cover
Contact Name
Risky Kusuma Hartono, SKM, MKM
Contact Email
Risky_kusuma@yahoo.com
Phone
+6285646814814
Journal Mail Official
jikes@stikim.ac.id
Editorial Address
Jl. Harapan No.50, RT.2/RW.7, Lenteng Agung, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12610
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 14122804     EISSN : 23548207     DOI : https://doi.org/10.33221/jikes
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan mempersembahkan naskah original terkait perkembangan terkini isu kesehatan. Jurnal mendiskusikan tulisan-tulisan ilmiah terkait ilmu kesehatan masyarakat. Bidang keilmuwan jurnal mencakup medis, klinis, kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Naskah ilmiah dalam jurnal ilmiah kesehatan berisikan hasil riset, studi kasus, atau kondisi konseptual, Jurnal ini diterbitka oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM) dengan frekuensi terbit 4 bulanan yaitu 3 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret, Agustus dan Desember setiap tahunnya. Pengiriman artikel, serta proses peninjauan, tidak dikenakan biaya (GRATIS), tetapi biaya publikasi (HANYA jika dipublikasikan). Jurnal ini juga telah menjadi anggota CrossRef, serta pengecekan plagiat dengan similarity check turnitin Karena itu, semua artikel yang diterbitkan oleh jurnal ini akan memiliki nomor DOI yang unik.
Articles 136 Documents
Pengaruh Pemberian Jus Terong Ungu terhadap Perlemakan Hati Tikus Wistar Dian Luthfiana Sufyan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 18 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.7 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i2.301

Abstract

ABSTRACT Non Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) is an infiltration of fat inside hepatocytes until exceeding 5% of the liver weight. Eggplant (Solanum melongena L.) contain high anthocyanin level, (8 - 85 mg per 100 gram edible portion) and pectin fiber. This study was aimed to determine the effect of eggplant juice to the fatty liver of Rattus novergicus strain Wistar that were given atherogenic diet. This study using control group post test design performed in wistar rat that placed in pharmacologic laboratory of Brawijaya University. Sampling was carried out by completely random sampling with 30 rats for total sample. Data were processed and analyzed using SPSS 16. Statictical test using one way ANOVA and post hoc tukey. The results showed there was significant correlation between dosage I (1,3 gr/3 ml), dosage II (2,6 gr/3 ml) and dosage III (5,2 gr/3 ml) of eggplant juice to fatty liver (p<0,001). Food intake of rat influenced the number of fatty liver cells. This reasearch conclusion is eggplant juice has effect to white rat fatty liver. Based on this study, it was recommended to consume eggplant as anthocyanin and pectin source to reduce fatty liver that induced by atherogenic diet. Key words: NAFLD, atherogenic diet, eggplant, anthocyanin, pectin Perlemakan hati non alkohol adalah suatu infiltrasi dari lemak, terutama trigliserida di dalam hepatosit atau sel-sel hati hingga lebih dari 5% berat organ hati. Terong ungu (Solanum melongena L.) merupakan tanaman sayur yang mengandung pigmen antosianin cukup tinggi yakni 8 – 85 mg per 100 gram nya serta serat pektin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek jus terong ungu terhadap perlemakan hati tikus wistar yang diberi diet aterogenik. Penelitian eksperimental ini menggunakan metode Control Group Post Test Design bertempat di laboratorium farmakologi FKUB. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan jumlah sampel total sebanyak 30 tikus putih. Data diolah dan dianalisis menggunakan SPSS 16. Uji statistik menggunakan one way ANOVA dilanjutkan Post Hoc Tukey. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dosis I (1,3 gr/3 ml), dosis II (2,6 gr/3 ml) dan dosis III (5,2 gr/3 ml) jus terong ungu terhadap perlemakan hati (p<0,001). Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa jus terong ungu memiliki efek terhadap perlemakan hati tikus putih. Dari penelitian ini, disarankan konsumsi terong ungu sebagai sumber antosianin dan pektin untuk menurunkan perlemakan hati yang dipicu oleh faktor diet aterogenik. Kata kunci:perlemakan hati non alkohol, diet aterogenik, terong ungu, antosianin, pektin
HUBUNGAN PENDIDIKAN, PENGETAHUAN DAN STATUS PEKERJAAN IBU TERHADAP PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MP-ASI) Bekti Joko Yulianto; Denny Prasetyo; Yoga Pratama; Firmansyah Firmansyah; Tria Nur Andini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.012 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i3.363

