to be improved, (3) environmental work has a positive effect on the productivity of this is shown on the significance of the work environment on employee productivity 0.000 t-table is 3.820 > 1.684 with a percentage of 27.7% effects. keyword : employee productivity, work environment
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI REKRUTMEN TENAGA KERJA PADA HOTEL ANGSOKA SINGARAJA ., Gusti Ayu Putu Liskayanti; ., Drs. I Ketut Suwarna, M.Si; ., Kadek Rai Suwena, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.2078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) rekrutmen tenaga kerja pada Hotel Angsoka Singaraja, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi rekrutmen tenaga kerja pada Hotel Angsoka Singaraja, dan (3) faktor dominan yang mempengaruhi rekrutmen tenaga kerja pada Hotel Angsoka Singaraja. Penelitian ini dilakukan pada Hotel Angsoka Singaraja dengan responden sebanyak 50 orang. Metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah wawancara dan kuesioner. Data dianalisis dengan analisis faktor melalui program SPSS versi 16.0, yang meliputi Uji Kaiser-Meyer-Olkin of Sampling adequacy (KMO and Barllet’s Test), Uji Measure of Sampling Adequacy (MSA), koefesien varimax rotation, dan rotasi faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 3 faktor yang mempengaruhi rekrutmen tenaga kerja pada Hotel Angsoka Singaraja, yaitu (1) citra perusahaan dengan Varimax Rotation sebesar 22,022%, rencana SDM dengan Varimax Rotation sebesar 17,294%, dan kebijakan promosi dari dalam dengan Varimax Rotation sebesar 11,397%. Citra perusahaan merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi rekrutmen tenaga kerja pada Hotel Angsoka Singaraja yaitu memiliki Varimax Rotation sebesar 22,022%.Kata Kunci : rekrutmen, tenaga kerja The purpose of these research is to know (1) labor recruitment in Angsoka Singaraja Hotel (2) the factors that affected the labor recruitment in Angsoka Singaraja Hotel, (3) ) the dominant factor which have been affected the labor recruitment in Angsoka Singaraja Hotel. This research have done at Angsoka Singaraja Hotel with 50 units number respondent. The method for collected data is interview and questioner. The data is analyzed by the factor analysis through SPSS program 16.0 version, which include Kaiser-Meyer-Olkin of Sampling adequacy test (KMO and Barllet's Test), Measure of Sampling Adequacy test (MSA), koefesien varimax rotation, and factor rotation. The result of these research have shown that there are three factor which affected on the labor recruitment at Angsoka Singaraja Hotel. These factors were (1) the corporate image with varimax rotation of 22,022%, (2) human resource plan with varimax rotation of 17,294%, and (3) a policy of promoting from within with varimax rotation of 11,37%. Corporate image is most dominant factor affecting the labor recruitment in Angsoka Singaraja Hotel which has varimax rotation of 22,022%.keyword : recruitment, labor
PENGEMIS DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA (STUDI KASUS DI DESA RARANG TENGAH KECAMATAN TERARA KABUPATEN LOMBOK TIMUR) TAHUN 2012 ., Maulida Oktaviana; ., Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd.; ., Made Ary Meitriana, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.2416

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang yang menyebabkan anggota masyarakat Desa Rarang Tengah menjadi pengemis dan upaya pemerintah daerah dalam menanggulangi masalah pengemis dari Desa Rarang Tengah Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah anggota masyarakat yang menjadi pengemis dari Desa Rarang Tengah dan objek penelitian ini adalah latar belakang yang menyebabkan anggota masyarakat menjadi pengemis dan upaya pemerintah daerah dalam penanggulangan pengemis dari Desa Rarang Tengah Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab anggota masyarakat Desa Rarang Tengah menjadi pengemis adalah faktor internal dan eksternal. Pemerintah di Kabupaten Lombok Timur telah melakukan berbagai upaya dalam penanggulangan pengemis melalui Dinas Sosial bekerjasama dengan Pemuka Agama, Aparat Desa, dan Tokoh Masyarakat. Upaya-upaya yang telah dilakukan untuk penanggulangan pengemis dari Desa Rarang Tengah dilakukan melalui tiga penanggulangan yakni preventif, represif, dan rehabilitatif yang bertujuan agar tidak terjadi pengemisan, serta mencegah meluasnya pengaruh akibat pengemisan di dalam masyarakat, dan memasyarakatkan kembali pengemis menjadi anggota masyarakat yang menghayati harga diri, serta memungkinkan pengembangan para pengemis. Kata Kunci : pengemis, penyebab mengemis, upaya penanggulangan The purpose of this study was to determine the background which led to members of the Middle Village community Rarang become beggars and local government efforts in tackling the problem of beggars from the Middle District of Terara Rarang Village East