cover
Contact Name
anyan
Contact Email
anyanright@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalvoxedukasi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan
ISSN : 20864450     EISSN : 25801058     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat publikasi hasil pemikiran dan penelitian dibidang pendidikan, pengajaran dan evaluasi belajar, baik laporan penelitian maupun tinjauan buku yang dapat memberikan solusi permasalahan bagi perkembangan dunia pendidikan dan pengajaran secara luas dan bermanfaat serta belum pernah publikasi di media cetak maupun elektronik. Ruang lingkup bahasan meliputi: - Pendidikan dan Pengajaran - Metode/Model/Strategi Pembelajaran - Teori Pembelajaran - Penelitian Tindakan Kelas (PTK) - Evaluasi dan Hasil Belajar - Media Pembelajaran Interaktif - e-Learning - Multimedia Pendidikan - Bahan ajar - Kurikulum - Rencana Pembelajaran VOX EDUKASI terbit 2 kali per tahun pada bulan April dan Nopember.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2017): NOPEMBER" : 7 Documents clear
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI NEGARA BERKEMBANG DAN NEGARA MAJU DI KELAS IX A Deti Detia Sari; Avelius Dominggus Sore; Yulia Suryanti
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2017): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.215 KB) | DOI: 10.31932/ve.v8i2.46

Abstract

Penelitian ini didasari oleh penelitian terdahulu mengenai penerapan model scramble dalam meningkatkan hasil belajar siswa bahwa hasil belajar siswa relatif rendah. Peneliti bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa pada materi negara berkembang dan negara maju. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan bentuk penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: teknik observasi, teknik pengukuran, teknik komunikasi tidak langsung, teknik dokumentasi. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu: lembar obrservasi, soal tes (esay), angket, dokumentasi. Hasil penelitian: hasil observasi siswa pada siklus I pada pertemuan I 86,66% dan pertemuan II 93,33% dan siklus II pertemuan I 100% dan pertemuan II 100%. Begitu juga dengan hasil belajar siswa pada siklus I dengan nilai rata-rata 74 dengan persentase ketuntasan klasikal 68,11%. Terjadi kenaikan yang signifikan pada siklus II yaitu dengan nilai rata-rata 85 dan dengan persentase ketuntasan klasikal 86,36%. Dari hasil tes siklus I dan siklus II terdapat peningkatan hasil belajar klasikal 18,18%. Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran scramblejuga sangat baik yaitu pada angka 96,21%. Kata Kunci: Model Pembelajaran Scramble, Hasil Belajar Siswa
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA NARRATIVE TEXT DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR (PICTURE STORY) PADA SISWA KELAS IXC DI SMPN 3 SUNGAI TEBELIAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Rufina Sekunda
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2017): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.078 KB) | DOI: 10.31932/ve.v8i2.48

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan penggunaan media gambar picture story dalam meningkatkan kemampuan bercerita narrative text pada siswa kelas IXC SMP Negeri 3 Sungai Tebelian Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan bentuk penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Alat pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, tes lisan uji praktik. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IXC SMP Negeri 3 Sungai Tebelian yang berjumlah 20 orang, terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa melalui media gambar picture story dalam meningkatkan kemampuan bercerita narrative text  pada siswa kelas IXC SMPN 3 Sungai Tebelian Tahun Pelajaran 2014/2015 dapat meningkatkan aktivitas belajar. Hal tersebut dibuktikan dari aktivitas siswa pada pembelajaran siklus II berlangsung dengan baik dibandingkan dengan siklus I sebelumnya, pada siklus 1 hasil observasi siswa adalah 40% yang diamati dari rata-rata siswa di kelas tersebut pada siklus I ini, namun pada siklus ke II mencapai 70% dari aspek yang diamati. Selain itu hasil tes kemampuan rata-rata bercerita narrative text  siswa pada siklus I adalah sebesar 70,00 atau 20%. Namun pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 80,5 atau 85% jadi presentase peningkatan kemampuan menentukan kesalahan berbahasa dari siklus I ke siklus II sebesar 65%. Maka dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan media gambar picture story dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam bercerita narrative text. Hasil penelitian ditemukan bahwa penerapan media gambar picture story dalam meningkatkan kemampuan bercerita narrative text dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam belajar, di mana siswa terlihat memiliki motivasi, antusias dan kerjasama yang baik dalam pembelajaran bercerita narrative text. Sedangkan dari faktor guru dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme guru dalam proses belajar mengajar di kelas. Penerapan media gambar picture story dalam meningkatkan kemampuan bercerita narrative text  pada siswa kelas IXC dikategorikan sangat baik, hal ini menunjukan bahwa media gambar picture story mampu menjadi sebuah model pembelajaran yang bisa digunakan dalam proses belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan. Penelitian ini disarankan bagi guru, siswa, sekolah dan penelitian selanjutnya dalam penggunaan media gambar picture story pada proses belajar mengajar khususnya, pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Kata Kunci: kemampuan berbicara, narrative text, media gambar, picture story, bahasa inggris
STRUKTUR GENERIK DAN KONVENSI PENUTURAN KANA “INAI ABANG NGUAK” Sri Astuti; Yudita Susanti
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2017): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.466 KB) | DOI: 10.31932/ve.v8i2.50

