cover
Contact Name
I Made Oka Riawan
Contact Email
made.oka@undiksha.ac.id
Phone
+62362-23884
Journal Mail Official
jurdikbiologiundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jalan Udayana, Kampus Tengah Undiksha, FMIPA. Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha
Jurnal Pendidikan Biologi adalah adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Biologi Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Articles 82 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2017)" : 82 Documents clear
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI JAMUR ENDOFIT PADA TANAMAN JERUK SIAM (Citrus nobilis) DI DESA KINTAMANI BANGLI BALI Monika Megawati Ferdiana Dara .; Dr. I Wayan Sukra Warpala,S.Pd., M.Sc. .; Dr. Ir. Ketut Srie Marhaeni Julyasih, M. .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v4i2.21575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui jumlah koloni jamur endofit yang terdapat pada satu gram sampel akar, batang dan daun tanaman jeruk siam (Citrus nobilis) yang terindikasi sehat dan sakit, (2) mengetahui genus jamur endofit yang terdapat pada sampel akar, batang, dan daun tanaman jeruk siam (Citrus nobilis). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah jamur endofit dan obyek dalam penelitian ini adalah isolat jamur endofit yang diisolasi dari bagian akar, batang dan daun tanaman jeruk siam (Citrus nobilis) dari perkebunan di Desa Kintamani, Bangli, Bali. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah koloni jamur endofit pada tanaman jeruk siam diperoleh dengan menggunakan teknik pengenceran Standart Plate Count dan identifikasi genus jamur endofit dengan melakukan pengamatan makroskopis dan mikroskopis pada isolat jamur endofit. Hasil penelitian menunjukkan (1) jumlah koloni jamur endofit pada bagian akar sebesar 4,8 x 105 CFU/gram, pada batang 2,9 x 105 CFU/gram dan pada daun sebesar 1,4 x 105 CFU/gram, (2) genus jamur endofit ditemukan sebanyak 11 isolat yang meliputi genus Aspergillus, Penicillium, Mucor dan Fusarium. Kata Kunci : Isolat jamur, Jamur endofit, Jeruk siam (Citrus nobilis). This study aims to (1) determine the number of endophytic fungal colonies needed in one gram sample of roots, stems and leaves of Siam Orange plants (Citrus nobilis) which are indicated to be healthy and infected, (2) find genus of endophytic fungi found in samples of roots, stems , and leaves of Siam Orange plant (Citrus nobilis). This study uses qualitative descriptive research. The subjects in this study were endophytic fungi and the object of this study was fungi isolates of endophytic that was isolated from the roots, stems and leaves of Siam Orange plant (Citrus nobilis) from plantations in the village of Kintamani, Bangli, Bali. Samples were obtained by using purposive sampling technique. The number of endophytic fungal colonies in Siam Orange plants was obtained by using the Standard Plate Count dilution technique and collecting endophytic fungi genus by making macroscopic and microscopic observations on endophytic fungal isolates. The results showed (1) the number of endophytic fungal colonies in the root section was 4.8 x 105 CFU / gram, on the stem 2.9 x 105 CFU / gram and on the leaves was 1.4 x 105 CFU / gram, (2) the genus Endophytic fungi were found as many as 11 isolates containing the genera Aspergillus, Penicillium, Mucor and Fusarium.keyword : Fungi isolates, Endophytic Fungi, Siam Orange (Citrus nobilis).
VARIASI KOMPOSISI MEDIA CAMPURAN AMPAS TEBU DAN TONGKOL JAGUNG SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN BERAT BASAH JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) Stanislaus Putu Mikael Mba Balu .; Prof. Dr. Ni Putu Ristiati, M.Pd. .; Ida Ayu Putu Suryanti, S.Si., M.Si. .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v4i2.21576

Abstract

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) atau white mushroom merupakan salah satu jenis jamur yang banyak dan popular dibudidayakan serta paling sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) Perbedaan peningkatan berat basah pada jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) setelah pemberian ampas tebu dan tongkol jagung dengan komposisi yang berbeda (2) Pemberian komposisi ampas tebu dan tongkol jagung paling baik meningkatkan berat basah jamut tiram putih (Pleurotus ostreatus). Jenis Penelitian ini adalah penelitian experimen sungguhan dengan randomized post-test only control group design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) pada baglog yang ditakar dengan serbuk kayu, ampas tebu dan tongkol jagung dengan jumlah 16 baglog. Data yang diperoleh dari dianalisis dengan uji ANOVA two way pada taraf signifikan 5%. Hasi dari penelitian ini adalah : (1) Terdapat perbedaan pada peningkatan jumlah berat basah jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) setelah pemberian ampas tebu dan tongkol jagung dengan komposisi yang berbeda (2) Komposisi ampas tebu dan tongkol jagung yang paling optimal meningkatkan berat basah jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) J2T3 (Tongkol jagung 180g dan ampas tebu 80g) dengan rerata berat basah 207,00g dan memiliki rata-rata jumlah badan buah sebanyak 27,00 buahKata Kunci : Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus), ampas tebu, dan tongkol jagung This white oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) or white mushroom is one of the most widely used and popular types of edible mushrooms and it was consumed by the people of Indonesia. The purpose of this study are to find out (1) knowing the differences in the increase in wet weight of white oyster mushrooms (Pleurotus ostreatus) after giving bagasse and corn cobs with different compositions (2) Knowing the composition of bagasse and corncob which the best increases growth and productivity plural white oysters (Pleurotus ostreatus). This type of study is a real experimental study with randomized post-test only control group design. This study used white oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) as sample in baglog which was graded with wood powder, bagasse and corn cobs with a total of 16 baglogs. The data is analyzed by ANOVA two way at a significant level of 5%. The results of this study are: (1) There was an increase in the amount of white oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) fresh weight after the giving of bagasse and corn cobs with different compositions (2) The most optimal composition of bagasse and corn cobs increases the growth of oyster mushrooms white (Pleurotus ostreatus) J2T3 (corn cob 180g and bagasse 80g) with an average fresh weight of 207.00g and has an average number of fruit bodies as many as 27.00 pieces.keyword : white oyster mushroom (Pleurotus ostreatus), Bagasse, and corn cob