Lombok. This research is a qualitative descriptive approach. The subjects were community members who become beggars from Central Rarang village and the object of this study is the background that led to members of the public become beggars and local government efforts in the prevention of begging from village Rarang Terara Central District of East Lombok. Data was collected using interview techniques and documentation, as well as qualitative approaches were analyzed descriptively. The results showed that the cause of Middle Rarang Village community members become beggars are internal and external factors. Governments in East Lombok have made various efforts in the response to the beggars through the Department of Social Services in cooperation with religious leaders, village officials, and community leaders. The efforts that have been made for the prevention of beggars from the village of Middle Rarang done through three three countermeasures namely preventive, repressive, and rehabilitative which aims to prevent begging, and to prevent the spread of influence in the community due to begging, and socializing back into a beggar community members live self-esteem, as well as enabling the development of the beggars.keyword : beggars, the causes, prevention
ANALISIS EFISIENSI BIAYA BAHAN BAKU DALAM PENERAPAN METODE JIT PADA INDUSTRI UBIN KARYA INDAH DI KARANGASEM PERIODE 2009-2013 ., Ni Luh Utami Dewi; ., Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd.; ., Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.3090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) penerapan metode Just In Time (JIT) pada industri ubin Karya Indah, (2) kendala-kendala dalam penerapan metode JIT pada industri ubin Karya Indah, dan (3) tingkat efisiensi biaya bahan baku dalam penerapan metode JIT pada industri ubin Karya Indah periode 2009-2013. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari wawancara dianalisis dengan teknik deskriptif, sedangkan data yang diperoleh dari dokumentasi dianalisis dengan teknik kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) penerapan metode JIT pada industri ubin Karya Indah dilakukan dengan cara memproduksi ubin berdasarkan pesanan dari konsumen, sehingga pembelian bahan baku dilakukan pada saat dibutuhkan untuk memproduksi ubin yang dipesan konsumen dan jumlahnya disesuaikan dengan besarnya pesanan, (2) kendala-kendala dalam penerapan metode just in time, yaitu perusahaan mengeluarkan biaya pemesanan bahan baku yang lebih tinggi karena sering melakukan pembelian bahan baku, perusahaan harus menambah biaya bahan baku dari produk yang rusak dikarenakan perusahaan mengalami kesalahan dan kegagalan dalam pembuatan ubin, dan pemasok tidak tepat waktu saat mengirim bahan baku yang menimbulkan lead time yang tidak memberi nilai tambah, dan (3) tingkat efisiensi biaya bahan baku dalam penerapan metode JIT periode 2009-2013 menunjukkan rasio efisiensi rata-rata sebesar 100%, artinya biaya bahan baku dalam penerapan metode JIT dinilai efisien. Kata Kunci : efisiensi biaya bahan baku, JIT This study was aimed to recognize (1) the application of just in time method for “Ubin Karya Indah” industry, (2) the obstacles happened during the implementation of JIT method in “Ubin Karya Indah” industry, and (3) the level cost efficiency used for basic materials on the implementation of JIT method in “Ubin Karya Indah” industry in period 2009-2013. This study was descriptive with qualitative approach. The data was collected through interview and documentation. The result of the interview data was analyzed descriptively, while the documentation data was analyzed quantitatively. The result of the study showed that (1) the implementation of JIT Method in the” Ubin Karya Indah” industry was done through the ubin production based on the consumer’s request. There fore, to supply the basic materials was done if it was needed to produce the ubin for the customer and the quantity was served based on the order, (2) the obstacles was faced during the implementation of JIT such as, the company to pay applicable higher raw material because often make purchases of raw materials the company must add the cost of raw materials of the products are broken because the company has experienced an error and failure in the manufacture of tiles and supplier is not timely when sending raw materials which cause lead times do not add value, and (3) the level of cost efficiency of basic materials for the implementation JIT method period 2009-2013 showed the mean of efficiency ratio was 100%, it means the cost of basic materials used for the implementation of JIT method was indicated efficiency. keyword : the cost efficiency basic materials, JIT
PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP BERWUJUD SERTA PENYAJIANNYA DALAM LAPORAN KEUANGAN PADA CV.TANTERI KERAMIK ., Ni Luh Wayan Desi Handayani; ., Made Ary Meitriana, S.Pd.; ., Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.3311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perlakuan akuntansi aktiva tetap berwujud serta penyajiannya dalam laporan keuangan pada CV Tanteri Keramik, (2) perlakuan akuntansi aktiva tetap berwujud serta penyajiannya dalam laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK, dan (3) dampak dari perlakuan akuntansi aktiva tetap berwujud yang sesuai dengan PSAK terhadap laba rugi perusahaan pada CV Tanteri Keramik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) CV Tanteri Keramik memberlakukan atau mencatat aktiva tetap berwujud hanya didasarkan pada harga perolehan saja tanpa memperhatikan biaya-biaya yang mempengaruhinnya (2) berdasarkan PSAK No.16 bahwa pencatatan aktiva tetap berwujud seharusnya dicatat sebesar biaya perolehan, yaitu harga beli ditambah dengan biaya-biaya yang mempengaruhinya (3) dampak dari diterapkannya perlakuan akuntansi aktiva tetap berwujud yang sesuai dengan PSAK No.16 terhadap laba rugi CV Tanteri Keramik ialah dimana laba yang diperoleh oleh perusahaan mengalami penurunan sebesar Rp.8.333,00.Kata Kunci : aktiva tetap, laporan keuangan. The purpose of this research was to determine (1) the accounting treatment of tangible fixed assets as well in the financial statements report CV Tanteri Ceramics, (2) the accounting treatment of tangible fixed assets as well of the financial statements report in accordance with the statement of accounting standards, and (3) the impact of treatment tangible fixed assets accounting in accordance with accounting standards towards statement of income on CV Tanteri Ceramics company. This research was descriptive quantitative research. Data were collected through by interviews and documentation. The data were analysed using descriptive analysis with a quantitative approach. The results of this research showed that (1) CV Tanteri Ceramics impose or record only tangible fixed assets based on acquisition price without regard to the costs that affect it (2) based on SFAS 16 that the recording of tangible fixed assets should be recorded at cost, which is the purchase price plus costs influencing (3) the impact of the application of the accounting treatment of tangible fixed assets in accordance with SFAS 16 against income CV Tanteri Ceramics is where the profits derived by the company decreased by Rp.8.333, 00.keyword : fixed assets, financial statements.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TERNAK BABI SANCAYA DITINJAU DARI METODE NPV DI BANJAR PONGGANG, PAYANGAN, GIANYAR ., I Made Agus Suryadi; ., Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd; ., Kadek Rai Suwena, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kelayakan Usaha Ternak Babi Sancaya ditinjau dari metode net present value (NPV), (2) kendala-kendala yang dihadapi pengusaha Ternak Babi Sancaya dalam pengembangan usahanya, dan (3) solusi yang diambil pengusaha Ternak Babi Sancaya untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan usahanya. Fokus dalam penelitian ini adalah kelayakan Usaha Ternak Babi Sancaya ditinjau dari metode NPV. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi. Kemudian data dianalisis dengan metode NPV dan dari hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa (1) Usaha Ternak Babi Sancaya di Banjar Ponggang, Payangan layak dikembangkan ditinjau dari metode NPV, (2) kendala yang dihadapi pengusaha Ternak Babi Sancaya dalam proses pengembangan usahanya adalah harga bibit yang selalu meningkat, dan (3) solusi yang diambil pengusaha Ternak Babii Sancaya dalam pengembangan usahanya adalah menstabilkan harga bibit babi dengan harga jual babi dengan cara memproduksi sendiri bibit yang diperlukan.Kata Kunci : harga, NPV, studi kelayakan, usaha. The meaning of this reasearch is to know about (1) feasibility of Sancaya swine livestock business terms of net present value (NPV) method, (2) every problem they have in Sancaya swine livestock business to growing up their business, and (3) Solution the owner to clear it up every problem they have in their business . The focus in this reaserch is the feasibility of Sancaya swine livestock business terms of NPV method. Data was collected by documentation method. Then the data were analyzed with the NPV method and the results of the analysis indicate that (1) Sancaya swine livestock business in Banjar Ponggang, Payangan should be developed in terms of NPV method, (2) the constraints faced by entrepreneurs Sancaya swine livestock in their business development process is the cost of seed always increasing, and (3) the solution is taken Sancaya swine livestock entrepreneurs in developing their business is to stabilize the price of seed pig with pigs selling price in a manner that is required to produce its own seed.keyword : price, net present value, feasibility study, business.