Abstract

Kana atau kanuak adalah istilah bahasa Dayak Desa yang berarti tuturan. Dalam konteks sastra dan budaya Dayak, kana adalah semacam syair atau puisi naratif yang bertutur tentang kehidupan para dewa di alam kayangan. Tuturan itu dilakukan dengan menggunakan bahasa arkhais. Kana “Inai Abang Nguak” mengungkapkan kehidupan para tokoh di dunia kayangan dengan tujuan menghibur dan mengingatkan masyarakat tentang kehidupan di zaman dahulu di mana dunia manusia dan dunia kayangan tak terpisahkan. Tulisan ini bertujuan mengungkap makna teks kana ‘Indai Abang Nguak’ dengan mengungkap strategi tekstual cerita tersebut. Kata Kunci: kana, struktur generic, konvensi penuturan, sastra lisan
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN MAHASISWA BERBASIS MODEL GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MAHASISWA Eka Trisianawati; Handy Darmawan
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2017): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.648 KB) | DOI: 10.31932/ve.v8i2.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mengetahui kualitas Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) materi ekosistem berbasis model guided inquiry menurut ahli materi dan ahli media, dan mengetahui peningkatan keterampilan proses sains mahasiswa setelah menggunakan LKM. Bentuk penelitian yaitu penelitian dan pengembangan (R & D).  Tahapan pengembangan tes yang digunakan mengacu pada prosedur pengembangan dariReiser dan Mollenda yaitu ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Berdasarkan hal tersebut maka tahapan-tahapan yang dilaksanakan dalam penelitian ini yaitu: (1) Tahap analisis, pada tahap ini dianalisis kebutuhan praktikum, analisis materi dan analisis kebutuhan peralatan, (2) Perancangan, pada tahap ini dilakukan pembuatan LKM sesuai dengan sintak model guided inquiry, (3) Pengembangan, pada tahap ini dilakukan validasi dan uji coba, (4) Penerapan, tahap penggunaan LKM, (5) Evaluasi, pada tahap ini diberikan tes untuk mengetahui keterampilan proses sains mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi tidak langsung dengan alat pengumpul data lembar validasi dan tes keterampilan proses sains. Berdasarkan hasil validasi menunjukkan LKM memiliki kriteria baik dan rerata nilai keterampilan proses sains mahasiswa juga memiliki kategori baik. Kata Kunci :  lembar kerja mahasiswa, keterampilan proses sains, ekosistem
PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 3 BELIMBING Mikha Mikha; Hilarius Jago Duda; Didin Syafruddin
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2017): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.518 KB) | DOI: 10.31932/ve.v8i2.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Kognitif melalui Penerapan Model Pembelajaran Konstektual pada Materi Sistem Pencernaan Manusia di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Belimbing. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 3 Belimbing yang berjumlah 13 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang penerapan pembelajaran kontekstual pada materi Sistem Pencernaan Manusia terhadap peningkatan pada aktivitas belajar siswa yang dilihat pada siklus I pertemuan pertama 55,56%, pertemuan kedua 77,78%, Siklus II pertemuan pertama 94,44%, dan pertemuan kedua 100%. Motivasi siswa diperoleh rata-rata persentase sebesar 79,08% dengan kategori ”baik”. Hasil belajar kognitif siswa mengalami peningkatan yang signifikan dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 61,50%, pada siklus I dan pada siklus II mengalami peningkatan ketuntasan belajar klasikal menjadi 92,30%. Respon siswa diperoleh rata-rata persentase sebesar 79,85% dengan kategori “baik”. Dari data tersebut dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran Constextual Teaching and Learning dapat meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Materi Sistem Pencernaan Manusia di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Belimbing. Kata Kunci: Contextual Teaching Learning (CTL), Motivasi Siswa, Hasil Belajar Kognitif