Abstract

Data WHO tahun 2013 menunjukkan bahwa kekurangan gizi pada anak merupakan penyebab lebih dari sepertiga jumlah kematian anak. Cakupan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) di Indonesia Tahun 2014 terdapat 47,7%. Pemberian MP-ASI secara tepat akan berpengaruh baik untuk gizi dan tumbuh kembang bayi, sebaliknya jika pemberian MP-ASI terlalu dini akan mempengaruhi tingkat kecerdasan anak dan penyakit degeneratif pada usia dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendidikan, pengetahuan dan status pekerjaan ibu terhadap pemberian MP-ASI di wilayah Kelapa Dua Kota Depok pada bulan Juli 2019. Desain penelitian yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia > 6 bulan pada bulan Juli 2019, teknik pengambilan sampel yaitu total sampling sebanyak 30 responden dan instrumen yang digunakan yaitu kuisioner. Analisis data meliputi univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik didapatkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan ibu (p-value=0,002), status pekerjaan ibu (p-value=0,005) dengan pemberian MP-ASI dan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan ibu (p-value=1,000) dengan pemberian MP-ASI. Diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan kesehatan tentang MP-ASI kepada ibu berpendidikan rendah dan atau ibu yang tidak bekerja.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDAPATAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN OLEH PASIEN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL fitri fajar riyanti; Della Azzah Fadhila; Nurul Aini Fauziah; Amirudin Amirudin; Yusuf Suripto; Like Wattimena
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.775 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i3.369

Abstract

Pemanfaatan pelayanan kesehatan di Puskesmas Kecamatan Sukmajaya mengalami kenaikan. Faktor tingkat pendapatan mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendapatan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh pasien BPJS di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan rancangan Cross Sectional Study yang dilaksanakan pada bulan Juli 2019. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini merupakan pasien BPJS yang berobat dalam satu hari di Puskesmas Kecamatan Sukmajaya yaitu 50 pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak sebanyak 30 responden dan diambil menggunakan teknik quota sampling. Uji chi square digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel dengan CI= 95% dan nilai α=0,05. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara tingkat pendapatan (p= 0,000), dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh pasien BPJS Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya. Kesimpulan dari penilitian ini, pendapatan merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya.
UJI AKTIVITAS ANTI HIPERLIPIDEMIA MINYAK IKAN GINDARA (Lepidocybium flavobrunneum) PADA TIKUS PUTIH JANTAN DEWASA GALUR WISTAR Nur Cholis Majid; Partomuan Simanjuntak; Tisno Suwarno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.006 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i3.386

Abstract

Minyak ikan telah banyak diteliti mengandung senyawa EPA, DHA dan berbagai asam lemak yang diduga dapat memperbaiki kadar kolesterol, salah satunya adalah minyak ikan gindara yang menjadi daya tarik peneliti untuk melakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antihiperlipidemia dari minyak ikan gindara terhadap kadar kolesterol total, HDL, LDL dan trigliserida pada tikus putih jantan. Minyak ikan gindara diberikan secara oral pada 15 ekor tikus jantan galur wistar yang dibagi menjadi 5 kelompok selama 14 hari. Kelompok I sebagai kontrol normal hanya di berikan CMC 0,5%, Kelompok II sebagai kontrol negatif hanya diberikan induksi dari lemak sapi, Kelompok III sebagai kontrol positif diberikan fenofibrat dengan dosis sebesar 5,4 mg/kg bb tikus, Kelompok IV dan V sebagai kelompok uji diberikan minyak ikan gindara dengan dosis sebesar 2,7 mg/kg bb tikus dan 5,4 mg/kg bb tikus. Setelah 14 hari pemberian, dilakukan pemeriksaan terhadap kadar kolesterol total, HDL, LDL dan trigliserida. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian minyak ikan gindara dengan dosis 5,4 mg/kg bb tikus dapat menurunkan kadar kolesterol total, LDL dan trigliserida serta meningkatkan kadar HDL lebih baik dari perlakuan 2,7 mg/kg bb tikus. Hasil identifikasi senyawa yang terkandung dalam minyak ikan gindara adalah Caprolactam, n-Pentadecanol, E-1,9-Hexadecadiene, 9-Tetradecan-1-ol, acetate, Squalene dan (9E)-9-Octadecenoic acid.
ANALISIS RHODAMIN B PADA SEDIAAN LIPSTIK DAN PERONA MATA SECARA KCKT Dede Komarudin; Siva Fauziah; Ratih Pramintari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.312 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i3.387

