cover
Contact Name
I Made Oka Riawan
Contact Email
made.oka@undiksha.ac.id
Phone
+62362-23884
Journal Mail Official
jurdikbiologiundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jalan Udayana, Kampus Tengah Undiksha, FMIPA. Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha
Jurnal Pendidikan Biologi adalah adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Biologi Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2016):" : 13 Documents clear
PEMBERIAN VARIASI BERAT KOMPOS DAUN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) TERHADAP PERTUMBUHAN SAWI HIJAU (Brassica rapa var. parachinensis L.) ., I Luh Neni Ardani; ., Dr. Ni Luh Putu Manik Widiyanti,S.Si,M; ., Ida Ayu Putu Suryanti,S.Si.,M.Si
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 3, No 1 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan sawi hijau (Brassica rapa var. parachinensis) akibat pemberian variasi berat kompos daun eceng gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) dan menentukan berat kompos daun eceng gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) yang dapat menghasilkan berat kering tanaman sawi (Brassica rapa var. parachinensis L.) paling tinggi. Penelitian ini menggunakan daun Eceng Gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) sebagai kompos untuk pertumbuhan Sawi Hijau (Brassica rapa var. parachinensis L.) dengan variasi berat 0 gram, 200 gram, 400 gram, 600 gram, dan 800 gram dalam setiap 3 kg tanah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan ulangan setiap perlakuan sebanyak 6 kali. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, berat basah, berat kering, dan jumlah total daun. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan, diambil rerata dan dibuat grafik serta dianalisis dengan Analisis Varian (ANAVA) satu arah dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pertumbuhan sawi hijau (Brassica rapa var. parachinensis L.) akibat pemberian variasi berat kompos daun eceng gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms). Berat kompos daun eceng gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) 400 gram dapat menghasilkan berat kering tanaman sawi (Brassica rapa var. parachinensis L.) paling tinggi yaitu 0,001 kg.Kata Kunci : Eceng Gondok, Kompos, Peningkatan, Pertumbuhan, Sawi Hijau The purpose of this research is to know the differences of growth of green mustard (Brassica rapa var. parachinensis) as a result the weight variation of leaves water hyacinth compost (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) and determine the weight of the water hyacinth leaves compost (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) which can result in the highest dry mustard (Brassica rapa var. parachinensis L.). This research were used the leaves of water hyacinth (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) as compost for growth green mustard (Brassica rapa var. parachinensis L.) with weight variation 0 gram, 200 grams, 400 grams, 600 grams and 800 grams in 3 kg of soil. This research used Completely Randomized Design (CRD) and six times replication. The parameter was observed in this research are high crop, wet weight, dry weight, and total number of leaves. Data obtained from observation analyzed by One Way Analysis of Variance (ANOVA) and followed by a Significant Difference Test (SDT). The results of data analysis show that there are differences of growth of green mustard (Brassica rapa var. parachinensis L.) showed the increase of leaves water hyacinth compost (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms). Weight of leaves compost water hyacinth ( Eichhornia crassipes (Mart.) Solms ) 400 grams in highest dry mustard (Brassica rapa var. parachinensis L.) is 0,001 kg.keyword : Water Hyacinth, Compost, Improvement, Growth, Green Mustard
PENINGKATAN PEMBERIAN KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN YANG BERBEDA DENGAN EKSTRAK DAUN TAPAK DARA (Catharanthus roseus) TERHADAP PERTUMBUHAN PACAR AIR (Impatiens balsamina L.) ., Juni Artawan I Kadek; ., Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan,M.Si; ., Dr. I Wayan Sukra Warpala,S.Pd,M.Sc
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 3, No 1 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengidentifikasi perbedaan pertumbuhan tanaman pacar air dengan pemberian variasi konsentrasi menggunakan ekstrak daun tapak dara, (2) untuk mengidentifikasi perbedaan pertumbuhan tanaman pacar air dengan pemberian variasi lama perendaman menggunakan ekstrak daun tapak dara, (3) untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan tanaman pacar air akibat interaksi antara konsentrasi dan lama perendaman dengan ekstrak daun tapak dara. Penelitian eksperimen ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Populasi dalam penelitian ini adalah benih tanaman pacar air. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 36 benih tanaman pacar air yang sudah ditanam pada polybag. Dalam Tahapan metode pengumpulan data dilakukan dua jenis pengumpulan data yaitu pengumpulan data utama (berat kering tanaman) dan pengumpulan data pendukung (berat basah, tinggi dan jumlah daun tanaman). Hasil uji ANAVA menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan pertumbuhan tanaman pacar air dengan konsentrasi berbeda menggunakan ekstrak daun tapak dara. Konsentrasi yang menghasilkan berat kering tertinggi adalah 0,75% (2) Terdapat perbedaan pertumbuhan tanaman pacar air dengan variasi lama perendaman menggunakan ekstrak daun tapak dara. Lama Perendaman yang menghasilkan berat kering tertinggi adalah 6 jam (3) Terdapat perbedaan pertumbuhan tanaman pacar air akibat interaksi antara konsentrasi dan lama perendaman dengan ekstrak daun tapak dara. Interaksi yang menghasilkan berat kering tertinggi adalah interaksi antara konsentrasi 0,75% dengan lama perendaman 6 jam. Kata Kunci : Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus roseus), Interaksi, Pacar air (Impatiens balsamina L.), Pertumbuhan, Konsentrasi, Lama Perendaman. The aims of this research are (1) to identify differences in the growth rate of rose balsam by giving varying concentrations using the leaf extract of rose periwinkle (2) to identify differences in the growth rate of rose balsam by giving varying soaking time using the leaf extract of rose periwinkle (3) to know the difference growth rose balsam due to interaction between concentration and soaking time using the leaf extract of rose periwinkle. The experimental research was used completely randomized design. The population used in the research was water plant seed. The sample in the research was 36 seeds of rose balsam which had previously been in polybags. In collecting the data, the researcher applied two different ways: (1) main data collection (the dry weight of plant) and supporting data collecting (wet weight, height and number of leaf of plants). The result of ANAVA test showed that (1) there are differences plant growth rose balsam with different concentration using the leaf extract of rose periwinkle. The concentration which resulted in the highest dry weight is 0,75% (2) there are differences plant growth rose balsam with different soaking time using the leaf extract of rose periwinkle. The soaking time generating the highest dry weight is 6 hours (3) there are differences plant growth rose balsam due to interaction between concentration and soaking time using the leaf extract of rose periwinkle. Interaction that results in the highest dry weight is interaction between the concentration of 0, 75% to 6 hours soaking time. keyword : The Leaf Extract of Rose Periwinkle (Catharanthus roseus), Interaction, Rose Balsam (Impatiens balsamina L.), Gowth, Concentrations, Soaking Time.
Antihiperglikemi Biji Lamtoro Gung (Leucaena leucocephala) terhadap Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang di Induksi Glukosa ., Nyoman Ayu Tri Martriani; ., Drs.I Ketut Artawan,M.Si; ., Ida Ayu Putu Suryanti,S.Si.,M.Si
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 3, No 1 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lamtoro gung dikenal sebagai pohon dengan berbagai kandungan dan mudah beradaptasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dan dosis ekstrak biji lamtoro gung yang tepat berpengaruh terhadap penurunan kadar gula darah tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi glukosa. Penelitian ini berjenis Eksperimen sesungguhnya dengan data utama berupa selisih kadar gula awal dan akhirs serta dianalisis dengan uji ANAVA satu arah,uji Beda Nyata Terkecil, dan Uji Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini, yaitu: (1) Ekstrak biji lamtoro gung (Leucaena leucocephala) 1gr/kgBB, 2gr/kgBB dan 3gr/kgBB berpengaruh untuk menurunkan kadar glukosa darah dari tikus putih yang diinduksi glukosa karena flavonoid dan galaktomanan dengan efek menurunkan kadar glukosa darah melalui menghambat penyerapan alfa amilase dan alfa glukosidase, (2) Dosis ekstrak biji lamtoro gung (Leucaena leucocephala) 1gr/kgBB merupakan dosis yang paling efektif menurunkan kadar glukosa darah dari tikus putih karena kemampuan tubuh untuk menyerap obat herbal sudah maksimal.Kata Kunci : lamtoro gung, glukosa darah, ekstrak biji Lead tree known as a tree with various substances and adaptable. This research aims to determine the effect and dose of Lead tree seed extract precise effect on blood sugar levels drop Rattus norvegicus induced glucose. This research was the real experiment with key data as the blood glucoses difference and analyzed by one-way ANOVA, LSD, and the Duncan test at 5% significance level. The results, namely: (1) Lead tree (Leucaena leucocephala) seed extract 1g/kgBW, 2g/kgBW and 3g/kgBW effect of lowering blood glucose levels of rats induced glucose as flavonoids and galaktomanan by inhibiting the absorption of alpha-amylase and alpha-glucosidase, (2) dose of Lead tree (Leucaena leucocephala) seed extract 1g/kgBW is the most effective dose lowered blood glucose levels of the rats because the body's ability to absorb the herbal medicine has a maximum.keyword : Leucaena leucocephala, blood glucose, seed extract

Page 2 of 2 | Total Record : 13