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI PROGRAM LINIER KELAS XI SMK Rolia Rolia; Rosmaiyadi Rosmaiyadi; Nurul Husna
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2017): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.872 KB) | DOI: 10.31932/ve.v8i2.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menguji pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kreatif. 2) mengidentifikasi aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan model Creative Problem Solving. 3) mengidentifikasi motivasi belajar siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan model Creative Problem Solvin. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri Monterado. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu kelas XI Pemasaran 22 siswa, XI Akuntansi 28 siswa, XI Administrasi Perkantoran 28 siswa dan XI Teknik Komputer dan Jaringan 28 siswa. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI Administrasi perkantoran sebagai kelas eksperimen dan kelas XI Akuntansi sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain True Eksperimental Design. Soal yang diberikan berupa essay terdiri 4 soal dengan indikator berpikir lancar, berpikir luwes, berpikir orisinal, dan berpikir terperinci yang telah diuji cobakan terlebih dahulu dengan validitas, reliabilitas, daya pembeda dan tingkat kesukaran. Teknik analisis data yang digunakan untuk melihat pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kreatif menggunakan uji t, untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dengan menghitung persentase indikator aktivitas belajar siswa dan untuk mengetahui motivasi belajar siswa menggunakan rumus rata-rata indikator motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Terdapat pengaruh model Creative Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi program linier kelas XI SMK Negeri 1 Monterado tahun ajaran 2016 - 2017. 2) Aktivitas belajar siswa baik pada model Creative Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi program linier kelas XI SMK Negeri 1 Monterado tahun ajaran 2016 – 2017. 3) Motivasi belajar siswa tinggi pada model Creative Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi program linier kelas XI SMK Negeri 1 Monterado tahun ajaran 2016 – 2017. Kata Kunci :  Model Pembelajaran Creative Problem Solving, Kemampuan Berpikir Kreatif
PENGARUH PELATIHAN KETERAMPILAN BERWIRAUSAHA TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA Anna Marganingsih; Emilia Dewiwati Pelipa
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2017): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.662 KB) | DOI: 10.31932/ve.v8i2.42

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kecemasan peneliti terhadap jumlah pengusaha di Indonesia yang belum mencapai 3.1% dari jumlah penduduk Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa respon masyarakat terhadap persaingan usaha rendah. Semangat wirausaha bisa ditumbuhkan melalui penerapan Pendidikan Kewirausahaan di perguruan tinggi. Materi pada mata kuliah pendidikan kewirausahaan dirancang untuk membekali mahasiswa agar terampil dalam berwirausaha. Agar penguasaan materi yang  tercermin dari hasil belajar mahasiswa dapat optimal, penyampaian materi-materi tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan Pelatihan Keterampilan Berwirausaha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pelatihan Keterampilan Berwirausaha terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Pendidikan Kewirausahaan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitaif dengan bentuk eksplanasi. Populasi penelitian adalah 42 mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi pada tahun akademik 2016/2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pelatihan ketrampilan kewirausahaan terhadap hasil belajar siswa pada mata kuliah Pendidikan Kewirausahaan yang ditunjukkan dengan nilai t hitung 2,055 lebih besar dari t tabel 2,023. Kata kunci: pelatihan ketrampilan berwirausaha, hasil belajar mahasiswa

Page 1 of 1 | Total Record : 7