Abstract

Rhodamin B is a red synthesis dye that is often used in the cat and textile industries, including carcinogens if used and accumulates in the body. Lipstick and eye shadow are a type of decorative cosmetics that have red color in the preparations in large quantities. Based on BPOM findings there is still an examination of rhodamine b in a decorative cosmetic preparation, a study was carried out on the analysis of Rhodamin B. For the collection and calculation of rhodamin B levels in lipstick and eye shadow, the HPLC method was carried out. The mobile phase used was 95% acetonitrile: 20 mM diamonium hydrogen phosphate buffer solution pH 6 (80:20), Gemini C18 column, 548nm PDA detector with a flow rate of 0.71 ml / min. The samples cited were five eye shadow samples and three lipstick samples. Two of the three lipstick samples contained rhodamine B and all of the eye shadow samples contained rhodamine B. The highest level of Rhodamine B in the eye shadow sample was 776.98 mg / kg and the lowest in the lipstick sample was 4.23 mg / kg.
ANALISIS PENYELENGGARAAN SISTEM PEMELIHARAAN ALAT RADIOLOGI RUMAH SAKIT Ayu Laili Rahmiyati; Dewi Umu Kulsum; Widy Laila Hafidiani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.087 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i3.390

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penyelenggaraan sistem pemeliharaan alat radiologi di rumah sakit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Informan ditentukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 5 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen di RSUD Cikalong Wetan. Hasil penelitian menunjukan pada aspek input Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat memerlukan tambahan, anggaran pemeliharaan yang terbatas sehingga program pemeliharaan terhambat, ketersediaan SOP dan dokumen terkait pemeliharaan sudah lengkap dan sarana prasarana yang masih memerlukan tambahan. Pada aspek proses, penyelenggaraan pemeliharaan alat radiologi secara keseluruhan telah dilakukan oleh pihak IPSRS tetapi belum sepenuhnya terlaksana. Pada aspek output, penyelenggaraan pemeliharaan alat radiologi di RSUD Cikalongwetan masih perlu ditingkatkan lagi. Disarankan kepada manajemen Rumah Sakit lebih memperhatikan sistem pemeliharaan alat (input, proses, dan output). Ketersediaan peralatan oleh pihak rumah sakit akan mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan yang diberikan, termasuk kepuasan pasien. Oleh karena itu, peralatan haruslah lengkap serta kondisi maupun fungsi sarana fisik alat kesehatan harus dalam keadaan baik dan dapat mendukung pelayanan kesehatan.
Konfirmasi Lima Faktor yang Berpengaruh terhadap Pencegahan Diabetes Mellitus Pada Ibu Hamil Madinah Munawaroh Hayatullah; Hafizzurachman Hafizzurachman
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 19 Nomor 01 Tahun 2020
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.103 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v19i01.388

Abstract

Pencegahan penyakit diabetes melitus gestasional adalah upaya atau usaha yang secara sengaja dilakukan individu untuk menghindari atau mengendalikan kadar gula darah agar tidak menggangu kehamilan dan kesehatan ibu dan bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besaranya pengaruh sumber informasi, peran keluarga, pola makan, aktifitas fisik dan status gizi terhadap pencegahan diabetes mellitus pada ibu hamil. Penelitian ini diambil dari data primer menggunakan kuesioner. Sampel digunakan sebanyak 60 responden dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2017-Januari 2018 Puskesmas Rangkapan Jaya Kota Depok Tahun 2018. Metode analisis digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) menggunakan SmartPLS 2.0 dan SPSS 18. Hasil penelitian menghasilkan temuan yaitu variabel pencegahan diabetes mellitus pada Ibu hamil dipengaruhi sumber informasi (23,02%), peran keluarga (19,24%), pola makan (7,32%), aktifitas fisik (18,78%) dan status gizi (13,08%). Pengaruh langsung pencegahan dibetes mellitus pada ibu hamil 81,44% dan pengaruh tidak langsung sebesar 1,44%. Total pengaruh langsung dan tidak langsung pencegahan diabetes mellitus pada ibu hamil sebesar 82,88%. Semakin baik informasi, peran keluarga, pola makan aktifitas fisik dan status gizi ibu maka akan baik pula pencegahan terhadap penyakit diabetes mellitus. Saran agar ibu selalu menjaga kesehatan ibu pada masa kehamilan agar terhindar dari komplikasi pada saat hamil.
Prevalensi Malaria Berdasarkan Karakteristik Sosio Demografi Andi Alim; Arlin Adam; Benyamin Dimi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 19 Nomor 01 Tahun 2020
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.811 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v19i01.399