ANALISIS STUDI KELAYAKAN USAHA BERTANI JAGUNG MANIS DAN PADI DITINJAU DARI ASPEK KEUANGAN DI DESA SANUR KAJA KECAMATAN DENPASAR SELATAN TAHUN 2014 ., Ni Made Sagita Riani; ., Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd; ., Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4437

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan mengetahui kelayakan usaha budidaya jagung manis dan bertani padi di Desa Sanur Kaja, masalah yang dihadapi petani jagung manis dan petani padi, serta solusi yang ditawarkan. Populasi dalam penelitian ini adalah petani jagung manis dan petani padi yang memiliki catatan pembukuan. Data dikumpulkan dengan dokumentasi dan wawancara yang dianalisis menggunakan analisis kriteria penilaian investasi NPV, IRR, dan pehitungan laba rugi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) budidaya jagung manis dan padi masih layak dilaksanakan di Desa Sanur Kaja dengan perhitungan NPV jagung manis sebesar Rp 35.684.922 dan NPV Padi sebesar Rp 52.049.243 di mana keduanya bernilai lebih dari 0; (2) masalah yang dihadapi petani jagung manis dan petani padi di Desa Sanur Kaja yaitu pembagian saluran air dari bendungan dengan jangka waktu satu tahun sekali serta pendapatan petani ditentukan oleh harga jual yang ditentukan oleh pengepul dengan kesepakatan dalam hitungan are; (3) solusi yang ditawarkan yaitu agar petani jagung manis dan petani padi membuat penampungan air ketika mendapat aliran air dari bendungan dan menjual hasil panen berdasarkan jumlah tonase.Kata Kunci : kelayakan usaha, masalah, solusi, bertani This research is the research types of descriptive that is aimed to know the properness of sweet corn cultivation effort and rice plant farmer in Sanur Kaja village, the problems that faced by sweet corn farmer and rice plant farmer along with the solution which is offered. The population of this research is the sweet corn farmer and rice plant farmer who has accountancy note. The data was collected by documentation and interview that is analyzed by the analysis of net present value NPV, IRR, the account of profit and loss along with T-test. The data is processed by using SPSS 16.00 for windows. The research result shows that (1) sweet corn cultivation and rice plant are still proper to conducted in Sanur Kaja village with the NPV account of sweet corn as big as Rp 35.684.922 and rice NPV as big as Rp 52.049.243 in which both of them have values more than 0; (2) the problem that faced by sweet corn farmer and rice plant farmer in Sanur Kaja village is the division or water canal from dam with year range of once a yearhe income of farmer is determined by selling price which is determined by supplier with the agreement with “are” accounting; (3) the solution that offered is to make the sweet corn farmer and rice plant farmer make a saving water when getting water flow from dam and selling the result of harvest based on the amount of tonnage.keyword : the proper of effort, problem, solution, farming
PENGARUH SERVICE QUALITY DAN EMOTIONAL FACTOR TERHADAPKEPUASAN PENGUNJUNG PADA THE LAGUNA A, LUXUARY COLLECTION RESORT&SPA NUSA DUA TAHUN 2014 ., Ayu Frizka Novi P.Sari; ., Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd; ., Kadek Rai Suwena, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh service quality terhadap kepuasan pengunjung, (2) pengaruh emotional factor terhadap kepuasan pengunjung, (3) pengaruh service quality dan emotional factor terhadap kepuasan pengunjung.Penelitian ini merupakan penelitian kausalitas. Subjek penelitian ini adalah pengunjung Hotel The Laguna, A Luxuary Collection Resort & Spa sebanyak 96 orang. Data yang dikumpulkan dengan kuesioner yang dianalisis menggunakan analisis regresi berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) service qualityberpengaruh terhadap kepuasan pengunjung. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung =4,658> ttabel =2,000 atau p-value 0,000 < 0,05. (2) emotional factor berpengaruh terhadap kepuasan pengunjung. Hal ini ditunjukkan dengan thitung =4,424 > ttabel= 2,000 atau p-value 0,000 < 0,05. (4) service quality dan emotional factor terhadap kepuasan pengunjung. Hal ini ditunjukkan dengan nilai Fhitung =34,344 > Ftabel =3,11 atau p-value 0,000 < 0,05Kata Kunci : service quality dan emotional factor This research aim to know (1) the influence of service quality against customer satisfaction, (2) the influence of emotional factors against customer satisfaction, (3) the influence of service quality and emotional factor against customer satisfaction. This research is causality study. The subjects of this research were visitors of The Laguna Hotel’s, a Luxury Collection Resort & Spa as many as 96 people. Data was collected by questionnaire were analyzed using multiple regression analysis. The results showed that (1) service quality influence the customer satisfaction. This shown with the value of t count = 4,658> t table = 2,000 or p-value 0,000< 0,05. (2) emotional factor influence the customer satisfaction. This shown with the value t count = 4,424 > t table = 2,000 or p-value 0,000 F table =3,11 or p-value 0,000
ANALISIS SWOT TERHADAP PROFIL USAHA KERAJINAN KAIN TENUN DESA TANGLAD KECAMATAN NUSA PENIDA KABUPATEN KLUNGKUNG ., Mita Suprayatni; ., Prof. Dr. Naswan Suharsono, M.Pd; ., Drs. I Ketut Dunia, M.Erg.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.2013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil usaha, serta strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan profil usaha. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan dokumentasi, dianalisis dengan teknik kualitatif dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil usaha dapat ditinjau dari aspek produksi, aspek sumber daya manusia, aspek pemasaran, dan aspek keuangan. Aspek produksi meliputi alat produksi yang berupa ATBM, dengan bahan baku utama benang, pewarna tekstil, dan tali raffia. Produksi dilaksanakan dirumah pribadi, dengan keadaan sarana infrastruktur yang belum menunjang. Aspek sumber daya manusia meliputi pengembangan tenaga kerja yang dilaksanakan dengan memberikan pelatihan, perencanaan SDM berdasarkan pada kebutuhan dan kompensasi berupa upah. Promosi pernah dilakukan pada pestival budaya, hasil produksi berupa kain tenun, dengan harga yang bervariasi sesuai bahan baku. Usaha dijalankan dengan sumber dana yang berasal dari modal sendiri dan bantuan, serta tidak memiliki pembukuan. Dari analisis SWOT dapat diketahui bahwa produk yang dihasilkan adalah produk yang berciri khas sehingga dapat dijadikan kekuatan untuk menangkap peluang pasar dengan jumlah pesaing yang cukup tinggi. Dukungan pemerintah dapat dimanfaatkan untuk pengajuan perbaikan sarana infrastruktur dan pelatihan pembuatan pembukuan sedangkan kelompok tenun yang menyatukan para pengusaha kerajinan kain tenun di Desa Tanglad dapat dijadikan wadah dalam menyamakan presepsi setiap pengusaha.Kata Kunci : profil usaha, analisis SWOT This present study intended to determine the business profile, and the strategies which can be used to cope the problem of business profile. The data were collected through interviews and documentation in which analyzed using qualitative techniques and SWOT. The Results of this study showed that business profiles can be viewed from the aspect of production, human resources aspects, aspects of marketing, and financial aspects. Aspects of production includes a production tool of traditional machine, the main raw material of yarn, textile dyes, and raffia. The Production was done in the home which do not have good facilities yet. Aspects of human resources includes a workforce development revealed by giving training, based on the needs of human resource planning and payment. Promotion had ever done on cultural festivals, such as cloth weaving production, with various prices based on the raw material used. The businesses operated with funds derived from their own capital and assistance, and the bookkeeping was not involved yet. Based on the SWOT analysis, it could be seen that products produced are distinctively product that can be used as the power to seize market opportunities with a fairly high number of competitors. Government support can be used for infrastructure improvements filing and bookkeeping making training while weaving group that brings together entrepreneurs weaving craft in the Tanglad village woven fabric can be used as containers in the perception equating every entrepreneur. keyword : business profile, SWOT analyze

Page 5 of 12 | Total Record : 111