Abstract

Malaria is a disease that attacks humans, birds, apes and other primates, reptiles and rodents, which is caused by protozoan infections of the genus Plasmodium and is easily recognized from the symptoms of fever (chills) and prolonged fever. Until now, Indonesia is still one of the countries at risk of Malaria because 80% of districts/cities in Indonesia are Malaria-endemic. The objective to be achieved in this study is to see a description of the incidence of Malaria in Denemani health centre based on the characteristics of the patient's age, sex of the patient, occupation and place of residence of the patient. The study design was a descriptive study obtained by a sample of 642 respondents. The results showed that there were more Malaria sufferers at the age of 24-35 years as many as 264 patients (41.1%), more Malaria sufferers in the female sex as many as 323 people (50.3%), Malaria sufferers more in patients who were work as private employees, 410 people (63.9%). More Malaria sufferers found living in urban areas, amounting to 447 patients (69.6%). Based on these conclusions it is suggested to the relevant parties that seeing the problems in the Public Health Center in Denemani, especially in adult polyclinics, it does not rule out the possibility that the number of Malaria sufferers will increase every day. This needs to be prevented so there are not to increase continuously. Keywords: Malaria, age, gender, occupation, place of residence ABSTRAK Malaria adalah penyakit yang menyerang manusia, burung, kera dan primata lainnya, hewan melata dan hewan pengerat, yang disebabkan oleh infeksi protozoa dari genus Plasmodium dan mudah dikenali dari gejala meriang (panas dingin menggigil) serta demam berkepanjangan. Hingga kini, Indonesia memang masih menjadi salah satu negara yang berisiko Malaria karena 80% kabupaten/ kota di Indonesia endemis Malaria. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk melihat gambaran angka kejadian Malaria di Puskesmas Denemani berdasarkan karakteristik umur penderita, jenis kelamin penderita, pekerjaan dan tempat tinggal penderita. Desain penelitian adalah penelitian deskriptif diperoleh sampel sebanyak 642 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita Malaria lebih banyak pada usia 24-35 tahun yaitu sebanyak 264 penderita (41,1%), penderita Malaria lebih banyak pada jenis kelamin perempuan sebanyak 323 orang (50,3%), penderita Malaria lebih banyak pada penderita yang bekerja sebagai pegawai swasta yaitu 410 orang (63,9%). Penderita Malaria lebih banyak ditemukan yang tinggal di daerah perkotaan, yaitu sebesar 447 penderita (69,6%). Berdasarkan kesimpulan tersebut maka disarankan kepada pihak-pihak terkait bahwa melihat permasalahan di Puskesmas Denemani, khususnya di poli dewasa, maka tidak menutup kemungkinan, semakin hari jumlah penderita Malaria semakin meningkat. Hal ini perlu dicegah jangan sampai terjadi peningkatan secara terus-menerus. Kata Kunci: Malaria, umur, jenis kelamin, pekerjaan, tempat tinggal
Efektivitas Media Aplikasi untuk Edukasi Siaga Bencana pada Anak Penyandang Disabilitas (Tuna Rungu) Nur Aini; Daniah Daniah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 19 Nomor 01 Tahun 2020
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.586 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v19i01.406

Abstract

Metode penelitian yang digunakan adalah mix metode yaitu kuantitatif dan Indonesia merupakan negara rawan bencana alam yang dampaknya dapat menyebabkan timbulnya korban terutama pada anak anak disabilitas. Salah satu penyebab luasnya dampak adalah karena kurangnya pengetahuan masyarakat terutama anak menghadapi bencana. Pemerintah sudah melakukan upaya program sekolah aman untuk anak sekolah dasar dan anak disabilitas, namun hal tersebut belum berjalan secara terus menerus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media aplikasi berbasis android dan website SINARU terhadap pengetahuan tentang mitigasi siaga bencana pada anak disabilitas tuna rungu di SDLB santi Rama Tahun 2019 kualiatif. Kuantitatif dengan pendekatan waktu cross sectional, metode sampel menggunakan total sampling yang berjumlah 24 anak . Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner, aplikasi yang dirancang untuk anak disabilitas berbasis website dan android . Data dianalisa menggunakan uji statistik SPSS dengan T test Dependent. Sedangkan kualitatif pengambilan data dengan wawancara mendalam. Informannya guru dan orang tua murid. Kemudian ditranskripkan dan di analisis menggunakan model Miles dan Huberman Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan responden sebelum intervensi adalah 40,2 skor paling kecil adalah 15 dan paling besar 75. Kemudian rata-rata skor setelah intervensi adalah 47 dengan skor paling besar 85. Sedangkan rata-rata peningkatan skor pengetahuan adalah 6,8 dengan standar deviasi 14,9 dan standar eror 3 dan dari hasil uji statistik didapatkan p value 0,034 yang berarti intervensi yang dilakukan berpengaruh terhadap peningkatan skor pengetahuan anak. Dari hasil wawancara menunjukkan bahwa murid Santi Rama baru sekali mengikuti edukasi siaga kebakaran. Guru sudah pernah dibekali pengetahuan mengenai bencana. Kesimpulannya bahwa media aplikasi SINARU efektif menambah pengetahuan anak anak disabiltas tunarungu mengenai mitigasi siaga bencana. Dan perlu peran orang tua dalam memberi informasi pada anak di rumah.
Media Komik Sebagai Alternatif Media Promosi Kesehatan Seksualitas Remaja Rasid Ansari; Linda Suwarni; Selviana Selviana; Mawardi Mawardi; Rochmawati Rochmawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 19 Nomor 01 Tahun 2020
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.438 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v19i01.431

Abstract

Based on the results of the 2012 IDHS survey the TRC showed 9.3% or 3.7 million adolescents said they had had premarital sex. The purpose of this study was to determine the effectiveness of comic media as a promotion of adolescent health in SMP N 2 Pontianak. This research uses a quantitative approach with quasi-experimental methods (quasi experiments) type of pre-test post-test one group design. The number of samples of data analysis using the Wilcoxon Test was 38, using questionnaire and comic instruments. The results of this study by conducting the Wilcoxon Test there are significant differences between before and after given the intervention in the form of comic media on the information variable (p value = 0,000), subjective norm variables (p value = 0,000), and the variable Intention of sexual behavior (p value = 0.044) so it can be concluded that comics are effective media as an alternative media for the promotion of adolescent sexuality health.

Page 5 of 14 | Total Record : 136


Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 23 Nomor 03 Tahun 2024 Vol 23 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 23 Nomor 02 Tahun 2024 Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Terbitan Maret Volume 23 Nomor 01 Tahun 2024 Vol 22 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 22 Nomor 03 Tahun 2023 Vol 22 No 02 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 22 Nomor 02 Tahun 2023 Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 22 Nomor 01 Tahun 2023 Vol 21 No 03 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 21 Nomor 03 Tahun 2022 Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 21 Nomor 02 Tahun 2022 Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 21 Nomor 01 Tahun 2022 Vol 20 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 20 Nomor 03 Tahun 2021 Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 20 Nomor 02 Tahun 2021 Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 20 Nomor 01 Tahun 2021 Vol 19 No 03 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 19 Nomor 03 Tahun 2020 Vol 19 No 02 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 19 Nomor 02 Tahun 2020 Vol 19 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 19 Nomor 01 Tahun 2020 Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019 Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 18 Nomor 2 Tahun 2019 Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 18 Nomor 1 Tahun 2019 Vol 17 No 02 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 17 Nomor 2 Tahun 2018 Vol 17 No 01 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 17 Nomor 1 Tahun 2018 Vol 17 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 17 Nomor 3 Tahun 2018 Vol 16 No 03 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 16 Nomor 3 Tahun 2017 Vol 16 No 02 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 16 Nomor 2 Tahun 2017 Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017 More Issue